Meimonews.com – Secara umum situasi dan kondisi kamtibmas di Sulawesi Utara saat perayaan Natal tahun 2025 berjalan aman dan kondusif, tidak ada hal-hal menonjol yang terjadi.

“Perayaan Hari Natal di Sulawesi Utara berjalan aman dan kondusif, tidak ada hal-hal menonjol yang mengganggu kamtibmas di Sulawesi Utara,” ujar Kabid Humas Kombes Pol Alamsyah P. Hasibuan, mengutip pernyataan Kapolda Sulut Irjen Pol. Riycke Harry Langie, Jumat (26/12/2025).

Meski demikian, tambahnya, personil Polri yang terlibat dalam Operasi Lilin Samrat 2025, pengamanan Nataru di Sulawesi Utara masih melaksanakan tugasnya hingga 2 Januari 2026.

“Personei Polda Sulut dan jajaran yang terlibat dalam Operasi Lilin Samrat 2025 masih melaksanakan tugas pengamanan. Sebanyak 1.025 orang personil yang teribat, dibagi dalam sejumlah Satuan Tugas (Satgas), yaitu Satgas Preemtif, Preventif, Kamseltibcarlantas, Gakkum, Tindak, Humas dan Satgas Banops,” sebutnya.

Di samping pesonei yang terlibat dalam Ops Lilin tersebut, Polda Sulut dan jajaran juga mengerahkan personil Polri lainnya untuk melakukan penjagaan di gereja-gereja yang melaksanakan ibadah Natal.

Natal hari kedua ini, personil Polri masih bersiaga melakukan penjagaan di sejumlah gereja yang melaksanakan ibadah Natal.

Selain penjagaan di rumah ibadah, personil Polri juga siaga di sejumlah lokasi wisata yang menjadi destinasi warga saat liburan Natal dan Tahun Baru. “Antisipasi kunjungan ke lokasi wisata saat liburan Natal, Polisi juga melakukan pengawasan dan pengamanan,” katanya.

Kombes Pol Hasibuan menyampaikan apresiasi kepada seluruh masyarakat yang sudah berpartisipasi menjaga kamtibmas.

“Terima kasih kepada seluruh pihak yang sudah terlibat dalam mengamankan perayaan Natal, antara lain TNI, Polri, Pemerintah Daerah, stakeholder terkait, Ormas dan seluruh lapisan masyarakat, sehingga berjalan dengan aman dan damai,” ujarnya. (AF)

 

 

Meimonews.com – Dalam kurun waktu sebulan, sejak digelar pada 8 Agustus hingga 8 September 2025, Polda Sulut beserta Polres/ta jajaran telah menyalurkan sebanyak 973.325 kg beras SPHP kepada warga masyarakat melalui Gerakan Pangan Murah Polri dan Bulog.

Kabid Humas Polda Sulut Kombes Pol Alamsyah Parulian Hasibuan mengungkapkan, berdasarkan hasil analisa dan evaluasi oleh Satgas Gerakan Pangan Murah Mabes Polri, pada Selasa (9/9/2025), Polda Sulut termasuk Polda yang menunjukkan pencapaian trend naik atau positif dalam hal penyaluran beras SPHP Bulog kepada warga masyarakat.

“Berdasarkan hasil analisa dan evaluasi oleh Satgas Gerakan Pangan Murah Mabes Polri, Polda Sulut juga termasuk Polda yang sudah mencapai 75 persen dari target sebanyak 1.121.579,90 kg beras SPHP,” ujar Kombes Pol Hasibuan kepada wartawan di Mapolda Sulut, Selasa (9/9/2025).

Gerakan Pangan Murah Polri dan Bulog ini, menurutnya, akan dilaksanakan secara berkelanjutan untuk menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan dalam rangka mengendalikan inflasi khususnya inflasi pangan.

“Gerakan Pangan Murah ini akan terus berlanjut di Polda Sulut dan jajaran. Ini merupakan bagian dari program Polri untuk Masyarakat. Tujuannya selain membantu meringankan beban ekonomi warga masyarakat, juga sebagai upaya menstabilkan harga beras di pasaran,” sebutnya. (AF)

Meimonews.com – Polda Sulawesi Utara melaksanakan apel Gelar Pasukan Operasi Kepolisian Kewilayahan dengan sandi Patuh Samrat 2025 di Lapangan Presisi Polda Sulut, Jalan Bethesda Mando, Senin (14/7/2025).

Gelar pasukan yang dipimpin Irwasda Polda Sulut Kombes Pol Yakub Dedy Karyawan ini dihadiri para PJU Polda Sulut, pimpinan stakeholder terkait, personil Polri, TNI, Satpol PP, Perhubungan, Jasa Raharja dan Bapenda Sulut.

“Apel gelar pasukan ini juga dilaksanakan secara serentak di seluruh polda dan polres se-Indonesia, dengan maksud untuk menciptakan situasi kamseltibcar lantas menjelang HUT ke-80 Republik Indonesia dan memperingati pencanangan Hari Keselamatan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan,” ujar Irwasda.

Operasi Kepolisian Kewilayahan dengan sandi Patuh Samrat 2025 dilaksanakan selama 14 hari (14-27/7/2025).

Irwasda juga menyampaikan bahwa angka kecelakaan lalu lintas pada tahun 2025 di Sulut selama bulan Januari sampai dengan Juni sebanyak 1.225 kejadian, dengan angka fatalitas korban meninggal dunia sebanyak 155 jiwa, korban luka berat sebanyak 170 orang dan korban luka ringan sebanyak 1.597 orang.

“Jika dibandingkan dengan angka kasus kecelakaan lantas pada tahun 2024 periode Januari sampai dengan Juni mengalami penurunan sebanyak 12 %, baik dari segi kuantitas maupun fatalitas,” jelasnya.

Hal ini, menurnua, menjadi salah satu pendorong Polri bersama TNI dan instansi terkait melakukan langkah serius dengan melaksanakan Operasi Kepolisian Kewilayahan dengan sandi Patuh Samrat 2025.

“Ke depan diharapkan angka kasus kecelakaan lalu lintas dapat menurun melalui kepatuhan masyarakat terhadap peraturan lalu lintas,” ujarnya.

Operasi ini lebih mengedepankan pelayanan kepada masyarakat dengan memberikan pembinaan dan penyuluhan tentang peraturan lalu lintas. (AF)

Meimonews.com.- Menindaklanjuti petunjuk Mabes Polri, Polda Sulawesi Utara dan jajaran akan terus melakukan pengawasan pangan selama bulan suci Ramadhan 1446 H.

“Ada petunjuk dari Mabes Polri bahwa seluruh Polda di Indonesia harus melakukan pengawasan terhadap kebutuhan bahan pokok yang disalurkan ke masyarakat,” ujar Wakapolda Sulut Brigjen Pol. Bahagia Dachi, saat press conference di aula Tribrata Polda Sulut, Rabu (5/3/2025).

Mendampingi Wakapolda, Kabid Humas Kombes Pol. Michael Irwan Thamsil dan Dirreskrimsus Kombes Pol FX Winardi Prabowo.

Disebutkan, di beberapa tempat saat bulan puasa ini sudah terjadi kenaikan bahan pokok, dan pihaknya diperintahkan untuk melakukan pengendalian harga dan juga melakukan operasi pasar.

“Kita akan melakukan operasi pasar bersama rekan-rekan instansi terkait. Kita juga akan menggelar pasar murah, dimana dalam waktu dekat akan menggelar pasar murah di sejumlah tempat,” ujarnya.

Wakapolda mengingatkan kepada warga khususnya kepada para pedagang agar jangan melakukan penimbunan barang, menjual barang kadaluarsa atau menaikan harga yang tidak sesuai dengan aturan.

“Jika ketahuan, maka akan dikenakan sanksi. Sanksinya ada dan kita akan kenakan dengan Undang-Undang Pangan, namun kita akan kedepankan dulu dengan tindakan persuasif,” tandasnya. (AF)

Meimonews.com – Irwasda Polda Sulut Kombes Pol. Bayu memimpin apel gelar pasukan Operasi Keselamatan Samrat-2024 di Lapangan Presisi Polda Sulut, Jumat (1/3/2024).

Apel diikuti personil Polri, TNI, Satpol PP, Dinas Perhubungan, Bapenda, Jasa Raharja dan anggota Pramuka Saka Bhayangkara serta dihadiri para PJU Polda dan para pejabat daerah di antaranya Kasat Pol PP Sulut, Kadis PUPR, Kepala Balai Jalan Nasional XI Sulut, Kadis Pendidikan dan Kadis Kesehatan Sulut.

Irwasda menjelaskan, kegiatan ini dapat memberikan manfaat dalam pelaksanaan tugas Polri dan terjalin sinergitas bersama unsur lintas sektoral dan instansi terkait di bidang lalulintas guna meningkatkan simpatik masyarakat kepada Polri khususnya Polantas.

“Apel gelar pasukan ini dilaksanakan untuk mengetahui sejauhmana kesiapan personil maupun sarana pendukung lainnya sehingga kegiatan operasi dapat berjalan dengan optimal dan dapat berhasil sesuai dengan tujuan serta sasaran yang telah ditetapkan,” kata Kombes Pol. Bayu.

Operasi kepolisian kewilayahan dengan sandi Keselamatan Samrat- 2024 ini dilaksanakan untuk menciptakan sitkamseltibcarlantas yang aman dan kondusif menjelang perayaan Idul Fitri 1445 H.

“Tujuannya untuk menurunkan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas serta untuk meningkatkan disiplin masyarakat dalam berlalu lintas sebelum, selama dan setelah perayaan bulan suci Ramadhan dan perayaan Idul Fitri 1445 H di Sulawesi Utara,” ujarnya.

Operasi Keselamatan Samrat-2024 akan dilaksanakan di Sulawesi Utara selama 14 hari dimulai tanggal 4 hingga 17 Maret 2024, dengan tema Keselamatan berlalu lintas yang pertama dan utama.

Sasaran operasi meliputi segala bentuk potensi menyebabkan kemacetan dan lakalantas baik sebelum, pada saat maupun pasca Operasi Keselamatan Samrat-2024, dengan target meliputi pengemudi kendaraan bermotor yang menggunakan ponsel, pengemudi kendaraan bermotor yang masih di bawah umur, pengendara R2 berboncengan lebih dari 1 orang.

Selain itu, pengemudi yang tidak menggunakan helm dan safety belt, mengemudikan kendaraan bermotor dalam pengaruh alkohol, pengemudi yang melawan arus lalu lintas, pengemudi ranmor yang melebihi batas kecepatan, knalpot bising dan kendaraan tidak menggunakan TNKB.

Kombes Pol. Bayu berharap kepada seluruh masyarakat khususnya para pengguna jalan agar mematuhi aturan dalam berlalulintas dan utamakan keselamatan.

Dimulainya Operasi Keselamatan Samrat 2024 ditandai dengan penyematan pita operasi dan penyerahan bekal kesehatan kepada perwakilan personil. (AF)