Meimonews.com – PT Bank SulutGo (BSG) kembali menunjukkan komitmen nyata dalam mendukung program Pengembangan Ekonomi Daerah yang digagas oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Hal ini dibuktikan melalui pelaksanaan penandatanganan Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) dan Perjanjian Kerja Sama (PKS) Pola Kemitraan Sektor Pertanian dan Perkebunan di Kantor Pusat Bank SulutGo, Kamis (3/9/2029).

Kegiatan strategis ini menandai babak baru sinergi antara perbankan daerah, pemerintah, dan sektor riil dalam mendongkrak kesejahteraan petani, khususnya melalui optimalisasi komoditas unggulan daerah di Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra).

Kegiatan penting ini dihadiri jajaran pimpinan tinggi dari berbagai instansi. Dari pihak Pemerintah Kabupaten Mitra hadir Bupati Mitra Ronald Kandoli, di dampingi Sekda David H. Lalandos serta Asisten 2 Bidang Perekonomian dan Pembangunan Phebe Judita Punuindoong, Kepala Dinas Pertanian Vecky Monigir,, dan Kepala BPKPD Halens R. Ole.

Dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Sulawesi Utara dan Gorontalo (Sulutgo) dihadiri Kepala OJK Robert HP Sianipar, Deputi Kepala OJK Budiman P. Siahaan, serta Manager Divisi PEPK dan LMS OJK Toar Kaesar Dotulung.

Dari Bank SulutGo hadir Direktur Utama Revino Maydi Pepah, Group Head Pemasaran Iskandar Modjo, beberapa pemimpin divisi terkait, serta Pemimpin BSG Cabang Ratahan Jeane Y. Arina.

Ruang lingkup kerjasama yang disepakati mencakup penandatanganan MoU tentang Pola Kemitraan Sektor Pertanian dan Perkebunan, serta penandatanganan PKS spesifik mengenai Pola Kemitraan Budidaya Tanaman Kelapa dan Pemasaran Kelapa beserta Hasil Olahannya.

Melalui skema kemitraan ini, Bank SulutGo siap memberikan dukungan pembiayaan dan penguatan ekosistem finansial bagi para petani, sementara pihak pemerintah daerah dan offtaker memastikan pendampingan budidaya serta kepastian pasar bagi hasil pertanian masyarakat.

Sinergi ini merupakan wujud nyata peran strategis Bank SulutGo sebagai ‘Torang Pe Bank’ yang senantiasa hadir menggerakkan perekonomian daerah, memperkuat ketahanan pangan, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Sulawesi Utara, khususnya di Kabupaten Minahasa Tenggara.

Dengan terlaksananya penandatanganan MoU dan PKS ini diharapkan sektor pertanian dan perkebunan di Minahasa Tenggara semakin berdaya saing tinggi, mandiri, serta memberikan dampak multiplier effect yang luas bagi pertumbuhan ekonomi regional. (elka)

Meimonews.com – PT Bank SulutGo (BSG) kembali menegaskan komitmen berkelanjutannya dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah, khususnya pada sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) perikanan.

Komitmen strategis ini diwujudkan melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dan Perjanjian Kerja Sama (PKS) terkait Pola Kemitraan Pembinaan Pelaku UMKM Perikanan di Kota Bitung, yang diadakan di Aula Lantai 4 Kantor Walikota Bitung, Jumat (26/6/2026).

Acara ini merupakan tindak lanjut dari inisiatif Program Pengembangan Ekonomi Daerah (PED) yang digagas oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Program ini bertujuan untuk mengoptimalkan potensi ekonomi daerah melalui sinergi nyata antara sektor riil dan sektor jasa keuangan, dengan fokus pada optimalisasi komoditas unggulan daerah seperti perikanan air tangkap di wilayah Indonesia Timur, khususnya Kota Bitung.

Melalui sinergi ini, BSG hadir mempermudah akses pembiayaan yang bersasaran bagi para nelayan lokal lewat produk unggulan KUR Bohusami Ba Soma, KUR Kecil Investasi, hingga Pinjaman Rekening Koran.

Tercatat, total penyaluran kredit khusus sektor perikanan air tangkap (nelayan) oleh BSG Cabang Bitung hingga tahun ini telah mencapai Rp 4.360.000.000,- (empat miliar tiga ratus enam puluh juta rupiah).

Acara penting ini dihadiri Walikota Bitung Hengky Honandar, Kepala OJK Sulutgo Robert HP Sianipar serta Direktur Operasional BSG Louisa J. Parengkuan.

Turut hadir mendampingi, Pemimpin Divisi Kredit Komersial BSG Jerry Tuuk, Branch Manager BSG Cabang Bitung James J. Lumintang, Sekretaris TPAKD Kota Bitung Karlintje L. Monareh, serta jajaran pejabat Pemkot Bitung dan OJK.

Dalam sambutannya, Direktur Operasional BSG menjelaskan, kerjasama ini merupakan perwujudan misi BSG sebagai engine of growth atau penggerak perekonomian daerah.

Melalui kolaborasi erat bersama OJK dan Pemerintah Kota Bitung, pembiayaan yang disalurkan diharapkan mampu memberikan dampak instan dalam meningkatkan produktivitas nelayan, memperkuat ekosistem usaha perikanan, serta mempercepat perputaran ekonomi di Kota Bitung.

Sebagai agenda inti, dilakukan penyerahan secara simbolis mockup plafon kredit kepada perwakilan debitur perikanan BSG Cabang Bitung yang diserahkan bersama-sama oleh Walikota Bitung, Kepala OJK, dan Direktur Operasional BSG:

Engel R Lumakeki menerima plafond kredit sebesar Rp 20.000.000,- melalui skema KUR Bohusami Ba Soma untuk usaha penangkapan ikan di Kelurahan Tandu Rusa.

Meydan Temp menerima plafond kredit sebesar Rp 25.000.000,- melalui skema KUR Bohusami Ba Soma untuk usaha penangkapan ikan di Kelurahan Girian. Susana Tindage menerima plafond kredit sebesar Rp 50.000.000,- melalui skema KUR Bohusami Ba Soma untuk usaha penangkapan ikan di Kelurahan Batu Putih Atas.

Raman Mamato menerima plafond kredit sebesar Rp 500.000.000,- melalui skema KUR Kecil Investasi. PT Anugrah Sejati Bersama (diwakili oleh Direktur Utama Christy Duakaju) menerima plafond kredit sebesar Rp 2.000.000.000,- melalui skema pinjaman rekening koran selaku mitra offtaker.

Selain penyerahan kepada debitur dan offtaker, PKS ini juga melibatkan pihak mitra penggerak lainnya, termasuk Owner PT Ramantha Kawanua Indonesia Margaretha Kakante serta perwakilan dari 5 kelompok nelayan tangkap di Kota Bitung.

Dalam sambutannya, Walikota Bitung memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada OJK dan Bank SulutGo atas kepedulian dan kontribusi nyata bagi kesejahteraan masyarakat pesisir di Kota Bitung.

Sinergi TPAKD ini diharapkan terus berkelanjutan demi menciptakan kemandirian ekonomi pelaku usaha daerah yang berdaya saing tinggi. (elka)