Meimonews.com – Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Perwakilan Sulut melaksanakan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Program Bangga Kencana dan Percepatan Penurunan Stunting Sulut Tahun 2024.

Rakerda yang dibuka pelaksanaannya oleh Gubernur Sulut Prof. Dr. (Hc) Olly Dondokambey, SE yang diwakili Asisten 2 Setprov Sulut Asripan Nani diadakan di Hotel Sentra Kabupaten Minahasa Utara, Kamis (16/5/2024).

Sebanyak 200-an peserta mengikuti Rakerda yang mengangkat tema Optimalisasi Bonus Demografi dalam Peningkatan Kualitas Sumber Daya Manusia di Sulawesi Utara Menuju Indonesia Emas 2045.

Peserta tersebut, di antaranya Forkopimda Sulut, Bupati/Walikota se-Sulut, kepala dinas/instansi vertikal/kepala badan di lingkungan Pemprov Sulut, para kepala OPD-KB kabupaten dan kota serta mitra kerja program Bangga Kencana.

Di momen Rakerda ini ada enam Bupati/Walikota di daerah ini yang mendapat penghargaan dari BKKBN Perwakilan Sulut. Penyerahan penghargaan dilakukan antara lain oleh Deputi Pengendalian Penduduk BKKBN RI Dr. Bonivasius Prasertya Ichtiarto, S.Si, M.Eng (mewakili Kepala.BKKBN RI Dr. Hasto Wardoyo), Kapolda Sulut Irjen Pol. Yudhiawan, dan Kaper BKKBN Sulut.

Kepala BKKBN Perwakilan Sulut Ir. Diano Tino Tandaju, M.Erg dalam laporannya menjelaskan, tujuan pelaksanaan Rakerda adalah untuk meningkatkan koordinasi, sinergitas, evaluasi dan penyelenggaraan program Bangga Kencana dan Percepatan Penurunan Stunting (PPS) secara efektif, konvergen dan terintegrasi dengan melibatkan lintas sektor di tingkat daerah terutama yang terkait dengan tugas dan fungsi (tupoksi) BKKBN.

Tupoksi tersebut adalah mewujudkan keluarga berkualitas dan pertumbuhan penduduk yang seimbang guna mendukung tercapainya Indonesia Maju yang berdaulat, mandiri, dan berkepribadian berdasarkan gotong royong.

Kapolda Sulut Irjen Pol. Yudhiawan saat menyerahkan penghargaan BKKBN kepada Bupati Minut Joune Ganda

Dalam laporan tersebut, Kaper turut memaparkan gambaran umum pencapaian Indikator Kinerja Utama BKKBN Perwakilan Sulut tahun 2023.

Deputi Pengendalian Penduduk BKKBN RI Dr. Bonivasius Prasertya Ichtiarto, S.Si, M.Eng dalam sambutannya mewakili Kepala BKKBN RI Hasto Wardoyo antara lain menegaskan, BKKBN memastikan dilakukannya pendataan terhadap seluruh ibu hamil dan balita yang ada di daerah, memastikan seluruh ibu hamil dan balita datang ke posyandu, memastikan alat antropometri terstandar tersedia di posyandu, dan memastikan seluruh kader posyandu memiliki keterampilan dalam penimbangan dan pengukuran antropometri terstandar.

Deputi Pengendalian Penduduk BKKBN RI Bonivasius saat memberikan sambutan

Dikemukakan, pentingnya data yang presisi untuk penguatan kemitraan agar mencegah stunting. Ke depan kemiskinan ekstrim akan terdiri dari keluarga yang unmodifiable atau sulit diubah. Maka, memberdayakan perempuan menjadi hal yang penting.

“Memberdayakan perempuan punya visi ke depan sehingga ketika ageing population terjadi, semua perempuan yang populasinya  lebih banyak, masih produktif dan tidak menjadi beban.
Inilah makna dari mengarusutamakan gender. Oleh karena itu, pembangunan berbasis perempuan juga sangat bermakna bagi kita,” ujar Bonivasius.

Gubernur Sulut dalam sambutannya yang dibacakan Asisten 2 Setprov Sulut menegaskan, untuk mendukung cita-cita bangsa dan negara menuju Indonesia Emas 2025 maka salah satu upayanya adalah melalui pembangunan SDM yang berkualitas dan berdaya saing.

Dalam hal ini, BKKBN tentunya memiliki sasaran prioritas pada keluarga, memiliki peran yang sangat strategis, terutama peran yang terkait dengan pertumbuhan penduduk seimbang (antara kualitas dan kuantitas), perwujudan keluarga berkualitas, kontribusi pada bidang kesehatan dalam keluarga berencana dan kesehatan reproduksi, termasuk peran penting dalam upaya penghapusan kemiskinan ekstrim, PPS,serta pemanfaatan Bonus Demografi.

“Peran penting tersebut diharapkan memiliki daya ungkit yang cukup kuat untuk turut mewujudkan Indonesia Emas 2045,” tandas gubernur.

Selain itu, tambah gubernur, sebagaimana kita ketahui bersama, Pemerintah telah menetapkan stunting sebagai isi prioritas nasional dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2020-2024 dengan target penurunan yang signifikan dari kondisi 24,4 persen pada tahun 2021 menjadi 14 persen pada 2024.

Dikemukakan, sesuai Perpres 72 tahun 2021 tentang Percepatan Penurunan Stunting, yang mana BKKBN ditunjuk sebagai Ketua Pelaksana PPS, Perpres tersebut memberikan penguatan untuk tiga hal yaitu penguraian kerangka kelembagaan, penguatan kerangka intervensi, dan penguatan kerangka pendanaan.

“Oleh karena itu, Pemda Sulut menaruh perhatian penuh terhadap program Bangga Kencana dan PPS di Sulut.
Oleh karena itu, berbagai upaya terus dilakukan termasuk melibatkan berbagai sektor,” sebut Gubernur.

Hal ini dilakukan dalam rangka mendukung komitmen pemerintah pusat lewat arahan Presiden RI kepada BKKBN sebagai penanggung jawab. Berdasarkan hal tersebut, upaya PPS tidak hanya tanggung jawab pemerintah saja namun merupakan tanggung jawab semua pihak.

Program penta helix yang melibatkan kerjasama pemerintah, swasta, masyarakat, akademisi san medi massa harus terus dikembangkan. Selain dari pada itu, diperlukan juga peningkatan sinergitas pemangku kepentingan program Bangga Kencana baik tingkat pusat, provinsi maupun kabupaten/kota serta mitra strategis BKKBN, dalam upaya mengoptimalkan pemanfaatan bonus demografi sebagai variabel utama dalam upaya peningkatan kualitas SDM di Sulut guna menuju Indonesia Emas di tahun 2045

Karena itu, melalui Rakerda ini, Gubernur mengajak kita semua bersinergi dalam melaksanakan program Bangga Kencana dan Percepatan Penurunan Stunting.

Dukungan dan partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat, pemerintah dan sektor swasta sangat diperlukan untuk mencapai tujuan bersama.

“Dengan kerja keras dan komitmen yang tinggi, saya yakin kita mampu mewujudkan keluarga-keluarga yang sehat, cerdas dan sejahtera di Sulut,” tandasnya.

Menurutnya, jika berbagai potensi yang dimiliki daerah mampu dipadukan dalam sebuah sinergitas maka kita mampu membawa daerah, negara dan bangsa kita menuju kemajuan.

Usai acara pembukaan dan penyerahan penghargaan BKKBN Sulut kepada beberapa bupati dan walikota, Rakerda dilanjutkan dengan pemaparan oleh Deputi Pengendalian Penduduk BKKBN RI dan Kepala Lembaga Demografi Fakultas Ekonomi UI Turro Wongkaren, SE, MA, PhD yang dipandu Dr. Tri Oldy Rotinsulu, SE, M.Si. (Fer)

Meimonews.com – Pengurus Ikatan Praktisi dan Ahli Demografi  Indonesia (IPADI) Cabang Sulut dilantik oleh Sekretaris Umum IPADI Pusat Turro Wongkaren, PhD atas nama Ketua Umum Dr. Sudibyo Alimoeso, MA di Hotel Sentra Minahasa Utara, Kamis (16/5/2024).

Turut menyaksikan acara pelantikan ini antara lain Deputi Pengendalian Penduduk BKKBN RI Dr. Bonivasius Prasertya Ichtiarto, S.Si, M.Eng, para kepala dinas/instansi vertikal/kepala badan di lingkungan Pemerintah Provinsi Sulut, para kepala OPD-KB Kabupaten/Kota se-Sulut dan para mitra kerja program Bangga Kencana.

Pengurus yang dilantik berdasarkan surat keputusan nomor : 14/SK.IPADI/III/2024 tertanggal 22 Maret 2024 terdiri dari  Pembina Kepala BKKBN Sulut Dr. Ir. Diano Tino Tandaju, M.Erg, Penasehat yang terdiri dari Prof. Dr. Paulus Kindangen, SE, SU, MA, Prof. Dr. Vanetia R. Danes, M.Sc, PhD, dan Dr. Ivonne S. Saerang, SE, MM.

Ketua Dr. Tri Oldy Rotinsulu, SE, M.Si, Wakil Ketua 1 Frederik G. Worang, SE, BSBA, M.Comm, PhD, Wakil Ketua 2  Dr. Viktor PK Lengkong, SE, M.Si, Wakil Ketua 3 Ignasius P. Worung, SE, M.Si, Sekretaris  Dr. Bode Lumanauw, SE, MM, Wakil Sekretaris 1 Joy E. Tulung, SE, M.Sc, PhD, Wakil Sekretaris 2 Dr. Een  Walewangko, SE, M.SE, Wakil Sekretaris 3  Hanly J. Siwu, SE,  M.Sc, Bendahara Dr. Grace Jenny Supotan, M.Sc, Wakil Bendahara 1 Dr. Olivia S. Nelwan, SE, M.Si dan Wakil Bendahara 2  Dr. Grace Waleleng,  M.Si.

Pengurus ini dilengkapi bidang- bidang yakni Bidang Organisasi dan Keanggotaan yang diketuai Dr. George M. Kawung, SE, ME, Bidang Hubungan Antar Lembaga yang diketuai  Hizkia D. Tasik, SE, MA, PhD, Bidang Informasi dan Komunikasi yang diketuai Ferdy Roring, SE, MM, Bidang Kajian Kependudukan  dan KB yang diketuai Ir. Oktavianus Porajouw, MS, serta Bidang Kajian Ekonomi, Ketenagakerjaan dan SDM yang diketuai Dr. Ita Pingkan Rorong, SE, ME. (Fer)

Meimonews.com – Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado mengadakan Focus Group Discussion (FGD) Pendampingan dan Penyusunan Dokumen Maturity Rating Unsrat Tahun 2024 Atas Kinerja BLU Unsrat Tahun 2024.

Kegiatan yang dibuka pelaksanaannya oleh Rektor Unsrat Manado Prof. Dr. Ir. Oktovian Berty Alexander Sompie, M.Eng IPU Asean Eng ini dilaksanakan di Swiss-bel Hotel Maleosan Manado, Selasa (14/5/2024).

Dalam sambutannya, Rektor mengatakan, Unsrat sebagai Badan Layanan Umum (BLU) merupakan wajah pemerintah dalam menyediakan layanan publik yang mumpuni agar terus memberikan layanan yang terbaik.

Maturity rating BLU mencerminkan kinerja dan kemampuan manajemen kita dalam mengelola keuangan, pelayanan, kapabilitas internal, tata kelola, kepemimpinan dan aspek lingkungan secara efektif dan efisien, serta memperkuat fondasi keuangan untuk mencapai status PTN BH.

Rektor mengingatkan, melalui peningkatan maturity rating BLU, kita tidak hanya memenuhi syarat teknis menjadi PTN BH, tapi secara progresif memperkuat kapasitas kita untuk menjadi lebih mandiri dan kompetitif ditingkat nasional maupun internasional. (FA)

Meimonews.com – Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional Republik Indonesia (BKKBN RI) mengadakan Welcome Dinner di salah satu hotel di Banyuwangi, Jawa Timur, Senin (13/5/3024).

Usai welcome dinner, para tamu dan undangan melakukan Ambassador Goes to Kampung KB.

Kegiatan ini dihadiri Deputy Head of Mission of the Embassy of Kenya to Indonesia Jackson Nyagaka Onkoba, Deputy Head of Mission of the Embassy of Finland to Indonesia Essi Evelina Ervasti, Counselor, Head of ASEAN Section of the Embassy of United Arab Emirates Matar Ali Fadhel Almansoori, Counselor of the Embassy of Malaysia to Indonesia Rosnita.

Counselor of the Embassy of Australia to Indonesia Simon Joseph Flores, Counselor of the Embassy of Canada to Indonesia Kevin Tokar, Program Officer of the Envoy of Seychelles to ASEAN Joshua G. Somba, Junior Advisor of the Embassy of Finland to Indonesia Julia Maria Malvina Hoffman dan Executive Assistant to The Envoy of Seychelles to ASEAN Erik Zikri Harivani.

Deputy Head of WHO Indonesia, Momoe Takeuchi; UNFPA Assistant Representative, Dr. Verania Andria, beserta jajaran, Director Program USAID Monica Pons beserta jajaran, Chief of Filed Office in Jawa (UNICEF) Arie Rukmantara, NPO-RMNCAH WHO Nurlely Sinaga. General Counsel, Head of Corporate & Regulatory Affairs Heinz ABC Lusia Mira. B beserta jajaran.

Technical Sectors Director Yayasan Wahana Visi Indonesia Yacobus Runtuwene, MEL Manager Program PASTI Silvia Sagita, Partnership Manager AMMAN Minerals Anindya Praharsacitta, Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestandani, S.Pd, beserta jajaran, Sekretaris Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Timur Nyigit Wudi Amini beserta jajarannya.

Duta Besar Thailand untuk Indonesia HE Prapan Disyatat beserta istri, Duta Besar Romania untuk Indonesia HE Dan Adrian Balanescu, Charge D’affaires of the Embassy of Zimbabwe, Viola Matongorere dan Special Envoy Seychelle to ASEAN Nico Barito.

Ambassador Goes to Kampung KB ini dilakukan untuk melihat potret sesungguhnya program BKKBN di tingkat akar rumput.

Setelah berhasil meraih penghargaan ‘The 2022 United Nations Population Award’ dari Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB), BKKBN semakin giat dan aktif mempromosikan program Pembangunan Keluarga, Kependudukan, dan Keluarga Berencana (Bangga Kencana) di tingkat internasional.

Salah satu kegiatan promosi tersebut terlihat saat Kepala BKKBN RI Dr. (Hc) dr. Hasto Wardoyo, Sip OG (K) diwakili Plt. Deputi Bidang Pelatihan dan Pengembangan BKKBN dr. Irma Ardiana, MAPS menyambut para tamu dan undangan tersebut.

Dokter Irma mengatakan,  di Kampung KB akan disuguhkan program Bangga Kencana yang sesungguhnya (yang bergerak) di tingkat ‘grassroot’ (akar rumput).  Di sana  dapat melihat potret/miniatur program Bangga Kencana yang pendekatannya adalah siklus kehidupan manusia mulai dari pranikah melalui calon pengantin, balita beserta keluarganya, remaja beserta keluarganya, lansia beserta keluarganya serta pemberdayaan ekonomi keluarga.

Selain itu, diberikan informasi tentang bagaimana upaya pemerintah melalui BKKBN  mengatasi stunting. Salah satunya melalui Dashat (Dapur Sehat Atasi Stunting). Edukasi dan informasi yang akurat dan jelas juga diberikan terkait perawatan bayi dan balita.  Terutama bagaimana menjamin asupan makanan sehat dalam 1000 hari pertama kehidupan.

“Bagaimana keseluruhan program terintegrasi dan tentunya didukung oleh seluruh jajaran pemerintahan,” ujar Special Envoy Seychelke to ASEAN Nico Barito,

Nico, menjelaskan, BKKBN memiliki tim di akar rumput. Dan, untuk itu mitra kerja internasional diundang  BKKBN untuk melihat langsung kegiatan program di Kampung KB.

BKKBN memiliki banyak program. Bukan hanya sektor kependudukan, tapi juga remaja dengan program GenRe (Generasi Berencana), dan kesejahteraan sosial.

“Kami dari Seychelle datang untuk ‘sharing’ dan belajar. Dan, rencananya, saudara kita dari Kenya berencana membuat ‘centre of excellence of family welfare for African profesional juga,” sebutnya.

Seychelles sendiri sudah bekerjasama dengan BKKBN sejak lama dan memulai kolaborasi kembali di tahun 2017.
“Satu hal yang sangat menarik adalah Seychelles dan BKKBN mengembangkan satu program yang dinamakan Lingkungan Sehat Keluarga Sejahtera. Kami telah launching program ini di Kabupaten Kulonprogo (DI Yogyakarta), dua tahun lalu saat Covid-19. Program ini sudah berjalan dengan sangat baik,”  ujarnya.

Menurutnya, melalui kegiatan ini diharapkan dapat membuka jalan kerjasama yang harmonis di masa depan dengan berbagai pihak. Terutama dengan negara sahabat, mitra dan lembaga internasional untuk menurunkan angka stunting di Indonesia dari 27,7 persen pada 2019 menjadi 14 persen di tahun 2024. (Fer)

Meimonews.com – Perwakilan BKKBN Sulut dipimpin Ir. Diano Tino Tandaju, M.Erg mengikuti Rakornis (Rapat Koordinasi Teknis) Kemitraan BKKBN dan Kick-of Bakti TNI Manunggal Bangga Kencana-Kesehatan 2024 yang diselenggarakan BKKBN RI di Hotel Bidakara Jakarta, Selasa (14/5/2024).

Pada acara Kick-off ada penandatangan MoU,  Pengukuhan Perkadis Nasional, dan Penyerahan Apresiasi Mitra Kerja, Paparan materi Rakornis, Sidang Rencana Aksi Mitra, dan Pembacaan Rencana Aksi.

Acara ini juga dihadiri Waaster Panglima Brigjen TNI Mars. Weridjan M.Han; Kapuskes TNI Mayjen. TNI Dr. dr. Yenny Pur, SP.A(K), M.Kes, Mars, MM; Wakil Aster Kasad,  Brigjen. TNI Terry Tresna; Kapuskesad, Mayjend. TNI Dr.dr. Sukirman, SH, Sp.KK, M.Kes; Kadispenad, Brigjen Kristomei Sianturi; para mitra Kerja dari IBI, Danrem, Kodim, dan Babinsa.

Kegiatan yang bertemakan Sinergitas Implementasi Program Bangga Kencana dan Percepatan Penurunan Stunting Bersama Mitra Kerja ini dibuka pelaksanaannya oleh Kepala BKKBN RI Dr. (Hc) dr. Hasto Wardoyo, Sip OG (K).

Dalam sambutannya, Hasto menekankan pentingnya data yang presisi, penguatan kemitraan, penurunan angka kematian ibu dan bayi, usia ideal hamil dan melahirkan, serta pentingnya pembangunan berbasis perempuan pada masa bonus demografi untuk menghadapi ‘ageing population’ di tahun 2035.

“Hari in,i jajaran TNI sudah punya pilot project untuk kemudian membuat dapur-dapur umum juga untuk nanti melayani stunting. Saya kira ini strategi yang luar biasa. Saya melihat bahwa rekan-rekan Babinsa banyak yang membantu mengantar makanan dari rumah ke rumah,” ujarnya.

Hasto menjelaskan, angka stunting masih menunggu hasil dari sistem elektronik Pencatatan dan Pelaporan Gizi Berbasis Masyarakat (e-PPGBM) karena masih terjadi perbedaan yang signifikan dengan hasil Survey Kesehatan Indonesia (SKI).

“Hasil survey itu hanya turun 0,1 tetapi laporan dari para Gubernur, Bupati dan Walikota yang didukung laporan oleh para Dandim, Kapolres dan jajarannya itu mendapatkan hasil-hasil dari posyandu angkanya cukup rendah Bahkan ada yang di bawah 10,” sebutnya.

EPPGBM adalah catatan berbasis masyarakat dan akan direview di Mei dan Juni 2024, diukur ulang tinggi dan berat badan bayi. Sehingga pada Juni akhir nanti hasilnya bisa dipaparkan kembali dan bisa diketahui angka-angka yang ada.

Menurut Hasto, zero angka kematian ibu dan bayi harus diwujudkan. Saat ini, di Indonesia Angka Kematian Ibu (AKI) tercatat 189 per 100 ribu kelahiran. NTT, Papua dan Maluku merupakan provinsi dengan AKI yang masih tinggi.

“Kematian bayi relatif lebih sukses dan ini sangat dipengaruhi oleh jarak anak, jumlah anak, usia hamil yang tidak terlalu tua dan terlalu muda,” tandasnya.

Dijelaskan pula struktur penduduk Indonesia yang cantik di mana penduduk yang bekerja jauh lebih melimpah daripada yang tidak bekerja (yang masih di bawah 15 tahun dan yang sudah di atas 65 tahun).

Dependency ratio antara yang bekerja dengan yang bekerja di tahun 2020  bisa mencapai angka 44,33, yang berarti setiap 100 orang bekerja hanya memberi makan  44 orang.

Diingatkan, beban pembangunan akan ada pada ageing population. Dan, populasi yang mengisi ageing population ini adalah orang-orang tua yang tidak produktif. Rata-rata pendidikannya 9 tahun di tahun 2035, ekonomi  menengah ke bawah, populasi perempuan lebih banyak dari laki-laki karena usia harapan hidup perempuan lebih lama dari laki-laki.

Ini fenomena sehingga kemiskinan ekstrim berdasarkan pengalaman saya selalu diwarnai oleh janda-janda tua dan fakir miskin. Ini yang menjadi perhatian kita karena pendidikan rendah dan ekonominya juga rendah.

“Memberdayakan perempuan punya visi ke depan sehingga ketika ageing population terjadi, semua perempuan yang populasinya lebih banyak  masih produktif dan tidak menjadi beban. Inilah makna dari mengarusutamakan gender. Oleh karena itu, pembangunan berbasis perempuan juga sangat bermakna bagi kita,” ujarnya.

Wakil Aster Kasad Brigadir Jenderal TNI Terry Tresna Purnama, S.I.Kom, MM, yang ditemui setelah acara pembukaan selesai menyatakan bahwa TNI AD sangat mendukung kegiatan BKKBN. Mereka membantu pelaksanaan di lapangan. (Fer)

Meimonews.com – Tahun ini, tepatnya pada 26 Juni 2024, Wanita Katolik Republik Indonesia (WKRI) akan genap berusia 100 tahun. Secara nasional, sejumlah kegiatan telah dan akan dilaksanakan memperingati hari bersejarah tersebut.

Untuk daerah Sulut, Dewan Pengurus Daerah  (DPD) akan mengadakan beberapa kegiatan dan berpuncak pada Sabtu (29/6/2024) , yang akan dilaksanakan di Area Pohon Kasih Kawasan Megamas Manado.

Untuk kelancaran pelaksanaan peringatan satu abad WKRI di Sulut, telah dibentuk panitia yang diketuai Neltje Elisabeth Eman dengan wakil-wakil ketua Telly Mathilda Kapoh dan Julien Mangundap. Sekretaris Emy Maturbongs, Lydia Momuat, Deske Tangkere dan Agnest Turambi. Bendahara Stella Montolalu dan Nathalie Mawuntu.

Panitia ini dilengkapi beberapa seksi dan pendukung lainnya yakni Seksi Penyusunan Buku 100 Tahun WKRI yang dikoordinir Selvie Rumampuk, Seksi Dana dikoordinir Maria Runtuwene, Seksi Kesehatan dikoordinir Novita Nangoy, Seksi Liturgi dikoordinir Adel Warouw, Seksi Defile/Keamanan dikoordinir Agnes Lomban.

Seksi Tarian Selendang Biru dikoordinir Cherry Kalesaran, Seksi Publikasi/Dokumentasi dikoordinir Alva Sarayar, Seksi Konsumsi dikoordinir Henni Meloh serta Perlengkapan oleh Sekretariat dan Tim serta Pembantu Umum yang terdiri dari para Ketua Cabang WKRI se-Sulut.

“Telah ada beberapa kegiatan yang kami buat di daerah ini dalam rangka 100 tahun WKRI. Yang lain, sementara dalam  persiapan,” ujar Sekretaris Panitia Emy Maturbongs dalam percakapan dengan Meimonews.com di Sekretariat DPD, Jln Pramuka Sario Kotabaru Manado, Selasa (14/5/2024).

Untuk tema kegiatan, sambungnya, adalah Geraknya Budi Membangun Pekerti, Mewujudkan Peradaban Kasih. Sementara jargonnya adalah Lahir Kembali, Semakin Berarti. (lk)

Meimonews.com – Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado menggelar Pekan Seni Mahasiswa Nasional (Peksiminas) Tingkat Unsrat di Gedung Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Unsrat Manado, Selasa-Rabu (14-15/5/2024).

Rektor Unsrat Manado Prof. Dr. Ir. Oktovian Berty Alexander Sompie, M.Eng. IPU Asean Eng dalam sambutannya menjelaskan, Peksiminas tingkat Unsrat dilaksanakan dalam rangka Program Manajemen Talenta Nasional.

Program dimaksud dilaksanakan melalui Pusat Prestasi Nasional (Pusprenas) Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi dengan melakukan pembinaan berkelanjutan untuk menghasilkan bibit-bibit talenta unggul di bidang seni dan budaya.

Pusprenas ke-17 akan dilaksanakan di Jakarta pada September mendatang.

Rektor berharap, mahasiswa mampu meningkatkan dan mengembangkan prestasi dan kreasi seni untuk memperkaya budaya bangsa berdasarkan Bhineka Tunggal Ika. (FA)

Meimonews.com – Walikota Manado Andrei Angouw menghadiri Rapat Pemetaan Bidang Tanah di Kota Manado, yang dilaksanakan di Aula Serbaguna Kantor Wali Kota Manado, Senin (13/5/2024)

Hadir dalam kegiatan ini Sekretaris Daerah Kota Manado Dr. Micler Lakat, SH, MH, Asisten II Atto Bulo, SH, MM, Kepala Bapenda Kota Manado Dr. Steven Rende, Kabag Prokompim Setda Kota Manado Gladly Taliawo, SIP, Kabag Tata Pemerintahan Setda Kota Manado Drs. Sonny Takumansang, M.Si, Kabag Umum Setda Kota Manado Noviyanti Mongkau, SE, serta para Camat dan Lurah se-Kota Manado.

Dalam sambutannya, Walikota memberikan gambaran umum tentang pemetaan bidang tanah di Kota Manado. Hal tersebut agar pemetaan bidang tanah ini dapat disinkronkan dengan berbagai program Pemerintah Kota Manado.

“Hal ini dilakukan untuk adanya kepastian hukum agar kita bisa membangun,” ujar Walikota.

Dikemukakan, ekonomi harus tumbuh supaya investasi jalan dengan baik. Ini semangat yang harus kita lakukan. Jadi sekali lagi, ini demi kepastian hukum dalam pelaksanaan pemerintah dan program-program pembangunan.

Walikota mengingkatkan kepada para peserta rapat yang hadir agar materi yang dibawakan oleh Kantor Pertanahan Kota Manado dapat menjadi perhatian karena merupakan hal yang penting dalam pelaksanaan pembangunan.

“Semua materi dari BPN ini semoga mendapat perhatian semua pihak sebab merupakan hal yang penting dalam pelaksanaan pembangunan Kota Manado ke depan,” sebut mantan Ketua DPRD Sulut ini.

Rapat dilanjutkan dengan penyampaian materi oleh Kepala Kantor ATR/BPN Kota Manado Drs. Alexander Wowiling, M.Si yang menyampaikan tentang berbagai permasalahan tanah, sertifikat tanah, serta 39 ribu bidang tanah yang harus divalidasi di Kota Manado.

Bagi.Wowiling, diperlukan sinergitas dan dukungan dari Pemerintah Kota Manado terutama dalam hal koordinasi program serta pemecahan masalah demi kesejahteraan masyarakat. (Afer)

Meimonews.com – Tahun ini (2024) provinsi Sulawesi Utara (Sulut) dan kabupaten/kota di Sulut akan mencari pemimpin baru untuk periode tahun 2024-2029 lewat Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada).

Beberapa nama telah mencuat untuk dijagokan menjadi nomor satu baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota. Ada yang diharapkan lewat jalur partai politik (parpol) atau gabungan parpol dan ada juga lewat jalur independen.

Ada satu nama yang dijagokan untuk menjadi orang nomor satu di Bumi Nyiur Melambai ini. Apalagi yang dijagokan adalah kaum perempuan, yang diharapkan memberi nuansa baru sebagai pemimpin di daerah ini.

Ir. Rita Maya Tamuntuan (RT) dikerumuni mahasiswa Fakultas Pertanian Unsrat Manado saat Dies Natalis ke-64 Faperta, baru-baru

“Figur tersebut dinilai pantas memimpin Sulut karena memiliki kriteria yang diharapkan untuk Sulut lebih maju dan bersinergi. Dia adalah Ir. Rita Maya Tamuntuan,” ujar Dr. Herry Pinantik, seorang akademisi dan mantan aktivis 98.

Dalam percakapan dengan Meimonews.com via telefon, baru-baru, Pinantik lantas memberikan alasan mengapa menjagokan Rita, sapaan istri Gubernur Sulut Prof. Dr. (Hc) Olly Dondokambey, SE.

RT bersama Koordinator Sahabat RT For Sulut One Dr. Herry Pinantik

Pinantik menjelaskan, berdasarkan pemantauannya di lapangan, nama tersebut banyak kali dibicarakan dan diyakni mampu memberi nuansa baru di daerah ini.

Berdasarkan data-data yang didapat di lapangan maka ia dan teman-temannya membentuk Sahabat RT For Sulut One sebagai bentuk dukungan kepada Ir. Rita Maya Tamuntuan (RT).

Pinantik dan kawan-kawan menilai dukungan tersebut dengan berbagai kajian sehingga melahirkan sebuah keputusan berupa dukungan.

“Ada beberapa kriteria yang dimiliki Ir. Rita Tamuntuan sehingga saya dan kawan-kawan membentuk Tim tersebut,” ujar Koordinator Sahabat RT For Sulut One.

Koordinator Sahabat RT For Sulut One Dr. Herry Pinantik

Pertama, RT sudah pengalaman dampingi Gubernur Olly Dondokambey di Pemerintahan Sulut. Kedua, RT adalah Ketua Umum Ikatan Alumni Unsrat dan Ketum IKA Faperta, Ketiga, reķam jejaknya bagus. Keempat, isu saatnya Gubernur Sulut Perempuan pertama, momen cetak sejarah di Sulut. Kelima, tokoh wanita GMIM representasi kelompok golongan Kristen terbesar dan tokoh perempuan Sulut yang populer dan berpengaruh, dengan meraih beberapa penghargaan secara nasional

Keenam, punya modal/capital yang tidak diragukan. Ketujuh, hubungan baik dengan mantan Presiden Megawati dan Presiden Terpilih Prabowo Subianto. Kedelapan, saatnya Gubernur Sulut back to alumni Unsrat. Kesembilan, beberapa prestasi RT meraih penghargaan tingkat nasional bahkan dunia. (*)

Meimonews.com – Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) me oflalui Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (Ditjen GTK) terus mengupayakan kesejahteraan bagi guru di seluruh Indonesia.

Upaya tersebut didukung dengan hadirnya Peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Permendikbudristek) Nomor 45 Tahun 2023 tentang Petunjuk Teknis Pemberian Tunjangan Aparatur Sipil Negara Daerah.

Sehubungan dengan terjadinya keterlambatan pencairan Tunjangan Profesi Guru (TPG) triwulan I tahun 2024, Dirjen GTK Prof. Dr. Nunuk Suryani menyampaikan, Ditjen GTK mendorong Pemda untuk dapat menyalurkan dana TPG ke rekening guru sebelum batas waktu 14 hari kerja sejak dana TPG diterima di rekening Kas Umum Daerah.

“Kami secara konsisten terus mengawal proses distribusi TPG sesuai dengan ketentuan serta berkoordinasi dengan Kementerian Keuangan (Kemenkeu) dan Pemda untuk memastikan kelancaran proses penyaluran TPG bagi para guru,” tegas Nunuk Suryani di Jakarta, Rabu (8/5/2024).

Terkait proses penyaluran dana TPG triwulan I tahun 2024 ke rekening guru, Dirjen GTK menyebutkan bahwa hingga minggu ke-2 bulan Mei 2024, baru terdapat 26 pemerintah daerah (Pemda) yang telah menyalurkan dana TPG ke rekening guru.

“Sebanyak 297 Pemda sedang dalam proses menyalurkan dana TPG ke rekening guru, dan sebanyak 223 Pemda belum dapat menyalurkan dana TPG mengingat masih dalam proses penyaluran dana dari Kas Negara ke Kas Umum Daerah setelah Kemendikbudristek melalui Ditjen GTK memberikan rekomendasi untuk percepatan penyaluran dana dari Kas Negara ke Kas Umum Daerah,” sebutnya.

Pihaknya akan terus memastikan kelancaran penyaluran TPG ke depan. “Kami mendorong satuan pendidikan dalam memperbarui Data Pokok Pendidikan (Dapodik) dan mengisi pemenuhan beban kerja guru untuk dilakukan verifikasi dan validasi,” ujarnya.

Ditambahkan, jika memenuhi syarat akan diajukan operator Pemda sebagai calon penerima dana TPG, sesuai dengan tenggat waktu yang ditentukan untuk menghindari terjadinya hal serupa (keterlambatan pencairan). (Fer)