Meimonews.com – Ketua KWI Kardinal Ignatius Suharyo Hardjoatmodjo di dampingi Moderator ISKA Pusat Romo Antonius Widyarsono SJ dan Dosen Teologi Dogmatik Sekolah Tinggi Filsafat (STF) Driyarkara Romo Andreas B. Atawolo OFM memimpin Misa Pengukuhan PP ISKA Masa Bakti Tahun 2022-2027 di Hotel Santika Premiere, Slipi, Minggu (31/7/2022).

Dalam homilinya, Kardinal Suharyo menekankan pentingnya membangun watak peduli dan mengajak ISKA untuk terus mengembangkan watak bangsa Indonesia.

Mengucapkan kata peduli, sebut Mgr. Suharyo, tentu gampang. Tetapi kita juga boleh yakin bahwa peduli dan mengembangkan watak peduli membutuhkan kajian sosial dan budaya.

“Bahwa akhirnya, saya berani mengatakan, untuk membangun masyarakat yang peduli satu sama lain membutuhkan keputusan politik. Itulah yang bapak dan ibu hadapi dalam tugas pelayanan dalam ISKA,” ujar Uskup Agung Jakarta itu.

Usai misa, Ketua baru PP (Pengurus Pusat) Ikatan Sarjana Katolik (SKA) Luky A. Yusgiantoro. menyampaikan sambutan di mana ia menggarisbawahi empat poin penting yakni sikap menjunjung martabat manusia dan kesetaraan, organisasi yang terbuka untuk dialog dan dinamika kehidupan berbangsa, prinsip melayani, dan senantiasa menjadi inspirasi dan harapan bagi negara dan Gereja.

“Kami menunjukkan sebagai sebuah organisasi inklusif di lingkungan internal Katolik dan menjadi organisasi yang semakin berjejaring dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Kader ISKA harus mampu menjadi agent of change dan mampu dalam menunjukkan sikap-sikap menjunjung martabat manusia dan kesetaraan dalam keseharian di lingkungan masing-masing,” ujarnya.

Terkait tahun politik 2024, ia berharap ISKA harus tetap berdiri sebagai organisasi intelektual yang bebas dari kepentingan politik praktis.

Setiap kader ISKA diundang untuk selalu berdiri sama tinggi dalam hal proses tersebut dan tetap menjunjung proses politik yang bermartabat. “Kader ISKA yang menduduki posisi atau jabatan di badan eksekutif, legislatif dan yudikatif, akan mengedepankan prinsip melayani (servant leadership) dan mengedepankan,” ujarnya.

Ia berharap, ISKA yang sudah berusia 64 tahun dan memiliki lebih dari 150 Dewan Pengurus Cabang (DPC) di seluruh Indonesia, dapat bekerja sama dengan baik untuk mewujudkan tujuan dan cita-cita bangsa.

ISKA, menurutnya, siap berkordinasi, berkolaborasi dan komunikasi dengan semua lapisan, golongan dan seluruh elemen masyarakat agar dapat mewujudkan tujuan dan cita-cita bangsa.

“Semoga ke depan kita dapat sama-sama saling mendukung satu sama lain agar ISKA menjadi salah satu pelopor dalam menjaga keutuhan bangsa dan negara,” harapnya.

Ketua PP ISKA periode 2017-2022 Vincentius Hargo Mandirahardjo, dalam sambutannya mengatakan, ISKA sebagai rumah bersama bagi sarjana dan cendekiawan Katolik Indonesia, memegang teguh rasa kebangsaan dan ke-Indonesia-an serta spirit intelektual dan iman Katolik menjadi perutusan ISKA dalam kehidupan berbangsa dan bernegara dengan terus membangun solidaritas tanpa sekat, merawat komitmen kebangsaan dan menjunjung martabat kemanusiaan dan kesetaraan.

“Keterpanggilan kita dalam organisasi sebenarnya adalah keterpanggilan kita untuk melayani Gereja dan negara dengan berbagai potensi intelektual dan profesi yang kita miliki masing-masing,. Kita semua sebagai warga bangsa patut menjaga dan merawat kebhinekaan yang merupakan wujud bangsa Indonesia. Keberagaman ini harus dirawat dan dijaga di tengah-tengah menguatnya,” ujar Hargo.

Dalam rangkaian acara pengukuhan, diadakan orasi ilmiah yang dibawakan Menkopolhukam Mahfud MD.

Dalam orasi kebangsaannya, ia menekankan peran penting PP ISKA dalam menggerakkan kehidupan berbangsa dan bernegara.

“Kita semua berharap para sarjana yang telah mengenyam pendidikan tinggi, khususnya yang tergabung dalam ISKA yang baru saja dilantik, bisa (dan) mampu menjadi lokomotif yang menggerakkan kehidupan berbangsa dan bernegara yang menjunjung tinggi martabat kemanusiaan dan kesetaraan,” ujarnya.

Menurutnya, perjuangan untuk mewujudkan kesejahteraan tidak pernah usai. Untuk itu, seluruh komponen bangsa memiliki tugas untuk membangun kesejahteraan.

Hadir pada pengukuhan PP ISKA ini PP ISKA selama empat dekade terakhir dan sejumlah pemimpin organisasi massa Katolik serta beberapa cendekiawan dari agama Islam, Protestan dan Hindu, para profesional, akademisi, pelaku bisnis dan pejabat lembaga negara terkait.

Ketua Panitia Pengukuhan Prasetyo Nurhardjanto menjelaskan, para anggota Dewan Pakar, Dewan Penasihat dan Dewan Kehormatan turut mendampingi pengukuhan PP ISKA 2022-2026 ini sekaligus meresmikan hasil Musyawarah Nasional ISKA 2022 yang diselenggarakan di Denpasar Bali, Mei 2022.

PP ISKA yang baru terdiri dari Dewan Kehormatan yakni Mgr. Ignatius Suharyo Harjoatmodjo, Mgr. V. Sensi Potokota, Johnny G. Plate, Purnomo Yusgiantoro, Ignasius Jonan, Michael Utama, Titus Sarijanto, Gories Merebdan Djoko Wiyono; Dewan Pakar dengan Ketua Hendrik H. Sitompul dan beberapa anggota; Dewan Penasehat yang diketuai V. Hargo Mandirahardjo dengan beberapa anggota di antaranya Muliawan Margadana, Hermawi Taslim dan Paulus Januar; Moderator Pastor Antonius Widyarsono, S.J.

Ketua Presidium Luky A. Yusgiantoro, Presidium Politik dan Hubungan Antar Lembaga Joanes Joko., Presidium Dialog Hubungan Antar Agama dan Kepercayaan M.M. Restu Hapsari, Presidium Pendidikan dan Budaya Ririt Yuniar, Presidium Kebijakan Publik dan Pemerintahan Daniel Tonapa Masiku, Presidium Komunikasi Publik dan Media Asni Ovier Dengen Paluin, Presidium Hukum dan Hak Asasi Manusia Sandra Nangoy.

Presidium Perekonomian dan Pariwisata Nugroho Agung Wijoyo, Presidium Hubungan Luar Negeri Hermien Y. Kleden, Presidium Teknologi Informasi, Inovasi dan SDM Prasetyo Nurhardjanto, Presidium Kemaritiman, Energi dan Infrastruktur Protasius Lamsa Hasudungan Siboro, Presidium Riset dan Pengabdian Masyarakat Stefanus Rengkuan, Presidium Lingkungan Hidup dan Kesehatan Masyarakat Silverius Oscar Unggul, Presidium Sosial Kemasyarakatan dan Pertahanan Keamanan Yohanes Herry.

Sekretaris Jenderal CH. Arie Sulistiono, Wakil Sekretaris Jenderal Ferlansius Pangalila, Wakil Sekretaris Jenderal Fredi Tulis, Wakil Sekretaris Jenderal Pinkan Serfien, Wakil Sekteraris Jenderal: Fernando Situmorang

Bendahara Umum Gomas Harun, Wakil Bendahara Yohanes Ardian, Wakil Bendahara Ardy Susanto, Wakil Bendahara Michelle Wondal

Kepengurusan ini dilengkapi departemen-departemen yakni Politik dan Hubungan Antar Lembaga; Dialog Hubungan Antar Agama dan Lembaga; Pendidikan dan Budaya; Kebijakan Publik dan Pemerintahan; Komunikasi Publik dan Media; Hukum dan Hak Asasi Manusia; Perekonomian dan Pariwisata. (elka)