Meimonews.com – Wanita Katolik Republik Indonesia (WKRI) berumur 100 tahun pada 26 Juni 2024. Memperingati satu abad organisssi lategorial Gereja Katolik ini, WKRI Keuskupan Manado menggelar kegiatan dan akan berpuncak pada 29 Juni 2024.
Saat beraudiensi pada Rabu (5/6/2024) dan pada Rabu (26/6/2024) pagi, panitia yang diketuai Neltje E. Eman dan Sekretaris Emi Maturbongs bersama DPD WKRI Sulut, Uskup Manado Mgr. Benedictus Estephanus Rolly Untu MSC mengungkapkan apresiasinya terhadap kerja panitia.
Mgr. Rolly mengapresiasi kerja panitia yang telah melaksanakan beberapa kegiatan dalam rangka yubileum 100 tahun WKRI untuk daerah Sulawesi Utara dan Gorontalo dan telah mempersiapkan secara baik acara puncaknya.
” Kami mensuport kegiatan yang dilaksanakan WKRI Sulut dalam rangka 100 tahun WKRI tersebut,” ujar Mgr. Rolly, seperti dikutip Sekretaris Panitia Emi Maturbongs di dampingi Wakil Ketua Telly Kapoh kepada Meimonews.com di sekretariat, Rabu (26/6/2024) malam.
Mgr. Rolly berharap puncak pelaksanaan kegiatan HUT tersebut dapat berjalan dengan baik dan sukses.
Saat bertemu di aula keuskupan, yang diwarnai syukuran sederhana karena bertepatan dengan HUT WKRI, Rabu (26/6/2024), Mgr. Rolly mengungkapkan apresiasinya terhadap WKRI Sulut atas persiapan pelaksanaan acara puncaknya yang akan dilaksanakan 29 Juni 2024.
Mgr. Rolly berterima kasih pula atas kontribusi WKRI Sulut terhadap keuskupan Manado. “Gereja (Katolik) terbentukan dengan adanya WKRI di daerah ini,” ujar Emi mengutip Mgr. Rolly.
Terkait pelaksanaan acara puncak yang akan diadakan di Kawasan Megamas, Emy dan Telly mengatakan, panitia telah siap melaksanakannya.
“Sejumlah persiapan telah dilakukan. Mulai dari acaranya, persiapan tempat pelaksanaan dan undangan kegiatan telah disiapkan dan diatur agak acara bisa berjalan dengan baik dan sukses, ujar Emi. (lk)
Meimonews.com – Memperingati Hari Bhayangkara ke-78, Polresta Manado dan Polsek jajaran (Polsek-polsek di lingkungan Polresta Manado) berbagi bantuan sosial (bansos), Selasa (25/6/2024).
Penyerahan bansos ini dilakukan Kapolresta Manado Kombes Pol. Julianto Parlindungan Sirait, SH, SIK di dampingi pejabat utama (PJU) Polresta Manado dan Kapolsek jajaran.
Ada sebanyak 500 paket bansos disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan di berbagai wilayah.
Kegiatan sosial ini menunjukkan komitmen Polresta Manado dan Polsek jajaran dalam mendukung masyarakat saat memperingati Hari Bhayangkara ke-78.
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Polresta Manado untuk terus mendekatkan diri dengan masyarakat, terutama dalam situasi yang menuntut solidaritas dan dukungan bersama.
Kapolresta menyampaikan bahwa distribusi bansos ini tidak hanya sebagai bentuk perayaan tetapi juga sebagai wujud nyata kepedulian Polri terhadap kesejahteraan masyarakat.
Kapolresta mengapresiasi kerja keras dari seluruh anggota Polresta dan Polsek Jajaran yang telah berperan aktif dalam kegiatan ini.
Aksi sosial ini juga mendapat sambutan hangat dari masyarakat, yang merasa terbantu dan diingatkan akan peran positif Polri di tengah-tengah mereka.
Mereka berharap, kegiatan seperti ini dapat terus dilakukan sebagai bentuk kontribusi Polri dalam membangun kebersamaan dan kesejahteraan bersama masyarakat Manado. (AF)
Meimonews.com – Bank SulutGo pimpinan Revino M. Pepah (Direktur Utama) membuka Kantor Cabang Pembantu (KCP) Layanan Kas di Kompleks Unsrat Manado, Kelurahan Bahu, Senin (24/6/2024).
Peresmian ditandai pengguntingan pita oleh Rektor Unsrat Manado Prof. Dr. Ir. Oktovian Berty Alexander Sompie, M.Eng, Asean IPU Eng di dampingi Direktur Operasional PT Bank SulutGo Louisa Parengkuan.
Hadir pula pada acara peresmian ini Wakil Rektor 2 Unsrat Manado Dr. Ronny A. Maramis, SH, MH, Wakil Rektor 4 Unsrat Manado Prof. Dr. Ir. Sangkertadi,
DEA, IPU Asean Eng, Dekan FISIP Dr. Daud Markus ‘Ferry Liando, SIP, M.Si dan undangan lainnya.
Pembukaan KCP Layanan Kas Unsrat ini merupakan bagian dari komitmen Bank SulutGo untuk meningkatkan akses layanan keuangan bagi masyarakat, khususnya bagi civitas akademika Unsrat.
Dengan adanya KCP ini, dosen, mahasiswa, dan karyawan Unsrat dapat dengan mudah melakukan berbagai transaksi perbankan, seperti setoran tunai, penarikan tunai, transfer uang, pembayaran tagihan, dan pembelian pulsa.
“Pembukaan KCP Unsrat ini merupakan wujud nyata komitmen Bank SulutGo untuk mendukung kemajuan pendidikan di Sulawesi Utara. Kami berharap KCP ini dapat memberikan kemudahan dan kenyamanan bagi civitas akademika Unsrat dalam melakukan transaksi perbankan,” ujar Louisa ketika memberikan pada acara peresmian KCP Unsrat.
Rektor Unsrat menyambut baik pembukaan KCP Unsrat. “Kehadiran KCP Unsrat ini sangat bermanfaat bagi civitas akademika Unsrat. Dengan adanya KCP ini, dosen, mahasiswa, dan karyawan Unsrat tidak perlu lagi pergi ke bank yang jauh untuk melakukan transaksi perbankan,” ujar Prof. Berty.
KCP Unsrat buka setiap hari Senin hingga Jumat, mulai pukul 08.00 WIB hingga 15.00 WITA. KCP ini dilengkapi dengan mesin ATM yang dapat digunakan oleh nasabah Bank SulutGo untuk melakukan transaksi secara mandiri.
Bank SulutGo terus berkomitmen untuk memperluas jaringan layanannya ke seluruh wilayah Sulawesi Utara.
Dengan pembukaan KCP Unsrat ini, Bank SulutGo saat ini memiliki total jaringan kantor sebanyak 116 yang tersebar di Sulawesi Utara, Gorontalo, Jakarta, Surabaya dan Malang (KP 1, Kanwil 1, Cabang 26, CP 25, KCP-LK 63) dengan didukung oleh 288 ATM, 3 CDM serta Layanan Digital Banking seperti BSGtouch, BSGdirect, BSGqris dll.
Hal ini menunjukkan komitmen Bank SulutGo untuk terus berkembang dan memberikan layanan terbaik bagi para nasabahnya. (FA)
Meimonews.com – Program organisasi mahasiswa (Ormawa) Himpunan Mahasiswa Jurusan (Himaju) Teknologi Pertanian (Teta) Fakultas Pertanian (Faperta) Unsrat Manado di Kelurahan Wailan Tomohon dilaunching.
Launching program peningkatan produktivitas sektor pertanian Kelurahan Wailan Tomohon melalui pengelolaan limbah organik menjadi pupuk dalam mewujudkan sustainable agriculture for smart sub-district ini ditandai pengguntingan pita dan pemukulan tetengkoren.
Launching dilakukan Staf Ahli Walikota Tomohon drg Jeane d’arc Karundeng mewakili Walikota Tomohon Caroll Joram Azarias Senduk, SH dan Dekan Faperta Unsrat Manado Ir. Dedie Tooy, M.Si, Ph.D di aula Kelurahan Cerdas ini, Senin (24/6/2024).
Turut mendampingi Kadis Pertanian Tomohon Dr. Karel Lala, Lurah Wailan Sefri Pungus, SIP, Wakil Dekan 3 (Bidang Kemahasiswaan) Ir. Tineke Langi, M.Si, Ketua Himaju Teta Nathalie Toar, dosen pendamping Ir. Teltje Koapaha, MP, Tim Pokja Ormawa Unsrat Manado Dr. Diane Pioh dan Dr. Nixon Kawung, serta Ketua Tim PPK Ormawa Gishel Lengkong.
Ada tiga tujuan khusus program PPK Ormawa ini. Pertama, meningkatkan kapasitas Ormawa; Kedua, meningkatkan soft skills mahasiswa pelaksana PPK Ormawa dalam hal ini Himaju Teta Faperta Unsrat; Ketiga, meningkatkan kemajuan wilayah desa/kelurahan di Indonesia sesuai topik yang dipilih, di mana Kelurahan Wailan adalah Kelurahan Cerdas. (FA)
Meimonews.com – Plh. Kepala BKKBN Perwakilan Sulut Ignasius P. Worung, SE, M.Si dan tim menghadiri kegiatan Intervensi Serentak Pencegahan Stunting dan Launching Aplikasi Mapalus di Kantor Lurah Kelurahan Kakaskasen Dua, Kota Tomohon, Rabu (20/6/2024).
Walikota Tomohon Carol JA Senduk, SH di dampingi Ketua TP-PKK Kota Tomohon drg. Jeand’arc F. Senduk – Karundeng sekaligus Bunda Pendamping Keluarga dan Wakil Ketua TPPS Kota Tomohon membuka kegiatan sekaligus melaunching Aplikasi Mapalus Kota Tomohon.
Selesai Launching Aplikasi Mapalus, Walikota dan Wakil Ketua TPPS Kota Tomohon yg di dampingi Ignasius Worung, SE, MSi selaku Plh. Kepala BKKBN Perwakilan Sulut dan stakeholder TPPS lainnya melakukan pemantauan terhadap pelaksanaan pengukuran Balita.
Dalam kegiatan ini juga dilakukan pemberian PMT berupa telur, beras dan susu kepada 20 orang Balita dari Dinas Sosial Kota Tomohon.
Walikota Tomohon dalam sambutannya mengatakan, dalam rangka pencegahan penanggulangan serta percepatan penurunan stunting di Kota Tomohon, perlu dilakukan perencanaan berkualitas dan terintegrasi demi terlaksananya kegiatan upaya percepatan pencegahan dan penurunan stunting oleh Pemerintah bersama dengan pemangku kepentingan.
Menurut Walikota, data survei kesehatan Indonesia (SKI) Tahun 2023 pada tingkat nasional menunjukkan penurunan prevalensi balita stunting dari 21,6 persen tahun 2022 menjadi 21,5 persen dan peningkatan prevalensi balita wasting dari 7,7 persen menjadi 8,5 persen.
“Untuk Kota Tomohon terjadi tren penurunan positif prevalensi stunting dari 13,7 persen tahun 2022 menjadi 10,5 persen tahun 2023,” ujar Senduk seraya menambahkan, Pemkot Tomohon terus melaksanakan serangkaian kegiatan yang berkaitan dengan percepatan penurunan stunting sehingga dapat menghasilkan anak-anak Kota Tomohon terbebas dari kondisi stunting. (FA)
Meimonews.com – Universitas Negeri Manado (Unima) mengadakan Sosialisasi Permendikbudristek No. 35 Tahun 2023 Akreditasi Program Studi (APS) atau Akreditasi Perguruan Tinggi (APT) dan Strategi Mencapai Akreditasi Unggul di Auditorium Kantor Pusat Unima Tondano, Jumat (21/6/2024).
Hadir pada kegiatan ini, Rektor Unima Prof. Dr. Deitje Adolfien Katuuk, M.Pd, Wakil-wakil Rektor Unima (Wakil Rektor Rektor Bidang Akademik Prof. Dr. Orbanus Naharia, M.Si, Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Keuangan dan Umum Prof. Dr. Sanusi Gugule, M.Si, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama Dr. Donal Matheos Ratu, S.Pd, M.Hum).
Selain itu, Ketua Tim Pengembang Unima Prof. Dr. Sjamsi Pasandaran, M.Pd, Ketua Senat Unima Prof. Dr. Herry Sumual, M.Si, Sekertaris Senat Unima Prof. Dr. Beatrix Jetje Podung, M.Kes, AIFO, Ketua SPI Prof. Dr. Philoteus Tuerah, M.Si., DEA, Dekan FT Dr. Djubir Ruslan Eddy Kembuan, M.Pd, Dekan FIKKM Prof. Dr. Theo WE. Mautang, M.Kes., AIFO, Dekan FBS Dr. Ignatius Javier C. Tuerah, SS, M.Pd, Dekan FISH Recky HE Sendow, SP, MM. Ph.D, Dekan FEB Dr. Joseph P. Kambey, MBA, Ak, Direktur Pascasarjana Prof. Dr. Tinneke EM Sumual, MS, LP3M Dr. Patricia M. Silangen, S.Pd, MSi, Sekretaris LPPM Lenny L. Evinita, BSc.MA, MBA, Ph.D., Koordinator PPG, Prof. Dr. Cosmas Poluakan, MS.
Hadir juga Kepala Biro Perencanaan, Kerja Sama dan Hubungan Masyarakat Vivi Winny Saroinsong, S.Pi, MAP, Kepala Biro Kepegawaian, Keuangan, dan Umum, Joudia Meyke Rangkang, SE, MAP, Kepala Biro Kemahasiswaan dan Akademik, Agustin Tulong, Kepala Humas Drs. Titof Tulaka, SH, MAP, para Wakil Dekan, para Ketua Jurusan dan para Koorprodi.
Memberikan sambutan dan materi pada sosialisasi sekaligus penyamaan persepsi strategis APS dan APT Unggul adalah Rektor Unima, Kepala LLDIKTI Wilayah XVI Munawir Sadzali Razak, SIP, MA, Direktur Dewan Eksekutif Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) Prof. Ari Purbayanto, Ph.D dan Sekretaris Dewan Eksekutif BAN-PT Prof. Tjokorde Walmiki Samadhi, Ph.D.
Rektor Unima Prof. Dr. Deitje Adolfien Katuuk, M.Pd saat memberikan sambutan
Rektor Unima Prof. Dr. Deitje Adolfien Katuuk, M.Pd dalam sambutannya mengungkapkan kegiatan ini dihadiri full team dan semua lapisan Unima yang merupakan praktik baik (best practices) yang selalu dikembangkan untuk membangun budaya mutu.
“Budaya mutu itu ditandai dengan akreditasi kelembagaan yang unggul baik program studi maupun akreditasi perguruan tinggi,” ujar Prof. Deitje.
Kepala LLDIKTI Wilayah XVI Munawir Sadzali Razak, SIP, MA saat memberikan sambutan
Di pagi ini, sebut mantan Wakil Rektor 1 Unima ini, kita semua akan menerima pencerahan bagaimana strategi pengembangan program studi (prodi) dan institusi menuju (akreditasi) Unggul. Unima siap menerima pencerahan, belajar dan selalu mau meningkatkan diri.
Kehadiran Direktur dan Sekretaris BAN-PT telah lama dinanti-nantikan. “Kehadiran bapak-bapak sangat berarti bagi Unima yang sedang dan terus membangun budaya mutu di Unima.
“Unima masih harus terus mengejar perguruan tinggi yang sudah maju, bahkan ada perguruan tinggi yang dahulunya merupakan cabang IKIP Manado (sekarang Unima-Red), sekarang telah berkembang jauh melesat dan melampaui Unima,” ujar Rektor merendah tapi bermakna semangat.
Rektor lantas menguraikan perjalanan sejarah awal hingga menjadi Unima yang waktu lalu masih beralamatkan di Manado tapi kini di Tondano Kabupaten Minahasa. Tahun 2022, Unima telah menjadi Perguruan Tinggi Negeri (PTN) dengan PPK-BLU.
Diungkapkan, tahun 2015 dilakukan APT pertama dengan akreditasi B. Sangat panjang perjuangan Unima menuju PT Unggul. Sejarah menunjukkan, Unima ternyata masih harus berjuang mempertahankan eksistensi kelembagaan yang sangat panjang dan lama.
“Tetapi kami di Unima tetap semangat. Komitmen kami semua teman-teman pimpinan pada semua lapisan manajemen, para guru besar, senat akademik, dosen dan mahasiswa tetap memiliki komitmen yang saat ini diwujudkan dalan visi yaitu Unima Unggul Inovatif berdasarkan Mapalus,” tandasnya.
Kepala LLDIKTI Wilayah XVI Munawir Sadzali Razak, SIP, MA mengapresiasi Unima yang senantiasa berkoordinasi dan berkoordinasi terhadap perkembangan yang ada di Unima.
Dari 35 PTN yang ada di Sulawesi, sebut Munawir, ada beberapa PTN termasuk Unima yang didorong agar mendapat predikat Unggul, sesuai tugas dan fungsi mereka.
“Minimal beberapa prodi yang ada di Unima kita dorang agar ada percepatan dan bisa menjadikan Unima menjadi Perguruan Tinggi Unggul,” ujarnya.
Usai Prof. Deitje dan Munawir memberikan sambutan, Direktur dan Sekretaris Dewan Eksekutif BAN-PT memaparkan materi terkait Permendikbudristek No. 35 Tahun 2023 dan diikuti Kepmendikbudristek No. 135 Tahun 2024 dan Kemendikbudristek No. 136 Tahun 2024 serta Strategi PT Mencapai Akreditasi Unggul.
Prof. Purbayanto memaparkan pula proses akreditasi perguruan tinggi (APT) secara rinci sementara Prof. Tjokorde memaparkan pula roadmap program studi akreditasi internasional. (FA)
Meimonews.com – Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Perwakilan Sulawesi Utara (Sulut) menggelar Gebyar Mini Lokakarya di 8 Kecamatan di 2 Kabupaten, Kamis (20/6/2024).
Dua Kabupaten itu adalah Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel) dan Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim).
Untuk Bolsel dilaksanakan di Kecamatan Bolaang Uki, Kecamatan Pinolosian, Kecamatan Helumo dan Kecamatan Tomini. Untuk Boltim di Kecamatan Kotabunan, Kecamatan Tutuyan, Kecamatan Matongkad dan Kecamatan Nuangan.
Di setiap kecamatan, kegiatan ini dihadiri para Camat, Kepala Puskesmas, Tenaga Gizi, Dokter Bidan dan Tim Penggerak PKK Kecamatan,.Penyuluh KB, PLKB, ASN dan non ASN.
Pelaksanaan kegiatan ini dipantau Direktorat Lini Lapangan BKKBN RI melalui daring.
Kegiatan ini dilaksanakan dalam upaya percepatan penurunan stunting berupa pertemuan di kecamatan yang diinisiasi dan dipimpin oleh camat dalam rangka mengawal dan mengevaluasi pelaksanaan pendampingan keluarga dan hasil pendampingan keluarga di tingkat kecamatan agar terwujud tiga standar.
Ketiga standar tersebut adalah adanya TPK yang terlatih, tersedianya alat ukur/aplikasi pengukuran sasaran stunting, dan tersedia dan terlaksananya prosedural operasional Percepatan Penurunan Stunting dan terwujudnya empat PASTI.
Kepala BKKBN Perwakilan Sulut Ir. Diano Tino Tandaju, M.Erg yang diwakili Ketua Tim Kerja Hubungan Antar Lembaga, Kemitraan dan BOKB Maurend J. Lesar, S.Sos berharap pelaksanaan Mini Lokakarya ini dapat menjadi forum strategis bagi setiap pemangku kepentingan di kecamatan untuk memastikan semua sasaran keluarga berisiko stunting (catin, bumil, pasca salin, baduta dan balita) terdata.
Selain itu, memastikan semua sasaran memperoleh pelayanan, memastikan semua sasaran memanfaatkan intervensi dari pelayanan serta memastikan semua pelaksanaan dan pendampingan tercatat dan terlaporkan baik di EPPGBM, Elsimil dan SIMKAH. (FA)
Meimonews.com – Kelainan refraksi (refractive error) merupakan gangguan penglihatan yang paling banyak dialami. Diperkirakan, lebih dari setengah penduduk dunia menderita kelainan refraksi.
Secara global, kelainan refraksi menyebabkan sekitar seperlima dari seluruh kasus kebutaan. Kelainan refraksi merupakan penyebab kebutaan kedua setelah katarak.
Kelainan refraksi yang terbanyak adalah miopia (rabun jauh). Selain itu, terdapat pula hipermetropia (rabun dekat), astigmatisme (mata silindris), presbiopia (rabun dekat usia lanjut).
Miopia atau rabun jauh adalah gangguan tidak dapat melihat obyek yang jauh dengan jelas. Hipermetropia atau rabun dekat adalah gangguan tidak dapat melihat obyek yang dekat dengan jelas.
Astigmatisme atau mata silindris adalah gangguan penglihatan menjadi buram ataupun mengalami distorsi dalam melihat obyek yang dekat maupun jauh.
Presbiopia atau rabun dekat usia lanjut adalah gangguan pada daya akomodasi lensa mata yang berkurang, umumnya pada usia di atas 40 tahun, hingga kemampuan melihat dekat serta membaca berkurang.
Mengatasi kelainan refraksi umumnya dengan mengenakan kacamata koreksi. Selain itu dapat dengan menggunakan lensa kontak. Kemudian, dapat pula dilakukan bedah retraktif seperti LASIK (Laser-Assisted In Situ Keratomileusis) maupun dapat dilakukan dengan menanamkan lensa intraokular di mata.
Berdasarkan World Report on Vision, diperkirakan di seluruh dunia terdapat 4,7 miliar orang yang mengalami kelainan refraksi dan memerlukan tindakan koreksi. Namun, ternyata, dari mereka yang mengalami kelainan refraksi, 2,7 miliar di antaranya tidak dikoreksi dan sebagian besar merupakan penduduk negara berkembang.
SPECS 2030 : Mengatasi Kelainan Refraksi dan Mengupayakan Asesibilitas Kacamata Koreksi
Pada 14 Mei 2024 Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) meluncurkan SPECS 2030 initiative. SPECS 2030 merupakan inisiatif agar setiap orang yang membutuhkan perawatan kelainan refraksi mendapatkan pelayanan kesehatan mata yang berkualitas, terjangkau, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.
Dengan dilaksanakannya SPECS 2030 diharapkan dapat dicapai target global yakni pada tahun 2030 terdapat peningkatan cakupan efektif pelayanan kelainan refraksi sebesar 40 persen. Target tersebut ditetapkan pada Pertemuan Kesehatan Dunia (World Health Assembly) di tahun 2021.
SPECS 2023 dikonotasikan pada singkatan dari spectacles yang dalam bahasa Inggris berarti kacamata. Selanjutnya, program utama yang dilaksanakan dirumuskan sebagai SPECS yang merupakan akronim dari :pertama, Services : pengembangan akses untuk mendapatkan pelayanan kesehatan mata, terutama untuk mengatasi kelainan refraksi; Kedua, Personnel : pengembangan kapasitas tenaga kesehatan mata.
Ketiga, Education : meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai kesehatan mata; Keempat, Cost. mengatasi pembiayaan kacamata dan pelayanan kesehatan mata; Kelima, Surveilance: meningkatkan pengumpulan data dan penelitian
Selama ini, terdapat kebutuhan pelayanan kesehatan mata untuk mengatasi kelainan refraksi yang tidak dapat terpenuhi. Padahal terdapat cara yang tidak terlalu sulit dan relatif tidak berbiaya tinggi untuk mengatasinya yaitu dengan mengadakan kacamata untuk mengkoreksi kelainan refraksi.
SPECS 2023 terutama ditujukan agar mereka yang mengalami kelainan refraksi dan tidak dikoreksi dapat memperoleh kacamata. Dalam rangka mewujudkannya dibutuhkan kolaborasi dalam tingkat global hingga dapat terlaksana peningkatan yang signifikan dalam cakupan pelayanan kesehatan mata untuk mengatasi kelainan refraksi.
Dengan SPECS 2030 diharapkan dapat menunjang upaya agar setiap orang akan memiliki penglihatan yang baik. Dengan penglihatan yang baik maka dapat mengaktualisasikan potensi diri untuk kehidupan yang lebih baik.
Penanggulangan Kelainan Refraksi di Indonesia
Program penanggulangan kelainan refraksi di Indonesia merupakan bagian dari pelaksanaan Peta Jalan Penanggulangan Gangguan Penglihatan 2017-2030 yang ditetapkan oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Peta jalan tersebut merupakan rencana kerja penanggulangan gangguan penglihatan dan kebutaan di Indonesia untuk kurun waktu 2017-2030.
Pelaksanaan Peta Jalan Penanggulangan Gangguan Penglihatan 2017-2030 terintegrasi dalam Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang dijalankan oleh Badan Penyelenggaran Jaminan Sosial Kesehatan (BPJS Kesehatan).
Tujuan umum yang hendak dicapai adalah tersedianya pelayanan kesehatan mata yang berkualitas untuk seluruh masyarakat lndonesia yang membutuhkan tanpa adanya hambatan ekonomi sehingga setiap orang di Indonesia mempunyai penglihatan optimal dan dapat sepenuhnya mengembangkan potensi diri.
Berdasarkan Peta Jalan tersebut penanggulangan gangguan penglihatan di lndonesia dibagi menjadi dua. Pertama, mengatasi gangguan penglihatan akibat katarak yang merupakan penyebab terbesar terjadinya kebutaan. Kedua, mengatasi gangguan penglihatan bukan akibat katarak seperti kelainan refraksi, retinopati diabetikum, glaukoma, retinopati prematuritas, dan low vision. Khusus untuk kelainan refraksi prioritasnya adalah menjamin terkoreksinya penglihatan anak usia sekolah yang mengalami kelainan refraksi.
Survei Kesehatan Indonesia (SKI) yang diselenggarakan Kementerian kesehatan pada tahun 2023, hasilnya menunjukkan disabilitas atau ketidakmampuan penglihatan dialami 0,6 persen penduduk. Sedangkan 11,7 persen penduduk menggunakan alat bantu penglihatan kacamata, lensa kontak, dan lensa tanam.
Berdasarkan Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 82/2020, mengenai penanggulangan gangguan penglihatan ditetapkan target pada tahun 2030 tercapai penurunan prevalensi gangguan penglihatan sebesar 25 persen dari prevalensi di tahun 2017. (Penulis adalah staf pengajar dan Akademi Refraksi Optisi Kartika Indra Persada Jakarta)
Meimonews.com – Kapolresta Manado Kombes Pol Julianto Parlindungan Sirait bersama Pejabat Utama (PJU) Polresta Manado dan Kapolsek Jajaran Polresta Manado mengikuti Zoom Meeting Upacara Pemuliaan Nilai-nilai Tribrata yang diselenggarakan Mabes Polri.
Upacara ini dipimpin langsung Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si dan dihadiri oleh sejumlah Pejabat Utama Mabes Polri, Rabu (19/6/2024).
Kegiatan upacara dimulai dengan menyanyikan lagu Mars Polri, dilanjutkan dengan prosesi Pataka Panji Polri Tri brata yang memasuki tempat upacara serta penghormatan kepada Pataka Panji Polri Tribrata. Prosesi ini merupakan bagian dari tradisi Polri dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke-78 pada tahun 2024.
Upacara Pemuliaan Nilai-nilai Tribrata ini bertujuan untuk meneguhkan kembali komitmen seluruh anggota Polri terhadap nilai-nilai luhur yang terkandung dalam Tribrata, yang merupakan pedoman dan prinsip dasar bagi setiap anggota Polri dalam menjalankan tugas dan pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara.
Kombes Pol. Julianto menjelaskan, keikutsertaan Polresta Manado dalam upacara ini merupakan wujud dari komitmen Polresta dan Polsek jajaran untuk terus mengamalkan nilai-nilai Tribrata dalam setiap pelaksanaan tugas sehari-hari.
Kapokresta berharap, momentum ini dapat memperkuat semangat dan dedikasi seluruh anggota Polresta Manado dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. (AF)
Meimonews.com – Walikota Manado Andrei Angouw melakukan kunjungan ke kompleks Malalayang Beach Walk (MBW) II Manado, Rabu (17/6/2024).
Di kompleks pariwisata ini, orang nomor satu di Ibukota Provinsi Sulut ini memantau kondisi pantai dan penataan kompleks yang sedang dikerjakan oleh Direktorat Jenderal Cipta Karya Kementerian PUPR Republik Indonesia.
Walikota menyusuri lokasi sepanjang kurang lebih 800 meter untuk melihat proses pekerjaan yang sedang dilakukan dan turut menelusuri informasi terkait pekerjaan yang sedang dilakukan sekaligus mensinkronkan program yang ada, mengingat pengelolaan lokasi ini akan diserahkan kepada Pemerintah Kota Manado.
Hadir dalam kunjungan ini Direktur Utara PD Pasar Manado Lucky Senduk, penanggungjawab pengelolaan MBW Stevanus Polii, pihak Kejaksaan Negeri Manado, serta pejabat teknis lainnya.(afer)