Meimonews.com – Walikota Manado Andrei Angouw menegaskan, bulan suci Ramadhan hendaknya dimaknai bukan sekadar sebagai kewajiban ibadah, tetapi juga  sebagai momentum untuk mempererat persaudaraan dan membangun kehidupan sosial yang harmonis di tengah keberagaman masyarakat Kota Manado.

Pelaksanaan ibadah puasa yang dijalankan dengan penuh keikhlasan menurut Walikota akan memperkuat nilai toleransi dan melahirkan masyarakat yang semakin bertakwa.

“Semoga melalui ibadah puasa ini semakin tercipta toleransi yang erat dan melahirkan masyarakat yang lebih bertakwa,” ujar Walikota ketika memberikan sambutan pada acara Safari Ramadan Pemerintah Kota Manado dan buka puasa bersama jemaah Masjid Al-Jihad, Kelurahan Teling Bawah, Senin (2/3/2026).

Mantan Ketua DPRD Sulut ini mengajak untuk tetap semangat menjalani bulan suci Ramadan. “Jika kita menjalankan ajaran agama dengan baik, maka kehidupan akan terasa aman dan damai,” ujarnya.

Walikota uga mengingatkan pentingnya mengamalkan nilai-nilai agama dalam kehidupan sehari-hari.

Selain itu, orang nomor satu di Ibukota Provinsj Sulut ini menekankan bahwa ketaatan dalam beragama akan membawa Kota Manado menjadi daerah yang semakin beradab dan terus berkembang ke arah yang lebih baik.

“Jika kita menjalankan ajaran agama dengan baik, masyarakat Kota Manado akan semakin beradab dan harmonis. Ingat sila pertama Pancasila, Ketuhanan Yang Maha Esa. Setiap warga negara harus menjalankan ajaran agamanya masing-masing dengan penuh tanggung jawab,” tegasnya.

Walikota menyanpaikan selamat beribadah puasa bagi umat muslim. “Saya mewakili Pemerintah Kota Manado menyampaikan selamat menunaikan ibadah puasa di bulan suci Ramadan. Semoga ibadah puasa dapat berjalan dengan baik dan lancar hingga Hari Raya Idul Fitri,” ujarnya.

Hadir dalam kegiatan ini Kapolresta Manado, Kombes Pol. Irham Halid, Dandim 1309/Manado Kolonel Arh. Yosip Brozti Dadi, sejumlah Kepala SKPD, Ketua Umum MUI Kota Manado KH Yaser Bin Salim Bachmid, Lc., Ketua BKSAUA Kota Manado Pdt. Judi Tunari, tokoh agama, tokoh masyarakat, imam, serta jemaah Masjid Al-Jihad. (elka)

Meimonews.com – Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) memiliki tanggung jawab untuk melahirkan generasi yang mampu beradaptasi dengan perubahan, serta berkontribusi dalam pembangunan bangsa.

Hal tersebut disampaikan Rektor Unsrat Oktovian Berty Alexander Sompie ketika memberikan sambutan pada Seminar Nasional di Gedung Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Unsrat Manado, Kamis (20/11/2025).

Seminar ini mengangkat tema Strategi Penguatan kapasitas jeuangan sektor ekonomi kreatif dan UMKM melalui inovasi dan transformasi akuntansi digital.

Dikemukakan, era digital telah membawa perubahan besar dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk dunia usaha dan sektor ekonomi kreatif.

Oleh karena, Rektor berharap seminar ini bukan hanya menjadi ajang diskusi, tetapi juga wadah untuk membangun jejaring, memperkuat kolaborasi, dan menghasilkan rekomendasi yang bermanfaat bagi pengembangan ekonomi kreatif dan UMKM di Indonesia. (FA)

Meimonews.com – Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado dipercaya menjadi tuan rumah pertemuan antara Universitas Kebangsaan Malaysia dan perguruan tinggi di Sulawesi Utara.

Pertemuan yang dilaksanakan di Gedung Rektorat Unsrat Manado, Rabu (22/5/2024) ini berpotensi kolaborasi penting antara Universitas Kebangsaan Malaysia dengan perguruan tinggi di daerah ini khususnya dalam bidang pendidikan.

Rektor Unsrat Manado Prof. Dr. Ir. Oktovian Berty Alexander Sompie, M.Eng Asean IPU Eng dalam sambutannya mengatakan, Unsrat sangat berterima kasih atas usaha LLDIKTI yang berinisiatif untuk memfasilitasi kerjasama Universitas Kebangsaan Malaysia.

Rektor berharap pertemuan ini menghasilkan kesepakatan-kesepakatan bagi kepentingan bersama dan saling memberi ilmu pengetahuan dalam semua bidang akademik.

Inisiatif dari LLDIKTI ini, menurut Rektor, membuka peluang kerjasama yang lebih luas dengan Universitas Kebangsaan Malaysia. “Kami sangat berterima kasih atas upaya LLDIKTI yang berinisiatif untuk memfasilitasi pertemuan ini,” ujarnya. (FA)