Meimonews.com – Direktur Utama RSUP Kandou Starry Homenta Rampengan tidak hanya melakukan telusur pelayanan, tetapi juga turun langsung menelusuri lapangan guna memantau kondisi sarana dan prasarana rumah sakit.

Sejumlah area yang dinilai belum tertata optimal dipantau pejabat karier kelahiran Manado, 7 September 1973 itu pada Selasa (14/4/2026).

Mendampingi Dirut pada telusuran ini adalah Direktur Layanan Operasional, Erwin Sondang Siagian dan Direktur Medik Keperawatan dan Penunjang Wega Sukanto.

Dirut menginstruksikan agar lahan-lahan yang jarang tersentuh dapat dirapikan dan diubah menjadi taman bunga, guna menciptakan suasana rumah sakit yang lebih asri dan nyaman bagi pasien maupun pengunjung.

Selain itu, bangunan yang catnya telah luntur turut menjadi perhatian. Dirut mengarahkan agar dilakukan pengecatan ulang dengan melibatkan partisipasi pegawai.

Langkah ini dinilai tidak hanya memperindah lingkungan rumah sakit, tetapi juga menumbuhkan rasa memiliki di kalangan pegawai rumah sakit.

Pemilik Certifiet Patient Centered Care Professional (CPPCC) di Komisi Akreditasi Rumah Sakit 2025 ini juga memeriksa sejumlah ruangan yang tidak terpakai. Ia ingin mengoptimalkan kembali fungsi ruangan tersebut untuk menunjang pelayanan.

Dengan kondisi fisik bangunan RSUP Kandou yang telah berusia cukup tua memerlukan perhatian serius, terutama terkait kerawanan rembesan air saat hujan. Ia pun secara konsisten melakukan pemantauan dan segera menginstruksikan perbaikan jika ditemukan kerusakan.

Dirut juga meminta setiap kepala unit untuk mengajukan usulan kebutuhan ruangan guna menunjang pelayanan yang lebih optimal.

Dalam upaya memudahkan pasien, Dirut menginstruksikan agar seluruh ruangan diberi penanda atau nama yang jelas. Sementara di Gedung Cardiovascular and Brain Center (CVBC), ia turut mengatur alur pelayanan agar lebih praktis dan efisien, sehingga pasien tidak perlu bolak-balik saat mengakses layanan jantung.

Mantan Wakil Ketua Komite Medik RSUP Kandou dan Kepala Bagian/SMF Kareiolpgi dan Kedokteran Vascular ini juga menegaskan pentingnya perubahan menyeluruh di lingkungan RSUP Kandou.

“RS Kandou harus berubah! RS Kandou harus jadi yang terbaik, karena ini merupakan rumah sakit rujukan,” ujarnya kepada para pejabat yang turut dalam kegiatan telusur lapangan tersebut.

Dalam kegiatan penelueiran tersebut, Dirut menyempatkan diri menyapa pasien serta berinteraksi dengan tenaga medis, baik perawat maupun dokter, sebagai bentuk perhatian terhadap pelayanan yang humanis di lingkungan RSUP Kandou. (*/Fer)

Meimonews.com – Direktur Utama RSUP Prof. Dr. RD Kandou Manado Starry Homenta Rampengan dan Tim Akreditasi melakukan pemantauan langsung ke sejumlah ruangan pelayanan dalam rangka memastikan kesiapan akreditasi, Selasa (7/4/2026).

Pemantauan difokuskan pada kesiapan pelayanan sesuai standar operasional prosedur (SOP), kelengkapan administrasi, serta sarana dan prasarana penunjang.

Sejumlah unit yang menjadi perhatian antara lain Irina A, CCSD, dan Instalasi Gizi.

Dalam kegiatan tersebut, Dirut didampingi Direktur Pelayanan Medik, Keperawatan dan Penunjang Wega Sukanto, para manajer, asisten manajer, serta tim akreditasi rumah sakit.

Usai peninjauan, dilakukan evaluasi menyeluruh yang dipimpin Dirut.

Dalam arahannya, Dirut menekankan pentingnya tindak lanjut cepat terhadap setiap temuan di lapangan agar seluruh aspek kesiapan dapat terpenuhi sesuai target waktu yang telah ditetapkan.

Kegiatan ini menjadi bagian dari RSUP Kandou dalam menjaga dan meningkatkan mutu pelayanan kesehatan, sekaligus memastikan seluruh standar akreditasi dapat dipenuhi secara optimal. (*/Fer)

Meimonews.com – Sekitar 100 CCTV telah dipasang Pemerintah Kota (Pemkot) Manado di bawah kepemimpinan Andrei Angouw dan Richard Sualang (Walikota dan Wakil Walikota) di Kota Manado.

“Pemasangan CCTV ini tersebar di wilsyah-wilayah strategis di Kota Manado untuk memantau soal atau hal-hal terkait dengan kebersihan dan keamanan,” ujar Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kota Manado Erwin S. Kontu kepada Meimonews.com, Rabu (3/9/2025).

CCTV tersebut, sambungnya, terintegrasi dengan jaringan Polda (Kepolisian Daerah) Sulut dan Polresta Manado.

Itulah sebabnya, apa yang terjadi/terlihat di lokasi-lokasi tersebut langsung terpantau dan ada rekamannya.

Dijelaskan,, yang terekam dalan CCTV tersebut menjadi data/pegangan untuk proses lanjut seperti proses tindak pidana ringan (tipiring).

Oleh karena itu, Kontu mengimbau kepada masyarakat Kota Manado dan sekitarnya untuk tidak membuang sampah sembarangan dan tetap menjaga keamanan setempat.

“Mari torang jadi kebersihan. Jang buang sampah sembarangan. Jang lupa pula jaga keamanan torang pe kelurahan,” imbau Kontu. (elka)

Meimonews.com – Program makan bergizi gratis (MBG) adalah program pemerintah yang menyediakan makanan bergizi kepada siswa sekolah, ibu hamil, ibu menyusui, dan anak balita. Program ini bertujuan untuk meningkatkan asupan gizi dan mengatasi masalah stunting di Indonesia.

Distribusi makanan bergizi dilakukan melalui Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang menyediakan menu yang disesuaikan dengan angka kecukupan gizi (AKG) untuk setiap kelompok usia. Menu pilihan berdasarkan daftar dari Badan Gizi Nasional (BGN).

Distribusi program MBG kepada ibu hamil, ibu menyusui, dan anak balita berpotensi tidak tepat sasaran. Maka, Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga)/Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) pun terus berupaya mengantisipasinya.

Betkaitan dengan itu, Kepala Perwakilan (Kaper) Kemendukbangga/BKKBN Sulut Jeanny Yola Winokan, Sekretaris Lady D Ante dan Tim memantau pelaksanaan MBG di Kecamatan Langowan Utara dan Kecamatan Langowan Barat Kabupaten Minahasa, baru-baru.

Dengan menggunakan sepeda motor, Perwakilan Kemendukbangga/BKKBN Sulut
bersama Kadis PPKB Kabupaten Minahasa Martha M. Aguw, Babinsa, TPK dan PLKB mengecek penyaluran MBG ke Kelompok Bermain Kristovel Paslaten Kecamatan Langowan Barat dan TK Dharma Wanita Walantakan Kecamatan Langowan Utara.

Saat memantau langsung kedua titik penyaluran MBG Kaper memastikan penerimanya tepat sasaran. Menu MBG itu antara lain berisi nasi, telur, sayur, tempe, dan jbuah. Setiap menu juga tertulis kandungan menu, seperti protein 12 gram, lemak (7,7 gr), dan karbohidrat (50,5 gr).

Kaperpun mengingatkan petugas untuk dapat mendistribusikan MBG tepat waktu saat sarapan atau makan siang dan kalau ada masalah, nanti berkoordinasi ke BGN.

Kaper juga mendorong Pemerintah Daerah untuk memastikan penyaluran MBG tepat sasaran. (elka)

Meimonews.com – Keseriusan Pemerintah Kota (Pemkot) Manado terhadap proses pembangunan kawasan Manado Beach Walk (MBW) II, yang kini pengelolaannya telah diserahkan kepada Pemkot Manado terlihat pada beberaa kali kegiatan turun ke lapangan (turlap) yang dilakukan.

Setidaknya, sudah beberapa kali (di antaranya tanggal 17 Juni 2024 dan 5 Agustus 2024) kegiatan turlap dilakukan Pemkot Manado, dalam hal ini, Walikota Andrei Angouw dan tim ke lokasi tersebut.

Terbaru, Kamis (20/3/2025), orang nomor satu di Ibukota Provinsi Sulut ini dan tim turlap ke area yang ditata sebagai lokasi pariwiaata sekaligus pengembangan UMKM (usaha mikro, kecil dan menengah).

Saat ini, proses penataan kawasan tersebut telah memasuki tahap akhir dan baru saja resmi diserahkan pengelolaannya kepada Pemkot Manado.

Dalam kunjungannya, Walikota bersama tim melihat langsung kondisi terkini MBW II, yang telah memasuki tahap akhir, termasuk berbagai fasilitas yang telah tersedia guna menunjang daya tarik wisata.

Selain itu, Walikota juga memantau kegiatan pembersihan yang dilakukan oleh Dinas Lingkungan Hidup, serta jajaran kecamatan dan kelurahan setempat, sebagai bagian dari upaya menjaga kebersihan dan kenyamanan kawasan tersebut.

Hadir dalam turlap kali ini, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Pontowuisang Kakauhe, Camat Malalayang Yusuf Kopitoy, Lurah Malalayang Dua, Pengelola MBW Stevanus Polii, dan beberapa Ketua Lingkungan. (Afer)

Meimonews.com – Guna memastikan kestabilan harga bahan pokok (bapok), mencegah adanya praktik penimbunan dan spekulasi harga yang dapat merugikan masyarakat, selang bulan suci Ramadhan, Polresta Manado melakukan pemantauan ke sejumlah pasar tradisional di Kota Manado, Kamis (6/3/2025).

Kapolresta Manado Kombes Pol Julianto Parlindungan Sirait melalui Kasi Humas Iptu Agus Haryono menjelaskan, pemantauan ini dilakukan sebagai bentuk antisipasi terhadap lonjakan harga yang kerap terjadi menjelang hari-hari besar keagamaan.

“Kami ingin memastikan harga bahan pokok tetap stabil dan tidak ada pihak yang sengaja menaikkan harga secara tidak wajar,” ujarnya kepada wartawan di Mapolresta Manado.

Ditambahkan, selain melakukan pemantauan harga, personil Polresta Manado juga berkoordinasi dengan pihak terkait, seperti Dinas Perindustrian dan Perdagangan untuk mengawasi distribusi barang agar tetap lancar.

Sejumlah pedagang mengungkapkan bahwa stok bahan pokok sejauh ini masih mencukupi.

Masyarakat diimbau untuk tetap berbelanja secara bijak dan melaporkan jika menemukan indikasi kecurangan dalam perdagangan. Polresta Manado berkomitmen untuk terus mengawal stabilitas harga dan keamanan pangan selama bulan Ramadhan. (AF)

Meimonews.com – Kepala Perwakilan (Kaper) Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga)/Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana (BKKBN) Sulawesi Utara dan tim melakukan pemantauan program cegah stunting melalui Gerakan orangtua asuh cegah stunting (Genting).

Ada beberapa kecamatan di Kota Manado didatangi Kepala Kemendukbangga/BKKBN Sulut Jeanny Yola Winokan dan tim yakni Lady D. Ante (Sekretaris), Tim Genting dan Kepala Dinas PPKB Kota Manado Mecky Gosal.

Saat berada di lokasi di sejumlah sasaran kegiatan yang adalah keluarga beresiko stunting, Jumat (28/2/2025), turut hadir aparat Kelurahan, kader dan PLKB (Petugas Lapangan Keluarga Berencana).

Adapun keluarga-keluarga sasaran yang dikunjungi terdiri dari ibu hamil, ibu menyusui, dan balita pasca persalinan.

Saat berada di okasi, Kaper melakukan dialog dengan keluarga serta menjelaskan program Pemerintah dan Kemendukbangga/BKKBN punya komitmen untuk berkolaborasi melibatkan banyak pihak secara gotong-royong.

“Program ini tidak menggunakan dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Genting sepenuhnya didukung oleh mitra kerja Penthalix. Kita bersinergi bersama,” ujar Kaper.

Program ini juga, tambahnya, mengedepankan metode berbasis data yang terintegrasi (by name, by address), memastikan bantuan tepat sasaran kepada anak-anak yang membutuhkan, sekaligus memantau perkembangan status kesehatannya untuk mencegah terjadinya risiko stunting.

Menurutnya, melalui program tersebut, bersama kepala daerah, provinsi dan kabupaten, kita akan bersama-sama bekerja keras untuk menyongsong generasi emas 2045.

“Melalui Genting, keluarga dengan balita berisiko stunting akan mendapatkan bantuan gizi, layanan kesehatan, serta edukasi untuk pemberdayaan keluarga,” jelasnya.

Disebutkan, langkah ini diharapkan dapat mendorong peningkatan kualitas hidup anak-anak dan mengurangi risiko stunting secara signifikan. (elka)

Meimonews.com – Walikota Manado Andrei Angouw melakukan kunjungan ke kompleks Malalayang Beach Walk (MBW) II Manado, Rabu (17/6/2024).

Di kompleks pariwisata ini, orang nomor satu di Ibukota Provinsi Sulut ini memantau kondisi pantai dan penataan kompleks yang sedang dikerjakan oleh Direktorat Jenderal Cipta Karya Kementerian PUPR Republik Indonesia.

Walikota menyusuri lokasi sepanjang kurang lebih 800 meter untuk melihat proses pekerjaan yang sedang dilakukan dan turut menelusuri informasi terkait pekerjaan yang sedang dilakukan sekaligus mensinkronkan program yang ada, mengingat pengelolaan lokasi ini akan diserahkan kepada Pemerintah Kota Manado.

Hadir dalam kunjungan ini Direktur Utara PD Pasar Manado Lucky Senduk, penanggungjawab pengelolaan MBW Stevanus Polii, pihak Kejaksaan Negeri Manado, serta pejabat teknis lainnya.(afer)

Meimonews.com – Kapolda Sulut Irjen Pol. Yudhiawan bersama Wagub Steven O. Kandou dan Pangdam XIII/Merdeka serta segenap Forkopimda Sulut lainnya, melakukan pemantauan ketersediaan dan harga bahan pokok pangan di Pasar Bersehati Manado, Sabtu (6/4/2024).

Pemantauan dilakukan di pagi hari, di sela-sela kesibukan pedagang dan para pengunjung pasar melakukan transaksi jual beli.

“Hari ini Forkopimda Sulut melakukan kunjungan ke Pasar Bersehati Manado dengan tujuan melihat langsung perkembangan harga jelang Hari Raya Idul Fitri,” kata Wakil Gubernur (Wagub) Sulut.

Menurut Wagub, biasanya menjelang hari raya, terjadi kenaikan harga sembako. “Alhamdulillah untuk harga kali ini tidak terlalu naik, masih wajar dan suplai barangnya juga ada,” jelasnya.

IWagub menyampaikan terima kasih kepada Bulog yang sudah mendukung ketersediaan bahan pangan yang ada.

“Paling tidak kondisi di Pasar Bersehati ini juga menggambarkan kondisi pasar-pasar lainnya yang ada di Sulawesi Utara. Pemda bersama TNI-Polri akan mengawal ketersediaan sembako masyarakat Sulawesi Utara dalam rangka menyambut Idul Fitri,” tegasnya.

Kapolda mengimbau kepada masyarakat agar tidak panik sehingga melakukan penimbunan bahan pangan. “Tidak usah panik. Harga memang agak naik sedikit,” ujarnya.

Kepada para pedagang dan distributor, diminta Kapolda agar jangan menimbun atau menahan bahan, yang bisa mengakibatkan kekacauan dalam masyarakat. (AF)

Meimonews.com– Kapolda Sulut Irjen Pol. Yudhiawan di dampingi Wadirlantas AKBP Yudi Kristanto dan Kasat PJR Ditlantas Kompol Ronny Ibrahim meninjau Ruang Regional Traffic Management Centre (RTMC) Ditlantas Polda Sulut, Selasa (5/3/2024) pagi.

Kapolda memantau langsung aktivitas petugas RTMC yang sedang memantau dan mengawasi arus lalu lintas di jalan raya melalui layar monitor.

Kepada petugas piket RTMC, Kapolda berpesan agar selalu siap siaga dalam pelaksanaan tugas.

“Piket RTMC harus siap 1×24 jam dibagi shift, Polwan melaksanakan piket pagi dan siang hari, sedangkan Polki pada malam hari. Petugas harus selalu aktif pada jam-jam sibuk yaitu pada jam 06.30 – 07.30 pagi dan pada jam 17.00 – 19.00 Wita,” ujar Kapolda.

Pengaturan lalu lintas jalan raya juga, lanjutnya, harus dimaksimalkan, untuk melancarkan arus lalu lintas dan mengurai kemacetan.

“Kehadiran petugas Kepolisian sangat diharapkan masyarakat di lapangan, apalagi pada saat jam-jam sibuk,” jelasnya. (AF)