Meimonews.com – Kota Manado dipercaya menjadi salah satu dari 41 daerah percontohsn pelaksanaan Digitalisasi Bantuan Sosial (Bansor) secara nasional.

Hal tersebut disampaikan Wakil Walikota Manado Richard Sualang ketika mmeberikan sambutan pada kegaiatan Sosiisasi Digitalisasi Bantuan Sosial dan Portal Perlinsos yang dirangkaikan dengan Bimbingan Teknis kepada Agen Pendamping (Training of Trainers).

Kegiatan yang diadakan di Gedung Serbaguna Pemerintah Kota Manado, Tikala, Kamis (2/7/2026) ini dibuka pelaksanaannya oleh Wakil Walikota Manado,

Kegiatan ini diikuti para agen Perlinsos yang akan berperan sebagai pendamping sekaligus pelatih dalam implementasi program digitalisasi bantuan sosial di Kota Manado.

Turut hadir Direktur Jaminan Sosial Kementerian Sosial RI Mardi Brilian Saleh (secara daring), Ketua Pokja Sembako Direktorat Jaminan Sosial Fahri Isnanta, Perwakilan Komite Percepatan Transformasi Digitalisasi Pemerintah Nabila Hanum, Kepala Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat Kota Manado Nevi Lenda Pelealu.

Kepercayaan tersebut menurut Wakil Walikota Manado, menjadi bukti kesiapan Kota Manado dalam mendukung transformasi digital pelayanan publik. (elka)

Meimonews.com – Catatan penting dan bersejarah dilakukan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK) Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado yang kini dipimpin Dekan Ockstan Jurike Kalesaran.

Hal ini dibuktikan dengan ditemukannya ikan species langka/purba bahkan dianggap sudah punah karena hidup di zaman Dinosaurus tersebut,

Ikan purba tersebut ditemukan di perairan Pulau Siladen (depan Resort Celebes Diver) oleh nelayan lokal bernama Soni Pontoh sekitar pukul 09.50 Wita saat melaut mencari ikan.

“Ikan purba jenis Raja Laut (Latimeria Manadoensis) tersebut ditemukan di Perairan Pulau Siladen pada Jumat (26/6/2026) pagi ” ujar Ockstan di dampingi Wakil Dekan 1 Daisy M. Makapedua dan Kepala UPA Laboratorium Terpadu Unsrat Stenly Wullur dalam percakapan dengan Meimonews.com di kompleks laboratorium, Selasa (30/6/2026).

Ikan langka/purba tersebut, tambahnya, saat ini telah disimpan di suatu lemari pendingin dengan suhu tertentu di Laboratorium Terpadu Unsrat.

Dibantu staf laboratorium, diperlihatkan isi lemari dan suhu dari lemari pendingin tersebut.

“Spesimen itu sangat penting terutama dunia sains karena species ini sebenarnya sudah tidak ada. Dia hidup di zaman Dinosaurus yang sudah tidak ada tapi ternyata masih ada,” tambah Stenly seraya menambahkan, satu tanda tanya besar di dunia sains, kenapa masih ada jenis ini ?

Berdasarkan informasi yang ada, sejumlah peneliti atau pihak tertentu baik dalam maupun luar negeri sudah berniat untuk datang ke Manado untuk melihat dan melakukan penelitian tentang ikan ini.

Penemuan/fenomena ini, sudah tentu selain membanggakan dan akan ada nilai tambah baik bagi daerah Sulut tapi juga Unsrat dan FPIK Unsrat karena akan ada kelanjutannya. (FA)

Meimonews.com -Sebanyak 8 (delapan) frater Tarekat Misionaris Hati Kudus Yesus (Missionarii Sacratissimi Cordi Yesu/MSC) ditahbiskan menjadi diakon pada Misa Tahbisan yang dipimpin Uskup Manado Mgr. Benedictus Estephanus Rolly Untu MSC di Kapel Biara Hati Kudus Skolastikat MSC Pineleng, Sabtu (27/6/2026).

Mendampingi Uskup pada misa konselebrasi ini adalah Wakil Dewan Provinsi MSC Indonesia P. Anselmus Jamlean, Supda MSC Sulkaltim P. Kornelius Kulikeban, Supda Skolastikat MSC Pineleng Aldrin Amstrong Rey.

Selain itu, Sekretaris Keuskupan Manado P. Poltje Pitoy MSC, Rektor Sekolah Tinggi Filsafat Seminari Pineleng (STFSP) P. Amrosius Wuritimur Pr, Ketua STFSP Pastor Barnabas Ohoiwutun MSC serta puluhan imam lainnya.

Mereka yang ditahbiskan adalah Fr. Meibivis Xaverius Rotikan Fr. Ekanisius Dedianto, Fr. Fransiskus Mario Charlos, Fr. Eusebius Verceli So’o Kowe, Fr.Joseph Kanar Tethol, Frater Jeffrey Claudius, Frater Basilio Bryan de Mang Nukak, dan Fr. Mario Mikael Mengko.

Para Diakon yang ditahbiskan foto bersama Uskup Manado dan beberapa pimpinan Tarekat MSC dan sejumlah imam/pastor, usai misa tahbisan

Upacara tahbisan terdiri dari pemilihan calon tahbisan, janji para diakon terpilih, tahbisan diakon berupa penunpangan tangan oleh uskup, doa tahbisan, pengenaan stola dan dalmatik serta penyerahan buku injil (evangeliarium).

Mewakili seluruh orangtua dari para diakon baru, Linda Tuegeh mengungkapkan bahwa hatinya tergetar oleh rasa bangga, haru, dan rasa pantas yang bercampur menjadi satu.

“Bagi kami para orangtua, rasanya baru kemarin kami mengantarkan anak-anak kami ke pintu seminari. Meyerahkan mereka dengan segala kepolosan, kelebihan dan kekurangan yang mereka miliki,” ujarnya.

Misa tahbisan diakon yang dihadiri selain para imam, para frater, suster dan bruder tapi oleh ratusan keluarga dan tamu undangan lainnya

Hari ini, para orangtua melihat mereka berdiri di altar suci, mengenakan stola dan dalmatik, siap melayani Tuhan dan sesama sebagai seorang diakon.

Sungguh ini bukan karena kehebatan para orangtua mendidik mereka, melainkan murni karena penyelenggaraan ilahi dan kasih karunia Tuhan yang bekerja dalam diri mereka

Oleh karenanya, para orangtua diakon berterima kasih kepada banyak pihak seperti para formator, pastor dan seluruh keluarga besar Tarekat MSC.

“Terina kasih karena telah menerima anak-anak kami apa adanya. Terima kasih karema telah mendidik, menuntun, meneguhkan, dan sabar mendampingi mereka selama masa formasi,” ujarnya.

Para pemberi sambutan usai misa tahbisan yang dipimpin Uskup Manado di dampingi puluhan imam/pastor

Di bawah naungan spiritualitas Hati Kudus Yesus, tambahnya, anak-anak mereka telah tumbuh menjadi pribadi yang siap diutus. Mereka sadar, tugas mendidik calon pelayan altar tidaklah mudah, dan cinta kasih yang tarekat ini berikan tidak akan mampu dibalas mereka. Mereka menyerahkan seutuhnya anak-anak mereka ke dalam pelukan misioner Tarekat MSC.

Mewakil para diakon baru, Fr. Meibivis Rotikan MSC mengungkapkan, mereka sadar bahwa mereka bukanlah orang sempurna sehingga mereka menerima rahmat ini, melainkan karena menyadari kerapuhan diri mereka maka mereka senantiasa mengusahakan sikap kerendahan hati dan dengan penuh iman berserah dan percaya kepada Hati Kudus Yesus, sumber segala rahmat.

“Anda sekalian mengetahui keberadaan kami, kekurangan kami, kelemahan kami dan kerapuhan diri kami. Demikian juga anda sekalian mengetetahui bagaimana perjuangan kami, bagaimana keadaan kami waktu bangkit ketika jatuh, bagaimana kami tidak menyerah pada kerapuhan diri kami, melainkan terus berusaha memperbaiki diri dan berserah pada penyelenggaraan ilahi Hati Kudus Yesus dan perantaraan Bunda Hati Kudus,” ujarnya.

 

Diakui, semua perjalanan atau pengalaman yang mereka lalui adalah bagian dari sekolah Hati Kudus Yesus. Maka, dalam kesadaran itu, Bunda Hati Kudus adalah pengajarnya, pelindung, dan penuntun arah bagi mereka dalam belajar memiliki hati yang sudah bergerak oleh belas kasihan.

Wakil Dewan Provinsi MSC Indonesia Pastor Aselmus Jamlean mengingatkan kepada kedelapan diakon tersebut untuk tidak mengukur nilai pelayanan hanya dari banyaknya pekerjaan yang dapat diselesaikan atau keberhasilan yang dapat dicapai.

“Tangan memang dapat bekerja tanpa kasih, tetapi hati yang dipenuhi kasih akan selalu menemukan cara untuk melayani. Itulah sebabnya Kongregasi kita tidak hanya membentuk pekerja-pekerja gereja, tetapi membentuk para misionaris yang membawa Hati Kudus Yesus ke tengah dunia,” ujarnya.

Dunia, menurutnya, tentu membutuhkan pelayan yang cakap dan terampil. Namun, lebih dari itu, Gereja membutuhkan pelayan yang kehadirannya membawa penghiburan, membangkitkan harapan, dan membuat orang semakin percaya bahwa Allah yeng mengasihi mereka.

Karena itu, sambungnya, di manapun konfrater diutus, janganlah pertama-tama bertanya, apa yang harus saya kerjakan tapi bertanyalah lebih dahulu bagaimana melalui hidup saya, orang dapat mengalami kasih Hati Kudus Yesus. “Saya percaya, di situlah letak misi yang sesungguhnya dari seorang Miaionaris Hati Kudua,” tegasnya.

Dalam sambutannya, Mgr. Rolly mengurai perjalanan seotang hingga bisa menerima tahbisan diskon. Ada sejarah panjang dari mereka, yang seperti diajarkan Kristus yakni datang bukan untuk dilayani tapi melayani.

Peran orangtua/keluarga, menurut Mgr. Rolly, memang sangat besar, yang kemudian diikuti pembinaan di seminari baik seminari kecil, menegah maupun seminari tinggi.

Mgr. Rolly berterima kepada orangtua diakon yang telah memberi anak-anaknya untuk melayani Tuhan, yang saat ini telah ditahbiskan menjadi diakon,

Diingatkan kepada para diakon untuk menjadi garam dan terang dunia di manapun berada. Selain itu, tetap bersemangat dalam melayani dan memberikan yang terbaik.

Usai misa tahbisan, diadakan syukuran di aula dan halaman Skolastikat MSC Pineleng yang diwarnai suasana kegembiraan dan kekeluargaan.

Di momen ini, keluarga, tamu/undangan memanfaatkan kesempatan untuk berfoto bersama baik dengan masing-masing diakon yang baru ditahbiskan tapi juga dengan Uskup Manado dan pimpinan Taraket MSC. (LAF)

Meimonews.com – RSUP Kandou Manado menerima bantuan alat kesehatan canggih berupa Heart Lung Machine (Mesin Jantung-Paru) dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) melalui program Strengthening Indonesia’s Healthcare Referral Network (SIHREN), Kamis (25/6/2026).

Penyerahan alat dilakukan oleh Planning and Budgeting Officer Direktorat Kesehatan Lanjutan Kemenkes RI Ahmed Ramadhan Nur Lubis, kepada Direktur Utama RSUP Kandou Starry Homenta Rampengan di dampingi jajaran direksi.

Program SIHREN merupakan inisiatif Kemenjes untuk memperkuat layanan rujukan nasional melalui penyediaan alat kesehatan bagi layanan prioritas Kanker, Jantung, Stroke, dan Uronefrologi (KJSU).

Kehadiran Heart Lung Machine di RSUP Kandou diharapkan meningkatkan kapasitas pelayanan bedah jantung dan penanganan kasus-kasus kompleks bagi masyarakat Sulawesi Utara dan kawasan Indonesia Timur.

Dirut RSUP Kandou menyampaikan apresiasi kepada Kemenkes RI atas dukungan yang diberikan. “Kami mengucapkan terima kasih kepada Kementerian Kesehatan RI atas kepercayaan yang diberikan kepada RSUP Kandou,” ujarnya,

Bantuan Heart Lung Machine melalui program SIHREN ini, menurut Dirut, semakin melengkapi layanan RSUP Kandoui dan akan terintegrasi dengan layanan yang telah ada maupun pengembangan layanan baru di Pusat Kanker RSUP Kandou.

Dijelaskan, alat ini berperan penting dalam operasi jantung karena mampu mengambil alih fungsi jantung dan paru-paru selama tindakan berlangsung, sehingga meningkatkan keselamatan pasien dan memungkinkan tim medis menangani kasus-kasus yang lebih kompleks.

Kegiatan ditutup dengan penandatanganan Berita Acara Serah Terima (BAST) dan peninjauan langsung terhadap unit Heart Lung Machine.

Dengan penambahan fasilitas ini, RSUP Kandou semakin memperkuat perannya sebagai rumah sakit rujukan regional yang menghadirkan layanan kesehatan berkualitas, modern, dan berorientasi pada keselamatan pasien. (Fer)

Meimonews.com – Memperongati Hari Bhayangkara ke-80, Polresta Manado telah dan akan menyelenggarakan sejumlah kegiatan. Salah satu kegiatan dalam rangkaian peringatan tersebut, Polresta Manado menggelar Bakti Sosial, Rabu (24/6/2026).

Dengan semangat pengabdian dan kepedulian kepada sesama terus jajaran Polresta Manado bersama Bhayangkari Cabang Kota Manado turun langsung mengunjungi dan menyalurkan bantuan kepada anak-anak di sejumlah panti asuhan yang berada di wilayah hukum Polresta Manado.

Kegiatan yang sarat makna kemanusiaan ini dipimpin langsung Kapolresta Manado Kombes Pol Irham Halid dan Wakapolresta Manado AKBP Eko Sisbiantoro dengan melibatkan para Pejabat Utama Polresta Manado, para Kapolsek jajaran, serta Bhayangkari Cabang Kota Manado.

Bakti sosial dilaksanakan secara serentak di empat panti asuhan yakni Panti Asuhan Putri Bukit Harapan, Panti Asuhan AN-NUR Kota Manado, Panti Asuhan Terang Titipan Tuhan di Kelurahan Malendeng, Kecamatan Tikala, serta Panti Asuhan Al Ikhwan Manado.

Kapolresta Manado bersama Tim I mengunjungi Panti Asuhan Putri Bukit Harapan dan Panti Asuhan AN-NUR Kota Manado. Sementara Tim II yang dipimpin Wakapolresta Manado melaksanakan kegiatan serupa di Panti Asuhan Terang Titipan Tuhan dan Panti Asuhan Al Ikhwan Manado.

Dalam kunjungan tersebut, rombongan menyerahkan bantuan sosial berupa paket kebutuhan pokok dan kebutuhan sehari-hari sebagai bentuk perhatian dan kepedulian Polri kepada anak-anak panti asuhan. Tidak hanya menyerahkan bantuan, jajaran Polresta Manado juga berbaur dan berbincang langsung dengan para pengurus serta anak-anak panti, menciptakan suasana penuh kehangatan dan kekeluargaan.

Kapolresta Manado menjelaskan, kegiatan bakti sosial ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 , Wujud Bhayangkari Peduli dan Polwan Peduli yang tidak hanya berfokus pada kegiatan seremonial, tetapi juga menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Hari Bhayangkara adalah momentum refleksi pengabdian Polri kepada masyarakat. Melalui kegiatan bakti sosial ini, kami ingin berbagi kebahagiaan, mempererat tali silaturahmi, serta menunjukkan bahwa Polri selalu hadir di tengah masyarakat, termasuk bagi anak-anak yang membutuhkan perhatian dan dukungan bersama,” ujar Kapolresta,

Ditegaskan, nilai utama yang ingin dibangun dalam peringatan Hari Bhayangkara tahun ini adalah semangat kepedulian, kebersamaan, dan gotong royong sebagai fondasi dalam menjaga keamanan dan keharmonisan masyarakat.

Kehadiran Kapolresta Manado, Wakapolresta, para pejabat utama, para Kapolsek, serta Bhayangkari Cabang Kota Manado mendapat sambutan hangat dari pengurus dan anak-anak panti asuhan. Senyum dan rasa bahagia tampak menghiasi wajah para penghuni panti saat menerima bantuan dan perhatian dari jajaran Polresta Manado.

Melalui kegiatan ini, Polresta Manado kembali menegaskan komitmennya bahwa Polri tidak hanya hadir sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat, tetapi juga sebagai sahabat yang peduli terhadap berbagai aspek kehidupan sosial masyarakat. Semangat berbagi yang ditunjukkan dalam bakti sosial tersebut menjadi wujud nyata pengabdian Polri yang Presisi dalam menyambut Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026. (AF)

Meimonews.com – RSUP Kandou Manado menerima penghargaan sebagai Mitra Strategis dalam Optimalisasi Pengurusan Piutang Negara Tahun 2025 pada ajang Bentenan Awards 2026 yang diselenggarakan oleh Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (Kanwil DJKN) Kementerian Keuangan RI wilayah Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, Gorontalo, dan Maluku Utara (Suluttenggomalut), Kamis (25/06), di Gedung Keuangan Negara Manado, Kamis (25/6)2026).

Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas sinergi dan dukungan RSUP Kandou dalam mendukung optimalisasi pengelolaan serta pengurusan piutang negara sepanjang periode penilaian kinerja tahun 2025.

Penghargaan diterima Direktur Utama RSUP Kandou Starry Homenta Rampengan dan turut disaksikan jajaran pimpinan RSUP Kandou yakni Direktur Perencanaan dan Keuangan Ekwanto, Manajer Tata Usaha dan Rumah Tangga Novi Rapar, Asisten Manajer BMN Djunarto, serta Asisten Manajer Mobilisasi Dana Yeheskiel Dondokambey.

Kanwil DJKN Suluttenggomalut sebagai instansi vertikal DJKN memiliki tugas melaksanakan koordinasi, bimbingan teknis, supervisi, pengendalian, evaluasi, dan pelaksanaan tugas di bidang kekayaan negara, penilaian, piutang negara, serta lelang.

Keberhasilan pelaksanaan tugas tersebut tidak terlepas dari sinergi yang terjalin dengan berbagai pemangku kepentingan, termasuk RSUP Kandou.

Direktur Utama RSUP Kandou menyampaikan apresiasi atas penghargaan yang diberikan Kanwil DJKN Suluttenggomalut. Menurutnya, penghargaan tersebut menjadi motivasi bagi RSUP Kandou untuk terus meningkatkan tata kelola keuangan dan aset negara secara profesional dan akuntabel.

Penghargaan ini merupakan hasil kerja keras seluruh jajaran RSUP Kandou dalam mendukung tata kelola keuangan negara yang baik. RSUP Kandou mengucapkan terima kasih kepada Kanwil DJKN Suluttenggomalut atas kepercayaan dan apresiasi yang diberikan.

“Ke depan, kami akan terus memperkuat sinergi serta berkomitmen menjalankan pengelolaan keuangan, aset, dan piutang negara secara transparan, akuntabel, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” ujar Dirut.

Ditambahkan, kolaborasi yang baik antara instansi pemerintah menjadi faktor penting dalam mewujudkan pelayanan publik yang berkualitas serta mendukung terciptanya tata kelola pemerintahan yang efektif dan berintegritas.

Melalui Bentenan Awards 2026, Kanwil DJKN memberikan apresiasi kepada para stakeholder yang telah berkontribusi dalam pencapaian target kinerja tahun 2025.

Penghargaan yang diterima RSUP Kandou menjadi bukti komitmen rumah sakit dalam mendukung tata kelola keuangan negara yang akuntabel, transparan, dan berkelanjutan. (Fer

Meimonews.com – Universitas Negeri Manado (Unima) menggelar Sidang Senat Terbuka dengan agenda Wisuda Semester Genap Tahap II Tahun Akademik 2025-2026 di Auditorium Maria Walanda Maramis Unima, Tondano, Rabu (24/6/2026).

Ada sebanyak 562 orang lulusan baik strata 1 (S1), S2 maupun S3 yang diwisuda pada sidang senat yang dihadiri pimpinan dan anggota senat Unima, Rektor, para Wakil Rektor dan pimpinan lembaga/staf Unima, para Dekan dan pimpinan fakultas se-Unima, civitas akademika Unima, wisudawan dan keluarga, Kepala Bapelitbang Sulut Yani Lukas (mewakili Gubernur Sulut), pejabat TNI dan Polri, sejumlah pejabat Pemkab Minahasa serta undangan lainnya.

Menariknya dan membanggakan, di antara yang diwisuda, ada yang memiliki keterbatasan (disabilitas) tapi bisa menyelesaikam studinya di universitas yang memiliki visi Menjadi Perguruan Tinggi yang Unggul, Mandiri, Kompetitif, dan Entrepreneurial ini.

Semangat menempuh proses perjalanan perkuliahan ini patut diapresiasi dan diharapkan bisa menjadi motovasi bagi penyandang disabilitas lainnya serta mahasiswa normal lainnya.

Dengan jerih-payah dan tanpa mengenal lelah mereka bersemangat pantang menyerah berupaya dan bekerja keras agar bisa menyelesaikan studinya di Unima.

Dan, upaya serta kerja keras tersebut membuahkan hasil. Mereka bisa diwisuda dan disaksikan banyak orang. Mereka resmi menyandang gelar akademik. Mereka sarjana lulusan Unima.

Prestasi tersebut, tentu menjadi kebanggan diri sendiri, keluarga dan masyarakat serta perguruan tinggi di mana mereka studi bahkan pemerintah.

Sebagai bentuk konkrit apresiasi terhadap mereka, Rektor Unima Joseph Philip Kambey memberikan sertifikat penghargaan kepada mereka saat acara wisuda, yang dilaksanakan bersamaan dengan rekan-rekan mereka yang normal.

Sebagai Wakil Ketua Tim Disabilitas Unima, Kepala Biro Akademik dan Kemahasiswaan Vivi Winny Saroinsong mengungkapkan rasa gembiranya karena walaupun mereka memilik keterbatasan (disabilitas) tapi mereka bisa menyelesaikan studinya.

“Kami (Tim Disabilitas Unima yang diketuai Dekan FIPP Aldjon Dapa) senang dan bersyukur karena mereka bisa menjadi sarjana. Bisa menyelesailkan studinya di Unima,” ujarnya dalam percakapan dengan Meimonews.com di ruang kerjanya, usai acara wisuda. (Lexie Kalesaran)

Meimonews.com – Sebanyak 562 orang yang terdiri dari strata 1(S1) 480 orang, S2 74 orang, dan S3 8 orang lulusan Unima semester genap tahap II tahun akademik 2025-2026 diwisuda pada sidang senat terbuka Unima yang diadakan di Auditorium Maria Walanda Maramis Unima, Tondano, Rabu (24/6/2026).

Para wisudawan tersebut berasal dari Pascasarjana 55 orang (47 S2 dan 8 S3), FT 60 orang (60 S1), FIKKM 40 orang (60 S1), FISH 132 orang (128 S1 dan 4 S2), FEB 78 orang (64 S1 dan 14 S2), FIPP 100 orang (91 S1 dan 9 S2), FMIPAK 45 orang (45 S1), dan FBS 52 orang (52 S1).

Di antara para wisudawan tersebut, ada beberapa orang yang memiliki disabilitas. Oleh karenanya, sebagai bentuk apresiasi terhadap mereka, Rektor Unima Joseph Philip Kambey memberikan sertifikat penghargaan.

Lulusan yang memiliki disabiliitas mendapat penghargaan berupa sertifikat oleh Rektor Unima Joseph Philip Kambey

Acara wisuda ini dihadiri para pimpinan dan anggota senat Unima, pimpinan Unima baik tingkat universitas maupun fakultas, civitas akademika Unima, para wisudawan dan keluarga, Kepala Bapelitbang Sulut Yani Lukas (mewakili Gubernur Sulut), pejabat TNI dan Polri, sejumlah pejabat Pemkab Minahasa serta undangan lainnya.

Rektor Unima Joseph Philip Kambey, dalam sambutannya mengatakan, hari ini, ia mewisuda 562 anak-anak bangsa dan putra-putri terbaik yang berasal dari seluruh Indonesia.. Atas nama pimpinan Unima, ia menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh wisudawan dan wisudawati yang secara resmi menyandang gelar akademik.

“Gelar yang saudara peroleh bukan sekedar simbol keberhasilan menyelesaikan studi, tetapi juga merupakan amanah untuk terus berkarya, berinovasi, dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat,” tandas Rektor.

Foto bersama usai wisuda

Mantan Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Unima dan Wakil Rektor Unima ini menyebutkan, wisuda hari ini memiliki makna yang sangat istimewa karena dilaksanakan pada momentum bersejarah dalam perjalanan Unima. Di antaranya, beberapa waktu lalu telah diluncurkan Fakultas Kedokteran (Faked) Unima yang ditandai penyerahan surat keputusan pendirian oleh Mendiktisaintek.

Pencapaian ini, menurut Rektor, merupakan hasil kerja keras, kolaborasi, dan dukungan berbagai pihak yakni Pemerintah RI, Kemendiktisaintek, Kemenkes, Pemprov Sulut, Pemkab Minahasa serta seluruh pemangku kepentingan.

Di kesempatan itu, Rektor juga menyanpaikan apresiasi untuk Prodi Geografi Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum dan Prodi Akuntasi FEB yang pada beberapa waktu lalu telah berhasil meraih akreditasi unggul, serta adanya ketambahan Prodi Manajemen pada FEB sehingga semakin meningkatkan kualitas layanan dan standar akademik serta memperkuat reputasi Unima sebagai perguruan tinggi dengan akreditasi unggul.

Rektor juga memberikan apresiasi dan penghargaan kepada mahasiswa-mahasiswa yang telah meraih prestasi bukan hanya di tingkat nasional tapi internasional. Rektor lantas menyebutkan nama-nama mahasiswa yang berprestasi tersebut baik dari fakultas mereka serta prestasi yang diraih di ajang yang mereka ikuti.

Sidang senat Unima dalam rangka wisuda semester genap tahap II tahun akademik 2025+2026 yang dipimpin Herry Sumual (Ketua Senat)

Kepada para dosen dan, tenaga kependidikan serta seluruh civitas akademika, Rektor memberikan apresiasi dan penghargaan karena telah bekerja dengan dedikasi tinggi dalam mendidik dan membimbing mahasiswa hingga mencapai tahap kelulusan.

Kepada para wisudawan, Rektor berpesan agar jangan berhenti belajar, jangan takut menghadapi perubahan, dan jangan ragu untuk bermimpi besar. “Bangunlah masa depan dengan ilmu, karakter, dan semangat pengabdian. Bangsa Indonesia menbutuhkan generasi muda yang cerdas, berintegritas dan memiliki kepedulian terhadap sesama,” ajaknya.

Kepala Bapelitbang Sulut Yani Lukas saat membacakan sambutaan tertulis Gubernur Sulut Mayjen TNI Purn. Yulius Selvanus

Gubernur Sulut Mayjen TNI Purn. Yulius Selvanus, dalam sambutan tertulis yang dibacakan Kepala Balitbangda Sulut Yani Lukas menjelaskan, momen wisuda bukanlah sekedwe seremoni akademik atau penyerahan ijazah semata.

“Wisuda adalah tanda keberhasilan dari sebuah proses panjang yang telah dilalui dengan penuh perjuangan, kerja keras, pengorbanan, dan ketekunan. Di balik toga yang dikenakan hari ini terdapat berbagai cerita tentang semangat belajar, tantangan yang dihadapi, kegagalan yang pernah dialami, serta telad untuk terus bangkit dan menyelesaikan pendidikan dengan baik,” ujar mengutip Gubernur.

Karena ini, atas nama Pemprov Sulut, Gubernur menyampaikan selamat kepada seluruh wisudawan dan wisudawati yang telah berhasil mencapai salah satu tonggak penting dalam perjalanan hidupnya. Prestasi ini patut disyukuri, namun sekaligis menjadi awal dari sebuah perjalanan baru.

Unima, menurut Gubernur, merupakan salah satu perguruan tinggi negeri kebanggaan Sulut. Selama bertahun-tahun, Unima telah memberikan kontribuai beaar dalam menghasilkan SDM yang berkualitas dan berdaya saing.

“Tidak sedikit alumni Unima yang mengabdikan diri sebagai pendidik, akademisi, birokrat, wirausahawan, profesional, maupun pemimpin di berbagai bidang kehidupan,” sebutnya.

Lebih dari itu, tambah Gubernur, Unima juga menjadi pusat pengembangan ilmu pengetahuan, inovasi, dan pembentukan karakter generasi muda. Kehadiran perguruan tinggi tidak hanya berfungsi mencetak lulusan tetapi juga menjadi mitra strategis pemerintah dalam memberikan solusi terhadap berbagai tantangan pembangunan daerah.

Karena itu, Pemprov Sulut menaruh harapan besar agar Unima terus berkembang menjadi perguruan tinggi yang unggul, adaptif, dan mampu menjawab kebutuhan zaman.

Wakil Bupati Minahasa Vanda Sarundayang saat memberikan pesan dan kesan mewakili alumni/wisudawan

Mewakili alumni/wisudawan, Vanda Sarundayang dalam kesan dan pesannya mengungkapkan, momen hari ini bukan habya menjadi tanda selesainya sebuah proses akademik tetapi juga menjadi awal dari tanggung jawab baru untuk mengamalkan ilmu, menjaga nama baik almamater, dan memberi manfaat bukan saja bagi diri sendiri tapi juga mqayarakat.

“Hari ini memgajarkan kita bahwa keberhasilan tidak lahir dari jalan yang mudah. Setiap capaian adalah buah dari ketekunan, doa, pengorbanan, dan proses panjang yang kadang penuh tantangan. Tanpa perjuangan, tidak ada hasil yang sungguh bernilai,” ujarnya.

Wakil Bupati Minahasa ini, menambahkan, tanpa proses, keberhasilan tidak akan memiliki makna yang mendalam. Karena itu, apa yang diterima hari ini adalah cerminan dari usaha, kesabaran, dan komitmen yang telah dijalani.

Ditegaskan, keberhasilan kita (para wisudawan – Red) juga tidak terlepas dari dukungan banyak pihak. “Untuk itu, dengan penuh kerendahan hati, izinkan saya mewakili oara wisudawan dan wisudawati menyampaikan terima kasih kepada pimpinan Unima : Rektor, para Wakil Rektor, Direktur Pascasarjana, Kepala UPT, para Dekan dan pimpinan fakultas, para Ketua Program Studi serta seluruh civitas akademika yang telah memberikan arahan, pelayanan, dan ruang belajar terbaik bagi kami,” ujarnya.

Vanda juga menyampaikan penghargaan kepada sejumlah pihak termasuk para dosen serta keluarga wisudawan, para sahabat dan semua orang yang telah menopang para wisudawan-wisudawati dengan doa, kasih sayang, kesabaran serta dukungan yang tiada henti. (FA)

Meimonews.com – Kelompok Kerja Persatuan Wartawan Indonesia (Pokja PWI) Manado bekerjasama dengan Pemerintah Kota Manado menggelar aksi kemanusiaan berupa donor darah dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-403 Kota Manado.

Kegiatan dengan target pengumpulan 403 kantong darah yang diadakan di Aula Lantai 2 Kantor Walikota Manado, Selasa (23/6/2026) ini ditinjau langsung oleh Wakil Walikota (Wawali) Manado Richard Sualang.

Saat mengunjungi lokasi kegiatan donor darah, Wawali mengungkapkan apresiasi Pemerintah Kota Manado dan memberikan respek positif terhadap kegiatan yang merupakan bentuk nyata kepedulian sosial yang langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

“Ini adalah kegiatan yang sangat baik dan menyentuh kebutuhan kemanusiaan. Manfaatnya dapat dirasakan banyak orang, khususnya pasien yang membutuhkan transfusi darah. Saya memberikan apresiasi kepada Pokja PWI Kota Manado yang telah mengambil peran dalam aksi sosial seperti ini,” ujarnya.

Ditegaskan, donor darah bukan hanya membantu sesama, tetapi juga menjadi sarana bagi masyarakat untuk menebarkan kebaikan.

Oleh karenya, diimbau warga Kota Manado yang sehat dan memenuhi syarat untuk tidak ragu mendonorkan darahnya demi membantu sesama yang membutuhkan.

“Setetes darah yang disumbangkan bisa menjadi harapan hidup bagi orang lain. Karena itu saya mengajak masyarakat yang sehat untuk ikut berpartisipasi dalam kegiatan kemanusiaan seperti ini,” sebutnya.

Wawali berharap, kegiatan donor darah yang diprakarsai Pokja PWI Kota Manado dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan karena memiliki dampak sosial yang sangat besar bagi masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, Wawali sempat menanyakan mekanisme pelayanan dan penyaluran darah kepada masyarakat yang membutuhkan saat menjalani perawatan di rumah sakit.

Menjawab pertanyaan tersebut, Koordinator UDD PMI Sulut Julita Pinontoan menjelaskan, mekanisme penyaluran darah dilakukan melalui kerjasama resmi atau Memorandum of Understanding (MoU) antara PMI dan rumah sakit.

Julita menegaskan, pasien peserta BPJS tidak dikenakan biaya tambahan terkait pelayanan darah sesuai ketentuan yang berlaku. Ia juga menegaskan bahwa apabila stok darah tersedia di PMI, keluarga pasien tidak perlu lagi mencari pendonor pengganti.

“Jika stok darah tersedia, pasien dapat langsung dilayani sesuai kebutuhan medis tanpa harus mencari orang untuk mendonorkan darah terlebih dahulu,” ujarnya.

Ketua Pokja PWI Kota Manado Hut Kamrin menyampaikan terima kasih atas perhatian dan dukungan Pemerintah Kota Manado di bawah kepemimpinan Walikota Andrei Angouw dan Wawali Richard Sualang dalam kegiatan ini.

“Kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Kota Manado yang terus memberikan dukungan sehingga kegiatan donor darah ini dapat terlaksana dengan baik. Semangat kolaborasi ini menjadi bukti bahwa kepedulian terhadap sesama adalah tanggung jawab bersama,” ujar Hut Kamrin.

Ia berharap target 403 kantong darah dapat tercapai dan memberikan manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan, sekaligus menjadi kontribusi nyata dalam memeriahkan HUT ke-403 Kota Manado. (*/elka)

Meimonews,com – RSUP Prof. Dr. RD Kandou Manado meresmikan sekaligus melaksanakan serahterima penyelesaian pekerjaan Kerja Sama Operasional (KSO) dengan PT Rajawali Nusindo Indonesia untuk pengembangan Pelayanan Laboratorium Terpadu dan unit terkait di aula Dikkat rumah sakit yang akrab disebut RSUP Kandou Manado tersebut, Senin (22/6/2026).

Peresmian diawali dengan pengguntingan pita oleh Direktur Utama RSUP Kandou Starry Homenta Rampengan yang kemudian dilanjutkan dengan peninjauan gedung Laboratorium Terpadu yang baru.

Prosesi peresmian ditandai dengan penandatanganan prasasti serta berita acara serahterima antara RSUP Kandou dan PT Rajawali Nusindo. Penandatanganan dilakukan oleh pihak PT Rajawali dan Direktur Utama RSUP Kandou di dampingi Direktur Perencanaan dan Keuangan Ekwanto.

Dalam sambutannya, Dirut menyampaikan rasa syukur atas rampungnya pembangunan Laboratorium Terpadu yang merupakan hasil kerjasama kedua pihak.

“Puji syukur kepada Tuhan karena acara ini bisa terlaksana hingga tahap peresmian. Harapan kami bukan hanya memiliki gedung yang bagus, tetapi juga menghadirkan pelayanan yang baik, cepat, dan tepat sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” ujarnya.

Ketua Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia (Persi) Sulawesi Utara ini berharap kerjasama dengan PT Rajawali Nusindo dapat terus berlanjut demi meningkatkan mutu pelayanan kesehatan di RSUP Kandou.

Dirut turut menyampaikan apresiasi kepada jajaran pimpinan sebelumnya yang telah menggagas dan mengupayakan terwujudnya kerjasama ini.

Perwakilan PT Rajawali Nusindo menyatakan komitmennya untuk terus bersinergi dalam mengembangkan pelayanan laboratorium di RSUP Kandou.

Menurutnya, laboratorium bukan sekadar unit penunjang, melainkan menjadi jantung pemeriksaan diagnostik yang berperan penting dalam mendukung pelayanan medis.

Karena itu, pengembangan fasilitas laboratorium diharapkan dapat memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat serta menjadi berkah bagi semua pihak.

Melalui peresmian Laboratorium Terpadu ini, RSUP Kandou menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan dengan menghadirkan fasilitas yang modern, didukung pelayanan yang profesional, cepat, dan akurat dengan SDM yang berkompeten demi memenuhi kebutuhan masyarakat Sulawesi Utara dan kawasan timur Indonesia. (Fer)