Meimonews.com – Gubernur Sulut Mayjen (Purn) Yulius Selvanus memberikan Kuliah Umum di Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado di Ruang Rapat Lantai 4 Kantor Pusat Unsrat Manado, Senin (11/8/2025).

Dalam kuliah umum ini, Gubernur memaparkan Pokok-pokok pikiran Rencana Pembangunan Jangka Menengah dan Jang Panjang (RPJMP) Sulawesi Utara kepada para akademisi, mahasiswa, dan jajaran pimpinan universitas.

Gubernur menjelaskan visi, misi, dan strategi utama yang akan menjadi fondasi pembangunan Sulawesi Utara dalam beberapa dekade mendatang.

Di momen tersebut, Gubernur menekankan pentingnya sinergi dan kolaborasi antara Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Utara dan Universitas Sam Ratulangi untuk mewujudkan Sulawesi Utara yang lebih maju.

 

Rektor Unsrat Oktovian Berty Alexander Sompie dalam sambutannya menjelaskan, kuliah umum ini memiliki makna yang sangat penting dan menjadi acuan dalam merancang serta menyesuaikan program pendidikan yang relevan dan aplikatif.

Rektor berharap kuliah umum ini menjadi wadah yang memperkuat sinergi antara Pemrov Sulut dan Universitas Sam Ratulangi dalam menciptakan ekosistem kolaboratif mendukung terwujudnya Sulawesi Utara maju, mandiri dan berdaya saing global. (FA)

Meimonews.com – Universitas Katolik (Unika) De La Salle Manado merayakan puncak Dies Natalis ke-25 di kompleks kampus, Kairagi 1 Manado, Kamis (7/8/2025).

Perayaan diawali misa syukur yang dipimpin Uskup Manado Mgr. Benedictus Estephanus Rolly Untu MSC sebagai selebran utama di dampingi antara lain Pastor Melky Malingkas Pr, Pastor Revi Rafael Tanod Pr dan Pastor Andre Rumajar Pr sebagai selebran.

Hadir dalam perayaan ini tokoh-tokoh penting seperti Superior General of The Brothers of The Christian School dan co-founder Unika De La Salle Br. Armin Altamirano Luistro FSC dan Consul General Filipina Mary Jennifer Domingo Dingal, serta seluruh sivitas akademika dan alumni.

Perayaan yang berlangsung penuh makna, tidak hanya sebagai momentum syukur dan refleksi, tetapi juga menjadi ruang berbagi kisah inspiratif dari para pendiri dan pemimpin kampus.

Superior General of The Brothers of The Christian School dan co-founder Unika De La Salle Br. Armin Altamirano Luistro FSC saat memberikan sambutan

Di momen tersebut Bruder Armin (Pimpinan Tertinggi Bruder Lasalle Dunia berkedudukan di Roma dan pendiri Unika De La Salle Manado bersama Mgr. Yos Suwatan MSC) membagikan kesaksian haru tentang doa dan devosi untuk kampus.

Dalam sambutannya, Armin menyampaikan sebuah kesaksian yang mengharukan tentang perjalanan awal Unika De La Salle Manado.

Sebagian undangan yang hadir pada puncak perayaan Dies Natalis ke-25 Unika De La Salle Manado

Diungkapkan, pada masa-masa sulit awal berdirinya universitas ini, ia sempat berpikir Unika De La Salle tidak akan bertahan lama karena begitu banyak permasalahan yang menghadang. “Saya sempat merasa, universitas ini mungkin akan segera berakhir,” kenangnya jujur.

Namun, di tengah kegundahan tersebut, Armin mengambil langkah spiritual yang sangat pribadi. Ia melakukan devosi khusus kepada Bunda Maria Bintang Laut (Our Lady of the Star), memohon agar universitas ini tetap mampu bertahan dan berkembang.

Br. Armin foto bersama Rektor Unika De La Salle Manado Pastor Johanis Ohoitimur MSC (kanan) dan mantan Rektor Pastor Revi Rafael Tanod Pr

“Saya secara pribadi mempersembahkan universitas ini dalam devosi kepada Bunda Maria Bintang Laut. Saya berdoa agar Unika De La Salle terus diberi jalan untuk bertahan dan berkembang,” ujarnya dengan suara penuh haru.

Kesaksian ini disampaikan Bruder Armin secara publik untuk pertama kalinya di depan seluruh keluarga besar Lasallian.

Ia mengungkapkan rasa syukur dan harunya karena kini dapat menyaksikan sendiri bagaimana Unika De La Salle Manado telah bertumbuh dan menjadi bagian penting dalam dunia pendidikan di Indonesia.

“Melihat kebersamaan dan semangat Lasallian yang hidup sampai hari ini adalah jawaban dari semua doa dan harapan yang saya panjatkan,” tandasnys.

Rektor Unika De La Salle Manado Pastor Johanis Ohoitimur MSC menyambut baik pesan inspiratif tersebut.

Dalam pidatonya, Pastor Yong (sapaan Rektor) menegaskan bahwa semangat, doa, dan dedikasi para pendiri serta seluruh komunitas Lasallian akan terus menjadi fondasi utama pengembangan kampus di masa depan.

Ketua Panitia Dies Natalis ke-25 Arteurt Merung, dalam sambutannya menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi yang sebesar-besarnya kepada semua pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan seluruh rangkaian kegiatan Dies Natalis, mulai dari sivitas akademika, alumni, tamu undangan, hingga para mitra dan sponsor.

Art (sapaan akrabnya) berharap, semangat persaudaraan dan pelayanan Lasallian yang telah terbangun selama seperempat abad ini akan terus menjadi landasan kuat dalam menapaki masa depan Unika De La Salle Manado. (elka)

Meimonews.com – Memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia dan HUT ke-61 Provinsi Sulut, Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara (Pemprov Sulut) di bawah kepemimpinan Mayjen (Purn) Yulius Selvanus dan Johanis Victor Mailangkay (Gubernur dan Wakil Gubernur Sulut) mengeluarkan kebijakan terkait dengan keringanan pajak.

Kado khusus bagi masyarakat di Bumi Nyiur Melambai ini diberikan Pemrov Sulut lewat Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Sulut di bawah pimpinan June E. Silangen (Kepala) dengan nama Program Keringanan Pajak Merah Putih.

Peluncuran program ini dilakukan Gubernur Sulut bersamaan dengan pencanangan rangkaian kegiatan memperingsti HUT ke-80 Kemerdekaan RI yang diadakan di halaman kantor Gubernur, Jalan 17 Agustus, Manado, Jumat (8/8/2025).

Hadir acara ini, antara lain Forkopimda Sulut, pejabat tinggi pratama Pemprov Sulut, Ditlantas Polda Sulut, pimpinan Jasa Raharja Sulut, pimpinan dan staf Bapenda Sulut serta perwakilan masyarakat.

“Program ini berlangsung sejak dilaunching/diluncurkan hingga September 2025,” ujar Kepala Bapenda Sulut kepada Meimonews.com, usai acara launching/peluncuran.

Adapun rincian keringanan pajak dalam program ini, sebut Sekretaris Bapenda Sulut Filma D. Kepel yang dihubungi terpisah, ada lima poin/item.

Pertama, diskon PKB 50 persen masa pajak tahun 2024 ke bawah; kedua, diskon PKB 12,5 persen dan diskon Opsen PKB 35 persen masa pajak mulai 5 Januari 2025 yang tidak memiliki tunggakan pajak di tahun-tahun sebelumnya.

Ketiga, pembebasan denda PKB 100 persen; keempat, pembebasan pengenaan tarif PKB progresif; kelima, pembebasan denda SWDKLLJ tahun lalu dan tahun-tahun lalu.

Kebijakan ini, jelas June, dikeluarkan sebagai wujud komitmen Pemprov Sulut untuk membantu/meringankan pembayaran pajak oleh warga di daerah ini.

“Jangan lewatkan kesempatan berharga ini. Manfaatkan sekarang juga, !” ajak pejabat kreatif dan rajin turun lapangan ini. (elka)

Meimonews.com – Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) bersama Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara menggelar Rountable Meeting dengan tema Membangun Koalisi untuk Transisi Net Zero di Provinsi Sulawesi Utara.

Kegiatan ini merupakan bagian dari inisiatif program PAIR (Partnerships for Australia-Indonesia Research) yang bertujuan untuk menggalang kerjasama lintassektor dalam mencapai target emisi nol bersih atau Net Zero di wilayah Sulawesi Utara.

Berbagai pemangku kepentingan, termasuk perwakilan dari pemerintah provinsi, akademisi, sektor swasta, dan organisasi non-pemerintah hadir pada kegiatan yang diadakan di Ruang Rapat Kantor Pusat Unsrat Manado, Rabu (6/8/2025) ini.

Rountable Meeting yang turut dihadiriWakil Gubernur Sulut Johanis Victor Mailangkay ini diharapkan dapat merumuskan langkah-langkah konkret untuk membentuk sebuah Koalisi Net Zero Sulawesi Utara yang solid.

Rektor Unsrat Oktoviab Berty Alexander Sompie dalam sambutan yang dibacakan Wakil Rektor 1 Unsrat Arthur G. Pinaria menjelaskan, dalam forum ini akan dibahaa agenda besar membangun koalisi menuju transisi energi net zero di Sulut.

Semua tahu bahwa perubahan iklim adalah kenyataan yang tidak bisa diabaikan. Damaknya sudah dirasakan yakni cuaca ekstrim, kenaikan nuka air laut, dan kerentanan daerah pesisir yang semakin meningjat.

“indonesia telah menegaskan target net zero emission pada tahun 2060 atau lebih cepatcepat. Ini bukan tugas mudah. Butuh jerha keras lintas sektor dan lintas generas,” tegasnys.

Sulawesi Utara, menurut Rektor, meniliki peluang emas. Kita memiliki potensi energi terbarukan yang luar biasa yakni energi surya di pesisir, enerpi angin di kepulauan, bioenergi dari limbah pertanian, hingga mikrohidro di pegunungan. Semua ini adalah modal besar untuk membangun masa depan rendah karbon yang sesuai konteks lokal.

“Universitas Sam Ratulangi siap berada di garis depan. Kami melakukan riset strategisstrategis, khususnya pada transisi energi di fasilitas kesehatan, yang tidak hanya mengurangi emisi tetapi juga meningkatkan layanan kesehatan di daerah terpencil yang rentan terhadap dampak iklim,” ujar Pinaria membacakan sambutan Rektor. (FA)

Meimonews.com – Rektor Universitas Negeri Manado (Unima) Joseph Philip Kambey menegaskan, universitas sebagai institusi akademik memiliki peran strategis dalam memberikan kritik, masukkan, dan kajian ilmiah terhadap arah reformasi hukum yang sedang berlangsung.

“Oleh karena itu, saya menyambut baik dan mengapresiasi penyelenggaraan seminar ini sebagai bentuk nyata kontribusi civitas akademika bersama instansi terkait terhadap pembangunan hukum di Indonesia,” ujarnya ketika memberikan sambutan pada Seminar Nasional yang diadakan di Gedung Training Center Kampus Unima, Tondano, Rabu (6/8/2025).

Seminar Nasional yang merupakan bentuk kerjasama Unima dengan Komisi Kejaksaan Republik Indonesia (RI) ini mengusung tema Rancang Undang-undang Kitab Undang-undang Hukum Acara Pidana (KUHAP) dan Masa Depan Penegakan Hukum Indonesia.

Rektor berharap seminar ini tidak hanya menjadi ruang tukar gagasan akademik tetapi juga mampu memberikan kontribusi nyata berupa usulan-usulan yang relevan bagi pengambil kebijaksanaan dan aparat hukum.

Lebih dari itu, sambungnya, seminar ini diharapkan turut berperan dalam meningkatkan literasi hukum di kalangan mahasiswa serta masyarakat luas.

Rektot Unima Joseph Philip Kambey saat memberikan sambutan

“Saya yakin, melalui diskusi dan pemaparan dari para narasumber, kita akan mendapat perspektif yang luas dan kritis mengenai substansi RUU KUHAP serta implikasinya terhadap masa depan penegakan hukum di Indonesia,” tandas mantan Plt. Wakil Rektor 3 Unima dan Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unima ini.

Di akhir sambutan, Rektor atas nama civitas akademika Unima menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang setinggi-tingginya untuk Ketua Komisi Kejaksaan RI dan Kepala Kejaksaan Tinggi Sulut atas inisiasi kerjasama dengan Unima dan pihak Unima siap mendukung langkah selanjutnya, membangun kolaborasi yang berdampak.

Kajati Sulut Andi Muhammad Taufik sedang memberikan sambutan

Rektor berharap tujuan seminar ini bisa tercapai dan memberikan manfaat sebesar- besarnya bagi perkembangan ilmu hukum dan penegakan keadilan di Indonesia.

Kepala Kejaksaan Tinggi Sulut Andi Muhammad Taufik dalam sambutannya mengungkapkan, tantangan penegakan hukum Indonesia ke depan tentunya tidak mudah.

Ketua Panitia Donal Matheos Ratu (Wakil Rektor 2 Unima) di dampingi Wakil Rektor 1 Unima Mister Gidion Maru memberikan cenderamata kepada Ketua Komisi Kejaksaan RI Pujiyono Suwandi

Faktor-faktor pemicu meningkatnya tren kejahatan di semua sektor membutuhkan imstrumen hukum yang kuat dan tangguh, sejalan dengan perkembangan negara Indonesia yang dibanggakan.

“Dan, tentunya, untuk mencapai semua inj, dibutuhkan kesiapan kita semua untuk menyambut peneraan hukum-hukum yang baru di tahun 2026 yang akan datang,” ujarnya.

Kajati berharap kepada peserta seminar agar antusias ikutserta untuk memberikan masukkan-masukkan yang positif dan membangun demi tercapainya keadilan, kepastian dan kemanfaatan sehingga tujuan hukum untuk menciptakan masyarakat yang adil, aman, sejahtera dan tertib dapat tercapai.

Para narasumber seminar yang dimoderatori Henry Noch Lumenta

Ketua Pantia Donal Matheos Ratu melaporkan bahwa peserta seminar berjumlah sekitar 250 orang yang mengikuti secara langsung dan ratusan yang mengikuti secara daring melalui zoom dan Kanal YouTube Unima.

Para peserta baik dari lingkungan Unima maupun pihak terkait seperti perwakilan perguruan negeri maupun swasta, Kajari se-Sulut, Kanwil Dirjen Pemasyarakatan Sulut, Kepala Lapas/Rutan, Ketua Peradi Sulut, Ketua LPSK Sulut, para jaksa dan hakim, serta PPNS Kanwil Bea dan Cukai.

Dari lingkungan Unima terdiri dari Wakil Rektor, Ketua dan Sekretaris Senat, Ketua dan Sekretaris SPI, Dekan, Direktur Pascasarjana, Kepala Lembaga, Kepala Biro, Kepala UPA, Direktur dan Sekretaris BLU, Koordinator PPG, Kepala Klinik.

Selain itu, Mahasiswa Prodi S2 Hukum Pascasarjana, Dosen dan Mahasiswa Prodi S1 Hukum Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum (FISH), Mahasiswa Prodi Administrasi Negara, Mahasiswa Prodi PPKN, serta BEM Universitas dan Fakultas.

Seminar yang dimoderatori Henry Noch Lumenta ini menghadirkan 3 narasumber yakni Ketua Komisi Kejaksaan RI Pujiyono Suwandi, Guru Besar FISH Unima Adensi Timomor, dan Ketua Pengadilan Tinggi Manado Amin Sutikno.

Pujiyono membawakan materi Penyelarasan KUHAP dan KUHP 2023, Tumimomor tentang Prinsip Filosofis Hukum Acara Pidana dan Penegakan Hukum semantara Sutikno tentang RUU KUHAP dan Penegakan Hukum di Indonesia. (FA)

Meimonews.com – Keuskupan Manado yang wilayah pelayanannya tersebar di tiga provinsi yakni Sulawesi Utara, Gorontalo dan Sulawesi Tengah, kini memiliki satu paroki baru yakni Paroki St. Thomas Aquino Sea.

Paroki baru ini merupakan pemekaran dari Paroki St. Petrus Rasul Warembungan dan merupakan paroki ke-77 di Keuskupan Manado.

Peresmian Paroki Sea dilakukan dalam perayaan ekaristi/misa di gereja dan dilanjutkan dengan acara syukuran di bangsal halaman depan gereja, Minggu (3/8/2025).

Penyerahan berkas termasuk SK pendirian paroki dan pengangkatan pastor paroki dari Uskup Manado kepada Pastor Hermas Asumbi

Misa dipimpin Uskup Manado Mgr. Benedictus Estephanus Rolly Untu MSC di dampingi Prokur/Ekonom Keuskupan Manado Pastor Yansen Dianomo Pr, Pastor Paroki Warembungan Alfianus Windy Tangkuman Pr dan Pastor Paroki St. Thomas Aquino Hermas Asumbi MSC serta Frater Diakon Michael Kewo Pr.

Ratusan umat dan sejumlah undangan hadir pada peresmian paroki ini berdasarkan surat keputusan (SK) Uskup Manado no. 59/U/SK/VII/2025 tertanggal 30 Juli 2025.

Uskup Manado Mgr. Benedictus Estephanus Rolly Untu MSC saat memberikan sambutan pada acara syukuran di bangsal depan gereja paroki

Paroki baru ini memiliki 2 Stasi yakni St. Klemens Wenwin dengan 5 wilayah rohani dan Stasi Caritas Christi CHT dengan 3 wilayah rohani serta Pusat Paroki dengan 11 wilayah rohani.

Umat wilayah paroki baru ini tersebar di sejumlah perumahan di antaranya Wenwin, CHT, Wamaru, Trimitra ,Lestari 1,2,3,4, dan 5, Permata Asri, Bukit Indah, Bangun Griya, Bumi Permai, Parum Warembungan dan Desa Sea.

Pastor Paroki St. Thomas Aquino Pastor Hermas Asumsi saat memberikan sambutan

Untuk Pastor Paroki, Uskup Manado lewat SK No. 60/U/SK/VII/2025 tertanggal 30 Juli 2025 telah menunjuk dan mengangkar Pastor Hermas Asumbi MSC sebagai Pastor Paroki St. Aquino Sea.

Sebelum terbentuknya Dewan Paroki, Pastor Hermas di dampingi Koordinator Bidang (Korbit) 1-5 yakni Henny Purasa, Hardi Sanggel, Johanis Wowor, Ronny Binioli dan Jacob Rotty.

Korbid 1 Henny Purasa ketika menyampaikan ucapan terima kasih

Pastor Tangkuman berterima kasih karena setelah melalui proses panjang tiga stasi di Sea yang sebelumnya masuk dalam wilayah Paroki Warembungan, bisa menjadi paroki baru dengan nama Paroki St. Thomas Aquino Sea. “Ini merupakan penyelenggaraan Tuhan,” ujarnya.

Peresmian paroki ini, menurutnya, bisa terjadi karena peran banyak pihak terutama umat setempat dan pastor serta lainnya. Apa yang diharapkan sudah terallisasi, sudah menjadi paroki.

Perayaan ekaristi/misa di gereja

Pastor Asumbi dalam sambutannya menegaskan ketaatannya kepada Uskup Manado karena ia telah ditunjuk dan diangkat untuk memimpin/melayani di paroki ini sebagai pastor paroki.

“Saya taat kepada uskup. Oleh karenanya saya menerima penugasan sebagai pastor di paroki ini selama 3 tahun masa jabatan,” ujarnya seraya menambahkan siap diganti, walau belum genap 3 tahun bila diperlukan Uskup.

Diungkapkan, ia pernah ke tempatnya St. Thomas Aquino, yang memang memiliki kecerdasan luar biasa sehingga disebut Doktor Angelicus (doktor yang banyak tahu tentang Tuhan).

Pastor yang pernah bertugas di Jepang ini berharap teladan dari St. Thomas Aquino dapat dipedomani di paroki ini.

Ratusan umat dan sejumlah undangan dalam acara syukuran di bangsal depan gereja

Uskup Manado dalam sambutannya menyebut persiapan pendirian paroki yang umatnya, sebelum ini masuk dalam Paroki Warembungan, telah matang. Itulah sebabnya, Keuskupan Manado meresmikan pendiriannya sebagai paroki baru.

Paroki St. Thomas Aquino Sea ini, menurut mantan Provinsial MSC Indonesia ini, bisa diresmikan karena adanya dukungan banyak pihak terutama umat, pastor dan lainnya.

“Mari tidak hanya dengan ucapan selamat tapi menghadap ke depan. Kiranya kebersamaan pusat paroki dan dua stasi terus dimantapkan,” ujar uskup kelahiran Lembean, Minahasa Utara ini.

Hukum Tua Desa Sea Beatrix Tamuntuan saat memberikan sambutan

Uskup mengingatkan untuk terus memantapkan sebagai persekutuan, berjalan bersama agar mujizat itu terus nyata dalam kehidupan setiap hari.

Persekutuan, menurut Uskup, itu dibangun mulai dari keluarga, wilayah rohani, paroki, keuskupan hingga gereja universal, “Terus bakudukung karena hal itu sangat baik dan bangunlah kerjasama di paroki ini,” ajak Uskup,

Salah satu umat wilayah rohani Paroki St. Thomas Aquino foto bersama Uskup, Pastor Paroki dan Pastor Paroki Warembungan di acara syukuran

Senada dengan Pastor Asumbi, Uskup menguraikan tentang kehebatan St. Thomas Aquino. Oleh karena, Uskup mengajak agar hendaknya umat di paroki ini menjadikan teladan St. Thomas Aquino jadi pegangan/pedoman dalam pelayanan di paroki ini.

Ditegaskan untuk siap-siap berjalan sesuai arah dasar rencana strategis (renstra) sesuai dengan tuntunan Tuhan dalam pelayanan,

Turut memberikan sambutan pada acara syukuran yang turut dihadiri mantan pastor yang pernah melayani di Stasi yang kini jadi paroki seperti Pastor Hanny Mentang Pr, Superior Daerah MSC Sulkaltim Kornelius Kilu Keban, sejumlah pastor lainnya termasuk Vikep Tombulu Berje Karundeng Pr adalah Hukum Tua Desa Sea Beatrix Tamuntuan.

Sebelum makan bersama, Korbid 1 menyampaikan banyak terima kasih kepada semua pihak, baik umat setempat termasuk bapak-bapak yang telah mempersiapkan acara peresmian ini serta kepada umat, donator, pastor, Keuskuan Manado dan lainnya sehingga Paroki St. Thomas Aquino bisa berdiri dan diresmikan. (elka)

Meimonews – Menjelang peresmian Asrama Mahasiswa Nusantara (AMN) yang terletak di Desa Sea 1 Kabupaten Minahasa oleh Presiden RI Prabowo Subianto pertengahan Agustus 2025, Staf Khusus (Stafsus) Bidang Pemerintahan dan Akuntabilitas Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi Republik Indonesia (Kemendiktisaintek RI) Tjitjik Srie Tjahjandarie memimpin Rapat Koordinasi (Rakor).

Mendampingi Tjitjik pada Rakor yang diadakan di Gedung Rektorat Unsrat Manado, Jumat (1/8/2025) dan dihadiri pimpinan Unsrat fan instansi terkait adalah Rektor Unsrat Oktovian Berty Alexander Sompie.

Berbagai hal menyangkut persiapan peresmian AMN termasuk hal-hal yang ditemui saat Tjitjik tim dan di dampingi Rektor Unsrat dan pimpinan Unsrat lainnya dibicarakan dalam Rakor tersebut.

Tjitjik mengungkapkan, tadi pagi saya sudah mendapat laporan dari pimpinan Unsrat yang saya lihat sudah lengkap. “Ini merupakan langkah-langkah yang harus disiapkan karena target kita tanggal 10 Agustus, seluruh persiapan peresmian AMN sudah harus beres,” ujarnya.

Itulah sebabnya, sambungnya, kita punya beberapa hari untuk membereskan hal-hal yang tuntas sampai ada tanggal 10 Agustus.

Saat viisitas lapangan, Kamis (31)7)3025), Tjitjik melihat ada beberapa hal yang harus dibagi tugas.

Dikemukakan, kalau terkait perbaikan, perawatan yang ada di AMN, kita sudah koordinasikan dengan PUPR, dan PUPR telah berjanji bahwa untuk pembersihan lingkungan sekitar dan perbaikan gedung itu sudah beres pada tanggal 10 (Agustus).

Rektor, sebutnya, sudah berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara. Sebenarnya, yang punya gawe ini adalah Gubernur. “Tapi, alhamdullilah, Unsrat dimasukkan di dalam agenda kunjungan AMN. Ini suatu berkat untuk Unsrat dan Kementerian kita (Kemendiktisaintek),” ujarnya.

Ditambahkan, Rektor Unsrat akan mengurus eksternal, koordinasi dengan Pemprov, Polda dan lain-lain termasuk dengan fasilitas-fasilitas eksternal termasuk jalan dan persiapannya.

Rektor dan Asisten 1, menurutnya, telah ditunjuk menjadi PIC. Tugas kita (Kemendiktisaintek termasuk Unsrat) urusan internal yakni terkait dengan penyelenggaraan AMN ini.

Ditegaskan, ada beberapa hal yang harus disingkronkan terutama terkait dengan sistem akademik seperti aksesibilitas. Termasuk juga sistem perpustakaan. Di situ khan ada komputer. Di ruang perpustakaan perlu ada 1-2 komputer yang aplikasinya konek dengan Unsrat yang sudah online. Sehingga adik-adik mahasiswa punya akses sumber pembelajaran dengan Unsrat

Disinggung juga perlunya akses ruang kesehatan. Nantinya, Fakultas Kedokteran kita memohon bantuan pinjaman sementara alat-alat kesehatan yang diperlukan untuk pelayanan kesehatan dasar seperti tensi dan yang berhubungan dengan pertolongan pertama.

Diharapkan dengan kehadiran Presiden semua fasilitas putra dan putri yang ada dinAsrama Mahasiswa Nusantara sudah lengkap dan masing-masing putra dan putri sudah menempati tempatnya masing-masing. (FA)

Meimonews.com – Setelah melalui proses seleksi, para Katua Lingkungan (Kaling) se- Kota Manado dilantik Walikota Manado Andrei Angouw di ruang serbaguna Kantor Walikota, Rabu (30/7/2025).

Hadir pada acara ini Pj. Sekretaris Daerah Kota Manado Steaven Dandel, Asisten 1 Julises Oehlers, Asisten 3 Donald Supit, Kepala Dinas Sosial Rollies Rondonuwu, para Camat, para Lurah serta para Kaling yang dilantik.

Para Kaling yang dilantik, ada yang wajah lama tapi ada juga yang wajah baru.

Sejumlah hal penting terkait tugas dan bagaimana para Kaling berperilaku disampaikan/diingatkan walikota yang akrab disebut AA (Andrei Angouw).

“Selamat bekerja, bukan selamat menikmati,’ ujar Walikota di awal sambutannya, yang memiliki makna mendalam untuk dihayati dan diterjemahkan dalam pelaksanaan tugas.

Sebab, menurut Walikota, jabatan yang diemban yakni Kaling bukanlah posisi untuk dinikmati tapi amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab.

Ditegaakan, menjadi Kaling memang tidak enak dan harus bekerja keras, memiliki tanggung jawab besar dalam pelayanan kepada masyarakat serta harus bersikap baik.

Ada sejumlah hal terkait dengan apa yang disampaikan itu, yang dirincikan secara blak-blakang oleh orang nomor satu di Ibukota Provinsi Sulut ini.

Para Kaling harus dekat dengan masyarakat, dengan tokoh agama dan menjadi contoh/teladan yang baik bagi masyarakat serta tidak ada yang rasa Lurah atau camat.

Walikota mengingatkan pula agar para Kaling menjaga semangat toleransi dan kerukunan antarumat beragama.

Mantan Ketua DPRD Sulut ini mengingatkan, dalam pelaksanaan tugas akan senantiasa dipantaunya serta para staf, baik lewat WhatsApp group Kaling maupun pantauan langsung di lapangan. (elka)

Meimonews.com – Setelah melewati proses seleksi ketat, Laode Dzaky dari Kabupaten Minahasa Selatan dan Kristenia Saragih dari Kabupaten Minahasa meraih juara pertama kategori putra dan putri GenRe Sulut Tahun 2025.

Penobatan Laode dan Kristenia sebagai Duta Putra dan Duta GenRe Putri dilakukan pada malam Grand Final Apresiasi Duta GenRe (Generasi Berencana) Sulut Tahun 2025 di Aula Mapalus Kantor Gubernur Sulut, Jalan 17 Agustus Manado, Sabtu (26/7/2025).

Malam grand final Apresiasi Duta GenRe Sulut tahun 2025 yang digelar Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga)/BKKBN Perwakilan Sulut ini diikuti 19 finalis yang terdiri dari 10 putra dan 9 putri utusan Kabupaten/Kota di Bumi Nyiur Melambai ini.

Laode Dzaky dan Kristenia Saragih, Duta GenRe Sulut 2025

Tampil sebagai tim yuri pada pada kegiatan ini adalah Leonny Mongi (Direktur Tsunagu Japan Indonesia dan pemerhati perlindungan anak), Ester Pontoh Wowor (TP-PKK Sulut, Eukharistio Yululano (Ketua Forum Genre Sulut), Eliana Gloria (Aktivis Remaja UNICEF Indonesia, dan Lady Ante (Sekretaris Kemendukbangga/BKKBN Sulut).

Terpilihnya Laode dan Kristenia sebagai Duta GenRe Sulut 2025 maka keduanya akan mengemban tugas selama satu tahun untuk menyuarakan edukasi seputar kesehatan reproduksi remaja, pencegahan pernikahan dini, narkoba, seks bebas, serta promosi kehidupan berkeluarga yang terencana dan berkualitas.

Mereka juga akan mewakili provinsi Sulut dalam ajang Pemilihan Duta GenRe Tingkat Nasional tahun 2026.

Dalam sambutannya, Kepala Perwakilan (Kaper) Kemendukbangga/BKKBN Sulut Jeanny Yola Winokan menegaskan, para Duta GenRe bukan hanya simbol representatif, namun juga agen perubahan yang diharapkan mampu menurunkan angka kelahiran remaja usia 15–19 tahun di Sulut.

“Kami percaya, para Duta GenRe ini akan menjadi perpanjangan suara program Bangga Kencana untuk menciptakan generasi unggul dan berdaya saing,” ujarnya.

Gubernur Sulut Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus dalam sambutan tertulis yang dibacakan Kepala Disdukcapil KB Sulut Christodharma Sondakh menyampaikan apresiasi tinggi atas penyelenggaraan kegiatan ini.

“Program Duta GenRe merupakan langkah sistematis untuk menciptakan remaja Sulut yang tangguh, berkarakter, dan berdaya saing global. Ini bukan hanya kompetisi simbolik, tapi panggilan strategis untuk membekali remaja dengan empat pilar kehidupan: pendidikan, karir, kesehatan reproduksi, dan kesiapan berkeluarga,” sebutnya.

Daftar lengkap pemenang Duta GenRe Sulut 2025 untuk Kategori Putra adalah juara 1 – 3 adalah: Laode Dzaky (Kabupten Minahasa Selatan),: Moses Paath (Kabupaten Minahasa), dan Israel Aror (Kota Tomohon).

Kategori Putri juara 1 – 3) adalah Kristenia Saragih (Kabupaten Minahasa), Diva Manoppo (Kota Kotamobagu) Renata Rumbay (Kabupaten Minahasa Tenggara).

Dengan semangat dan komitmen tinggi dari para finalis serta dukungan semua pihak, kegiatan ini menjadi bukti nyata kolaborasi strategis dalam mewujudkan remaja Sulut yang sehat, cerdas, dan siap menghadapi masa depan. (Afer)

Meimonews.com – Gerak cepat dan bentuk kepedulian Pemerintah Kota Manado, dalam hal ini Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Kota Manado terhadap korban kebakaran Kamar Motor (KM) Barcelona 5 terlihat nyata.

Korban kebakaran yang hilang dokumen kependudukannya (KTP-el)nya langsung ditangani. Dinas Dukcapil Manado langsung mengurus KTP-el pengganti.

Langkah cepat yang dilakukan tersebut karena dokumen kependudukan/KTP-el tersebut merupakan dokumen penting, yang diperlukan untuk keperluan administrasi para korban.

“Kehilangan KTP-el dalam musibah tersebut tentu menjadi kendala besar untuk mengakses layanan perbankan, kesehatan, jaminan sosial, dan keperluan mendesak lainnya. Kebutuhan ini dirasakan langsung oleh sejumlah korban,” jelas Kepala Dinas Dukcapil Erwin Kontu, Kamis (24/7/2025).

Menurutnya, kepedulian tersebut dilakukan sebagai panggilan tugas dan wujud kehadiran pemerintah di tengah masyarakat yang sedang tertimpa musibah.

Sesuai arahan pimpinan dan panggilan kemanusiaan, pihaknya tidak boleh membiarkan para korban berlarut dalam kesulitan. Terlebih bagi mereka yang harus mengurus hak-hak penting seperti klaim asuransi maupun Taspen, di mana negara harus hadir memberikan kemudahan.

Berdasarkan data yang ada, sampai Kamis (24/7/2025) sore, setidaknya sudah 18 KTP-el yang dicetak dan telah diserahkan kepada para korban yang mengurusnya.

Proses penerbitan KTP-el tersebut dilakukan hanya dengan cara para korban atau keluarga melaporkan diri ke kantor Disdukcapil dengan menyebutkan bahwa mereka adalah korban dari kecelakaan KM Barcelona 5, dan petugas akan segera melakukan verifikasi data untuk proses pencetakan.

Para korban mengungkapkan rasa syukurnya karena Pemerintah Kota Manado, khususnya Dinas Dukcapil Manado bisa membantu penerbitan pengganti KTP-el mereka yang hilang.

“Terima kasih banyak kepada Dinas Dukcapil Manado yang sangat cepat membantu kami. Ini sangat berarti,” ujar salah satu korban kebakaran KM Barcelona 5 yang KTP-elnya hilang dan langsung mendapat penggantinya.

Gerak cepat yang dilakukan Dinas Dukcapil Manado ini, menurut Kontu, merupakan komitmen institusi yang dipimpinnya dalam memberikan pelayanan yang tidak hanya cepat, tetapi juga humanis dan memahami kebutuhan mendesak masyarakat. (elka)