Meimonews.com –  Setidaknya, sudah hampir 100 siswa SMA Negeri 1 Manado yang dinyatakan lulus Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) jalur prestasi yang disebut SNBP (Seleksi Nasional Berbasis Prestasi) tahun 2023 sudah mendaftar karena telah dinyatakan lulus.

Data sementara yang sudah masuk sampai Kamis (30/3/2023) jam 16.00 ini yang telah diterima di perguruan tinggi tanpa tes atau jalur prestasi (SNBP) mencapai 92 siswa,” ujar Kepala SMA Negeri 1 Manado Jemmy Jeremias kepada Meimonews.com di ruang kerjanya, Kamis (30/3/2023).

Perinciannya, sambung Jeremias, yang lulus di Universitas Indonesia 4 orang, UNDP 1 orang, UGM Jogyakarta  1 orang, Udayana Bali 1 orang, UNM Malang, Unima Tondano 6 orang dan Unsrat Manado 78 orang.

Mereka itu, sebut mantan Kepala SMA Eben Haezar Manado ini, adalah siswa SMA Negeri 1 Manado yang lulus penerimaan mahasiswa baru jalur prestasi (SNBP) yang melapor bahwa mereka sudah mendaftar lewat jalur online.

Jeremias memperkirakan akan ada lagi dari siswa sekolah yang kini dipimpinnya, yang telah dinyatakan lulus SNBP sehingga membuat jumlah total siswa SMA Negeri 1 Manado yang lulus SNBP tahun ini bertambah banyak jumlahnya.

“Semoga lebih dari 100 siswa kami yang diterima di universitas atau perguruan tinggi ternama di Indonesia dari sekitar 200 siswa yang ikut SNBP tahun ini,” harapan Jeremias, pimpinan sekolah yang memiliki akreditasi A Unggul ini. (Fer)

Meimonews.com – Target 5 mata pelajaran (MP) dari 10 MP yang diikuti pada lomba Olimpiade Siswa Nasional (OSN) berhasil dipenuhi utusan SMA Negeri 1 Manado pada lomba Tingkat Kabupaten/Kota yang dilaksanakan 24-25 Mei 2022. Siswa dari MP tersebut nantinya berlomba di Tingkat Provinsi yang akan dilaksanakan Agustus mendatang.

“Dari 5 mata pelajaran yang ditargetkan lolos dalam OSN Tingkat Kabupaten/Kota, kami berhasil meloloskan lima mata pelajaran dengan jumlah 9 siswa,” ujar Kepala SMA Negeri 1 Manado Jemmy Jermias kepada Meimonews.com di ruang kerjanya, Kamis (23/6/2022).

Dijelaskan, empat mata pelajaran yang diunggulkan terpenuhi sementara satu mata pelajaran tergantikan. Kelima MP yang diunggulkan terdiri dari matematika, ekonomi, geografi, biologi dan fisika. Empat yang lolos adalah matematika, ekonomi, geografi dan  geologi. Yang tidak gol/lolos adalah fisika tapi tergantikan dengan astronomi.

Sepuluh MP yang dilombakan adalah astronomi, biologi, ekonomi, fisika, geografi, informatika, kebumian, kimia, dan matematika. Setiap MP hanya dibatasi lima peserta/siswa. SMA Negeri 1 Manado ikut full team yakni empat puluh lima orang, setiap MP lima orang.

Utusan SMA Negeri 1 Manado yang berhasil menorehkan prestasi di lima MP tersebut adalah Rafa Zulhaq Rizaldi dan  Keisha Karen Manoppo yang menduduki peringkat 1 dan 2 MP Ekonomi, Valent Tio Inkiriwang peringkat 2 MP Matematika,  Claudia Belabdan Bilgys Ramadhani Reksoprojo peringkat 5 dan 9 MP Astronomi,  Osvalda Koyongian, Yoel M. Suak dan Christo M. Widjayanto peringkat 5, 6 dan 8 MP Geografi, dan Gloria NR Rokot peringkat 5 MP Biologi.

Prestasi yang ditorehkan ini, menurut Jermias, sungguh luar biasa dan membanggakan baik bagi siswa, orangtua siswa tapi juga sekolah. Betapa tidak, tahun sebelumnya, hanya meloloskan dua orang dengan dua MP. Demikianpun, persiapan waktunya terbatas tapi bisa mencapai prestasi yang luar biasa.

Khusus waktu persiapannya, Jermias menjelaskan, sebelum ia menjadi Kepala SMA Negeri 1 Manado, belum terlihat adanya persiaan. Namun, ketika masuk/menjadi kepala sekolah pada awal Maret 2022, ia langsung tancap gas. Langsung mengadakan persiapan, bahkan mendatangkan pelatih dari LOPi (Lembaga Olimpiade Pendidikan Indonesia) Jakarta.

” Kalau cuma ambil pelatih dari daerah sini (Sulut) dengan waktu persiapan yang singkat maka sulit mengejar ketertinggalan. Maka diperlukan terobosan, diperlukan langkah cepat dan tepat yakni mendatangkan pelatih yang sudah berpengalaman dan memiliki kapasitas untuk hal itu yaitu LOPI,” ujar Jermias.

Dan hasilnya, sambung mantan Kepala SMA Eben Haezar Manado ini, sungguh memuaskan dan membanggakan. Nama SMA Negeri 1 Manado terangkat lewat prestasi keikutsertaan dalam OSN ini. “Prestasi yang dicapai ini buah dari kerja keras,” tandasnya. (af)