Meimonews.com – Direktur Utama RSUP Prof. Dr. RD Kandou Manado Starry Homenta Rampengan mendampingi Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) RI Benyamin Paulus Octavianus saat melakukan kunjungan kerja (kunker) di dua lokasi di Manado, Selasa (7/4/2026).

Setelah menyambut kedatangan Wamenkes RI dan rombongan di Bandara Sam Ratulangi, Dirut RSUP Kandou lanjut mendampingi Wamenkes saat melakukan rangkai agenda kerja di daerah ini.

Lokasi yang pertama didatangi adalah Universitas Katolik De La Salle Manado (UKDLSM) yang dipimpin RP Gregorius Hertanto Dwi Wibowo.

Di kampus ini, Wamenkes RI membahas persiapan pembukaan Fakultas Kedokteran (Faked) UKDLSM sebagai upaya penguatan sumber daya manusia di bidang kesehatan di wilayah Sulawesi Utara.

Selanjutnya, Wamenkes melanjutkan agenda kunjungan ke Polda Sulawesi Utara untuk menghadiri kegiatan pelayanan kesehatan berupa pengobatan gratis bagi masyarakat.

Kunjungan kerja ini menjadi bagian dari upaya pemerintah pusat dalam memperkuat layanan kesehatan serta pengembangan pendidikan kedokteran di daerah. (“/Fer)

Meimonews.com – Polda Sulawesi Utara menyambut dengan sukacita dengan kehadiran Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak dan Pemberantasan Perdagangan Orang (Ditserse PPA dan PPO) yang telah dilaunching oleh Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo secara nasional dari Mabes Polri dan diikuti Polda seluruh Indonesia secara zoom, Rabu (21/1/2026).

“Pembentukan Direktorat yang baru, ini merupakan sejarah baru termasuk di Polda Sulut,” ujar Wakil Kapolda Sulut Brigjen Pol. Awi!Setiyono kepada wartawan seusai acara Launching Direktorat Reserse PPA dan PPO oleh Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo.

Diketahui, sebelumnya, Direktorat yang ada di Polda Sulut terdiri dari Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum), Direktorat Reserse Narkotka dan Psikotropika (Ditresnarkoba) dan Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus).

Kantor Direserse PPA dan PPO Polda Sulut

Pembentukan direktorat baru Ini juga menurut Wakapolda, merupakan hal yang positif untuk pembinaan karier khususnya di kepolisian termasuk Polda Sulut. Karena ada promosi (personil), yang sebagaimana pula arahan Kapolri mengedepankan gender.

“Kemajuan kita juga menjadi penyemangat baru karena job Kombes. Ke depan ada promosi-promosi jabatan,” ujarnya di dampingi Direskrimum Polda Sulut Kombes Pol. Suryadi, Kasubdit AKBP Paulus Palamba dan Kasubbid Penmas AKBP Peter Gosal.

Terkait kinerja, disebutkan, kalau dulu Subdit IV Renata dari Ditreakrimum kemudian pecah menjadi Ditreserse PPA dan PPO. Tentunya, ini menjadi tantangan tersendiri bagi teman-teman yang nota bene, dulunya cuma Subdit, sekarang telah menjadi Direktorat.

Dijelaskan, ke depan, laporan-laporan sebagaimana disampaikan Kapolri, mulai dari penanganan kekerasan terhadap anak, kekerasan terhadap perempuan, kelompok rentan, kasus-kasus pelecehan seksual termasuk IT perempuan dan anak, semuanya itu ditangani Ditres PPA dan PPO. “Tidak lupa juga kasus perdagangan orang,” ujarnya.

Di dalam Direktorat ini ada tiga Subdit. Ada peran dan tugas masing-masing untuk mengoptimalkan tugas pelayanan.

Dengan adanya direktorat ini, masyarakat bisa jera dan tidak lagi melakukan tindakan kekerasan terhadap anak dan perempuan serta perdagangan orang.

Terkait dengan sarana seperti ruangan bagi pelaku perempuan, ini menjadi tantangan tersendiri. “Ke depan akan disiapkan sarana dan prasarananya termasuk ruang tahanan,” ujarnya. (AF)

Meimonews.com – Polda Sulut menggelar Rilis Akhir Tahun 2025 di aula Tri Brata Mapolda Sulut yang dipimpin Irwasda Polda Sulut Kombes Pol Amin Litarso di dampingi Kabid Humas Kombes Pol Alamsyah Parulian Hasibuan dan dihadiri Pejabat Utama Polda Sulut dan puluhan wartawan, Rabu (31/12/2025).

Sejumlah keberhasilan yang dicapai Polda Sulut dan jajaran dipaparkan Irwasda mewakili Kapolda Sulut Irjen Pol. Roycke Harry Langie. Selain itu, beberapa hal kedepan akan terus diupayakan termasuk memperbaiki diri, sehingga pelaksanaan tugas polri dapat semakin profesional dalam melayani, mengayomi dan melindungi masyarakat.

“Kami mohon dukungan, pengawasan saran dan kritik dari seluruh masyarakat Sulawesi Utara agar komitmen ini dapat selalu kami pegang teguh sehingga Polda Sulut betul-betul mampu melaksanakan tugasnya dengan baik,” ujar Irwasda.

Irwasda memaparkan pelaksanaan tugas dan sejumlah keberhasilan Polda Sulut dan jajaran selama tahun 2025, dengan personil Polda da jajaran sebanyak 9268 orang atau 48,01 persen dari DSP 19.304, yang tersebar, dimana terdapat kekurangan 10.036 personil.

Data pelanggaran personil Polda Sulut dan jajaran tahun 2025 sebanyak 307 pelanggaran (terdiri dari pelanggaran disiplin 167 dan kode etik 140).

“Terjadi peningkatan pelanggaran sebanyak 54 pelanggaran atau 21% dari tahun sebelumnya. Dan jumlah personel yang di-PTDH tahun 2025 sebanyak 12 orang, jumlah personel pemberhentian dengan hormat (PDH) sebanyak 4 orang dan jumlah personel yang meninggal dunia sebanyak 32 orang,” jelasnya.

Pengaduan masyarakat (Dumas) yang masuk ke Polda Sulut dan jajaran selama tahun 2025 sebanyak 202, dengan rincian Dumas langsung 154 dan aplikasi Dumas Presisi 48. semua pengaduan masyarakat sudah dijawab, penyelesaian 100 persen..

Penanganan kasus oleh Ditreskrimsus dan polres/ta jajaran di sepanjang tahun 2024 sebanyak 389 kasus (Polda 88 dan Polres/ta 301). Sedangkan penyelesaian kasus sebanyak 174 (Polda 67 dan Polres/ta 107) atau 47,15 persen.

Tahun 2025 penanganan kasus sebanyak 596 (Polda 134 dan Polres/ta 462), sedangkan penyelesaian kasusnya sebanyak 378 (Polda 156 dan Polres/ta 222) atau 36,5 persen.

“Terjadi peningkatan total jumlah kasus dari tahun 2024 sebanyak 207 kasus menjadi 596 kasus pada tahun 2025 atau naik 53,21 persen,” ujarnya.

Kasus korupsi di tahun 2025, total kasus 30 (Polda 12 dan Polres/ta 18), penyelesaian kasus 13 (Polda 8 dan Polres/ta 5) atau 43,33 persen dan total uang negara yang diselamatkan Rp. 4.200.596.360.

Penanganan kasus oleh Diteskrimum Polda Sulut dan jajaran selama tahun 2024 sebanyak 8672 kasus dengan penyelesaian kasus sebanyak 4785 kasus atau 55,1 persen. sedangkan tahun 2025 penanganan kasus sebanyak 8407 kasus dengan penyelesaian sebanyak 4987 kasus atau 59,4 persen. Terjadi penurunan jumlah kasus di tahun 2025 dibandingkan tahun 2024 sebanyak 265 kasus atau 3,05 persen.

Adapun kasus yang paling sering terjadi di wilayah hukum Polda Sulut di tahun 2025 adalah penganiayaan biasa 2560 kasus, pencurian biasa 730 kasus, pengeroyokan 623 kasus, penipuan 489 kasus.

Untuk perkara tindak pidana yang diselesaikan secara restorative justice di tahun 2024 sebanyak 1989 perkara, sedangkan di tahun 2025 sebanyak 2003 perkara. Terjadi trend kenaikan perkara sebesar 14 perkara atau 0,7 persen.

Penanganan kasus narkoba tahun 2025 sebanyak 208 kasus dengan penyelesaian sebanyak 166 kasus atau 79,8 persen dengan jumlah tersangka 254 orang. terjadi tren penurunan jumlah kasus dari tahun 2024 ke tahun 2025 sebesar 10,7 persen dan penurunan jumlah tersangka sebesar 5,2 persen.

Adapun rincian jumlah kasus narkoba tahun 2025 yaitu narkotika 105 kasus, psikotropika 8 kasus, obat 79 kasus dan bahan berbahaya 17 kasus. sedangkan barang bukti yang didapatkan yaitu sabu 1.061,16 gram, ganja 636 gram, psiko 1.431 butir, obat keras 82.158 butir dan miras 7.835 liter.

Kecelakaan lalu lintas yang terjadi sepanjang tahun 2025 sebanyak 2393 kejadian, dengan jumlah md 290 orang, luka berat 334 orang dan luka ringan 3176 orang. jumlah kecelakaan turun 298 kasus atau 11,07 persen dari tahun 2024, jumlah meninggal dunia turun 55 atau 15,9 persen, jumlah luka berat turun 47 atau 12,33 persen dan jumlah luka ringan turun 345 atau 9,79 persen dari tahun sebelumnya.

Jumlah pelanggaran tahun 2025 sebanyak 33.297 kasus, terjadi kenaikan sebanyak 1.107 kasus dari tahun sebelumnya 32.190 atau 3.43 persen.

Selama tahun 2025, Polda Sulut dan jajaran telah melakukan pengamanan berbagai kegiatan masyarakat di Sulut yang berjalan dengan baik dan lancar antara lain, pengamanan Paskah dan kegiatan keagamaan lainnya, TIFF Tomohon, Festival Bunaken, Festival Selat Lembeh, NSIC 2025, Porprov XII Sulut, penanganan konflik sosial, pengamanan natal dan tahun baru maupun turut serta dalam penanggulangan bencana yang terjadi.

Polda Sulut dan jajaran juga turut menyukseskan program Presiden RI Prabowo Subianto di bidang ketahanan pangan, gerakan pangan murah dan makanan bergizi gratis (MBG).

Dalam gerakan pangan murah (GPM) untuk menjaga stabilisasi pasokan dan harga pangan (SPHP), Polda Sulut sejak 8 Agustus 2025 hingga 15 Desember 2025 telah melakukan penjualan beras sebanyak 2.905.635 kg atau 2.905 ton kepada masyarakat. Dan hasil anev menunjukan bahwa Polda Sulut meraih rangking 2 dalam gerakan pangan murah di Indonesia.

Sementara itu untuk menunjang ketahanan pangan, Polda Sulut dan jajaran telah melakukan penanaman jagung dengan hasil produksi jagung hingga saat ini sebanyak 183,44 ton yang dijual ke Bulog.

Dalam mendukung program MBG, Polda Sulut telah melakukan pembangunan satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG) sebanyak 1 SPPG, yakni SPPG SPN Polda Sulut yang sudah beroperasi dan mampu melayani sebanyak 8697 siswa. sementara itu untuk 14 SPPG di jajaran masih dalam tahapan persiapan.

Polda Sulut dan jajaran selama tahun 2025 telah menerima sejumlah penghargaan, baik institusi maupun perorangan antara lain Penghargaan dari Korlantas dan Jasa Raharaj di bidang Samsat; Penghargaan dari Aslog Kapolri kategori penginputan aplikasi sistem pengadaan barang dan jasa.

Juara III penginputan data dan penyusunan Peraturan Kapolda; Penghargaan dari Dirjen Hubla kepada Korwas PPNS Ditreskrimsus terkait sinergi penegakan hukum; BLU kinerja keuangan terbaik dari Kementerian Keuangan.

Rumah Sakit Bhayangkari raih RS kelas c terbaik dan faskes berkomitmen peringkat pertama pelayanan kesehatan program JKN dari BPJS Kesehatan; Poliklinik Polda Sulut raih penghargaan komitmen FKTP dalam implementasi integrasi p-care, integrasi antrian online dan implementasi i-care dari BPJS Kesehatan.

Juara III lomba sistem pengolahan informasi terpadu (SPIT) Humas Polri; Penghargaan dari KPPN kepada Satker Yanma dan Bidkeu predikat penyampaian LPJ terbaik; Penghargaan dari KPPN kepada Polresta Manado, Polres Tomohon, Polres Minahasa, Polres Minut, Polres Kepl Sangihe, Polres Boltim, dan Polres Bolsel atas pengelolaan keuangan terbaik.

Lima Satwil yaitu Polresta Manado, Polres Bolmong Utara, Polres Minahasa Selatan, Polres Bitung dan Polres Tomohon menerima penghargaan sebagai unit pelayanan publik hasil pemantauan dan evaluasi kinerja penyelenggaraan pelayanan publik (PEKPPP) mandiri tingkat Polri kategori pelayanan prima dari Kapolri.

Brigadir Regina Moningka, personel Polwan Brimob Polda Sulawesi Utara (Sulut) berhasil menyabet juara 3 kategori perorangan ajang Polwan Anniversary Shooting Championship dan Srikandi Brimob Challenge 2025. Kasi Keu Polres Tomohon Iptu Jodie Ferdinand Kairupan menerima penghargaan hoegeng corner sebagai polisi berdedikasi.

“Kedepan kami akan terus berupaya memperbaiki diri, sehingga pelaksanaan tugas polri dapat semakin profesional dalam melayani, mengayomi dan melindungi masyarakat,” ujar Irwasda. (Lexie)

Meimonews.com – Personil gabungan Polda Sulut dari Ditsamapta, Satbrimob dan Ditreskrimum telah diturunkan untuk membantu Polres Minahasa Tenggara (Mitra) dalam menangani perkelahian antarkelompok dua desa yang terjadi di wilayah Kabupaten Minahasa Tenggara, Minggu (30/11/2025) sekitar pukul 01.35 Wita.

Berdasarkan informasi yang ada, diduga kejadian tersebut dipicu karena pengaruh minuman beralkohol.

Bermula ketika kelompok anak-anak muda membuat keributan di desa lain dengan cara berteriak-teriak hingga warga dan anak-anak muda desa setempat terpancing, kemudian melakukan pengejaran dan sempat terjadi aksi saling lempar batu.

Kabid Humas Polda Sulut Kombes Pol. Alamsyah Parulian Hasibuan menjelaskan, Polda Sulut sudah menurunkan personil gabungan untuk meredam kejadian tersebut.

“Sudah diturunkan personil gabungan Ditsamapta, Satbrimob, dan Ditreskrimum Polda Sulut di lokasi kejadian untuk membantu Polres Minahasa Tenggara dan jajaran dalam meredam sekaligus menangani kejadian tersebut,” ujarnya, Minggu (30/11/2025) sore.

Situasi hingga Minggu sore, sebutnya, sudah kondusif namun pihak kepolisian tetap memonitor perkembangan situasi terkini di sekitar lokasi kejadian dan penyelidikan lebih lanjut.

Diungkapkan, sesuai perintah Kapolda Sulut Irjen Pol. Roycke Harry Langie, para pelaku pasti akan ditindak tegas dan diproses hukum. “Kejadian sudah ditangani oleh kepolisian dan pihak terkait. Sesuai perintah Kapolda Sulut, para pelaku pasti akan ditindak tegas dan diproses hukum,” ujarnya.

Oleh karenanya, warga masyarakat diimbau untuk dapat menahan diri, tidak mudah terprovokasi atau terpancing situasi. Jangan mudah percaya atau menyebarkan informasi yang dapat memperkeruh suasana karena situasi saat ini sudah kondusif. “Mari kita jaga kerukunan, persaudaraan, dan kedamaian,” pintanya. (AF)

Meimonews.com – Guna meningkatkan pengamanan dan pemanfaatan layanan perbankan, Polda Sulut menjalin kemitraan strategis dengan PT Bank Pembangunan Daerah Sulawesi Utara dan Gorontalo (Bank SulutGo/BSG).

Kerjasama ini secara resmi dituangkan dalam penandatanganan Memorandum of Understanding/MoU (Nota Kesepahaman) yang berlangsung di Aula Polda Sulut, Kamis (20/11/2025).

MoU ini ditandatangani oleh Wakapolda Sulut Brigadir Jenderal Polisi Awi Setiyono dan Direktur Umum Bank SulutGo Joubert Dondokambey.

Penandatanganan ini menjadi bukti komitmen kedua institusi dalam menciptakan ekosistem perbankan yang aman, andal, dan terpercaya bagi masyarakat.

Dalam sambutannya, Wakapolda menegaskan, kerjasama ini merupakan langkah proaktif untuk mengantisipasi dan menangkal potensi kejahatan di sektor perbankan. “Dengan adanya MoU ini, sinergi antara Polda Sulut dan Bank SulutGo akan semakin terstruktur,” Brigjen Pol. Setiyono.

Polda Sulut, tambahnya, berkomitmen untuk memberikan dukungan penuh, baik dalam aspek pencegahan maupun penindakan, untuk memastikan layanan perbankan dapat dimanfaatkan masyarakat dengan nyaman dan aman.

Direktur Umum Bank SulutGo menyampaikan apresiasi atas dukungan dari Polda Sulut. Dijelaskan, kolaborasi ini sangat krusial seiring dengan transformasi digital dan peningkatan layanan perbankan.

“Keamanan adalah fondasi utama kepercayaan nasabah. Dengan adanya payung hukum kerja sama ini, kami optimis dapat terus berinovasi memberikan pelayanan terbaik, dengan dukungan sistem keamanan yang dijaga langsung oleh aparat kepolisian,” ujar Joubert.

Mendampingi Joubert Dondokambey pada acara tersebut adalah jajaran pimpinan Bank SulutGo yaitu Pemimpin Divisi Corporate Secretary Heince J. Rumende dan Pemimpin Divisi Umum Noldy Dandel.

Di hari yang sama, Polda Sulut melakukan pula kerjasama dengan lima perusahaan lainnya dengan melakukan penandatangan perjanjian kerjasama serupa.

Perusahaan-perusahaan tersebut adalah PT Bank Central Asia Tbk (BCA), PT Sumber Energi Jaya, PT Bulawan Daya Lestari, PT Brinks Manado, dan PT Swadharma Sarana Informatika Manado.

Kemitraan strategis antara Polda Sulut dengan berbagai perusahaan, termasuk Bank SulutGo, ini diharapkan dapat menciptakan sinergi yang lebih kuat antara sektor swasta dan aparat penegak hukum, yang pada akhirnya bermuara pada peningkatan keamanan dan kenyamanan berinvestasi serta bertransaksi bagi seluruh masyarakat Sulawesi Utara. (Afer)

Meimonews.com – Kepolisian Daerah (Polda) Sulut menggelar Operasi Kepolisian Kewilayahan Zebra Zamrat 2025 yang berlangsung 14 hari dimulai Senin (17/11/2025) hingga Minggu (30/11/2025).

Tanda dimulainya kegiatan ini, diadakan Apel Gelar Pasukan di Lapangan Upacara Mapolda Sulut, yang dipimpin Kapolda Sulut Irjen Pol. Roycke Harry Langie.

Apel diikuti personil Polri, TNI, Dinas Perhubungan Sulut, Sat Pol PP Sulut, Bapenda Sulut, dan Jasa Raharja Sulut, BPTD Wilayah Sulut, serta Pejabat Utama Polda Sulut,

Apel ditandai dengan penyematan pita tanda operasi dan penyerahan bekal kesehatan secara simbolis oleh Kapolda Sulut kepada perwakilan personel TNI, Polri, dan Dinas Perhubungan.

Apel gelar pasukan ini diselenggarakan oleh seluruh satuan tingkat wilayah mulai dari tingkat Polda sampai dengan tingkat Polres di seluruh Indonesia.

Operasi Kepolisian Kewilayahan ini mengusung tema: Terwujudnya Kamseltibcarlantas yang Aman, Nyaman, dan Selamat Menjelang Pelaksanaan Operasi Lilin Samrat 2025.

Kapolda Sulut usai apel mengatakan, inti dari Operasi Zebra ini adalah keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (kamseltibcarlantas).

“Kita masih perlu melakukan mitigasi, dan ini adalah operasi humanis, salah satunya memberikan imbauan kepada masyarakat,” ujarnya.

Karena ada filosofi, jelas Kapolda, terjadinya kecelakaan itu diawali dengan pelanggaran. Ketika pengendara sudah tidak mau tahu dengan peraturan maka dia akan melanggar yang bisa mengakibatkan kecelakaan.

Menurut Kapolda, dalam berlalulintas terdapat tiga hal pokok yaitu siap diri, siap peralatan atau kendaraan, dan siap administrasi seperti SIM, STNK.

“Sehingga dalam momentum Operasi Zebra ini, mengedepankan tindakan humanis. Kita mengajak masyarakat untuk selalu melakukan mitigasi secara bersama dan memberikan imbauan,” sebut Kapolda.

Dijelaskan, di dalam penegakan hukum seperti sanksi tilang (bukti pelanggaran), itu hanya 5 persen dari keseluruhan kegiatan operasi. Dan 80 persen adalah imbauan.

Operasi Zebra Samrat 2025 ini melibatkan 475 personil Polri dan stakeholder terkait, yang tergabung dalam Satgasops Polda dan Satgasops Polres/ta.

Operasi bersifat terbuka dengan mengedepankan fungsi lalulintas untuk meningkatkan keselamatan dan kepatuhan masyarakat terhadap peraturan perundang-undangan lalu lintas secara profesional, bermoral, dan humanis.

Adapun sasaran operasi meliputi segala bentuk potensi gangguan, ambang gangguan, dan gangguan nyata yang berpotensi menyebabkan kemacetan dan kecelakaan lalu lintas, baik pada saat maupun pasca Operasi Zebra Samrat 2025.

Target operasi tersebut meliputi, pengemudi yang menggunakan handphone saat mengemudi, melawan arus lalu lintas, pengemudi di bawah umur, berkendara melebihi batas kecepatan serta pengemudi yang mengonsumsi narkoba dan minuman keras. (AF)

Meimonews.com – Organisasi kemasyarakatan (Ormas) Barisan Solidaritas Muslim Indonesia (BSMI) menegaskan dukungan mereka terhadap kinerja Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) khususnya Polda Sulut dalam penegakkan hukum.

Selain itu, dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas).

Penegasan tersebut diungkapkan pengurus dan anggota ormas BSMI saat mengadakan Doa Bersama di Markas BSMI Kota Bitung, baru-baru.

Doa bersama ini dipimpin Ustadz Rio Efendi Suripno selaku Sekretaris Barisan Solidaritas Muslim Indonesia (BSMI).

Hadir pada kegiatan ini, Ketua BSMI Sapiin Palkua, Wakil Ketia Jerry Sangka dan anggota Ormas BSMI yang berada di Kota Bitung.

Tujuan dari kegiatan Doa bersama ini adalah untuk mendoakan Sulawesi Utara agar tetap aman dan tetap menjadi percontohan daerah yang menjadi simbol kerukunan antar umat beragama.

Dukungan ini sejalan dengan tugas utama Polri sebagaimana diatur dalam UU Kepolisian No. 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri).

Dalam Undang-undang ini ditetapkan tugas utama Polri adalah memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat, menegakkan hukum, serta memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat. (AF)

Meimonews.com – Prestasi membanggakan ditorehkan Polda Sulut melalui Bidang Hubungan Masyarakat (Humas) pada Lomba Kearifan Menjalankan Aplikasi Sistem Pengelolaan Informasi Terpadu (SPIT)-Mediahub.

Pada lomba yang digelar Divisi Humas Polri
dalam rangka Hari Bhayangkara ke-79 (Tahun 2025) ini Polda Sulut meraih juara 3 (ketiga) Kategori Polda Zona B.

Atas prestasi tersebut, Polda Sulut pun menerima penghargaan berupa piala dan uang pembinaan dari panitia penyelenggara.

Penghargaan diterima Kepala Bidang (Kabid) Humas Polda Sulut Kombes Pol Alamsyah Parulian Hasibuan, dalam acara Awarding Day bertajuk “Polri untuk Masyarakat”, yang digelar di Auditorium STIK-PTIK, Jakarta Selatan, Selasa (22/7/2025) malam,

Hadir pada acara ini, Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo, Irwasum, Kadiv Humas dan para Pejabat Utama Mabes Polri.

Kapolda Sulut Irjen Pol. Roycke Harry Langie mengapresiasi kinerja personil Bidang Humas Polda Sulut dan jajaran, sehingga dalam ajang perlombaan memperingati Hari Bhayangkara ke-79 ini bisa membawa Polda Sulut sebagai pemenang keyiga pada lomba keaktifan mengelola aplikasi SPIT-Mediahub.

“Terima kasih dan apresiasi kepada personil Bidang Humas Polda Sulut dan jajaran, atas upaya dan kerja kerasnya bisa menjadi juara 3. Jadikan prestasi ini sebagai motivasi untuk meningkatkan kinerja ke depan. Sebisa mungkin dipertahankan bahkan terus ditingkatkan. Tetap semangat bertugas,” ujarnya. (AF)

Meimonews.com – Direktorat Lalulintas (Ditlantas) Polda Sulut menggelar Lomba Polisi Cilik (Pocil) dan Patroli Keaman Sekolah (PKS) di kawasan Megamas Manado, Sabtu (12/7/2025).

Ratusan peserta utusan Polres/ta jajaran Polda Sulut unjuk kebolehannya di ajang yang disaksikan keluarga, penonton dan pejabat dsn staf Polda dan Polres/ta jajaran.

Dalam kegiatan ini, 15 Polres dan Polresta jajaran mengirimkan 2 tim yaitu tim lomba Pocil dan tim lomba PKS.

Direktur Lalu Lintas Polda Sulut Kombes Pol Indra Kurniawan Mangunsong menjelaskan, kegiatan ini merupakan program rutin Ditlantas Polda Sulut, yang dilaksanakan setiap tahun.

“Ini adalah agenda rutin kita yang dilaksanakan setiap tahun. Sasarannya agar anak-anak lebih mencintai Polri,” katanya.

Selain itu, tambahnya, kegiatan ini memberikan edukasi kepada anak-anak agar disiplin berlalulintas sejak kecil.

“Sejak dini kita ajarkan kepada anak-anak disiplin dalam berlalulintas. Paling tidak mereka tertanam dalam dirinya bahwa displin itu nomor satu, makanya sejak dini kita tanamkan disiplin kepada mereka,” sebutnya. (AF)

Meimonews,com – Guna mendukung program pemerintahan di bidang ketahanan pangan dan swasembada pangan tahun 2025, Polda Sulut dan Polres jajaran terus melakukan penanaman jagung serentak.

Kali ini, di kuartal ketiga, Polda Sulut dan Polres jajaran melakukan penanaman jagung dipusatkan di Lahan Perhutanan Sosial di Desa Laikit Kecamatan Dimembe Kabupaten Minahasa Utara, Rabu (9/7/2025).

Penanaman jagung serentak ini juga diikuti oleh sebanyak 141 kelompok tani yang ada di seluruh Sulawesi Utara, di lahan seluas kurang lebih 205 hektar.

Hadir pula dalam kegiatan ini, Kapolda Sulut Irjen Pol Roycke Harry Langie, Wakapolda Brigjen Pol Awi Setiyono, Forkopimda, para PJU Polda, Kapolres Minut dan Bhayangkari.

Kapolda menjelaskan, kegiatan yang dilakukan ini adalah dalam rangka mendukung program pemerintah dalam bidang ketahanan pangan dan swasembada pangan tahun 2025.

“Polri secara keseluruhan diberi tanggung jawab menanam jagung dalam rangka ketahanan pangan. Hari ini saya bersama unsur Forkopimda, dan bersama unsur penggiat ketahanan pangan melakukan penanaman jagung serentak,” ujarnya

“Kalau kita bersatu padu, semua program Bapak Presiden dalam bidang ketahanan pangan akan tercapai,” tambahnya. (AF)