Meimonews.com – Guna meningkatkan sinergitas TNI dan Polri, Koramil 1309-03 Karombasan serta Polsek Wanea dan Polsek Malalayang mengadakan Apel Gabungan di Makoramil Karombasan, Jumat (2/12/2022)

Bertindak sebagai pemimpin apel adalah Danramil 1309-03 Karombasan Mayor Inf. Paustinus Fransiskus Dahua, Kapolsek Wanea Kompol Arie Nayoan, dan Kapolsek Malalayang AKP Tandisiau.

Saat apel yang diikuti 10 personil dari Koramil dan 25 personil dari dua Polsek tersebut, kedua pimpinan institusi TNI-Polri tingkat Koramil dan Polsek itu, secara bergantian memberikan arahan kepada personil gabungan.

Turut hadir, Wakapolsek Wanea Kompol W. Yohanes, Wakapolsek Malalayang Iptu Nolly Tinda, Panit Binmas Polsek Wanea Iptu Jokie Makarau, Kanit Samapta Polsek Wanea Iptu Alfrits Karompis, Kanit Lantas Polsek Malalayang Iptu Rudi Walangitan, Kanit Provos Polsek Malalayang Aiptu Tommy Mende, Kanit Provos Polsek Wanea Aiptu N. Tampilang.

Usai apel yang dimaksudkan untuk memantapkan sinergitas sehari personil TNI dan Polri dalam tugas sehari-hari tersebut dilanjutkan dengan Coffee Break Bersama.

Mayor Inf. Dahua dalam arahannya berharap Koramil 03 Karombasan yang meliputi Kecamatan Wanea, Sario, Malalayang  (yang akrab disebut juga Koramil WSM) serta Polsek Wanea dan Polsek Malalayang tetap solid dalam rangka menciptakan kondisi aman nyaman terlebih dalam menghadapi Natal dan Tahun Baru,

Selain itu, Koramil – Polsek bergandengan tangan setiap malam minggu melaksanakan Patroli Gabungan;, Babinsa dan Babinkamtibmas selalu kompak dan selalu berada di tengah- tengah masyarakat serta siap membantu kesulitan rakyat.

Mantan Kasi Ops Kodim 1309/Manado ini berharap agar personil kedua institusi ini juga selalu saling memberikan informasi jika ada gejolak di wilayah  “Koramil 1309-03 WSM siap bantu 1 x 24 jam,” tandasnya. (AF)

Meimonews.com – Guna memantau situasi kamtibmas di wilayah hukum Polresta Manado dan mencegah terjadinya antrian kendaraan terkait adanya wacana kenaikan harga BBM (Bahan bakar Minyak), Bhabinkamtibmas Polsek Malalayang melaksanakan kegiatan sambang di SPBU, Jumat (2/9/2022).

Patroli sambang kewilayahan merupakan kegiatan rutin guna memantau perkembangan situasi kamtibmas (keamanan dan ketertiban masyarakat) di wilayahnya, terkait adanya wacana kenaikan harga BBM.

Pada kesempatan tersebut Bhabinkamtibmas Polsek Malalayang juga memberikan imbauan kepada para konsumen untuk tertib dalam mengantri dan menghimbau karyawan pengisi BBM untuk tidak melayani pembeli dengan menggunakan jerigen karena hal tersebut melanggar aturan.

Kapolresta Manado Kombes Pol Julianto P. Sirait, SH, SIK menyampaikan terimakasih kepada seluruh jajaran yang sudah aktif memberikan pelayanan kepada masyarakat,

“Tingkatkan patroli dan sambang kewilayahan guna menjalin kemitraan dengan warga, yang ada di wilayah hukum Polresta Manado untuk menciptakan kondusifitas kamtibmas, terkait adanya wacana kenaikan harga BBM,” ujar Kombes Sirait.

Dimintakan pula agar tingkatkan patroli sambang ke SPBU untuk memberikan rasa aman dan nyaman sekaligus wujud Polri hadir di tengah masyarakat. (af)

Meimonews.com – Usai melakukan senam dan menghadiri kegiatan HUT ke-88 GMIM Bersinode di Kawasan Megamas, Walikota Manado Andrei Angouw mengunjungi Kompleks Kantor Camat Malalayang dan Polsek Malalayang, Kamis (1/9/2022).

Di lokasi Kecamatan Malalayang ini, Walikota di dampingi Camat Malalayang Royke Kalalo, Lurah dan Ketua-ketua Lingkungan melihat sistem pengumpulan sampah yang ada di Stasiun Peralihan Antara (SPA).

Kepada Camat, Lurah dan Ketua Lingkungan, orang nomor satu di Ibukota Provinsi Sulut ini menegaskan, pemetaan pengumpulan sampah yang harus dilakukan.

Walikota berharap agar proses dan mekanisme pengumpulan sampah ini dapat berlangsung cepat. Artinya, truk dan motor sampah tidak haeus lama-lama di SPA ini supaya tidak menjadi pemandangan yang kurang menarik karena seolah-olah sampah terbiarkan di pinggir jalan.

Analisa lapangan memperkirakan, di setiap SPA terdapat kurang lebih 5 kendaraan motor sampah. Menurut Walikota, pengaturan jam juga sangat penting ketika bertemu di SPA baik oleh motor sampah maupun truk pengangkut sampah.

“Rute, jalur dan alur motor sampah harus diketahui supaya alur ini menjadi kebiasaan setiap hari bahwa proses pengumpulan sampah akan terintegrasi lewat sistem yang sudah dibuat dan dibiasakan,” tegas Walikota.

Bagi mantan Ketua DPRD Sulut ini,  hal tersebut harus dievaluasi setiap hari agar formatnya menjadi jelas untuk dijadikan patokan pengumpulan sampah setiap hari.

“Harus diatur, jam berapa truk masuk, jam berapa motor sampah kumpul atau bawa sampah di SPA. SPÀ ini tidak harus paten tempatnya sehingga titiknya fleksibel bisa bergeser sesuai dengan volume sampah yang tersedia di setiap lokasi yang saja berbeda-beda,” tandas Walikota. (lk)