Meimonews.com – Guna penilaian dan verifikasi usulan pembukaan Fakultas Kedokteran (Faked), tim visitasi Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) melakukan visitasi ke Universitas Negeri Manado (Unima), Tondano, Selasa (10/3/2026).
Visitasi ni merupakan bagian dari tahapan penting dalam proses pengajuan program studi kedokteran yang sedang diupayakan Unima.
Melalui visitasi ini, diharapkan proses pengusulan pembukaan Faked Unima dapat berjalan dengan baik serta memperoleh dukungan dari berbagai pihak demi penguatan pendidikan kedokteran dan peningkatan layanan kesehatan, khususnya di wilayah Sulawesi Utara dan kawasan Indonesia Timur.
Kegiatan diawali dengan pemaparan profil Unima sebagai gambaran mengenai kapasitas, potensi, serta kesiapan institusi dalam mendukung penyelenggaraan pendidikan kedokteran.
Rektor Unima Joseph Philip Kambey dalam sambutannya yang disampaikan Wakil Rektor 1 (Bidang Akademik) Unima Mister Gideon Maru. menegaskan komitmen Unima dalam mengembangkan pendidikan di bidang kesehatan guna menjawab kebutuhan tenaga medis yang berkualitas.
Dalam visitasi tersebut, tim dari Kemenkes RI melakukan peninjauan terhadap berbagai aspek kesiapan, mulai dari sarana dan prasarana pendidikan, dukungan sumber daya manusia, hingga rencana pengembangan rumah sakit pendidikan sebagai wahana praktik klinik bagi mahasiswa kedokteran di masa mendatang.
Tim Kemenkes RI yang memberikan arahan pada kesempatan itu adalah Ketua Konsil Kesehatan Indonesia Arianti Anaya dan Direktur Penyediaan SDM Kesehatan Anna Kurniati.
Dalam arahan tersebut disampaikan pentingnya memastikan kesiapan institusi secara komprehensif agar penyelenggaraan pendidikan kedokteran dapat berjalan dengan baik serta menghasilkan tenaga kesehatan yang kompeten dan profesional. (FA)
Meimonews.com – Kasus pelecehan seksual terhadap EM, mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Unima yang diduga dilakukan oleh oknum dosen Unima berinisial DM menjadi perhatian penting di lingkungan Unima.
Dalam Apel Awal Tahun 2026 yang dilaksanakan di halaman kantor pusat Unima, Tondano, Senin (5/1/2025) pimpinan Unima menegaskan keprihatinan sekaligus sikap untuk menolak pelecehan dan kekerasan dalam lingkungan kampus.
.
Hal tersebut disampaikan Wakil Rektor 1 (Bidang Akademik) Mister Gideon Maru ketika membacakan sambutan Rektor Unima Joseph Philip Kambey ketika memimpin Apel yang dihadiri pimpinan, staf dan pegawai Unima.
Rektor Unima, sebut Maru, kembali mengungkapkan turut berdukacita atas meninggalnya Evia Mangolo. Tuhan kiranya memguatkan dan memberi ketabahan kepada keluarganya.
Peristiwa ini, sebutnya, menjadi momentum di mana Unima dengan tegas menolak pelecehan dan kekerasan khususnya dalam kehidupan kampus dan memberi sanksi sesuai dengan aturan yang berlaku.
Rektor mengajak seluruh civitas untuk menciptakan suasana yang kondusif, bekerja dengan susngguh-sungguh sesuai tugas pokok dan fungsi masing-masing
“Jadikan kampus sebagai tempat tumbuhnya karakter, kebangsaan, toleransi dan gotong-royong sebagaimana ciri khas bangsa ini. Jaga nama baik Unima yg adalah rumah kita, hingga Unima samkin maju dan berdampak,” ujar Maru mengutip pesan Rektor. (FA)
Meimonews.com – Universitas Negeri Manado (Unima) menggelar Rapat Kerja (Raker) dengan tema Transformasi tata kelola pendidikan yang berintegeitas, adaptif yang merata dan berdampak di Training Center Unima, Tondano, Kamis – Sabtu (21-23/8/2025).
5 (lima) narasumber (narsum) penting dihadirkan pada kegiatan yang diikuti hampir 30O peserta yang merupakan pimpinan dan staf serta perwakilan mahasiswa Unima.
Kelima narsum tersebut adalah Gubernur Sulut Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus, Irien Kemdiktisaintek Chatarina Muliana, Kepala LLDIKTI Wilayah XVI Munawir Sadzali, Kepala KPN Manado Saripudin, dan Dirjen Dikti Kemdiktisaintek Khairul Munadi.
Penyematan tanda peserta secara simbolis oleh Irjen Kemeiktisaintek Chatarina Muliana
Turut hadir pada acara pembukaan dan pemaparan materi Gubernur Sulut, sejumlah pejabat eselon 2 Pemerintah Provinsi Sulut di antaranya Asisten 1 Denny Mangala dan Kepala Kesbangpol Jhony Suak.
Acara tiga hari ini dibuka pelaksanaannya oleh Irjen Kemdiktisaintek, yang didahului sambutan Ketua Panitia Donal Matheos Ratu (Wakil Rektor 2) dan Rektor Unima Joseph Philip Kambey.
Penyematan tanda peserta secara simbolis oleh Rektor Unima Joeeph Philip Kambey
Dalam Raker ini, selain pemaparan dari 5 narsum tersebut, para Wakil Rektor dan perwakilan lembaga/satuan kerja yang ada di lingkungan Unima memaparkan pagu anggaran dan sinkronisasi pagu anggaran.
Bertindak sebagai moderator para Wakil Rektior yakni Warek 1 Mister Gideon Maru, Wakil Rektor 2, Wakil Rektor 3 Lenny Leorina Evinita, Kepala Biro Perencanaan, Kerjasama dan Humas Vivi W. Saroinsong serta Kepala Biro Kepegawaian, Keuangan dan Umum Meyke Rangkang, sementara pembawa acara Sekretaris Rektor Marcia Imelda Watulingas.
Foto bersama usai Gubernur Sulut Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus memberikan materi
Rektor Unima dalam sambutannya menjelaskan, Raker ini merupakan momen penting dalam perumusan arah strategis dan pengembangan institusi kita (Unima – Red) ke depan.
“Rapat kerja ini bukan sekedar agenda tahunan, tetapi merupakan platform bersama untuk merefleksikan pencapaian, mengidentifikasi tantangan serta menyusun langkah-langkah strategis yang konkrit dan terukur dalam mencapai visi dan misi universitas, Unima unggul, mandiri, kompetitif dan enterpreneurial,” ujarnya.
Raker ini, tambah Rektor, bukan sekedar forum evaluasi dan perencanaan. Raker ini merupakan momentum untuk menyatukan visi, menyelaraskam langkah dan membangun komitmen kolektif menuju universitas yang unggul, inklusif dan berdampak.
Terkait tema, Rektor menegaskan, tena yang diangkat yakni Transformasi Tata Kelola Pendidikan yang berintegeitas, adaptif yang merata dan berdampak bukan sekedar rangkaian kata.
Rektor Unima Joseph Philip Kambey saat memberikan sambutan
Tema ini, menurutnya, adalah seruan perubahan, arah kebijakan sekaligus komitmen bersama untuk menghadirkan tata kelola pendidikan tinggi yang relevan dengan dengan tantangan.zaman, berpihak pada keadilan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat luas.
Irjen Kemdiktisaintek dalam sambutannya mengungkakan, tema Raker ini sangat tepat dan relevan dengan tantangan dunia pendidikan tinggi hari inii, di mana universitas dituntut bukan hanya unggul dalam akademik tetapi juga mampu menghadirkan tata kelola yang bersih transparan dan akuntabel.
Irjen Kemdiktisaintek Chatarina Muliana ketika memberikan sambutan pada acara pembukaan Raker Unima
Raker ini, menurutnya, bukan sekedar forun administrasi, melainkan ruang strategis untuk menyatukan visi, memperkuat kolaborasi dan sinergi, serta memastikan arah pembangunan kampus berjalan seiring dengan kebijakan nasional pendidikan tinggi.
“Dalam konteks ini, Unima memiliki peran penting sebagai lokomotif transfornasi pendidikan tinggi di kawasan timur Indonesia khususnya di Sulawesi Utara,” tandas mantan Plt. Rektor di tiga universitas termasuk Unima
Sebagai Irjen, Chatarina berharap agar Unima semakin memantapkan langkahnya sebagai PTN BLU (Perguruan Tinggi Negeri Badan Layanan Umum – Red). Status BLU adalah peluang untuk mendorong fleksibilitas pengelolaan keuangan yang akuntabel untuk mewujudkan layanan pendidikan yang berkualitas sehingga menuntut komitmen integritas yang tinggi dari pimpinan PTN BLU dan seluruh jajaran dalam mewujudkan tansformasi tata kelola pendidikan yang berintegeitas, adaptif yang merata dan berdampak (tema Raker – Red).
Irien berharap pula seluruh pimpinan Unima segera melakukan sinkronisasi seluruh program kampus dengan kebijakan strategis dan prioritas Kemeiktisaintek. Baik dalam hal transformasi digital penguatan tridharma perguruan tinggi maupun pengembangan ekosistem riset dan inovasi.
“Sinkronisasi ini akan menentukan setiap langkah Unima lebih terarah, terukur, dan memberikan kontribusi nyata dalam mewujudkan Asta Cita Presiden (Prabowo Subianto – Red) untuk penguatan SDM Indonesia yang unggul dan peningkatan kualitas sains dan teknologi,” ujar mantan Kajari Bekasi dan Karo Hukum KPK ini. (FA)
Meimonews.com – Badan Kepegawaian Negara (BKN) melalui Pusat Penilaian Kompetensi kembali melakukan Asesmen Pemetaan/Penilaian Kompetensi bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) Tenaga Kependidikan Universitas Negeri Manado (Unima) di Laboratoriun Komputer UPA TIK Unima, Kamis (12/6/2025).
Asesmen ini bertujuan untuk memetakan potensi dan kompetensi ASN tenaga kependidikan di lingkungan Unima sebagai dasar dalam perencanaan pengembangan karier, mutasi, promosi, serta peningkatan kapasitas pegawai.
Pelaksanaan asesmen ini sejalan dengan amanat reformasi birokrasi untuk menciptakan tata kelola kepegawaian yang transparan, profesional, dan berbasis merit.
Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Keuangan dan Umum Unima Donal Matheos Ratu mewakili Rektor Unima Joseph Philip Kambey dalam sambutannya, menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan ini.
“Kami menyambut baik asesmen kompetensi ini sebagai bentuk nyata komitmen institusi dalam mendorong pengembangan SDM tenaga kependidikan yang lebih berkualitas dan sesuai dengan kebutuhan organisasi,” ujarnya.
Proses asesmen dilakukan dengan metode Computer Assisted Competency Assessment (CACA), yang terdiri dari penilaian potensi, integritas, orientasi pelayanan, serta kemampuan manajerial dan sosial kultural. Tim asesor dari BKN memfasilitasi seluruh rangkaian kegiatan secara profesional dan terstruktur.
Perwakilan dari BKN menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya percepatan transformasi manajemen ASN di lingkungan pendidikan tinggi, guna memastikan bahwa setiap pegawai memiliki kompetensi yang sesuai dengan jabatannya, sekaligus sebagai referensi objektif dalam pengambilan kebijakan kepegawaian di masa mendatang.
Dengan terlaksananya kegiatan ini, diharapkan hasil asesmen dapat dimanfaatkan secara optimal oleh UNIMA dalam mengelola dan mengembangkan sumber daya manusianya menuju kinerja organisasi yang semakin unggul dan adaptif.
Hadir pada kegiatan ini, Kepala Biro Kepegawaian, Keuangan dan Umum .Jodia Meyke Rangkang dan tim kepegawaian Unima. (*/FA)
Meimonews.com – Universitas Negeri Manado (Unima) telah ditetapkan sebagai Perguruan Tinggi Negeri (PTN) Badan Layanan Umum (BLU). Oleh karenanya, berbagai upaya dilakukan pimpinan, staf dan jajaran Unima agar pengelolaan universitas ini berlangsung sebagaimana aturan akreditasi tersebut.
Berkaitan dengan itu, pimpinan Unima yakni Rektor Joseph Philip Kambey, Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Keuangan dan Umum Donal Ratu, Direktir BLU Djubir Edey Kembuan, Arijani dan James Sumayku (Pengelola Nilam di Unima), Lusia Kalengkongan (PPK), Sonya Kairupan (Bendahara) dan Marcia Imelda Watulingas (Sekretaris) mengadakan knewledge exchange ke Banda Aceh, Rabu (4/6/2025).
Kegiatan ini diawali diskusi bersama di Universitas Syiah Kuala (USK) bersama Rektor dan jajaran pimpinan USK, penandatnganan MoU, kunjungan ke store-store nilam yang sudah diolah menjadi bahan yang bermanfaat sepertii skin care dan parfum.
Setelah itu, kunjungan ke Atsiri Research Centre yang diterima Ketua dan Tim serta diakhiri dengan kunjungan ke Desa Binaan sekaligus diskusi dengan petani nilam.
Kunjungan ke USK dilakukan karena universitas ini telah berhasil dalam pengelolasn nilam sehingga dalam rangka meningkatkan tata kelola sebagai PTN BLU Unima perlu melakukan knewledge exchange di USK.
Rektor Unima mengapresiasi penerimaan dari pimpinan USK terhadap kehadiran pimpinan dan staf Unima dan berharap lewat kerjasama yang telah terjadi, akan ada kontribusi Unima bagi kemajuan Unima dan daerah Sulawesi Utara. (FA)
Meimonews.com – Kementerian Pendidikan Tinggi, Sain dan Tekonologi (Kemdiktisaintek) RI mengadakan pertemuan pembahasan dan koordinasi terkait penetapan Dewan Pengawas (Dewas) Perguruan Tinggi Negeri Badan Layanan Umum (PTN BLU) di Lingkungan Kemdiktisaintek, Senin (19/5/2025).
Univeritas Negeri Manado (Unima) yang diwakili Sekretaris Dewas Unima Octavia Tuegeh dan Kepala Biro Perencanaan, Kerjasama dan Hubungan Masyarakat (PKHM) Unima Vivi W. Saroinsong atas penugasan Rektor Unima Joseph Philip Kambey mengikuti kegiatan ini bersama 39 PTN BLU lainnnya secara daring dari Ruang Kerja Biro PKHM Unima.
Pertemuan yang dipimpin Kepala Biro Keuangan dan BMN Kemdiktisaintek RI Agus Sunarya Sulaeman ini dilaksanakan untuk menindaklanjuti Surat Menteri Diktisaintek RI Nomor 070/M/KU.03.02/2025 tanggal 25 Februari 2025 .
Pembahasan penetapan Dewas PTN BLU di lingkungan Kemdiktisaintek ini dilakukan berjadual dengan lima sesi. Untuk Unima dilaksanakan pada sesi IV bersama 7 PTN BLU lainnya. (FA)
Meimonews.com – Setelah melalui proses Pemilihan Dekan (Pildek) secara setentak di lingkungan Universitas Negeri Manado (Unima), Dekan-dekan terpilih dilantik secara bersamaan. Turut dilantik pula Direktur BLU Unima Djubir Ruslan Eddy Kembuan.
Pelantikan tersebut dilakukan Rektor Unima Joseph Philip Kambey di Kantor Pusat Unima Tondano, Rabu (23/4/2025).
Para dekan yang dilantik terdiri dari Dekan Fakultas Ilmu Pendidikan dan Psikolgi (FiPP) Aldjon Dapa, Dekan Fakultas Ilmu Keolahragaan dan Kesehatan Masyarakat (FIKKM) Alfreds Makadada, Dekan Fakultas Matematika Ilmu Pengetahuan dan Kebumian (MIPAK) Yermia Mokosuli.
Dekan Fakultas Teknik (FT) Hendro Sumual, Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum (FISH) Theodorus Pangalila, Dekan Fakultas Ekononi dan Bisnis (FEB) Sjeddie Watung, dan Dekan Fakultas Bahasaa dan Seni (FBS) Grace Luntungan.
Rektor dalam sambutannya menyampaikan banyak selamat dan sukses atas pelantikan tersebut. “Selamat menjalankan tugas. KiraNya Unima makin maju dan unggul,” ujarnya.
Hadir pada acara pelantikan, di antaranya Ketua Senat Unima Herry Sumual, Wakil Rektor 1 Mister Gidion Maru, Wakil Rektor 2 Donal M. Ratu, Plt Wakil Rektor 3 Lenny L. Evinita Kepala LPPM Unima Armstrong F. Sompotan, Kepala LP3M Unima Patricia M Silangen,Kepala TIK Unima Quido Kainde dan Humas Unima Titof Tulaka, (FA)
Meimonews.com – Universitas Negeri Manado (Unima) dan Bank Rakyat Indonesia (BRI) Kantor Cabang (Kancab) Tondano mengadakan Perjanjian Kerja Sama (PKS) di Ruang Senat EA Worang Kantor Pusat Unima, Tondano, Selasa (10/9/2024).
Penamdatangan PKS tentang Pemanfaatan Produk Layanan Jasa Perbankan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) tersebut dilakukan Rektor Unima Prof. Dr. Deitje Adolfien Katuuk, M.Pd di dampingi Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Kerja sama Dr. Donal Ratu, M.Hum dan Branch Office Head PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk di Tondano Agus Arsuad.
Sub Koordinator Kerja Sama dan Humas Unima Dr. Marcia Imelda Watulingas , S.Pd, M.Pd mewakili Kepala Biro Perencanaan, Kerja Sama dan Humas Unima Vivi W. Saeoinsong, S.Pi, MAP kepada Meimonews.con, Selasa (10/9/2024) menjelaskan tujuan dari PKS.
“Tujuan perjanjian ini adalah untuk saling mendukung kegiatan para pihak dalam rangka kerjasama layanan perbankan, seperti payroll, pembayaran remunerasi pegawai Unima, pemberian fasilitas kredit pegawai Unima, penggabungan sistem BRI dan Unima, dan lain-lain,’ ujarnya.
Disebutkan, BRI dan Unima, sepakat untuk mengadakan kerja sama dengan prinsip saling menguntungkan dalam beberapa bidang sesuai ketentuan dan prosedur yang berlaku. (FA)
Meimonews.com -Prof. Dr. Deitje Adolfien Katuuk, M,Pd genap berusia 4 tahun kepemimpinan periode kedua sebagai Rektor Universitas Negeri Manado (Unima). Mensyukuri itu, diadakan acara di Ruang E. A. Worang Lantai III Kantor Pusat Unima, Senin (9/9/2024).
Dalam sambutannya, Profesor Deitje mengungkapkan rasa syukur dan terima kasihnya kepada Tuhan karena kepercayaan dan perkenanan yang telah diberikan untuk memimpin Unima sebagai Rektor sampai dua periode kepemimpinan.
“Tuhan termnyata tidak hanya memberi kepercayaan, tetapi juga Tuhan memberi teman-teman pimpinan, sahabat, tim kerja, dosen, dosen pegawai, mahasiswa yang sangat luar biasa membantu saya, telah bekerja bersama dan bersama-sama bekerja, berjuang bersama untuk membawa Unima seperti ini,” ujarnya.
Diungkapkan, telah banyak kemajuan dan keberhasilan yang telah dicapai bersama. Berbagai penghargaan dan kepercayaan masyarakat dan lembaga-lembaga baik di dalam maupun di luar negeri kita terima bersama. Semu itu adalah anusgerah keberhasilan yang Tuhan beri atas kebersamaan dan upaya bersama kita semua.
Selama periode kepemiminan ini, sebutnya, telah banyak yang dicapai. Kita telah berhasil meletakkan fondasi-fondasi tata pamong dan pengelolaan menuju tata kelola universitas yang baik. Kita juga telah meletakkan dasar-dasar pembangunan sistem penjaminan mutu internal, dan bahkan capaian-capaian indicator kinerja utama yang mendapatkan pengakuan dan penghargaan dari Kementerian.
Bahkan, sebagai pendatang baru dalam Liga PTN BLU, pada April lalu Unima menerima penghargaan Anugerah Dikti 2023 yaitu Gold Winner untuk capaian Indikator kinerja utama pengelolaan kerjasama; setelah dua tahun sebelumnya kita juga menerima penghargaan atas capaian-capaian IKU.
“Semua capaian-capaian ini merupakan hasil kerjasama kita semua, kerjasama seluruh civitas akademika Unima. Dengan semangat Unima Mapalus yaitu bekerja bersama dan bersama-sama bekerja, kita telah menunjukkan loyalitas dan dedikasi yang tinggi, semua tidak terkecuali,” ujarnya.
Ditambahkan, pimpinan, dosen, pegawai, mahasiswa, dukungan orang tua, alumni, pemangku kepentingan eksternal, bahkan saudara-saudara kita security dan cleaning service, semuanya telah bekerja dengna sangat baik.
Prof. Deitje pun lantas memaparkan ringkasan kinerja dan capaian Rektor untuk tahun 2020-2024 disertai dokumen-dokumen pendukungnya.
Prof. Deitje mengingatkan, masih ada tugas menanti yaitu bersama-sama mensukseskan proses pemilihan Rektor periode 2024-2028.
‘Saya mengajak, mari kita semua bekerja dalam iman,’ ujar mantan Wakil Rektor 1 Unima ini.
Kuasa dan jabatan, menurut istri Prof, Sjamsi Pasandaran, M.Pd ini, adalah hak dan milik Tuhan. Tuhan akan memberi kepercayaan kepada siapa Tuhan berkenan memimpim Unima ke depan.
Mari kita jalani semua proses ini dalam semangat persatuan dan kesatuan. Ada praktik baik yang telah terbangun selama ini yaitu setiap hari Senin sesudah apel kita menjadikan kampus ini sebagai rumah doa. Kita berdoa, dam marilah kita sama-sama berdoa, Tuhan akan menolong kita semua, memberikan seorang pemimpin yang takut akan Tuhan.
“Dalam hari-hari ini, saya mengajak kita semua menjadikan hari-hari ini atau minggu-minggu ini sebagai hari tenang, minggu-minggu tenang menunggu dengan sabar penetapan Menteri siapa yang akan menjadi pelaksana tugas Rektor sebelum ada Rektor terpilih, Mari kita terus melaksanakan tugas dan tanggungjawab kita masing-masing, sambil menunggu dalam iman dan teruslah berdoa,” sebutnya. (FA)