Meimonews.com – Bersamaan dengan Kuliah Umum Pemanfaatan Data Statistik di Era Disrupsi, Fakultas Matematika, Ilmu Pengetahuan Alam dan Kebumian (FMIPAK) Unima dan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Unima melakukan penandatanganan memorandum of understanding (MoU) dengan BPS Sulut.
Kegiatan yang dihadiri Wakil Rektor Bidang Akademik Mister Gideon Maru, Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Keuangan dan Umum Donal Matheos Ratu, Dekan FMIPAK Mokosuli Yermia Semuel, Dekan FEB Sjeddi R. Watung, serta para Wakil Dekan, dosen.dan mahasiswa kedua fakultas ini diadakan di Training Center Unima, Tondano, Rabu (25/2026).
Melalui kegiatan ini, Unima yang kini dipimpin Joseph Philip Kambey (Rektor) menegaskan komitmennya dalam mendorong literasi data dan penguatan kapasitas mahasiswa menghadapi tantangan era disrupsi teknologi berbasis data yang akurat dan terpercaya.
Tampil sebagai narasumber kuliah umum adalah Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Sulut Agus Sudibyo.

Dalam pemaparannya, Sudibyo mengungkapkan pentingnya peran data statistik resmi (official statistics) sebagai fondasi pengambilan kebijakan di tengah derasnya arus transformasi digital dan disrupsi teknologi.
Mengutip sambutan Dekan FMIPAK, Sudibyo mengingatkan, dalam statistik boleh salah tapi tidak boleh bohong,
Sudibyo menjelaskan berbagai aspek penting terkait statistik resmi, mulai dari pengenalan Official Statistics, prinsip dasar statistik resmi yang menjunjung tinggi akurasi, objektivitas, dan transparansi, hingga metode pengumpulan data melalui sensus dan survei.
Selain itu, strategi menjaga kualitas statistik agar tetap relevan, terpercaya, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi informasi.
Usai kuliah umum, diadakan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) oleh Dekan FMIPAK dan Dekan FEB Unima dengan Kepala BPS Sulut.
Penandatanganan MoU merupakan bentuk penguatan kerjasama institusional. Kerjasama ini diharapkan dapat membuka peluang kolaborasi dalam bidang pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta pemanfaatan data statistik untuk pengembangan akademik dan kebijakan berbasis data. (FA)




