Meimonews.com – Ratusan siswa kelas 12 SMA Negeri 7 Manado mendapat sosialisasi tentang Penerimaan Mahasiswa Baru (Maba) Universitas Negeri Manado (Unima), Senin (3/2/2025).

Para siswa mendapat sosialisasi yang dibawakan oleh Tim dari Unima yakni Sekretaris Panitia Penerimaan Maba Unima 2025/Kepala Biro Perencanaan, Kerjasama dan Humas Unima Vivi M. Saroinsong, Ketua Tim Sosialisasi/Kepala PPL Unima Herry Sumampouw dan anggota Tim Sosialisasi/Sub Koordinator Kerja Sama dan Hubungan Masyarakat Biro PKHM Unima Marcia Imelda Watulingas.

Sekretaris Panitia Penerimaan Maba Tahun 2025 Unima/Kepala Biro Perencanaan, Kerja Sama dan Humas Unima Vivi Saroinsong saat memberikan materi

Para siswa mendapat informasi baik profil universitas yang memiliki visi Unima Unggul, Inovatis Berdasarkan Mapalus serta program-program studi yang ada di Unima.

Anggota Tim Sosialisasi/Sub Koordinator Kerja Sama dan Hubungan Masyarakat Biro PKHM Unima Marcia Imelda Watulingas saat memberikan materi

Ada beberapa prodi baru di Unima, yang tidak ada di universitas lainnya di daerah ini. Beberapa keunggulan prodi tersebut dipaparkan tim sosialisasi.

Ketua Tim Sosialisasi/Kepala PPL Unima Herry Sumampouw (berkacamata) saat memberikan materi di dampingi Patrik Pangkey (Guru SMA Negeri 7 Manado)

Untuk memudahkan penerimaan informasi sejumlah leaflet dibagikan kepada peserta sosialisasi. Selain itu, sosialisasi dilaksanakan dari kelas ke kelas, yang di dampingi Patrik Pangkey (guru SMA Negeri 7 Manado).

Sosialisasi ini disambut baik oleh Kepala SMA Negeri 7 Manado Hanny Wiliam Rawung serta Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum JP Supit dan Wakil Kepala Sekolah Bidang Humas Meiske Maindoka.

Hal tersebut dikarenakan informasi yang diberikan saat sosialisasi bermanfaat bagi siswa yang berada di sekolah ini untuk memilih fakultas atau prodi yang diinginkan untuk kelanjutan studinya nanti. (FA)

Meimonews.com – 2 siswa SMA Negeri 7 (Smantu) Manado mengukir prestasi membanggakan di lomba memperingati Dies Natalis STIBA Manado Tahun 2024, yang dilaksanakan di Mantos, Selasa-Rabu (20-21/2/2024).

Ada dua jenis lomba yang berhasil diukir prestasi membanggakan untuk Smantu Manado di ajang lomba tingkat SMA/SMK Provinsi Sulut yakni Lomba Karigrafi Bahasa Jepang.

Untuk Lomba Karigrafi Bahasa Jepang, siswa Imanuela Mokodaser meraih juara pertama sementara Lomba Siswa Teladan, Rizki Aditya menjadi juara ketiga.

Atas prestasi tersebut, Kepala SMA Negeri 7 Manado Hanny William Rawung menyampaikan terima kasih kepada para siswa dan guru pendamping yang telah mengharumkan nama baik sekolah di ajang tersebut.

“Terima kasih para siswa yang sudah memberikan yang terbaik untuk SMA Negeri 7 Manado. Terima kasih juga untuk guru-guru pendamping bahasa Jepang Sensei Grace, Rita dan Sandra serta Ibu Adolfien Watania dan Loula Manseh,” ujar Rawung. (Fer)

Meimonews com – Kepala SMA Negeri 7 Manado Hanny William Rawung rutin mengadakan supervisi/mengontrol ke kelas-kelas yang ada di sekolah yang dipimpinnya. Itu seperti terlihat Kamis (9/11/2023).

Setidaknya, seminggu tiga kali bahkan ada kalanya hampir tiap hari, Rawung melakukan turun langsung melihat/mengontrol keadaan yang ada di masing-masing kelas. Hal ini agar apa yang ada dapat dilihat atau didengar langsung.

Beberapa hal terkait dengan maksud diadakannya supervisi diperoleh Rawung saat melakukan kegiatan yang menjadi tugas dan tanggung jawabnya sebagai pimpinan sekolah yang berlokasi di Kelurahan Tingkulu Kota Manado ini.

Saat supervisi, Rawung memantau/melihat kesiapan guru mengajar, perangkat pembelajaran, pengelolaan kelas termasuk keadaan siswa, kerapihan berpakaian dan kebersihan dan lain-lain.

“Supervisi itu bukan untuk mencari salah dan memberi sanksi tapi bila ditemukan ada kekurangan bisa langsung diperbaiki dan ada komunikasi untuk kemajuan pendidikan di sekolah,” ujar Wakil Kepala Sekolah Bagian Kesiswaan Meiske Maindoka dalam percakapan dengan Meomonews.com di ruang guru, Kamis (9/11/2023).

Kepala Sekolah, sambung Maindoka yang di dampingi Wakil Kepala Sekolah Bagian Kesiswaan Lisye Manumpil, rajin/rutin melakukan supervisi/mengontrol kelas-kelas yang di sekolah ini agar melihat langsung keadaan/kondisi yang ada.

“Selain melihat langsung, pak Kepsek mendengar pula informasi atau masukkan dari guru-guru tentang apa yang ada saat supervisi,” ujar Maindoka seraya menambahkan, masukkan tersebut kemudian dicari solusinya. (Fer)