Meimonews.com – Sebagai bentuk komitmen dalam memperkuat profesionalisme, transparansi, dan integritas di bidang pendidikan serta pelayanan kesehatan, Fakultas Kedokteran (Faked) Unsrat dan Rumah Sakit Umum Pusat Prof. Dr. RD Kandou melakukan penandatanganan Pakta Integritas.

Pakta integritas ini berkaitan dengan pendidikan peserta Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS-I) Program Studi Ilmu Kedokteran Faked Unsrat yang menjalani pendidikan dan praktik klinik di RSUP Kandou.

Hadir pada acara penandatangan Pakta Integritas yang dilaksanaksn di Aula Unsrat, Jumat (7/3/2025) ini jajaran pimpinan rumah sakit yakni Plt. Dirut Yuli Astuti Saripawan dan Plt. Direktur SDM, Pendidikan, dan Penelitian Suwandi I. Luneto.

Dari Faked Unsrat yakni Dekan Billy Johnson Kepel serta Damayanti Pangemanan dan Nurdjanna Jane Niode (Wakil-wakil Dekan), Kepala Bagian/KSM Bedah Faked Unsrat Mendy J. Hatibie dan akademisi Faked Unsrat.

Selain itu, tenaga medis yang berperan dalam dunia pendidikan dan layanan kesehatan.

Penandatanganan ini menjadi bukti nyata komitmen kedua institusi dalam mengelola pendidikan kedokteran, praktik klinik mahasiswa, serta pengembangan penelitian medis yang berkualitas.

Sinergi antara Faked Unsrat dan RSUP Kandou bukanlah hal baru. Namun, dengan adanya pakta ini, kedua institusi semakin menegaskan komitmen mereka dalam mencetak tenaga medis yang tidak hanya kompeten, tetapi juga menjunjung tinggi etika dan profesionalisme.

“Penandatanganan ini harus ditindaklanjuti sesuai isi komitmen bersama,” ujar Plt. Dirut RSUP Kandou seraya menekankan pentingnya konsistensi dalam implementasi kerjasama ini.

Pihak RSUP Kandou berharap kolaborasi ini semakin solid, sehingga rumah sakit sebagai lahan praktik dan penelitian tetap selaras dengan visi pendidikan kedokteran Unsrat.

Selain itu, pakta integritas ini juga menegaskan komitmen untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang aman dan kondusif bagi peserta didik.

Hal ini mencakup larangan terhadap tindakan kekerasan fisik, verbal, maupun psikologis, serta pelecehan dalam bentuk apa pun terhadap peserta didik.

Dengan ditandatanganinya pakta integritas ini, diharapkan hubungan kerjasama antara Faked Unsrat dan RSUP Kandou semakin erat, serta memberikan manfaat nyata bagi pengembangan dunia medis di Indonesia, khususnya di wilayah Manado. (Fer)

Meimonews.com – Tim Kementerian Kesehatan Republik Indonesia Republik Indonesia (Kemenkes RI), dalam hal ini Tim Penilian Kesesuaian Perizinan Berusaha Direktorat Mutu Pelayanan Kesehatan Lanjutan melakukan evaluaai perizinan berusaha Rumah Sakit Umum Pusat Prof. Dr. RD Kandou.

Kegiatan yang berlangsung di aula lantai 2 kantor administrasi rumah sakit pemerintah yang akrab disebut RSUP Kandou, Jumat (7/3/2025) ini di awali pemaparan profil rumah sakit serta presentasi capaian oleh Direktur Pelayanan Medik, Keperawatan dan Penunjang RSUP Kandou Jehezkiel Panjaitan.

Plt Direktur Utama RSUP Kandou Yuli Astuti Saripawan, dalam sambutannya menegaskan, proses penilaian ini merupakan bagian dari kewajiban yang harus dipenuhi sesuai dengan regulasi perizinan yang berlaku.

“Kegiatan ini adalah suatu proses yang harus diikuti. Semua aturan perizinan harus diselesaikan sesuai ketentuan. Dasar kegiatan ini mengacu pada Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 21 Tahun 2024, yang mengatur tata kelola organisasi rumah sakit, termasuk penilaian kesesuaian, kualitas, serta tertib administrasi,” ujarnya.

Ditambahkan, penilaian ini menjadi momentum bagi RSUP Kandou untuk terus membangun dan meningkatkan mutu layanan dengan komitmen bersama.

Diharapkan, melalui proses evaluasi ini, RSUP Kandou dapat memastikan kesesuaian perizinan berusaha dengan standar yang telah ditetapkan, guna mendukung pelayanan kesehatan yang berkualitas bagi masyarakat. (Fer)

Meimonews.com – Dua (2) pengelolaan pekerjaan Balai Prasarana Pemukiman (BPP) Wilayah Sulut diserahkan kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Manado.

Acara serahterima pekerjaan tersebut dilakukan di Area Wedding Hall Malalayang Beach Walk (MBW) 2 Manado, Kamis (6/3/2025).

Serah terima ini mencakup Pengelolaan Pekerjaan Penataan Kawasan Malalayang dan Bunaken Tahap II tahun anggaran 2023-2024 serta Pembangunan Reservoir Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Kota Manado tahun anggaran 2024.

Penataan kawasan ini dilaksanakan oleh Direktorat Jenderal Cipta Karya, Kementerian Pekerjaan Umum RI melalui BPP Wilayah Sulut. Proyek ini terdiri dari dua bagian, yakni Penataan Kawasan Malalayang dan Bunaken Tahap II.

Walikota Manado Andrei Angouw secara resmi menerima pengelolaan proyek yang ditandai dengan penandatanganan dokumen serah terima.

Kawasan sepanjang kurang lebih 800 meter ini diharapkan menjadi destinasi wisata yang menawarkan pesona alam tepi pantai, serta menjadi daya tarik bagi masyarakat dan wisatawan.

Penataan kawasan Pantai Malalayang sebelumnya telah dilakukan melalui proyek MBW Tahap I dengan panjang 1,2 km. Dengan selesainya MBW Tahap II, total panjang kawasan yang telah ditata kini mencapai 2 km.

Dalam sambutannya, Walikota menyampaikan apresiasi kepada BPP Wilayah Sulut, Gubernur dan Wakil Gubernur Sulut serta seluruh pihak yang telah mendukung proses perencanaan, pelaksanaan, dan pengawasan pembangunan ini.

Mantan Ketua DPRD Sulut ini berharap agar fasilitas ini dapat dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat serta dikelola secara profesional, baik untuk kawasan MBW II maupun reservoir.

Program ini merupakan bentuk sinergi antara Pemkot Manado, Pemerintah Provinsi Sulut, dan Pemerintah Pusat dalam mewujudkan visi pembangunan nasional sesuai dengan program Presiden RI.

Hadir dalam kegiatan ini Pimpinan BPP Wilayah Sulut, Asisten II Setkot Manado Atto Bulo, Kepala Dinas PUPR Manado Johny Suwu, Kepala Disdukcapil Erwin Kontu, Kabag Tata Pemerintah Setda Kota Manado Sonny Takumansang, Direktur Utama PDAM dan PD Pasar Manado, pengelola MBW Stevanus Polii, serta undangan lainnya. (Afer)

Meimonews.com – Guna memastikan kestabilan harga bahan pokok (bapok), mencegah adanya praktik penimbunan dan spekulasi harga yang dapat merugikan masyarakat, selang bulan suci Ramadhan, Polresta Manado melakukan pemantauan ke sejumlah pasar tradisional di Kota Manado, Kamis (6/3/2025).

Kapolresta Manado Kombes Pol Julianto Parlindungan Sirait melalui Kasi Humas Iptu Agus Haryono menjelaskan, pemantauan ini dilakukan sebagai bentuk antisipasi terhadap lonjakan harga yang kerap terjadi menjelang hari-hari besar keagamaan.

“Kami ingin memastikan harga bahan pokok tetap stabil dan tidak ada pihak yang sengaja menaikkan harga secara tidak wajar,” ujarnya kepada wartawan di Mapolresta Manado.

Ditambahkan, selain melakukan pemantauan harga, personil Polresta Manado juga berkoordinasi dengan pihak terkait, seperti Dinas Perindustrian dan Perdagangan untuk mengawasi distribusi barang agar tetap lancar.

Sejumlah pedagang mengungkapkan bahwa stok bahan pokok sejauh ini masih mencukupi.

Masyarakat diimbau untuk tetap berbelanja secara bijak dan melaporkan jika menemukan indikasi kecurangan dalam perdagangan. Polresta Manado berkomitmen untuk terus mengawal stabilitas harga dan keamanan pangan selama bulan Ramadhan. (AF)

Meimonews.com.- Menindaklanjuti petunjuk Mabes Polri, Polda Sulawesi Utara dan jajaran akan terus melakukan pengawasan pangan selama bulan suci Ramadhan 1446 H.

“Ada petunjuk dari Mabes Polri bahwa seluruh Polda di Indonesia harus melakukan pengawasan terhadap kebutuhan bahan pokok yang disalurkan ke masyarakat,” ujar Wakapolda Sulut Brigjen Pol. Bahagia Dachi, saat press conference di aula Tribrata Polda Sulut, Rabu (5/3/2025).

Mendampingi Wakapolda, Kabid Humas Kombes Pol. Michael Irwan Thamsil dan Dirreskrimsus Kombes Pol FX Winardi Prabowo.

Disebutkan, di beberapa tempat saat bulan puasa ini sudah terjadi kenaikan bahan pokok, dan pihaknya diperintahkan untuk melakukan pengendalian harga dan juga melakukan operasi pasar.

“Kita akan melakukan operasi pasar bersama rekan-rekan instansi terkait. Kita juga akan menggelar pasar murah, dimana dalam waktu dekat akan menggelar pasar murah di sejumlah tempat,” ujarnya.

Wakapolda mengingatkan kepada warga khususnya kepada para pedagang agar jangan melakukan penimbunan barang, menjual barang kadaluarsa atau menaikan harga yang tidak sesuai dengan aturan.

“Jika ketahuan, maka akan dikenakan sanksi. Sanksinya ada dan kita akan kenakan dengan Undang-Undang Pangan, namun kita akan kedepankan dulu dengan tindakan persuasif,” tandasnya. (AF)

Meimonews.com – Walikota Manado Andrei Angouw menyampaikan rasa syukurnya karena kembali dipercayakan untuk bekerja demi masyarakat kota Manado.

“Ini akan dipertanggungjawabkan kepada Tuhan Yang Maha Kuasa,” ujar Walikota ketika memberikan sambutan pada ibadah oikumene Korpri Kota Manado sekaligus ibadah syukur atas pelantikannya dan Richard Sualang sebagai Walikota dan Wakil Walikota masa jabatan 2025-20230.

Ibadah syukur yang dipimpin Ketua Badan Pekerja Majelis Sinode GMIM Pdt. Hein Arina ini dilaksanakan di Aula Serbaguna Kantor Wali Kota Manado Kamis (6/3/2025).

Hadir dalam kegiatan ini, Ketua TP PKK Kota Manado Ny. Irene Angouw-Pinontoan, Ny. Merry Mawardi, para Asisten, Kepala SKPD, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Manado, pimpinan KPU dan Bawaslu Kota Manado, Ketua BKSAUA, Pimpinan FKUB, dan FPK Kota Manado, pimpinan FKDM, Camat dan Lurah se-Kota Manado, serta undangan lainnya.

Walikota berharap dukungan dari kita semua dalam membangun Kota Manado tercinta. “Ini tugas bagi kita, dan saatnya untuk bekerja, yang merupakan awal dari tugas kita di periode kedua ini,” ujarnya.

Mantan Ketua DPRD Sulut ini mengungkapkan bagaimana campur tangan Tuhan terasa selama pelaksanaan Pilkada, di mana seluruh masyarakat bersama-sama menjaga agar pesta demokrasi tetap kondusif.

“Pilkada sudah lewat, dan kita semua harus bersikap profesional. Saya juga meminta dukungan doa dari para tokoh agama agar kami dapat melaksanakan program pembangunan dengan baik untuk masyarakat Kota Manado,” ujarnya,

Orang nomor.satu di Ibukota Provinsi Sulut ini berharap agar masyarakat giat bekerja serta dapat berkontribusi terhadap pembangunan di Kota Manado. Selain itu,

Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga kebersihan dengan tidak membuang sampah sembarangan. “Semoga Tuhan menjaga kita semua dan menjaga Kota Manado tercinta,” ujarnya. (Afer)

Meimonews.com – Walikota Manado Andrei Angouw dan Wakil Walikota Manado Richard Sualang (akrab disebut AARS) menghadiri Rapat Paripurna DPRD Kota Manado dalam rangka Penyampaian Pidato Sambutan Walikota Manado Masa Jabatan 2025-2030.

Rapat yang dipimpin Ketua DPRD Kota Manado, Aaltje Dondokambey di dampingi Wakil-wakil Ketua DPRD Kota Manado ini dilaksanakan di Kantor DPRD Kota Manado, Rabu (5/3/2025).

Hadir dalam kegiatan ini, Kepala BKAD Sulut Clay Dondokambey (mewakili Gubernur Sulut) Ketua TP-PKK Kota Manado Ny. Irene Angouw-Pinontoan dan Ny. Merry Sualang-Mawardi, Anggota DPRD Kota Manado, Forkopimda Kota Manado, para Asisten, Kepala-kepala SKPD, Direksi BUMD, para Camat, pimpinan KPU dan Bawaslu Kota Manado, serta undangan lainnya.

Selain menyampaikan selamat menunaikan ibadah puasa kepada seluruh umat muslim di Kota Manado dan rasa syukur karena kontestasi Pillada telah berlangsung dengan baik, walikota berbagi pengalamannya saat ikut retret di Magelang, baru-baru,

Diungkapkan, Presiden RI dan Gubernur Sulut menunjukkan perhatian besar terhadap pembangunan daerah, khususnya dalam sektor pariwisata, kebersihan lingkungan, serta berbagai proyek pembangunan lainnya.

Salah satu aspek yang menjadi perhatian utama adalah pengelolaan sampah dan kebersihan. Mantan Ketua DPRD Sulut ini menekankan bahwa Manado harus menjadi kota yang lebih bersih dan menarik.

Wali Kota juga menyoroti pentingnya efisiensi anggaran dalam pelaksanaan program pemerintahan. “Saya berharap adanya dukungan dari semua pihak dalam menangani program dan kegiatan, khususnya terkait ketersediaan air bersih,” ujarnya.

Target Pemkot Manado, menurut AA adalah memastikan bahwa hingga akhir masa pengabdian, 75 persen masyarakat Kota Manado dapat terlayani dengan baik dalam hal akses air bersih.

Orang nomor satu di Ibukota Provinsi Sulut ini mengungkapkan bahwa pemerintah tengah mempersiapkan langkah-langkah dalam penanganan transportasi umum di Kota Manado, yang membutuhkan dukungan dari berbagai pihak.

Walikota juga menyoroti pentingnya peran media dalam memberikan pemberitaan yang akurat dan berbasis data, dan berharap untuk tidak hanya memberikan pujian, tetapi juga menyampaikan kondisi riil pembangunan yang sedang berjalan agar masyarakat mendapatkan informasi yang akurat.

“Mari kita rawat dan jaga demokrasi yang telah kita bangun bersama, karena semua ini demi kepentingan masyarakat Kota Manado,” ujar AA.

Walikota menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang berperan dalam penyelenggaraan Pilkada. “Semua ini merupakan amanah yang harus kami pertanggungjawabkan kepada Tuhan Yang Mahaesa, karena masyarakat telah memberikan kepercayaan untuk kembali memimpin Kota Manado,” ujarnya

Dalam kepemimpinannya, Walikota membawa semangat baru dalam membangun Kota Manado dengan prinsip utama membangun dan melayani masyarakat.

Walikota menyampaikan apresiasi pula kepada Forkopimda atas dukungan dalam program pembangunan Kota Manado selama ini. (Afer)

Meimonews.com – Guna memastikan pelayanan pelayanan di setiap poliklinik berjalan dengan lancar dan sesuai prosedur serta memastikan obat-obatan yang dibutuhkan pasien tersedia dengan cukup, Pelaksana Tugas (Plt) Direktur SDM Pendidikan dan Penelitian RSUP Prof. Dr. RD Kandou Manado Ns Suwandi I Luneto melakukan telusuran ke beberapa ruangan poliklinik rumah sakit, Rabu (5/3/2025).

Mendampingi Suwandi dalam kegiatan telusuran ini, Manajer SDM Ns Abram Babakal, Asisten Manajer Pelayanan Medik Rawat Jalan dan Rawat Intensif Chisty Natalia Alow, Asisten Manajer Pelayanan Keperawatan Rawat Jalan dan Rawat Intensif Ns Alanca Sondakh.

Suwandi mengungkapkan pentingnya memastikan semua prosedur dijalankan dengan baik demi kenyamanan pasien, serta mengecek langsung ketersediaan obat-obatan agar pasien bisa mendapatkan perawatan yang maksimal.

“Dengan telusur ini, kami ingin memastikan semuanya berjalan dengan baik. Pelayanan di poli harus sesuai harapan, dan obat-obatan juga harus tersedia untuk pasien,” ujarnya.

Kegiatan ini menunjukkan perhatian serius manajemen rumah sakit yang akrab disebut RSUP Kandou dalam menjaga kualitas pelayanan kesehatan agar masyarakat bisa mendapatkan perawatan yang terbaik. (Fer)

Meimonews.com – Tim Subdit I Ditresnarkoba Polda Sulut berhasil mengamankan seorang pengedar narkotika jenis sabu, di wilayah Kabupaten Minahasa Tenggara.

“Tersangka pengedar sabu yang diamankan seorang pria berinisial FM (40), warga Kecamatan Ratatotok, Kabupaten Minahasa Tenggara,” ujar Kabid Humas Polda Sulut Kombes Pol Michael Irwan Thamsil kepada wartawan di Mapolda Sulut, Senin (3/3/2025).

Tersangka diamankan beserta sejumlah barang bukti terdiri dari, 3 paket sabu dengan berat kurang lebih 5,53 gram, 2 buah korek api gas, 5 buah sedotan plastik warna putih, dan 1 buah handphone.

Awalnya, jelas Kabid Humas, petugas menerima informasi dari warga masyarakat mengenai peredaran narkotika yang diduga dilakukan seorang pria berinisial FM di wilayah Kecamatan Ratatotok.

“Petugas merespons informasi tersebut dengan melakukan penyelidikan di sekitar lokasi, dan menemukan indikasi kuat adanya aktivitas mencurigakan di rumah tersangka FM,” ujarnya.

Hasil penyelidikan, petugas memastikan bahwa yang bersangkutan melakukan peredaran narkotika, kemudian menggerebek rumah tersangka. Dalam penggeledahan, petugas menemukan tiga paket narkotika jenis sabu.

FM beserta barang bukti kemudian diamankan pada Selasa (28/2/2025) dan kini berada di Mapolda Sulut untuk proses penyidikan lebih lanjut.

Modus operandinya, tersangka membeli sabu kemudian mengedarkan dalam paket kecil di wilayah Kecamatan Ratatotok, dengan tujuan untuk memperoleh keuntungan. Tersangka mengakui telah tiga kali membeli dan mengedarkan sabu di wilayah tersebut.

“Ditresnarkoba Polda Sulut masih melakukan pengembangan kasus untuk mengungkap jaringan peredaran narkotika ini,” sebut Kabid Humas.

Terhadap tersangka dikenakan pasal 114 ayat (1) dan pasal 112 ayat (1) UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, ancaman hukumannya 4 sampai 20 tahun penjara.

Direktur Resnarkoba Polda Sulut Kombes Pol. Budi Samekto menegaskan, pihaknya berkomitmen untuk terus memerangi jaringan narkoba di wilayah Sulut. Pihaknya akan terus melakukan penyelidikan dan penangkapan terhadap mereka yang terlibat dalam jaringan narkoba.

“Kami juga mengajak masyarakat untuk terus berperan aktif dalam membantu kami memerangi jaringan narkoba. Jika memiliki informasi tentang jaringan peredaran narkoba, silahkan hubungi kami di nomor telepon 081340091111,” ujarnya.

Ditresnarkoba berharap, penangkapan ini dapat menjadi contoh bagi mereka yang terlibat dalam jaringan narkoba bahwa, kepolisian tidak akan ragu-ragu untuk menindak mereka yang melanggar hukum.

“Kami juga berharap, masyarakat dapat terus mendukung kami dalam memerangi jaringan narkoba,” ujarnya. (AF)

Meimonews.com – Salah satu janji kampanye Yulius Selvanus (YS) saat menjadi calon Gubernur Sulut adalah memperindah Danau Tondano agar menjadi tujuan wisata favorit di Sulut.

Sekarang YS telah terpilih dan untuk membantunya mewujudkan rencananya, tukang bridge mencoba memberi masukan dengan menampung berbagai masukan dari WA Group Memajukan Tondano.

Rencana Pembangunan Pariwisata Danau Tondano (RPPDT) direncanakan dengan tujuan Meningkatkan pendapatan masyarakat lokal melalui pariwisata; Mengembangkan Danau Tondano sebagai destinasi pariwisata yang berkelanjutan; Meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya pelestarian lingkungan.

Sasarannya adalah Meningkatkan jumlah pengunjung Danau Tondano sebesar 20% dalam 2 tahun; Meningkatkan pendapatan masyarakat lokal dari pariwisata sebesar 30% dalam 3 tahun; Mengembangkan 5 destinasi pariwisata baru di sekitar Danau Tondano dalam 5 tahun.

Ada empat strategi terkait dengan RPPDT. Pertama, Pengembangan Infrastruktur yakni membangun dan memperbaiki jalan akses ke Danau Tondano; membangun fasilitas umum seperti toilet, tempat parkir, dan restoran.

Kedua, Pengembangan Destinasi Pariwisata dengan Mengembangkan 5 destinasi pariwisata baru di sekitar Danau Tondano, seperti taman wisata, pantai, dan desa wisata; dan Mengembangkan paket wisata yang menarik dan berkelanjutan.

Ketiga, Pengembangan Sumber Daya Manusia dengan Melatih dan mengembangkan kemampuan masyarakat lokal dalam bidang pariwisata; dan Mengembangkan program pelatihan dan pendidikan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya pelestarian lingkungan.

Keempat, Pengembangan Promosi dan Pemasaran dengannMengembangkan strategi promosi dan pemasaran yang efektif untuk meningkatkan kesadaran dan minat pengunjung; dan Mengembangkan kerjasama dengan agen perjalanan dan operator pariwisata untuk meningkatkan jumlah pengunjung.

YS mengungkapkan sejumlah rencana besar yang akan mengubah wajah danau ikonik tersebut.

Salah satu langkah awal yang telah disiapkan adalah alokasi dana sebesar Rp 1,26 triliun untuk membangun dan meningkatkan infrastruktur di sekitar Danau Tondano.

Menurutnya, dana yang cukup besar ini akan dimanfaatkan untuk membangun berbagai fasilitas yang dapat menarik lebih banyak wisatawan ke Sulawesi Utara.

Hal ini bertujuan untuk mempermudah akses pengunjung dan meningkatkan pengalaman wisata di lokasi yang sudah dikenal dengan keindahan alamnya.

Group Memajukan Tondano dibuat untuk memberikan masukan agar apa yang direncanakan bisa terwujud dan bermanfaat untuk masyarakat di DAS Danau Tondano dan sekitarnya.

Dari masukan yang diterima ada beberapa hal yang perlu mendapat perhatian yakni
pemberantasan enceng gondok. Ini yang harus menjadi prioritas utama.

Ada beberapa usul, pertama basmi tuntas; kedua, kalau tidak bisa dibasmi tuntas bertemanlah dengan encek gondok dengan memanfaatkannya.

Eceng gondok (Eichhornia crassipes) memiliki banyak manfaat, di antaranya untuk kesehatan, pembersih air, bahan baku kerajinan, dan energi alternatif.

Hal lain yang perlu mendapat perhatian adalah kesehatan yakni menyehatkan kulit karena mengandung antijamur, antibakteri, dan antimikroba, antiperadangan, memperlancar pencernaan, menurunkan berat badan, meredakan gatal-gatal.

Pembersih air yakni menyerap zat-zat berbahaya seperti logam berat dan bahan kimia dari air mengolah air limbah yang mengandung logam berat dan ion terlarut, menyerap hidrokarbon minyak bumi.

Bahan baku kerajinan yakni kursi, meja, tali, hiasan dinding, gurniture, fompet, tas, taplak, gorden.

Energi alternatif yakni dapat dimanfaatkan sebagai bahan baku biogas karena kandungannya yang tinggi akan hemiselulosa dan selulosa.

Manfaat lain adalah habitat untuk satwa liar, seperti ikan, burung air, dan serangga air; penyerap karbon; penahan erosi; pakan ternak, terutama untuk sapi dan kambing.

Estetika lanskap. Masalahnya pilihan kedua ini tidak mudah karena perkembangan enceng gondok yang sangat cepat.

Selanjutnya menangani dengan sebaik-baiknya rencana revitalisasi Danau Tondano oleh Kementerian PUPR karena Danau Tondano masuk 15 Danau kritis di Indonesia.

Sayangnya, program yang dimulai sejak tahun 2016 tidak terlihat manfaatnya secara nyata.
Menangani dengan benar Peraturan yang mengatur penanganan danau di Indonesia, antara lain Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 60 Tahun 2021 tentang Penyelamatan Danau Prioritas Nasional; Peraturan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Nomor 28 Tahun 2015 tentang Penetapan Garis Sempadan Danau.

Selain itu, Perpres Nomor 60 Tahun 2021 mengatur tentang Penetapan 15 Danau Prioritas Nasional; Koordinasi, sinergi, sinkronisasi, dan harmonisasi antar kementerian/lembaga dan pemerintah daerah; Pembentukan Tim Penyelamatan Danau Prioritas Nasional; fan Pendanaan penyelamatan danau prioritas nasional.

Sementara itu, Permen PUPR Nomor 28 Tahun 2015 mengatur tentang: Penetapan garis sempadan danau, Kewenangan dan tanggung jawab pengelolaan danau.

Prinsip-prinsip dasar pengelolaan danau adalah Terpadu, menyeluruh, dan berkelanjutan; Melibatkan pemangku kepentingan; Bersifat adaptif terhadap perubahan kondisi; Membagi tugas, fungsi, beban biaya, dan manfaat secara adil; Berlandaskan azas akuntabilitas
Upaya pemulihan ekosistem danau, antara lain Pembersihan gulma, Pembuatan kompos, Pemantauan kualitas air, Pengelolaan sampah.

Jika, hal-hal di atas sudah tertangani dengan baik maka baru dipikirkan mengenai infrastruktur penunjang seperti jalan lingkar luar Danau Tondano dan lain-lain.

Selanjutnya mengenai pemanfaatan Danau Tondano sebagai objek pariwisata.

Gubernur YS sudah merencanakan membuat 8 terminal atau dermaga di Danau Tondano hanya kalah dengan Danau Toba yang punya 12 terminal atau dermaga.

Sepertinya, yang cocok sebagai pusat adalah Dermaga di Benteng Moraya. Sebelum naik kapal mengelilingi Danau Tondano mereka bisa menikmati sajian di Benteng Moraya di mana ada aneka kuliner Minahasa, aneka cindera mata khas Sulut, pertunjukan drama Lahirnya Danau Tondano serta kisah heroic Perang Tondano, kemudian ada museum di Lodji Tondano yang sudah dipindahkan ke Benteng Moraya dan mungkin ada ide yang lain.

Sisa tujuh dermaga atau terminal bisa dimintakan untuk dibangun di kampung-kampung sekeliling Danau Tondano yang ada objek wisata seperti gereja tua di Eris, lapangan terbang Tasuka, pulau Likri, Sumaru Endo Remboken dan lain-lain.

Tentu saja perlu ditambah dengan kegiatan lainnya sehingga lebih menarik. Seperti dibentuk sanggar kesenian yang mengadakan pertunjukan terjadwal secara rutin.

Pulau Likri dibangun gereja oikumene dan dibuat duplikat bahtera Nabi Nuh. Restoran, café, tempat pemeliharaan ikan dibuat aturan sehingga tertib dan tidak mengganggu eko sistim danau.

Selanjutnya, dilanjutkan dengan penanganan teberan atau Sungai Tondano dilanjutkan dengan membuat fish market di pasar bawah Tondano serta night market untuk weekend di jalan dari pasar bawah ke pasar atas Tondano.

Dari uraian di atas,bada 5 objek wisata baru yang dibuat, yaitu 2 kampung wisata yang dipilih dari kampung-kampung yang mengelilingi Danau Tondano, Fish dan Night Market Tondano, wisata sungai Tondano dan Pulau Likri. Ditambah dua yang sudah ada yaitu Benteng Moraya dan Sumaru Endo Remboken berarti sudah ada 7 objek wisata. (Bert Toar Polii)