Meimonews.com -Rektor Unsrat Manado Oktovian Berty Alexander Sompie melantik Ketua dan Wakil Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Unsrat Periode 2025 – 2026 di Ruang Rektorat Unsrat Manado, Senin (23/6/2025).

Pelantikan ini dilakukan menyusul pelaksanaan Sidang Pleno Penetapan KPUM (Komisi Pemilihan Umum Mahasiswa) beberapa waktu lalu yang telah mensahkan kemenangan Graciano Solideo Putra Saul dan Yohanes Axel Lasut sebagai Ketua dan Wakil Ketua BEM Unsrat periode tahun 2025 – 2026.

Dalam sambutannya, Rektor mengingatkan, Ketua dan Wakil BEM yang terpilih harus mempunyai komitmen untuk mengubah keadaan dengan cara membangun kesadaran kolektif di kalangan mahasiswa dengan membawa mahasiswa Unsrat kembali pada semangat untuk memperkuat hubungan antar fakultas dan mempererat solidaritas antarmahasiswa.

Rektor mengajak membawa semangat Si Tou Timou Tumou Tou (ST4), bersama-sama bergerak mewujudkan Tri Dharma Perguruan Tinggi (PT) yang bukan hanya teori, tetapi aksi nyata yang membawa dampak bagi masyarakat. (FA)

Meimonews.com – Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado dan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Sulut mengadakan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) tentang Penguatan Program Pembangunan Keluarga, Kependudukan dan Keluarga Berencana (Bangga Kencana) melalui Tridharma Perguruan Tinggi (PT) yang diadakan di Sintesa Peninsula Hotel, Rabu (6/11/2024).

Penandatangan MoU ini dilaksanakan saat kegiatan Pemberdayaan Kelompok Masyarakat di Kampung Keluarga Berkualitas dalam rangka Percepatan Penurunan Stunting Tahun 2024 dan Penyerahan Laporan Kependudukan Provinsi (LKP) Sulawesi Utaray ang diadakan di Sintesa Peninsula Hotel, Rabu (6/11/2024).

Yang menandatangani MoU mewakili Unsrat Manado adalah Oktovian Berty Alexander Sompie (Rektor) sementara dari BKKBN Sulut adalah Diano Tino Tandaju (Kepala).

Turut mendampingi saat acara penandatangana MoU adalah Wakil Rektor 4 Unsrat Mamado Billy Kepel dan Kepala Bappeda Sulut Elvira Katuuk yang mewakili Gubernur Sulut Olly Dondokambey.

Sebelum penandatangan MoU, Tandaju memberikan penjelasan terkait dengan MoU ini.

Dalam sambutannya, Sompie menyebutkan tentang ruang lingkup MoU ini, yang meliputi enam poin. Pertama, peningkatan pengetahuan dan keterampilan melalui pendidikan serta pelatihan program Bangga Kencana serta Percepatan Penurunan Stunting.

Kedua, pelaksanaan pendidikan, pelatihan dan pengembangan serta publikasi dalam kegiatan tri dharma perguruan tinggi termasuk implementasi program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM). Ketiga, pelaksanaan kegiatan pengabdian pada masyarakat dan peningkatan inovasi terkait program Bangga Kencana serta Percepatan Penurunan Stunting.

Keempat, pelaksanaan program inovasi kemahasiswaan (mahasiswa peduli stunting). Kelima, pertemuan ilmiah (seminar, workshop, konferensikonferensi) baik nasional maupun internasional terkait program Bangga Kencana serta Percepatan Penurunan Stunting. Keenam, pengembangan sumber daya manusia dan penguatan institusi.

“Dengan terbangunnnya kerjasama antara Unsrat dan BKKBN ini, diharapkan mampu untuk memberikan keuntungan antara kedua belah pihak, di mana pihak kampu dapat melaksanakan tugas tri dharma perguruan tinggi bersama BKKBN serta bersama-sama dengan BKKBN membantu terwujudnya program Bangga Kencana dan Percepatan Penurunan Stunting,” ujar Rektor.

Gubernur Sulut dalam sambutan tertulis yang dibacakan Kepala Bappeda Sulut menegaskan, penandatangan MoU antara BKKBN Sulut dengan Unsrat menjadi salah satu upaya yang sangat positif dalam membangun sinergi antara pemerintah dan lembaga pendidikanpendidikan.

“Kami berharap, MoU ini dapat menjadi landasan bagi kolaborasi yang lebih luas di masa depandepan, khususnya dalam bidang pendidikan, penelitian dan pemberdayaan masyarakat,” ujar Katuuk mengutip sambutan gubernur.

Usai acara penandatangan MoU, kedua belah pihak saling memberikan cenderamata berupa plakat masing-masing institusi. (elka)

Meimonews.com – Universitas Negeri Manado (Unima) dan Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKSI) melakukan penandatangan Kesepahaman Bersama terkait dengan peningkatan Tri Dharma Perguruan Tinggi (PT).

Peningjatan Tri Dharna PT tersebut melalui pengembangan pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakatmasyarakat, peningkatan sumber daya manusiamanusia, sertifikasi dan tata kelola.

Penandatangan yang dilakukan di Ruang n Rapat Kantor Bupati Minut, Jumat (2/8/2024) tersebut dilakukan Rektor Unima Prof. Dr. Deitje Adolfien Katuuk, M.Pd yang diwakili Wakil Rektor 1 Prof. Dr. Orbanus Naharia, M.Si dan di dampingi Wakil Koordinator Kerjasama dan Humas Dr. Marcia Watulingas, S. Pd., M.Pd.dan Bupati Minut Joune JE Ganda, SE, MAP, MM, M.Si selaku Wakil Ketua Apkasi.

Turut hadir dalam kegiatan ini Dewan Pembina APKSI Drs. Shokiatulo Laoli, MM (mantan Bupati Nias 2 periode) dan Dr. Hima Tul (Staf Ahli Bidang Pendidikan APKSI).

Organisasi APKSI yang memfasilitasi bersama Yayasan Pendidikan Adiluhung Nusantara yakni yayasan yang ditunjuk oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi Republik Indonesia (Kemendikburistek RI) yang di dalamnya juga untuk memperoleh beasiswa pendidikan Indonesia Emas, sementara Unima sebagai perguruan tingg penyelenggarai RPL (Recognisi Pembelajaran Lampau) di Sulut.

Dalam sambutannya, Prof.Orbanus mengungkapkan rasa terima kasih karena telah mempercayakan Unima sebagai perguruan tinggi dalam melaksanakan kerjasama lewat program RPL jalur mandiri.

Unima berterima kasih karena mendapat kehormatan sebagai salah satu perguruan tinggi yang difasilitasi APKSI untuk studi lanjut dalam dan luar negeri,

“Unima siap menerima semua calon mahasiswa lanjut studi melalui jalur masuk program RPL Mandiri dati seluruh pemerintah kabupaten di Sulawesi Utara dan luar Sulawesi Utara,’ ujarnya mewakili Rektor Unima. (FA)