Meimonews.com – Rektor Unima (Universitas Negeri Manado) menyerahkan surat keputusan (SK) Pengangkatan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) Unima Kemdiktisaintek RI (Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi Republik Indonesia).

Penyerahan SK tersebut dilakukan Rektor pada acara penyerahan SK dan Pengambilan Sumpah Janji di Auditorium Walanda Maramis Unima Tondano, Rabu (29/10/2025).

Mendampingi Rektor pada acara penyerahan SK tersebut antara lain Wakil Rektor 3 Unima Lenny Leorina Evinita, pimpinan Senat Unima, dan Kepala-kepala Biro Unima.

Ada cukup banyak P3K yang mendapat SK pengangkatan tersebut. “Sebanyak 123 P3K yang mendapat SK pengangkatan dari pak Rektor,” ujar Kepala Biro Perencanaan, Kerjasama dan Hubungan Masyarakat (PKHM) Unima Vivi W. Saroinsong kepada Meimonews.com, usai acara penyerahan SK.

Suasana gembira baik dari penerima maupun keluarganya terlihat pada saat penyerahan SK dan setelah itu. Mereka bersyukur dan berterima kasih kepada pimpinan Unima atas pengangkatan tersebut. (FA)

Meimonews.com – Guna memperkuat langkah strategis dalam dunia pendidikan tinggi, dan merupakan wujud nyata sinergi dalam melaksanakan Tridharma Perguruan Tinggi: pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat, Universitas Negeri Tondano (Unima) menjalin kolaborasi dengan Universitas Terbuka (UT) Jakarta.

Kolabrasi tersebut berwujud penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) oleh Rektor Unima Joseph Philip Kambey dengan Rektor UT Jakarta Ali Muktiyanto di Jakarta, Selasa (28/10/2025).

Kolaborasi ini menggabungkan keunggulan Unima dalam pengembangan pendidikan karakter dan riset sosial (humaniora) dengan kompetensi UT dalam pembelajaran terbuka dan jarak jauh.

Rektor Unima menjelaskan, kerjasama ini didasarkan pada asas saling mendukung dan memperkuat keunggulan masing-masing institusi.

Rektor UT menyambut positif kerjasama ini sebagai bagian dari upaya memperluas jangkauan dan dampak sosial program-program kampus, serta memperkuat jejaring akademik nasional.

Kedua pihak berharap bahwa kemitraan ini akan menghasilkan bentuk-bentuk program bersama seperti pengembangan kurikulum, riset kolaboratif, dan pengabdian masyarakat lintas daerah. (*/FA)

Meimonews.com – Suatu hal yang patut dibanggakan, Universitas Negeri Manado (Unima) masuk urutan 20 Ramah Disabilitas UI GrenMetric.

Oleh karena itu, dan terkait dengan dukungan Unima pimpinan Joseph Philip Kambey (Rektor) terhadap program Asta Cita Presiden Prabowo, berbagai langkah strategis terus dilakukan Unima untuk program Ramah Disabilitas.

Berbagai langkah tersebut diungkap dan ditekankan untuk terus dilaksanakan ketika Wakil Rektor 1 Unima Mister Gideon Maru memberikan sambutan mewakili Rektor pada pertemuan Unima Ramah Disabilitas yang diselenggarakan Biro Perencanaan, Kerjasama dan Hubungan Masyarakat (PKHM) Unima, Selasa (28/10/2025).

Kegiatan yang didukung Unit Pelayanan Disabilitas Unima dan dihadiri pimpinan Unima dan Fakultas-fakultas se-Unima ini dilaksanakan di Ruang Rapat Lantai 2 Unima Tondano

Langkah strategis Unima Ramah Disabilitas adalah pertama, penyiapan Unit Layanan Disabilitas; kedua, Penyiapan dokumen SOP layanan disabilitas; ketiga, penyediaan sarana yang aksesibel; dan keempat, pemberian beasiswa ADIK untuk semua mahasiswa disabilitas Unima.

“Hal-hal tersebut sedang dilakukan Unima di bawah kepemimpinan Rektor (Joseph Philip Kambey – Red),” ujar Kepala Unit Pelayanan Disabilitas Unima Aldjon Nixon Dapa (Dekan Fakultas Ilmu Pendidikan dan Psikologi Unima) kepada Meimonews,com, usai kegiatan.

Langkah-langkah strategis ini, sebut Kepala Biro PHKM Unima Vivi W. Saroinsong yang dihubungi terpisah di lokasi kegiatan, sejalan dengan amanah Permendikbudristek Nomor 48 Tahun 2023 dan guna mendukung program Asta Cita Presiden Prabowo.

Dalam Permendikbudristek, antara lain diatur tentang akomodasi yang layak pada semua jenjang pendidikan harus ramah disabilitas.

Dapa menyebutkan, di Unima, ada sekitar 32 mahasiswa. (FA)

Meimonews.com – Universitas Negeri Manado (Unima) melakukan penandatanganan perjanjian kerjasama dengan PT BFI Finance Indonesia Tbk di Ruang Rapat Lantai 2 Kantor Pusat, Tondano, Selasa (21/10/2025).

Penandatangan kerjasama berupa Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) Tri Dharma Perguruan Tinggi dilakukan Rektor Unima Joseph Philip Kambey dengan Manager Area Sulut PT BFI Finance Indonesia Tbk Leri Melki Sitanggang tentang Tridharna Perguruan Tinggi.

Setelah itu dilakukan penandatanganan Memorandum of Agreement (MoA) Pelaksanan Kegiatan Tri Dharma Perguruan Tinggi dan Pemanfaatan serta Penyediaan Sumber Daya Manusia oleh Regional HCBP Head PT BFI Finance Indonesia Tbk Meggy Marheydy Wetter dengan Dekan Fakultas Ilmu Pendidikan dan Psikologi (FIPP) Aldjon Dapa.

Penandatangan MoA oleh Dekan-dekan Fakultas

Dengan Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Sjeddie Rianne Watung. Dekan Fakultas Ilmu Keolahragaan dan Kesehatan Masyarakat (FIKKM) FA Makadada, Dekan Fakultas Bahasa dan Seni (FBS) Grace Luntungan dan Wakil Dekan 3 Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum (FISH) Joy Kumaat.

Dalam sambutannya, Sitanggang mengungkapkan sangat bangga dan senang diberikan kesempatan untuk menandatangani MoU dengan Unima.

Penandatangan kerjasama ini, sebutnya, menunjukkan kolaborasi antara dunia pendidikan dan swasta. Kerjasama ini diharapkan menjadi sarana pemberdayaan sumber daya manusia yang unggul, yang tidak hanya memberikan kesempatan akademik tetapi juga untuk dunia usaha.

“Semoga kerjasama ini dapat berjalan dengan baik,” ujarnya seraya berharap lulusan dari Unima bisa bekerja di lingkungan perusahaan mereka.

Rektor Unima dalam sambutannya menjelaskan, dengan adanya kerjasama ini maka dari BFI bisa memberikan materi atau memberikan kuliah umum bagi mahasiswa di Unima berkaitan dengan hal seperti perbankan dan bisnis.

Demikiam pula dengan para dosen Unima bisa melakukan hal-hal yang berkaitan dengan kepentingan-kepentingan penelitian dan pengabdian.

Turut hadir pada kegiatan yang dipandu Sekretaris Rektor Marcia Imelda Watulingas ini, antara lain Wakil Rektor 1 Mister Gideon Maru, Wakil Rektor 3 Lenny Leorina Evinita, (FA)

Meimonews.com – Sejumlah upaya dilakukan Universitas Negeri Manado (Unima) yang kini dipimpin Rektor Joseph Philip Kambey agar perguruan tinggi negeri ini terus maju dan berkembang.

Salah satu yang mendapat perhatian penting adalah Case Based Learning (pembelajaran berbasis kasus) atau Challenge Based Learning (pembelajaran berbasis tantangan).

Oleh karenanya, lewat Biro Perencanaan, Kerjasama dan Hubungan Masyarakat (PKHM) Unima, diadakan Penguatan Case Method.

Kegiatan ini dilaksanakan di Gedung B UPA Teknologi Informasi dan Komunikasi Unima, Tondano, Senin – Jumat (20-24/10/2025).

 

Wakil Rektor 2 Unima Donal Matheos Ratu dan beberapa Dekan dan tim terus melakukan pemantauan pelaksanaan Penguatan Case Method

Peserta berjumlah sekitar 135 orang yang merupakan perutusan dari fakultas-fakultas di lingkungan Unima.

Selama pelaksanaan kegiatan para peserta di dampingi para Wakil-wakil Rektor, Kepala Biro PKHM Vivi M. Saroinsong, Kepala Unit Pelaksana (UP) Puskom (Pusat Komputer) Quido Kainde, dan tim.

Kegiatan ini, menurut Karo Vivi (sapaan akrab Kepala Biro PKHM) di dampingi Kepala UP Puskom kepada Meimonews.com di sela kegiatan, Selasa (21/10/2025), menjadi bagian penting dalam mendukung transformasi digital kampus serta penguatan tata kelola berbasis data.

Quido menambahkan, IKU (indeks kinerja utama) 1 berfokus pada penelusuran lulusan yang bekerja atau berwirausaha, IKU 2 menyoroti pengalaman mahasiswa di luar kampus melalui program MBKM, sedangkan IKU 7 menekankan penerapan pembelajaran kolaboratif, termasuk metode case method dan project-based learning.

“Melalui kegiatan ini, Unima menegaskan komitmennya untuk terus mendorong terciptanya lulusan yang kompeten, pembelajaran yang partisipatif, dan ekosistem digital yang terintegrasi dalam setiap aspek kegiatan akademik,” ujar Karo Vivi. (FA)

Meimonews,com – Menteri Kedutaan (Pendidikan) Kedutaan Besar (Kedubes) Malaysia Jakarta Hasnul Faizal Bin Hushin Amri dan rombongan berkunjung ke Universitas Negeri Manado (Unima), Selasa (21/10/2025).

Rektor Unima Joseph Philip Kambey di dampingi Wakil Rektor 1 Mister Gideon Maru, Wakil Rektor 3 Lenny Leorina Evinita, pimpinan Senat Unima, Pimpinan Lembaga Universitas, Kepala Biro PKHM Unima Vivi Saroinsong, serta sejumlah Dekan dan Wakil Dekan se-Unima, menerina para tamu di Ruang Rapat Lantai 2 Kantor Pusat Unima, Tondano.

Sejumlah hal berkaitan dengan maksud kedatangan mereka di univeristas negeri yang memiliki visi Unima unggul, mandiri, kompetitif dan entrepreneurial ini dipaparkan Hasnul.

Rektor Unima menjelaskan pula keberadaan Unima dan upaya-upaya pimpinan dan staf serta jajaran untuk memajukan perguruan tinggi negeri yang berkedudukan di Tondano ini.

Mantan Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Unima dan Wakil Rektor 2 Unima ini berharap kedatangan Menteri Pendidikan Kedubes Malaysia dan rombongan akan berlanjut dengan adanya kerjasama yang strategis.

Di penghujung pertemuan, Rektor menyerahkan Plakat kepada Menteri. (FA)

Meimonews.com – Puncak peringatan Dies Natalis ke-70 Universitas Negeri Manado (Unima) dilaksanakan di Training Center Unima Tondano Jumat (26/9/2025).

Hari bersejarah bagi perguruan tinggi negeri ini tidak sekedar diperingati secara seremonial melainkan dijadikan sarana refleksi dan deklarasi arah baru universitas menuju pendidikan yang lebih inovatig dan transformatif,

Puncak peringatan ini diwarnai Sharing Session bersama 2 pejabat Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi Republik Indonesia (Kemsiktisaintek RI) yakni Khairul Munadi (Dirjen) dan Chatarina Muliana (Irjen).

Kehadiran dua pejabat penting ini menambah bobot acara sekaligus mempertegas posisi Unima sebagai perguruan tinggi yang siap melangkah lebih jauh di kancah nasional.

Selain itu, Monitoring dan Evaluasi Program Pendidikan Profesi Guru (PPG) yang menjadi salah satu program strategis Unima dalam menyiapkan tenaga pendidik profesional.

Momentum ini sekaligus menunjukkan keseriusan universitas dalam menjaga kualitas pendidikan dan memastikan output lulusan sesuai dengan kebutuhan zaman.

Tidak hanya itu, dalam kesempatan ini juga dilakukan kegiatan Panen Perdana Tanaman Nilam di area kebun percobaan Unima.

Panen simbolis ini menandai langkah nyata universitas dalam mengembangkan riset berbasis potensi lokal, sekaligus mendukung pemberdayaan masyarakat melalui inovasi di bidang pertanian dan kewirausahaan.

Dengan mengusung tema Dies Natalis sebagai Momentum Deklarasi Inovasi dan Implementasi Pendidikan Transformatif dan Kampus Berdampak, Rektor Unima Joseph Philip Kambey menekankan, momen ini adalah komitmen nyata universitas untuk menghadirkan perubahan.

“Tema ini menjadi penegasan arah baru Unima. Bukan hanya seremonial, tetapi refleksi atas tanggung jawab kami untuk bertransformasi,” ujarnya ketika memberikan sambutan.

Dalam paparannya, Chatarina Muliana mengingatkan pentingnya menjaga marwah perguruan tinggi sebagai ruang akademik yang sehat, inklusif, dan bermartabat. Ia menegaskan bahwa kampus harus bebas dari segala bentuk kekerasan dan menjadi tempat aman bagi dosen, tenaga kependidikan, maupun mahasiswa.

Khairul Munadi menyampaikan apresiasi atas capaian Unima yang berhasil meraih Akreditasi Unggul. Menurutnya, pencapaian ini bukanlah titik akhir, melainkan pijakan untuk melahirkan generasi unggul yang mampu memberi kontribusi nyata bagi pembangunan bangsa.

Menutup rangkaian acara, Rektor Unima menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berperan dalam suksesnya Dies Natalis ke-70.

Mantan Dekan FEB dan mantan Wakil Rektor 2 Unima ini menegaskan bahwa kebersamaan dan kerja kolektif menjadi energi utama Unima untuk terus maju. “Melalui momentum ini, Unima mendeklarasikan kesiapan untuk melangkah lebih jauh demi menghadirkan kampus yang benar-benar berdampak,” ujarnya. (*/FA)

Meimonews.com – Universitas Negeri Manado (Unima) kembali mencatatkan capaian penting dalam upaya mencetak tenaga pendidik berkualitas dengan mengukuhkan 104 lulusan Pendidikan Profesi Guru (PPG) Gelombang 2 Tahun 2024.

Kegiatan yang dihadiri pimpinan universitas, pejabat pendidikan, dosen, guru pamong, staf serta keluarga lulusan ini diadakan di Hotel Peninsula Manado, Kamis (25/9/2025).

Pengukuhan ini menjadi bukti konsistensi Unima dalam mendukung program pemerintah untuk meningkatkan profesionalisme guru di Indonesia.

Melalui PPG, para lulusan dibekali kompetensi pedagogik, profesional, sosial, dan kepribadian, sekaligus semangat pengabdian sebagai pendidik yang berintegritas.

Rektor Unima Joseph Philip Kambey memimpin prosesi pengukuhan dan memberikan arahan strategis. Arahan dan pesan rektor menjadi peneguhan bahwa Unima menempatkan profesi guru sebagai pilar utama peradaban bangsa.

Rektor menekankan pentingnya peran guru dalam membentuk generasi cerdas, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan zaman, sejalan dengan visi Unima sebagai perguruan tinggi unggul, mandiri, dan kompetitif.

Hadirnya lulusan PPG ini juga memiliki arti penting bagi Sulawesi Utara yang masih menghadapi kekurangan tenaga guru. Dengan sertifikasi profesi yang dimiliki, para lulusan diharapkan dapat berkontribusi dalam menjawab kebutuhan pendidikan, khususnya di daerah yang masih terbatas jumlah pendidiknya.

Selain itu, tantangan rendahnya literasi dan semangat belajar siswa di era digital menjadi perhatian penting. Para lulusan PPG didorong untuk menghadirkan inovasi dan kreativitas dalam pembelajaran sehingga teknologi dapat dimanfaatkan secara optimal sebagai sarana penunjang pendidikan.

Koordinator PPG Unima menegaskan, kehadiran program ini merupakan wujud komitmen universitas untuk mencetak guru profesional yang siap bersaing dan mengabdi di berbagai wilayah.

Dengan pengukuhan ini, Unima semakin meneguhkan perannya sebagai institusi pendidikan tinggi yang berkontribusi nyata dalam membangun generasi emas Indonesia. (*/FA)

Meimonews.com – Universitas Negeri Manado lewat Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarkat (LPPM) Universitas Negeri Manado (Unima) menggelar Monitoring dan Evaluasi (Monev) di Gedung Pancasila Unima, Tondano, Kamis (25/9/2025).

Monev yang digelar dalam rangka mendukung program Kampus Berdampak dari Kementerian Kemdiktisaintek RI (Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi ini menjadi momen penting unntuk meninjau kemajuan riset dan PKM yang dibiayai Kemediktisantek

Rektor Unima Joseph P.hilip Kambey hadir dan memberikan dukungan langsung kepada para dosen dan mahasiswa peserta program.

Kegiatan ini juga dirangkaikan dengan bazar kewirausahaan mahasiswa. Sejumlah produk seperti kopi, jajanan khas, dan aneka makanan dipamerkan dan dijual oleh mahasiswa. Rektor bahkan ikut membeli produk sebagai bentuk apresiasi terhadap semangat inovatif mahasiswa.

Kepala LPPM Unima Armstrong F. Sompotan menjelaskan, Monev ini tidak hanya mengevaluasi output riset, tetapi juga mendorong agar hasilnya bisa dirasakan langsung oleh masyarakat.

“Penelitian tidak boleh berhenti di meja laboratorium. Harus berdampak, harus hidup di tengah masyarakat,” ujarnya.

Tim reviewer internal diketuai Revolson A. Mege bersama para akademisi lintas bidang ilmu. Mereka mengevaluasi luaran riset dan PKM dari aspek kebermanfaatan, publikasi, dan kontribusi terhadap pembangunan daerah.

Melalui kegiatan ini, Unima semakin mantap dalam membangun ekosistem riset yang kuat, kolaboratif, dan berdampak, sejalan dengan visi sebagai kampus unggul dan relevan bagi masyarakat. (*/FA)

Meimonews.com -Universitas Negeri Manado (Unima) mewisuda sebanyak 1011 orang Program Sarjana (S1), Magister (S2) dan Doktor (S3) Semester Ganjil Tahun Akademik (TA) 2025/2026).

Pelaksanaan wisuda dilakukan pada Sidang Senat Terbuka dalam rangka Dies Natalis ke-70 Universitas Negeri Manado dan Wisuda Program Sarjana, Magister dan Doktor Semester Ganjil Tahap 1 TA 2025/2026 serta Penerimaan Dosen yang telah menyelesaikan studi Program Doktor.

Sidang senat yang dipimpin Herry Sumual (Ketua) ini dihadiri Rektor Unima Joseph Philip Kambey, Wakil Rektor 1 Mister Gideon Maru, Wakil Rektor 2 Donal Matheos Ratu, Wakil Rektor 3 Lenny Leorina Evinita, pimpinan lembaga/Biro, para Dekan, mantan Rektor Unima, wisudawan dan keluarga, undangan lainnya serta panitia wisuda yang diketuai Irwany Maki.

Pembacaan Surat Keputusan Rektor tentang Lulusan yang akan diwisuda dilakukan oleh Wakil Rektor 1 (Bidang Akademik) Mister Gideon Maru.

Mereka yang diwisuda tersebar di Pascasarjana 53 orang yakni S3 6 orang dan S2 47 orang), FEB 157 orang, FISH 234 orang (S2 61 orang dan S1 173 orang), FBS 107 orang, FPMIPAK 95 orang (S2 2 orang dan S1 93 orang), FT 177 orang, FIPP 104 orang (S2 5 orang dan S1 99 orang), serta FIKKM 84 orang.

Dalam sambutannya, Rektor menegaskan, wisuda ini merupakan peristiwa yang patut disyukuri karena telah berhasil melalui berbagai tantangan dengan ditempah melalui proses belajar yang sungguh sangat luar biasa.

“Keberhasilan ini tidak lepas dari kerja keras, ketekunan dan semangat pantang menyerah. Namun, perlu kita sadari bahwa pencapaian hari ini bukanlah akhir melainkan awal dari perjalanan baru yang lebih menantang. Dunia kerja dan kehidupan masyarakat menanti kontribusi kalian,” ujar Rektor ketika memberikan sambutan.

Rektor mengajak kepada mereka yang diwisuda untuk menjadi insan yang tidak hanya cerdas secara intelektual tetapi juga tangguh secara emosional dan berintegritas dalam bertindak.

Ilmu dan pengalaman yang diperoleh selama di.kampus ini diharap dapat menjadi bekal berharga untuk berkontribusi bagi bangsa dan negara.

“Hari Ini, saudara-saudara kami wisuda dengan resmi dan sekaligus kami terima untuk menjadi anggita Ikatan Alumni Unima. Jagalah nama baik almamater, teruslah belajar dan jangan pernah berhenti berminpi dan berinovasi,” ujar Rektor.

Abdikanlah dirimu dengan penuh dedikasi dan tanggung jawab sehingga dapat visi strategis Unima yaitu Unima unggul, mandiri, kompetitif dan enterpreneurial.

Timothy Tangkau, mewakili para wisudawan diberika kesempatan untuk memberikan kesan dan pesan.

Dua dosen yang diterima kembali setelah menyelesaikan studi program doktor adalah Feibry Feronika Wiwenly Senduk dan Navie Oktaviandy Mangelep. (Afer)