Meimonews.com – Umat Katolik dunia telah memiliki Paus baru, pengganti Paus Fransiskus yang meninggal dunia pada 21 April 2025.

Pemilihan Paus baru yang juga Kepala Negara ini dilakukan dalam Konklaf yang berlangsung di Kapel Sistina, Roma (Italia).

Tak begitu lama, para Kardinal yang punya hak suara untuk memilih dan dipilih berhasil memilih Kardinal Robert Francis Prevost sebagai Paus ke-267, Rabu (8/5/2025).

Paus baru kelahiran Chicago, Illinois, Amerika, 15 September 1955 iini menggunakan nama kepausan Paus Leo XIV.

Paus yang dilantik sebagai Kardinal oleh Paus Fransiskus pada 30 September 2023 ini, sebelumnya merupakan seorang prelatus Gereja Katolik yang menjabat Prrefek Dikasteri untuk Para Uskup sejak 12 April 2023.

Sebelumnya ia menjabat sebagai Uskup Chiclayo di Peru dari 2015 hingga 2023. Sebagai anggota Ordo St. Agustinus, ia bekerja di Peru tahun 1985 – 1986 dan dari tahun 1988 hingga 1998 sebagai pastor paroki, pejabat keuskupan, guru seminari dan administrator.

Prevost memimpin ordonya dari kantor pusatnya di Roma dari tahun 2001 hingga 2013. Ia menghabiskan tahun 1987 hingga 1988 dan 1998 hingga 2001 di Amerika Serikat, yang berbasis di Chicago.

Setelah terpilih sebagai Pemimpin Gereja Katolik Dunia (Paus) sekaligus Kepala Negara Vatikan, Paus bh Leo XIV menyampaikamenyampaikan sambutan perdana. Berikut sambutannya.

Damai sejahtera bagi kalian semua.
Saudara-saudari terkasih, ini adalah salam pertama dari Kristus yang bangkit, Gembala yang baik yang memberikan hidup-Nya untuk Tuhan.

Saya juga ingin agar salam damai ini masuk ke dalam hati kalian dan menyatukan semua orang, siapa pun mereka, di seluruh bumi. Damai sejahtera bagi kalian.

Ini adalah damai dari Kristus yang bangkit, damai yang melucuti senjata, rendah hati, dan juga akan bertahan, dan itu berasal dari Tuhan, Tuhan yang mengasihi kita semua tanpa syarat.

Mari kita terus mendengarkan bahkan suara-suara yang lemah, dan Paus Fransiskus selalu berani dan memberkati Roma. Paus yang memberkati Roma, dia memberkati seluruh dunia pada pagi Paskah itu. Jadi mari kita lanjutkan berkat itu.

Tuhan mengasihi kita, Tuhan mengasihi kalian semua, dosa tidak akan menang, kita semua berada di tangan Tuhan.

Dan pada saat yang sama tanpa rasa takut, mari kita bersatu tangan dengan Tuhan dan di antara kita sendiri, mari kita maju karena kita adalah murid-murid Kristus, Kristus mendahului kita, dunia membutuhkan terang kalian, umat manusia membutuhkan-Nya sebagai jembatan untuk dapat mencapai Tuhan dan meraih kasih Tuhan.

Kalian juga harus membantu kami dan saling membantu. Dan kita semua harus menjadi satu umat.

Saya juga ingin mengucapkan terima kasih kepada semua saudara kardinal saya yang telah memilih saya untuk menjadi penerus Petrus dan berjalan bersama kalian sebagai gereja yang bersatu, selalu berusaha mencari damai, keadilan, dan selalu berusaha bekerja sebagai pria dan wanita yang setia kepada Yesus Kristus tanpa rasa takut dan juga menjadi misionaris.

Saya adalah anak dari Santo Agustinus, saya adalah seorang Kristen bersama kalian dan sejauh itu kita semua dapat berjalan bersama menuju tanah yang telah disiapkan Tuhan untuk kita.

Kepada gereja Roma, saya ingin memberikan salam khusus. Bersama-sama kita harus mencoba mencari tahu bagaimana menjadi gereja yang membangun jembatan, menjalin dialog, yang selalu terbuka untuk menerima di alun-alun ini dengan tangan terbuka kepada siapa pun yang membutuhkan kasih kita, kehadiran kita, dialog, dan cinta kita.

Dan saya juga ingin mengatakan sesuatu dalam bahasa Spanyol. Saya ingin secara khusus menyapa rekan-rekan saya dari Peru. Merupakan kesenangan besar bagi saya untuk bekerja di Peru.

Kepada kalian semua, saudara dan saudari, dari Roma, seluruh dunia, kita perlu menjadi gereja yang berjalan di jalan damai, yang selalu mencari kasih, yang selalu berusaha mendekat terutama kepada mereka yang menderita.

Hari ini, hari di mana kita berdoa kepada Madonna dari Pompeii, ibu kita Maria selalu ingin tetap dekat dengan kita dan membantu kita dengan kasih dan perantaraannya.

Mari kita berdoa bersama, untuk misi baru ini, untuk seluruh gereja, dan untuk perdamaian di seluruh dunia.

Dan mari kita mohon rahmat khusus ini dari Maria, ibu kita. Salam Maria. (elka)

Meimonews.com – Bank SulutGo (BSG) bekerjasama dengan Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) menggelar kegiatan edukasi bertema Building a Resilient Cyber Defense System Begins with Awareness di kantor Bank SulutGo Cabang Gorontalo.

Acara yang bertujuan meningkatkan kesadaran dan ketahanan sistem keamanan siber di lingkungan perbankan ini diadakan, Kamis (8/5/2025).

Kegiatan ini menghadirkan narasumber dari BSSN, antara lain Edit Prima, Direktur Keamanan Siber dan Sandi Keuangan, Perdagangan, dan Pariwisata Ariq Bani Hardi, Ketua Tim Forum Analisis Berbagi Informasi Keamanan Siber Direktorat KSS KPP; serta Rio Yunia Pratama, Ketua Tim Penyusunan Profil Risiko Siber Direktorat KSS KPP.

Dari BSG hadir Direktur Kepatuhan, Machmud Turuis, dan Pemimpin Divisi MRI Sepriyono Kadir serta para pemimpin cabang, manajer, dan pegawai Bank SulutGo yang bertugas di Gorontalo.

Melalui edukasi ini, BSG berkomitmen untuk membangun sistem pertahanan siber yang tangguh dengan modal utama kesadaran dan kewaspadaan seluruh pegawai terhadap risiko keamanan digital.

Kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya BSG dalam menjaga integritas dan keamanan data nasabah serta operasional perbankan secara menyeluruh.

Dalam sambutannya, Turuis menyampaikan apresiasi atas kolaborasi dengan BSSN dalam upaya memperkuat sistem pertahanan siber Bank SulutGo (BSG).

Turuis menekankan bahwa kesadaran akan keamanan siber merupakan langkah awal yang krusial dalam menciptakan lingkungan kerja yang aman dan terhindar dari ancaman kejahatan siber.

Dalam sambutannya, Edit Prima menyampaikan bahwa edukasi cyber security awareness ini merupakan hasil kerja sama antara BSSN dan Bank SulutGo.

Edit Prima juga menekankan bahwa kegiatan ini merupakan yang pertama kali dilaksanakan oleh BSSN di Bank Pembangunan Daerah (BPD) di seluruh Indonesia.

Kerjasama dengan BSSN sebagai lembaga pemerintah yang berfokus pada keamanan siber diharapkan dapat memberikan materi yang komprehensif dan relevan sesuai dengan tantangan keamanan digital terkini.

Edukasi ini diharapkan mampu memperkuat budaya keamanan siber di lingkungan Bank SulutGo, sehingga mampu menghadapi berbagai potensi ancaman siber dengan lebih siap dan terstruktur.

Melalui edukasi ini, Bank SulutGo dan BSSN berharap dapat memperkuat pertahanan siber dengan membangun kesadaran yang lebih baik di kalangan sumber daya manusia sebagai garis terdepan dalam menghadapi ancaman siber. (Afer)

Meimonews.com – Belakangan ini beredar isu-isu terkait kasus korupsi dana hibah Pemerintah Provinsi Sulut ke GMIM, yang perlu diluruskan.

Polda Sulut yang menangani kasus tersebut memberikan penjelasan agar masyarakat bisa dipahami secara tepat persoalan sebenarnya.

Kapolda Sulut Irjen Pol. Roycke Harry Langie melalui Kabid Humas Polda Sulut AKBP Alamsyah P. Hasibuan menegaakan, penanganan kasus tersebut qdalah murni hukum.

“Adanya isu-isu yang berkembang selama ini, di mana kasus ini dihubung-hubungkan dengan hal-hal yang lain, kita katakan di sini bahwasanya kasus ini adalah murni hukum,” ujar Hasibuan kepada wartawan di Mapolda Sulut, Minggu (4/5/2025) sore.

Mengapa murni hukum, dikarenakan dalam kasus ini ditemukan oleh Penyidik yaitu alat bukti sesuai pasal 184 KUHAP, di mana ada keterangan saksi, adanya petunjuk, ada surat dan adanya keterangan ahli yaitu audit dari BPKP sehingga kasus ini layak untuk dimajukan, diproses.

Untuk itu, Hasibuan, mengajak kepada semua pihak yang berkepentingan, agar Polda dan GMIM jangan diadu domba.

“Kami mengimbau kepada pihak-pihak yang barangkali ada berkepentingan, tolong jangan Polda Sulut diadu dengan GMIM, dipecah belah dengan GMIM. Karena GMIM adalah organisasi yang suci, jangan sampai terjadi isu-isu beredar, kemudian jemaat terpecah belah,” pintanya.

Menurutnya, yang dipersangkakan di sini, adalah oknum. “Artinya yang berbuat, dialah yang bertanggung jawab. Dan kami dari Kepolisian tetap memegang azas praduga tak bersalah,” tandasnya!

Dikemukakan, saat ini, dari pihak terlapor atau tersangka sudah mengajukan praperadilan. “Mari kita ikuti prosesnya, dan harapan kami kepada masyarakat, mari kita cerdas menerima informasi dan mengolah informasi, ini adalah murni hukum yang didasarkan pada alat bukti,” ujarnya,

Kepada warga yang menyebarkan informasi-infromasi keliru dan tidak benar, Kabid Humas Polda Sulut tegas mengatakan bahwa hal itu bisa melanggar UU ITE.

“Secara hukum bisa dikenakan dengan Undang-undang ITE. Harapan kami karena ini adalah lingkungan daripada umat, jangan sampai umat-umat ini dipengaruhi. Kami mengajak kepada semua kalangan masyarakat, untuk sama-sama mengawal,” jelasnya.

Mari, ajaknya, kita kawal kasus ini, kita buat terang benderang, artinya yang berbuat dia harus bertanggung jawab. (AF)

Meimonews.com – Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga)/Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) RI bersama Pengurus Pusat Ikatan Bidan Indonesia (PP IBI) menyelenggarakan Pelayanan KB Serentak Sejuta Akseptor, 5-31 Mei 2025.

Pencanangan nasional kegiatan dalam rangka memperngati HUT ke-75 IBI dan Hari Bidan Internasional Tahun 2025 ini dilakukan secara virtual dari Tempat Praktek Mandiri Bidan (TPMD) Sitti Shalma Tangerang, Banten oleh Menteri Dukbangga/Kepala BKKBN RI Wihaji, Senin (5/5/2025).

Untuk daerah Sulut dilaksanakan di Klinik Agatha Manado yang dibuka Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Setda Kota Manado Julises Oehlers di dampingi Sekretaris Kemendukbangga/BKKBN Sulut Lady D. Ante, yang juga mengikuti acara pencanangan nasional secara virtual,

Turut hadir Kepala Dinas PPKB Kota Manado Mecky Gosal, Camat Wanea Deysie Kalalo, Dinas Kesehatan Kota Manado, pengurus dan anggota IBI Provinsi Sulut dan Kota Manado.

Menteri Dukbangga/Kepala BKKBN RI Wihaji saat memberikan sambutan (atas), dan Kepala Kemendukbangga/BKKBN Sulut Jeanny Yola Winokan ketika memgikiti secara daring Pencanangan Pelayanan KB Serentak Sejuta Akaeptor

Kepala Kemendukbangga/BKKBN Sulut Jeanny Yola Winokan mengikuti secara daring dari Minahasa Selatan pencanangan kegiatan yang diprioritaskan kepada pelayanan IUD (rekor MURI 50.000 akseptor) dan KB pasca persalinan tersebut.

Dari sejumlah Perwakilan Kemendukbangga/BKKBN yang ada di Indonesia, tiga Perwakilan Provinsi mendapat sapaan langsung dari Menteri Dukbangga/Kepala BKKBN RI. Salah satunya adalah Perwakilan Sulawesi Utara.

Pemerintah Kota Manado memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh bidan di Provinsi Sulut atas dedikasi dalam melayani mayarakat. Diharapkan, pencanangan Pelayanan KB Serentak ini dapat memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat.

Diketahui, pelayanan keluarga berencana (KB) merupakan salah satu upaya penting dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan, baik dari segi sosial, ekonomi maupun kesehatan. IBI memiliki kapasitas untuk menjangkau dan memberikan pelayanan langsung kepada masyarakat, salah satunya pelayanan KB.

Untuk Sulut diberikan target pelayanan sebanyak 9.152 akseptor pada Pelayanan KB Serentak untuk semua metode terutama Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP) serta KB pasca persalinan, yang juga dilaksanakan di Kota Bitung di Klinik Clara dan Klinik Julin di Kota Tomohon.

Melalui kegiatan Pelayanan KB Serentak ini, diharapkan dapat meningkatkan capaian Pasangan Usia Subur (PUS) yang menggunakan MKJP serta percepatan peningkatan capaian KB pasca persalinan, dan peran Tim Pendamping Keluarga yang di dalamnya ada bidan.

Ketua IBI Sulut Masye Tokalese menjelaskan, tujuan pelayanan KB serentak ini adalah meningkatkan akses dan kualitas terhadap pelayanan KB dengan menyediakan pilihan metode kontrasepsi sesuai kebutuhan dan kondisi seseorang, serta meningkatkan pelayanan KB di seluruh lapisan masyarakat, baik di daerah pedesaan maupun perkotaan. (elka)

Meimonews.com – PT Bank SulutGo (BSG) resmi meluncurkan produk terbaru, Tabungan Bohusami Plan (TBP), dengan tagline “Rencanakan hari ini, wujudkan impian masa depan”.

Peluncuran produk tabungan berjangka yang dilaksanakan di lantai 1 Kantor Pusat BSG, Jalan Piere Tendean No. 100 Manado, Senin (5/5/2025) inin dihadiri jajaran manajemen serta tamu undangan.

Tabungan Bohusami Plan dirancang sebagai solusi tabungan dengan setoran bulanan dan jangka waktu yang fleksibel, untuk menjawab kebutuhan masyarakat dalam merencanakan keuangan masa depan.

Produk ini menyasar nasabah perorangan berusia 16 hingga 78 tahun di wilayah Sulawesi Utara, Gorontalo, DKI Jakarta, dan Jawa Timur.

Dengan setoran awal hanya Rp50.000 dan setoran bulanan tetap mulai dari Rp100.000 hingga Rp10.000.000, TBP menawarkan pilihan jangka waktu mulai dari 24 bulan hingga 120 bulan.

Di akhir periode tabungan, nasabah akan memperoleh reward dalam bentuk uang tunai, sehingga semakin memotivasi masyarakat untuk menabung secara disiplin sesuai tujuan finansial masing-masing.

Direksi BSG menegaskan, peluncuran TBP merupakan bagian dari komitmen bank milik pemerintah daerah Sulawesi Utara dan Gorontalo untuk memperluas akses keuangan dan meningkatkan literasi keuangan masyarakat.

Produk ini diharapkan dapat mendorong pertumbuhan Dana Pihak Ketiga (DPK), khususnya tabungan, yang ditargetkan tumbuh hingga 49,78 % atau sekitar Rp1,3 triliun pada tahun 2025.

“Tabungan Bohusami Plan hadir sebagai wujud nyata BSG dalam memberikan solusi keuangan yang mudah, terjangkau, dan sesuai kebutuhan masyarakat. Kami optimis produk ini akan menjadi pilihan utama bagi masyarakat yang ingin mewujudkan impian masa depan,” ujar salah satu perwakilan manajemen BSG.

Sebagai bank yang tumbuh bersama masyarakat Sulawesi Utara dan Gorontalo, BSG terus berinovasi menghadirkan layanan keuangan yang inklusif dan berkelanjutan, sejalan dengan visi mendorong pertumbuhan ekonomi daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. (Afer)

Meimonews.com – Enam (6) imam baru Diosesan Manado ditahbiskan Uskup Manado Mgr. Benedictus Estephanus Rolly Untu MSC pada Perayaan Ekaristi Tahbisan Imam di Gereja Paroki Hati Tersuci Maria (HTM) Katedral Manado, Sabtu (3/5/2025).

Mendampingi Uskup pada perayaan ekaristi yang dihadiri seribuan umat, sejumlah suster, frater, bruder dan ratusan imam termasuk Sekretaris Keuskupan Manado Pastor Poltje Pitoy MSC, Rektor Seminari Tinggi Pineleng HKY Pineleng Pastor Ambrosius Wuritimur Pr dan Pastor Melky Malingkas Pr serta Frater Diakon Damianus Daga Pr.

Enam imam baru Diosesan Manado (projo) yang ke-154-160 tersebut adalah Christian Theodorus Pontoh Pr, Frantosius Kadoang Pr, Yohanes Bosco Pontoh Pr, Gregorius Anselmus Legi Pr, Valentino Pandelaki Pr, dan Perdianus Poida Pr.

Melalui tahbisan suci ini para imam/pastor menerima anugerah Roh Kudus. Mereka ditetapkan atas nama Gereja untuk menggembalakan umat dengan sabda dan imamat Allah.

Tahbisan suci dianugerahlan melalui penumpangan tangan Uskup dan melalui doa tahbisan, melaluinya, Allah dipuji dan karunia Roh Kudus dimohonkan demi pemenuhan jabatan pelayanan.

Oleh karena itu, penunpangan tangan dan doa tahbisan merupakan elemen yang esensial dari setiap tahbisan. Ritus penumpangan tangan dan doa tahbisan merupakan pusat dari upacara tahbisan.

Ritus-ritus persiapan juga sangat penting di dalam perayaan tahbisan yakni pengajuan calon tahbisan, sapaan uskup, janji calon tahbisan dan litani para kudus.

Dalam sapaannya kepada calon tahbisan imam, ada sejumlah hal penting disampaikan Uskup, di antaranya dikatakan, kamu akan diangkat dan masuk ke dalam kalangan para imam. Kamu akan menjalankan tugas suci yaitu mengajar di dalam Kristus, Sang Pengajar. “Wartakan kepada semua orang Sabda Allah yang kamu sendiri telah terima dengan suka hati,” ujar uskup..

Maka, tambah uskup kelahiran Lembean, Minahasa (sekarang masuk wilayah Minahasa Utara) ini, hendaklah pengajaranmu menjadi pegangan bagi umat Allah dan cara hidupmu menjadi kesukaan bagi kaum kristiani agar dengan perkataan dan teladanmu, kamu membangun rumah yaitu Gereja Allah.

Demikian pula, kamu akan menjalankan tugas menguduskan di dalam Kristus. Karena oleh pelayananmu kurban rohani dari umat akan dipersembahkan dalam persatuan dengan kurban Kristus.

Di penghujung perayaan tahbisan, sebelum pengumuman penempatan tugas imam baru tersebut, uskup mengurai perjalanan panjang seseorang sebelum ditahbiskan menjadi imam.

Ada peran dari keluarga dan lingkungan masyarakat, pendidikan/pembinaan di sekolah dan seminari, tahun diakonal/pastoral dan lain-lainnya di samping panggilan pribadi mereka sehingga bisa menjadi imam.

Uskup mengingatkan perjalanan panjang dan peran banyak pihak yang telah memberikan pengorbanan, pemberian diri yang diwarnai pula dengan cucuran airmata, bahkan ada yang tidak mengenal tapi mendoakan sehingga para imam baru bisa ditahbiskan.

Pembinaan di seminari pun tidak berjalan singkat tapi panjang. Melewati proses dan waktu yang panjang termasuk di masa tahun rohani, pastoral, diakonal, bahkan ada yang bertambah waktunya di masa tertentu,

“Kita berharap, dengan peristiwa iman ini, tahbisan imam ini, para imam baru ini membawa damai sejahtera di manapun mereka berada, baik yang ditempatkan di paroki atau tempat-tempat khusus, di tengah-tengah umat di mana mereka berada,” ujarnya.

Para imam baru, Uskup Manado, wali umat, dua anggota DPRD Sulut foto bersama di acara syikuran di Wisma Montini.

Dalam sambutannya mewakili para imam/pastor baru, Pastor Franstosius Kadoang Pr mengungkapkan, “Hari ini adalah hari syukur dan pengakuan akan kasih setia Allah dalam hidup kami. Di hadapan Gereja, melalui tangan bapa Uskup kami dipersembahkam.kepada Allah sebagai imam. Kami percaya, bukan karena kami layak tetapi karena Tuhan berbelas kasih dan memanggil kami dalam kasihNya yang tidak pernah berkesudahan.”

Hari ini, sambungnya, adalah hari di mana Tuhan menyentuh hidup kami secara baru, bukan dengan kilatan cahaya dari langit tapi dengan kasih yang nyata lewat tangan Gereja yang mengutus, dan lewat doa-doa umat yang senantiasa menyertai.

Ditegaskan, hari ini, bukanlah akhir dari perjalanan tapi awal dari perutusan. Kami datang bukan membawa kesempurnaan tapi membawa hati yang mau belajar, melayani dan mencintai

“Dalam perjalanan panggilan ini, kami masing-masing punya pengalaman pribadi bersama Tuhan. Ada saat hati kami berkobar-kobar, saat kami mendengar sabdaNya, saat kami merasa Tuhan hadir dan menyapa dengan sangat nyata,'” ujarnya.

Dalam kebersamaan itu, jelasnya, Tuhan berkata, marilah dan kamu akan melihatnya. Maka kami datang, kami melihat, dan kami mengalami bahwa hidup bersamaNya sungguh memberi arah dan harapan,

Disebutkan, di tengah perjalanan yang tidak mudah, kami pun berkata dengan iman sederhana : aku percaya, Tuhan. Dan hari ini kami berani berkata , Bertolaklah ke tempat yang dalam, sebab kami tahu bahwa Tuhan ingin kami menjala jiwa-jiwa dalam kasihNya. Sebab seperti dikatakan Yesus, Tuhan memerlukannya. Itulah keyakinan yang menguatkan kami untuk berkata, ya.

Kadoang dan rekan-rekan imam baru memohon dukungan doa dari umat Allah. Mereka hanyalah manusia biasa yang sedang.belajar menjadi gembala. Mereka akan jatuh dan terluka tapi mereka percaya dengan rahmat Tuhan dan dukungan umat,.mereka bisa tetap berjalan.

“Doakan kami agar kami menjadi imam yang tendah hati, setia dan penuh semangat melayani,” tandas imam yang mendapat tugas di Paroki St. Petrus Tolai, Sulawesi Tengah ini.

Usai perayaan ekaristi, tahbisan imam baru dilanjutkan dengan syukuran di Wisma Montini (kompleks keuskupan Manado) serta di kompleks Pastoran Gereja HTM Katedral. Kedua lokasi berjarak dekat.

Syukuran tahbisan ini turut dihadiri sejumlah undangan seperti anggota DPRD Sulut Louis Lucky Schramm dan Rhesa Waworuntu dan istri, wali umat (Argo Sumayku dan istri), para imam, suster, frater, bruder, keluarga dan umat parokinya imam baru serta umat Paroki HTM Katedral Manado. (elka)

Meimonews.com – Setelah melalui proses pembinaan selama beberapa hari, sebanyak 104 orang mendapat Sakramen Krisma oleh Uskup Manado Mgr. Benedictus Estephanus Rolly Untu MSC di Gereja Paroki Santu Josep Pelindung Pekerja (SJPP) Manado, Kamis (1/5/2025).

Misa Krisma yang dipimpin Mgr. Rolly di dampingi Pastor Wilfrits Siunta Pr (Pastor Paroki), Pastor I Made Pantyasa Pr dan Frater Diakon Damianus Daga Pr ini dilaksanakan pada momen Peringatan Pesta Pelindung Paroki SJPP Manado. Sebagai Wali Krisma, Vecky Kaligis dan Febiani Mangulu,

Krismawan/wati (51 laki-laki dan 54 perempuan) tersebut ada yang masih anak-anak tapi ada juga yang sudah dewasa tapi belum kawin dan ada pula yang sudah menikah. Mereka yang menerima Sakramen Krisma, setelah menerima Sakramem Pembaptisan dan Sakramen Ekaristi.

Uskup Manado dalam kotbahnya menjelaskan, Sakramen Krisma adalah sakramen kepenuhan iniisiasi. Dengan demikian keanggotaan para calon krismawan/wati dikukuhkan dalam kesatuan dengan gereja Kristus.

Menurut Mgr. Rolly, tentu saja mereka telah disiapkan untuk memahami dan menerima Sakramen Krisma, sakramen inisiasi, yang diketahui bersama adalah orang dengan segala persiapan dipersatukan dengan Kristus dan diparsatukan dalam suatu komunitas umat Allah, gereja kudus.

Disebut kepenuhan karena orang-orang dewasa akan iman yang sudah ditanamkan dan diberikan sebelumnya. Itu berarti Sakramen Krisma berkaitan dengan dua sakramen sebelumnya, yakni Sakramen Pembaptisan dan Sakramen Ekaristi.

Dibaptis, dijadiikwn satu dengan Tuhan, menjadi anak-anak Allah, dan ekaristi bahwa ketika disampaikann Tubuh Kristus, kita menjawab amin. Tuhan ada di dalam diri kita.

Melalui sakramen Krisma, keanggotaan itu, menjadi anak-anak Allah, menjadi anggota keluarga besar Allah, dan kemudian lewat Sakramen Krisma dipersatukan dengan Kristus, kita menjadi penuh dengan Roh Kudus..

Mantan Provinsial MSC Indonssia ini mengajak untuk melihat peristiwa besar dalam diri kita sebagai kepenuhan keanggotaan sebagai anggota gereja.

Dalam Sakramen Krisma,i kita dicurahkan Roh yang sama untuk pergi, menjadi saksi Kristus. “Ini anugerah khusus, memberi damai di manapun kamu berada,” ujar uskup kelahiran 4 Januari, yang pada keesokan harinya (5 Januari) menerima Sakramen Pembabtisan.

Lewat Sakramen Krisma ini, sebut Uskup kelahiran Lembean (Minahasa Utara), para krismawan/wati diingatkan akan.pembabtisan sebagai anak-anak Allah, dan Tuhan mau anda tetap menjadi anak-anak Allah. Tuhan Yesus datang ke dunia untuk mengangkat kita sebagai anak-anak tunggal Allah supaya bersama dengan Dia kita dibangkitkan, dan mengambil bagian dalam kebangkitanNya dan diangkat ke Surga, dimuliakan.

Diingatkan, dimuliakan dengan pembaptisan, menyambut Tuhan sesering mungkin, lalu diberikan kekuatan dalam menghadapi hidup ini, untuk menghadapi hari-hari ke depan, anda tetap kuat, tumbuh, berkembang dan berbuah dengan rupa-rupa cara dan rupa-rupa karunia.

Kalak BPBD Manado Donald Sambuaga saat membacakan sambutan Wakil Walikota Manado Richard Sualang

Wakil Walikota (Wawali) Manado Richard Sualang dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Kepala Pelaksana (Kalak) Badan Penanggunggilangan Bencana Daerah (BPBD) Manado Donald Sambuaga menegaskan, perayaan Pesta Pelindung dan Penerimaan Sakramen Krisma menjadi momen yang sangat berharga bagi yang menerimanya.

“Sakramen Krisma ini bukan hanya tentang menerima Roh Kudus tetapi juga tentang komitmen baru dalam hidup iman melalui Krisma. Mereka dipanggil untuk menjadi saksi Kristus, membawa terang dan damaiNya ke dalam kehidupan keluarga, gereja dan masyarakat,” sebutnya,

Wawali mengajak untuk mendukung para krismawan/wati dalam petjalanan mereka dalam keyaikinan iman ini agar mereka semakin teguh dalam keyakinan dan semakin bersemangst dalam pelayanan. (elka)

Meimonews.com – PT Bank SulutGo (BSG) dan Kementerian Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) RI menandatangani perjanjian kerjasama (PKS) pembiayaan subsidi bunga/marjin Kredit Usaha Rakyat (KUR) serta subsidi Imbal Jasa Penjaminan (IJP) bersama Kementerian Usaha Mikro, Kecil dan Menengah.

Acara penandatanganan PKS berlangsung di Nareswara Ballroom, SMESCO Indonesia, Jakarta, Jumat (25/4)2025)

Direktur Utama Bank SulutGo Revino M. Pepah hadir langsung dalam penandatanganan tersebut. Turut hadir pula Direktur Utama seluruh perbankan di Indonesia, menandakan kolaborasi besar lintas lembaga keuangan untuk mendukung pembiayaan UMKM nasional. Penandatanganan ini Menteri UMKM Maman Abdurrahman.

Langkah strategis ini merupakan wujud komitmen Bank SulutGo dalam mendukung pelaku UMKM naik kelas melalui penyaluran KUR yang menyentuh seluruh sektor riil di Sulawesi Utara dan Gorontalo.

BSG telah dikenal dengan berbagai skema KUR, seperti KUR Bohusami yang menyasar sektor pertanian, peternakan, perikanan, perdagangan, pariwisata, hingga pemberdayaan perempuan pelaku UMKM. Model KUR Bohusami juga menonjolkan pembinaan dan pengawasan untuk memastikan keberlanjutan usaha dan peningkatan ekonomi masyarakat.

Penandatanganan kerjasama ini diharapkan dapat memperluas akses pembiayaan bagi UMKM, sejalan dengan target penyaluran KUR BSG yang pada tahun 2025 sebesar Rp160 miliar. Dengan adanya subsidi bunga/marjin KUR, pelaku UMKM akan semakin terbantu dalam memperoleh modal usaha dengan biaya yang lebih ringan

Menteri UMKM Maman Abdurrahman menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah dan perbankan untuk mempercepat pertumbuhan UMKM sebagai tulang punggung ekonomi nasional. Kolaborasi ini juga mendukung upaya pemerintah dalam memperluas akses keuangan formal bagi pelaku usaha kecil dan menengah di seluruh Indonesia.

Penandatanganan ini menjadi momentum penting bagi BSG untuk terus memperkuat peran sebagai bank pembangunan daerah yang inovatif dan berdaya saing, serta berkontribusi nyata dalam pemberdayaan UMKM di wilayah Sulawesi Utara, Gorontalo, dan nasional. (Afer)

Meimonews.com – Pelaksanaan Ujian Tertulis Berbasis Komputer (UTBK) Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) Universitas Negeri Manado (Unima) telah memasuki hari kedua, Kamis (24/4/2025).

Ada sebanyak 1309 peserta yang ikut UTBK yang dibuka pelaksanaannya oleh Wakil Rektor 1 (Bidang Akademik) Mister Gideon Maru, mewakili Rektor Unima Joseph Philip Kambey, Rabu (23/4/2025).

Karena ingin berjalan dengan baik, lancar dan sukses, Rektor Unima terus memantau pelaksanaan kegiatan mulai dari hari pertama tersebut, yang akan berakhir Minggu (27/4/2025).

Di dampingi para Wakil Rektor, Kepala LP3M Unima Patricia Silangen, Kepala Biro Perencanaan, Kerja Sama dan Humas Vivi W. Saroinsong, Kepala Biro Akademik Irwany Herko Maki dan panitia, Rektor tak ingin pelaksanaan kegiatan yang diadakan di gedung Pusat Komputer (Puskom) Unima ini tak ada kendala atau berjalan tidak sesuai aturan yang berlaku.

“Pak Rektor berharap agar kekurangan tahun-tahun sebelumnya tidak terjadi lagi pada pelaksanaan tahun ini dan tahun-tahun ke depan,” ujar Sekretaris Panitia Penerimaan Mahasiswa Baru Unima Tahun 2025 Vivi W. Saroinsong kepada Meimonews.com di kompleks Gedung Puskom Unima Tondano, Kamis (24/4/2025).

Dikemukakan, sebagai pelaksana UTBK, kegiatan ini harus berjalan aman, tertib, lancar dan sesuai aturan yang ada. Tak kalah penting adalah clean (bersih) dan berintegritas akademik

Peraturan seperti peserta tidak boleh terlambat tetap menjadi perhatian dan tidak boleh terjadi. Ada peserta yang terlambat maka dikeluarkan. Pada prinsipnya, ikut aturan pusat.

“Kami bangga Rektor sangat perhatian dan berkomitmen untuk kemajuan Unima ke depan. Semoga ini berjalan dengan baik,” ujar Karo Vivi (sapaan akrabnya), yang di dampingi Kepala TIK Quido Kainde.

Ditambahkan, dibutuhkan pula dukungan dari sejumlah pihak baik di internal Unima maupun dari luar, dalam hal ini PLN karena ujian ini berbasis tes yang sangat membutuhkan prasarana seperti listrik. Bila listrik mati maka pelaksanaan tes ini akan mengalami gangguan.

Menurut Karo Vivi, pantauan yang terlihat, semua berjalan dengan baik dan lancar. Aturan-aturan yang ada tetap dipegang dan menjadi acuan. Tidak boleh ada yang dilanggar.

Yang terlambat tidak bisa masuk. Sesuai kepatutan. Tidak boleh ada uang membawa hp dan jam. Semua peserta tidak boleh membawa alat-alat yang dilarang. Semuanya harus tertib dan sesuai protap.

“Bangga karena monev berjalan dengan.baik. Hasil-hasil yang kurang baik tahun lalu diperbaiki tahun ini,” tandasnya seraya menambahkan, kondisi saat ini luar biasa. Sangat kondusif. Kondisi ini akan terus dipertahankan hingga pelaksanaan berakhir dan untuk seterusnya di tahun-tahun mendatang, sebagaimana diharapkan Rektor.

Pantauan Meimonews.com di lokasi kegiatan, terlihat sebagaimana disampaikan Karo Vivi. Tersedia pula fasilitas kesehatan. Petugas berserta prasaraa pendukung termasuk ambulans stand by di lokasi. (FA)

Meimonews.com – Pemukulan tetangkoren dan penanaman bibit pohon buah-buahan menandai acara pembukaan Dies Natalis ke-65 Fakultas Pertanisn (Faperta) Unsrat Manado yang diadakan di Agripark Faperta Unsrat, Kamis (24/4/2025).

Pemukulan tetengkoren dilakukan Rektor Unsrat Manado Oktovian Berty Alexanser Sompie sementara penanaman bibit pohon buah-buahan dilalukan Rektor, Kepala Dinss Pertanian dan Peternakan Sulut Wilhelmina Jasinta Nova Pangemanan (mewakili Gubernur Sulut Yulius Selvanus) dan Ketua Dharma Wanita Unsrat Ny, Sompie Kalesaran).

Mendampingi saat pemukulan tetangkoren dan penanaman bibit pohon tersebut, Wakil Rektor 1 Atthur G. Pinaria Wakil Rektor 2 Royke Montolalu, Wakil Rektor 3 Raflie Pinasang, Dekan Faperta Unsrat Dedie Tooy, beberapa Dekan di lingkungan Unsrat, Wakil-wakil Dekan Faperta Unsrat dan Panitia Pelaksana.

Rektor Unsrat Manado Oktovian Berty Alexander Sompie saat melskukan penanaman bibit pohon

Hadir pada acara penuh kekerabatan dan kegembiraan, ratusan civitas akademika Faperta Unsrat Manado dan.sejumlah tamu/undangan lainnya.

Acara pembukaan diwarnai pula dengan senam jantung bersama, atraksi kreativitas dosen dan mahasiswa yakni pertunjutan karate dan bank Arenga pinata, lomba line dance, bazar/pasar murah serta pemeriksaan kesehatan/pemeriksaan darah, pengobatan gratis, pemeriksaan mata dan golongan darah.

Kadis Pertanian dan Peternaksn Sulut Wilhelmina Jasinta Nova Pangemanan saat menanam bibir pohon

Menariknya, di sela lomba line dance, Seksi Acara Herry Pinatik dan kawan-kawan mendaulat para Wakil Rektor dan Dekan-dekan untuk mempertunjukkan ‘kebolehan’ mereka dalam berline dance, yang mendapat respons positif dari para hadirin termasuk Rektor.

Dalam laporannya, Ketua Panitia Pelaksana Dies Natalis ke-65 Faperta Unsrat Jeanne M. Paulus menjelaskan kegiatan-kegiatan yang akan dilaksanakan dalam rangka peringatan Dies yang mengangkat tema Inovasi dan kolaborasi dalam pencapaian swasembada pangan.

Salah satu peserta lomba line dance sedang beraksi

Selain kegiatan di acara pembukaan, akan dilaksanakan pengabdian masyarakat yang akan dilaksanakan di Kebun Percobaan Wailan Tomohon yang akan melibatkan Pemkot Tomohon, Dinas Pertanian, dan Kelompok Tani.

Dalam kegiatan ini ada MoU Unsrat dan Pemkot Tomohan dan Perjanjian Kerjasama Fakultas Pertanian dengan Dinas Pertanian Tomohon.

Kegiatan pemeriksaan kesehatan gratis

Untuk acara puncak, akan dilaksanakan pada minggu ke-3 Mei 2025 yakni rapat terbuka Senat Faperta, Orasi ilmiah dan Temu Alumni

Panitia akan juga melaksanakan Seminar Nasional FKPTPI (Forum Komunikasi Perguruan Tinggi Pertanian Indonesia) dan Kongres PAGI) dan Seminar Internasional pada Juli 2025.

Dekan Fapeta Unsrat mengungkapkan, peringatan 65 tahun ini diharapkan menjadi momen refleksi apa yang sudah dilakukan dalam perjalanan panjang sehingga Faperta Unsrat bisa berusia 65 tahun.

Dua mantan Dekan yakni Prof. Jantje Pelealu dan Prof. Robert Molenaar yang hadir.pada saat ini, sebut Tooy, berperan penting sehingga Faperta Unsrat bisa seperti sekarang. “Mereka turut terlibat dalam pengembangan Faperta sehingga bisa seperti ini,” ujarnya.

Tema yang diangkat pada dies kali ini, menurutnya, merupakan cerminan dari komitmen Faperta Unsrat meresponsi apa yang ditantang oleh Presiden dan Wakil Presiden RI terkait dengan swasembada pangan.

Dekan Faperta Unsrat Dedie Tooy saat memberikan sambutan

Dan, swasembada pangan di Indonesia diharapkan Presiden dan Wakil Presiden menjadi lumbung pangan dunia ke depan empat sampai lima tahun ke depan,

“Ini bukan hal mudah tapi kita percaya bahwa banyak yang bisa kita lakukan kalau kita kerja bersama,” tandas Tooy.

Rektor Unsrat Oktovian Berty Alexander Sompie ketika memberikan sambutan

Dalam sambutannya, Rektor Unsrat mengurai pula tema yang diangkat pada peringatan dies tahun, yang sejalan dengan program Pemerintah Pusat,

Disebutkan, tema yang diusung pada peringatan kali ini, bukan sekedar seruan melainkan sebuah refleksi mendalam atas tanggung jawab bersama.

“Di tengah tantangan global yang semakin kompleks (mulai dari perubahan iklim, krisis pangan hingga tekanan ekonomi), kita dituntut tidak hanya berpikir cerdas, tapi juga bergerak bersama dalam semangat kebersamaan,” ujarnya,

Swasembada pangan, sebutnya, adalah mimpi besar yang hanya bisa diwujidkan sinergi antara ilmu pengetahuan, teknologi, kebijakan dan semangat gotong-royong seluruh elemen bangsa,

Rektor Unsrat di awal sambutannya menyampaikan puji dan syukur ke hadirat Tuhan yang Mahaesa karena atas rahmat dan karunianya, Faperta Unsrat bisa memperingati Dies Natalis ke-65.

65 tahun, sebutnya, adalah perjalanan panjang yang diwarnai dengan dedikasi, inovasi, dan pengandian tanpa henti dalam membangun peradaban pertanian yang unggul dan berkelanjutanberkelanjutan.

“Selamat merayakan dies natalis ke-65 Fakultas Pertanian Universitas Sam Ratulangi. Semoga perjalanan panjang ke depsn semakin penuh dengan karya nyata yang bermanfaat bagi bangsa dan negara,” ujar Rektor. (FA)