Meimonews.com – Bank SulutGo (BSG) menggelar Seminar bertajuk Entrepreneurial Leadership : When AI Creates Venus di Ballroom Kantor Pusat BSG, Pierre Tendean Manado, Rabu (3/9/2025).

Kegiatan yang dihadiri para pemimpin divisi dan departemen di lingkungan BSG yang dibuka pelaksanaannya oleh Dirut BSG Revino M. Pepah ini menghadirian Hermawan Kertajaya, pakar marketing terkemuka.

Seminar ini diharapkan menjadi katalis bagi seluruh jajaran pimpinan Bank SulutGo untuk mengasah pola pikir kewirausahaan (entrepreneurial mindset) dan kepemimpinan adaptif.

Dengan semangat kolaborasi antara kecerdasan teknologi dan kreativitas manusia, Bank SulutGo optimistis dapat terus maju, tidak hanya bersaing, namun juga menjadi bank yang terdepan dalam inovasi di kancah perbankan Indonesia Timur.

Dalam sambutannya, Pepah menekankan pentingnya peran kepemimpinan yang adaptif dan visioner dalam menghadapi dinamika industri yang kian cepat, terutama dengan munculnya era kecerdasan buatan (AI).

“Kita tidak bisa lagi hanya reaktif, tapi harus proaktif. AI bukan hanya alat, melainkan ‘partner’ yang bisa membantu kita menciptakan nilai baru, bahkan melampaui ekspektasi,” ujarnya.

Peserta seminar antusias menyimak pemaparan dari Hermawan Kertajaya yang mengulas strategi kepemimpinan yang relevan di era disrupsi.

Hermawan menjelaskan bagaimana AI, yang identik dengan kecerdasan dan efisiensi, dapat disandingkan dengan Venus yang melambangkan keindahan, kreativitas, dan empati.

“Seorang pemimpin masa kini harus mampu mengawinkan kecerdasan buatan dengan keindahan kreativitas dan hubungan manusia. Inilah yang saya sebut Entrepreneurial Leadership,” ujarnya.

Saat AI menciptakan solusi cerdas, tambahnya, pemimpin harus menghadirkan ‘sentuhan Venus’ berupa inovasi yang humanis dan pelayanan yang berkesan.

Para peserta diajak untuk mengubah cara pandang, tidak lagi melihat AI sebagai ancaman, melainkan sebagai peluang emas untuk meningkatkan kualitas layanan dan efisiensi operasional.

Diskusi interaktif yang penuh wawasan pun terjadi, di mana para pemimpin Bank SulutGo menggali lebih dalam bagaimana mengimplementasikan konsep tersebut dalam tugas sehari-hari. (Afer)

Meimonews.com – Dalam rangka pengelolaan keuangan dan aset sebagai Perguruan Tinggi Negeri (PTN) Badan Layanan Umum (BLU), Universitas Negeri Manado (Unima) akan menggelar seminar dengan menghadirkan dua narasumber nasional dan daerah di Ruang Rapat Lantai 3 Kantor Pusat Unima Tondano, Senin (19/5/2025).

Kedua narasumber tersebut adalah Irjen Kemendiktisaintek RI Chatarina Muliana yang akan membawakan materi Akuntabilitas pengelolaan aaet dan keuangan mewujudkan zona integritas PTN BLU Unima dan Koordinator  Pidana Khusus Kejati Sulut Irwan Ganda Saputra yang akan membawakan materi Pencegahan korupsi kerugian keuangan negara dan suap dalam tata kelola keuangan dan aset PTN BLU Unima.

Adapun yang menjadi peserta, sebagaimana undangan yang ditandatangani Rektor Unima Joseph Philip Kambey adalah pimpinan/staf di lingkungan Unima.

Mereka itu adalah Wakil Rektor, Ketua dan Sekretaris Senat, Dekan dan Wakil Dekan Bidang Keuangan dan umum, Ketua Lembaga, Direktur Pascasarjana dan Wakil Direktur Bidang Keuangan.

Selain itu, Ketua, Sekretaris dan Anggota SPI, Kepala Biro, Kepala UPA Koordinator PPG, Kepala Poliklinik, Direktur BLU dan Tim, Pengelola Keuangan,

“Seminar akan dimulai jam 08.30 Wita. Kedua narasumber telah siap hadir dan membawakan materi,” ujar Sekretaris Rektor Unima Marcia Imelda Watulingas kepada Meimonews.com via WhatsApp, Jumat (16/5/2025). (FA)

Meimonews.com – Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado mengadakan seminar bertema Peningkatan Kompetensi Dosen yang Belum Memiliki Sertifikat Pendidik di Kantor Pusat Unsrat, Jumat (26/7/2024).

Seminar ini menghadirkan dosen-dosen yang belum memiliki sertifikat pendidik.

Wakil Rektor Unsrat Bidang Umum dan Keuangan Dr. Ir. Royke Montolalu, S.Pi, M.Si dalam sambutannya mewakili Rektor Unsrat Prof. Dr. Ir. Oktovian Berty Alexander Sompie, M.Eng IPU Asean Eng menekankan pentingnya peningkatan kompetensi dosen dalam rangka meningkatkan kualitas pendidikan di universitas.

“Sertifikasi pendidik bukan hanya sekadar formalitas, tetapi merupakan upaya nyata untuk meningkatkan kemampuan mengajar dosen demi terciptanya proses pembelajaran yang lebih efektif dan efisien,” tandasnya.

Dikemukalan, Universitas Sam Ratulangi berkomitmen untuk terus mendukung dosen-dosen dalam meningkatkan kompetensinya melalui berbagai program pelatihan dan sertifikasi.

“Kami berharap dengan adanya seminar ini, para dosen dapat lebih termotivasi untuk meningkatkan kualitas pengajaran mereka dan segera mendapatkan sertifikat pendidik,” sebutnya. (FA)

Meimonews.com – Seminar Internasional dan Nasional serta Bedah Buku Warnai Peringatan Hari Bakti Imigrasi ke-72, Direktorat Jenderal (Ditjen) Imigrasi Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkum dan HAM).

Dua kegiatan tersebut, jelas Analis Keimigrasian Ahli Utama di Ditjen Imigrasi Kemenkumham RI Irjen Pol. (Purn) Romny Sompie Meimonews.com kepada Meimonews.com via telefon/WA, Senin (17/1/2022), akan diadakan pada Selasa – Kamis (18-20/1/2022).

“Kegiatan ini akan diadakan di Direktorat Jenderal Imigrasi dan dilaksanakan secara Luring dan Daring melalui kanal Youtube Ditjen Imigrasi dan Platform zoom,” ujarnya.

Kegiatan seminar, menurut mantan Dirjen Imigrasi ini,.mengusung tema Penguatan Pengelolaan Perbatasan Dalam Perspektif Kolaborasi Manajemen Perbatasan sedang buku yang dibedah adalah Buku Pengantar Hukum Keimigrasian.

Dirincinya, hari pertama adalah seminar international yang menampilkan keynote speech Menteri Hukum dan HAM dengan narasumber Ms. Fiona Douglas Australia Border Force, Mr. Nam Liang Chia & Mr. Tan Koh Wee Singapore Immigration and Checkpoints Authority, dan Mr. Scott Partin US Immigration and Customs Enforcement.

Untuk seminar nasional menampilkan Prof. M. Iman Santoso (Guru Besar Bidang Ilmu Hukum Keimigrasian Universitas Krisnadwipayana), Direktur Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan, dan Dr. dr. Maxi Rondonuwu (Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan).

Untuk hari kedua (seminar nasional) menampillan narasumber Rini Widyantini, SH MPM (Sesmenpan RB), Drs. Robert Smbolon , MPA (Deputi I BNPP),.Dr. Umar Effendi, M.Si (Dir. Keamanan Negara Baintelkan Polri ), Dr. Sugeng Purnomo (Deputi III Kemenkopolhukam), dan Frederick Situmorang (Direktur C BAIS TNI.

Khusus hari ketiga (bedah buku), menampilkan keynote speaker
Prof. Dr. Eddy O.S. Hiariej, S.H., M. Hum dengan pembedah Prof . Dr. Farida Patittingi, S.H, M. Hum, Dr. Oce Madril, Dr. Agus Riewanto, I Gede Widhiana Suarda, Ph.D, Dr. Bayu Dwi Anggono, Gautama Budi A, S.H., LL.M, dan Dr. Jimmy Z Usfunan, S.H., M.H.

Sehubungan dengan dua kegiatan tersebut, Sompie mengajak kepada yang berminat untuk menghubungi Link Zoom : Meeting ID : 810 6615 6081 Pass : HBI_2022.

“Para peserta akan mendapat sertifikat secara gratis,” ujarnya seraya menyebutkan latar belakang diadakannya Seminar Imigrasi.

Manajemen perbatasan, menurut Ketua DPP KKK Indonesia ini, berkaitan dengan menjaga kedaulatan dan keamanan negara sebagai dua fungsi keimigrasian sesuai amanat UU No 6 tahun 2011, perlu dilakukan secara kolaborasi bersama kementerian / lembaga terkait termasuk Pemda yang memiliki kewenangan dan kompetensi serta tugas dan fungsi Instansinya di perbatasan NKRI.

Berkaitan dengan perlintasan manusia yang membawa barang, hewan dan tumbuhan masuk dan keluar Indonesia, secara Internasional ditangani bersama instansi Imigrasi, Bea Cukai dan Karantina.

Namun demikian, kerawanan di perbatasan sangat berkaitan dengan tugas dan fungsi keamanan dan pertahanan negara yang menjadi bagian dari tugas pokok dan fungsi TNI dan POLRI.

Di samping itu, BIN, BAKAMLA, BNPP, BNPT, BNN, KKP dan instansi terkait lainnya juga seringkali menangani kasus-kasus yang berkaitan dengan perbatasan sesuai dengan kewenangannya masing-masing dan bisa belerjasama untuk menyelesaikan permasalahan di perbatasan.

“Hal inilah yang menjadi latar belakang pemikiran, ketika Seminar Keimigrasian ini disiapkan untuk diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Bhakti Imigrasi ke-72 tangga 26 Januari 2022,” jelas Tou Minahasa yang cukup kreatif ini. (lk)