Meimonews.com – Kolaborasi Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulut dan Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga)/Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Sulut dalam program Genting (Gerakan Orang Tua Asuh Anak Stunting) sejumlah warga di Kelurahan Sindulang mendapat bantuan non nutrisi dan nutrisi, Selasa (18/3/2025).

Bantuan non nutrisi berupa pembuatan jamban diserahkan Kepala Kejati (Kajati) Sulut Andi Muhammad Taufik sebagai Orangtua Asuh Cegah Stunting kepada keluarga Fitria Mahmud yang mempunyai anak balita berumur 8 bulan.

Usai penyerahan bantuan non nutrisi tersebut, kegiatan dilanjutkan dengan penyaluran bantuan nutrisi berupa telur, makanan bergizi (nasi dengan lauknya, bubur, sup, susu).

Kepala Kemendukbangga/BKKBN Sulut Jeanny Yola Winokan saat menyerahkan bantuan nutrisi

Sasaran penerima bantuan adalah Baduta, ibu hamil dan ibu menyusui yang ada di Kelurahan Sindulang Kecamatan Tuminting.

Bantuan ini merupakan wujud nyata komitmen Kejati Sulut dalam upaya mewujudkan generasi bebas stunting lewat program Genting (Gerakan Orangtua Asuh Cegah Stunting) sebagai tindak lanjut MoU dengan Kemendukbangga/BKKBN Sulut, belum lama ini.

Saat penyerahan bantuan Kajati di dampingi Kepala Kemendukbangga/BKKBN Sulut Jeanny Yola Winokan, Sekretaris Lady D Ante, dan jajaran, Kepala Stasiun LPP RRI Manado Nandang Supriadi, serta Ketua Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Sulut Masye Tokalese.

Turut hadir Moody Monareh (mewakili Kadis PPKB Kota Manado), Camat Tuminting Hence E. Patimbano, Lurah Sindulang Satu Maria Howan, PLKB/PPPK, TPK serta kader KB.

Melalui kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kepedulian dan peranserta masyarakat, para pemangku kepentingan, pihak swasta, LSM dan lainnya dalam pencegahan stunting agar terwujudnya anak-anak menjadi generasi yang sehat, cerdas, kuat dan bebas stunting. (elka)

Meimonews.com – Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulut memberikan respons positif terhadap Program Genting (Gerakan Orangtua Asuh Cegah Stunting) Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga)/Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana (BKKBN).

Respons positif tersebut terungkap saat Kepala Kemendukbangga/BKKBN Perwakilan Sulut Jeanny Yola Winokan di dampingi Lady D. Ante (Sekretaris) dan Tim berkunjung ke Kejati Sulut, Kamis (6/2/2025).

Winokan dan tim diterima Kajati Sulut Andi Mohammad Taufik di ruang kerjanya, yang di dampingi Wakil Kajati Transiswara Adhi, Kepala Bagian Tata Usaha Sterry Fendy Andi, Asisten Perdata dan Tata Usaha Negara Frenkie Son.

Kunjungan Winokan terkait dengan belum lama ini ia dipercayakan sebagai Kepala Perwakilan Kemendukbangga/BKKBN Sulut serta memperkenalkan program nasional Genting serta memohon dukungan dan kerjasama untuk pelaksanaannya di daerah ini.

Kajati memberikan apresiasi atas kunjungan ini dan merespons serta sangat mendukung pelaksanaannya dalam rangka menurunkan angka stunting.

Kajati langsung menindaklanjuti dukungan terhadap program Genting dengan menugaskan KTU dan Asisten Perdata dan Tata Usaha untuk segera menyiapkan data dan membuat MoU (memorandum of Understanding) sebelum tanggal 20 Februari 2025 sudah siap.

Kajati juga mengusulkan untuk program Genting ini dapat disosialisasikan pada kegiatan Rakorda Ikatan Adhyaksa Dharmakarini Wilayah Sulut. (elka)

Meimonews.com – Kepala Kemendukbangga/BKKBN Sulut Jeanny Yola Winokan di dampingi Sekretaris Lady D Ante dan Ketua Tim Kerja Advokasi KIE Umum dan Humas Ferro RI Ratu mengadakan pertemuan dengan Kepala Bappeda Sulut Elvira M. Katuuk, Senin (3/2/2025).

Tim Kemendukbangga/BKKBN Sulut diterima Katuuk di ruang kerjanya dan di dampingi Staf Beppeda Sulit Ciko J. Wauran.

Selain momen berkenalan karena belum lama dilantik sebagai Kepala Kemendukbangga/BKKBN Sulut menggantikan Diano Tino Tandaju (sekarang Kepala Kemendukbangga/BKKBN Gorontalo), kunjungan Winokan ini dimaksuskan untuk membangun kemitraan dan mengkondisikan pimpinan Provinsi Sulut mendukung pelaksanaan program GENTING di Kabupaten/Kota.

Program GENTING (Gerakan Orangtua Asuh Cegah Stunting) adalah program yang bertujuan untuk mencegah stunting pada anak sejak 1.000 hari pertama kehidupan (HPK). Program ini merupakan bagian dari upaya percepatan penurunan stunting di Indonesia.

Dalam pertemuan penuh keakraban itu, Winokan memohon dukungan dan bimbingan dari Kepala Bappeda Sulut dalam menjalin kerjasama dan berkolaborasi.

Bappeda Sulut dan Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN, menurutnya, harus membuat kalender kerja bersama dalam pelaksanaan program GENTING dan pengelolaan BOKB.

“Keberhasilan program membutuhkan dukungan pemerintah Kabupaten/Kota dengan adanya penegasan dari masing masing instansi,” sebutnya,

Kepala Bappeda Sulut menyampaikan informasi bahwa ada tencana kerja Pemerintah Provinsi yang akan melaksanakan pertemuan dengan semua balai vertikal seperti Kemendukbangga/BKKBN yang punya Balai Penyuluh KB di Kabupaten/Kota terkait pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (PMBG). (elka)

Meimonews.com – Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Sulut menargetkan jumlah anak stunting yang mendapat bantuan lewat program Bapak Asuh Anak Stunting (BAAS) terus bertambah.

“Kalau pada tahun 2023 dan tahun 2024 sekitar 1900-an orang yang sudah mendapat bantuan maka pada tahun 2025 ditargetkan akan mencapai 2000-an orang,” ujar Kepala BKKBN Sulut Diano Tino Tandaju kepada Meimonews.com di ruang kerjanya, Jumat (10/1/2025).

Program BAAS ini, sebutnya, akan disinergitaskan/digabung dengan program nasional BKKBN RI yakni Genting (Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting).

Karena Genting merupakan program nasional yang telah dicanangkan sehingga perlu dilaksanakan di daerah ini. “Maka kami akan melaksanakan program Genting bersinergi/digabung dengan program BAAS yang sudeh lama kami laksanakan,” tandasnya.

BKKBN Sulut, sebutnya, berterima kasih kepada Pemerintah Provinsi Sulut, Pemerintah Kabupaten/Kota se-Sulut dan pihak lain termasuk Bank SulutGo di bawah kepemimpinan Revino A. Pepah (Direktur Utama) yang telah membantu/bekerjasama dalam program BAAS di daerah ini.

Tak lupa pula, Tandaju berterima kasih kepada staf dan jajarannya yang telah membantu dalam pelaksanaan program ini.

Tandaju berharap kerjasama seperti ini terus berlangsung di tahun ini dan tahun-tahun mendatang. (elka)

Meimonews,com – Menjadi suatu kehormatan bagi Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Sulawesi Utara karena pimpinannya bisa diterima bertatapmuka dengan Menteri dan Wakil Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Dukbangga), yang belum lama ini dilantik.

Kepala BKKBN Sulut Diano Tino Tandaju diterima Menteri Kependudukan dan Keluarga Berencana/Kepala BKKBN-RI Wihaji dan Wakil Menteri/Wakil Kepala BKKBN-RI Ratu Ayu Isyana Bagoes Oka di ruang kerja Menteri, Jumat (28/11/2024).

Dalam tatap muka tersebut, Menteri meminta kepada Kepala Perwakilan untuk menyukseskan program Gerakan Orang tua Asuh Atasi Stunting (GENTING) yang merupakan program unggulan baru dari Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga)/BKKBN.

Program GENTING ini rencanannya akan di Launching pada tanggal 5 Desember 2024 serentak seluruh Indonesia.

Tandaju langsung merepons positif permintaan tersebut dan menyatakan kesiapan BKKBN Sulut dan jajaran untuk menindaklanjutinya, apalagi program unggulan tersebut sejalan program BAAS di daerah ini. (elka)