Meimonews.com – Setelah terhenti karena pandemi Covid-19 maka di situasi yang kondusif ini, kembali PPP (Perhimpunan Putra Putri) Brimob mengadakan sosialisasi Tiblantas (Ketertiban Berlalulintas) dan Keselamatan Berlalulintas (Kamsel) bagi anak usia dini.

Kali ini, yang mendapat sosialisasi.adalah siswa SD Katolik 21 Gunung Tabor Pakowa Manado. Kegiatan yang dilaksanakan, Jumat (19/8/2022) di kompleks sekolah diikuti 70-an siswa kelas 1, kelas 2 dan kelas 3, yang di dampingi sejumlah guru.

Kegiatan yang menampilkan narasumber/pemateri Lexie Kalesaran (Ketua PPP Brimob) dan Ipda Noviandy Hiola ini diawali pengantar kata oleh Kepala SD Katolik 21 Gunung Tabor Pakowa Linda Lelet.

Lelet menyambut positif kegiatan ini yang bertujuan memberi informasi dini dan bermanfaat jangka panjang kepada para siswa di sekolahnya, walau baru untuk kelas 1 sampai kelas 3.

“Terima kasih kepada PPP Brimob yang berkenan mengadakan sosialisasi Tiblantas dan Kamsel di sekolah kami. Terima kasih pula untuk para pembicara,” ujar Lelet.

Kegiatan ini, penting bukan hanya saat ini tapi juga untuk ke depannya. Pemberian informasi secara dini ini, menurutnya, sangat penting baik untuk bekal masa depan tapi sekaligus juga bisa langsung dirasakan saat ini, untuk keselamatan siswa itu sendiri karena sedari dini mereka sudah mengetahuinya dan bisa langsung diterapkan sepulang sekolah.

Pemaparan materi tidak hanya secara lisan tapi diikuti pula dengan pemaparan alat-alat peraga rambu-rambu lalulintas dan praktik berlalulintas diberikan pembawa materi kepada para siswa yang terlihat senang.

Lebih menarik, saat praktik menyeberang jalan melewati zebra cross yang dipandu Ipda Hiola di dampingi Kalesaran dan Lelet, terlihat para siswa merasa gembira/senang, bahkan ingin mengulangi lagi, namun karena keterbatasan waktu maka hanya diberikan sekali saja tapi diikuti semua siswa.

Orangtua/wali siswa, karena merasa senang, terlihat mengambil gambar dan membuat video ketika para siswa praktik menyeberang jalan yang dipandu pemateri.

Kasat lantas Polresta Manado AKP Noldy Undap  memberikan respons positif terhadap kegiatan ini dan menugaskan personilnya yakni Ipda Noviandy Hiola untuk hadir dan memberikan materi pada kegiatan sosialisasi tersebut. (elka)

Meimonews.com – Sebanyak 50-an siswa dan beberapa guru SMA Negeri 8 Manado (Smandel) pimpiman Mediatrix N. Ngantung ikut Pelatihan Satgas dan Relawan Anti Narkoba di aula sekolah, Jumat (19/11/2021).

Pelatihan hasil kerjasama Smandel dan Perhimpunan Putra Putri (PPP) Brimob ini menampilkan narasumber Kepala BNN Sulut Brigjen Pol. J. Victor Lasut dan Ketua PPP Brimob Lexie Kalesaran.

Lasut membawakan materi tentang Kebijakan dan Strategi dalam Upaya P4GN sementara Kalesaran membawakan materi Kerelawanan, Satgas dan Rencana Aksi.

Dalam pemaparan materinya, Lasut antara lain menjelaskan tentang apa itu narkoba, jenis-jenis dan efek pemakaiannya, modus operandi penyebaran narkoba, upaya pencegahan, pemberantasan dan Rehabilitasi yang telah dilakukan BNN.

Sementara Kalesaran menjelasan tentang apa itu kerelawanan dan satgas disertai contoh, rencana aksi nasional P4GN serta apa saja yang akan dibuat satgas dan relawan dalam kaitannya dengan upaya P4GN (Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba).

Setelah pelatihan ini, sebut Kalesaran, akan ada tindak lanjut untuk mempersiapkan Smandel Bersinar yang akan dicanangkan dalam waktu dekat.

Kelesaran mengapresiasi perhatian dan dukungan Kepala Smandel Mediatrix N. Ngantung dalam upaya P4GN termasuk di sekolah yang dipimpinnya.

Sebelum penyampaian materi, Waksepsek Erwin Linelejan (mewakili Kepsek Mediatrix N. Ngantung yang hari ini mengikuti kegiatan Sekolah-sekolah Penggerak di Minut) melantik Pengurus Satgas Anti Narkoba Smandel.

Pengurus yang dilantik berdasarkan SK Kepsek antara lain terdiri dari Ketua Gabriel Wulur, tiga orang Wakil Ketua, Sekretaris Loveliana Tatebale, seorang Wakil Sekretaris, Bendahara Nekesha Likliwatil dan enam Anggota.

Berapa guru menjadi Penasehat di antaranya Jenny Paulus (Wakepsek dan Ketua Panitia Pelatihan), Ronald Rondonuwu, Ellen Rattu dan Senny Sambouw

Kegiatan pelatihan turut didukung BNN Sulut. Nampak hadir dari BNN antara lain Koordinator Bidang P2M Sam G. Repy, Terry Tikoalu, Dian dan Udin. (af)