Meimonews.com – Polresta Manado kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga nilai kebersamaan dan toleransi antarumat beragama melalui kegiatan berbagi takjil di bulan suci Ramadhan.

Kegiatan tersebut dilaksanakan bersama Perhimpunan Tempat Ibadah Tri Dharma Kota Manado dan Bhayangkari Cabang Kota Manado, dengan menyasar masyarakat dan pengendara yang melintas di sejumlah titik strategis di Kota Manado, Senin (2/3/2026).

Kegiatan berbagi takjil ini menjadi simbol sinergitas antara Polri, organisasi keagamaan, dan Bhayangkari dalam membangun kebersamaan di tengah keberagaman masyarakat Kota Manado.

Ratusan paket takjil dibagikan secara langsung kepada masyarakat menjelang waktu berbuka puasa, sebagai bentuk kepedulian dan dukungan kepada umat muslim yang sedang menjalankan ibadah puasa.

Kapolresta Manado Kombes Pol Irham Halid menyampaikan, kegiatan ini bukan sekadar aksi sosial, melainkan juga sebagai wujud nyata mempererat tali silaturahmi serta memperkuat toleransi antarumat beragama di Kota Manado yang dikenal sebagai kota dengan tingkat kerukunan yang tinggi.

“Melalui kegiatan berbagi takjil ini, kami ingin menunjukkan bahwa kebersamaan dan toleransi adalah kekuatan utama dalam menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif. Polresta Manado bersama seluruh elemen masyarakat berkomitmen untuk terus hadir dan memberi manfaat,” ujar Kapolresta Manado.

Perwakilan Perhimpunan Tempat Ibadah Tri Dharma Kota Manado menyampaikan apresiasi atas kolaborasi yang terjalin bersama Polresta Manado dan Bhayangkari.

Kegiatan ini dinilai sebagai langkah positif dalam memperkuat persaudaraan lintas agama serta menciptakan suasana Ramadhan yang penuh kedamaian.

Kegiatan berlangsung dengan tertib dan penuh kehangatan. Masyarakat yang menerima takjil tampak antusias dan mengapresiasi kepedulian yang ditunjukkan oleh jajaran Polresta Manado bersama mitra kerja dan Bhayangkari.

Dengan adanya kegiatan ini diharapkan semangat kebersamaan dan toleransi di Kota Manado terus terjaga, serta situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap dalam keadaan aman dan kondusif selama bulan suci Ramadhan. (AF)

Meimonews.com – RSUP Kandou Manado kembali menunjukkan komitmennya dalam misi kemanusiaan nasional. Emergency Medical Team (EMT) RSUP Kandou resmi dilepas untuk memberikan bantuan kesehatan di Provinsi Aceh, Jumat (26/12/2025).

Pelepasan tim dilakukan Direktur Utama RSUP Kandou Manado Starry H. Rampengan di dampingi Direktur Medik dan Keperawatan Wega Sukanto serta jajaran pejabat terkait lainnya

EMT RSUP Kandou yang diberangkatkan terdiri dari lima tenaga kesehatan lintas profesi, yakni Rico SH Sondakh (dokter umum), Daniel Saikat (perawat), Yandri Andreas Bakker (perawat), Steven Johanes Aror (elektromedis) dan Sultan (apoteker).

Tim ini akan membantu penanganan dampak bencana di wilayah Aceh. Sesuai arahan Health Emergency Operational Center (HEOC) Banda Aceh, TCK-EMT RSUP Kandou akan melaksanakan pelayanan kesehatan di Kabupaten Aceh Tengah.

Rencananya, EMT RSUP Kandou akan diberangkatkan pada Sabtu (27/12/ 2025) melalui Bandara Internasional Sam Ratulangi Manado menuju Aceh.

Direktur Utama RSUP Kandou Starry Rampengan menyampaikan apresiasi dan rasa bangga kepada seluruh anggota tim yang akan menjalankan tugas kemanusiaan tersebut.

“Saya sangat berterima kasih dan memberikan apresiasi kepada lima tenaga kesehatan yang tergabung dalam Emergency Medical Team RSUP Kandou yang akan bertugas di Banda Aceh untuk pengabdian kemanusiaan,” ujar Prof. Starry.

Ditegaskan, nilai utama tenaga kesehatan adalah melayani dengan hati dan profesionalisme. “Sebagai tenaga kesehatan, kita bekerja dengan hati yang penuh kasih, melayani dengan profesionalisme dan dedikasi. Kita memberikan pelayanan terbaik agar apa yang kita lakukan dapat membawa kesembuhan,” ujarnya.

Dirut menyampaikan doa dan harapan bagi seluruh tim. “Selamat bertugas, semoga Tuhan menyertai,” ujarnya. (Fer)

Meimonews.com – Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado menggelar S Seminar Pendidikan Karakter Pancasila bagi mahasiswa Unsrat bertempat di Auditorium Unsrat, Senin (9/10/2023).

Seminar ini dihadiri Rektor Universitas Sam Ratulangi Prof. Dr. Ir. Oktovian Berty Alexander Sompie, M.Eng. IPU. Asean Eng, Pangdam XIII Merdeka Mayjen TNI WR. Jatmiko, SIP, MM, Direktur Intelkam Polda Sulut  Kombes Pol Albert Barita Sihombing, (mewakili Kapolda Sulut), Kaban Kesbangpol Sulut Feri Sangian dan Ketua IMA Manado Ivanry Matu (mewakili Ketua Kadin Sulut).

Seminar Pendidikan Karakter
“Mahasiswa Unsrat berkarakter Pancasila yang semakin unggul, inovatif, bermakna dan berkelas internasional” ini menunjukkan kembali komitmen Unsrat dalam membentuk mahasiswa berkarakter Pancasila yang kuat pada generasi muda terutama di lingkungan pendidikan.

Seminar ini membuktikan pula komitmen Unsrat dalam menghasilkan lulusan-lulusan yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki karakter Pancasila yang kuat, inovatif, bermakna dan mampu bersaing di tingkat internasional. (FA)