Meimonews.com – Memperingati Hari Bhayangkara ke-80, Polda lewat Bidang Laboratorium Forensik (Bidlabfor) menggelar Lomba Olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) di Mako Bidlabfor, Karombasan, Manado, Rabu (24/6/2026).

Lomba yang diikuti 90 personil dari Polresta dan Polres jajaran di lingkungan Polda Sulut ini dibuka pelaksanaannya oleh Wakapolda Sulut Brigjen Pol Awi Setiyono.

Lomba Olah TKP ini menjadi salah satu upaya Polda Sulut untuk meningkatkan kemampuan dan profesionalisme personel dalam penanganan tempat kejadian perkara, yang merupakan tahapan awal dan sangat menentukan dalam proses penegakan hukum.

Dalam sambutannya, Wakapolda menjelaskan makna dari tema yang diangkat tahun ini yakni Polri untuk masyarakat dengan semangat 80 tahun mengabdi untuk masyarakat.

“Tema tersebut menjadi pengingat bahwa seluruh pengabdian dan kerja keras Polri harus diarahkan untuk memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujarnya.

Profesionalisme dalam olah TKP, sebut Wakapolda, sangat penting karena keberhasilan pengungkapan suatu tindak pidana sangat bergantung pada kemampuan petugas dalam mengamankan, mengolah, mendokumentasikan, serta mengumpulkan barang bukti di lokasi kejadian.

“Kesalahan pada tahap awal dapat berdampak pada keseluruhan proses penyidikan dan pembuktian di pengadilan,” jelasnya.

Wakapolda mengapresiasi Bidang Laboratorium Forensik Polda Sulut sebagai penyelenggara kegiatan serta seluruh Polresta dan Polres jajaran yang telah mengirimkan personil terbaiknya untuk mengikuti lomba.

Wakapolea berharap, melalui lomba ini dapat terbangun budaya kerja yang semakin profesional, Presisi, objektif dan akuntabel dalam penanganan TKP.

“Kegiatan ini bukan semata-mata ajang kompetisi untuk mencari pemenang, tetapi juga menjadi sarana pembelajaran, evaluasi dan peningkatan kemampuan personel di bidang olah TKP,” ujarnya.

Dikemukakan momentum Hari Bhayangkara ke-80 harus menjadi sarana refleksi dan motivasi bagi seluruh personel Polri untuk terus meningkatkan kompetensi, integritas, serta kualitas pelayanan kepada masyarakat di tengah tantangan penegakan hukum yang semakin kompleks.

Dengan kegiatan ini, diharapkan kemampuan personil dalam penanganan TKP semakin meningkat sehingga dapat mendukung terwujudnya proses penegakan hukum yang profesional, modern, dan terpercaya, sejalan dengan semangat Polri Presisi dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. (AF)

Meimonews.com – Sejumlah personil Polresta Manado mengikuti latihan menembak di Lapangan Tembak Satuan Brimob Polda Sulut, Selasa (29/11/2022). Latihan ini dipimpin Wakapolresta Manado AKBP Faisol Wahyudi.

Latihan menembak yang dilaksanakan jajaran Polresta Manado ini dimaksudkan untuk meningkatkan kemampuan personil dalam menggunakan senjata api (senpi) baik laras panjang maupun laras pendek.

Kapolresta Manado Kombes Pol. Julianto Parlindungan Sirait mengatakan, latihan menembak ini dilakukan rutin, guna mengasah kemampuan setiap personil dalam menggunakan senjata api.

“Sebelum dilaksanakan latihan menembak, setiap personil diberi bimbingan teknis menggunakan senjata pendek maupun laras panjang, tujuannya supaya para personil memahami cara pengunaannya ketika melaksanakan tugas keamanan,” ujarnya.

Disebutkan, meski para personil yang sudah memegang senpi laras pendek, mereka juga mengikuti latihan tersebut guna mengasah kembali kemampuan dan penggunaan senjata, sehingga mereka bertanggung jawab terhadap senjata yang mereka miliki.

“Latihan menembak wajib diikuti personil terutama bagi personil yang sudah mengikuti tes psikologi untuk pemegang senpi, karena tugas polisi sangat berat di lapangan saat melaksanakan tugas” jelas Kombes Pol. Sirait.

Apalagi, sambungnya, dengan kondisi saat sekarang, tingkat ancaman semakin berat, maka personel diperlukan kemampuan dan keterampilan menembak serta terus diasah. (AF)