Meimo News

Meimonews.com – Serangan kumbang Ambrosia pada tanaman kelapa menjadi perhatian serius di wilayah Sulawesi Utara.

“Serangan hama ini telah ditemukan di wilayah Minahasa Tenggara dan diduga sudah mulai menyebar ke beberapa daerah lain di Sulawesi Utara,” ujar Jimmy Rimbing kepada Meimonews.com di Manado, Jumat (31/1//2026).

Kumbang Ambrosia merupakan hama berukuran kecil, namun memiliki kemampuan berkembang biak yang cepat. Hama ini memiliki hubungan simbiosis dengan mikroorganisme (terutama jamur patogen). Mikroorganisme tersebut hidup bersama kumbang dan membantu proses perusakan jaringan tanaman.

Dijelaskan, karena bersimbiosis dengan patogen, dampak kerusakan menjadi lebih cepat, terutama pada bagian batang kelapa. Kumbang membuat lubang-lubang kecil di batang dan membangun terowongan tempat berkembangnya jamur.

Jimmy Rimbing

“Serangan pada batang kelapa akan mengganggu sistem transportasi nutrisi dan air dari akar menuju daun dan pucuk,” sebut akademisi bergeral profesor ini.

Akibatnya, tanaman mengalami layu bertahap, pertumbuhan terganggu, pada kasus berat, pucuk mati (die back). Beberapa pohon bahkan sudah ditemukan mati di lapangan

Gejala ini diduga kuat berkaitan dengan serangan kumbang ambrosia yang membawa patogen.

Dikemukaken, untuk memastikan tingkat penyebaran, jenis spesies kumbang, serta strategi pengendalian yang efektif, diperlukan kajian ilmiah lanjutan.

Tim dari Jurusan Hama dan Penyakit Tumbuhan (HPT) Fakultas Pertanian (Faperta) Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) merencanakan kerjasama dengan berbagai institusi terkait untuk Identifikasi spesies kumbang, Analisis mikroorganisme simbion, Studi epidemiologi penyebaran, dan Pengembangan strategi pengendalian terpadu

Upaya pengendalian hama ini diharapkan dapat mendukung empat hal. Pertama, Program peremajaan kelapa, kedua, Peningkatan produktivitas kebun kelapa rakyat, ketiga, Peningkatan pendapatan petani, dan keempat, Penguatan ekonomi daerah

Fakultas Pertanian Unsrat pimpinan Dedie Tooy mendukung penuh program revitalisasi kelapa agar pembangunan sektor kelapa di Sulawesi Utara dapat berjalan maju, sejahtera, dan berkelanjutan. (FA)

Meimonews.com – Polresta Manado melakukan pengamanan aksi unjuk rasa damai yang digelar Asosiasi Angkutan Umum Kota Manado di Kantor DPRD Sulut, Kamis (29/1/2026).

Puluhan personil gabungan diterjunkan untuk memastikan jalannya penyampaian aspirasi berlangsung aman, tertib, dan kondusif.

Pengamanan dilakukan secara humanis dengan mengedepankan pendekatan persuasif kepada para peserta aksi.

Kapolresta Manado Kombes Pol. Irham Halid mengatakan, kehadiran Polri dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk pelayanan kepada masyarakat, sekaligus menjamin hak warga dalam menyampaikan pendapat di muka umum.

“Kami hadir untuk memberikan rasa aman, baik kepada peserta aksi maupun masyarakat pengguna jalan. Pengamanan dilakukan secara profesional dan humanis agar kegiatan berjalan lancar tanpa mengganggu aktivitas publik,” ujarnya,

Kapolresta Manado mengapresiasi para peserta aksi yang telah menyampaikan aspirasi secara damai serta mematuhi aturan yang berlaku.

“Terima kasih kepada seluruh peserta aksi yang tetap menjaga ketertiban. Sinergi seperti ini penting untuk menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif di Kota Manado,” ujarnya,

Selama pelaksanaan aksi, arus lalulintas di sekitar lokasi terpantau lancar dengan pengaturan dari personel Satlantas Polresta Manado. Aksi pun berakhir dengan tertib tanpa adanya gangguan keamanan. (AF)

Meimonews.com – Unima (Universitas Negeri Manado) mengadakan pengukuhan dan pengambilan sumpah guru profesional program guru tertentu Piloting Tahun 2024 dan Tahap 1 Tahun 2025 di The Sentra Hotel Manado, Maumbi (Minahasa Utara), Selasa (27/1/2026).

Pengukuhan dan pengambilan sumpah dilakukan Rektor Unima Joseph Philip Kambey di dampingi antara lain Wakil Rektor 1 (Bidang Akademik) Mister Gideon Maru.

Ada sebanyak 6.225 peserta dinyatakan lulus dan resmi menyandang predikat guru profesional.

Dari jumlah yang lulus tersebut, hanya 4.193 guru yang mengikuti prosesi pengukuhan, dengan rincian 769 peserta mengikuti secara luring (tatap muka) dan 3.424 peserta mengikuti secara daring.

Pelaksanaan kegiatan dilakukan secara terintegrasi untuk memberikan kesempatan seluas-luasnya kepada para peserta dari berbagai daerah agar tetap dapat mengikuti prosesi penting dan membahagiakan tersebut. (*/(FA)

Meimonews.com – RSUP Kandou Manado kini resmi memiliki dokter spesialis jantung dan pembuluh darah dengan kompetensi konsultan pencitraan kardiovaskular yang telah mengantongi sertifikasi level III Cardiovascular Magnetic Resonance (CMR), yang merupakan level kompetensi tertinggi dalam pemeriksaan MRI jantung.

Dokter tersebut adalah Janeline RS Tengor, yang saat ini mengemban amanah sebagai Ketua Unit Fungsional Pendidikan (UFP) RSUP Kandou Manado.

Keberadaan dokter dengan sertifikasi Level III CMR memiliki nilai yang sangat tinggi, mengingat hingga kini jumlah dokter dengan kompetensi tersebut masih sangat terbatas secara nasional.

Sertifikasi Level III CMR menandakan kemampuan tertinggi dalam interpretasi, pengembangan protokol, hingga perencanaan klinis MRI jantung dan pembuluh darah

Kompetensi ini diperoleh melalui Program Fellowship Dokter Spesialis di Luar Negeri di Royal Brompton Hospital, London, salah satu pusat rujukan kardiovaskular terkemuka dunia yang dikenal sebagai pusat unggulan pengembangan teknologi dan riset kardiologi berbasis imaging.

Program fellowship tersebut didukung melalui pendanaan Beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) Kementerian Keuangan RI bekerja sama dengan Kementerian Kesehatan RI, sebagai bagian dari kebijakan pemerintah dalam memperkuat kapasitas dan pemerataan sumber daya manusia kesehatan nasional.

Dengan bertambahnya tenaga ahli di bidang pencitraan kardiovaskular tingkat lanjut ini, RSUP Kandou Manado semakin siap mengembangkan layanan kardiologi berbasis cardiovascular imaging berstandar internasional, sekaligus memperkuat peran rumah sakit sebagai pusat pelayanan rujukan nasional, pendidikan kedokteran, serta perencanaan layanan kardiovaskular yang komprehensif.

Direktur Utama RSUP Kandou Manado Starry Homenta Rampengan menyambut baik serta memberikan apresiasi tinggi atas pencapaian tersebut.

Rampengan menegaskan, manajemen RSUP Kandou secara konsisten mendorong dan memfasilitasi pengembangan kapasitas SDM melalui pendidikan dan pelatihan berjenjang, baik di dalam maupun luar negeri.

“Investasi terbesar rumah sakit adalah pada sumber daya manusianya. Kami berkomitmen penuh mendukung dokter-dokter Kandou untuk meraih kompetensi terbaik, agar masyarakat memperoleh layanan kesehatan yang berkualitas, aman, dan berbasis teknologi kedokteran terkini,” ujarnya

Janeline menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Kementerian Kesehatan RI, serta kepada Direktur Utama RSUP Kandou Manado, (Starry Homenta Rampengan) bersama seluruh jajaran Dewan Direksi, yang dinilainya konsisten memberikan dukungan penuh terhadap pengembangan dan peningkatan kompetensi SDM rumah sakit.

“Dukungan pimpinan RSUP Kandou sangat besar dalam mendorong penguatan SDM Dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah berbasis Cardiovascular Imaging, guna menjawab kebutuhan layanan kesehatan masyarakat serta mewujudkan RSUP Kandou yang semakin maju dan berdaya saing,” ujarnya.

Keberadaan konsultan pencitraan kardiovaskular dengan kompetensi tertinggi ini diharapkan menjadi aset penting RSUP Kandou, khususnya dalam menghadirkan layanan diagnostik jantung yang lebih akurat, modern, dan sejajar dengan standar layanan kardiovaskular internasional. (Fer)

Meimonews.com – Universitas Negeri Manado (Unima) dipercayakan untuk menggelar Sosialisasi Instrumen Akreditasi Program Studi (Prodi) Kependidikan 3.0 di Ruang Rapat EA Worang Lantai 3 Kantor Pusat Unima, Tondano, Rabu (28/1/2026).

Sosialisasi ini menghadirkan 3 narasumber/pembicara dari Lembaga Akreditasi Mandiri Kependidikan (Lamdik) yakni Anggota Majelis Akreditasi Lukman Nadjamudin, Sekretaris Divisi Akreditasi Asmusin, dan Asesor Wahono Widodo.

Bertindak sebagai moderator/pemandu kegiatan yang dilaksanakan secara luring dan daring (zoom) ini adalah Ketua Tim kelembagaan LLDIKTI XVI Fatra Dano Putri.

Kepala Biro Perencanaan, Kerjasama dan Hubungan Masyarakat (PKHM) Unima Vivi Winny Saroinsong menjelaskan, peserta kegiatan adalah perutusan dari 8 perguruan tinggi negeri (PTN) dan perguruan tinggi swasta (PTS) yang ada di Sulawesi Utara.

“Total peserta yang hadir secara luring berjumlah sekitar 120 orang termasuk pimpinan Unima seperti Wakil Rektor 1 (Mister Gideon Maru) Wakil Rektor 3 (Lenny Leorina Evinita), beberapa dekan dan jajaran terkait,” ujarnya kepada Meimonews.com di sela kegiatan.

Rektor Unima Joseph Philip Kambey dalam sambutannya yang dibacakan Wakil Rektor (Warek) 1 mengungkapkan rasa syukur dan berterima kasih atas kepercayaan yang diberikan untuk menggelar kegiatan ini di Unima.

“Sungguh merupakan suatu kehormatan bagi Unima telah dipercaya menjadi tuan rumah pelaksana kegiatan ini,” ujar Warek 1 mengutip Rektor.

Kegiatan ini, menurut Rektor, memiliki makna sangat strategis bagi perguruan tinggi, khususnys bagi program studi kependidikan yang berada dalam cakupan Lamdik.

Dijelaskan, ditetapkannya Peraturan Lamdik Nom 5 Tahun 2025 tentang Instrumen Akresitasi Mandiri Kependidikan merupakan langkah penting dalam upaya penjaminan dan peningkatan mutu pendidikan tinggi yang selaras dengan kebijakan nasional, sebagaimana diamanatkan dalam Permendiktisantek No. 39 Tahun 2025.

Instrumen akreditasi, menurutnya, bukan semata-mata alat penilaian administratif, melainkan cerminan komitmen bersama dalam membangun budaya mutu, memperkuat tata kelola prodi, serta memastikan lulusan yang dihasilkan memiliki kompetensi.

“Oleh karena itu, sosialisasi ini diharapkan tidak hanya meningkatkan pemahaman teknis terhadap instrumen akresitasi terbaru, tetapi juga mendorong kesiapan seluruh unsur PT baik pimpinan, dosen maupun tenaga kependidikan untuk melakukan evaluasi diri secara berkelanjutan dan berorientasi pada peningkatan kualitas,” ujar Warek Bidang Akademk mengutip Rektor. (Lexie)

Meimonews.com – Berbagai hal terkait kerjasama Universitas Negeri Manado (Unima) dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahaaa dibahas dalam rapat bersama di Kantor Bupati Minahasa, Selasa (27/1/2026).

Rapat ini dihadiri pimpinan Unima yakni Rektor Joseph Philip Kambey dan jajaran serta Pemkab seperti Bupat Robby Dondomneyi, Sekretaris Daerah Lynda Watania dan pejabat terkait.

Rapat ini dimaksudkan agar hal-hal terkait kerjasama Unima dan Pemkab Minahasa setelah adanya penandatanganan MoU (Memorandum of Understanding) Tridharma Perguruan Tinggi bisa berjalan baik dan lancar.

Apalagi, ada hal-hal kerjasama
yang secara apesifik seperti Unima akan bermitra dengan RSUD Tondano dan pembangunan RS Pendidikan yang memerlukan izin Pemkab Minahasa.

Unima akan bermitra dengan RSUD Tondano untuk mendukung pembukaan Program Studi (Prodi) Kedokteran. Untuk pembangunan RS Pendidikan memerlukan kerjasama untuk bisa mempermudah pengurusan perizinan.

“Selain itu, terkait dengan peningkatan sumber daya manusia (SDM) karena Unima menyiapkan RPL (Rekognisi Pembelajaran Lampau),” ujar Sekretaris Rektor Unima Marcia Watulingas kepada Meimonews.com di ruang kerjanya, Rabu (27/1/2026).

Setelah pembahasan tersebut, diadakan Penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU).

Penandatanganan MoU dilakukan oleh Rektor Unima Joseph Philip Kambey dan Bupati Minahasa Robby Dondokambey. Turut mendampingi, antara lain Wakil Rektor 3 Unima Lenny Leorina Evinita dan Sekda Minahasa Lynda Watania

Rektor Unima menjelaskan, kerjasama ini menjadi langkah strategis bagi Unima dan Pemkab Minahasa terutama dalam memperluas akses pendidikan bagi masyarakat Minahasa.

Bupati Minahasa mengatakan, kesepakatan ini sebagai momentum memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan perguruan tinggi. (FA)

Meimonews.com – Dirut RSUP Kandou Starry Homenta Rampengan dan Dewan Direksi melakukan telusur lapangan di Instalasi Gawat Darurat (IGD), Selasa (27/1/2026).

Direksi yang bersama Dirut melakukan kegiatan telusur adalah Direktur Layanan Operasional Erwin Sondang Siagian, Direktur SDM, Pendidikan dan Penelitian Yune Laukati, dan Direktur Pelayanan Medik, Keperawatan dan Penunjang Wega Sukanto, Sp.B.TKV (K).

Turut mendampingi, para manajer, asisten manajer, tim akreditasi, dan tim teknis RSUP Kandou Manado.

Telusur difokuskan pada lantai 1 hingga lantai 4 IGD, dengan meninjau kondisi gedung, termasuk kebocoran akibat rembesan air, kondisi pintu pintu ruangan, toilet, AC, serta pemantauan ruangan yang akan difungsikan sesuai kebutuhan pelayanan.

Dalam kegiatan tersebut, kebersihan ruangan menjadi perhatian khusus Dirut. Selain itu, instalasi listrik turut diperiksa guna mengantisipasi potensi gangguan yang dapat menimbulkan risiko kebakaran. Dirut menginstruksikan bagian terkait untuk memastikan sistem kelistrikan dalam kondisi aman.

Dirut dan Direksi juga meninjau fungsi alat-alat medis, kerapian ruangan, serta penataan area pelayanan agar lebih tertib dan efektif. Pemeriksaan turut dilakukan di ruang operasi guna memastikan kesiapan sarana dan prasarana penunjang pelayanan medis. (Fer)

Meimonews.com – Walikota Manado Andrei Angouw menegaskan, pengelolaan manajemen pemerintahan yang baik akan berdampak langsung pada peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Penegasan tersebut disampaikan Walikota Manado ketika memberkan arahan pada Konsultasi Publik Rancangan Awal Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kota Manado Tahun 2027 di Aula Serbaguna Kantor Walikota Manado, Selasa (27/1/2026).

Kegiatan ini turut dihadiri Sekretaris Daerah Kota Manado Steaven Dandel, para Asisten, Kepala SKPD, Camat se-Kota Manado, tokoh masyarakat, akademisi, serta undangan lainnya.

“Pemerintah harus mampu mengelola manajemen pemerintahan dengan baik. Jika hal tersebut terpenuhi, maka pelayanan kepada masyarakat juga akan berjalan secara maksimal,” ujar Walikota.

Orang nomor satu di Ibukota Provinsi Sulut ini mengapresiasi pelaksanaan kegiatan konsultasi publik yang diselenggarakan oleh Bapperida Kota Manado ini.

Walikota berharap kegiatan tersebut dapat memberikan dampak positif bagi perencanaan pembangunan daerah ke depan.

Mantan Ketua DPRD Sulut ini juga menekankan, seluruh masukan yang disampaikan harus selaras dengan kebijakan pemerintah pusat serta visi dan misi kepemimpinan Walikota dan Wakil Walikota Manado.

Ditegaskan pula, kesejahteraan masyarakat merupakan prioritas utama dalam perencanaan pembangunan.

“Tugas kami adalah mensejahterakan masyarakat secara menyeluruh. Fokus utama kami adalah bagaimana pendapatan masyarakat dapat meningkat, sementara pengeluaran dapat dikendalikan. Jangan sampai terbalik,” ujarnya. (elka)

Meimonews.com – Walikota Manado Andrei Angouw menyampaikan apresiasi atas rampungnya pembangunan gedung baru Kantor Kecamatan Mapanget Kota Manado.

Keberadaan gedung baru ini, sebut Walikota, tidak hanya sebagai penambahan fasilitas fisik, tetapi harus menjadi sarana penunjang peningkatan kinerja aparatur pemerintah dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

“Kami berharap dengan adanya fasilitas yang baru ini, pelayanan Pemerintah Kota Manado, khususnya di Kecamatan Mapanget, dapat semakin meningkat,” ujarnya ketika meresmikan gedung baru Kantor Kecamatan Mapanget, Senin.(26/1/2026).

Mantan Ketua DPRD Sulut ini menegaskan, Kantor Kecamatan harus menjadi tempat pelayanan yang nyaman, tertib, dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat.

Walikota juga menekankan pentingnya pemanfaatan sarana dan prasarana secara optimal. Menurutnya, gedung yang representatif harus diimbangi dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia serta komitmen aparatur untuk memberikan pelayanan yang cepat, mudah, dan transparan.

“Pelayanan yang baik akan menciptakan kepercayaan masyarakat kepada pemerintah. Oleh karena itu, saya mendorong seluruh jajaran di Kecamatan Mapanget untuk terus meningkatkan disiplin, etos kerja, dan integritas dalam menjalankan tugas,” ujarnya.

Peresmian Kantor Camat Mapanget ditandai dengan penandatanganan prasasti dan pengguntingan pita oleh Walikota Manado, yang dilanjutkan dengan peninjauan sejumlah ruangan serta fasilitas penunjang di gedung baru tersebut.

Orang nomor satu di Ibukota Provinsi Sulut ini juga berdialog singkat dengan aparatur kecamatan terkait pemanfaatan ruang kerja dan alur pelayanan kepada masyarakat.

Turut hadir dalam kegiatan ini Sekretaris Daerah Kota Manado Steaven Dandel, sejumlah Anggota DPRD Kota Manado dan Kepala SKPD, Camat Mapanget Deysie Kalalo, unsur TNI dan Polri setempat, seluruh lurah dan ketua lingkungan se-Kecamatan Mapanget, serta undangan lainnya. (elka)

Meimonews.com – Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado menggelar Workshop Persiapan Pelaksanaan Kegiatan dan Penyusunan Jadual Unit-unit Kerja di Lingkungan Unsrat sesuai Petunjuk Operasional Kegiatan (POK) Tahun 2026, Senin (26/1/2026)..

Kegiatan yang diadakan di Gedung Rektorat Unsrat ini dibuka pelaksanaannya oleh Rektor Unsrat Oktovian Berty Alexander Sompie dan turut dihadiri antara lain beberapa Wakil Rektor Unsrat.

Narasumber kegiatan adalah Mursyid Hensides dari Kanwil Ditjen Perbendaharaan Sulut yang juga adalah anggota Dewan Pengawas Unsrat.

Dalam sambutannya, Rektor menegaskan, POK bukan sekadar dokumen anggaran, tetapi merupakan instrumen perencanaan dan pengendalian kinerja yang memastikan bahwa seluruh program dan kegiatan berjalan tepat sasaran, tepat waktu, dan sesuai regulasi.

Tahun anggaran 2026 menurut Rektor, menuntut kita semakin akuntabel, efisien dan responsif terhadap dinamika kebijakan nasional, khususnya dalam pengelolaan keuangan negara.

Diingatkan, Unsrat sebagai institusi publik dituntut tidak hanya mampu menyerap anggaran, tetapi juga menghasilkan dampak nyata bagi peningkatan mutu pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta tata kelola kelembagaan. (FA)