Meimonews.com – Fakultas Teknik (Fatek) Unsrat Manado menggelar Seminar Nasional di Aula Dekanat Fatek Unsrat, Kamis – Sabtu (9-11/10/2025).

Seminar yang dibuka pelaksanaannya oleh Rektor Unsrat Manado Oktovian Berty Alexander Sompie ini menghadirkan beberapa pembicara kunci (keynote speakers).

Pembicara kunci tersebut adalah Dean of Research Instituti for Sustainable Sociaty Telkom Univercity Aloysius Adya Pramudita, Dekan Fatek Unsrat Fabian J. Manoppo, CEO Dex Sustainable Solution/Ketua Dewan Pakar GBCI, Advisor EPD South East Asia Iwan Priyanto.

Selain itu, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Alumni, Kerjasama dan Dakwah Islamiah Universitas Islam Riau Deddy Purnomo, dan Direktur Niaga dan Pemasaran PT PLN Icon Plus Joice Lanny Wantania.

Tema yang diusung adalah Engineering Transformation In the AI Era : Innovation, Adaptive and Sustainable.

Tema ini, menurut Rektor Unsrat Manado ketika memberikan sambutan pada acara pembukaan, menjadi panggilan kita untuk membahas bagaimana bidang teknik (engineering) dapat bertransformasi menghadapi perkembangan Artificial Intelligence (AI) yang cepat dan disruptif.

Selain itu, bagaimana kita dapat menciptakan solusi yang inovatif, adaptif dan berkelanjutan.

Oleh karena itu, Rektor berharap, seminar ini dapat menjadi wadah penting untuk berbagi pengetahuan, pengalaman, dan ide-ide inovatif yang akan memperkaya wawasan kita semua dalam menghadapi tantangan dan memanfaatkan peluang di era AI. (FA)

Meimonews.com – Tim Capacity Building dan Study Visit TP2DD (Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah) Wilayah Sekarkijang mengapresiasi pengelolaan pasar di Kota Manado yang telah menggunakan sistem digital (digitalisasi).

Apresiasi tersebut disampaikan Koordinator Tim Gunawan (Pimpinan Bank Indonesia Jember) kepada Meimonews.com sebelum mengakhiri kunjungan Tim di Pasar Bersehati Manado, Rabu (1/10/2025).

“Ini bagus sekali. Kami banyak belajar dari Pemerintah Kota Manado, Perumda Pasar Manado bagaimana mengelola pasar yang baik dan benar, yang telah menggunakan digitalisasi,” ujarnya.

Tadi, sambungnya, pak Direktur Bisnis Perumda Pasar Manado (Jefry Salilo – Red) telah menjelaskan bahwa dengan digitalisasi sangat efisien dan pemasukkan bertambah banyak dan pasar-pasar jadi rapih.

Menurutnya, Tim banyak belajar di sini tentang digitalisasi, berbagai transaksi di pasar termasuk tempat parkir dan pembayaran sampah secara digital.

“Dengan penggunaan digitalisasi, penerimaan Pemerintah Kota Manado meningkat pesat dengan sistem digitalisasi itu,” tandas mantan pegawai BI Cabang Manado ini.

Disebutkan, dengan pemanfaatan digital ini, tadi disampaikan Direktur (Jeffry Salilo), jadi enak karena tinggal dipantau dari sistem, langsung terlihat penerimaannya, bisa terlihat kalau penerimaan berkurang dan masalahnya di mana.

Pernyataan Gunawan, mewakili Tim, tidak hanya berdasarkan penjelasan dari pihak Perumda Pasar Manado semata tapi setelah Tim meninjau dan berdialog dengan beberapa pedagang pasar serta melihat langsung penggunaan aplikasi digital Perumda Pasar Manado.

Tujuan Tim berkunjung ke Manado (dan juga ke Tomohon pada Kamis, 2 Oktober 2025), jelas Pelaksana Tugas Dirut Perumda Pasar Manado Jefry Salilo kepada Meimonews.com adalah pertama, untuk memperoleh informasi tahapan, kendala dan solusi elektronifikasi transaksi pemungutan retribusi serta kedua, memperoleh gambaran strategi sosialisasi inklusi digital masyarakat.

Tim yang berkunjung ke Pasar Bersehati Manado berjumlah belasan orang yang terdiri dari perwakilan BI Jember, Bapenda dan Bank Jatim Lumajang, Bapenda dan Bank Jatim Bondowoso, Bapenda dan Bank Jatim Situbondo, Bapenda dan Bank Jatim Banyuwangi dan Bapenda dan Bank Jatim Jember.

Tim diterima Salilo, yang sehari-harinya adalah Direktur Bisnis Perumda Pasar Manado, di dampingi Pimdiv Kerjasama Bisnis Dian Tangoi, Manager Pasar Bersehati Iwan Mantali dan staf serta Koordinator BI Manado Mutmainna dan Kabid IT Bapenda Manado Lufry Gerungan.

Diketahui, pasar/tempat usaha yang dikelola Perunda Pasar Manado adalah Pasar Bersehati, Pasar Pinasungkulan, Pasar Orde Baru Paal Dua, Pasar Buha, Shopping Centre, Jalan Roda, Pasar Wisata Kuliner Manado Bay, Pasar Wisata Kuliner Daseng Karangria, Malalayang Beach Walk dan Pasar Wisata Tematik Tongkaina. (elka)

Meimonews.com – Hari Terakhir program Keringanan Pajak Merah Putih Pemerintah Provinsi Sulut di bawah kepemimpinan Gubernur Sulut Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus dan Wakil Gubernur Sulut Johanis Victor Mailangkay, Bapenda Sulut pimpinan June E. Silangen dan jajaran berhasil mengumpulkan Rp. 5,805 miliar lebih untuk pajak daerah.

Sementara untuk Pendapatan Asli Daerah (PAD) berhasil dikumpulkan sebanyak Rp. 5,836 miliar lebih

“Khusus untuk hari terakhir program Keringanan Pajak Merah Putih yakni tanggal 30 September 2025, kami berhasil mengumpulkan Pajak Daerah sebesar Rp. 5.805.602.332, sementara untuk PAD berhasil dikumpulkan sebanyak Rp. 5.836.139.508,” ujar Sekretaris Bapenda Sulut Filma Paula Kepel kepada Meimonews.com di ruang kerjanya, Rabu (1/10/2025).

Sekretaris Bapenda Sulut Filma Paula Kepel

Mewakili Kaban June E. Silangen, Filma lantas merincikan pendapatan Pajak Daerah lewat program keringanan pajak tersebut khusus hari terakhir baik yang diperoleh lewat Unit Pelaksana Teknis Daerah Pengelola Daerah (UPTD PPD) se-Sulut maupun kantor pusat.

UPTD PPD Manado berhasil mengumpulkan sebesar Rp. 1,6 miliar lebih, Minahasa Rp. 508, 8 juta lebih, Bitung Rp. 389,2 juta lebih, Bolmutim Rp. 319,4 juta lebih, Minut Rp. 311,8 juta lebih, Tomohon Rp. 311,5 juta lebih, Minsel Rp. 281,4 juta lebih, Mitra Rp. 124,3 juta lebih, Kotabolsel Rp. 111,9 juta lebih, STS Rp. 22.4 juta lebih, dan kantor pusat Rp. 350,2 miliar lebih.

Untuk PAD (Pendaatan Asli Daerah) yang berhasil dikumpulkan sebanyak Rp. 5,836 miliar lebih tersebut berasal dari PKB Rp. 4,635 miliar lebih, BBNKB Rp. 556.295 juta lebih, PAP Rp. 247 juta, dan Opsen MBLB Rp. 613,322 miliar lebih.

Pimpinan Bapenda Sulut, sebut Filma, mengapresiasi kerja petugaa baik di tingkat UPTD PPD se-Sulut maupun kantor pusat yang telah bekerja dengan penuh semangat dan tanpa mengenal lelah.

“Khusus pada hari terakhir yakni Selasa, 30 September, petugas UPTD PPD melayani masyarakat sampai jam 4 dan 5 sore, kantor pusat sampai jam 9 malam, sementara petugas UPTD PPD Manado sampai jam 11 malam,” jelas Filma.

Ditambahkan, setelah pelayanan kepada masyarakat selesai, para petugas tidak langsung berhenti bekerja tapi meneruskan pekerjaan mereka untuk membuat rekapitulasi, laporan dan lain-lain. (elka)

Meimonews.com – Puncak peringatan Dies Natalis ke-70 Universitas Negeri Manado (Unima) dilaksanakan di Training Center Unima Tondano Jumat (26/9/2025).

Hari bersejarah bagi perguruan tinggi negeri ini tidak sekedar diperingati secara seremonial melainkan dijadikan sarana refleksi dan deklarasi arah baru universitas menuju pendidikan yang lebih inovatig dan transformatif,

Puncak peringatan ini diwarnai Sharing Session bersama 2 pejabat Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi Republik Indonesia (Kemsiktisaintek RI) yakni Khairul Munadi (Dirjen) dan Chatarina Muliana (Irjen).

Kehadiran dua pejabat penting ini menambah bobot acara sekaligus mempertegas posisi Unima sebagai perguruan tinggi yang siap melangkah lebih jauh di kancah nasional.

Selain itu, Monitoring dan Evaluasi Program Pendidikan Profesi Guru (PPG) yang menjadi salah satu program strategis Unima dalam menyiapkan tenaga pendidik profesional.

Momentum ini sekaligus menunjukkan keseriusan universitas dalam menjaga kualitas pendidikan dan memastikan output lulusan sesuai dengan kebutuhan zaman.

Tidak hanya itu, dalam kesempatan ini juga dilakukan kegiatan Panen Perdana Tanaman Nilam di area kebun percobaan Unima.

Panen simbolis ini menandai langkah nyata universitas dalam mengembangkan riset berbasis potensi lokal, sekaligus mendukung pemberdayaan masyarakat melalui inovasi di bidang pertanian dan kewirausahaan.

Dengan mengusung tema Dies Natalis sebagai Momentum Deklarasi Inovasi dan Implementasi Pendidikan Transformatif dan Kampus Berdampak, Rektor Unima Joseph Philip Kambey menekankan, momen ini adalah komitmen nyata universitas untuk menghadirkan perubahan.

“Tema ini menjadi penegasan arah baru Unima. Bukan hanya seremonial, tetapi refleksi atas tanggung jawab kami untuk bertransformasi,” ujarnya ketika memberikan sambutan.

Dalam paparannya, Chatarina Muliana mengingatkan pentingnya menjaga marwah perguruan tinggi sebagai ruang akademik yang sehat, inklusif, dan bermartabat. Ia menegaskan bahwa kampus harus bebas dari segala bentuk kekerasan dan menjadi tempat aman bagi dosen, tenaga kependidikan, maupun mahasiswa.

Khairul Munadi menyampaikan apresiasi atas capaian Unima yang berhasil meraih Akreditasi Unggul. Menurutnya, pencapaian ini bukanlah titik akhir, melainkan pijakan untuk melahirkan generasi unggul yang mampu memberi kontribusi nyata bagi pembangunan bangsa.

Menutup rangkaian acara, Rektor Unima menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berperan dalam suksesnya Dies Natalis ke-70.

Mantan Dekan FEB dan mantan Wakil Rektor 2 Unima ini menegaskan bahwa kebersamaan dan kerja kolektif menjadi energi utama Unima untuk terus maju. “Melalui momentum ini, Unima mendeklarasikan kesiapan untuk melangkah lebih jauh demi menghadirkan kampus yang benar-benar berdampak,” ujarnya. (*/FA)

Meimonews.com – Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) menggelar Sidang Terbuka Senat untuk Pengukihan 8 guru besar di Auditorium Unsrat Manado, Senin (29/9/2025).

Sidang senat yang dipimpin RALF Kairupan ini turut dihadiri Wakil Walikota Manado dr. Richard Sualang dan istri dr. Merry Mawardi, Sp.A (mewakili Walikota Manado Andrei Angouw) dan undangan lainnya.

Kedelapan guru besar yang dikukuhkan Rektor Unsrat Prof. Dr. Ir. Oktovian Berty Alexander Sompie, M.Eng, IPU berdasarkan SK Mendiktisaintek RI Brian Yuliarto tersebut berasal dari Fakultas Kedokteran (1 orang), Fakultas Teknik (3 orang), Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (1 orang), Fakultas Hukum (1 orang) dan Fakultas Peternakan (2 orang).

Mereka adalah Prof. Dr. dr. Jeanette Irene Christiene Manoppo, Sp.A(K), Prof. Ir. Isri Ronald Mangangka ,M..Eng, Ph,D, Prof. Dr. Eng Ir. Liany Amelia Hendrata, M.Si, Prof. Dr. Eng Meita Rumbayan, ST, M.Eng, Prof. Dr Eng Ir. Lusia Manu, M.Sc, Prof. Dr. Emma Valentina Teresha Senewe SH, MH, Prof. Dr. Ir Jola Josephien M. Roosje Londok M.Si, IPU, ASEAN Eng dan Prof . Dr. Ir .Lusia Toar, MP.

Sebelum dikukuhkan para guru besar tersebut menyampaikan orasi ilmiah. Prof. Manoppo memaparkan orasi ilmiah dengan judul Peran gut brain axis pada tumbuh kembang bayi prematur. Prof. Isri tentang Bangunan terjun miring USBR tipe IX dengan stulling basin. Prof. Hendrata tentang Perubahan penggunaan lahan di daerah tangkaan air tantangan dan strategi pengelolaan berkelanjutan.

Prof. Rumbayan tentang Pengembangan energi terbarukan yang berdampak dan berkelanjutan dari peta jalan ke penerapan. Prof. Manu tentang Integrasi oseanografi dan marikulutur : strategi adaptif budiadaya lobster tropis dalam dinamika perubahan iklim.

Prof. Senewa tentang Harmonisasi kebijakan luar negeri Indonesia dalam menangani perdagangan manusia melalui kerjasama kawasan Asean regional coorperation. Prof. Londok tentang Optimalisasi potensi fitobiotik dalam pakan pada produksi daging ayam fungsional. Prof. Toar tentang Inovasi pemanfaatan serangga sebagai pakan ternak yang ramah lingkungan.

Rektor Unsrat dalam sambutannya mengungkapkan, Universitas Sam Ratulangi berdiri di tanah Minahasa yang diwarisi falsafah luhur (dari GSSJ Sam Ratulangi – Red) Si Tou Timou Tumou Tou/ST4 (Manusia hidup untuk memanusiakan manusia).

“Falsafah ini sejalan dengan hakikat guru besar bahwa ilmu pengetahuan bukan hanya untuk dikumpulkan melainkan untuk dimanfaatkan demi membangun sesama, bangsa dan dunia,” ujar Prof. Sompie.

Ditegaskan, dengan bertambahnya 8 guru besar hari ini, kita semakin percaya diri untuk memperkuat Unsrat dalam tiga hal.

Pertama, meningkatkan kualitas pembelajaran dan inovasi akademik. Kedua, mendorong penelitian unggulan yang relevan dengan kebutuhan bangsa khususunya kawasan Timur Indonesia. Ketiga, memberi kontribusi nyata dalam menjawab tantangan global – transformasi digital, keberlanjutan lingkungan, dan kesehatan masyarakat – dengan tetap berpijak pada kearifan lokal.

“Peran ini sejalan dengan visi Universitas Sam Ratulangi yaitu menjadi Unsrat unggul dan berbudaya berstandar internasional,” ujar Rektor.

Visi ini, sambung Rektor, hanya dapat diwujudkan bila para guru besar tampil sebagai garda terdepan dalam memimpin pengembangan ilmu, menjaga integritas akademik dan memperkuat budaya universitas yang berdaya saing global namun tetap berakar pada nilai-nilai luhur bangsa.

Sejalan dengan itu, komitmen Unsrat juga mendukung agenda nasional yang digariskan dalam Asta Cita Presiden Prabowo dan Wakil Presiden Gibran, khususnya Asta Cita ke-4 yakni memperkuat pembangunan sumber daya manusia (SDM, sains, teknologi, pendidikan, kesehatan, prestasi olahraga, kesetaraan gender, serta penguatan peran perempuan, pemuda dan penyandang disabilitas.

“Universitas Sam Ratulangi melalui peran para guru besar siap menjadi bagian penting dalam mewujudkan cita-cita tersebut, sekaligus berkontribusi menuju Indonesia Emas 2045,” ujarnya.

Rektor berharap, momen pengukuhan guru besar ini sebagai semangat baru untuk terus berkarya berinovasi dan mengabdi.

Dengan sinergi seluruh sivitas akademika, sebutnya, Universitas Sam Ratulangi akan semakin kokoh – bukan hanya sebagai rumah ilmu tapi juga rumah pengabdian yang menebar terang bagi bangsa dan dunia. (FA)

Meimonews.com – Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) RI Abdul Mu’ti mengadakan kunjungan ke daerah Sulawesi Utara, untuk beberapa kegiatan.

Sebelum kembali kembali ke Jakarta, Mendikdasmen menyempatkan diri mendatangi SMA Negeri 8 Manado, yang berlokasi di Jalan Buha Kairagi 2 Kecamatan Mapanget, Manado, Jumat (26/9/2025).

Ketika tiba di kompleks sekolah, Mendikdasmen disambut tarian cakalele, nyong dan noni Smandel serta atraksi para siswa yang tergabung dalam gerakan Pramuka sekolah.

Di kompleks sekolah, Mendikdasmen di dampingi SKM Bidang Manajemen dan Kelembagaan, Dirjen PAUD Dikdasmen, Sesditjen PAUD Dikdasmen dan Direktur SMA memantau perkembangan pembangunan revitalisasi dengan anggaran Rp. 1,5 miliar

Secara seksama, Mendikdasmen di dampingi Direktur SMA dan tim melihat langsung kondisi yang ada dan mendengar penjelasan dari Kepala SMA Negeri 8 Manado Mediatrix Maryani Ngantung serta pelaksana dan pengawas proyek.

Setelah melihat kondisi yang ada dan mendengar penjelasan tersebut, Mendikdasmen menegaskan, menambah anggaran pembangunannya besar Rp. 250 juta.

“Ditambah Rp 250 juta sehingga anggaran pembangunannya menjadi Rp. 1,550 miliar,” ujar Mendikdasmen, yang disambut tepuk tangan pimpinan sekolah, sejumlah staf dan siswa, Kepala Dikda Sulut Femny Suluh, Kepala BPMP Sulut Febry HJ Dien, Kabid SMA Sri Ratna Pasiak, dan tamu lain.

Usai memantau proyek revitalisasi tersebut, Mendikdasmen dan rombongan melewati salah satu ruangan kelas yang ada para siswa yang tergabung dalam Palang Merah Remaja. Setelah berbincang sejenak dengan para siswa tersebut, Mendikdasmen memberikan pesan dan motivasi kepada mereka.

Setelah itu, Mendikdasmen dan rombongan menuju ke aula sekolah yang sudah ditunggu sejumlah siswa serta para guru dan staf, kemudian menuju ke sebuah gazebo untuk melihat produk Kamberu (Kampanye Bertani Urban) dan Taman Numerasi (Mahir Numersasi, Majukan Negeri).

Di gazebo ini, Mendikdasmen dan tim mendapat informasi seputar Kamberu (inovasi hijau, program unggulan sekolah) serta terkait apa yang ada di Taman Numerasi.

Sebelum meninggalkan kompleks sekolah, Mendikdamen menyempatkan menyumbangkan dua lagu bersama band siswa sekolah, di halaman sekolah, di bawah kerindangan pohon.

Mendikdasmen mengapresiasi siswa sekolah yang memiliki bakat seni dan memotivasi untuk terus berkarya di samping tetap semangat menempuh pendidikan untuk masa depan.

Kepada sejunlah wartawan, Mendikdasmen berhararap dengan adanya revitalisasi ini, bisa meningkatkan pemenuhan sarana dan prasarana di sekolah ini yakni pembangunan beberapa ruang kelas baru dan laboratorium, berlantai dua. (Fer)

Meimonews.com – Bank Pembangunan Daerah Sulawesi Utara dan Gorontalo (Bank SulutGo/BSG) menunjukkan komitmennya yang kuat terhadap pembangunan daerah dengan menandatangani serangkaian Perjanjian Kerja Sama (PKS) strategis dengan empat kabupaten di Provinsi Gorontalo sepanjang bulan September ini.

PKS utama yang disepakati adalah mengenai Pengelolaan Rekening Kas Umum Daerah (RKUD), yang merupakan langkah vital dalam efisiensi tata kelola keuangan daerah.

Rentetan penandatanganan PKS ini dimulai dengan Kabupaten Pohuwato pada Senin (15/9/2035) dan diikuti Kabupaten Boalemo pada Kamis (18/9/2025).

BSG kemudian melanjutkan kerjasamanya dengan Kabupaten Gorontalo pada Rabu (24/9/2025) dan berpuncak dengan Kabupaten Gorontalo Utara pada Kamis (25/9/2025)..

Selain PKS pengelolaan RKUD, kerjasama ini juga mencakup bidang lain yang mendukung pertumbuhan ekonomi daerah, yakni Penempatan Dana Deposito serta Pembiayaan Kredit Usaha Rakyat (KUR) kepada Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang direkomendasikan oleh pemerintah daerah.

Kolaborasi ini menegaskan peran BSG sebagai mitra utama pemerintah daerah dalam menggerakkan sektor riil dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Apresiasi dan Komitmen BSG menanggapi kepercayaan yang diberikan, Komisaris Utama BSG Ramoy M. Luntungan menyampaikan rasa terima kasihnya.

“Kami sangat berterima kasih atas kepercayaan pemerintah dan masyarakat Gorontalo kepada BSG,” ujar Ramoy, menggarisbawahi pentingnya dukungan ini bagi operasional dan misi bank.

Direktur Utama BSG Revino M. Pepah, menekankan komitmen berkelanjutan bank untuk terus memperbaiki diri dan memberikan layanan terbaik..

“BSG memang bukan bank yang sempurna, tapi akan selalu berusaha dan memberikan yang terbaik untuk melayani pemerintah dan masyarakat,” tegas Pepah, menjanjikan dedikasi penuh BSG dalam mendukung pembangunan daerah, terutama melalui penyaluran KUR yang ditargetkan untuk UMKM.

Dengan ditandatanganinya 4 PKS ini, BSG memperkuat posisinya sebagai motor penggerak ekonomi regional, siap melayani kebutuhan perbankan pemerintah dan masyarakat di Sulawesi Utara dan Gorontalo. (Afer)

Meimonews.com – Memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-61 Provinsi Sulut, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulut di bawah kepemimpinan Gubernur Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus dan Wakil Gubernur Johanis Victor Mailangkay memberikan Digital Tax Champion Award kepada 3 (tiga) kabupaten/kota terbaik di Sulut.

Penyerahan penghargaan yang diprakarsai Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Sulut dan Bank Indonesia (BI) Manado ini dilakukan pada Perayaan HUT Provinsi Sulut di Ruang Rapat Paripurna DPRD Sulut, Selasa (23/9/2025).

Gubernur Sulut di dampingi Wakil Gubernur, Ketua DPRD Sulut Fransiscus Andi Silangen, Kepala Perwakilan BI dan Kepala Bapenda Sulut June E. Silangen menyerahkan penghargaan tersebut yang diterima Walikota Bitung, Bupati Minahasa, dan Bupati Kepulauan Talaud.

Penghargaan diberikan kepada pemerintah kabupaten/kota yang menunjukkan kinerja terbaik dalam mendorong pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) secara digital atau non-tunai.

Penilaian ini bertujuan untuk meningkatkan tata kelola pemerintahan yang baik serta pengelolaan keuangan daerah yang transparan dan akuntabel.

Berdasarkan data yang dikumpulkan Bapenda Sulut dari sistem SAMSAT SULUT periode 1 Januari hingga 20 September 2025, terpilihlah para pemenangnya.

Kategori Kota, Kota Bitung meraih penghargaan ini dengan 95,38 % pembayaran dilakukan secara non-tunai.

Kategori Minahasa Raya, Kabupaten Minahasa menjadi pemenang dengan 91,90 % pembayaran non-tunai.

Kategori Bolmong Raya dan Kepulauan, Kabupaten Talaud berhasil meraih penghargaan ini dengan persentase non-tunai tertinggi yaitu 96,42 %.

Sebagai insentif, para pemenang menerima masing-masing satu set komputer kantor dari Bank Indonesia. (elka)

Meimonews.com – Kabar gembira dan membanggakan terdengar dan tersebar menjelang 70 tahun kiprahnya Universitas Negeri Manado (Unima) di dunia pendidikan. Ini merupakan kado istimewa.

Kado istimewa tersebut berupa meningkatnya akreditasi Unima menjadi Unggul melalui Surat Keputusan BAN-PT (Badan Akresitasi Nasional Perguruan Tinggi) serta Peringkat 1 Kategori 2 pelaksanaan Ujian Tertulis Berbasis Komputer (UTBK).

Kado tersebut disampaikan Rektor Unima Joseph Philip Kambey ketika memberikan sambutan pada Sidang Senat Terbuka dalam Rangka Dies Natalis ke-70 Unima dan Wisuda Semester Ganjil Tahap I Tahun Akdemik 2025/2026.

“Melalui SK BAN-PT Nomor 2732/SK/BAN-PT/Ak/PT/IX/2025, Unima resmi menyandang predikat Unggul,” ujar Rektor pada Sidang Senat yang diadakan di Auditorium Maria Walanda Maramis Unima, Senin (22/9/2025)

Sidang Senat terbuka yang dihadiri para anggota Senat Unima,Wakil Rektor 1 Mister Gideon Maru, Wakil Rektor 2 Donal Matheos Ratu, Wakil Rektor 3 Lenny Leorina Evinita, pimpinan Lembaga/Biro, para Dekan, mantan Rektor Unima, wisudawan dan keluarga, undangan lainnya dan panitia wisuda yang diketuai Irwany Maki ini dipimpin Herry Sumual (Ketua Senat),

Akreditasi Unggul ini, menurut Rektor, merupakan sebuah pencapaian yang luar biasa sekaligus pengakuan atas mutu pendidikan yang telah dibangun selama puluhan tahun. Bukanlah proses yang singkat menuju predikat Unggul ini.

“Keberhasilan ini juga merupakan buah dari upaya kepemimpinan yang sebelumnya dan berkesinambungan sampai saat ini,” ujar mantan Plt. Wakil Rektor 2 (Bidang Perencanaan, Keuangan dan Umum) Unima dan Dekan Fakultas Ekonomi Bisnis (FEB) Unima ini.

Oleh karena itu, di kesempatan berbahagia dan terhormat ini, Rektor menyampaikan terima kasih kepada Deitje Adolfien Katuuk (mantan Rektor sebelumnya) yang telah merintis dan mempersiapkan berbagai langkah strategis menuju Akreditasi Unggul.

Tidak hanya kepemimpinan, keberhasilan ini lahir dari kerja keras seluruh unsur kampus. Tim Akreditasi yang diketuai Sjamsi Pasandatan, dosen, tenaga kependidikan, hingga pimpinan fakultas bekerja siang dan malam menyusun laporan kinerja, melengkapi dokumen serta memastikan standar mutu terpenuhi.

“Kolaborasi lintas unit inilah yang akhirnya membuahkan pengakuan tertinggi dari BAN-PT,” tandas Rektor, yang disambut tepuk tangan hadirin.

Dikemukakan, di balik pencapaian tersebut, aktivitas akademik menjadi fondasi utama. Dosen Unima terus memperkaya keilmuan melalui penelitian yang relewan dengan kebutuhan masyarakat, publikasi di jurnal internasional bereputasi serta inovasi pembelajaran yang berdampak luas.

Kurikulum yang dirancang semakin membuka ruang kolaborasi dengan dunia industri, usaha dan lembaga pendidikan lain sehingga lulusan Unima mampu bersaing di kancah internasional.

Rektor kelahiran Filipina pada 6 Maret 1976 ini lantas memaparkan sejumlah keberhasilan yang diraih tersebut.

Kado istimewa lainnya adalah Unima mendapat peringkat 1 kategori 2 pelaksanaan UTBK. “Bangga Universitas Negeri Manado mendapatkan peringkat 1 atau yang terbaik untuk pelaksanaan UTBK pusat kategori 2 yang terdiri dari 29 PTN di Indonesia.

Untuk itu, Rektor berterima kasih kepada terkait termasuk Tim Sosialisasi Penerimaan Mahasiswa Baru.

“Puji Tuhan, ada begitu banyak pencapaian serta prestasi. Untuk itu, mari terus bersinergi dan bekerjasama untuk kemajuan lembaga yang kita cintai ini,” ujar Rektor.

Terkait dengan sejarah panjang Unima yang berdiri pada tahun 1955 dan akan memasuki usia yang ke-70 tahun, Rektor mengungkapkan, Unima telah mengalami banyak dinamika. Dari awal yang sederhana hingga menjadi institusi pendidikan tinggi yang diperhitungkan baik di tingkat nasional maupun internasional.

“Kita patut bersyukur dan bangga namun tidak boleh berpuas diri. Tantangan ke depan semakin kompleks, mulai dari perkembangan teknologi, perubahan kebutuhan duni kerja hingga tuntutan globalisasi pendidikan,” ujar Joje, sapaan akrab Rektor,

Menurut penghasil 19 karya ilmiah dan 4 karya buku selama mengajar di Unima ini menegaskan, dies natalis bukan sekedar perayaan ulang tahun tetapi merupakan momentum refleksi, evaluasi serta proyeksi tentang perjalanan yang telah ditempuh, pencapaian yang telah diraih serta tantangan yang harus dihadapi ke depan.

Oleh karena itu, sebutnya, tema dies natalis tahun ini yaitu Dies Natalis Unima sebagai momemtun deklarasi inovasi dan implementasi pendidikan transformatif dan kampus berdampak, menjadi sangat relevan.

“Tema ini mengingatkan kita untuk terus berinovasi, meningkatkan triharma perguruan tinggi serta terus mengadakan perubahan untuk membawa dampak yang baik bagi masyarakat dan dunia pendidikan,” ujarnya.

Rektor mengajak seluruh civitas akademika untuk bersama-sama menjaga semangat integritas, inklusivitas, dan inovasi. Jadikan universitas ini sebagai rumah intelektual yang tidak hanya mencetak lulusan yang kompeten tetapi juga berkarakter dan berdampak positif bagi masyarakat.

Pada kesempatan yang indah dan terhormat ini, Rektor menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Presiden RI, Mendiktisaintek atas perhatian dan dukungan untuk Unima serta kepada Gubernur dan Wakil Gubernur Sulut, Bupati, Walikota, bersama seluruh pemangku kepentingan atas kebersamaan dan kerjasama yang telah diberikan.

Disebutkan, bulan lalu, Gubernur Sulut Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus hadir di Unima dan memberikan Kuliah Umum, kunjungan dalam rangka Seminar Nasional di Unima oleh Ketua Komisi Kejaksaan RI, Anggota Bawaslu RI serta kehadiran para narasumber dari luar negeri pada acara International Conffetence Unima pada minggu yang lalu.

Di momen ini, Rektor melaunching logo 70 dan pembukaan secara resmi Pekan Dies Natalis, sementara Sekretaris Rektor Marcia Imelda Watulingas menjelaskan secara detail makna yang terkandung dari logo tersebut. (FA)

Meimonews.com – Dalam kurun waktu sebulan, sejak digelar pada 8 Agustus hingga 8 September 2025, Polda Sulut beserta Polres/ta jajaran telah menyalurkan sebanyak 973.325 kg beras SPHP kepada warga masyarakat melalui Gerakan Pangan Murah Polri dan Bulog.

Kabid Humas Polda Sulut Kombes Pol Alamsyah Parulian Hasibuan mengungkapkan, berdasarkan hasil analisa dan evaluasi oleh Satgas Gerakan Pangan Murah Mabes Polri, pada Selasa (9/9/2025), Polda Sulut termasuk Polda yang menunjukkan pencapaian trend naik atau positif dalam hal penyaluran beras SPHP Bulog kepada warga masyarakat.

“Berdasarkan hasil analisa dan evaluasi oleh Satgas Gerakan Pangan Murah Mabes Polri, Polda Sulut juga termasuk Polda yang sudah mencapai 75 persen dari target sebanyak 1.121.579,90 kg beras SPHP,” ujar Kombes Pol Hasibuan kepada wartawan di Mapolda Sulut, Selasa (9/9/2025).

Gerakan Pangan Murah Polri dan Bulog ini, menurutnya, akan dilaksanakan secara berkelanjutan untuk menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan dalam rangka mengendalikan inflasi khususnya inflasi pangan.

“Gerakan Pangan Murah ini akan terus berlanjut di Polda Sulut dan jajaran. Ini merupakan bagian dari program Polri untuk Masyarakat. Tujuannya selain membantu meringankan beban ekonomi warga masyarakat, juga sebagai upaya menstabilkan harga beras di pasaran,” sebutnya. (AF)