Meimonews.com – Fakultas Kedokteran Unsrat Manado melaksanakan pelantikan dokter dan dokter gigi di Aula Fakultas Kedokteran, Senin (17/4/2023).
Pelantikan ini turut dihadiri Rektor Unsrat Prof. Dr. Ir. Oktovian Berty Alexander Sompie, M.Eng, IPU.
Dalam sambutannya, Prof. Sompie menegaskan, gelar dan ijasah menjadi jaminan kepercayaan masyarakat bahwa dokter dan dokter gigi yang dilantik ini mampu melayani kebutuhan kesehatan masyarakat yang turut membangun masyarakat Indonesia yang sehat.
“Pegang teguh etika profesi dan junjung tinggi rasa kemanusiaan dan jalani profesi dokter dengan cara terhormat sebagaimana sumpah dan janji saudara sekalian,” ujar Prof. Sompie.
Dekan Fakultas Kedokteran Dr. dr. Billy J. Kepel M.Med.Sc, Sp. KKLP dalam sambutannya mengatakan, kerendahan hati harus dipunyai oleh dokter dan dokter gigi.
Dan kerendahan hati, menurutnya, adalah perisai terhadap arogansi intelektual, serta kerendahan hati harus sungguh-sungguh, tidak berpura-pura hanya dirasakan tetapi juga didemonstrasikan. (FA)
Meimonews.com -:Rektor Unsrat Manado Prof. Dr. Ir. Oktovian Berty Alexander Sompie, M.Eng IPU menegaskan, Unsrat terus- menerus memperbaiki diri dan terus mengembangkan sistem akademik dan administrasi yang baik untuk mewujudkan visi Unsrat sebagai Universitas unggul dan berbudaya menuju World Class University.
“Sekalipun demikian, saya menyadari Unsrat perlu melakukan berbagai terobosan kreatif dan inovatif,” ujar Prof. Sompie ketika memberikan sambutan pada Sidang Terbuka Senat Unsrat dalam rangka wisuda 700 lulusan Unsrat periode IV Tahun Akademik IV 2022/2023, di Auditorium Unsrat, Kamis (13/4/2023).
Kadis Kebudayaan Sulut Jani N. Lukas, S.Pi, M.Si saat membawakan sambutan Gubernur Sulut Olly Dondokambey
Terobosan dan inovatif tersebut, menurut Rektor, adalah dalam meningkatkan layanan pendidikan untuk menjawab keluhan maupun kritik dari mahasiswa sehingga mahasiswa dapat merasa lebih nyaman belajar dengan atmosfir akademik yang sangat mendukung keberhasilan studi.
Prof. Sompie mengungkapkan, sangat bangga sebab banyak wisudawan yang menyelesaikan pendidikan dengan mengambil 20 – 40 satuan kredit semester (SKS) melalui program Merdeka Belajar Kampus Merdeka. Bahkan, ada yang diwisuda hari ini telah menyelesaikan 20 SKS selama 6 bulan lewat keikutsertaan dalam program magang di Universitas ternama di luar negeri.
“Saya juga bangga dengan 700 wisudawan dalam menyelesaikan pendidikan sehingga membuktikan Unsrat mampu mencetak sumber daya manusia yang diperlukan untuk membangun bangsa dan negara. Dan tentu saja membangun karir sendiri,” tandas Rektor.
Rektor berharap nilai luhur “Si Tou Timou Tumou Tou” dapat mengakar dalam kehidupan para wisudawan dan tetaplah berusaha untuk sedapat mungkin menjadikan hidup para wisudawan berguna bagi orang lain.
Gubernur Sulut Olly Dondokambey dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Kepala Dinas Kebudayaan Sulut Jani N. Lukas, S.Pi, M.Si berharap para wisudawan menjadi SDM unggul yang akan memberikan sumbangsih dan turut dalam membangun daerah.
Selain itu, “Jadilah orang yang memiliki integritas dan berbuat yang terbaik bagi diri sendiri, keluarga dan masyarakat,” ujar Lukas mengutip harapan Gubernur.
Gubernur berharap pula, ke depan para wisudawan menjadi pribadi yang dapat berkontribusi di masyarakat dan negara, serta mendukung arah pembangunan pemerintah.
Lulusan Unsrat yang diwisuda tersebut terdiri dari program Magister 87 orang, PPDS 119 orang, Profesi 32 orang, Sarjana 562 orang. Dengan wisuda tersebut, jumlah lulusan Unsrat secara keselurahan saat ini berjumlah 106.434 orang.
Tampak hadir, Ketua DPRD Manado Altje Dondokambey dan Wakil Bupati Minahasa Robby Dondokambey, seluruh pimpinan Unsrat serta orangtua wisudawan/wisudawati. (FA)