Meimonews.com – Usai penerimaan mahasiswa baru (Maba) jalur prestasi (Seleksi Nasional Berbasis Prestasi) dan jalur tes (Seleksi Nasional Berbasis Tes (SNBT) tahun akademik (TA) 2026/2027, kini, Universitas Negeri Manado (Unima) menyiapkan penerimaan Maba jalur mandiri BP2 (Baku Beking Pande).

Penerimaan Maba pada universitas negeri dengan visi Unima unggul dan inovatif berdasarkan mapalus pimpinan Rektor Joseph Philip Kambey ini akan dibuka pada 28 Mei hingga 28 Juni 2026. Waktu yang sama adalah pembayaran biaya tes, setelah peserta mendaftar.

Pelaksanaan tes BP2 akan dilaksanakan pada 30 Juni hingga 4 Juli, sementara pengumuman hasil BP2 pada Juli. Untuk pendaftaran kembali pada 8 – 15 Juli 2026.

Oleh karenanya, Panitia Penerimaan Maba Unima Tahun 2026 yang diketuai Hendro Sumual (Dekan Fakultas Teknik/Fatek) dengan Sekretaris Vivi Winny Saroinsong (Kepala Biro Perencanaan, Kerjasama dan Hubungan Masyarakat/PKHM) mengajak para siswa lulusan SMA/SMK dan sederajat untuk memanfaatkan momen penting ini.

Untuk informasi lebih lanjut, bisa menghubungi nomor telefon 082211661955, atau membuka website penerimaan unima,ac.id atau bisa langsung datang ke Kampus Unima pada jam 08.30-15.40 Wita. (FA)

Meimonews.com – Penerimaan mahasiswa baru (maba) Unsrat Manado Program Sarjana Strata 1 (S1) Tahun Akademik 2024/2025) Gelombang II dibuka Jumat-Rabu (21-31/7/2024).

Pengumuman penerimaan tersebut terdapat terlihat pada Pengumuman Unsrat No. : 9049/UN.12.I/PD/2024 yang telah dimuat dalam portal Unsrat di www.unsrat.ac.id.

Khusus untuk Fakultas Pertanian (Faperta), tersedia 124 quota. “Quota tersebut tersebar di tiga program studi (prodi),” ujar Dekan Faperta Unsrat Manado Ir. Dedie Tooy, M.Si, Ph.D kepada Meimonews.com via telefon, Jumat (26/7/2024).

Dekan Faperta Unsrat Manado Ir. Dedie Tooy, M.Si, Ph.D

Tiga prodi tersebut, jelas Tooy, adalah Ilmu Tanah (TNH) dengan quota sebanyak 35 orang, Proteksi Tanaman (PRT) 46 orang dan Agronomi (AGR) 43 orang.

Para lulusan SMA/SMK yang berminat kuliah di Fakultas yang telah hadir di bumi Nyiur Melambai 64 tahun ini disilahkan mendaftar lewat portal regmaba www.unsrat.ac.id/daftar.

Untuk informasi lebih lanjut, Tooy mempersilahkan untuk menghubungi
Dr. Ir. Edy Lengkong, MSi (Prodi Agronomi) di nomor 08124440629, Dr. Ir. Vivi Montong, M.Si.(Prodi Proteksi Tanaman) di nomor 081356949143 dan Dr. Ir. Joko Purbopuspito, MS (Prodi Ilmu Tanah) di nomor 081284254350.

Sesuai jadualnya, setelah mendaftar, akan dilakukan pencetakan pada 26 Juli-1 Agustus. Seleksi portofolio berdasarkan nlai raport (2-6/8/2024); pengumam hasil seleksi 7 Agustus.

Verifikasi berkas dan validasi oleh Biro Akademik Unsrat dilakukan pada 8-9/8/2024 serta pembayaran UKT di BTN, BRI dan BNI secara online pada 8 Agustus hingga 13 Agustus. (FA)

Meimonews.com – Setelah proses penerimaan mahasiswa baru (Maba) lewat Seleksi Nasional Berbasis Prestasi (SNBP) dan Seleksi Nasional Berbasis Test (SNBT) maka Universitas Negeri Manado (Unima) menyiapkan penerimaan jalur B2P (Baku Beking Pande).

Penerimaan jalur mandiri ini, jelas Rektor Unima Prof. Dr. Deitje Adolfien Katuuk, M.Pd kepada Meimonews.com di ruang kerjanya, Rabu (22/5/2024)  dibuka pada 6 April hingga 21 Juni 2024.

“Silahkan bagi siswa-siswa lulusan SMA/SMK sederajat untuk mendaftarkan diri untuk ikut penerimaan Maba jalur Mandiri Baku Beking Pande (B2P),” ujarnya.

Fakultas/Pasca Sarjana yang menerima maba adalah Fakultas Ilmu Pendidikan dan Psikologi (FIPP), Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB), Fakultas Ilmu Keolahragaan dan Kesehatan Masyarakat (FIKKM), Fakultas Bahasa dan Seni (FBS), Fakultas Teknik (Fatek), Fakultas Matematika, Ilmu Pengetahuan Alam dan Kebumian (FPMIPAK), Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum (FISH), serta Pascasarjana.

Untuk informasi lebih lanjut disilakan melihat di https://www.unima.ac.id/data_b2p. (FA,)

Meimonews.com – Setidaknya ada 14 solusi yang akan dilakukan terkait dengan 5 permasalahan dan kendala pencapaian target penerimaan pendapatan daerah (Patda) Sulawesi Utara.

Hal tersebut terungkap saat Sekretaris Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Sulut Conny Kuhon berbincang dengan Meimonews.com di ruang kerjanya, Senin (7/2/2022).

“Berdasarkan evaluasi yang kami lakukan ditemui lima permasalahan dan kendala yang dihadapi dalam upaya pencapaian target penerimaan pendapatan daerah. Olehnya, ada sejumlah solusi yang akan dilakukan, ” ujarnya.

Kelima masalah dan kendala itu adalah masih rendahnya kesadaran masyarakat untuk memenuhi kewajibannya membayar pajak kendaraan serta data belum terintegrasi antara Kepolisian dan Bapenda.

Selain itu, sistem jaringan komunikasi yang belum merata di semua kabupaten/kota di Provinsi Sulut, personil ASN (aparatur sipil negara) yang menguasai teknis belum memadai baik secara kuantitas maupun kualitas, serta keakuratan data berbasis digitalisasi masih dalam pengembangan.

Sebagai solusi terhadap permasalahan dan kendala tersebut, Kuhon menjelaskan langkah antisipatif yang akan ditempuh untuk peningkatan penerimaan Patda baik pajak dan retribusi maupun sumber-summer sumber penerimaan dan pendapatan lainnya melalui penataan dan pengembangan data dan informasi serta peningkatan kapasitas kelembagaan.

Terdapat 15 solusi yang akan dilakukan Bapenda Sulut di bawah kepemimpinan Olvie Atteng (Kepala) berkaitan dengan permasalahan dan kendala yang dihadapi.

Pertama, digitalisasi dengan membentuk TP2D Sulut dan kabupaten/kota; kedua, kerjasama optimalisasi PAD; ketiga, harmonisasi peraturan perundang-undangan; keempat, pembentukan UPTD-PPD yang baru; kelima, integrasi data kendaraan bermotor.

Keenam, melengkapi sarana dan prasarana pelayanan termasuk menyeragamkan Prototipe Samsat; ketujuh, mengembangkan fasilitas-fasilitas pelayanan untuk mendekatkan pelayanan pada masyarakat melalui Modern Chanel; kedelapan,.mempercepat penambahan/pemekaran unit pelayanan di wilayah kabupaten/kota yang potensial.

Kesembilan, mengintensifkan pelatihan/pembinaan teknis terkait pemungutan bagi aparat/calon aparat pemungut pajak daerah dan retribusi daerah; kesepuluh, melaksanakan rasionalisasi pegawai untuk memenuhi kebutuhan jumlah dan kapasitas aparatur dalam rangka peningkatan pelayanan.

Kesebelas, meningkatkan kerjasama dengan Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota hingga ke tingkat kecamatan dan desa/kelurahan dalam rangka sosialisasi untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap kewajiban membayar pajak daerah dan retribusi daerah.

Keduabelas, meningkatkan koordimasi dan kerjasama dengan instansi pemungut serta instansi teknis terkait lainnya guna mengintensifkan penerimaan/pemungutan pajak daerah dan retribusi daerah serta upaya untuk menjaring para penunggak pajak daerah dan retribusi daerah dan pemanfaatan DBH pajak dan DBH bukan pajak.

Ketigabelas, terus meningkatkan koordinasi dan komunikasi dengan pihak Kantor Pajak Suluttenggo, Pemerintah Kabupaten/Kota dan PT Bank Sulutgo dalam rangka kerjasama pembukaan pelayanan kas di semua UPTD-PPD/Samsat; dan kermpatbelas, melakukan penyesuaian tarif retribusi yang diatur melalui perubahan Perda tentang Retribusi Daerah. (lk)