Meimonews.com – Rapat Senat Unima (Universitas Negeri Manado) menetapkan 9 (sembilan) bakal calon (balon) Rektor Unima Periode 2025-2029.

Rapat yang dipimpin Ketua Senat Herry Sumual dan dihadiri Plt. Rektor Unima Chatarina Muliana ini diadakan di ruang rapat senat Lantai 3 Kantor Pusat Unima, Senin (13/1/2025).

Adapun nama-nama yang ditetapkan sebagai balon Rektor adalah Recky Harold Elby Sendouw, SP, MM, Ph.D, Dr. Rymond Jusuf Rumampuk, M.Si, Dr. Joseph Philip Kambey, SE.Ak, MBA, Dr. Patricia Mardiana Silangen, S.Pd, M.Si, Dr! Ignatius Javier Couturier Tuerah, SS, M.Pd, Dr. Amstrong Fransiskus Sompotan, S.Si, M.Si, Dr. Christine Takarina Meitty Manoppo, MAP, Prof. Nihta Vera Ftelly Liando, MA, Ph.D, dan Dr. Intama Jemmy Polii, M.Pd.

Mereka ini yang nantinya mengikuti tahap Pilrek Unima berikutnya yakni pemaparan visi, misi dan program serta penetapan 3 (tiga) calon Rektor pada rapat senat, yang akan dilaksanakan pada Kamis (16/1/2025). (FA)

Meimonews.com – Proses pelaksanaan ulang Pemilihan Rektor (Pilrek) Unima Periode 2024-2028 untuk menggantikan Deitje Adolfien Katuuk yang telah habis periode kepemimpinannya, bahkan telah diperpanjang oleh Kemendikbudristek RI sebagai Rektor Unima, sudah bergulir, yang diawali pengumuman tahapan Pilrek tersebut.

Saat ini, tahapannya adalah pendaftaran balon (bakal calon), yang dimulai Senin (28/10/2024) hingga Selasa (5/11/2024).

Namun, hingga hari keempat, Kamis (31/10/2024), belum ada satu pun balon yang mendaftar.

“Belum ada yang mendaftar sebagai balon Rektor Unima periode 2024-2028,” ujar Ketua Senat Unima Herry Sumual dan dibenarkan Ketua Panitia Pilrek Youlanda Rawis ketika dihubungi Meimonews.com, Kamis (31/10/224) sore.

Memang, sambung Rawis, ada satu dosen yakni Jemy Polii (Kajur Pendidikan Bahasa dan Sastra FBS Unima-Red) yang datang ke Sekretariat Panitia untuk mengambil fornulir pendaftaran.

Demikian pun, ada tiga-empat orang yang mendatangi sekretariat untuk melengkapi berkas yang telah ada karena mereka pada Pilrek sebelumnya sudah memasukkan berkas tersebut.”Senin atau Selasa mereka akan datang mendaftar,” ujar Rawis seraya menyebut beberapa di antaranya yakni Joseph Kambey, Recky Sendouw dan Meggy T. Sumual,

Kepada Meimonews,com, Polii mengakui bahwa pada Senin (28/10/2024), sesudah upacara memperingati Hari Sumpah Pemuda di halaman Kantor Pusat Unima, ia mendatangi sekretariat panitia Pilrek Unima untuk mengambil formulir.

Formulir pendaftaran, sebut Polii, diserahkan Sekretaris Panitia Alfreds Makadada.

“Saya akan mendaftar pada tanggal 5 November,’ ujar mantan peserta balon Pilrek Unima sebelumnya, yang kemudian, karena sesuatu hal diadakan pemilihan ulang. (FA)

Meimonews.com – Proses pemilihan ulang Rektor Universitas Negeri Manado (Unima) bergulir yang diawali tahapan Pengumuman Penjaringan Bakal Calon (balon) Rektor yang berlangsung Senin-Jumat (21-25/10/2024).

“Tahapan ini berlangsung beberapa hari, mulai saat ini dan berlangsung sampai tanggal 25 Oktober,” ujar Ketua Senat Unima Herry Sumual kepada Meimonews.com via telefon, Senin (21/10/2024).

Tahapan ini, jelasnya  merupakan bagian dari tahapan pemilihan ulang Rektor Unima untuk masa bakti tahun 2024-2028 (menggantikan Deitje Adolfien Katuuk yang telah menyelesaikan masa bakti kepemimpinannya sebagai Rektor bahkan telah diperpanjang oleh Kemendikbudristek), sebagaimana keputusan Rapat Senat Unima, pekan lalu.

Untuk pengumuman tersebut, Panitia Pemilihan yang diketuai Joulanda AM Rawis dengan Sekretaris Fredik A. Makadada telah mengeluarkan surat nomor : 008/PAN-PILREK-04)2024.

Setelah pengumuman, tahapan selanjutjya adalah Pendaftaran Balon pada 28 Oktober – 5 November 2024, Seleksi Administrasi Bakal Calon Rektor pada 1–11 November 2024 dan Penyampaian Hasil Seleksi Administrasi Bakal Calon Rektor Oleh Panitia Kepada Senat Universitas 13 November 2024.

Tahapan selanjutnya adalah Penetapan Penjaringan Bakal Calon Rektor oleh Senat Universitas pada 14 November 2024, Pengumuman Hasil Penjaringan Bakal Calon Rektor oleh Senat Universitas 14 November 2024

Setelah itu, Pemaparan Visi, Misi, dan Program Kerja Bakal Calon Rektor oleh Senat Unima  25 November 2024, Penilaian dan Penetapan Tiga Calon Rektor melalui Rapat Senat Tertutup pada 26 November 2024, dan Penyampaian Tiga Nama Calon Rektor Kepada Menteri pada 28 November 2024.

“Pemilihan Rektor Unima akan dilaksanakan dalam Sidang Senat Tertutup Unima pada 3 Desember 2024,” ujarnya. (FA)

Meimonews.com – Universitas Negeri Manado (Unima) saat ini dan ke depan dperhadapkan kepada tugas dan panggilan tanggung jawab yang sangat besar dan berat

Unima menjadi salah satu perguruan tinggi yang mendapatkan kepercayaan untuk melakukan revitalisasi PTN menuju PTN Badan Hukum (PTNBH).

“Tidak semua PTN diberi kepercyaan ini. Unima bersykur untuk semua itu,” ujar Rektor Unima Deitje Adolfien Katuuk saat memberikan sambutan pada acara syukuran memperingati Dies Natalis ke-69 Unima yang diadakan di Kantor Pusat Unima, Tondano, Senin (14/10/2024).

Disebutkan, tuntutan mutu dan budaya mutu masih menjadi tantangan yang sangat berat untuk mewujudkan perguruan tinggi dan program studi yang unggul. Permendikbudristek No 53 Tahun 2023 tentang Sistem Penjaminan Mutu Pendidikan Tinggi sudah harus diterapkan.

Pada akhir Agustus yang lalu, ungkap Rektor, Unima telah mengajukan permohonan untuk Akreditasi Perguruan Tinggi (APT) dan dalam waktu dekat ini, akan dilakukan asesmen lapangan.

“Kita bersyukur bahwa beberapa program studi telah menunjukkan kemajuan yang signifikan dengan peringkat akreditasi Unggul (terakhir kemarin kita menerima SK Prodi Ilmu Geografi memperoleh peringkat unggul menyusul dua prodi sebelumnya,” ujarnya.

Demikian juga, sambingnya banyak yang sudah memperoleh peringkat Akreditasi Sangat Baik, dan saat ini sedang dalam proses konversi Unggul yaitu Prodi PPKN dan 4 (empat) prodi lainnya konversi menjadi Prodi dengna Peringkat Sangat Baik.

Peringkat akreditasi ini sangat penting karena akan menjadi ukuran mutu suatu program studi atau perguruan tinggi. “Kita semua berharap Unima akan menjadi PT Unggul bersama-sama dengan 11 LPTK lainnya,” tandas mantan Wakil Rektor 1 Unima sebelum menjadi Rektor dua periode ini.

Tetapi di pihak lain, sebutnya, masih terdapat program studi yang masih harus terus dipacu. Masih banyak prodi yang peringkat akreditasinya perlu ditingkatkan. Bahkan ada prodi yang sudah kadaluarsa dan tidak terakreditasi. Kami dan atas persetujuan Senat Unima, telah mengusulkan penutupan beberapa prodi yang tidak lagi memenuhi syarat atau tidak terakreditasi.

Oleh sebab itu, Rektor mengajak, dengan semangat Dies Natalis ke 69 tahun ini, civitas akademika Unima terus bangkit, maju bersama, bekerja bersama dan bersama-sama bekerja menuju Unima unggul dan inovatif.

Di awal sambutannya, Rektor mengungkapkan rasa syukur dan berterima kasih kepada Tuhan karena Unima sebagai sebuah perguruan tinggi, dalam.sejarah perjalanan panjangnya mengalami beberapa momentum penting.

Dimulai dari Perguruan Tinggi Pendidikan Guru Tondano pada 22 September 1955, kemudian menjadi FKIP Unhas di tahun 1956, dan di tahun 1961 berubah menjadi Unsulutteng, dan di tahun 1965 menjadi IKIP Manado Cabang Jogyakarta, bahkan di tahun yang sama ditetapkan menjadi IKIP Manado.

Sampai dengan tahun 2000 tanggal 14 Oktober, keluar Keputusan Presiden yang menetapkan konversi IKIP Manado menjadi Universitas Negeri Manado (Unima), sebagai Satuan Kerja (Satker) pada Kementerian Pendidiikan dan Kebudayaan RI.

Unima terus maju dan pada tahun 2022, menjadi Instansi Pemerintah pada Kemeneterian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi yang menerakan Pola Pengelolaan Keuangan Badan Layanan Umum (BLU).

“Kita mengalami dua tanggal penting yaitu tanggal 22 September1955 dan tanggal 14 Oktober 2000, dan kita mensyukuri semua itu, sehingga di tahun ini, syukur kita, kita rangkaikan menjadi bulan Syukur Dies Natalis dimulai tanggal 22 September (Pembukaan), dan 14 Oktober Penutupan) bulan syukur Dies Unima ke 69 tahun,” ujar Rektor.

Disebutkan, d usia yang ke 69 tahun ini, telah banyak yang dicapai oleh Unima. Proses panjang sejarah perjalanan Unima telah menunjukkan peran dari semua pimpinan dan dosen mulai dari PTPG hingga menjadi Unima BLU sekarang ini. Semua telah mengukir sejarah dan bersama-sama membangun Unima.

Oleh sebab itu, Rektor menyampaikan terima kasih kepada semua Rektor sebelumnya, semua pimpinan fakultas, program studi, dosen, pegawai, mahasiswa.

Banyak di antara mereka telah mendahului kita semua, tetapi semangat dan deikasi pengabdian mereka untuk membangun Unima masih terus memotivasi dan menyemangati kita semua untuk terus membangun Unima menuju Unima Unggul, Inivatif dengan berbasiskan kearifan lokal Mapalus.

Acara syukuran yang di awali ibadah, diwarnai pemasangan lilin ulang tahun oleh Rektor disaksikan para guru besar dan Anggota Senat Unima, para Wakil Rektor, Dekan, Kepala Lembaga, Direktur, Ketua SPI, Ketua Jurusan, Koordinator Program Studi, Kepala Unit Penunjang Akademik, Kepala Biro dan seluruh pimpinan unit kerja, sejumlah dosen dan mahasiswa, seluruh staf administrasi, tenaga honorer, security. (Lexie)

Meimonews.com – Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengingatkan tentang pentingnya pencegahan dan pemberantasan korupsi lewat metode pendidikan.

Hal tersebut disampaikan Nawawi ketika memberikan Kuliah Umum di Universitas Negeri Manado (Unima) yang diadakan di Auditorium Unima Tondano, Senin (7/10/224).

Sekitar  2000 orang mahasiswa dan dosen, Dekan serta pimpinan Unima di antaranya
Wakil Rektor 1 Mister Giideon Maru, Wakil Rektor 2 Donal M. Ratu Wakil Rektor 3 Joseph Kambey, Sekretaris Senat Beatrix Podung, para Dekan, Ketua Lembaga, Direktur Pascasarjana serta para Kepala Biro dan Kepala UPA hadir pada kegiatan ini.

Ketua KPK Nawawi Pomolango saat membawakan materi pada kuliah umum

Dalam pemaparan yang dimoderatori Goinpeace Tumbel (Dosen FISH), Nawawi mengangkat materi Pembangunan integritas melalui pendidikan antikorupsi di perguruan tinggi.

Banyak hal terkait upaya pemberantasan korupsi dijelaskan Nawawi disertai contoh-contoh konkrit seperti yang dilakukan selama ini oleh KPK.

Rektor Unima Deitje Adolfien Katuuk memberikan cenderamata/plakat kepada Ketua KPK Nawawi Pomolango

Setelah menjelaskan sekilas korupsi dan kondisi saat ini, sekilas tentang KPK, Nawawi mengurai strategi pemberantasan korupsi termasuk penegakan hukum tipikor, pencegahan dan pendidikan anti korupsi dan lain-lain sebagaimana materi kuliah umum.

Alumni SMA Negeri 1 Manado dan Fakultas Hukum Unsrat Manado ini menjelaskan, strategi pemberantasan korupsi terdiri dari membangun nilai, perbaikan sisten, efek jerah serta partisipasi masyarakat.

Rektor Unima Deitje Adolfien Katuuk saat memberikan sambutan

Pendidikan antikorupsi, menurutnya, sangat penting karena efektif dan efisien. Terkait dengan itu, Nawawi menyarankan untuk belajar dari (negara) Hongkong yang sudah menerapkannya dan menjadi role model.

“Di sana (Hongkong), masyarakat sudah tahu bahwa korupsi itu merusak, culas, curang sehingga mereka tidak mau melakukannya. Itu sudah ditanamkan sejak awal lewat pendidikan kepada masyarakat,” tandasnya.

Pendidilan antikorupsi, menurutnya, harus dimulai dari PAUD (pendidikan anak usia dini), SD sampai perguruan tinggi. Itulah sebabnya ia (dan tim KPK) datang ke Unima untuk memberikan kuliah umum tentang pendidikan anti korusi di perguruan tinggi.

“Mari belajar dari Hongkong yang telah menerapkan pendidikan antikorupsi. Adik-adik mahasiswa harus punya keberanian menanamkan anti korupsi dalam diri, tolak segala praktik korupsi,” ajak Nawawi.

Ia mengakui, pemberantasan korupsi memang tidak mudah dan perlu waktu, tapi tidak boleh kenal lelah.

Ada 9 nilai antikorupsi yang dipaparkan yang disingkat Jumat Bersepeda KK yaitu jujur, mandiri, tanggung jawab, berani, sederhana, peduli, disiplin, adil, dan kerja keras.

Sembilan nilai tersebut diminta Ketua KPK untuk disebutkan satu persatu secara bersamaan dengan suara keras oleh peserta kuliah umum.

Rektor Unima Deitje Adolfien Katuuk, dalam sambutannya berterima kasih kepada Ketua KPK Nawawi Pomolango yang bersedia memberi waktu yang sangat amat berharga bagi Unima dalam kegiatan Kuliah Umum.

“Melalui kuliah umum ini, kita semua ingin mengenal lebih jauh dan dalam mengenai Komisi Pemberantasan Korupsi. Kita tidak saja memperoleh pengetahuan tentang kebijakan pemberantasan korupsi tetapi lebih jauh dari itu, kita semua dapat mengambil bagian dan memperkuat komitmen bersama kita dalam upaya bersama memberantas korupsi di tanah air tercinta ini,” ujar Rektor.

Dalam upaya bersama memberantas korupsi, ungkap Rektor, Unima sangat bersyukur dan berterima kasih kepada KPK karena beberapa tahun yang lalu Unima dipercayakan menjadi salah satu perguruan tinggi khususnya LPTK melaksanakan kegiatan Pembangunan Zona Integritas Kampus, melatih mahasiswa dandosen dalam upaya membangun integritas di kampus Unima, dan beberapa alumni kegiatan ini telah menjadi pegiat-pegiat anti korupsi.

Diungkapkan, di awal kepemimpinannya sebagai Rektor, salah satu komitmen Unima adalah membangun kampus bebas korupsi. Oleh sebab itu, pada April 2021, telah dicanangkan Unima sebagai zona Integritas Kampus menuju Wilayah Bebas dari Korupsi dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani. Pencanangan
dilakukan oleh Irjen Kemendikbudristek Chatarina Muliana Girsang.

Foto bersama beberapa mahasiswa yang bertanya pada sesi tanya-jawab

Disebutkan, kerjasama dan kuliah umum seperti ini juga akan meningkatkan kinerja akademik. Dalam pemenuhan Indikator Kinerja Utama (IKU) kuliah umum seperti ini merupakan salah satu indijator mutu, ketika suatu perguruan tinggi mengundang narasumber yang berasal dari luar institusi seperti Komisi Pemberantas Korupsi.

Ketua KPK dan Rektor Unima duet menyanyi dua lagu untuk memperingati Dies Natalis ke-69 Unima

“Oleh sebab itu,kami sangat berterima kasih kepada Bapak Ketua KPK yang berkenan memberikan kuliah umum hari ini, dalam upaya bersama meningkatkan kinerja institusi Universitas Negeri Manado,” ujar Rektor.

Di penghujung acara, Rektor dan Ketua KPK berbagi cenderamata/plakat, duet menyanyi dua buah lagu sebagai persembahan memperingati Dies Natalis ke-69 Unima dan foto bersama. (FA)

Meimonews.com – Masa jabatan periode kedua Prof. Dr. Deitje Adolfien Katuuk,M.Pd sebagai Rektor Universitas Negeri Manado (Unima) diperpanjang oleh Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi Republik Indonesia (Mendikbudristek-RI).

Perpanjangan tersebut tertuang dalam Surat Keputusan (SK) Mendikbudrsitek RI No. 89815/M/06/2024 tertanggal 4 September 2024 tentang Perpanjangan Masa Jabatan Rektor Universitas Negeri Manado.

Dalam SK yang ditandatangani Mendikbudristek Nadiem Anwar Makarim tersebut, disebutkan bahwa perpanjangan jabatan ini sampai dengan ditetapkan dan dilantiknya Rektor Universitas Negeri Manado Periode Tahun 2024-2028 definitif.

 

Prof. Deitje berterima kasih atas kepercayaan tersebut dan bertekad untuk berusaha menyelesaikan sejumlah agenda penting untuk kemajuan Unima.

Rektor Unima Prof. Dr. Deitje Adolfien Katuuk, M.Pd di dampingi Karo Perencanaan, Kerja Sama dan Humas Vivi W. Saroinsong, S.Pdi, MAP dan Sekretaris Senat Unima Prof. Dr. Beatrix Jetje Podung, MKes, AIFO

Hal tersebut disampaikan Prof. Deitje di dampingi Karo Perencanaan, Kerja Sama dan Hunas Unima Vivi Soaroinsong, S.Pi, MAP dan Sekretaris Senat Unima Prof. Dr. Beatrix Jetje Podung, MKes, AIFO dalam percakapan singkat dengan Meimonews.com di sela aktivitas/kegiatannya di Kantor Pusat Unina Tondano, Kamis (12/9/2024).

Agenda-agenda penting tersebut ialah pertama, Keberlanjutan upaya membangun budaya mutu yaitu mengawal proses pengusulan Akreditasi Perguruan Tinggi (APT) dan beberapa akreditasi program studi (APS) baik reakreditasi maupun konversi menjadi unggul, dan akreditasi program studi oleh lembaga akreditasi internasional khususnya FIBAA.

Kedua, Keberlanjutan peningkatan capaian-capaian kinerja IKU khususnya IKU 6 kerjasama dan IKU 8 sertifikasi oleh lembaga internasional. Ketiga, Peningkatan produktivititas penelitian dan pengabdian kepada masyarakat dosen terutama penelitian dengan sumber pembiayaan kerjasama internasional, hibah-hibah kompetisi.

Keempat, Peningkatan penelitian produktivitas inovasi baik HKI (Hak cipta, Paten, Paten sederhana, desain produk, teknologi tepat guna, karya seni, rekayasa sosial). Kelima, Peningkatan kapasitas pembelajaran melalui visiting professor baik di dalam maupun luar negeri

Keenam, Finalisasi Pembangunan Kawasan Pembinaan Ideologi Pancasila sebagai pusat studi dan laboratorium Pancasila. Ketujuh, Peningkatan dan perluasan kerjama dengan dunia usaha dan industry, dan perguruan tinggi maju di dalam dan di luar negeri

Kedelapan, Peningkatan efektivitas implementasi layanan unit-unit usaha BLU dalam mendukung peningkatan revenue generating Unima, yakni Reorganisasi Badan Pengembangan Usaha BLU Unima; Peningkatan ketersediaan dan keterlaksanaan peraturan pelaksanaan BLU; Optimalisasi operasionalisasi unit usaha BLU yang belum efektif; Peningkatan revenue generating melalui unit usaha perlu ditingkatkan; Peningkatan kesejahteraan implementasi pembayaran remunerasi.

Kesembilan, Percepatan implementasi Program Revitalisasi PTN (PR-PTN) Unima 2024, mencakup kegiatan implementasi, monitoring dan evaluasi, dan rencana pengembangna tindak lanjut. (FA)