Meimonews.com – Rapat Pemerintah Desa (Pemdes) Lolah 3 bersama sejumlah pimpinan dan calon pimpinan organisasi tingkat desa diisi pula dengan penyampaian materi tentang Jaga Kamtibmas dan Upaya P4GN.

Pimpinan dan calon pimpinan organisasi tersebut di antaranya Ketua BPD Meyke Tamboto, Ketua Bumdes Pokce Keles, Ketua LPM Theodorus Rasuh, Ketua Karang Taruna Ziski Montolalu serta pendamping program IMD Berbasis DSGS Angky Waha. Semua perangkat desa termasuk Kepala Jaga dan Meweteng hadir pada rapat beberapa jam itu.

Rapat yang dipimpin Hukum Tua Desa Lolah 3 Markus Paulus Rasuh diselenggarakan di rumah Hukum Tua, Kamis (13/7//2023) malam.

Materi disampaikan Ketua Perhimpunan Putra Putri Brimob dan Ketua Komunitas Tolak Nasional Lexie Kalesaran.

Beberapa hal terkait dengan Jaga Kamtibmas (keamanan dan ketertiban masyarakat) dan upaya P4GN (pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba) disampaikan Kalesaran pada momen rapat tersebut.

Kamtibmas penting untuk dijaga karena dengan demikian desa akan aman, nyaman dan tentram sehingga pelbagai aktivitas untuk kemajuan desa bisa berjalan dengan baik dan sukses.

Itulah sebabnya, sebut Kalesaran, Kamtibmas perlu dijaga dan dipelihara dengan baik. Makanya, diperlukan pula upaya-upaya untuk hal tersebut.

Peran masyarakat dalam upaya tersebut dan  bersinergi dengan Pemerintah Desa sangat diperlukan.

Ada sejumlah saran/masukkan berupa program yang ditawarkan Kalesaran kepada Pemerintah Desa untuk bisa diwujudkan/dilaksanakan dalam kerangka menjaga agar Kamtibmas.

Dalam momen rapat tersebut, disampaikan pula materi seputar upaya P4GN. Sepintas dipaparkan soal bahaya narkoba dan bagaimana agar desa Lolah 3 tidak ada penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba.

Kalesaran berharap agar desa ini jadi Desa Bersinar (bersih dari narkoba). Makanya diperlukan langkah antisipasi, upaya P4GN.

Konsep/saran untuk program jaga Kamtibmas dan upaya P4GN langsung direspon Hukum Tua dan perangkat desa untuk akan ditindaklanjuti dalam bentuk program Pemdes. (Fer)

Meimonews.com – Hukum Tua Lolah 3 Kabupaten Minahasa Markus Paulus Rasuh menggelar rapat di rumahnya, Kamis (13/7/2023) malam.

Puluhan perangkat desa termasuk Kepala Jaga, Meweteng, pimpiman dan calon pimpinan organisasi-organisasi desa di antaranya Ketua BPD Meyke Tamboto, Ketua Bumdes Pokce Keles, Ketua LPM Theodorus Rasuh, Ketua Karang Taruna Ziski Montolalu serta pendamping program IMD Berbasis DSGS Angky Waha diundang hadir.

Berbagai hal/program terkait dengan upaya untuk  memajukan desa dibahas dalam rapat yang sekaligus juga diadakannya launching  IST Pendata Desa Indeks Membangun Desa Berbasis DSGS , pelantikan pimpinan organisasi-organisasi tingkat desa serta Panitia Pelaksana HUT Kemerdekaan RI dan HUT Desa yang diketuai Windi Sumendap.

Di kesempatan itu pula, dihadirkan Ketua Perhimpunan Putra Putri Brimob dan Ketua Komunitas Tolak Narkoba Lexie Kalesaran untuk berbagi informasi seputar keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) serta upaya mencegah penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba.

Dalam kata pengantarnya, Rasuh menyampaikan hal-hal yang hendak diterapkan semasa kepemimpinannya sebagai Hukumtua, yang membutuhkan kerjasama dan dukungan dari banyak pihak terutama masyarakat.

“Dukungan dan kerjasama itu perlu karena untuk kemajuan bersama, untuk kemajuan torang pe desa,” ujar tokoh masyarakat yang kini terpilih kedua kalinya sebagai Hukum Tua Desa Lolah 3.

Rencana-rencana program untuk kemajuan desa, sebut Rasuh, hendaknya dilaksanakan tanpa menunda-nunda dan dilaksanakan tepat sasaran dan bisa dipertanggungjawabkan, apalagi bila itu menggunakan dana pemerintah/negara.

Kegiatan-kegiatan tersebut bersinergi dengan program Pemerintah Kabupaten Minahasa di bawah kepemimpinan Royke Octavian Roring (Bupati)  dan Robby Dondokambey (Wakil Bupati).

Diingatkan Rasuh agar dalam setiap aktivitas/pertemuan atau rapat-rapat hendaknya tepat jam supaya yang sudah datang duluan tidak menunggu terlalu lama. (Fer)

Meimonews.com – Setelah pelaksanaan penerimaan mahasiswa baru (Maba) Unsrat lewat jalur Seleksi Nasional Berbasis Prestasi (SNBP) dan Seleksi Nasional Berbasis Test (SNBT), saat ini mulai dilaksanakan Ujian Tertulis Berbasis Komputer (UTBK) Jalur Mandiri  Tumou Tou (T2).

UTBK Jalur Mandiri Tumou Tou di Gedung UPT Teknologi dan Komunikasi Unsrat yang dimulai Kamis (13/7/2023) dibuka pelaksanaannya oleh Rektor Unsrat Prof. Dr. Ir. Oktovian Berty Alexander Sompie, M.Eng, IPU yang ditandai dengan pembukaan amplop berita acara pengawasan UTBK penerimaan calon mahasiswa baru Jalur Mandiri Tumou Tou (T2) Unsrat.

Dalam pengarahannya, Rektor berterima kasih kepada peserta UTBK Jalur Mandiri T2 yang telah memilih Unsrat sebagai tempat belajar.

“Oleh karena itu, diharapkan peserta harus percaya diri dan tenang dalam mengikuti ujian saat ini,” ujar Prof. Sompie.

Wakil Rektor 1 Bidang Akademik Prof. Dr. Ir. Grevo Soleman Gerung, MSc selaku Ketua Panitia  mengingatkan kembali bahwa jangan pernah percaya kepada siapapun atau oknum “Calo” yang menawarkan jasa kelulusan dengan memintakan sejumlah uang.

“Hal itu, tidak benar dan omong kosong, karena kelulusan ditentukan oleh nilai hasil UTBK,” ujar Gerung.

Hadir bersama Rektor dalam pembukaan ujian adalah Wakil Rektor 3 Bidang Umum dan Keuangan Dr. Ronny A. Maramis, SH, MH dan Ketua LPM Ir. Steeny Edward, MSc, Ph.D. (FA)

Meimonews.com – Memperingati HUT Kota Manado Tahun 2023, personil Polresta Manado, TNI, Pemkot Manado, aktivis dan masyarakat berkolaborasi bersih-bersih sampah di pesisir pantai dan sungai Sario dan Sindulang, Kamis (13/7/2023).

Kegiatan kolaborasi ini dilakukan sebagai wujud kepedulian terhadap lingkungan dan ekosistem yang ada terutama wilayah pantai dan bantaran sungai yang ada di Kota Manado.

Kapolresta Manado Kombes Pol Julianto Parlindungan Sirait melalui Kasi Humas Ipda Agus Haryono yang ikut melakukan kegiatan ini, menjelaskan kegiatan ini merupakan wujud kepedulian terhadap lingkungan dan juga kesehatan masyarakat khususnya yang ada di sekitar lokasi pantai di wilayah hukum Polresta Manado.

“Pagi hari kami dari Polresta Manado bersama unsur TNI dengan dibantu dengan pemerintah Kota Manado yang ada di sini serta masyarakat sekitar, melakukan gotong royong untuk membersihkan sampah – sampah yang ada bantaran sungai dan  sepanjang pantai ini,” ujar Ipda Agus.

Kapolresta melalui  Kasi Humas juga mengimbau masyarakat yang ada di Kota Manado untuk tidak membuang sampah sembarangan, sediakan tempat sampah di rumah, tempat makan dan hotel  Dengan demikian, lingkungan akan terjaga dari sampah anorganik yang dapat merusak keindahan pantai.

Terpisah, Dandim 1309/Manado Letkol. Inf. Himawan Teddy Laksono melalui Danramil 1309-03 Wenang Sario Malalayang Mayor Inf. Paustinus Fransiskus Dahua mengimbau kepada masyarakat agar  membuang sampah  pada  tempatnya  dengan tujuan tidak terjadi banjir dan sanitasi kesehatan terjamin.

Hadir dalam kegiatan ini, Wakapolresta Manado AKBP Faisol Wahyudi, Kabag Ops Kompol Thommy Aruan beserta PJU Polresta Manado, unsur TNI seperti Danramil 1309-03 WSM Mayor Inf. Paustinus Fransiskus Dahua, Pemerintah Kota Manado, aktivis lingkungan dan masyarakat.

Meimonews.com  – Bahaya Narkoba disosialisasikan kepada siswa baru SMA Negeri 2 Tomohon di aula kelas, Rabu (12/7/2023) di momen kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Pelajaran 2023/2024.

Tampil sebagai pembicara/narasumber pada sosialisasi yang dipandu Sekretaris Panitia MPLS Cristofel Gigir, S.Pd adalah Penggiat dan Relawan Anti Narkoba Sulut Lexie Kalesaran.

Dalam penyajian materinya, Kalesaran menjelaskan hal-hal seputar narkoba, bahaya dan upaya pencegahannya mulai dari apa itu narkoba. Dirincikan jenis-jenis narkoba dan pengelompokannya, aspek resiko dari penyalahgunaan narkoba, faktor-faktor penyebab penyalahgunaannya.

Selain itu, dampak dari penyalahgunaan narkoba, kondisi terkini penyalahgunaan narkoba termasuk prevalensi penyalahgunaan narkoba baik di tingkat dunia, secara nasional dan provinsi Sulawesi Utara.

Diberikan pula informasi bagaimana agar para siswa terhindar dari penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba.

Penyajian materi dilakukan secara interaktif/dialogis agar para siswa bisa dengan mudah menangkap dan memahami materi yang diberikan.

Guna menghindari penyalahgunaan narkoba, Kalesaran yang adalah juga Ketua Perhimpunan Putra Putri Brimob dan Ketua Komunitas Tolak Narkoba meminta agar para siswa yang adalah generasi penerus bangsa untuk mengatakan tidak pada narkoba, menolak narkoba dan jangan coba-coba pakai.

Seharusnya, para siswa, menurutnya belajar menahan diri, belajar arti kehidupan dan belajar untuk masa depan.

Disarankan untuk meraih cita-cita dengan berprestasi baik di bidang pendidikan, pramuka, olahraga, kesenian, aktif dalam kegiatan kerohanian/keagamaan dan lain-lain.

“Jadilah anak muda yang dibanggakan keluarga, sekolah, masyarakat dan lembaga agama,” ujar Kalesaran.

Kegiatan sosialisasi di awali pengantar dari Kepala SMA Negeri 2 Tomohon Drs. Deny JM Pakasi, M.Kes.

MPLS dilakukan Senin-Jumat (10-14/7/2023). Selain bahaya narkoba, sejumlah materi lainnya diberikan kepada para siswa baru tersebut. (Fer)

Meimonews.com – SMA Negeri 2 Tomohon yang terletak di Kelurahan Tiga Kecamatan Tomohon Barat Kota Tomohon melaksanakan MPLS (Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah), Senin-Jumat (10-14/7/2023).

Puluhan siswa baru sekolah yang ikut MPLS  tersebut mendapat pembekalan materi dari sejumlah pembicara baik dari internal maupun eksternal sekolah yang memang memiliki berkompeten.

Kepala SMA Negeri 2 Tomohon Drs. Deny JM Pakasi, M.Kes di dampingi Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan Jafet Paraisu, S Teol, M.Pd dan Sekretaris Panitia MPLS Christofel Gigir, S.Pd kepada Meimonews.com mengatakan, pada kegiatan MPLS lima hari ini, para siswa baru telah dan akan mendapat sejumlah materi dari beberapa pembicara/narasumber.

Materi-materi tersebut di antaranya adalah Wawasan wiyata mandala, Pengenalan kurikulum merdeka dan PS, Cara belajar efektif, Kesadaran berbangsa dan bernegara, Pendidikan karakter/pembinaan mental agama di sekolah, Tatakrama.

Selain itu, Empat pilar kebangsaan, Bahaya narkoba, Kepemimpinan/pramuka, Kesehatan reproduksi, serta Pengenalan lingkungan sekolah, olahraga dan kebersihan.

Pantauan Meimonews.com di lokasi kegiatan, Rabu (12/7/2023) terlihat para siswa baru tersebut sangat antusias mengikuti pemaparan materi di momen MPLS Tahun Pelajaran 2023/2024.

Mereka terlihat serius mengikutinya dan beberapa siswa memanfaatkan sesi tanya-jawab yang disediakan.

“Kami berharap semua kegiatan dalam rangka MPLS tahun pelajaran 2023/2024 ini bisa berjalan dengan lancar, baik dan sukses,” ujar Pakasi, yang baru beberapa bulan menjadi kepala di sekolah tersebut.

Kegiatan MPLS diawali apel bendera di halaman sekolah dengan inspektur upacara kepala sekolah. (Fer)

Meimonews.com – Rapat paripurna DPR RI akhirnya memutuskan mengesahkan Rancangan Undang-undang (RUU) Kesehatan menjadi undang-undang (UU) Kesehatan pada sidang paripurna DPR RI pada masa persidangan V Tahun Sidang 2022-2023, Selasa (11/7/2023).

Ada sejumlah aspek yang disempurnakan dalam Undang-undang Kesehatan, yaitu pertama, dari fokus mengobati menjadi mencegah. Pemerintah sepakat dengan DPR RI, pentingnya layanan primer yang mengedepankan layanan promotif dan preventif berdasarkan siklus hidup.

Untuk mendekatkan layanan kesehatan ke masyarakat, Pemerintah menekankan pentingnya standardisasi jejaring layanan primer dan laboratorium kesehatan masyarakat di seluruh pelosok indonesia

Kedua, dari akses layanan kesehatan yang susah menjadi mudah. Pemerintah sepakat dengan DPR RI bahwa diperlukan penguatan pelayanan kesehatan rujukan melalui pemenuhan infrastruktur SDM, sarana prasarana, pemanfaatan telemedisin, dan pengembangan jejaring pengampuan layanan prioritas, serta layanan unggulan nasional berstandar internasional.

Ketiga,  dari industri kesehatan yang bergantung ke luar negeri menjadi mandiri di dalam negeri. Pemerintah sepakat dengan DPR RI bahwa diperlukan penguatan ketahanan kefarmasian dan alat kesehatan melalui penguatan rantai pasok dari hulu hingga hilir. Memprioritaskan penggunaan bahan baku dan produk dalam negeri, pemberian insentif kepada industri yang melakukan penelitian, pengembangan, dan produksi dalam negeri.

Dari sistem kesehatan yang rentan di masa wabah menjadi tangguh menghadapi bencana. Pemerintah sepakat dengan DPR RI bahwa diperlukan penguatan kesiapsiagaan pra bencana dan penanggulangan secara terkoordinasi dengan menyiapkan tenaga kesehatan yang sewaktu-waktu diperlukan dapat dimobilisasi saat terjadi bencana.

Keempat, dari pembiayaan yang tidak efisien menjadi transparan dan efektif. Pemerintah sepakat dengan DPR RI untuk menerapkan penganggaran berbasis kinerja. Ini mengacu pada program kesehatan nasional yang dituangkan dalam rencana induk bidang kesehatan yang menjadi pedoman yang jelas bagi pemerintah dan pemerintah daerah.

Kelima,  dari tenaga kesehatan yang kurang menjadi cukup dan merata. Pemerintah sepakat dengan DPR RI bahwa diperlukan percepatan produksi dan pemerataan jumlah dokter spesialis melalui penyelenggaraan pendidikan dokter spesialis berbasis rumah sakit.

Dari perizinan yang rumit dan lama menjadi cepat, mudah dan sederhana. Pemerintah sepakat dengan DPR RI bahwa diperlukan penyederhanaan proses perizinan melalui penerbitan STR yang berlaku seumur hidup dengan kualitas yang terjaga

Dari tenaga kesehatan yang rentan dikriminalisasi menjadi dilindungi secara khusus. Pemerintah sepakat dengan DPR RI bahwa tenaga medis dan tenaga kesehatan memerlukan perlindungan hukum dalam melaksanakan tugasnya, baik dari tindak kekerasan, pelecehan, maupun perundungan. Secara khusus bagi tenaga medis yang diduga melakukan tindakan pidana dan perdata dalam pelaksanaan pelayanan kesehatan harus melalui pemeriksaan majelis terlebih dahulu.

Keenam,  dari sistem informasi yang terfragmentasi menjadi terintegrasi. Pemerintah sepakat dengan DPR RI bahwa diperlukan integrasi berbagai sistem informasi kesehatan ke sistem informasi kesehatan nasional yang akan memudahkan setiap orang untuk mengakses data kesehatan yang dimilikinya tanpa mengurangi jaminan perlindungan data individu.

Dari teknologi kesehatan yang tertinggal menjadi terdepan. Pemerintah sepakat dengan DPR RI perlunya akselerasi pemanfaatan teknologi biomedis untuk pelayanan kesehatan, termasuk pelayanan kedokteran presisi.

“Pengesahan RUU Kesehatan ini merupakan salah satu langkah dari transformasi kesehatan. Langkah ini dibutuhkan untuk membangun arsitektur kesehatan Indonesia yang tangguh, mandiri dan inklusif,” sebut siaran pers Biro Humas dan Pelayanan Publik Kemenkes RI, Selasa (11/7/2023).

Disebutkan pula, ada 11 undang-undang terkait sektor kesehatan yang telah cukup lama berlaku sehingga perlu disesuaikan dengan dinamika perubahan zaman. Pemerintah sependapat dengan DPR terkait dengan ruang lingkup dan pokok-pokok hasil pembahasan yang telah mengerucut berbagai upaya peningkatan kesehatan Indonesia ke dalam 20 bab dan 458 pasal di RUU Kesehatan.

Sebelumnya, pemerintah telah melaksanakan setidaknya 115 kali kegiatan dalam rangka meaningful participation, baik dalam bentuk forum diskusi maupun seminar yang dihadiri 1.200 pemangku kepentingan dan 72 ribu peserta. Pemerintah sudah menerima setidaknya 6.011 masukan secara lisan dan tulisan, maupun melalui portal partisipasi sehat.

Pimpinan Komisi IX DPR RI Emanuel Melkiades Laka Lena mengatakan, RUU tentang Kesehatan bertujuan untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat Indonesia. RUU ini menjabarkan agenda transformasi kesehatan yang bersifat reformis untuk perbaikan pelayanan kesehatan di fasilitas kesehatan primer dan sekunder melalui penguatan upaya kesehatan dalam bentuk upaya promotif, preventif, kuratif rehabilitatif, dan atau paliatif.

“RUU kesehatan memberikan ruang ekosistem untuk pengembangan inovasi kesehatan, serta penguatan peran kesehatan,” ujar Melki, seperti dikutip Biro Humas dan Pelayanan Publik Kemenkes RI.

Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin mengatakan, dengan disahkannya RUU Kesehatan kiranya menjadi awal yang baru untuk membangun kembali sistem kesehatan yang tangguh di seluruh Indonesia, tidak terkecuali di daerah terpencil, tertinggal, di perbatasan, maupun kepulauan.

“Saya ingin mengajak seluruh elemen pemerintah pusat, kementerian/lembaga, pemerintah daerah, swasta, maupun organisasi non pemerintah, untuk ikut membangun kesehatan sampai ke pelosok negeri negeri,” ujar Menkes. (Fer)

Meimonews.com  – Siswa baru SMA Negeri 8 Manado mendapat bekal informasi tentang Bahaya Narkoba di salah satu sesi Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Pelajaran 2023/2024, Selasa (11/72023).

Penggiat dan Relawan Anti Narkoba Sulut Lexie Kalesaran (Ketua Komunitas Tolak Narkoba dan Ketua Perhimpunan Putra Putri Brimob) menjadi pembicara/narasumber materi tersebut.

Penyampaian materi dilakukan dengan cara dialogis sehingga para siswa yang baru lulus penerimaan peserta didik baru (PPDB) tahun pelajaran 2023/2024 ini bisa lebih mudah mencerna dan memahami materi yang diberikan.

Dalam.pemaparan materinya, Kalesaran menjelaskan apa itu narkoba, jenis-jenisnya, efek-efek yang ditimbulkannya, faktor-faktor penyebabnya, fenomewa/kondisi terkini penyalahgunaan narkoba dan bagaimana para siswa baru ini bersikap.

Ada beberapa cara/langkah/upaya yang perlu dilakukan para siswa baru ini agar terhindari dari   bahaya narkoba. Dengan melakukan cara/langkah/upaya tersebut, diyakini para siswa tidak akan terjerat pada penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba.

Bila aktif dalam kegiatan ekstra kurikuler seperti pramuka, olahraga, kesenian, kerohanian serta tekun mengikuti kegiatan akademik di sekolah dan kegiatan sejenis di lingkungan tempat tinggal/masyarakat, diyakini para siswa yang adalah generasi penerus akan terluput/terhindar dari bahaya narkoba ini.

Pemaparan materi dipandu Peggy Lieke Roring, S.Pd di dampingi Ketua Panitia MPLS Susana J. Kindangen, S.Pd, M.Si. Kepala Sekolah Dra. Mediatrix Mariana Ngantung memantau kegiatan di sela kegiatan/aktivitas persekolahan lainnya.

Usai pemaparan materi bahaya narkoba, pemaparan materi berikutnya dilakukan oleh personil Densus 88 yang dipandu Peggy (Sekretaris Panitia) di dampingi Wakepsek Kehumasan Dalvian M. Taroreh, S.Pd, M.Si. Materi yang disampakan adalah Pencegahan Intoleransi, Radikalisme dan  Terorisme.

Materi ini perlu dibekali kepada para siswa agar mereka memahami betapa pentingnya menjaga toleransi dalam kehidupan bermasyarakat serta tidak terlibat dalam kegiatan radikalisme dan terorisme.

MPLS SMA Negeri 8 Manado dilaksanakan Senin-Jumat (10-14/7/2023) di kompleks sekolah (ada di aula dan ada juga di lapangan). (Fer)

Meimonews.com – SMA Negeri 8 (Smandel) Manado melaksanakan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di kompleks sekolah, Senin-Jumat (10-14/7/2023).

Selang lima hari dalam kegiatan yang dilaksanakan Panitia yang diketuai Susana J. Kindangen, S.Pd, M.Si ini sejumlah materi dengan berbagai pembicara/narasumber baik dalam lingkungan sekolah maupun pihak terkait dihadirkan.

Semua materi yang diberikan dari para pembicara/narasumber diharapkan menjadi bekal bagi para siswa baru di sekolah terakreditasi A ini dalam menjalani proses belajarnya.

Kepala SMA Negeri 8 Manado dalam percakapan dengan Meimonews.com  mengatakan, MPLS imi dilaksanakan dalam rangka mengenalkan siswa baru sekolah ini agar mereka tahu/kenal lingkungan sekolahnya, guru-gurunya, aturan-aturan yang berlaku di sekolah dan lain-lain.

“Pokoknya, semuanya tentang sekolah termasuk kegiatan-kegiatan ekstra kurikuker yang ada dan tanggung jawab siswa di sekolah diberikan pembekalan kepada mereka,” ujar Mediatrix  di dampingi Wakil Kepala.Sekolah Bidang Kesiswaan Dra. Jenny Carolina Paulus.

Ditemui terpisah, Wakil Kepala Sekolah Bidang Kehumasan Dalvian M Taroreh, S.Pd, M.Si menambahkan, dalam MPLS ini, para siswa baru dibekali pula dengan materi-materi yang bermanfaat bagi mereka baik saat menjalani pendidikan di sekolah maupun di masyarakat.

Dari rencana jadual yang telah disusun Panitia, pemateri dari internal sekolah di antaranya Mediatrix, Jenny, Dalvian,  Susana, Dra. Jetty Sualang, Peggy Roring, S.Pd,  Edwar Widodo, ST,  Ronald Rahanjaan, S.Pd,  Ronald Rondonuwu,  S.Th dan eksternal sekolah di antaranya Fasilitator Roots/Agen Perundungan,  Penggiat dan Relawan Anti Narkoba Sulut Lexie Kalesaran, Densus 88 dan Jasa Raharja Rivai. (Fer)

Meimonews.com – Rektor Unsrat Manado Prof. Dr. Ir. Oktovian Alexander Berty Sompie, M.Eng IPU dan Branch Manager PT Prima Karya Sarana Sejahtera Anky Octorindha Atmaja, S.Si melakukan penandatanganan memorandum of understanding (MoU) di Rektorat Unsrat,  Senin (10/7/2023).

Mendampingi Prof. Sompie saat penandatangan MoU tersebut di antaranya Wakil Rektor 4 Prof. Dr. Ir. Sangkertadi.

Dalam sambutannya, Prof. Sompie mengatakan, pihak Unsrat menyambut baik pihak PT Prima Karya Sarana Sejahtera untuk melakukan kerjasama di mana implementasi kerjasama itu berupa dosen tamu, tim ahli, magang dan lain-lain.

Rektor mengemukakan, Unsrat sebagai mitra PT. Prima Karya Sarana Sejahtera bekerjasama dalam pengembangan pendidikan dan penelitian untuk meningkatkan kualitas Sumberdaya Manusia yang unggul dan berdaya saing melalui kegiatan pendidikan dan pengajaran.

Rektor berharap, MoU ini, akan dilanjutkan dengan berbagai perjanjian kerjasama bersifat implementatif secara intens dan cukup aktif. “Tentang implementasi kerjasama, kami juga dipantau oleh pihak Kementerian,” ujar Prof. Sompie. (FA)