Meimonews.com – Langkah proaktif dan pemuh semangat yang tak mengenal lelah ditunjukkan tim Bapenda Sulut pimpinan June E. Silangen.

Betapa tidak, walaupun cuaca panas yang disertai terik matahari, tim Bapenda Sulut yang terdiri dari pimpinan dan staf kantor pusat dan UPTD PPD (Unit Pelaksana Teknis Daerah Pengelola Pajak Daerah) se-Sulut melakukan kegiatan turun lapangan (turlap).

Kegiatan konkrit guna mendukung progran Pemerintah Privinsi Sulut di bawah kepemimpinan Gubernur Mayjen TNI Purn Yulius Selvanus dan Wakil Gubernur Johanis Victor Mailangkay ini sudah dilakukan sejak beberapa waktu lalu.

Setiap mnggu, pimpinan dan staf Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) ini melakukan turlap dan kegiatan jemput bola terkait upaya meningkatkan pendapatan daerah yang menjadi sumber pembiayaan pembangunan daerah.

Seperti terlihat Jumat (21/8/2026). Pimpinan dan staf kantor pusat dan UPTD PPD se-Sulut melakukan turlap ke pusat-pusat keramaian untuk melakukan labelling dan sosilisasi program keringanan pajak dalam rangka HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Kendatipun ada yang kerja dari rumah, hanya mengisi absen lewat zoom tapi langsung datang ke kantor untuk melakukan kegiatan turlap bersama dengan tim.

Kegiatan ini dilakukan dengan cara humanis dan dialogis. Para warga/wajib pajak diberikan infornasi dan imbauan untuk taat membayar pajak, apalagi saat ini sedang berlangsung program Pemprov Sulut berupa keringanan pajak kendaraan bermotor yang diharapkan dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya.

“Kegiatan ini kami (kantor pusat dan UPTD PPD) lakukan dengan penuh kegembiraan dan semangat. Semua pimpinan dan staf turun langsung ke lapangan,” ujar June dalam percakapan dengan Meimonews.com di sela kegiatan, Jumat (21/8/2026). (lexie)

Meimonews.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang mengadakan kunjungan kerja (kunker) ke Pemkot Manado, Jumat (21/8/2026).

Pemkot Semarang yang dipimpin Walikota Agustina Wilujeng dan rombongan diterima Walikota Manado dan tim di ruang Toar Lumimuut Kantor Walikota.

Hadir dalam kegiatan ini Sekretaris Daerah Kota Manado Steaven Dandel, Kepala Dinas Perhubungan Jeffry Worang, Kepala Dinas Perkim Peter Eman, Kepala Dinas Kominfo Noviyanti Mongkau, Kabag Prokopim Setda Kota Manado Gladly Taliawo, rombongan Pemkot Semarang, serta undangan lainnya.

Kunker tersebut dilakukan dalam rangka memperoleh informasi dan mempelajari pengalaman Pemkot Manado dalam pengelolaan Penerangan Jalan Umum (PJU), khususnya terkait penerapan sistem pemantauan berbasis Internet of Things (IoT) serta pemanfaatan PJU tenaga surya (solar cell).

Dalam kesempatan tersebut, Walikota Semarang memaparkan secara umum kondisi Kota Semarang, meliputi penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan, serta kehidupan sosial kemasyarakatan.

Selanjutnya, Walikota Manado menyampaikan gambaran mengenai Kota Manado, mulai dari kondisi wilayah dan kependudukan, kehidupan sosial kemasyarakatan, hingga penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan.

Pembahasan kemudian difokuskan pada pengelolaan PJU di Kota Manado. Walikota menjelaskan, saat ini terdapat sekitar 15 ribu titik PJU di Kota Manado.

Pengelolaannya mencakup aspek operasional, pengawasan di lapangan, serta koordinasi dengan pihak-pihak terkait, termasuk mekanisme kerja sama dengan PT PLN.

Salah satu hal yang menjadi perhatian dalam pengelolaan PJU adalah pola pengawasan yang melibatkan Ketua Lingkungan (Kaling). Menurut Walikota, Kaling memiliki peran penting karena mengetahui kondisi PJU di wilayah masing-masing.

Apabila ditemukan PJU yang tidak berfungsi, informasi tersebut dapat segera dilaporkan untuk ditindaklanjuti oleh instansi teknis terkait, termasuk Dinas Perkim Kota Manado.

Selain sistem pemantauan berbasis IoT, pemanfaatan PJU tenaga surya (solar cell) turut menjadi salah satu materi yang dibahas dalam pertemuan tersebut.

Pertemuan kemudian ditutup dengan pertukaran cendera mata antara Pemkot Manado dan Pemkot Semarang. (elka)

Meimonews.com – Sebanyak 1.017 lulusan Unsrat dari 11 fakultas diwisuda gelombang pertama tahun akademik 2026/027 pada Sidang Senat Unsrat yang diadakan di Auditorium Unsrat Manado, Kamis (20/8/2026).

Lulusan gelombang pertama tahun akademik 2026/2027 tersebut, sebagaimana Laporan Wakil Rektor 1 Unsrat Arthur Gehart Pinaria, terdiri dari Program Doktor/S3 sebanyak 11 orang, Program Magister/S2 (94 orang), Program Pendidikan Dokter Spesialis 1 (37 orang), Program Pendidikan Profesi (130 orang), Program Sarjana/S1 (745 orang).

Dari lulusan yang diwisuda tersebut ada seorang yang memiliki keterbatasan fisik (disabilitas netra). Saat memulai memberikan sambutan Plt. Rektor Jamaluddin Jompa meminta yang bersangkutan untuk berdiri dan Plt. Rektor menyampaikan apresiasinya karena yang bersangkutan telah berhasil menyelesaikan studi dengan dukungan beasiswa Unsrat.

Plt. Rektor Unsrat Jamaluddin Jompa saat memberikan sambutan (gambar atas). Wakil Rektor 1 Arthur Gehart Pinaria saat memberiksn laporan (gambar bawah)

“Pencapaian ini menjadi bukti nyata bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk meraih.prestasi, selama ada tekad, kesempatab dan dukungan yang inklusif,” ujar Plt. Rektor.

Dikemukakan, keberhasilan saat ini bukanlah milik para wisudawan seorang. Di balik setiap toga yang dikenakan, ada tangan orangtua yang tidak pernah lelah menopang, ada doa keluarga yang diam dipanjatkan, serta ada ketulusan para dosen dan tenaga kependidikan yang mendampingi perjalanan para wisudawan.

“Karena itu, sebelum kita melanjutkan sukacita ini saya mengajak wisudawan-wisudawati untuk sejenak menoleh kepada orangtua dan keluarga. Tataplah wajah-wajah yang mungkin hari ini menyimpan airmata kebahagiaan,” ujar Rektor Universitas Hasanuddin (Unhas) ini.

Dalam hati, sambungnya, sampaikanlah terima kasih. Sebab, boleh jadi, sebagian dari mereka menunda banyak impian agar wisudawan/wisudawati dapat meraih impian pada hari ini.

Ditegaskan, setelah wisuda ini, dunia mungkin tidak menyambut dengan jalan yang mudah. Ketika saat itu datang, jangan menganggap diri  gagal. Ingatlah perjuangan para pendiri bangsa. Mereka tidak berhenti ketika menghadapi keterbatasan.

“Maka, teruslah belajar, sebab ijasah menandai selesainya suatu jenjang pendidikan, bukan berakhirnya proses belajar. Tetaplah rendah hati, sebab ilmu yang tinggi hanya akan bermakna apabila disertai budi pekerti. Jagalah nama baik diri, keluarga, dan almamater Unsrat di tengah masyarakat,” ajaknya.

Wakil Gubernur Sulut Johanis Victor Mailangkay saat memberikan sambutan mewakili Gubernur Sulut (gambar atas) dan Kapolda Sulut Irjen Pol. Roycke Harry Langie saat memberikan sambutan (gambar bawah)

Gubernur Sulut Mayjen TNI Purn. Yulius Selvanus dalam sambutan tertulis yang dibacakan Wakil Gubernur Johanis Victor Mailangkay mengungkapkan, gelar akademik yang diraih adalah hasil dari proses panjang yang membutuhkan kerja keras, disiplin, ketekunan dan pengorbanan.

“Karena itu, jangan melihat wisuda ini hanya sebagai akhir dari sebuah perjalanan pendidikan tetapi jadikan momen ini sebagai awal dari perjalanan pengabdian yang lebih besar,” sebut Gunernur.

Wisuda ini, menurut Gubernur, adalah keberhasilan bersama, seperti,orangtua/wali dan keluarga. Ada airmata dan perjuangan dan doa yang akhirnya terbayar dengan suatu kebanggaan (diwisuda).

Gubernur memberikan apresiasi kepada seluruh jajaran Unsrat atas komitmen menjaga mutu pendidikan dan terus melahirkan sumber daya manusia yang unggul.

Pemprov Sulut, sebut Gubernur, siap terus membangun sinergi dan kolaborasi dengan Unsrat dalam mendukung pembangunan daerah, penelitian , inovasi dan pengembangan SDM serta berbagai program yang memberilan dampak nyata bagi masyarakat.

Wagub Sulut yang adalah alumni Unsrat (lulusan tahun 2003 dan 20-an tahun menjadi dosen Fakultas Hukum) secara pribadi, sebelum membacakan sambutan Gubernur, memberikan motivasi kepada para wisudawan dan atas nama keluarganya menyampaikan selamat kepada.para lulusan yang telah diwisuda dan keluarga wisudawan/wisudawati.

Kapolda Sulut Irjen Pol. Roycke Harry Langie dalam sambutannya menyampaikan selamat kepada para wisudawan. “Selamat berkarya dan jadilah para wisudawan yang mematuhi atiuran, dan menjunjung tinggi, seperti yang di Mars Unsrat, tridharma perguruan tinggi,” ujarnya.

 

Kapolda yakin hal tersebut sudah ada dalan benak para wisudawan. Tapi, yang paling penting, harus diimplementasikan dalam karya dan kerja supaya menghasilkan suatu yang berguna atau outcone yang penting bagi negara dan bangsa.

Putra kawanua ini mengajak untuk satukan diri dan dengan penuh semangat membangun daerah Sukaweai Utara yang lebih baik. Ia dan jajaran Polda Sulut siap mendukung semua yang menjadi program Rektor dan seluruh jajaran. (FA)

Meimonews.com – Walikota Manado Andrei Angouw mengingatkan, kedaulatan harus terus dijaga melalui persatuan dan keberamaan, keadilan diwujudkan melalui imtegritas serta keberpihakan kepada masyarakat.

Hal tersebut disampaikan Walikota Manado ketika memberikan sambutan pada upacara memperongati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Imdonesia yang diadakan di Lapangan Sparta Tikala Manado, Senin (17/8/2026).

Untuk kemakmuran, sambung Walikota Manado yang menjadi Inspektur Upacara (Irup), dapat dicapai melalui kerja keras, kolaborasi, dan inovasi.

“Kemerdekaan bukan akhir dari perjuangan, melainkan awal dari tanggung jawab kita untuk membangun negeri ini menjadi lebih baik. Mari kita isi kemerdekaan ini dengan karya nyata bagi kemajuan Kota Manado dan Indonesia,” ujar Walikota.

Mantan Ketua DPRD Sulut ini Wali mengajak seluruh masyarakat untuk merefleksikan kembali makna kemerdekaan yang telah memasuki usia ke-81 tahun dengan mengusung tema Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur.

Hadir pada upacara ini, Wakil Walikota Manado Richard Sualang, Ketua dan Wakil Ketua Tim Penggerak PKK Kota Manado Ny. Irene Angouw-Pinontoan dan.Merry Mawardi, jajaran Forkopimda Kota Manado, Sekretaris Daerah Kota Manado Steaven Dandel, Ketua DWP Kota Manado Syenny Dandel-Tamuntuan.

Selain itu, Pimpinan dan anggota DPRD Kota Manado, para Asisten, Kepala Perangkat Daerah, Direktur Utama BUMD Kota Manado, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta undangan lainnya.

Rangkaian upacara diawali dengan pengibaran bendera Merah Putih oleh Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kota Manado, dilanjutkan dengan pembacaan teks Pancasila oleh Walikota Manado dan pembacaan teks Proklamasi oleh Ketua DPRD Kota Manado Aaltje Dondokambey. (elka)

Meimonews.com – Jamaluddin Jompa telah ditunjuk Mendiktisantek RI (Menteri Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi Republik Indonesia) sebagai Plt (Pelaksana Tugas) Rektor Unsrat pada 4 Agustus 2026.

Sejumlah tugas utama dipercayakan Mendiktisaintek RI untuk dilaksanakannya, sebagaimana sudah dipaparkan saat Rapat Pimpinan Unsrat, Rabu (5/8/2026).

Sejalan dengan itu dan untuk tindaklanjutnya maka sebagai Plt Rektor, Jumpo akan mengadakan konsolidasi dan ingin membangun Unsrat tetap kokoh dan tidak boleh tergoyahkan karena adanya status Plt Rektor.

“Plt Rektor hanyalah administratif, tetapi yang melaksanakan tugas Plt harus sukses dan bertanggung jawab,” ujarnya kepada wartawan usai memberikan sambutan pada kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKMB) Unsrat Tahun 2026, Jumat (14/8/2026).

Di dampingi Wakil Rektor 2 Roike Iwan Montolalu, Wakil Rektor 4 Steenie Edward Wallah, Humas Unsrat Max Rembang dan Staf Khusus Bidang Kemahaaiawan Ronny Gosal, Jompa menegaskan, ia harus all out dan memastikan seluruh proses akademik tetap berjalan dengan baik, proses tridharma perguruan tinggi tidak boleh ada yang terkurang, apalagi terhenti hanya karena adanya status Plt.

Ia berharap kehadirannya di Unsrat akan memberi angin segar. Ia memiliki tanggung jawab untuk melaksanakan amanat Mendiktisaintek RI yang mengangkatnya menjadi Plt Rektor.

“Karena perintah Menteri maka saya memiliki tanggung jawab untuk melaksanakan perintah tersebut. Harus menyediakan waktu dan energi untuk melaksanakan perintah tersebut,” ujar guru besar dan dosen di bidang Biologi dan Ekologi Kelautan pada Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan Unhas.

Ia ingin agar Unsrat memiliki SIM (sistem informasi managemen). Oleh karenanya, ia akan memproses program digital office electronic. Surat-surat yang keluar harus menggunakan sistem tersebut.

Diakui, memang sulit membagi waktu karena ada dua jabatan yang diembannya sekarang (Rektor Unhas Makassar dan Plt. Rektor Unsrat Manado). Bolak – balik Manado – Makassar. Oleh karena itu, ke.depan AI (Artificial intelligence) akan dijadikan program prioritas.

Ditegaskan, kepemimpinan harus berbasis AI administrasi. Kita harus membuat sistem agar keluhan masyarakat bisa segera dilayani. Agar ada kepuasan dari masyarakat.

“Saya pendatang baru tapi saya ingin agar Unsrat akan lebih maju lagi,’ ujar akademisi kelahiran Takalar (Sulsel), 8 Maret 1967 ini. (Lexie)

Meimonews.com – Tim Penilai Uji Petik Nomine Pemerintah Kota Manado memgadakan pertemuan dengan Walikota Manado Andrei Angouw di Ruang Rapat Mall Pelayanan Publik (MPP) Manado, Selasa (11/8/2026).

Pertemuan yang turut dihadiri Sekretaris Daerah Kota Manado Steaven Dandel, sejumlah Kepala Perangkat Daerah, Ketua Kadin Manado, serta undangan lainnya tersebut terkait dengan Penilaian Kinerja Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) dan Percepatan Pelaksanaan Berusaha (PPB) Kota Manado.

Penilaian Kinerja PTSP dan PPB merupakan evaluasi yang dilakukan untuk mengukur kualitas penyelenggaraan pelayanan perizinan sekaligus melihat berbagai upaya pemerintah daerah dalam menciptakan iklim investasi dan kemudahan berusaha yang semakin baik.

Penilaian ini juga mendorong peningkatan transparansi, akuntabilitas, efektivitas pelayanan, serta kualitas tata kelola pemerintahan daerah.

Dalam penilaian kinerja PTSP, sejumlah aspek yang menjadi perhatian antara lain efektivitas kelembagaan, ketersediaan sarana dan prasarana, kompetensi sumber daya manusia (SDM), serta standar pelayanan publik pada Dinas Penanaman Modal dan PTSP (DPMPTSP).

Sementara itu, penilaian kinerja PPB mencakup berbagai aspek terkait kecepatan, kemudahan, dan kepastian dalam pelayanan perizinan berusaha berbasis risiko bagi investor maupun pelaku usaha.

Dalam pertemuan tersebut, tim penilai juga melakukan wawancara dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Manado terkait penyelenggaraan pelayanan PTSP dan berbagai upaya percepatan pelaksanaan berusaha yang telah dilakukan.

Tim penilai turut memberikan sejumlah masukan dan rekomendasi yang dapat menjadi perhatian Pemerintah Kota Manado dalam mempertahankan sekaligus meningkatkan kualitas kinerja pelayanan.

Kota Manado sendiri telah tiga kali masuk dalam nominasi penilaian kinerja PTSP dan PPB dan pada penilaian sebelumnya berhasil menempati peringkat ketiga secara nasional.

Tim penilai berharap Pemerintah Kota Manado dapat menjaga konsistensi kinerja yang selama ini telah berjalan dengan baik serta terus melakukan berbagai inovasi dan peningkatan kualitas pelayanan guna menciptakan iklim investasi yang semakin kondusif.

Setelah penyampaian hasil dan arahan dari tim penilai, kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan Berita Acara dari Tim Penilai kepada Walikota Manado. (elka)

Meimonews.com – Rumah Sakit Umum Pusat Prof. Dr. RD Kandou (akrab disebut RSUP Kandou) Manado menandatangani komitmen nasional dalam upaya percepatan dan peningkatan pelayanan kesehatan ibu dan anak.

Penandatanganan komitmen tersebut dilakukan Direktur Utama RSUP Kandou Starry Homenta Rampengan saat Rapat Koordinasi (Rakor) Percepatan dan Penaingkatan Pelayanan Kesehatan (yankes) Ibu dan Anak di Jakarta, Jumat (7/8/2026).

Rakor yang dihadiri antara lain Direktur Jenderal Kesehatan Lanjutan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI Azhar Jaya, beberapa guru besar seperti Rinawati Rohsiswatmo, dan Hananto Andriantoro, serta dari RSUP Kandou (rumah sakit utama layanan KIA) dan RSUD ODSK (Sulut), RSUD Prof.  Aloei Saboe (Gorontalo) dan RSUD dr. Chasan Boesoirie (Maluku Utara) ini dilaksanakan Rabu – Jumat (5-7/8/2026).

Dari RSUP Kandou dihadiri oleh Dirut dan Direktur Medik dan Keperawatan Wega Sukanto.

Penandatanganan komitmen ini bukan sekadar seremonial, melainkan janji dan tanggung jawab besar rumah sakit rujukan Indonesia bagian Timur yang telah memiliki antara lain Akreditasi Paripurna dari Komisi Akreditasi Rumah Sakit (KARS) dan Akreditasi internasional untuk rumah sakit pendidikan, yang menegaskan komitmennya untuk bertekad sepenuh hati untuk meningkatkan standar pelayanan kesehatan ibu dan anak yang lebih baik, lebih aman, dan lebih merata.

“Penandatanganan komitmen ini menjadi bukti nyata keseriusan RSUP Kandou dalam mendukung program pemerintah untuk menurunkan angka kematian ibu dan anak, serta meningkatkan kualitas layanan kesehatan yang merata dan berkualitas bagi seluruh masyarakat, khususnya di wilayah Sulawesi Utara dan sekitarnya,” jelas Dirut.

“Kami akan terus memperkuat sistem rujukan, meningkatkan kompetensi tenaga kesehatan, serta menyediakan fasilitas dan sarana penunjang yang memadai, sehingga setiap ibu dan anak yang datang ke rumah sakit kami mendapatkan pelayanan terbaik tanpa pengecualian,” tambah pemilik Certifiet Patient Centered Care Professional (CPPCC) di Komisi Akreditasi Rumah Sakit 2025 ini.

Semua ini, sebutnya, dilakukan RSUP Kandou, yang saat ini menjadi pengampu 17 RS di Sulawesi Utara, 6 Gorontalo, dan 11 RS di Maluku Utara, demi menurunkan angka kematian ibu dan bayi, serta mewujudkan generasi bangsa yang lebih sehat dan berkualitas.

“Ini adalah wujud pengabdian kami kepada masyarakat, khususnya masyarakat Sulawesi Utara dan Indonesia secara keseluruhan.” tandas dokter yang pernah ikut Pelatihan Tata Kelola Etik mengacu Kodersi 2022 dan Penerapannya di Rumah Sakit di PERSI 2024 ini. (Fer)

Meimonews.com – Rektor Universitas Hasanudin (Unhas) Makasar Jamaluddin Jompa diangkat Kementerian Pendidilan Tinggi, Sains dan Teknolpgi (Kemendiktisantek) RI sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado menggantikan Oktovian Berty Alexander Sompie.

“Benar telah ada Plt Rektor Unsrat berdasarkan SK Kemendiktisaintek RI menggantikan Prof Sompie,” ujar Wakil Rektor 4 Unsrat Steenie Edward Wallah kepada Meimonews.com via telefon, Rabu (5/8/2026).

Humas Unsrat Max Rembang, yang dihubungi sebelumnya, mengakui hal yang sama bahwa sudah ada Plt. Rektor Unsrat. “Saat ini sedang ada rapat yang dipimpin Plt Rektor,” ujar Rembang.

Rapat perdana pimpinan Unsrat yang dipimpin Plt Rektor Jamaluddin Jompa

Sesuai perkembangan yang ada, setelah pengangkatannya sebagai pimpinan universitas kebanggaan masyarakat Sulut ini, Jompa langsung bergerak cepat dengan mengadakan rapat perdana.

Rapat yang diadakan di ruang rapat Rektor ini dihadiri Ketua Senat Unsrat, para Wakil Rektor, para Kepala Lembaga dan Biro serta para Dekan se-Unsrat. (FA)

Meimonews.com – Walikota Manado Andrei Angouw menegaskan, seluruh instansi harus mengubah pola penanganan bencana dari yang bersifat reaktif menjadi preventif.

“Kolaborasi lintas sektor menjadi kunci agar dampak El Nino dapat diminimalkan sejak dini,” ujar Walikota ketika memberikan sambutan pada Apel Gelar Pasukan Tanggap Bencana di Lapangan Apel Mapolresta Manado, Selasa (4/8/2026).

Apel tersebut, menurut Walikota, menjadi langkah awal memperkuat koordinasi lintas instansi sekaligus memastikan kesiapan personil dan peralatan dalam menghadapi berbagai potensi bencana selama musim kemarau.

Apel ini juga digelar menyusul meningkatnya kewaspadaan terhadap dampak fenomena El Nino yang diperkirakan memicu penurunan curah hujan dalam beberapa bulan ke depan.

Kondisi tersebut berpotensi menyebabkan kekeringan, berkurangnya pasokan air bersih, meningkatnya risiko kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), serta terganggunya ketahanan pangan dan stabilitas harga kebutuhan pokok

Sejumlah langkah strategis pun disiapkan, mulai dari penegakan larangan pembakaran lahan (zero burning), peningkatan patroli dan pemantauan titik panas (hotspot), penguatan koordinasi Satgas Pangan untuk menjaga ketersediaan bahan pokok, hingga pengawasan distribusi air bersih dan penyediaan sumber air di wilayah yang berpotensi mengalami kekeringan.

Kapolresta Manado Kombes Pol Irham Halid, menegaskan, Polresta Manado siap mendukung penuh upaya mitigasi yang dilakukan pemerintah daerah. Menurutnya, seluruh personel telah diarahkan untuk meningkatkan kesiapsiagaan melalui patroli, deteksi dini, edukasi kepada masyarakat, serta koordinasi yang intensif dengan seluruh instansi terkait.

“Penanganan dampak El Nino membutuhkan kerja sama semua pihak. Kehadiran Polri bukan hanya saat terjadi bencana, tetapi juga dalam upaya pencegahan agar risiko yang muncul dapat ditekan semaksimal mungkin. Sinergi yang kuat akan menjadi modal utama dalam melindungi masyarakat,” ujar Kapolresta.

Melalui apel tersebut, sambung Kapolresta seluruh peserta juga melakukan pengecekan kesiapan personil dan perlengkapan sebagai bentuk komitmen menghadapi berbagai kemungkinan yang dapat terjadi selama musim kemarau.

Kepada.masyarakat diimbau untuk ikut berperan aktif dalam upaya pencegahan bencana dengan menggunakan air secara bijaksana, tidak membuka lahan dengan cara membakar, serta segera melaporkan kepada aparat apabila menemukan titik api atau potensi kebakaran di lingkungan sekitar.

Melalui sinergi antara Polri, TNI, pemerintah daerah, dan seluruh elemen masyarakat, diharapkan Kota Manado mampu menghadapi dampak El Nino secara lebih siap, sehingga keselamatan masyarakat, kelestarian lingkungan, dan stabilitas keamanan tetap terjaga selama musim kemarau berlangsung.

Hadir pada apel yang dipimpin Walikota Manado yang juga membacakan amanat Kapolda Sulut Irjen Pol. Roycke Harry Langie ini adalah Wakapolresta Manado AKBP Eko Sisbiantoro, Kepala Dinas Kebakaran dan Penyelamatan Kota Manado Jimmy Rotinsulu, Kepala Pelaksana BPBD Kota Manado Donald Sambuaga, Kepala Satpol PP Kota Manado Novly Siwy, jajaran TNI-Polri, personil Dinas Kebakaran dan Penyelamatan, BPBD, Satpol PP, serta undangan lainnya. (FA)

Meimonews.com – Walikota Manado Andrei Angouw menegaskan, penilaian maturitas Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP) tidak hanya bertujuan memenuhi aspek administrasi maupun pengelolaan keuangan.

Penegasan tersebut disampaikan Walikota membuka Bimbingan Teknis (Bimtek) Penilaian Maturitas Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP) Terintegrasi Berbasis Aplikasi E-Integrity, yang diselenggarakan di Hotel Gran Puri Manado, Senin (3/8/2026).

Hadir dalam kegiatan ini Kepala Perwakilan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Sulut Heru Setiawan, selaku narasumber utama, Sekretaris Inspektorat Kota Manado, para kepala perangkat daerah, serta undangan lainnya.

Penilaian SPIP tidak hanya dua hal tersebut, “tetapi juga menjadi instrumen penting untuk memastikan setiap perangkat daerah melaksanakan tugas pokok dan fungsinya secara efektif, terukur, serta sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” ujarnya.

Penerapan SPIP secara konsisten, jelas mantan Ketua DPRD Sulut ini, akan memperkuat tata kelola pemerintahan yang efektif, transparan, dan akuntabel, sekaligus memastikan setiap kebijakan dan program berjalan sesuai sasaran yang telah ditetapkan.

Oleh karenanya, Walikota mengingatkan seluruh perangkat daerah agar mengikuti proses penilaian maturitas SPIP dengan sungguh – sungguh, termasuk melakukan penginputan data secara benar, lengkap, dan tepat waktu melalui aplikasi E-Integrity.

Menurut Walikota, data yang akurat menjadi dasar dalam mengukur tingkat kematangan sistem pengendalian intern serta menjadi acuan dalam penyempurnaan tata kelola pemerintahan di masa mendatang.

“Saya berharap setiap perangkat daerah dapat melakukan penginputan data penilaian maturitas SPIP Terintegrasi berbasis aplikasi E-Integrity dengan baik. Dengan demikian, kita dapat memastikan seluruh proses pemerintahan berjalan sesuai tugas, fungsi, dan target yang telah ditetapkan,” ujarnya. (elka)