Meimonews.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Manado di bawah kepemimpinan Walikota Andrei Angouw dan Wakil Walikota Richard Sualang terus menunjukkan komitmennya untuk memberikan pelayanan terbaik untuk warga Kota Manado.

Salah satunya adalah pelayanan publik dari Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil). Satuan Kerja Pemerintah Daerah (SKPD) Kota Manado ini tetap membuka pelayanan kendati libur bersama.

Libur bersama dalam rangka Hari Raya Idul Fitri 1446 Hijriah, Dinas Dukcapil Kota Manado pimpinan Erwin S. Kontu (Kepala Dinas) tetap buka pelayanan.

Perinciannya, Jumat (28/3/2025) pelayanannya jam 09.00 – 12.00 Wita serta Kamis danJumat (3 dan 4 April) jam 09.00 – 12.00 Wita.

Bagi warga Manado yang membutuhkan pelayanan terkait dengan Dukcapil disilahkan mendatangi Kantor Dukcapil Manado di Jalan Balai Kota Manado No. 1. (Afer)

Meimonews.com – Dalam beberapa hari ke depan, akan ada libur bersama momen keagamaan dan momen pelaksanaan Pemilihan Anggota Legislatif (Pileg) dan Pemilihan Presiden (Pilpres).

Kendati demikian, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Kota Manado sebagai instansi pelayanan publik tetap membuka waktu pelayanannya di lokasi kantor, yang terletak di kompleks kantor Walikota Manado, Jalan Balaikota No. 1 Tikala.

“Memang beberapa hari nanti ada libur bersama serta Pileg dan Pilpres. Tapi kami tetap buka loket pelayanan,” ujar Kepala Dinas Dukcapil Kota Manado Erwin Kountu kepada Meimonews.com di Manado, Rabu (7/2/2024).

Libur tersebut terkait dengan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW (Kamis, 8/2/2024),  Tahun Baru lmlek (Sabtu, 10/2/2024) dan Pileg dan Pilpres (Rabu, 14/2/2024).

“Loket pelayanan kami tetap buka Kamis-Minggu (8-11/2/2024) dan Rabu (14/2/2024) mulai jam 09.00 sampai 13.00 Wita. Silahkan warga yang ada urusan terkait kependudukan mendatangi kantor kami,” ujar Kountu.

Pelayanan yang disediakan adalah rekam dan cetak KTP-El serta aktivasi identitas kependudukan digital (IKD).

Kepada warga diimbau agar tidak menggunakan calo dan tidak mengeluarkan biaya karena gratis. “Karena hal ini sesuai arahan Walikota dan Wakil Walikota (Andrei Angouw dan Richard Sualang) dan komitmen instansi kami untuk stop pungli dan pake calo,” tandas Kountu. (elka)