Meimonews.com – Unima (Universitas Negeri Manado) terus memperluas jejaring kerjasama strategis dengan perguruan tinggi (PT) di kawasan Sulawesi Utara.

Hal ini ditandai dengan Penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU/Memorandum of Understanding) antara Unima dan Unklab (Universitas Klabat) dalam sinergi pendidikan, penelitian dan pengabdian masyarakat untuk membangun masa depan pendidikan unggul di Sulut.

Melalui kerjasama ini, Unima menegaskan komitmennya untuk terus berperan aktif dalam membangun ekosistem pendidikan tinggi yang unggul, kolaboratif, dan berdampak, khususnya di kawasan Indonesia Timur.

Kegiatan yang dilaksanakan di Ruang Konferensi Gedung Administrasi Universitas Klabat, Airmadidi, Selasa (28/4/2026) tersebut menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi antarPT, khususnya dalam pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi yang meliputi pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

Hadir dalam kegiatan tersebut dari Unima adalah Joseph Philip Kambey (Rektor) di dampingi antara lain Wakil Rektor Bidang Akademik Mister Gideon Maru, Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Keuangan, dan Umum Donal Matheos Ratu, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama Lenny Leorina Evinita serta Dekan Fakultas Teknik Hendro M. Sumual.

Kehadiran pimpinan Unima disambut hangat Rektor Unklab Danny I. Rantung bersama jajaran pimpinan Unklab dan sivitas akademika.

Dalam sambutannya, Rektor Unima menyampaikan apresiasi atas sambutan yang diberikan oleh Universitas Klabat.

Mantan anggota Board Member Unklab Airmadidi ini menegaskan, kolaborasi ini merupakan langkah strategis dalam meningkatkan mutu pendidikan tinggi melalui pertukaran pengalaman, praktik terbaik, serta penguatan tata kelola kelembagaan.

“Kerjasama ini menjadi ruang untuk saling belajar dan bertumbuh. Unima melihat Universitas Klabat sebagai mitra strategis dalam mendorong inovasi serta peningkatan kualitas akademik secara berkelanjutan,” ujar mantan Dekan FEB Unima kelahiran Filipina pada 6 Maret 1976 ini.

Usai penandatanganan MoU yang menjadi landasan awal bagi implementasi berbagai program kolaboratif yang konkret dan berkelanjutan, diadakan diskusi interaktif yang membahas peluang kerjasama di berbagai bidang, termasuk pengembangan kurikulum, riset bersama, pertukaran dosen dan mahasiswa, serta penguatan sistem penjaminan mutu. (*/FA)

Meimonews.com – Bersamaan dengan Kuliah Umum Pemanfaatan Data Statistik di Era Disrupsi, Fakultas Matematika, Ilmu Pengetahuan Alam dan Kebumian (FMIPAK) Unima dan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Unima melakukan penandatanganan memorandum of understanding (MoU) dengan BPS Sulut.

Kegiatan yang dihadiri Wakil Rektor Bidang Akademik Mister Gideon Maru, Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Keuangan dan Umum Donal Matheos Ratu, Dekan FMIPAK Mokosuli Yermia Semuel, Dekan FEB Sjeddi R. Watung, serta para Wakil Dekan, dosen.dan mahasiswa kedua fakultas ini diadakan di Training Center Unima, Tondano, Rabu (25/2026).

Melalui kegiatan ini, Unima yang kini dipimpin Joseph Philip Kambey (Rektor) menegaskan komitmennya dalam mendorong literasi data dan penguatan kapasitas mahasiswa menghadapi tantangan era disrupsi teknologi berbasis data yang akurat dan terpercaya.

Tampil sebagai narasumber kuliah umum adalah Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Sulut Agus Sudibyo.

Dalam pemaparannya, Sudibyo mengungkapkan pentingnya peran data statistik resmi (official statistics) sebagai fondasi pengambilan kebijakan di tengah derasnya arus transformasi digital dan disrupsi teknologi.

Mengutip sambutan Dekan FMIPAK, Sudibyo mengingatkan, dalam statistik boleh salah tapi tidak boleh bohong,

Sudibyo menjelaskan berbagai aspek penting terkait statistik resmi, mulai dari pengenalan Official Statistics, prinsip dasar statistik resmi yang menjunjung tinggi akurasi, objektivitas, dan transparansi, hingga metode pengumpulan data melalui sensus dan survei.

Selain itu, strategi menjaga kualitas statistik agar tetap relevan, terpercaya, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi informasi.

Usai kuliah umum, diadakan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) oleh Dekan FMIPAK dan Dekan FEB Unima dengan Kepala BPS Sulut.

Penandatanganan MoU merupakan bentuk penguatan kerjasama institusional. Kerjasama ini diharapkan dapat membuka peluang kolaborasi dalam bidang pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta pemanfaatan data statistik untuk pengembangan akademik dan kebijakan berbasis data. (FA)

Meimonews.com – Berbagai hal terkait kerjasama Universitas Negeri Manado (Unima) dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahaaa dibahas dalam rapat bersama di Kantor Bupati Minahasa, Selasa (27/1/2026).

Rapat ini dihadiri pimpinan Unima yakni Rektor Joseph Philip Kambey dan jajaran serta Pemkab seperti Bupat Robby Dondomneyi, Sekretaris Daerah Lynda Watania dan pejabat terkait.

Rapat ini dimaksudkan agar hal-hal terkait kerjasama Unima dan Pemkab Minahasa setelah adanya penandatanganan MoU (Memorandum of Understanding) Tridharma Perguruan Tinggi bisa berjalan baik dan lancar.

Apalagi, ada hal-hal kerjasama
yang secara apesifik seperti Unima akan bermitra dengan RSUD Tondano dan pembangunan RS Pendidikan yang memerlukan izin Pemkab Minahasa.

Unima akan bermitra dengan RSUD Tondano untuk mendukung pembukaan Program Studi (Prodi) Kedokteran. Untuk pembangunan RS Pendidikan memerlukan kerjasama untuk bisa mempermudah pengurusan perizinan.

“Selain itu, terkait dengan peningkatan sumber daya manusia (SDM) karena Unima menyiapkan RPL (Rekognisi Pembelajaran Lampau),” ujar Sekretaris Rektor Unima Marcia Watulingas kepada Meimonews.com di ruang kerjanya, Rabu (27/1/2026).

Setelah pembahasan tersebut, diadakan Penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU).

Penandatanganan MoU dilakukan oleh Rektor Unima Joseph Philip Kambey dan Bupati Minahasa Robby Dondokambey. Turut mendampingi, antara lain Wakil Rektor 3 Unima Lenny Leorina Evinita dan Sekda Minahasa Lynda Watania

Rektor Unima menjelaskan, kerjasama ini menjadi langkah strategis bagi Unima dan Pemkab Minahasa terutama dalam memperluas akses pendidikan bagi masyarakat Minahasa.

Bupati Minahasa mengatakan, kesepakatan ini sebagai momentum memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan perguruan tinggi. (FA)

Meimonews.com – PT Bank Pembangunan Daerah Sulawesi Utara (Bank SulutGo/BSG) melangkah lebih jauh dalam komitmennya untuk mendukung penguatan kapasitas pemerintahan dengan menandatangani Nota Kesepahaman (Memorandum of Understansing/MoU) bersama Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Sulawesi Utara.

Penandatanganan kerjasama strategis yang berfokus pada pengelolaan keuangan dan pemanfaatan layanan jasa perbankan.ini dilakaanakan di Kantor Cabang Bank SulutGo Jakarta, Kamis (18/12/2025).

MoU ini ditandatangani Direktur Utama Bank SulutGo Revino M Pepah, dan Direktur IPDN Sulut Arnold Poli.

Penandatanganan yang disaksikan Komisaris Utama Bank SulutGo Ramoy M. Luntungan, dan Direktur Pemasaran Bank SulutGo Pius Batara ini dirancang untuk menciptakan ekosistem yang saling menguntungkan.

Bagi IPDN Sulut, sebagai lembaga pencetak kader pamong praja, kolaborasi ini akan membuka akses terhadap peningkatan kompetensi di bidang pengelolaan keuangan daerah dan literasi perbankan modern bagi para dosen dan tarunanya.

“Kolaborasi dengan institusi pendidikan, khususnya IPDN yang mencetak calon-calon pemimpin daerah, adalah investasi strategis untuk masa depan. Kami ingin para taruna dan taruni ini memahami prinsip keuangan yang sehat, tata kelola yang akuntabel, serta memanfaatkan produk perbankan digital untuk mendukung efektivitas pemerintahan kelak,” ujar Pepah.

Bagi Bank SulutGo, kerjasama ini sejalan dengan visi untuk menjadi bank yang dekat dengan seluruh elemen pembangunan daerah, termasuk dunia pendidikan pemerintahan. Bank berharap dapat berkontribusi dalam membentuk pola pikir keuangan yang modern di kalangan calon birokrat.

Poli menyambut positif kemitraan ini. “IPDN Sulut tidak hanya mengajarkan teori pemerintahan, tetapi juga kompetensi praktis. Pemahaman yang baik tentang pengelolaan keuangan dan akses perbankan adalah keterampilan esensial bagi seorang pamong praja. Kerjasama dengan Bank SulutGo akan memperkaya kurikulum praktik dan wawasan para taruna kami,” jelasnya.

Dengan ditandatanganinya MoU ini, Bank SulutGo dan IPDN Sulut berkomitmen untuk secara konkrit mendorong terciptanya tata kelola keuangan pemerintahan yang lebih baik, sekaligus memperkuat literasi keuangan di kalangan calon aparatur sipil negara, demi pembangunan daerah yang lebih maju dan berkelanjutan. (elka)

Meimonews.com – Universitas Negeri Manado (Unima) melakukan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulut terkait dengan Tridharma Perguruan Tinggi.

Penandatanganan dilakukan Rektor Unima Joseph Philip Kambey dengan Gubernur Sulut Mayjen TNI Purn. Yulius Selvanus di Wisma Negara Bumi Beringin Manado, Jumat (12/12/2025).

Hadir mendampingi Rektor, antara lain Wakil Rektor 1 Mister Gideon Maru, Wakil Rektor 2 Donal Matheos Ratu dan Wakil Rektor 3 Lenny Leorina Evinita.

Dari Pemprov Sulut yang mendampingi Gubernur adalah Sekprov Tahlis Gallang, Kadis Pendidikan Femmy Suluh, Plt Kadis Kesehatan Rima Lolong, Plt. Kadis Sosial Andra Mawuntu dan Plh Kadis Kominfo Denny Mangala.

 

Di momen tersebut terungkap proses pembentukan dua program studi (Prodi) baru di Unima yakni Prodi Kedokteran dan Prodi Pertanian.

Kepada wartawan, baik Rektor maupun Gubernur mengungkap bagaimana proses pembentukan dua prodi baru tersebut terutama perhatian dari Presiden Prabowo Subianto.

Gubernur mengatakan, Presiden cepat menanggapi rencana pembentukan prodi baru di Unima. Beberapa waktu lalu sudah ada tim dari keprisidenan untuk mengecek kesiapan pembentukan prodi baru tersebut.

“Karena Unima memiliki lahan yang luas dan kita juga sangat membutuhkan dokter di daerah Sulut dan juga kepentingan di Indonesia,” ujar Gubernur.

Oleh karena itu, Gubernur bersurat kepada Presiden, dan Presiden langsing meresponsnya dengan cepat. Tim Kementerian Kesehatan dan Kemendiktisaintek sudah datang ke sini beberapa waktu yang lalu.

“Tentunya, atas nama Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara kami berterima kepada Presiden Republik Indonesia yang begitu cepat menanggapi harapan-harapan kami di Sulawesi Utara,” ujarnya.

Hal senada disampaikan Rektor Unima. Gubernur Sulut, menurutnya, langsung memberikan rekomendasi ke Presiden tentang pembukaan dua prodi tersebut.

“Ini merupakan wujud nyata kepedulian pak gubernur yang ingin Sulawesi Utara begitu cepat maju dan kami (Unima) langsung merespons keinginan pak gubernur terutama untuk kepentingan kesehatan masyarakat Sulut, yang langsung direspons pak Presiden dan Menteri,” ujar Rektor.

Unima, sambung Rektor, langsung dihubungi untuk mempersiapkan segala sesuatu sehingga nanti pada tahun depan, kira-kira Mei 2026 izin operasionalnya bisa keluar dan Unima bisa melakukan penerimaan calon mahasiswa khususnya prodi kedokteran.

“Dan ini semua merupakan cita-cita kami semua yang sudah diwujudkan bapak Gubernur,” ujar mantan Wakil Rektor 2 Unima dan mantan Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unima ini. (Lexie)

Meimonews.com – Guna meningkatkan pengamanan dan pemanfaatan layanan perbankan, Polda Sulut menjalin kemitraan strategis dengan PT Bank Pembangunan Daerah Sulawesi Utara dan Gorontalo (Bank SulutGo/BSG).

Kerjasama ini secara resmi dituangkan dalam penandatanganan Memorandum of Understanding/MoU (Nota Kesepahaman) yang berlangsung di Aula Polda Sulut, Kamis (20/11/2025).

MoU ini ditandatangani oleh Wakapolda Sulut Brigadir Jenderal Polisi Awi Setiyono dan Direktur Umum Bank SulutGo Joubert Dondokambey.

Penandatanganan ini menjadi bukti komitmen kedua institusi dalam menciptakan ekosistem perbankan yang aman, andal, dan terpercaya bagi masyarakat.

Dalam sambutannya, Wakapolda menegaskan, kerjasama ini merupakan langkah proaktif untuk mengantisipasi dan menangkal potensi kejahatan di sektor perbankan. “Dengan adanya MoU ini, sinergi antara Polda Sulut dan Bank SulutGo akan semakin terstruktur,” Brigjen Pol. Setiyono.

Polda Sulut, tambahnya, berkomitmen untuk memberikan dukungan penuh, baik dalam aspek pencegahan maupun penindakan, untuk memastikan layanan perbankan dapat dimanfaatkan masyarakat dengan nyaman dan aman.

Direktur Umum Bank SulutGo menyampaikan apresiasi atas dukungan dari Polda Sulut. Dijelaskan, kolaborasi ini sangat krusial seiring dengan transformasi digital dan peningkatan layanan perbankan.

“Keamanan adalah fondasi utama kepercayaan nasabah. Dengan adanya payung hukum kerja sama ini, kami optimis dapat terus berinovasi memberikan pelayanan terbaik, dengan dukungan sistem keamanan yang dijaga langsung oleh aparat kepolisian,” ujar Joubert.

Mendampingi Joubert Dondokambey pada acara tersebut adalah jajaran pimpinan Bank SulutGo yaitu Pemimpin Divisi Corporate Secretary Heince J. Rumende dan Pemimpin Divisi Umum Noldy Dandel.

Di hari yang sama, Polda Sulut melakukan pula kerjasama dengan lima perusahaan lainnya dengan melakukan penandatangan perjanjian kerjasama serupa.

Perusahaan-perusahaan tersebut adalah PT Bank Central Asia Tbk (BCA), PT Sumber Energi Jaya, PT Bulawan Daya Lestari, PT Brinks Manado, dan PT Swadharma Sarana Informatika Manado.

Kemitraan strategis antara Polda Sulut dengan berbagai perusahaan, termasuk Bank SulutGo, ini diharapkan dapat menciptakan sinergi yang lebih kuat antara sektor swasta dan aparat penegak hukum, yang pada akhirnya bermuara pada peningkatan keamanan dan kenyamanan berinvestasi serta bertransaksi bagi seluruh masyarakat Sulawesi Utara. (Afer)

Meimonews.com – Guna memperkuat langkah strategis dalam dunia pendidikan tinggi, dan merupakan wujud nyata sinergi dalam melaksanakan Tridharma Perguruan Tinggi: pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat, Universitas Negeri Tondano (Unima) menjalin kolaborasi dengan Universitas Terbuka (UT) Jakarta.

Kolabrasi tersebut berwujud penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) oleh Rektor Unima Joseph Philip Kambey dengan Rektor UT Jakarta Ali Muktiyanto di Jakarta, Selasa (28/10/2025).

Kolaborasi ini menggabungkan keunggulan Unima dalam pengembangan pendidikan karakter dan riset sosial (humaniora) dengan kompetensi UT dalam pembelajaran terbuka dan jarak jauh.

Rektor Unima menjelaskan, kerjasama ini didasarkan pada asas saling mendukung dan memperkuat keunggulan masing-masing institusi.

Rektor UT menyambut positif kerjasama ini sebagai bagian dari upaya memperluas jangkauan dan dampak sosial program-program kampus, serta memperkuat jejaring akademik nasional.

Kedua pihak berharap bahwa kemitraan ini akan menghasilkan bentuk-bentuk program bersama seperti pengembangan kurikulum, riset kolaboratif, dan pengabdian masyarakat lintas daerah. (*/FA)

Meimonews.com – Pelbagai upaya terus dilakukan pimpinan Universitas Negeri Manado (Unima) dalam kaitannya dengan peningkatan kualitas dan kapabilitas Unima sebagai Perguruan Tinggi Negeri Badan Layanan Umum (PTN BLU).

Salah satu upayanya adalah dengan membuka jaringan kerjasama dengan pihak lain seperti dengan Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Prisma Dana.

Sehubungan dengan itu, pimpinan Unima mengadakan pertemuan dengan pimpinan Bank Prisma Dana yang membahas kerjasama di bidang layanan perbankan dan pendidikan.

Pertemuan yang berlangsung di Lantai 2 Kantor Pusat Unima, Rabu (11/6/2025) ini dihadiri pimpinan kedua pihak.

Dari Unima yang hadir di antaranya adalah Rektor Joseph Philip Kambey, Wakil Rektor 2 Donal Matheos Ratu, Karo Perencanaan, Kerjasama dan Humas Vivi W. Saroinsong, Kepala Biro Kepegawaian, Keuangan dan Umum Joudia Meyke Rangkang, beberapa Dekan dan Humas Titof Tulaka.

Dari BPR Prisma Dana hadir Direktur Utana Jefferson Richard Lungkang dan pimpinan dan staf jajarannya.

Setelah pembahasan kerjasama, dilanjutkan dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) oleh Rektor Unima dengan Direktur Utama PT BPR Prisma Dana. (FA)

Meimonews.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa terus menjalin kerjasama dengan Bank SulutGo (BSG). Itulah sebabnya, kedua pihak kembali melalukan penandatangani nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU).

MoU yang ditandatangani kedua pihak di Rumah Dinas Bupati Minahasa, Rabu (16/4/2025) itu terkait pengelolaan keuangan daerah.

Penandatanganan MoU dilakukan Bupati Minahasa Robby Dondokambey di dampingi Sekretaris Daerah Lynda D. Watania, Asisten I Reviva Maringka, Asisten III Vicky Tanor, serta Kepala BPKAD Joice Pua.

Dari pihak Bank SulutGo, hadir mewakili Direksi Pemimpin Divisi Pemasaran Dana Yunike Sumawati Paputungan, Pemimpin Cabang Tondano Maykel Rantung, dan Pemimpin Departemen Jeane Rampi.

Bupati Minahasa menjelaskan, kerjasama ini bertujuan untuk membentuk sinergi yang saling memberikan manfaat dalam pengelolaan keuangan daerah.

“Penandatanganan nota kesepahaman ini bertujuan untuk mengatur penyimpanan dan pelaksanaan pengelolaan uang milik Pemkab Minahasa pada Rekening Kas Umum Daerah (RKUD),” ujarnya.

Hal ini, tambahnya, menjadi langkah strategis dalam memperkuat tata kelola keuangan daerah yang efektif dan efisien, serta mempererat hubungan kemitraan antara pemerintah daerah dan pihak perbankan. (Afer)

Meimonews.com – Laboratorium Biomolekuler bekerjasama dengan Fakultas Kedokteran (Faked) dan Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Unsrat menggelar International Quest Lecture di Auditorium Faked Unsrat Manado, Kamis (6/2/2025).

Bersamaan dengan kegiatan ini diadakan penandatangan nota kesepahaman (Memorandun of Understanding/MoU) beberapa fakultas di lingkungan Unsrat dengan Universitas Kyung Hee Seoul.

Tampil sebagai pembicara pada kegiatan yang mengusung tema Collaborative studies on the Korean and Indonesian herbal medicine (Jamu) ini adalah Departement of Pathology College of Korean Medicine Kyung Hee University Seoul Republic of Korea Bonglee Kim.

Rektor Unsrat Manado Okovian Berty Alexander Sompie menjadi pembicara pembuka pada kegiatan yang dimoderatori Departement of Biology, Faculty of Mathematiics and Natural Sciences; Biology Departement, Faculty of Medicine, Sam Ratulangi Univercity; Quality Manager, Sam Ratulangi Univercity Biomolekular Laboratory Trina Ekawati Tallei.

Dalam sambutannya, Rektor Unsrat menjelaskan, kegiatan ini tidak hanya menandai kesempatan berharga untuk pengayaan akademis, tetapi juga langkah maju yang signifikan dalam kemitraan antara Universitas Sam Ratulangi dan Universitas Kyung Hee, Seoul.

Kolaborasi ini memiliki potensi besar untuk memajukan pemahaman dan pemanfaatan pengobatan tradisional demi peningkatan kesehatan manusia.

Rektor berharap, kegiatan ini berdampak dengan ditandatanganinya Memorandum of Understanding (nota kesepahaman) antara Unsrat dengan Universitas Kyung Hee Seoul. (FA)