Meimonews.com – Tawuran anak-,anak sekolah (AAS) di seputaran Lapangan Tikala, Manado, Jumat (26/8/2022) berhasil diamankan personil Sabhara Polresta Manado dan Polsek Wenang.

“Adanya informasi warga tentang adanya tawuran AAS di seputaran lapangan Tikala lewat call center 112 langsung ditindaklanjuti petugas dengan mendatangi TKP (tempat kejadian perkara,” ujar Kasat Sabhara Polresta Manado Kompol Bartholomues Dambe kepada Meimonews com lewat WA, Jumat (26/8/2022) sore.

Saat berada di TKP, para AAS yang ada di lokasi diberikan arahan dan pembinaan agar tidak lagi melakukan kumpul-kumpul di tempat keramaian sesudah pulang sekolah.

Setelah TKP berhasil diamankan dan situasi sudah kondusif aman, petugas patroli rayon gabungan dan Polsek Wenang kembali melanjutkan tugas di tempat lain.

Gerak cepat termasuk merespon cepat laporan masyarakat seperti begini, menurut Dambe, merupakan arahan dari Kapolresta Manado Kombes Pol. Julianto P. Sirait. Hal mana agar situasi dan kondisi Kota Manado aman dan terkendali. (af)

Meimonews.com – Kolaborasi beberapa organisasi yakni Organisasi Aksi Solidaritas Era Kabinet Indonesia Maju (OASE KIM), Tim Penggerak PKK Sulut, Badan Narkotika Nasional, Kementerian Kominfo dan Pemprov Sulut menggelar Sosialisasi Anti Narkoba di Aula Mapalus Kantor Gubernur Sulut, Kamis (4/8/2022).

Ratusan siswa, mahasiswa dan masyarakat hadir dalam kegiatan yang dibuka pelaksanaannya oleh Ketua Umum OASE KIM Tri Suswati Karnavian, yang ditandai pemukulan tetengkoren.

Laporan kegiatan disampaikan Ketua Panitia Penyelenggara dr. Kartika Devi Kandouw Tanos (Sekretaris TP PKK Sulut dan Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Sulut, sementara sambutan oleh Wakil Gubernur Sulut Steven OE Kandouw dan Ketua Umum  OASE KIM Tri Suswati Karnavian.

Di momen pembukaan, ada penampilan choir yang membawakan mars BNN serta fragmen peserta Ketahanan Keluarga 2022 bersama dengan BNNP Sulut (Dian Yuni Seria, S.I.Kom) dan TP PKK Prov. Sulut (Dr. Preysi Siby, M.Psi).

Setelah itu, pembahasan mengenai Program Ketahanan Keluarga oleh Penyuluh Narkoba Ahli Madya Rotua Sihotang dari Direktorat Advokasi BNN RI dan diskusi panel Anti Narkoba oleh Direktur Advokasi BNN RI  Drs. Jafriedi M.M, dan Deputi Rehabilitasi BNN RI Dra. Riza Sarasvita, MHS., M.Si., Ph.D.

Diangkatnya tema sosialisasi anti narkoba dan literasi digital, menurut Tri Suswati Karnavian adalah karena narkoba saat ini sudah menjadi bencana nasional dan sudah mencapai level yang paling menguatirkan pada tingkat anak-anak muda. Bahkan juga didapati pada anak-anak di tingkat Sekolah Dasar.

“Kita juga di sini membuat literasi digital di mana ini penting karena kita juga tahu bersama bahwa teknologi informasi sudah menjadi kebutuhan kita sebagai manusia. Di mana setiap orang umumnya sudah mempunyai gadget atau alat informasi. Ini menjadi sasaran yang paling sering dicari oleh para pengedar narkoba dikarenakan mereka sangat rentan dan mudah untuk diajak menggunakan,” ujar.

Ketum OASE KIM ini mengingatkan seluruh generasi muda agar menjauhi segala bentuk penyalahgunaan narkoba. “Kepada anak-anak semua, ingat kalian harus mengetahui bahwa kalian adalah sasaran utama dari penyalahgunaan narkoba ini,” tandasnya.

Jadi, sambungnya, kalian harus betul-betul sadar dan melindungi diri kalian untuk terhindar dari penyalahgunaan narkoba ini. Mudah-mudahan dengan sosialisasi anti narkoba ini kalian lebih paham lagi bagaimana efek negatifnya.

Wakil Gubernur Sulut Steven OE Kandouw dalam sambutannya menegaskan, penyalahgunaan narkoba harus diberantas dengan penanganan holistik atau berhubungan dengan sistem keseluruhan yang mampu melibatkan semua komponen masyarakat sehingga tak parsial atau hanya menjangkau penggunaannya saja tapi mampu memberantas narkoba hingga ke bandarnya.

“Saya percaya untuk penanganan dan antisipasi terhadap narkoba ini perlu tindakan-tindakan yang holistik tidak hanya parsial, termasuk ada keterlibatan dan kerja sama seluruh komponen masyarakat,” ujarnya. (elka)

Meimonews.com – Kolaborasi orqanisasi gereja yakni WKRI, Legio Maria dan Lansia serta didukung LC Paroki St. Antonius Padua Tataaran digelar Hari Orang Sakit Sedunia (HOSS) 2022, Sabtu (19/2/2022).

Kegiatan yang diadakan dalam rangka HOSS tersebut adalah pengobatan gratis berupa pemeriksaan kesehatan, pemeriksaan darah dan mata, pemberian kacamata di kompleks gereja serta perayaan ekaristi di gereja yang dipimpin Pastor Dismas Salatia Pr (pastor paroki)

Pastor Dismas menegaskan, di masa Pandemi Covid-19 ini, masalah kesehatan bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah.

“Tapi pihak Gereja juga harus terlihat untuk mengambil bagian dalam pelayanan khususnya di bidang kesehatan bagi masyarakat,” ujar Pastor Dismas.

Oleh karena itu, tambahnya, dalam peringatan Hari Orang Sakit se-Dunia kali ini dilaksanakan pemeriksaan kesehatan umum berupa pemeriksaan darah dan mata serta pembagian kacamata.

“Ini bukan saja hanya untuk umat Katolik setempat, melainkan bagi seluruh masyarakat,” ujar Pastor Dismas.

Kegiatan sosial ini mendapat respon positif dari warga yang datang untuk melakukan pemeriksaan kesehatan.

“Tak orang dari 140 orang baik umat maupun masyarakat Tataaran ikut dalam kegiatan ini,” ujar Ketua Legio Christi Paroki St. Antonius Padua Tataaran Ronny Boentoro kepada Meimonews.com di Tataaran, Senin (21/2/2022).

Disebutkan, warga yang datang dalam pemeriksaan kesehatan mengaku senang dengan adanya pengobatan gratis ini karena hal itu sangat membantu masyarakat, terlebih di masa pandemi Covid-19. (lk)