Meimonews.com – Rektor Unsrat Oktovian Berty Alexander Sompie menghadiri acara pelantikan pengurus Ikatan Keluarga Alumni Fakultas Ekonomi dan Bisnis (IKA FEB) Unarat periode 2026 – 2030.

Kegiatan yang dilaksanakan di Ruang Serbaguna Lantai 5 FEB Unsrat Manado, Senin (6/4/2026) ini turut dihadiri Jaksa Agung Muda Bidang Intelijen (Jamintel) RI Reda Manthovani dan Kapolda Sulut Irjen Pol. Roycke Harry Langie.

Pengurus IKA FEB Unsrat periode 2026 – 2030 yang dilantik dipimpin Engel Glendy Sahanggamu (Ketua) dan Hanny Joost Pajouw (Sekretaris).

Dalam sambutannya, Rektor Unsrat menegaskan, momentum ini (pelantikan pengurus IKA FEB Unsrat – red) ini bukan sekedar seremonial organisasi, tetapi merupakan titik awal dari sebuah tanggung jawab strategis dalam memperkuat peran alumni sebagai mitra utama universitas.

Ditegaskan pula, Unsrat berkomitmen untuk terus membuka ruang kolaborasi yang konstruktif dengan alumni, karena kami meyakini bahwa kemajuan universitas tidak dapat dipisahkan dari kekuatan jejaring alumninya.

Jamintel RI dalam sambutannya menjelaskan, pelantikan ini bukan sekedar simbol pergantian kepengurusan tetapi merupakan awal dari sebuah amanah besar yang harus diemban dengan penuh tanggung jawab, integritas dan dedikasi.

Menurutnya, Ikatan Alumni khususnya IKA FEB Unsrat, selain menjadi wadah silaturahmi juga menjadi sarana kontribusi yang produktif, inovatif dan berorientasi pada pemanfaatan.

Jamintel berharap, amanah yang diberikan ini dapat dijalankan dengan sebaik-baiknya, kepengurusan ini harus membantu menghadirkan program-program yang bermanfaat dan berdampak nyata. (FA)

Meimonews.com – Universiras Sam Ratulangi (Unsrat) Mamado mengadakan Rapat Kerja (Raker) dan penandatanganan kontrak kinerja Tahun 2026 di ruang rapat Kantor Pusat Unsrat Manado, Kamis (12/3/2026).

Dalam raker dibahas program kerja untuk tahun berjalan ini (2026) termasuk menindaklanjuti program Kementerian Pendidiksn Tinggi, Sains dan Teknologi Republk Indonesia (Kemendiktiaantek RI).

Tema yang diangkat dalam Raker ini adalah Transformasi kampus berdampak menuju Unsrat semakin unggul, berbudaya dan berstandar internasional.

Di momen Raker, diadakan penandatanganan kontrak kinerja tahun 2026 yang dilakukan oleh Pimpinan Unsrat, mulai dari Rektor, Wakil-wakil Rektor hingga para Dekan Fakultas se-Unsrat.

Dalam sambutannya, Rektor Unsrat Oktovian Berty Alexander Sompie menjelaskan, Rapat Kerja Tahun 2026 ini merupakan forum strategis bagi kita semua untuk melakukan refleksi, evaluasi sekaligus perumusan langkah-langkah bagi pengembangan Unsrat ke depan.

Terkait tema Raker, Rektor mengatakan, tema ini mencerminkan komitmen kita bersama untuk terus melakukan transformasi dalam penyelenggaraan pendidikan tinggi, sehingga Unsrat tidak hanya unggul dalam aspek akademik, tetapi mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat, pembangunan daerah, serta kemajuan bangsa. (FA)

Meimonews.com – Kehadiran SMA Taruna Nusantara di Langowan, Sulawesi Utara diapresiasi oleh Rektor Unsrat Oktovian Berty Alexander Sompie dan Unsrat sangat terbuka untuk bersinergi.

Hal tersebut terungkap saat Kepala SMA Nusantara Kampus Langowan Brigjen TNI Rhino Charles Tuwo bertemu dengan Rektor Unsrat di Kantor Pusat Unsrat Manado, Rabu (11/3/2026).

Pertemuan ini menjadi momen penting dalam memperkuat jejaring pendidikan di Sulawesi Utara, mengingat SMA Taruna Nusantara kini telah hadir di Langowan untuk mencetak kader pemimpin bangsa di wilayah Timur Indonesia.

Oleh karenanya, Rektor menekankan pentingnya kolaborasi antara pendidikan menengah berkualitas tinggi dengan perguruan tinggi sebagai satu kesatuan ekosistem pendidikan.

Kehadiran SMA Taruna Nusantara di Langowan adalah sebuah langkah besar bagi daerah ini. “Kami di Unsrat sangat terbuka untuk bersinergi, terutama dalam hal pengembangan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul dan berkarakter,” ujar Rektor. (FA)

Meimonews,com – Suatu prestasi membanggakan diukir Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado pimpinan Rektor Oktovian Berty Alexander Sompie.

Terbaru, Unsrat menduduki peringkat ke-31 Nasional Webometrics Ranking of Worls Universites.

Diketahui, Webometrics adalah pemeringkatan universitas dunia yang menilai visibilitas dan dampak digital perguruan tinggi, meliputi kehadiran website, keterbukaan akses publikasi ilmiah, serta kualitas dan dampak riset di tingkat global.

Pencapaian ini mencerminkan komitmen Unsrat dalam beberapa hal yakni meningkatkan keterbukaan informasi dan publikasi ilmiah, Memperkuat kehadiran digital institusi, dan Mendorong kualitas riset dan inovasi akademik

Prestasi ini adalah hasil kerja bersama seluruh sivitas akademika Unsrat.

Oleh karenanya, pimpinan Unsrat mengajak seluruh civitas akademka Unsrat untuk terus bergerak maju, berinovasi, dan mengharumkan nama Unsrat di tingkat nasional maupun global. (FA)

Meimonews.com – Komandan Komando Daerah Angkatan Laut (Dankodaeral) VIII Laksamana Muda TNI Dery Tresananto Suhendi melaksanakan kunjungan kehormatan dan silaturahmi ke Unsrat Manado, Senin (15/12/2025).

Kunjungan tersebut disambut hangat dan diterima oleh Rektor Unsrat Oktovian Berty Alexander Sompie di ruang kerjanya.

Kunjungan Dankodaeral VIII ini bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi serta meningkatkan sinergi antara Kodaeral VIII, sebagai garda terdepan penjaga kedaulatan maritim, dengan institusi pendidikan tinggi.

Pembicaraan yang berlangsung dalam suasana akrab dan konstruktif ini berfokus pada potensi kolaborasi di berbagai bidang.

Kedua pimpinan institusi tersebut sepakat bahwa sinergi antara TNI Angkatan Laut dan dunia akademik sangat krusial dalam mencetak generasi muda yang sadar akan pentingnya menjaga wilayah maritim Indonesia.

Kunjungan ini menutup catatan penting mengenai komitmen bersama Kodaeral VIII dan Unsrat untuk berkontribusi aktif dalam pembangunan daerah dan penguatan pertahanan negara. (FA)

Meimonews.com – Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado memiliki 11 fakultas yakni Fakultas Kedokteran (Faked), Fakultas Teknik (Fatek), Fakultas Pertanian (Faperta), Fakultas Peternakan (Fapet), Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK), Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB), Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP), Fakultas Hukum (FH), Fakultas Ilmu Budaya (FIB), Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA), serta Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM).

Dari keduabelas fakultas tersebut, masa jabatan dekannya akan berakhir awal tahun depan yakni Faperta, FPIK, Fatek, FH, FIB dan Fapet.

Sesuai dengan Statuta Unsrat No. 44 Tahun 2018 maka untuk penggantian dekannya ada mekanisme yang harus dilalui sebelum pelantikannya, yang akan dilakukan bersama pada 26 Februari 2025.

Perkembangan saat ini, tiga fakultas telah selesai melakukan proses pemilihan dekan (Pikdek)nya. Ketiga fakultas tersebut adalah Faperta, FPIK dan Fatek.

Tiga fakultas lainnya yakni FH, FIB dan Fapet sementara berproses Pildeknya. Lima fakultas yang akan berproses sesuai akhir masa jabatan empat tahunnya adalah Faked, FISIP, FEB, FMIPA, dan FKM.

Rektor Unsrat Manado Oktovian Berty Alexander Sompie dan Wakil Rektor 2 Unsrat Roike Iwan Montolalu (berseragam Korpri)

Ketiga fakultas yang telah melakukan proses Pildek dan telah berhasil menetapkan nama dekan terpilih dalam sidang senat masing-masing (waktu pemilihannya berbeda) adalah Faperta yang diadakan Pildek pada Jumat (21/11/2025), FPIK Rabu (26/11/2025) sementara Fatek Jumat (27/11/2025)

Untuk Faperta, Dekan yang sementara menjabat yakni Dedie Tooy terpilih kembali dengan suara mutlak. Dari 38 suara yang memilih, Tooy mendapat 35 suara sementara dua calon lainnya yakni Tinneke Marlyn Langi mendapat 2 suara dan Meldi Tieneke Sinolungan 1 suara. Suara-suara tersebut sudah termasuk 35 persen suara Rektor.

FPIK, dari 3 calon yang lolos penyaringan, Ockstan Kalesaran meraih suara terbanyak untuk menggantikan dekan Roike Iwan Montolalu, yang saat ini telah menjadi Wakil Rektor 3 (Bidang Umum.dan Keuangan) Unsrat.

Ockstan mendapat 56 suara sementara Markus Talintukan Lasut 5 suara dan Novie Pankie Lukas Pangemanan 1 suara. Suara Rektor (35 persen) telah pula digunakan dalam.proses pemilihan tersebut.

Untuk Fatek, Liany Amelia Hendrata mendapat suara mayoritas dan mengungguli dua calon lainnya. Liany mendapat 24 suara sementara Steenie E. Wallah dan Steeva G. Rondonuwu masing-masing memperoleh 3 suara. Suara 35 Rektor, juga telah digunakan di pildek tersebut. Liany akan menggantikan Fabian J. Manoppo.

“Proses Pemilihan Dekan yang masa jabatannya akan berakhir tahun 2025 telah dan sementara berjalan. Tiga fakultas telah berhasil terpilih dekannya sementara tiga fakultas lainnya sementara berproses,” ujar Wakil Rektor 2 Unsrat Roike Iwan Montolalu kepada Meimonews,com di ruang kerjanya, Selasa (2/12/2025).

Proses Pildek berjalan sesuai Statuta Unsrat No. 44 Tahun 2018. Hal ini, sesuai petunjuk/arahan Rektor Unsrat Oktovian Berty Alexander Sompie. “Pak Rektor berkehendak agar proses Pildek tidak bermasalah baik saat proses Pildek maupun setelah itu,'” jelasnya.

Diketahui, pasal 46 ayat 1 UU tersebut telah mengatur tahapan Pildek yakni penjaringan bakal calon, penyaringan calon, pemilihan, serta penetapan dan pelantikan.

Tahap penyaringan calon dekan dilakukan melalui penilaian oleh Rektor untuk mendapatkan tiga orang calon dekan. Penilaian oleh Rektor dilakukan berdasarkan penilaian portofolio dan dapat dilakukan asesmen bakal calon dekan.

Tahap pemilihan dekan dilakukan dalam rapat senat fakultas bersama dengan Rektor. Tahap pemilihan dekan terdiri atas penyampaian visi, misi, dan program kerja calon dekan di hadapan rapat senat fakultas yang bersifat terbuka; dan pemilihan calon dekan dalam rapat senat fakultas yang bersifat tertutup.

Pemilihan dekan dilakukan melalui pemungutan suara dengan ketentuan Rektor memiliki 35 persen hak suara dari total pemilih; dan senat fakultas memiliki 65 persen hak suara dan masing-masing anggota senat fakultas memiliki hak suara yang sama. Rektor dapat memberi kuasa kepada pejabat yang ditunjuk untuk melakukan pemberian suara

“Proses sesuai Statuta Unsrat itu yang diminta Rektor untuk dilaksanakan. Pikdek saat ini telah berjalan sebagaimana statuta tersebut,” jelas Montolalu. (Lexie Kalesaran)

Meimonews.com – Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) memiliki tanggung jawab untuk melahirkan generasi yang mampu beradaptasi dengan perubahan, serta berkontribusi dalam pembangunan bangsa.

Hal tersebut disampaikan Rektor Unsrat Oktovian Berty Alexander Sompie ketika memberikan sambutan pada Seminar Nasional di Gedung Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Unsrat Manado, Kamis (20/11/2025).

Seminar ini mengangkat tema Strategi Penguatan kapasitas jeuangan sektor ekonomi kreatif dan UMKM melalui inovasi dan transformasi akuntansi digital.

Dikemukakan, era digital telah membawa perubahan besar dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk dunia usaha dan sektor ekonomi kreatif.

Oleh karena, Rektor berharap seminar ini bukan hanya menjadi ajang diskusi, tetapi juga wadah untuk membangun jejaring, memperkuat kolaborasi, dan menghasilkan rekomendasi yang bermanfaat bagi pengembangan ekonomi kreatif dan UMKM di Indonesia. (FA)

Meimonews.com – Rektor Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Oktovian Alexander Sompie mengajak civitas akademika Unsrat menjadikan momentum peringatan HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) ini sebagai ajang refleksi.

Refleksi tentang “sejauh mana kontribuai kita bagi bangsa ini, dan sejauh mana kita mewarisi semangat juang para pahlawan,” ujar Rektor ketika memberikan sambutan pada Upacara Peringatan HUT ke-80 Kemerdekaan RI di Lapangan Upacara Unsrat Manado, Minggu (17/8/2025).

Upacara yang dipimpin Rektor ini antara lain diikuti Wakil-wakil Rektor, pimpinan lembaga Unsrat, pimpinan fakultas se-Unsrat, aparat sipil negara dan tenaga harian lepas Unsrat, serta perwakian mahasiswa Unsrat.

“Universitas Sam Ratulanfi berkomitmen untuk terus bereran aktif dalam mewujudkan Indonesia yang bersatu, berdaulat, rakyat sejahtera dan bangsanya maju,” tandas Rektor.

Hal yang disebutkan Rektor sejalan dengan tema peringatan HUT Kemerdekaan RI tahun ini yakni Bersatu berdaulat, rakyat sejahtera, Indonesia maju.

Tema ini, menurut Rejtir, mengingatkan kita semua bahwa bersatu adalah kunci kekuatan bangsa. Tanpa persatuan, bangsa kita mudah terpecah; Berdaulat berarti bangsa ini harus berdiri di atas kaki sendiri, memiliki kemandirian dalam ilmu pengetahuan, teknologi, ekonomi dan budaya.

Selain itu, rakyat sejahterah adalah tujuan utama pembangunan, menghadirkan keadilan sosial dan kualitas hidup yang layak bagi seluruh rakyat Indonesia; Indonesia maju adalah cita-cita yang harus kita wujudkan melalui kerja keras, inovasi dan kolabirasi.

Dikemukakan, hari ini, delapan puluh tahun yang lalu, para pendiri bangsa dengan kebetanian, tekad dan pengorbanan yang luar biasa memproklamasikan kemerdekaan Indonesia.

Perjuangan panjang itu, menurut Rektor, bukanlah hal mudah. Darah, air mata dan pengorbanan jiwa dan raga telah menjadi harga yang harus dibayar untuk meraih kemerdekaan. Maka, setiap kita berdiri di sini, hari ini adalah wujud syukur dan penghormatan kepada pahlawan bangsa.

Sebagai bagian dari perguruan tinggi negeri di bawan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi, Universitas Sam Ratulangi memiliki peran strategis dalam memgisi kemerdekaan.

“Tugas kita bukan lagi mengangkat senjata melainkan berjuang melalui ilmu pengetahuan, riset, inovasi dan pengabdian kepada masyarakat,” ujarnya.

Disebutkan, kita dituntut untuk pertama, menjadi pusat pengembangan ilmu pengetahuan dan,teknologi yang relevan dengan kebutuhan zaman dan mampu menjawab tantangan global. Kedua, mencetak generasi muda yang cerdas, berkarakter dan berintegritas, yang kelak akan menjadi pemimpin bangsa di berbagai bidang.

Ketiga, membangun kolaborasi, inovasi baik di tingkat lokal, nasional maupun internasional demi terwujudnya kemandirian bangsa. Keempat, berperan aktif dalam pembangunan daerah dan nasional khususnya di Sulawesi Utara dengan tetap berlandaskan pada nilai Pancasila dan semangat kebhinekaan.

“Begitu juga bagi adik-adik mahasiswa yang saya banggakan, kalian adalah gereasi penerus, generasi emas Indonesia. Ingatkah bahwa perjuangan di era sekarang, menuntut kalisn untuk mempelajari ilmu dengan sungguh-sungguh, mwnguasai teknologi, berpikir kritis serta berani berinovasi,” ujar Rektor.

Tetapi lebih dari itu, sambung Rektor, kalian harus tetap menjunjung tinggi nilai moral, etika.dan kebangsaan. Karena Indonesia maju hanya bisa dicapai dengan generasi muda yang bukan hanya pintar tapi juga berintegritas.

Rektor berterima kasih kepada para mahasiswa sebagai anggota pengibar bendera yang di dampingi oleh Mennwa Unsrat.

Disampaikan pula pada bahwa pada momen peringatan HUT Kemerdekaan RI Tahun ini Presiden memberikan pengjargaan kepada 136 tebaga pendidik dan tenaga kependidikan Unsrat berupa Tanda Kehormatan Satya Lencana Karya Satya 30 Tahun, 20 Tahun, dan 10 Tahun. (FA)

Meimonews.com – Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) bersama Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara menggelar Rountable Meeting dengan tema Membangun Koalisi untuk Transisi Net Zero di Provinsi Sulawesi Utara.

Kegiatan ini merupakan bagian dari inisiatif program PAIR (Partnerships for Australia-Indonesia Research) yang bertujuan untuk menggalang kerjasama lintassektor dalam mencapai target emisi nol bersih atau Net Zero di wilayah Sulawesi Utara.

Berbagai pemangku kepentingan, termasuk perwakilan dari pemerintah provinsi, akademisi, sektor swasta, dan organisasi non-pemerintah hadir pada kegiatan yang diadakan di Ruang Rapat Kantor Pusat Unsrat Manado, Rabu (6/8/2025) ini.

Rountable Meeting yang turut dihadiriWakil Gubernur Sulut Johanis Victor Mailangkay ini diharapkan dapat merumuskan langkah-langkah konkret untuk membentuk sebuah Koalisi Net Zero Sulawesi Utara yang solid.

Rektor Unsrat Oktoviab Berty Alexander Sompie dalam sambutan yang dibacakan Wakil Rektor 1 Unsrat Arthur G. Pinaria menjelaskan, dalam forum ini akan dibahaa agenda besar membangun koalisi menuju transisi energi net zero di Sulut.

Semua tahu bahwa perubahan iklim adalah kenyataan yang tidak bisa diabaikan. Damaknya sudah dirasakan yakni cuaca ekstrim, kenaikan nuka air laut, dan kerentanan daerah pesisir yang semakin meningjat.

“indonesia telah menegaskan target net zero emission pada tahun 2060 atau lebih cepatcepat. Ini bukan tugas mudah. Butuh jerha keras lintas sektor dan lintas generas,” tegasnys.

Sulawesi Utara, menurut Rektor, meniliki peluang emas. Kita memiliki potensi energi terbarukan yang luar biasa yakni energi surya di pesisir, enerpi angin di kepulauan, bioenergi dari limbah pertanian, hingga mikrohidro di pegunungan. Semua ini adalah modal besar untuk membangun masa depan rendah karbon yang sesuai konteks lokal.

“Universitas Sam Ratulangi siap berada di garis depan. Kami melakukan riset strategisstrategis, khususnya pada transisi energi di fasilitas kesehatan, yang tidak hanya mengurangi emisi tetapi juga meningkatkan layanan kesehatan di daerah terpencil yang rentan terhadap dampak iklim,” ujar Pinaria membacakan sambutan Rektor. (FA)