Meimonews.com – Keuskupan Manado yang wilayah pelayanannya tersebar di tiga provinsi yakni Sulawesi Utara, Gorontalo dan Sulawesi Tengah, kini memiliki satu paroki baru yakni Paroki St. Thomas Aquino Sea.
Paroki baru ini merupakan pemekaran dari Paroki St. Petrus Rasul Warembungan dan merupakan paroki ke-77 di Keuskupan Manado.
Peresmian Paroki Sea dilakukan dalam perayaan ekaristi/misa di gereja dan dilanjutkan dengan acara syukuran di bangsal halaman depan gereja, Minggu (3/8/2025).

Misa dipimpin Uskup Manado Mgr. Benedictus Estephanus Rolly Untu MSC di dampingi Prokur/Ekonom Keuskupan Manado Pastor Yansen Dianomo Pr, Pastor Paroki Warembungan Alfianus Windy Tangkuman Pr dan Pastor Paroki St. Thomas Aquino Hermas Asumbi MSC serta Frater Diakon Michael Kewo Pr.
Ratusan umat dan sejumlah undangan hadir pada peresmian paroki ini berdasarkan surat keputusan (SK) Uskup Manado no. 59/U/SK/VII/2025 tertanggal 30 Juli 2025.

Paroki baru ini memiliki 2 Stasi yakni St. Klemens Wenwin dengan 5 wilayah rohani dan Stasi Caritas Christi CHT dengan 3 wilayah rohani serta Pusat Paroki dengan 11 wilayah rohani.
Umat wilayah paroki baru ini tersebar di sejumlah perumahan di antaranya Wenwin, CHT, Wamaru, Trimitra ,Lestari 1,2,3,4, dan 5, Permata Asri, Bukit Indah, Bangun Griya, Bumi Permai, Parum Warembungan dan Desa Sea.

Untuk Pastor Paroki, Uskup Manado lewat SK No. 60/U/SK/VII/2025 tertanggal 30 Juli 2025 telah menunjuk dan mengangkar Pastor Hermas Asumbi MSC sebagai Pastor Paroki St. Aquino Sea.
Sebelum terbentuknya Dewan Paroki, Pastor Hermas di dampingi Koordinator Bidang (Korbit) 1-5 yakni Henny Purasa, Hardi Sanggel, Johanis Wowor, Ronny Binioli dan Jacob Rotty.

Pastor Tangkuman berterima kasih karena setelah melalui proses panjang tiga stasi di Sea yang sebelumnya masuk dalam wilayah Paroki Warembungan, bisa menjadi paroki baru dengan nama Paroki St. Thomas Aquino Sea. “Ini merupakan penyelenggaraan Tuhan,” ujarnya.
Peresmian paroki ini, menurutnya, bisa terjadi karena peran banyak pihak terutama umat setempat dan pastor serta lainnya. Apa yang diharapkan sudah terallisasi, sudah menjadi paroki.

Pastor Asumbi dalam sambutannya menegaskan ketaatannya kepada Uskup Manado karena ia telah ditunjuk dan diangkat untuk memimpin/melayani di paroki ini sebagai pastor paroki.
“Saya taat kepada uskup. Oleh karenanya saya menerima penugasan sebagai pastor di paroki ini selama 3 tahun masa jabatan,” ujarnya seraya menambahkan siap diganti, walau belum genap 3 tahun bila diperlukan Uskup.

Diungkapkan, ia pernah ke tempatnya St. Thomas Aquino, yang memang memiliki kecerdasan luar biasa sehingga disebut Doktor Angelicus (doktor yang banyak tahu tentang Tuhan).
Pastor yang pernah bertugas di Jepang ini berharap teladan dari St. Thomas Aquino dapat dipedomani di paroki ini.

Uskup Manado dalam sambutannya menyebut persiapan pendirian paroki yang umatnya, sebelum ini masuk dalam Paroki Warembungan, telah matang. Itulah sebabnya, Keuskupan Manado meresmikan pendiriannya sebagai paroki baru.
Paroki St. Thomas Aquino Sea ini, menurut mantan Provinsial MSC Indonesia ini, bisa diresmikan karena adanya dukungan banyak pihak terutama umat, pastor dan lainnya.
“Mari tidak hanya dengan ucapan selamat tapi menghadap ke depan. Kiranya kebersamaan pusat paroki dan dua stasi terus dimantapkan,” ujar uskup kelahiran Lembean, Minahasa Utara ini.

Uskup mengingatkan untuk terus memantapkan sebagai persekutuan, berjalan bersama agar mujizat itu terus nyata dalam kehidupan setiap hari.
Persekutuan, menurut Uskup, itu dibangun mulai dari keluarga, wilayah rohani, paroki, keuskupan hingga gereja universal, “Terus bakudukung karena hal itu sangat baik dan bangunlah kerjasama di paroki ini,” ajak Uskup,

Senada dengan Pastor Asumbi, Uskup menguraikan tentang kehebatan St. Thomas Aquino. Oleh karena, Uskup mengajak agar hendaknya umat di paroki ini menjadikan teladan St. Thomas Aquino jadi pegangan/pedoman dalam pelayanan di paroki ini.
Ditegaskan untuk siap-siap berjalan sesuai arah dasar rencana strategis (renstra) sesuai dengan tuntunan Tuhan dalam pelayanan,
Turut memberikan sambutan pada acara syukuran yang turut dihadiri mantan pastor yang pernah melayani di Stasi yang kini jadi paroki seperti Pastor Hanny Mentang Pr, Superior Daerah MSC Sulkaltim Kornelius Kilu Keban, sejumlah pastor lainnya termasuk Vikep Tombulu Berje Karundeng Pr adalah Hukum Tua Desa Sea Beatrix Tamuntuan.
Sebelum makan bersama, Korbid 1 menyampaikan banyak terima kasih kepada semua pihak, baik umat setempat termasuk bapak-bapak yang telah mempersiapkan acara peresmian ini serta kepada umat, donator, pastor, Keuskuan Manado dan lainnya sehingga Paroki St. Thomas Aquino bisa berdiri dan diresmikan. (elka)





