Meimonews.com – Wakil Walikota Manado Richard Sualang di dampingi Kepala Perwakilan Kemendukbangga/BKKBN Sulut Dr. Jeanny Yola Winokan, MAP dan Kepala Sekolah Manado Happy Land Deysi Sonya Rumondor, SPd meluncurkan program Taman Asuh Sayang Anak (Tamasya), Selasa (27/5/2025).

Peluncuran program prioritas Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (Kemendukbangga/BKKBN) RI ini dilakukan di Tempat Penitipan Anak (TPA) Manado Happy Land, Jalan Bethesda Manado.

Kegiatan ini turut dihadiri Sekretaris TP PKK Sulut Dr. Merry Elisabeth Kalalo, SH, MH (mewakili Ketua TP PPK Sulut Ny. Anik Yulius Selvanus), Wakil Ketua TP PKK Manado dr. Merry Mawardi, SpA, Kepala Dinas Dukcapil Sulut, Kepala Dinas P3 Sulut, Kepala.Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Sulut, Kepala Dinas Sosial Sulut, Kadis PPKB Kota Manado ir. Mecky Gosal, MSi, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Manado, dan Pengelola TPA Iradat dan TPA Rajawaliku,

Dalam kegiatan tersebut Winokan.melaporkan bahwa telah menyosialisasikan Program Tamasya kepada kementerian/lembaga, pemerintah daerah, mitra kerja, swasta, dan masyarakat, demi meningkatkan sinergitas dan kolaborasi pelaksanaan program Tamasya.

Program ini bertujuan memperkuat sistem pengasuhan anak yang aman, nyaman, dan berkualitas, khususnya di lingkungan kerja yang melibatkan banyak perempuan.

Winokan berharap dengan tersosialisasinya program Tamasya dapat membangun pemahaman bersama mengenai tujuan, mekanisme, dan layanan utama program Tamasya, terciptanya sinergitas dan kolaborasi antar berbagai pihak yaitu kementerian/lembaga, pemerintah daerah, mitra kerja, swasta, dan masyarakat dalam mendukung program ini.

Wakil Walikota Manado dalam sambutannya mengapresiasi peluncuran yang mengangkat tema Orangtua Tenang Bekerjs Anak Ceria Bersama Tamasya yang merupakan terobosan Kemendukbangga/BKKBN ini.

Wakil Walikota mengingatkan agar program Tamasya bukan menjadi sekedar program seremonial tapi bentuk nyata komitmen dan upaya untuk memastikan setiap anak usia dini mendapatkan pengasuhan yang berkualitas dan penuh kasih sayang, sejalan dengan program Pemerintah Kota Manado yang selalu mengutamakan perlindungan anak dalam setiap kebijakan pembangunan.

Mantan Wakil Ketua DPRD Kota Manado ini mengajak semua pihak untuk menjadikan program Tamasya sebagai gerakan kolektif, karena membesarkan anak bukan hanya tanggung jawab orangtua tapi tanggung jawab bersama.

“Dengan demikian melalui program ini bisa membentuk generasi Kota Manado yang lebih sehat, cerdas, berakhlak mulia, dan cinta tanah air,” ujarnya. (elka)

Meimonews.com – Kapolda Sulut Irjen Pol Roycke Harry Langie melaksanakan peletakan batu pertama pembangunan konstruksi tambahan bangunan Polda Sulut 3 lantai, Jumat (23/5/2025).

Peletakan batu pertama ini dihadiri Karo Logistik Polda Sulut Kombes Pol Ahmad Surbana, para PJU Polda, Kapolresta Manado Kombes Pol. Julianto Parlindungan Sirait, pelaksana proyek dan Pdt. Novita Kaligis, S.Th.

“Pelaksanaan peletakan batu pertama pembangunan kontruksi tambahan bangunan Polda Sulut merupakan salah satu bentuk komitmen Polda Sulut dalam mewujudkan pelayanan yang lebih baik, tertib, dan representatif kepada masyarakat Sulawesi Utara,” ujar Kapolda.

Adapun waktu pelaksanaan pekerjaan, sebut Humas Polda Sulut dalam rilisnya kepada Meimonews.com, ditetapkan selama 210 hari, dimulai pada 20 Mei 2025 dan ditargetkan selesai pada 15 Desember 2025. Sedangkan luas bangunan yang akan dilakukan pembangunan konstruksi tambahan bangunan Polda Sulut 3 lantai TA 2025 sebesar 1.388,16 m2, dengan rincian, lantai 1 seluas 500,99 m2, lantai 2 seluas 443,59 m2 dan lantai 3 seluas 443,59 m2.


“Seiring dengan peningkatan jumlah personel dan aktivitas operasional, pembangunan kontruksi tambahan bangunan Polda Sulut menjadi penting karena bukan sekadar soal menambah ruang, melainkan bagian dari upaya menata kawasan Mapolda agar lebih terorganisir, aman, dan nyaman, baik bagi anggota Polri, ASN, maupun masyarakat yang datang dan juga membuat kinerja personil Polda Sulut menjadi lebih baik lagi,” jelas Kapolda.

Pembangunan gedung tambahan ini juga, menurutnya, merupakan salah satu dari unsur dari Panca Siap Polri yaitu Siap Diri, Siap Mako, Siap Data, Siap Operasional, dan Siap Siaga.

“Hal ini juga merupakan bentuk implementasi salah satu dari 8 program kebijakan saya sebagai Kapolda yaitu pemantapan kualitas pelayanan publik dan juga sejalan dengan salah satu dari 16 Program Prioritas Kapolri dalam hal peningkatan kualitas pelayanan publik Polri,” tegas Irjen Pol Roycke.

Kapolda berharap dengan adanya tambahan pembangunan ini, mampu meningkatkan semangat dan kinerja seluruh personel Polda Sulawesi Utara.

“Mari kita rawat dan kita jaga bersama Mako Polda Sulawesi Utara, bukan hanya secara fisik, namun kita juga harus menjaga marwah dan martabatnya sebagai tempat kita mengabdi, serta guna mempererat sinergi dalam pelaksanaan tugas sebagai pelindung, pengayom dan pelayan masyarakat,” harap Kapolda.

Kapolda menyampaikan terimakasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada semua pihak yang turut berkontribusi dalam proses pembangunan konstruksi tambahan bangunan Polda Sulut. (AF)

Meimonews.com – Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Pranowo melakukan mutasi jabatan kepada 67 perwira tinggi (Pati) dan perwira menengah (Pamnen) Polri lewat Surat Telegram bernomor : ST/1084/V/KEP/2025 tertanggal 20 Mei 2025.

Dalam Surat Telegram (ST) yang ditandatangani Asisten SDM Mabes Polri Irjen Pol. Anwar atas nama Kapolri tersebut terdapat dua Kapolda yakni Kapolda Sultra (Sulaweai Tenggara) dan Kapolda NTT (Nusa Tenggara Timur) serta Wakapolda Sulut.

Kapolda Sultra akan dipegang Irjen Pol. Didik Agung Widjanarko menggantiikan Irjen Pol. Dwi Irianto yang dimutasi menjadi Pati Polda Sultra dalam rangka pensiun. Irien Pol. Widjanarko sebelumnya adalah Deputi Bidang Koordinasi dan Supervisi Komusi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Kapolda NTT akan djpegang Irien Pol. Rudi Darmoko menggantikan Irjen Pol. Daniel Tahi Monang Silitonga yang dimutasi menjadi Kasespim Lemdiklat Polri. Irjen Pol. Darmoko.sebelumnya adalah Kasespim Lemdiklat Polri.

Dalam ST tersebut terdapat pula mutasi jabatan Wakapolda Sulut, yang akan dipegang Brigjen Pol. Awi Setiyono menggantikan Brigjen Pol .Bahagia Dachi yang akan bertugas sebagai Auditor Kepolisian Utama TK I Itwasum Polri.

Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko menjelaskan, mutasi ini merupakan bentuk komitmen Polri dalam mewujudkan pelayanan yang lebih baik, responsif, dan adaptif terhadap tantangan tugas ke depan.

“Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tetap memberikan dukungan serta kepercayaan kepada Polri dalam menjaga keamanan, ketertiban, dan penegakan hukum di tanah air,” sebutnya dalam keterangan pers, Rabu (21/5/2025).

Menurut Karopenmas, terdapat 8 Pati dengan pangkat Irjen Pol. mengalami rotasi, 32 untuk pangkat Brigjen Pol. dan 8 jabatan Kombes Pol. Kemudian, terdapat 3 personil dalam penugasan khusus (gassus), 4 Pati yang selesai melaksanakan Gassus serta 10 Pati masuk masa pensiun. (AF)

Meimonews.com -Meninggalnya HK, salah satu tersangka kasus dugaan pemalsuan surat, setelah sempat menjalani penahanan di Polda Sulut yang ramai di media sosial membuat Polda Sulut memberikan klarifikasi/tanggapan.

Tanggapan diberikan Kabid Humas Polda Sulawesi Utara AKBP Alamsyah Parulian Hasibuan mewakili pimpinan Polda Sulut di Mapolda Sulut, Kamis (15/5/2025) siang.

Tersangka HK dikabarkan meninggal dunia di RSUP Prof. Kandou Manado, pada Rabu (14/5/2025) malam.

Kabid Humas menjelaskan awal mula penanganan perkara tersebut, yakni, adanya kasus dugaan pemalsuan surat, yaitu surat tanah, berdasarkan Laporan Polisi Nomor: LP/B/612/XI/2023/SPKT/Polda Sulawesi Utara, tanggal 21 November 2023, dengan pelapor atas nama Rumawung Arnold Koloaij.

“Kasus ini ditindaklanjuti oleh penyidik, dan dalam prosesnya tidak ada penahanan. Kemudian kasus berjalan lancar dan dinyatakan P21 pada 19 Desember 2024. Pada saat akan penyerahan tersangka, tersangka berpindah-pindah tempat atau tidak kooperatif,” ujarnya.

Disebutkan, karena tersangka tidak kooperatif sehingga dikeluarkan surat DPO, kemudian pada tanggal 25 Maret 2025 tersangka berhasil ditangkap dan dilakukan penahanan.

“Jadi tidak benar kalau seandainya ada perlakuan yang tidak baik terhadap tersangka,” ujar Kabid Humas kepada.sejumlah wartawan.

Dalam proses penahanan, tambahnya, yang bersangkutan ada suatu penyakit, katanya masalah penyempitan pembuluh darah, kemudian ada keluhan, lalu dilakukan pemeriksaan oleh dokter, selanjutnya dirujuk ke RS Bhayangkara Manado.

“RS Bhayangkara memberikan rekomendasi untuk berobat, dan dari pihak keluarga atau pengacara mengajukan penangguhan penahanan. Dan tersangka ditangguhkan pada tanggal 8 Mei 2025. Setelah ditangguhkan tersangka dalam keadaan sehat, lalu pulang ke rumahnya. Kita dapat kabar pada tanggal 15 Mei 2025, tersangka HK meninggal dunia,” jelasnya,

Ditegaskan, tersangka ditahan karena tidak kooperatif, sehingga dikeluarkan surat DPO. Setelah tertangkap kemudian dilakukan penahanan dan dalam proses penahanan, yang bersangkutan ada keluhan kesehatan, sehingga penyidik berkoordinasi dengan keluarga maupun pengacara, memberikan surat penangguhan penahanan untuk berobat atau melakukan operasi. “Artinya, dalam proses kepolisian, itu tidak ada masalah,” ujarnya.

Terkait adanya surat P21a dari pihak kejaksaan ke penyidik, beberapa waktu yang lalu, dibenarkan oleh Kabid Humas. “Kasus sudah lengkap, P21. Memang betul beberapa waktu lalu ada surat P21a, karena terlalu lama untuk penyerahan tersangka. Jadi mau tidak mau memang dikembalikan, P21a namanya,” jelasnya.

Atas nama pimpinan Polda Sulut, Kabid Humas menyampaikan, turut berdukacita atas meninggalnya HK. “Kami turut berdukacita atas meninggalnya saudara HK. Semoga mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Kuasa, dan keluarga diberikan ketabahan,” ujarnya. (AF)

Meimonews.com – Umat Katolik dunia telah memiliki Paus baru, pengganti Paus Fransiskus yang meninggal dunia pada 21 April 2025.

Pemilihan Paus baru yang juga Kepala Negara ini dilakukan dalam Konklaf yang berlangsung di Kapel Sistina, Roma (Italia).

Tak begitu lama, para Kardinal yang punya hak suara untuk memilih dan dipilih berhasil memilih Kardinal Robert Francis Prevost sebagai Paus ke-267, Rabu (8/5/2025).

Paus baru kelahiran Chicago, Illinois, Amerika, 15 September 1955 iini menggunakan nama kepausan Paus Leo XIV.

Paus yang dilantik sebagai Kardinal oleh Paus Fransiskus pada 30 September 2023 ini, sebelumnya merupakan seorang prelatus Gereja Katolik yang menjabat Prrefek Dikasteri untuk Para Uskup sejak 12 April 2023.

Sebelumnya ia menjabat sebagai Uskup Chiclayo di Peru dari 2015 hingga 2023. Sebagai anggota Ordo St. Agustinus, ia bekerja di Peru tahun 1985 – 1986 dan dari tahun 1988 hingga 1998 sebagai pastor paroki, pejabat keuskupan, guru seminari dan administrator.

Prevost memimpin ordonya dari kantor pusatnya di Roma dari tahun 2001 hingga 2013. Ia menghabiskan tahun 1987 hingga 1988 dan 1998 hingga 2001 di Amerika Serikat, yang berbasis di Chicago.

Setelah terpilih sebagai Pemimpin Gereja Katolik Dunia (Paus) sekaligus Kepala Negara Vatikan, Paus bh Leo XIV menyampaikamenyampaikan sambutan perdana. Berikut sambutannya.

Damai sejahtera bagi kalian semua.
Saudara-saudari terkasih, ini adalah salam pertama dari Kristus yang bangkit, Gembala yang baik yang memberikan hidup-Nya untuk Tuhan.

Saya juga ingin agar salam damai ini masuk ke dalam hati kalian dan menyatukan semua orang, siapa pun mereka, di seluruh bumi. Damai sejahtera bagi kalian.

Ini adalah damai dari Kristus yang bangkit, damai yang melucuti senjata, rendah hati, dan juga akan bertahan, dan itu berasal dari Tuhan, Tuhan yang mengasihi kita semua tanpa syarat.

Mari kita terus mendengarkan bahkan suara-suara yang lemah, dan Paus Fransiskus selalu berani dan memberkati Roma. Paus yang memberkati Roma, dia memberkati seluruh dunia pada pagi Paskah itu. Jadi mari kita lanjutkan berkat itu.

Tuhan mengasihi kita, Tuhan mengasihi kalian semua, dosa tidak akan menang, kita semua berada di tangan Tuhan.

Dan pada saat yang sama tanpa rasa takut, mari kita bersatu tangan dengan Tuhan dan di antara kita sendiri, mari kita maju karena kita adalah murid-murid Kristus, Kristus mendahului kita, dunia membutuhkan terang kalian, umat manusia membutuhkan-Nya sebagai jembatan untuk dapat mencapai Tuhan dan meraih kasih Tuhan.

Kalian juga harus membantu kami dan saling membantu. Dan kita semua harus menjadi satu umat.

Saya juga ingin mengucapkan terima kasih kepada semua saudara kardinal saya yang telah memilih saya untuk menjadi penerus Petrus dan berjalan bersama kalian sebagai gereja yang bersatu, selalu berusaha mencari damai, keadilan, dan selalu berusaha bekerja sebagai pria dan wanita yang setia kepada Yesus Kristus tanpa rasa takut dan juga menjadi misionaris.

Saya adalah anak dari Santo Agustinus, saya adalah seorang Kristen bersama kalian dan sejauh itu kita semua dapat berjalan bersama menuju tanah yang telah disiapkan Tuhan untuk kita.

Kepada gereja Roma, saya ingin memberikan salam khusus. Bersama-sama kita harus mencoba mencari tahu bagaimana menjadi gereja yang membangun jembatan, menjalin dialog, yang selalu terbuka untuk menerima di alun-alun ini dengan tangan terbuka kepada siapa pun yang membutuhkan kasih kita, kehadiran kita, dialog, dan cinta kita.

Dan saya juga ingin mengatakan sesuatu dalam bahasa Spanyol. Saya ingin secara khusus menyapa rekan-rekan saya dari Peru. Merupakan kesenangan besar bagi saya untuk bekerja di Peru.

Kepada kalian semua, saudara dan saudari, dari Roma, seluruh dunia, kita perlu menjadi gereja yang berjalan di jalan damai, yang selalu mencari kasih, yang selalu berusaha mendekat terutama kepada mereka yang menderita.

Hari ini, hari di mana kita berdoa kepada Madonna dari Pompeii, ibu kita Maria selalu ingin tetap dekat dengan kita dan membantu kita dengan kasih dan perantaraannya.

Mari kita berdoa bersama, untuk misi baru ini, untuk seluruh gereja, dan untuk perdamaian di seluruh dunia.

Dan mari kita mohon rahmat khusus ini dari Maria, ibu kita. Salam Maria. (elka)

Meimonews.com – Bank SulutGo (BSG) bekerjasama dengan Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) menggelar kegiatan edukasi bertema Building a Resilient Cyber Defense System Begins with Awareness di kantor Bank SulutGo Cabang Gorontalo.

Acara yang bertujuan meningkatkan kesadaran dan ketahanan sistem keamanan siber di lingkungan perbankan ini diadakan, Kamis (8/5/2025).

Kegiatan ini menghadirkan narasumber dari BSSN, antara lain Edit Prima, Direktur Keamanan Siber dan Sandi Keuangan, Perdagangan, dan Pariwisata Ariq Bani Hardi, Ketua Tim Forum Analisis Berbagi Informasi Keamanan Siber Direktorat KSS KPP; serta Rio Yunia Pratama, Ketua Tim Penyusunan Profil Risiko Siber Direktorat KSS KPP.

Dari BSG hadir Direktur Kepatuhan, Machmud Turuis, dan Pemimpin Divisi MRI Sepriyono Kadir serta para pemimpin cabang, manajer, dan pegawai Bank SulutGo yang bertugas di Gorontalo.

Melalui edukasi ini, BSG berkomitmen untuk membangun sistem pertahanan siber yang tangguh dengan modal utama kesadaran dan kewaspadaan seluruh pegawai terhadap risiko keamanan digital.

Kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya BSG dalam menjaga integritas dan keamanan data nasabah serta operasional perbankan secara menyeluruh.

Dalam sambutannya, Turuis menyampaikan apresiasi atas kolaborasi dengan BSSN dalam upaya memperkuat sistem pertahanan siber Bank SulutGo (BSG).

Turuis menekankan bahwa kesadaran akan keamanan siber merupakan langkah awal yang krusial dalam menciptakan lingkungan kerja yang aman dan terhindar dari ancaman kejahatan siber.

Dalam sambutannya, Edit Prima menyampaikan bahwa edukasi cyber security awareness ini merupakan hasil kerja sama antara BSSN dan Bank SulutGo.

Edit Prima juga menekankan bahwa kegiatan ini merupakan yang pertama kali dilaksanakan oleh BSSN di Bank Pembangunan Daerah (BPD) di seluruh Indonesia.

Kerjasama dengan BSSN sebagai lembaga pemerintah yang berfokus pada keamanan siber diharapkan dapat memberikan materi yang komprehensif dan relevan sesuai dengan tantangan keamanan digital terkini.

Edukasi ini diharapkan mampu memperkuat budaya keamanan siber di lingkungan Bank SulutGo, sehingga mampu menghadapi berbagai potensi ancaman siber dengan lebih siap dan terstruktur.

Melalui edukasi ini, Bank SulutGo dan BSSN berharap dapat memperkuat pertahanan siber dengan membangun kesadaran yang lebih baik di kalangan sumber daya manusia sebagai garis terdepan dalam menghadapi ancaman siber. (Afer)

Meimonews.com – Belakangan ini beredar isu-isu terkait kasus korupsi dana hibah Pemerintah Provinsi Sulut ke GMIM, yang perlu diluruskan.

Polda Sulut yang menangani kasus tersebut memberikan penjelasan agar masyarakat bisa dipahami secara tepat persoalan sebenarnya.

Kapolda Sulut Irjen Pol. Roycke Harry Langie melalui Kabid Humas Polda Sulut AKBP Alamsyah P. Hasibuan menegaakan, penanganan kasus tersebut qdalah murni hukum.

“Adanya isu-isu yang berkembang selama ini, di mana kasus ini dihubung-hubungkan dengan hal-hal yang lain, kita katakan di sini bahwasanya kasus ini adalah murni hukum,” ujar Hasibuan kepada wartawan di Mapolda Sulut, Minggu (4/5/2025) sore.

Mengapa murni hukum, dikarenakan dalam kasus ini ditemukan oleh Penyidik yaitu alat bukti sesuai pasal 184 KUHAP, di mana ada keterangan saksi, adanya petunjuk, ada surat dan adanya keterangan ahli yaitu audit dari BPKP sehingga kasus ini layak untuk dimajukan, diproses.

Untuk itu, Hasibuan, mengajak kepada semua pihak yang berkepentingan, agar Polda dan GMIM jangan diadu domba.

“Kami mengimbau kepada pihak-pihak yang barangkali ada berkepentingan, tolong jangan Polda Sulut diadu dengan GMIM, dipecah belah dengan GMIM. Karena GMIM adalah organisasi yang suci, jangan sampai terjadi isu-isu beredar, kemudian jemaat terpecah belah,” pintanya.

Menurutnya, yang dipersangkakan di sini, adalah oknum. “Artinya yang berbuat, dialah yang bertanggung jawab. Dan kami dari Kepolisian tetap memegang azas praduga tak bersalah,” tandasnya!

Dikemukakan, saat ini, dari pihak terlapor atau tersangka sudah mengajukan praperadilan. “Mari kita ikuti prosesnya, dan harapan kami kepada masyarakat, mari kita cerdas menerima informasi dan mengolah informasi, ini adalah murni hukum yang didasarkan pada alat bukti,” ujarnya,

Kepada warga yang menyebarkan informasi-infromasi keliru dan tidak benar, Kabid Humas Polda Sulut tegas mengatakan bahwa hal itu bisa melanggar UU ITE.

“Secara hukum bisa dikenakan dengan Undang-undang ITE. Harapan kami karena ini adalah lingkungan daripada umat, jangan sampai umat-umat ini dipengaruhi. Kami mengajak kepada semua kalangan masyarakat, untuk sama-sama mengawal,” jelasnya.

Mari, ajaknya, kita kawal kasus ini, kita buat terang benderang, artinya yang berbuat dia harus bertanggung jawab. (AF)

Meimonews.com – Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga)/Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) RI bersama Pengurus Pusat Ikatan Bidan Indonesia (PP IBI) menyelenggarakan Pelayanan KB Serentak Sejuta Akseptor, 5-31 Mei 2025.

Pencanangan nasional kegiatan dalam rangka memperngati HUT ke-75 IBI dan Hari Bidan Internasional Tahun 2025 ini dilakukan secara virtual dari Tempat Praktek Mandiri Bidan (TPMD) Sitti Shalma Tangerang, Banten oleh Menteri Dukbangga/Kepala BKKBN RI Wihaji, Senin (5/5/2025).

Untuk daerah Sulut dilaksanakan di Klinik Agatha Manado yang dibuka Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Setda Kota Manado Julises Oehlers di dampingi Sekretaris Kemendukbangga/BKKBN Sulut Lady D. Ante, yang juga mengikuti acara pencanangan nasional secara virtual,

Turut hadir Kepala Dinas PPKB Kota Manado Mecky Gosal, Camat Wanea Deysie Kalalo, Dinas Kesehatan Kota Manado, pengurus dan anggota IBI Provinsi Sulut dan Kota Manado.

Menteri Dukbangga/Kepala BKKBN RI Wihaji saat memberikan sambutan (atas), dan Kepala Kemendukbangga/BKKBN Sulut Jeanny Yola Winokan ketika memgikiti secara daring Pencanangan Pelayanan KB Serentak Sejuta Akaeptor

Kepala Kemendukbangga/BKKBN Sulut Jeanny Yola Winokan mengikuti secara daring dari Minahasa Selatan pencanangan kegiatan yang diprioritaskan kepada pelayanan IUD (rekor MURI 50.000 akseptor) dan KB pasca persalinan tersebut.

Dari sejumlah Perwakilan Kemendukbangga/BKKBN yang ada di Indonesia, tiga Perwakilan Provinsi mendapat sapaan langsung dari Menteri Dukbangga/Kepala BKKBN RI. Salah satunya adalah Perwakilan Sulawesi Utara.

Pemerintah Kota Manado memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh bidan di Provinsi Sulut atas dedikasi dalam melayani mayarakat. Diharapkan, pencanangan Pelayanan KB Serentak ini dapat memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat.

Diketahui, pelayanan keluarga berencana (KB) merupakan salah satu upaya penting dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan, baik dari segi sosial, ekonomi maupun kesehatan. IBI memiliki kapasitas untuk menjangkau dan memberikan pelayanan langsung kepada masyarakat, salah satunya pelayanan KB.

Untuk Sulut diberikan target pelayanan sebanyak 9.152 akseptor pada Pelayanan KB Serentak untuk semua metode terutama Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP) serta KB pasca persalinan, yang juga dilaksanakan di Kota Bitung di Klinik Clara dan Klinik Julin di Kota Tomohon.

Melalui kegiatan Pelayanan KB Serentak ini, diharapkan dapat meningkatkan capaian Pasangan Usia Subur (PUS) yang menggunakan MKJP serta percepatan peningkatan capaian KB pasca persalinan, dan peran Tim Pendamping Keluarga yang di dalamnya ada bidan.

Ketua IBI Sulut Masye Tokalese menjelaskan, tujuan pelayanan KB serentak ini adalah meningkatkan akses dan kualitas terhadap pelayanan KB dengan menyediakan pilihan metode kontrasepsi sesuai kebutuhan dan kondisi seseorang, serta meningkatkan pelayanan KB di seluruh lapisan masyarakat, baik di daerah pedesaan maupun perkotaan. (elka)

Meimonews.com – PT Bank SulutGo (BSG) resmi meluncurkan produk terbaru, Tabungan Bohusami Plan (TBP), dengan tagline “Rencanakan hari ini, wujudkan impian masa depan”.

Peluncuran produk tabungan berjangka yang dilaksanakan di lantai 1 Kantor Pusat BSG, Jalan Piere Tendean No. 100 Manado, Senin (5/5/2025) inin dihadiri jajaran manajemen serta tamu undangan.

Tabungan Bohusami Plan dirancang sebagai solusi tabungan dengan setoran bulanan dan jangka waktu yang fleksibel, untuk menjawab kebutuhan masyarakat dalam merencanakan keuangan masa depan.

Produk ini menyasar nasabah perorangan berusia 16 hingga 78 tahun di wilayah Sulawesi Utara, Gorontalo, DKI Jakarta, dan Jawa Timur.

Dengan setoran awal hanya Rp50.000 dan setoran bulanan tetap mulai dari Rp100.000 hingga Rp10.000.000, TBP menawarkan pilihan jangka waktu mulai dari 24 bulan hingga 120 bulan.

Di akhir periode tabungan, nasabah akan memperoleh reward dalam bentuk uang tunai, sehingga semakin memotivasi masyarakat untuk menabung secara disiplin sesuai tujuan finansial masing-masing.

Direksi BSG menegaskan, peluncuran TBP merupakan bagian dari komitmen bank milik pemerintah daerah Sulawesi Utara dan Gorontalo untuk memperluas akses keuangan dan meningkatkan literasi keuangan masyarakat.

Produk ini diharapkan dapat mendorong pertumbuhan Dana Pihak Ketiga (DPK), khususnya tabungan, yang ditargetkan tumbuh hingga 49,78 % atau sekitar Rp1,3 triliun pada tahun 2025.

“Tabungan Bohusami Plan hadir sebagai wujud nyata BSG dalam memberikan solusi keuangan yang mudah, terjangkau, dan sesuai kebutuhan masyarakat. Kami optimis produk ini akan menjadi pilihan utama bagi masyarakat yang ingin mewujudkan impian masa depan,” ujar salah satu perwakilan manajemen BSG.

Sebagai bank yang tumbuh bersama masyarakat Sulawesi Utara dan Gorontalo, BSG terus berinovasi menghadirkan layanan keuangan yang inklusif dan berkelanjutan, sejalan dengan visi mendorong pertumbuhan ekonomi daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. (Afer)

Meimonews.com – Enam (6) imam baru Diosesan Manado ditahbiskan Uskup Manado Mgr. Benedictus Estephanus Rolly Untu MSC pada Perayaan Ekaristi Tahbisan Imam di Gereja Paroki Hati Tersuci Maria (HTM) Katedral Manado, Sabtu (3/5/2025).

Mendampingi Uskup pada perayaan ekaristi yang dihadiri seribuan umat, sejumlah suster, frater, bruder dan ratusan imam termasuk Sekretaris Keuskupan Manado Pastor Poltje Pitoy MSC, Rektor Seminari Tinggi Pineleng HKY Pineleng Pastor Ambrosius Wuritimur Pr dan Pastor Melky Malingkas Pr serta Frater Diakon Damianus Daga Pr.

Enam imam baru Diosesan Manado (projo) yang ke-154-160 tersebut adalah Christian Theodorus Pontoh Pr, Frantosius Kadoang Pr, Yohanes Bosco Pontoh Pr, Gregorius Anselmus Legi Pr, Valentino Pandelaki Pr, dan Perdianus Poida Pr.

Melalui tahbisan suci ini para imam/pastor menerima anugerah Roh Kudus. Mereka ditetapkan atas nama Gereja untuk menggembalakan umat dengan sabda dan imamat Allah.

Tahbisan suci dianugerahlan melalui penumpangan tangan Uskup dan melalui doa tahbisan, melaluinya, Allah dipuji dan karunia Roh Kudus dimohonkan demi pemenuhan jabatan pelayanan.

Oleh karena itu, penunpangan tangan dan doa tahbisan merupakan elemen yang esensial dari setiap tahbisan. Ritus penumpangan tangan dan doa tahbisan merupakan pusat dari upacara tahbisan.

Ritus-ritus persiapan juga sangat penting di dalam perayaan tahbisan yakni pengajuan calon tahbisan, sapaan uskup, janji calon tahbisan dan litani para kudus.

Dalam sapaannya kepada calon tahbisan imam, ada sejumlah hal penting disampaikan Uskup, di antaranya dikatakan, kamu akan diangkat dan masuk ke dalam kalangan para imam. Kamu akan menjalankan tugas suci yaitu mengajar di dalam Kristus, Sang Pengajar. “Wartakan kepada semua orang Sabda Allah yang kamu sendiri telah terima dengan suka hati,” ujar uskup..

Maka, tambah uskup kelahiran Lembean, Minahasa (sekarang masuk wilayah Minahasa Utara) ini, hendaklah pengajaranmu menjadi pegangan bagi umat Allah dan cara hidupmu menjadi kesukaan bagi kaum kristiani agar dengan perkataan dan teladanmu, kamu membangun rumah yaitu Gereja Allah.

Demikian pula, kamu akan menjalankan tugas menguduskan di dalam Kristus. Karena oleh pelayananmu kurban rohani dari umat akan dipersembahkan dalam persatuan dengan kurban Kristus.

Di penghujung perayaan tahbisan, sebelum pengumuman penempatan tugas imam baru tersebut, uskup mengurai perjalanan panjang seseorang sebelum ditahbiskan menjadi imam.

Ada peran dari keluarga dan lingkungan masyarakat, pendidikan/pembinaan di sekolah dan seminari, tahun diakonal/pastoral dan lain-lainnya di samping panggilan pribadi mereka sehingga bisa menjadi imam.

Uskup mengingatkan perjalanan panjang dan peran banyak pihak yang telah memberikan pengorbanan, pemberian diri yang diwarnai pula dengan cucuran airmata, bahkan ada yang tidak mengenal tapi mendoakan sehingga para imam baru bisa ditahbiskan.

Pembinaan di seminari pun tidak berjalan singkat tapi panjang. Melewati proses dan waktu yang panjang termasuk di masa tahun rohani, pastoral, diakonal, bahkan ada yang bertambah waktunya di masa tertentu,

“Kita berharap, dengan peristiwa iman ini, tahbisan imam ini, para imam baru ini membawa damai sejahtera di manapun mereka berada, baik yang ditempatkan di paroki atau tempat-tempat khusus, di tengah-tengah umat di mana mereka berada,” ujarnya.

Para imam baru, Uskup Manado, wali umat, dua anggota DPRD Sulut foto bersama di acara syikuran di Wisma Montini.

Dalam sambutannya mewakili para imam/pastor baru, Pastor Franstosius Kadoang Pr mengungkapkan, “Hari ini adalah hari syukur dan pengakuan akan kasih setia Allah dalam hidup kami. Di hadapan Gereja, melalui tangan bapa Uskup kami dipersembahkam.kepada Allah sebagai imam. Kami percaya, bukan karena kami layak tetapi karena Tuhan berbelas kasih dan memanggil kami dalam kasihNya yang tidak pernah berkesudahan.”

Hari ini, sambungnya, adalah hari di mana Tuhan menyentuh hidup kami secara baru, bukan dengan kilatan cahaya dari langit tapi dengan kasih yang nyata lewat tangan Gereja yang mengutus, dan lewat doa-doa umat yang senantiasa menyertai.

Ditegaskan, hari ini, bukanlah akhir dari perjalanan tapi awal dari perutusan. Kami datang bukan membawa kesempurnaan tapi membawa hati yang mau belajar, melayani dan mencintai

“Dalam perjalanan panggilan ini, kami masing-masing punya pengalaman pribadi bersama Tuhan. Ada saat hati kami berkobar-kobar, saat kami mendengar sabdaNya, saat kami merasa Tuhan hadir dan menyapa dengan sangat nyata,'” ujarnya.

Dalam kebersamaan itu, jelasnya, Tuhan berkata, marilah dan kamu akan melihatnya. Maka kami datang, kami melihat, dan kami mengalami bahwa hidup bersamaNya sungguh memberi arah dan harapan,

Disebutkan, di tengah perjalanan yang tidak mudah, kami pun berkata dengan iman sederhana : aku percaya, Tuhan. Dan hari ini kami berani berkata , Bertolaklah ke tempat yang dalam, sebab kami tahu bahwa Tuhan ingin kami menjala jiwa-jiwa dalam kasihNya. Sebab seperti dikatakan Yesus, Tuhan memerlukannya. Itulah keyakinan yang menguatkan kami untuk berkata, ya.

Kadoang dan rekan-rekan imam baru memohon dukungan doa dari umat Allah. Mereka hanyalah manusia biasa yang sedang.belajar menjadi gembala. Mereka akan jatuh dan terluka tapi mereka percaya dengan rahmat Tuhan dan dukungan umat,.mereka bisa tetap berjalan.

“Doakan kami agar kami menjadi imam yang tendah hati, setia dan penuh semangat melayani,” tandas imam yang mendapat tugas di Paroki St. Petrus Tolai, Sulawesi Tengah ini.

Usai perayaan ekaristi, tahbisan imam baru dilanjutkan dengan syukuran di Wisma Montini (kompleks keuskupan Manado) serta di kompleks Pastoran Gereja HTM Katedral. Kedua lokasi berjarak dekat.

Syukuran tahbisan ini turut dihadiri sejumlah undangan seperti anggota DPRD Sulut Louis Lucky Schramm dan Rhesa Waworuntu dan istri, wali umat (Argo Sumayku dan istri), para imam, suster, frater, bruder, keluarga dan umat parokinya imam baru serta umat Paroki HTM Katedral Manado. (elka)