Meimonews.com – Momen Seminar Nasional dan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) di Kota Malang, Selasa – Kpuluhan Dekan Fakultas Hukum (FH) Perguruan Tinggi Negeri (PTN) se-Indonesia termasuk Dekan FH Unsrat Emma VT Senewe mengeluarkan pernyataan sikap terkait unjuk rasa yang menyuarakan aspirasi masyarakat.

Aksi yang seharusnya menjadi bagian dari demokrasi ini, menurut mereka, sayangnya tercoreng oleh insiden tragis, termasuk jatuhnya korban jiwa dari warga sipil. Rentetan peristiwa ini memicu reaksi dan keprihatinan mendalam dari berbagai pihak, termasuk para akademisi.

Para akademisi ini menegaskan posisi kuat para akademisi hukum dalam mengawa denokrasi. Mereka sepakat menyikapi kondisi darurat yang terjadi dalam proses penyampaian pendapat di muka umum.

Ada enam pernyataan sikap tersebut. Pertama, mendukung kebebasan berpendapat di muka umum sebagai hak konstitusional yang harus dihormati, dilindungi, dan dipenuhi oleh negara. Kedua, menyampaikan keprihatinan dan duka mendalam atas jatuhnya korban dan kerugian akibat kerusuhan yang menyertai aksi massa.

Ketiga, mendesak aparat penegak hukum untuk memperbaiki proses penegakan hukum agar lebih proporsional, transparan, dan akuntabel. Ini termasuk mengevaluasi penangkapan aktivis dan membentuk tim pencari fakta untuk mengungkap kebenaran.

Keempat, mengapresiasi sivitas akademika dan masyarakat yang menyampaikan aspirasi secara damai dan mengedepankan persatuan.

Kelima, menuntut pemerintah untuk memperbaiki sistem hukum dan ketatanegaraan yang lebih berpihak pada rakyat, termasuk reformasi sistem perpajakan serta mengembalikan peran TNI dan Polri sesuai fungsinya.

Keenam, mendesak pejabat publik untuk mengembalikan marwah sebagai pelayan masyarakat dan mengimplementasikan aspirasi rakyat dalam setiap kebijakan. (FA)

Meimonews.com – Puluhan mahasiswa dan profesi kedokteran Fakultas Kedokteran (Faked) Unsrat Manado ikut dalam ajang Pemilihan Putra Putri Fakultas Kedokteran (PPFK) Tahun 2024.

Ajang pemilihan ini merupakan bagian dari jenis kegiatan lomba kesenian dalam rangka Dies Natalis ke-65 Faked Unsrat Manado yang dipimpin Dekan Faked Unsrat Prof. Dr. dr. Nova Hellen Kapantow, DAN, MSc, Sp.GK.

Selain lomba kesenian, ada pula sejumlah kegiatan yang diselenggarakan dalam rangka dies tahun ini yang diketuai dr. Mendy Hatibie, Sp.BP-RE (K), yang telah dibuka pelaksanaanya oleh Rektor Unsrat Manado Prof. Dr. Ir. Oktovian Bertu Alexander Sompie, M.Eng IPU Asean Eng.

Pemilihan PPFK ini, jelas Koordinator Bidang Kesenian Panitia Pelaksana Dies Natalis ke-65 Faked Unsrat Manado dr Rangga BV Rawung, Sp OT, Subsp COA (K) kepada Meimonews.com di ruang kerjanya RSUP Kandou, Selasa (7/5/2024) dilaksanakan dalam beberapa tahap.

“Pemilihan PPFK ini menerapkan beberapa tahap,” ujarnya di dampingi Sofani Rumimpunu, Sekretariat Panita seraya merincikan tahapan-tahapan tersebut.

Tahapan pertama, wawancara yang dilaksanakan Sabtu (27/4/2024) di gedung kuliah Podi Gigi, kemudian talent show PPFK Mahasiswa dan Eliminasi FGT di aula Faked Unsrat, Kleak, Selasa (7/5/2024), talent show PPFK Residen dan Eliminasi MV di aula Faked Unsrat, Kleak, Rabu (8/5/2024).

Setelah itu, saat Malam Kesenian di lapangan Basket Faked Malalayang, Jumat  (17/5/2024) diadakan penampilan perdana Faked Got Talent Kategori Supervisor bersamaan dengan Semifinal Medical Voice dan Semifinal Faked Got Talent.

Pada Malam Puncak Peringatan Dies di auditorium Unsrat, Selasa (28/5/2024) diadakan Pemilihan Putra Putri FK Unsrat Tahun 2024 bersamaan dengan Final Medical Voice, Final Faked Got Talent dan Penampilan Maskot Bagian dan Angkatan. (FA)