Meimonews.com – Kapolda Sulut Irjen Pol. Yudhiawan bersama Wagub Steven O. Kandou dan Pangdam XIII/Merdeka serta segenap Forkopimda Sulut lainnya, melakukan pemantauan ketersediaan dan harga bahan pokok pangan di Pasar Bersehati Manado, Sabtu (6/4/2024).

Pemantauan dilakukan di pagi hari, di sela-sela kesibukan pedagang dan para pengunjung pasar melakukan transaksi jual beli.

“Hari ini Forkopimda Sulut melakukan kunjungan ke Pasar Bersehati Manado dengan tujuan melihat langsung perkembangan harga jelang Hari Raya Idul Fitri,” kata Wakil Gubernur (Wagub) Sulut.

Menurut Wagub, biasanya menjelang hari raya, terjadi kenaikan harga sembako. “Alhamdulillah untuk harga kali ini tidak terlalu naik, masih wajar dan suplai barangnya juga ada,” jelasnya.

IWagub menyampaikan terima kasih kepada Bulog yang sudah mendukung ketersediaan bahan pangan yang ada.

“Paling tidak kondisi di Pasar Bersehati ini juga menggambarkan kondisi pasar-pasar lainnya yang ada di Sulawesi Utara. Pemda bersama TNI-Polri akan mengawal ketersediaan sembako masyarakat Sulawesi Utara dalam rangka menyambut Idul Fitri,” tegasnya.

Kapolda mengimbau kepada masyarakat agar tidak panik sehingga melakukan penimbunan bahan pangan. “Tidak usah panik. Harga memang agak naik sedikit,” ujarnya.

Kepada para pedagang dan distributor, diminta Kapolda agar jangan menimbun atau menahan bahan, yang bisa mengakibatkan kekacauan dalam masyarakat. (AF)

Meimonews.com – Pemerintah Kota Manado di bawah kepemimpinan Walikota Andrei Angouw dan Wakil Walikota Richard Sualang terus memberi perhatian serius terhadap masalah persampahan yang ada di Kota Manado.

Pemerintah Kota Manado melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) setiap harinya melakukan pengangkatan sampah yang terjaring kubus apung yang ada di sungai-sungai.

Seperti terlihat, Selasa (8/5/2023), petugas DLH mengangkat sampah-sampah yang ada di jembatan Megawati.

Kadis Kominfo Manado Erwin Kontu menjelaskan, jika melihat orang membuang sampah sembarangan, masyarakat dapat melaporkan langsung di Call Center 112 (telepon) dan 085161167112 (Whatsapp), disertai bukti dokumentasi foto/video.

“Pelaku akan ditindak dengan Tindak Pidana Ringan (Tipiring) sesuai dengan Perda Kota Manado Nomor 1 tahun 2021 tentang Pengelolaan Sampah,” tandasnya.

Kontu mengimbau warga Ibukota Provinsi Sulut dan yang melakukan aktivitas/kegiatan di Kota Manado untuk tidak membuang sampah sembarangan.

“Mari jo stop buang sampah sembarangan di sungai,” ujar Kontu bernada imbauan. (elka)

Meimonews.com – Pemerintah Kota Manado mengimbau kepada warga kota untuk waspada, berhati-hati dalam menghadapi cuaca ekstrim yang terjadi hari-hari ini dan hari-hari mendatang.

Sebab curah hujan yang tinggi dan angin yang cukup kencang bisa menimbulkan hal-hal yang tidak diinginkan.

“Masyarakat diharapkan untuk waspada dan siaga terhadap potensi cuaca ekstrim yang dapat terjadi seperti hujan lebat disertai kilat atau petir dan dampak bencana hidrometeorologi yang ditimbulkannya,” ujar Kalak (Kepala  Pelaksana) BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) Kota Manado Donald Sambuaga kepada Meimonews.com, di sela-sela pemantauannya di sejumlah lokasi, Jumat (27/1/2023).

Seperti diberitakan sebelumnya, Badan Meteorologi dan Geofisika (BMKG) pada Rabu (25/1/2023) telah mengeluarkan rilis peringatan dini terkait dengan cuaca di daerah ini selang tiga hari 26-28/1/2023).

Untuk Kamis (26/1/2023), daerah-daerah yang perlu mewaspadainya adalah Manado, Bitung, Minahasa, Minahasa Utara, Minahasa Selatan, Bolmong, Bolmong, Kepulauan Sitaro dan Kepulauan Sangihe. Jumat (27/1/2023), Manado, Bitung, Minahasa, Minut, Minsel, Bolmong, Bolmut dan Kepulauan Sitaro. Sabtu (28/1/2023), Manado, Minahasa.

Pemerintah Kota, sebut Sambuaga, terus memantau, mengantisipasi dan mengambil langkah cepat bila ada bencana, dan berkoordinasi dengan pihak terkait.

Hal tersebut, menurut Sambuaga, sesuai instruksi dari Walikota Manado untuk siaga dan waspada terhadap kondisi alam yang sewaktu-waktu cepat berubah.

Sambuaga menyarankan kepada masyarakat, bila ada informasi terkait dengan bencana atau hal-hal yang membutuhkan perhatian menghubungi call center 112. (Elka)

Meimonews com – Saat ini, pelaksanaan Piala Dunia 2022 sedang berlangsung di Qatar. Warga yang tidak bisa meyaksikan langsung di Qatar, bisa menyaksikannya lewat televisi. Banyak tempat melakukan penayangan secara bersama, yang disebut nonton bareng (nobar).

Untuk menghindari terjadinya gangguan kamtibmas dan hal-hal yang tidak diinginkan maka personil Satuan Samapta Polresta Manado melakukan Patroli Presisi di beberapa lokasi yang jadi tempat nobar dan meminta warga menjaga kamtibmas saat nobar Piala Dunia 2022.

“Patroli mulai malam ini hingga selesai piala dunia akan terus berlangsung, dan kalau ada yang mabuk akan kita berikan teguran langsung,” tegas Kapolresta Manado Kombes Pol. Julianto Parlindungan Sirait kepada wartawan, Kamis (24/11/2022).

Kapolresta juga mengajak kepada masyarakat agar menjadikan momen ini sebagai momen mempererat silaturahmi meski berbeda dukungan.

“Kita juga mengimbau untuk momen ini tidak dijadikan sebagai momen judi termasuk taruhan dan sebagainya serta tidak melakukan konvoi kemenangan,” ujarnya. (AF)