Meimonews.com – Universiras Sam Ratulangi (Unsrat) Mamado mengadakan Rapat Kerja (Raker) dan penandatanganan kontrak kinerja Tahun 2026 di ruang rapat Kantor Pusat Unsrat Manado, Kamis (12/3/2026).

Dalam raker dibahas program kerja untuk tahun berjalan ini (2026) termasuk menindaklanjuti program Kementerian Pendidiksn Tinggi, Sains dan Teknologi Republk Indonesia (Kemendiktiaantek RI).

Tema yang diangkat dalam Raker ini adalah Transformasi kampus berdampak menuju Unsrat semakin unggul, berbudaya dan berstandar internasional.

Di momen Raker, diadakan penandatanganan kontrak kinerja tahun 2026 yang dilakukan oleh Pimpinan Unsrat, mulai dari Rektor, Wakil-wakil Rektor hingga para Dekan Fakultas se-Unsrat.

Dalam sambutannya, Rektor Unsrat Oktovian Berty Alexander Sompie menjelaskan, Rapat Kerja Tahun 2026 ini merupakan forum strategis bagi kita semua untuk melakukan refleksi, evaluasi sekaligus perumusan langkah-langkah bagi pengembangan Unsrat ke depan.

Terkait tema Raker, Rektor mengatakan, tema ini mencerminkan komitmen kita bersama untuk terus melakukan transformasi dalam penyelenggaraan pendidikan tinggi, sehingga Unsrat tidak hanya unggul dalam aspek akademik, tetapi mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat, pembangunan daerah, serta kemajuan bangsa. (FA)

Meimonews.com – Guna mendukung Zona Integritas dan Wilayah Bebas Korupsi (ZI dan WBK), pimpinan Unima melakukan penandatanganan pakta integritas dan perjanjian kerja tahun 2026.

Penandatangan ini dilakukan di ruang rapat lantai 3 Kantor Pusat Unima, Tondano, Senin (9/3/2026)

Kegiatan yang dipimpin Rektor Unima Joseph Philip Kambey ini diikuti oleh seluruh pimpinan Unima.

Penandatanganan ini menjadi bentuk komitmen bersama dalam mewujudkan tata kelola perguruan tinggi yang transparan, akuntabel, dan berintegritas.

Melalui pakta integritas dan perjanjian kinerja ini, setiap pimpinan berkomitmen menjalankan tugas dan tanggung jawab secara profesional serta mendukung upaya pencegahan praktik korupsi di lingkungan universitas.

Penandatangan ini juga menjadi langkah strategis Unima dalam memperkuat budaya kerja berintegritas serta meningkatkan kualitas pelayanan publik menuju terwujudnya Zona Integritas dan predikat Wilayah Bebas dari Korupsi. (*/FA)

Meimonews.com – Rektor Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado Oktovian Berty Alexander Sompie dipercayakan menjadi Tim Seleksi Kompetensi Teknis Jabatan Pimpinan Tinggi Madya (JPTM) Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Sulawesi Utara.

Kehadiran Rektor Unsrat sebagai tim seleksi/ penguji menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Sulut dalam melibatkan unsur akademisi profesional untuk menjamin transparansi dan objektivitas.

Rektor Unsrat diharapkan mampu menggali potensi teknis, manajerial, hingga integritas para kandidat calon Sekdaprov Sulut.

Keterlibatan civitas akademika dalam proses seleksi ini adalah bentuk sinergi nyata antara perguruan tinggi dan Pemerintah Daerah untuk melahirkan birokrasi yang handal dan inovatif. (FA)

Meimonews.com – Berbagai upaya dilakukan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulut untuk memberikan kemudahan/keringanan pembayaran pajak tapi pendapatan/penerimaan daerah tidak sampai berkurang signifikan karena dana dari pendapatan/penerimaan tersebut menjadi sumber pembiayaan pembangunan daerah.

Di awal tahun ini (2026), Pemprov Sulut di bawah kepemimpinan Gubernur Mayjen TNI Purn. Yulius Selvanus dan Wakil Gubernur Johanis Victor Mailangkay mengeluarkan kebijakan keringanan pajak kendaraan bernotor (PKB).

Sebagai upaya mengurangi beban ekonomi masyarakat Sulut akibat penyesuaian kebijakan PKB. Pemprov Sulut lewat Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Sulut menyampaikan kabar baik tersebut.

“Mulai tanggal 8 hingga 31 Desember 2026 pak Gubernur telah memgeluarkan kebijakan berupa keringanan pajak kendaraan bermotor, (PKB),” ujar Kepala Bapenda Sulut June E. Silangen kepada Meimonews.com, Rabu (7/1/2026).

Di dampingi Kepala Unit Pelaksana Teknis Pengelola Pendapatan Daerah (UPTPPD) Manado Michael Langelo, June lantas mengurai kebijakan keringanan PKB tersebut.

Kebijakan yang ditetapkan adalah pertama, pemberian keringanan pokok Pajak Kendaraan Bermotor sebesar 25 persen sehingga mulai diberlakukan kebijakan ini, tidak terjadi kenaikan PKB pada Tahun 2026.

Kedua, pembebasan pajak progresif kendaraan bermotor, sehingga masyarakat yang memiliki lebih dari satu kendaraan tidak lagi dikenakan tambahan pajak progresif.

Ketiga, pembebasan pokok PKB bagi kendaraan luar daerah yang melakukan mutasi masuk ke Sulut.

Sehubungan dengan itu, Pemprov Sulut mengimbau kepada pemilik kendaraan bermotor luar daerah yang beroperasi di wilayah Sulut untuk segera melakukan pengurusan mutasi dan pemindahan administrasi kendaraan di Samsat yang ada di daerah ini.

“Kebijakan ini diharapkan dapat memberikan keringanan bagi masyarakat serta mendorong tertib administrasi kendaraan bermotor di wilayah Sulut,” ujar June, pejabat yang rajin turun ke lapangan. (elka)

Meimonews.com – Capaian kerja yang diraih Unsrat sepanjang tahun 2025 merupakan hasil sinergi bersama antara tenaga pendidik dan tenaga kependidikan, serta seluruh unsur di lingkungan Unsrat.

Dan, memasuki tahun 2025 kita menghadapi lingkungan kerja yang semakin dinamis dan tuntutan kinerja yang semakin tinggi.

“Karena itu, tahun ini saya mengajak kita semua untuk menjadikan Tahun 2026 sebagai tahun penguatan integritas, etos kerja dan kinerja ASN serta unsur lainnya di lingkungan Unsrat,” ujar Wakil Rektor 1 Unsrat Arthur Gehart Pinaria ketika membacakan sambutan Rektor ketika memimpin Apel Awal Tahun 2025.

Apel yang dilaksanakan di Auditorium Unsrat, Senin (5/1/2025) ini diikuti para Wakil Rektor, Dekan-dekan Fakultas, Direktur Program Pascasarjana, Kepala Lembaga/Biro/UPA, tenaga pendidik dan tenaga kependidikan di lingkungan Unsrat.

Dikemukakan, sebagai ASN di pergurian tinggi, kita bukan hanya melaksanakan tugas administratif dan akademik, tetapi memegang amanah membangun kualitas pelayanan pendidikan, menjaga martabat institusi dan menjadi teladan bagi mahasiswa dan masyarakat.

Ada empat poin ajakan Rektor kepada para ASN dan unsur lainnya di lingkungan Unsrat. Pertama, bekerja lebih disiplin, profesional dan produktif. Kinerja kita harus terukur, berdampak dan berorientasi pada hasil.

Kedua, memperkuat budaya kerja kolaboratif. Keberhasilan universitas lahir dari kebersamaan, bukan kerja individu. Ketiga, menjaga integritas dan etika jabatan. Tidak ada ruang bagi penyimpangan maupun sikap abai terhadap tugas dan tanggung jawab.

Keempat, memberikan ppelayanan yang cepat, transparan dan bertanggung jawab. Karena kualitas layanan mencerninkan kualitas institusi. (FA)