Meimonews.com – Saat ini, bangsa Indonesia dihadapkan pada situasi Darurat Narkoba yang perlu mendapatkan perhatian khusus dari seluruh komponen bangsa mulai dari unsur pemerintah, swasta, tokoh masyarakat, tokoh agama dan paling utama adalah guru selaku tenaga pendidik bagi generasi muda.

Keberhasilan dan kesuksesan kita selama ini tidak lepas dari peranan guru dan pengajar sejak mulai kita belajar di sekolah dasar hingga melanjutkan menuntut ilmu di bangku kuliah.

“Dalam mewujudkan generasi muda Indonesia yang unggul, maka diperlukan peranan guru selaku tenaga pendidik yang profesional dan mumpuni agar mampu membentuk generasi penerus bangsa yang berkarakter, beradab dan bermartabat,” ujar Kepala BNN-RI Drs. Heru Winarko, SH ketika bertemu dengan perwakilan dari Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan Kementerian Pendidikan Nasional di Kantor BNN-RI, Jakarta, baru-baru.

Winarko menambahkan, guru sangat berperan penting dalam memberikan materi pelajaran narkoba kepada murid. Para guru seharusnya memperkenalkan bahaya narkotika kepada murid-muridnya.

“Selain memberikan materi pelajaran tentang narkoba, guru juga harus mampu mengawasi murid-murid dan lingkungan sekolahnya agar bersih dari permasalahan narkoba,” jelasnya.

Menurutnya, sekolahan itu adalah tempat pendidikan anak – anak menggapai ilmu pengetahuan dan ketrampilan sehingga anak-anak sebagai murid harus belajar dengan baik dan benar.

Guru harus berperan aktif dalam mengawasi murid-muridnya sehingga sekolah menjadi tempat belajar yang baik dan bermutu bagi proses belajar mengajar dan transfer ilmu pengetahuan.

Jika hal tersebut dapat terwujud, maka cita-cita generasi penerus bangsa Indonesia yang berkarakter, beradab dan bermartabat serta bebas dari jeratan narkotika bisa terwujud.

Saat pertemuan tersebut, Winarko menjelaskan tentang arti dan maksud Tagline #hidup100% Sadar, Sehat, Produktif, dan Bahagia.

Tagline baru BNN tersebut merupakan ajakan kepada seluruh masyarakat agar selalu sadar akan bahaya narkoba, agar tubuh kita sehat untuk selalu produktif dan menghasilkan kebahagiaan sehingga akan terwujud generasi emas Indonesia yang unggul, maju, berkarakter dan sukses. (lk)

Meimonews.com – Kodim 1309/Manado terus melakukan road show ke Koramil-koramil yang ada di wilayah teritorialnya. Setelah melakukan kunjungan di Koramil 03/Karombasan dan Koramil 04/Pineleng beberapa hari lalu, kini Koramil 05/Wori mendapat giliran.

Kunjungan di koramil yang wilayah kerjanya meliputi Kecamatan Wori Kabupaten Minahasa Utara dilakukan Pasiterdim 1309/Manado Kapten Inf. Vencentius Mamoradia, Kamis (15/10/2020).

Kegiatan kunjungan/road show ini merupakan program Kodim 1309/Manado di bawah kepemimpinan Kol. Inf. YR Raja Sulung Purba (Dandim) untuk Triwulan IV/Tahun Anggaran 2020.

Kegiatan Ketatalaksaan Pembinaan Teritorial (Binter) ini mengangkat tema
Mewujudkan data teritorial yang valid dan akurat melalui optimalisasi ketatalaksanaan binter untuk mendukung tugas pokok TNI AD.

Saat berada di Koramil 05/Wori, Vence (sapaan Pasiterdim 1309/Manado) di dampingi Letda Inf. Afun (Plh. Danramil 1309-05/Wori) memberikan materi tentang tugas pokok yang harus dilaksanakan oleh Babinsa untuk mendukung Sisrendal Binter yang valid dan akurat kepada para Babinsa yang ada di wilayah Koramil 05/Wori.

Sejunlah hal terkait dengan sistem administrasi baik kegiatan dari pada Babinsa (Bintara Pembina Desa) maupun keuangannya disampaikan Pasiterdim 1309/Manado sebagaimana arahan/pertunjuk Dandim.

Adanya kekurangan-kekurangan diminta untuk diperbaiki sedang yang sudah berjalan dengan baik diharapkan tetap dipertahankan bahkan ditingkatkan di waktu-waktu mendatang.

Usai memberikan materi, Pasiterdim melakukan pemeriksaan kegiatan (wasgiat) ketatalaksaan pembinaan territorial (binter).

Kegiatan ini dilaksanakan dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan. (lk).

Meimonews.com – Seksi Rehabilitasi Badan Narkotika Nasional (BNN) Manado kembali menggelar kegiatan Pemulihan Berbasis Masyarakat (PBM) dengan peserta sejumlah anak muda Kelurahan Bitung Karangria Manado di Point Coffe Indonart Sindulang, Kamis (15/10/2020).

Penggiat Anti Narkoba yang adalah juga etua Perhimpunan Putra Putri) PPP Brimob dan Komunitas Tolak Narkoba (KTN) Lexie Kalesaran tampil sebagai fasilitator pada pertemuan kelima tersebut. Mendampingi peserta adalah Chriatian Jose Samel (kader RBM).

Materi tentang Komunikasi serta Stop dan Tolak Narkoba dibicarakan pada pertemuan yang diwali pengantar oleh Kepala Seksi Rehabilitasi BNN Manado dr. Greg Tobing itu.

Saat memaparkan materinya yang disertai contoh-contoh praktis dan konkrit, Kalesaran mengurai antara lain apa itu komunikasi, bagaimana berkomunikasi dengan baik, bagaimana mengimbau/mengingatkan teman atau orang lain agar tidak menggunakan narkoba dengan teknik berkomunikasi bijaksana/tepat.

Selain itu, bagaimana memberdayakan diri dan teman untuk menjadi lebih baik, lebih produktif sehingga menjadi kebanggaan keluarga.

Pemaparan materi menjadi hidup karena dilakukan dengan cara interaktif/dialog. Peserta yang adalah generasi muda harapan bangsa ini jadi aktif berkomunikasi. Mereka langsung merespons ketika diminta tanggapannya atau tak segan mengajukan pertanyaan kepada fasilitator.

Rehabilatasi berbasis masyarakat adalah kegiatan yang dilakukan masyarakat dalam bidang rehabilitasi terhadap pengguna narkoba di wilayahnya dengan memanfaatkan fasilitas dan potensi masyarakat lokal.

“Dengan demikian, program ini berjalan dengan pendekatan kearifan lokal,” ujar dokter Greg di dampingi Ayu Yassica, Priety Padu dan Rei Kumu (staf Seksi Rehabilitasi) kepada wartawan, usai kegiatan.

Dijelaskan, dalam menanggulangi masalah narkoba, partisipasi masyarakat dibutuhan karena masalahnya ada di masyarakat dan potensi sumber penanganannyapun ada di masyarakat.

Oleh karena itu, tambah Tobing, RBM adalah layanan yang dibutuhkan pengguna narkoba ringan dan layanan termurah yang dapat disiapkan melalui keguatan penjangkauan , deteksi dini, edukasi dan pendampingan serta rujukan jika diperlukan sesuai tingkat keparahan dan kebutuhan pengguna narkoba

“Jadi, kegiatan RBM ini harusnya dilakukan masyarakat setempat (kelurahan/lingkungan) dengan mendapat dukungan, fasilitasi, pembinaan dan pendampingan dari pemerintah, dalam hal ini BNN dan kelurahan setempat,” sebutnya.

Pertemuan pertama hingga keempat telah menampillan Kasie Rehabilitasi BNN Manado dr. Greg Tobing, Kepala Puskesmas dr. Ivonne Rimbing, Kanit Res Polsek Tuminting Ahmad Arifin SH dan konselor Tommy Panaha (BNN Sulut) sebagai fasilitator.

Masih ada pertemuan-pertemuan lanjutan dengan fasilitor lain dari rencana sepuluh pertemuan untuk kegiatan PBM Seksi Rehabilitasi BNN Manado ini. (af)

Meimonews.com – Kodim 1309 Manado lewat Pasi Teritorial Mayor Vencensius Mamoradia mengadakan kegiatan Ketatalaksanaan Binter (Pembinaan Teritorial) untuk tahun anggaran triwulan IV Ta.2020.

Dalam kegiatan di hari Selasa (13/10/2020), dua Koramil yakni Koramil 03 Karombasan (Wanea, Sario, Malalayang) dan Koramil 04 Pineleng (Pineleng, Tombulu, Mandolang)mendapat kesempatan pertama kunjungan.

“Nantinya, dalam waktu dekat Koramil 01, 02, 05 akan mendapat kunjungan. Waktunya akan disesuaikan,” ujar Mamoradia di danpingi Nur Rohim (staf Teritorial Kodim 1309 Manado) kepada meimonews.com usai kegiatan di Koramil 03.

Koramil 01 meliputi Kecamatan Tuminting, Bunaken Darat, Bunaken Kepulauan dan Singkil. Koramil 02 Kecamatan Wenang, Paal 2, Mapanget dan Tikala. Koramil 05 Kecamatan Wori Kabupaten Minahasa Utara.

Kegiatan ini mengusung tema Mewujudkan data teretorial yang valid dan akurat melalui optimalisasi ketatalaksanaan binter untuk mendukung tugas pokok TNI AD.

Mamoradia menjelaskan, kegiatan ini bagian dari sistem perencanaan dan pengendalian pembinaan Teritorial di wilayah Kodim 1309 Manado.

Sebelum Pasiter mengadakan road show ke Koramil-koramil, Dandim 1309 Manado Kolonel Inf. Y.R Raja Sulung Purba,S.H, M.Tr (Han) berharap lewat program Kodim ini terlihat pengawasan dan pengendalian terhadap program/kegiatan binter.

“Lewat kegiatan ini akan terlihat sejauhmana pelaksanaan binter di wilayah Koramil dan agar ke depan apa-apa yang kurang bisa diperbaiki sedang yang sudah berjalan dengan baik dilanjutkan bahkan ditingkatkan,” ujar Dandim kepada Mamoradia.

Saat berada di Koramil 03 Karombasan, selain memberikan pengarahan kepada para peserta/babinsa yang ada di wilayah Koramil tersebut, Mayor Vence (sapaan akrab Mamoradia) melihat langsung data-data yang di Koranil setempat sebagaimana arahan/petunjuk Dandim.

Terlihat, Danramil 03 Karombasan Mayor Inf. Gabriel R. Sale merespons apa yang disampaikan Mayor Vence.

Di Koramil 04 Pineleng hal yang sama dilakukan Mayor Vence yang kedatangannya diterima Serma Johni Tingkai mewakili Danramil 04 Pineleng Mayor Inf. Fautinus F. Dahulu, yang lagi melakukan tugas penting di Kodim. (lk)

Walikota Manado GSV Lumentut menegaskan, peran perempuan termasuk ibu-ibu yang tergabung dalam TP PKK pada upaya pencegahan memutus mata rantai penyebaran covid-19 sangatlah penting.

Penegasan itu disampaikan Walikota Manado ketika diwawancarai meimonews.com seusai memberikan sosialisasi tentang pencegahan penyebaran covid-19 kepada pengurus dan anggota Tim Penggerak Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) di suatu kelurahan di Manado, Jumat (9/10/2020)

“Peran perempuan dalam memutus mata rantai penyebaran covid-19 sangat penting. Mereka punya posisi penting,” ujar walikota di dampingi Kepala BPBD Manado Donald Sambuaga dan Drg. Sanil (Tim Gugus Tugas Covid-19 Kota Manado).

Peran penting itu karena mereka ibu rumah tangga. Ia mempengaruhi suami dan anak dalam keluarganya. Kalau ia bicara, pasti suami dan.anaknya mendengar.

“Kalau ia (ibu) menjelaskan tentang bagaimana mencegah, memutus mata rantai penyebaran covid-19,.maka sang suami dan anaknya pasti mendengar, mengikuti,” ujar Lumentut.

Menyinggung tentang adanya Maklumat Kapolri No. 3 Tahun 2020 tentang Kepatuhan terhadap Protokol Kesehatan dalam Pelaksanaan Pemilihan Tahun 2020, walikota menegaskan, semuanya harus melakukan itu. “Makanya saya berkeliling-keliling untuk mengingatkan hal itu,” katanya.

Kalau ada yang berkumpul-kumpul diingatkan untuk jangan berkumpul karena rentan terjadinya penularan. “Kita tidak boleh berhenti. Harus terus-menerus mengingatkan, mensosialisasikan pada setiap kesempatan tentang pencegahan penyebaran covid-19,” tegasnya. (lk)

Meimonews.com – Pemerintah Provinsi Sulut membuat kebijakan baru perpajakan kendaraan bermotor (ranmor) di masa pandemi covid-19. “Kebijakan Pemprov Sulut tersebut termuat dalam Pergub (Peraturan Gubernur) Sulut No. 61 Tahun 2020 tentang Tata Cara dan Besarnya Pemberian Keringanan, Pembebasan dan Insentif Pajak Daerah yang ditandatangani pak Gubernur Sulut Olly Dondokambey,” ujar Kepala Bapenda Sulut Olvie Atteng.

Dalam percakapan dengan meimonews.com di ruang kerjanya, Rabu (7/10/2020) siang tersebut, Atteng mengurai detail kebijakan baru itu dan keuntungan yang didapat masyarakat di balik keluarnya Pergub Sulut tertanggal 29 September 2020.

Kebijakan tersebut adalah diskon pajak ranmor sebesar 5-10 persen, bebas pembebanan pajak progresif dengan pembuka blok dan keringanan tunggakan pokok pajak, BBNKB II dan pembebasan denda 50-100 persen.

Untuk diskon PKB (pajak kendaraan bermotor), Atteng menjelaskan, pembayaran saat jatuh tempo sampai dengan 30 hari sebelum jatuh tempo, diberikan diskon sebesar 5 persen dari pokok pajak.

Pembayaran saat jatuh tempo lebih dari 30 -60 hari sebelum jatuh tempo, diberikan diskon sebesar 7,5 persen dari pokok pajak. Pembayaran saat jatuh tempo lebih dari 60 hari sebelum jatuh tempo, diberikan diskon sebesar 10 persen dari pokok pajak.

Untuk bebas pajak progresif, sebut wanita energik dan murah senyum ini, bebas pembayaran tarif progresif pokok pajak ranmor yang terkena lapor jual oleh pemilik pertama dengan buka blokir.

Menyinggung soal keringanan tunggakan pokok pajak, BBNKB II dan pembebasan denda, Atteng memaparkan, diskon tunggakan pajak ranmor lebih dari 2-5 tahun sebesar 50-80 persen. Diskon tunggakan pajak ranmor lebih dari 5 tahun sebesar 100 persen.

Diskon BBNKB II untuk tahun pembuatan 5 tahun terakhir sebesar 50 persen dan tahun pembuatan di atas 5 tahun terakhir sebesar 100 persen. Bebas denda PKB sebesar 100 persen.

“Segera manfaatkan kebijakan Gubernur dan Wakil Gubernur tersebut untuk periode pembayaran 5 Oktober hingga 23 Desember 2020,” imbau Atteng. (lk)

Meomonews.com – Pemerintah dan masyarakat Kecamatan Kawangkoan Utara termasuk Pemerintah dan masyarakat Desa Kiawa Satu Utara dan Desa Kiawa Dua, Kabupaten Minahasa patut berbangga dan bersyukur.

Hal ini terkait dengan pelaksanaan program sensus penduduk (susduk) online yang diselenggarakan oleh Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2020.

Untuk tingkat kecamatan se-kabupaten Minahasa, Kecanatan Kawangkoan Utara mendapat penghargaan karena meraih response rate terbaik/tertinggi pertama.

Untuk tingkat desa/kelurahan se-kabupaten Minahasa, dua desa yang ada di Kecanatan Kawangkoan Utara yakni Desa Kiawa Satu Utara dan Desa Kiawa Dua mendapat penghargaan karena meraih response rate tertinggi pertama dan response rate tertinggi kedua.

Penyerahan penghargaan baik untuk tingkat kecamatan maupun desa/kelurahan dilakukan di Kantor Kecamatan Kawangkoan Utara, Senin (5/10/2020).

Penyerahan penghargaan dilakukan Kepala BPS Minahasa Leonard Rawung kepada Camat Kawangkoan Utara Fabian Mendur serta kepada Hukum Tua Kiawa Satu Utara Febe Tumbelaka dan Hukum Tua Kiawa Dua Jemmy Suak.

Dalam percakapan dengan meimonews.com, Selasa (6/10/2020), Camat Kawangkoan Utara Fabian Mendur mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada perangkat kecamatan, desa dan masyarakat di Kecamatan Kawangkoan karena peran besar mereka sehingga Kecamatan Kawangkoan Utara serta Desa Kiawa Satu Utara dan Desa Kiawa Dua bisa berprestasi dan mendapat penghargaan dari BPS Minahasa.

“Terima kasih kepada para perangkat dan masyarakat kecamatan dan desa-desa yang ada di wilayah Kecamatan Kawangkoan termasuk di Desa Kiawa Satu Utara dan Kiawa Dua karena peran besar mereka sehingga kami bisa meraih prestasi tersebut dan mendapat penghargaan dari BPS Minahasa,” ujarnya.

Diungkapkan,, keberhasilan yang diraih tersebut karena perangkat baik kecamatan maupun desa tak henti-hentinya melakukan sosialisasi kepada masyarakat berkaitan dengan program sensus penduduk, yang kali ini dilakukan dengan cara online.

Demikian pun, sambung Mendur, respons/tanggapan positif dari masyarakat sangat terlihat ketika program ini diluncurkan. “Masyarakat sangat mendukung, memberikan reaksi positif dan dengan cepat meresposnya,” jelasnya. (lk)

Meimonews.com – Dua orang suster dari Konggregasi Suster-suster Dina Santu Yoseph (DSY) Manado yakni Sr. Priska Ware dan Sr. Christofora Uaga mengikrarkan kaul kekal di hadapan Pemimpin Umum Konggregasi Sr. Christina Tandayu dan Uskup Manado Mgr. Benedictus Estephanus Rolly Untu MSC.

Upacara kaul kekal dilakukan pada misa yang dipimpin Uskup Manado di dampingi Pastor Rhein Saneba Pr, Pastor Joy Derry Pr dan Pastor I Wayan Sugiarta Pr dan Frater Diakon Micky Kojongian Pr di Biara DSY Lotta (Minahasa), Minggu (4/10/2020).

Uskup Manado dalam kata pembuka misa berharap, kiranya sabda Tuhan yang dikutip dari Injil Yohanes 15 : 16 yakni ‘Aku telah memilih kamu dari dunia supaya kamu pergi dan menghasilkan buah-buah, dan buahmu itu tetap,’ yang menjadi motto kaul kekal kedua suster ini menjadi landasan bagi mereka untuk tetap berkomitmen seumur hidup.

“Semoga saudari-saudari kita ini paham bahwa dalam perjalanan hidup ke depan, bukan hanya suka akan mereka hadapi terapi juga duka. Seperti keyakinan pendiri Konggregasi Suster-suster DSY Manado Mgr. Petrus Joseph Savelberg yaitu menyerahkan semuanya pada penyelenggaraan Ilahi dan percaya bahwa Allah sudah menolong, Allah sedang menolong, dan Allah akan senantiasa menolong,” ujar Mgr. Rolly, sapaan akrab uskup.

Mgr. Rolly berharap, Sr. Priska dan Sr. Christofora juga percaya dalam kelemahan mereka, kuasa Tuhan sempurna. “Mari kita berdoa, semoga niat baik dari saudari-saudari kita ini senantiasa diberkati Tuhan,” kata uskup.

Sr. Priska, dalam sambutannya seusai misa mengungkapkan, puji dan syukur kapada Tuhan yang Maha Cinta dan Maha Kudus yang telah memilih dan memanggil ia dan rekannya Sr. Christofora sehingga hari ini boleh dengan mantap mengikarkan Tri Prasetia seumur hidup.

“Kami sangat berbahagia karena hari ini boleh mengalani dan merasakan ikrar setia kekal kami ini. Perayaan syukur yang kita alami saat ini menjadi mimpi panjang kami berdua selama ini khususnya dalam perjalanan kami mengikuti dan menjawab panggilan Tuhan. Mimpi yang telah menjadi kenyataan saat ini,” ujarnya

Ia dan rekannya sadar bahwa mereka tidak akan bermimpi terus tapi telah bangun, bangkit dan melangkah lagi dalam kasih Tuhan untuk menghasilkan buah-buah rahmat yang telah Tuhan tanamkan dalam pribadi mereka masing-masing.

“Kami menyadari bahwa untuk mencapai mimpi kami pada hari ini tidak selalu berjalan mulus atau lancar-lancar saja. Kadang, buah-buah nenjadi busuk, jatuh dan tidak dihiraukan orang, ada pula yang sangat enak dipandang mata dari kejauhan, dinanti-nantikan untuk dipanen,” ujarnya.

Begitu juga kehidupan yang dialami dalam panggilan mereka, ada saatnya jatuh, menjadi busuk/sandungan, tidak diperhitungkan kehadiran mereka, tapi ada saat-saat mereka dirindukan dalam komunitas, dinanti-nantikan apa yang baru, inovasi, kreativitas, perkataan, pekerjaan lagi mau dibuat mereka.

“Banyak buah-buah kehidupan yang memang sungguh indah bila dinikmati dalam kasihnya, sehingga bukan hanya kami nikmati namun kami mampu pergi lagi untuk menghasilkan lebih baik agar tidak dipangkas, dibuang seperti ranting-ranting yang kering,” tuturnya.

Misa kaul kekal yang turut dihadiri Anggota Dewan Konggregasi Sr. Geralda dan  Sr. Theresila Role ini dilaksanakan secara terbatas tanpa undangan (hanya anggota komunitas yang berada di biara saja) dan tetap memperhatikan protokol kesehatan. Misa disiarkam secara live streaming oleh Komsos Keuskupan Manado dan Radio Montini Manado. (lk)

Meimonews.com – Bentuk solidaritas/perkawanan dalam Manado Sport Club pimpinan Hengky Mogi, tiga puluhan anggota melayat ke rumah duka almarhum Noldy Makalew, yang adalah salah satu anggota MSC.

Kunjungan ke rumah duka di Golden Like Kelurahan Tingkulu, Manado dilakukan Sabtu (3/10/2020) pagi bersamaan dengan waktu olahraga komunitas ini, yang start dari GOR Wolter Monginsodi, Manado menuju rumah duka dengan. berjalan kaki.

Saat berada di rumah duka, Robby Lumi memimpin doa dan puji-pujian untuk menghibur keluarga (Jane Rundengan/istri, anak-anak dan cucu-cucu serta keluarga lainnya).

Setelah itu, Ferdinand Novi Mewengkang (yang ditunjuk Ketua MSC Hengky Mogi) memberikan sambutan atas nama komunitas yang didirikan tahun 2004 ini.

Novi, sapaan akrab Mewengkang yang adalah sesama mantan ASN Pemprov Sulut memberikan kesaksian tentang beberapa kiprah almarhum di dunia kepemerintahan baik saat di Sulut maupun di Pusat.

Banyak hal, menurut Novi, yang telah dibuat almarhum. Pergaulannya cukup luas. Banyak teman enak bergaul dengan almarhum.

Dalam percakapan dengan meimonews.com seusai melayat, Hengky Mogi mengakui bahwa pergaulan yang cukup luas dan baik dengan banyak orang adalah kelebihan dari almarhum.

“Pergaulannya bail.dan luas. Itu salah satu kesan saya tentang almarhum, ” ujar Congky sapaan akrab Hengky, singkat.

Hal senada disampailan Jeffry Sumilat. Almarhum itu orangnya baik. Peduli teman, peduli orang berkekurangan. “Kalau ada yang berkekurangan, memerlukan bantuan, beliau langsung mengulurkan tangan, langsung memberikan bantuan,” ujar Jeffry.

Cili, sapaan akrab Jeffry, menyebutkan, almarhum adalah orang yang ringan tangan, suka membantu tanpa berharap imbalan. Makanya almarhum disenangi banyak orang.(lk)

Meimonews.com – Tim gabungan yang terdiri dari personil Satpol PP Sulut, Polri dan TNI melakukan operasi pelanggaran protokol kesehatan seperti tidak menggunakan masker di ruas jalan 17 Agustus, tepatnya di depan Kantor Samsat Manado, Jumat (2/10/2020) pagi.

“Kami memang sedang melaksanakan operasi walau baru bersifat sosialisasi dalam upaya pencegahan penyebaran covid-19,” ujar Kasi Penyelidikan dan Penyidikan Satpol PP Sulut Fransiskus Sule kepada meimonews.com di sela operasi, Jumat (2/10/2020).

Pelaksanaan kegiatan ini, sambung Sule mengacu pada Pergub (Peraturan Gubernur) Sulut No. 2 tahun 2020 berkaitan dengan upaya pencegahan penyebaran covid di Sulut.

Sejumlah warga baik pengguna jalan maupun pengemudi dan penumpang kendaraan bermotor yang tidak menggunakan masker diberiikan imbauan/edukasi untuk memakai masker bahkan dibagikan masker acara gratis.

Yang menarik, ada satu pengemudi kendaraan bermotor roda dua yang memboncengi dua penumpang tanpa memakai masker dan tanpa memakai helm yang diberhentikan.petugas namun terus saja melajukan kendaraannya menerobos penjagaan petugas-petugas lainnya.

Pengemudi berusaha melarikan diri, mencoba menghindari kejaran petugas.

Ketika petugas dapat memberhentikan kendaraannya, pengendara dan dua penumpangnya (ketiganya perempuan) diberi teguran dan diedukasi agar tidak melakukan perbuatan seperti itu, apalagi dapat membahayakan orang lain.

Dua Polwan yakni Briptu Helena dan Bripda Marceli dengan cara simpatik dan humanis memberikan penjelasan/sosialisasi tentang pentingnya menggunakan masker dalam rangka memutus matarantai penyebaran covid-19.

Selain itu, karena tidak menggunakan helm dan berboncengan tiga, yang tidak dibenarkan undang-undang lalulintas, kedua polwan yang berasal dari Satuan Lalulintas Polda Sulut itu mengingatkan kepada mereka agar memakai helm dan tidak berboncengan tiga.

Itu semua, jelas Helena dan Marceli, untuk keselamatan mereka sendiri dalam berlalulintas.

Sementara diberikan edukasi/sosialisasi, kepada mereka bertiga diberikan masker yang telah disediakan petugas Satpol PP Sulut. (lk)