Meimonews.com – Kabar menggembirakan diterima Lembaga Penjaminan Mutu dan Pengembangan Pembelajaran (LMPP) Unsrat pada khususnya dan Unsrat pada umumnya.

Hal tersebut menyusul terbitnya Surat Keputusan (SK) Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi (Dirjen Dikti) Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi Republik Indonesia (Kemendiktisaintek RI) nomor 114/B/KPT/2026 tertanggal 12 Oktober 2026.

“Ya, Unsrat telah mendapat SK tentang Perguruan Tinggi Penyelenggara Pelatihan Peningkatan Keterampilan Dasar Teknik Instruksional (PEKERTI) Applied Approach (AA) tersebut,” ujar Kepala LPMPP Unsrat Max RJ Runtuwene kepada Meimonews.com di ruang kerjanya, Selasa (13/10/22/2026).

Kepala LPMPP Unsrat Max RJ Runtuwene (kiri) dan Sekretaris LPMPP Unsrat Esry Laoh (kanan)

Di dampingi Reynald J. Pakasi (Staf LPMPP Unsrat), Runtuwene menambahkan, SK tersebut sudah diterima pihaknya. Dan, ini merupakan bentuk pengakuan nasional bagi Unsrat.

Sekretaris LPMPP Unsrat Esry Laoh yang ditemui terpisah menjelaskan, dari puluhan perguruan tinggi baik negeri maupun swasta di Sulut, Unsrat adalah satu-satunya yang ditetapkan sebagai Penyelenggara PEKERTI Applied Aproac (AA).

Di Indonesia, dari 2.985 perguruan tinggi (belum termasuk perguruan tinggi keagamaan dan kedinasan), Unsrat menjadi salah satu yang ditetapkan dari 74 perguruan tinggi sebagai penyelenggara Pekerti AA.

Baik Runtuwene maupun Laoh bersyukur dan berterima kasih atas kerja keras sejumlah pihak terutama pimpinan dan staf di lingkungan LPMPP Unsrat

Adanya penetapan ini, merupakan bukti nyata dan diakui Kemendiktisaintek RI tentang hasil pelatihan dari Unsrat sebagai salah satu syarat dalam mengikuti sertifikasi pendidik untuk dosen. (FA)

Meimonews.com – Kabar menggembirakan bagi program studi (prodi) dan fakultas yang ada di lingkungan Unsrat Manado.

Tahun ini, Lembaga Penjaminan Mutu dan Pengembangan Pembelajaran (LPMPP) Unsrat pimpinan Max RJ Runtuwene (kepala) telah menyiapkan 10 (sepuluh) kategori bagi prodi-prodi atau fakultas-fakultas se-unsat yang berhasil memenuhi standar yang ditetapkan.

“Ada sepuluh kategori yang akan dinilai dan bila memenuhi standar yang ditetapkan, LPMPP Unsrat akan memberikan award,” ujar Sekretaris LPMPP Unsrat Esry Laoh kepada Meimonews.com di kantor LPMPP Unsrat, Senin (12/10/2026).

Di dampingi Reynald J. Pakasi, Laoh lantas merincikan kategori award tersebut. Pertama, Cleannovation Award; kedua, Best Internal Quality Audit (AMI) Awatd; ketiga, Best Tracer Study IKU Award; keempat, Best AEE Award; kelima, Outstanding Head Study Program Award.

Keenam, Outstanding Lecturer Award; ketujuh, Outstanding Student Award; kedelapan, Outstanding Education Personel Award; kesembikan, Excellent Acreditation Award 2026; dan kesepuluh, The Best Faculty Award 2026.

Kegiatan yang mengusung tema Apresiasi prestasi, penguatan budaya mutu dan transformasi Universitas Sam Ratulangi berkelas dunia ini akan dilaksanakan November 2026.

Pemberian penghargaan ini, menurur Laoh, terkait dengan program penjaminan mutu untuk kemajuan dunia pendidikan tinggi Unsrat Berdampak. (FA)

Meimonews.com – Sekitar 300 Pimpinan Unsrat dan Pimpinan Fakultas se-Unsrat menerima sertifikat Gemini Academy usai mengikuti Pelatihan Gemini Academy for Higher Education.

Pelatihan tersebut diselenggarakan Lembaga Penjaminan Mutu dan Pengembangan Pembelajaran (LPMPP) Unsrat bekerjasama Paideia Educational Solutions dan Google Indonesia di ruang rapat LPMPP Unsrat, Kamis – Jumat (7-8/10/2026).

Kegiatan ini dibuka pelaksanaannya oleh Wakil Rektor 1 Unsrat Arthur Gehard Pinaria (mewakili Pelaksana Tugas Rektor Unsrat Jamaluddin Jompa) di dampingi Kepala LPMPP Unsrat Max RJ Runtuwene.

Pimpinan Unsrat yang mendapat sertifikat internasional tersebut adalah para Wakil Rektor, Kepala Lembaga dan Biro universitas serta para Dekan, Wakil Dekan, Kepala Prodi dan Kepala Laboratoeium fakultas yang menjadi peserta kegiatan. (FA)

Meimonews.com – Pimpinan Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) menerima kunjungan kehormatan dari jajaran pimpinan TNI Angkatan Darat (AD) dalam pelaksanaan Job Fair Unsrat 2026 yang digelar di Auditorium Prof. Soemitro Djojohadikoesoemo Unsrat, Kamis (1/10/2026).

Pimpinan TNI AD yang terdiri dari Pangdam XIII/Merdeka Mayjen TNI Mirza Agus bersama Danrem 131/Santiago Brigjen TNI Yuri Elias Mamahit, disambut hangat oleh Wakil Rektor Bidang Akademik Unsrat Arthur Gehart Pinaria, Kepala LPMPP Max RJ Runtuwene dan sejumlah Dekan fakultas se-Unsrat.

Kunjungan ini bertujuan untuk mempererat hubungan kelembagaan serta mendukung ruang kolaborasi antara dunia militer dan perguruan tinggi, khususnya dalam penyediaan peluang karier, pengabdian negara, serta pengembangan potensi generasi muda.

Kunjungan pada kegiatan yang diselenggarakan LPMPP Unsrat ini tidak hanya bersifat seremonial tapi wujud nyata dukungan seperti terlihat ketika Pangdam memberikan sambutan/materi kepada pencari kerja yang memadati lokasi serta mendatangi booth-booth/tenan-tenan yang ada dan berdialog dengan penyedia lapangan kerja dan pimpinan Unsrat.

Wakil Rektor 1 Unsrat menyampaikan apresiasi yang tinggi atas kehadiran para pejabat utama Kodam XIII/Merdeka dan Korem 131/Santiago di tengah penyelenggaraan bursa kerja kampus.

Kehadiran pimpinan TNI AD ini memberikan dorongan motivasi bagi para mahasiswa dan alumni yang tengah mempersiapkan diri memasuki dunia kerja.

Melalui sinergi ini, diharapkan lulusan Unsrat tidak hanya siap bersaing di sektor industri dan profesional, tetapi juga memiliki wawasan kebangsaan yang kuat serta peluang untuk berkontribusi bagi bangsa dan negara melalui jalur pengabdian TNI. (FA)

Meimonews.com – Job Fair Unsrat Tahun 2026 yang diselenggarakan Lembaga Penjaminan Mutu dan Pengembangan Pembelajaran (LPMPP) Unsrat di Auditorium Unsrat, Rabu-Kamis (30/9-1/10/2026) dibanjiri pencari kerja (Pencaker).

Sekitar 2.000 pencaker baik mahasiswa dan alumni Unsrat maupun mahasiswa dan alumni perguruan tinggi lain serta masyarakat umum membanjiri lokasi kegiatan baik di hari pertama maupun hari kedua.

Sebanyak 30-an booth/tenan dari penyedia lapangan kerja didatangi pencaker dan dilayani petugas dari perusahaan, instansi, dan perbankan yang ikut dalam kegiatan yang dibuka pelaksanaannya oleh Wakil Gubernur Sulut Johanis Victor Mailangkay (mewakili Gubernur Sulut Mayjen TNI Purn Yulius Selvanus).

Mendampingi Wagub pada acara pembukaan dan saat peninjauan ke booth-booth yang ada di lokasi Job Fair adalah Wakil Rektor 1 Unsrat Arthur Gehard Pinaria (mewakili Pelaksana Tugas Rektor Unsrat Jamaluddin Jompa), Wakil Rektor 4 Steenie Edward Wallah, Kepala LPMPP Unsrat Max RJ Runtuwene dan sejumlah Dekan Fakultas se-Unsrat.

PencakerĀ terlihat senang dengan adanya Job Fair ini karena membuka kesempatan kepada mereka untuk mendapatkan pekerjaan, paling tidak mereka bisa tahu hal-hal yang diperlukan untuk mendapat pekerjaan.

Adanya booth/tenan dari Kodam XIXIII/Merdeka menjadi hal yang menarik karena di booth/tenan ini, para pengunjung bisa mendapat informasi terkait dengan penerimaan calon bintara, taruna, dan perwira TNI.

Di hari terakhir, sebelum acara penutupan, Pangdam XIII/Mdk Mayjen TNI Mirza Agus dan staf berkesempatan untuk mendatangi lokasi Job Fair, bahkan memberikan sambutan/pembekalan kepada para pencaker.

Kepala LPMPP Unsrat Max RJ Runtuwene dan staf tetap setia berada di lokasi kegiatan untuk memantau perkembangan yang ada

Saat mengunjungi booth-booth, Pangdam di dampingi Wakil Rektor 1 Unsrat, Ketua dan Sekretaris LPMPP Unsrat (Max RJ Runtuwene dan Esry Laoh), serta sejumlah Dekan Fakultas se-Unsrat.

Dalam sambutan penutupan kegiatan, Kepala LPMPP Unsrat berterima kasih kepada pimpinan perusahaan, instansi, dan perbankan mitra kegiatan yang menjadi penyedia lapangan pekerjaan serta Gubernur Sulut, Wagub Sulut, pejabat Pemprov Sulut, Pimpinan Unsrat, para Dekan se-Unsrat serta Tim LPMPP yang sudah melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab.sehingga Job Fair Unsrat boleh sukses.

“Ke depan LPMPP Unsrat akan melaksanakan beberapa kegiatan penting demi kemajuan Unsrat tercinta. Diharapkan, Tim LPMPP tetap sehati, tetap kompak sehingga apa yang menjadi tujuan program/kegiatan tahun 2026 boleh tercapai,” ujar Runtuwene. (FA)

Meimonews.com – Lembaga Penjaminan Mutu dan Pemgembangan Pembelajaran (LPMPP) Unsrat menggelar Unsrat Job Fair 2026 di Auditorium Unsrat, Rabu – Kamis (30/9-1/10)2026.

Kegiatan yang dibuka pelaksanaanya oleh Wakil Gubernur Sulut Johanis Victor Mailangkay, mewakili Gubernur Sulut Mayjen TNI Purn Yulius Selvanus, Rabu (30/9/2026) ini menghadirkan 30-an perusahaan, instansi, dan perbankan.

Dalam sambutannya, Gubernur Sulut menegaskan, Pemerintah Provinsi Sulut mendukung penuh penyelenggaraan Job Fair seperti ini karena kami memahami bahwa penguatan kualitas SDM adalah kunci untuk membangun daerah yang berkelanjutan.

“Pemerintah akan terus memfasilitasi ekosistem : mulai dari penyediaan pelatihan vokasi, digital literacy hingga kebijakan yang mendukung tumbuhnya industri dan lapangan kerja.

Gubernur yakin, kerjasama ini akan memacu pertumbuhan ekonomi daerah yang inklusif dan berbasis produktivitas tinggi.

Kepada seluruh mahasiswa, alumni, dan pengunjung Job Fair Unsrat 2026, Gubernur mengajak untuk menjadikan kesempatan ini sebagai pijakan awal menuju karier yang bermakna.

” Tanamkanlah visi bahwa saudara hadir di sini bukan hanya mencari pekerjaan tetapi sedang membangun masa depan. Jadilah teladan inovasi, profesionalisme, dan integritas. Berani bermimpi, berani bertindak, dan berani bersaing dengan hasil nyata,” ujar Wagub mengutip Gubernur.

Pelaksana Tugas (Plt) Rektor Unsrat Jamaluddin Jompa dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Wakil Rektor 1 Unsrat Arthur Gehart Pinaria mengemukakan, Unsrat Job Fair 2026 memiliki cakupan yang lebih luas.

“Selain mempertemukan mahasiswa dan alumni dengan perusahaan, dunia usaha dan dunia industri, instansi pemerintah, serta perbankan, kegiatan ini juga membuka ruang bagi mereka untuk memgenal berbagai jalur pengabdian kepada negara melalui TNI,” sebut Plt. Rektor.

Menurut Plt. Rektor, karier dan pengabdian tidak hanya dapat ditempuh melalui sektor swasta. Ada ruang yang luas dalam pemerintahan, dunia indistri, perbankan, berbagai profesi, dan juga melalui pengandian kepada masyarakat.

Karena itu, Plt. Rektor berharap, mahasiswa dan alumni Unsrat dapat melihat kegiatan ini dengan perspektif yang lebih luas. Jangan hanya bertanya : pekerjaan apa yang bisa saya dapatkan ? Tetapi mari kita mulai bertanya : di mana kompetensi saya dapat memberikan manfaat kontribusi terbaik.

Karena itu, para mahasiswa dan alumni diajak untuk memanfaatkan kesempatan yang tersedia dalam Job Fair ini. “Kunjungi booth perusahaan dan institusi, ikuti company presentation, career talk, talent matching, proses rekruitmen, maupun sesi wawancara yang disediakan,” ujar Wakil Rektor 1 mengutip Plt. Rektor.

Kepala LPMPP Unsrat Max RJ Runtuwene dalam laporannya menjelaskan, Unsrat Job Fair 2026 merupakan penyelenggaraan yang kelima kalinya sejak tahun 2026. Kegiatan ini merupakan salah satu upaya Unsrat untuk menjembatani mahasiswa tingkat akhir dan lulusan Unsrat dengan perusahaan, isntansi, perbankan, dan berbagai lembaga penyedia kesempatan kerja.

“Pada Job Fair kali ini, diikuti 30-an perusahaan, instansi, dan perbankan yang memberikan informasi peluang n kerja sekaligus kesempatan bagi mahasiswa dan alumni untuk memgikuti proses rekuitmen,” ujarnya.

Yang menarik, sambungnya, pada penyelenggaraan tahun ini, cakupan Job Fair juga semakin luas. Melalui sinergi dengan Kodam XIII/Merdeka dan Kodim 1309/Manado, mahasiswa dan alumni juga memperolrh akses informaai serta kesempatan mengukuti rekruitmen Bintara dan Perwira TNI, sesuai dengan persyaratan dan mekanisme yang berlaku.

Dengan demikian, menurutnya, Job Fair tidak hanya menjadi ruang untuk mengenal berbagsi pilihan karier dan pengabdian keoada masyarakat.

Usai membuka acara, Wagub di dampingi Wakil Rektor 1 Unsrat, Wakil Rektor 4 Unsrat Steenie Erward Wallah, Kepala LPMPP Unsrat, Kepala Bapelitbangda Sulut Jani Niklas Lukas, Kadisnakertrans Sulut Deicy Paath, Kadisperindag Sulut, Hendrik Reuben Tendean, sejumlah dekan se-Unsrat, dan undangan lainnya melakukan peninjauan ke booth yang ada, (FA)

Meimonews.com – Dunia kerja saat ini menuntut lebih dari sekadar ijasah akademik. Persaingan global dan dinamika industri yang begitu cepat mengharuskan lulusan perguruan tinggi (PT) memiliki proof of competence (bukti nyata kompetensi) yang diakui secara nasional.

Hal tersebut disampaikan Pelaksana Tugas (Plt) Rektor Unsrat Jamaluddin Jompa dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Wakil Rektor (Warek) 1 Unsrat Arthur Gehart Pinaria pada pembukaan kegiatan Witness BNSP (Badan Nasional Sertifikasi Profesi) Penyaksian Uji Kompetensi LSP P1 Unsrat.

Kegiatan ini diselenggarakan di Hotel Gran Puri Manado, Sabtu (26/9/2026) yang diikuti puluhan mahasiswa Unsrat, para asesor termasuk Dekan FEB Unsrat Victor PK Lengkong dan 4 Wakil Dekan serta pimpinan/staf LPMPP (Lembaga Penjaminan Mutu dan Pengembangan Pembelajaran) Unsrat.

“Pelaksanaan witness oleh BNSP hari ini merupakan tonggak sejarah (milestone)
yang sangat penting sekaligus emosional bagi Unsrat,” ujar Warek 1 mengutip sambutan Plt. Rektor.

Ditegaskan, perjalanan mendirikan LSP (Lembaga Sertifkasi Profesi) ini bukanlah proses yang instan; butuh waktu kurang lebih dua tahun penuh dengan dedikasi, ketekunan, serta koordinasi intensif dari jajaran LPMPP dan tim terkait.

Kehadiran LSP di lingkungan Unsrat ini memberikan keuntungan yang luar biasa strategis bagi institusi Unsrat, terutama dalam memastikan penguatan kompetensi
mahasiswa secara terstandar.

Dengan memiliki LSP sendiri, Unsrat dapat
secara mandiri menjembatani dunia akademik dengan kebutuhan industri. Terlebih lagi, saat ini kita telah memiliki 11 skema sertifikasi yang siap untuk melaksanakan uji kompetensi, yang mencakup berbagai bidang keahlian mahasiswa kita.

Hal ini tentu akan mendongkrak daya saing lulusan Unsrat di pasar kerja nasional maupun global. “Sertifikasi profesi bukan lagi sekadar pelengkap, melainkan paspor utama bagi lulusan Unsrat untuk menembus dunia industri dengan penuh rasa percaya diri,” tandasnya.

Atas nama sivitas akademika Unsrat, Plt Rektor Unsrat menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada pihak Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP), khususnya kepada kedua asesor yang hadir yakni Fauziah dan Hasnawati.

“Kehadiran bapak/ibu sekalian adalah kehormatan sekaligus wujud nyata dukungan BNSP dalam memastikan standar kompetensi terbaik bagi lulusan kami,” sebutnya.

Kepada para asesor, Plt Rektor berharap agar seluruh proses dapat dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab, objektif, transparan, dan sesuai dengan standar sertifikasi yang berlaku. “Laksanakan tugas dengan profesional, tetapi tetaplah memberikan suasana asesmen yang edukatif dan konstruktif bagi mahasiswa,” pintanya.

Kepada mahasiswa peserta witness, diharap memanfaatkan kesempatan emas ini dengan sebaik-baiknya. “Tunjukkan bahwa mahasiswa Unsrat tidak hanya cerdas secara teori, tetapi juga benar-benar kompeten, terampil, dan siap menghadapi tantangan dunia kerja melalui skema-skema yang telah disiapkan,” pinta Plt. Rektor.

Usai acara pembukaan, diadakan turun lapangan/asesmen ke tempat uji kompetensi (TUK), mengisi berkas-berkas kompetensi, penyerahan berkas dan acara penutupan oleh Kepala LPMPP Unsrat Max RJ Runtuwene.

Dalam sambutannya ketika menutup kegiatan, Kepala LPMPP Unsrat menyampaikan terima kasih kepada dua asesor dari BNSP yang sudah datang dan memberikan asesmen sehingga kegaitan ini bisa berjalan dengan baik.

Kepada para asesor, Runtuwene berterima kasih atas kehadiran dalam kegiatan ini serta dukungan yang telah diberikan selama ini termasuk ketika BNSP menerbitkan lisensi bagi LSP.Unsrat dengan 11 skema.

Runtuwene menyampaikan juga terima kasih kepada sejumlah pihak yang telah menberikan dukungan seperti mantan Rektor Unsrat Oktovian Berty Alexander Sompie sehingga LSP P1 Unsrat mendapat lisensi tersebut.

Ditegaskan, tugas kita belum selesai. Baru mulai untuk menghasilkan mahasiswa yang kompeten. Dan, saat ini, bukan cuma Unsrat tapi juga seperti ITB dan UGM, perlu menghasilkan lisensi banyak skema.

“Hal ini, seperti kata Plt Rektor Unsrat (saat memberikan sambutan pada acara pembukaan), ijasah itu cuma pengantar. Tapi, kompetensi itu yang membawa mereka (para mahasiswa – Red) bisa sukses,” tandas pejabat inovatif, kreatif dan familiar ini.

Ditegaskan pula, kesuksesan bisa dicapai karena adanya kebersamaan. Ada kerja tim. Keberhasilan yang diraih LPMPP termasuk LSP Unsrat tidak terlepas kaitannya dengan dukungan dan kerjasama tim seperti asesor, kaprodi serta pimpinan dan staf LPMPP Unsrat.

Secara terbuka, Runtuwene mengungkapkan rencana LPMPP Unsrat ke depan baik untuk tahun berjalan ini (2026) maupun tahun depan (2027) seperti asesor untuk mahasiswa, penambahan ruang lingkup, dan pelatihan asesor kompetensi.

Ketua LSP P1 Unsrat Ockstan Jurike Kalesaran kepada Meimonews.com menjelaskan, tujuan kegiatan ini adalah BNSP datang untuk menyaksikan uji kompetensi pertama yang dilakukan LSP P1 LPMPP Unsrat.

“Hal ini merupakan kelanjutan dari diterbitkannya lisensi LSP P1 Unsrat oleh BNSP untuk 11 lisensi,” ujarnya di dampingi Kepala Pusat Pelatihan Kompetensi Reni Lusia Kreckhoff, Manajer Sertifikasi Wisard Kalengkongan, Manajer Teknis Eric Alfonsius dan Bendahara Reynald J. Pakasi.

Saat ini, sebutnya, sudah ada 23 mahasiswa yang berkompeten. Dan, setelah melalui proses sesuai mekanisme yang ada, mereka akan mendapat sertifikat dari BNSP yang berlaku secara nasional dan internasional. (FA)

Meimonews.com – Guna memastikan kesiapan pelaksanaan Uji Kompetensi asesor 11 skema yang telah terlisensi, Lembaga Penjaminan Mutu dan Pengembangan Pembelajaran (LPMPP) Unsrat melakukan Pra Witness Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) P1 Unsrat.

Kegiatan yang diadakan di ruang rapat LPMPP Unsrat Manado, Rabu (23/9/2026) ini melibatkan asesor LSP P1 Unsrat, asesi pada masing-masing skema, tim LSP, serta unsur LPMPP.
.
Rangkaian kegiatan diawali dengan registrasi peserta, pembukaan dan doa, dilanjutkan dengan laporan kegiatan oleh Kepala Pusat Pelatihan Kompetensi Reni Lusia Kreckhoff, serta sambutan dan arahan dari pimpinan LPMPP/Dewan Pengarah LSP P1 Unsrat Max RJ Runtuwene di dampingi Sekretaris Esry Laoh.

Selanjutnya, Samuel P. Siagian sebagai asesor lisensi Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) memberikan penjelasan mengenai kesiapan dokumen witness dan standar operasional.prosedur (SOP) mekanisme Witness sebagai pedoman bagi asesor dan tim LSP dalam mempersiapkan proses penyaksian uji kompetensi.

Tahapan berikutnya difokuskan pada simulasi dan observasi kesiapan asesor serta proses asesmen yang disampaikan Solichatun selaku master Asesor BNSP.

Kegiatan ini memberikan kesempatan kepada asesor, asesi, dan tim LSP untuk memastikan bahwa tahapan asesmen, perangkat asesmen, administrasi, serta pelaksanaan di TUK telah dipersiapkan sesuai dengan prosedur yang dipersyaratkan.

Secara keseluruhan, kegiatan Pra-Witness menjadi sarana untuk menyamakan pemahaman, mengevaluasi kesiapan asesor dan asesi, memeriksa kesiapan TUK dan dokumen asesmen, serta mengidentifikasi hal-hal yang masih perlu diperbaiki sebelum pelaksanaan Witness yang sesungguhnya.

“Dengan kegiatan ini diharapkan seluruh skema yang akan mengikuti Witness dapat memenuhi persyaratan dan menjalankan proses sertifikasi kompetensi secara tertib, konsisten, dan sesuai prosedur LSP/BNSP,,” ujar Kepala.LPMPP Unsrat kepada Meimonews.com, usai kegiatan.

Pra-Witness, tambahnya di dampingi Reynald J. Pakasi (staf LPMPP Unsrat), merupakan tahapan penting untuk memastikan kesiapan SDM TUK, perangkat asesmen, dokumen administrasi, dan proses asesmen sehingga pelaksanaan Witness LSP P1 Unsrat dapat berlangsung dengan baik dan mendukung tahapan penguatan operasional LSP P1 Unsrat.

Diketahui, LSP Unsrat pimpinan Ockstan Kalesaran, belum lama ini telah mendapat lisensi dengan 11 skema oleh BSNP. (Baca : LSP Unsrat Dapat Lisensi 11 Skema dari BNSP).

Kegiatan Pra-Witness ini merupakan kelanjutan dari terbitnya lisensi tersebut. (FA)

Meimonews.com – Kabar menggembirakan diterima Lembaga Penjaminan Mutu dan Pengembangan Pembelajaran (LPMPP) Unsrat pada khususnya dan Unsrat pada umumnya.

Kabar menggembirakan tersebut adalah diberikannya Lisensi kepada Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Unsrat pimpinan Ockstan Jurike Kalesaran oleh Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) lewat surat keputusan nomor 3150/BNSP/VIII/2026.

Lisensi tersebut diberikan menyusul pelaksanaan Full Assesment (asesmen penuh) yang dilaksanakan di Ruang Rapat LPMPP Unsrat Mando, Sabtu (18/7/2026) yang dibuka pelaksanaannya oleh Wakil Rektor 4 Unsrat Steenie Edward Wallah (mewakili Rektor Unsrat Oktovian Berty Alexander Sompie).

Kepala LPMPP Unsrat Max RJ Runtuwene dan Ketua LSP Unsrat Ockstan Kalesaran

“Ada 11 skema lisensi yang diberikan, sesuai Surat Keputusan BNSP tersebut,” ujar Kepala LPMPP Unsrat Max RJ Runtuwene kepada Meimonews.com di Manado, Jumat (18/9/2026).

Di dampingi Reynald.J. Palasi (staf LPMPP) Unsrat, Runtuwene lantas merincikan kesebelas skema tersebut.

Pertama, skema klaster pelaksanaan pembesaran ikan kerapu di Keramba Jaring Apung (KJA). Kedua, skema klaster pemroduksian konten Kehumasan. Ketiga, skema peenerjemah teks bahasa.

Keempat, skema kualifikasi 3 bidang analisis kimia. Kelima, skema pelaksanaan pemeriksaan laboratorium biologi molekuler. Keenam, skema pemrogram muda (Associate Programmer). Ketujuh, skema pelaksanaan pengawasan keamanan pangan segar di peredaran.

Kedelapan, skema pemroduksian benih secara kultur jaringan. Kesembilan, skema supervisor garm unggas pedaging. Kesepuluh, skema jenjang 3 bidang kewirausahaan industri. Kesebelas, skema fasilitator organik tanaman. (FA)

Meimonews.com – 3 (tiga) perwakilan LPMPP (Lembaga Penjaminan Mutu dan Pengembangan Pembelajaran) Unsrat mengikuti Rakernas (Rapat Kerja Nasional) Konsorsium Forum LSP P1 Perguruan Tinggi Indonesia dan Seminar Nasional Tahun 2026 yang diadakan di Gedung Ki Hajar Dewantoro UNS Tower Hotel, Jl. Ir. Sutami No. 36, Pucangsawit Kota Surakarta (Jawa Tengah), baru-baru,

Kegiatan yang diselenggarakan Konsorsium LSP P1 Perguruan Tinggi Indonesia bekerjasama dengan Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Universitas Sebelas Maret (UNS) ini mengangkat tema Penguatan Tata Kelola LSP Perguruan Tinggi dalam Meningkatkan Sumber Daya Manusia Unggul Indonesia.

Kegiatan seminar dibuka oleh Rektor UNS Hartono sementara Keynote Speech adalah Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto.

Ketiga perwakilan tersebut adalah Kepala LPMPP Unsrat/Ketua Dewan Pengawas LSP Unsrat Max RJ Runtuwene, Ketua LSP Unsrat Ockstan Jurike Kalesaran dan Kabag Keuangan LSP Unsrat Reni Lusia Kreckhoof.

Kehadiran perwakilan dari LPMPP/LSP Unsrat ada kegiatan tersebut, jelas Runtuwene kepada Meimonews.com di Manado, Jumat (18/9/2026).tidak hanya sekadar hadir.

“Kami hadir dan memberikan kontribusi baik pemikiran maupun hal-hal yang telah dan akan diterapkan sekembali dari kegiatan tersebut,” ujarnya di dampingi Reynald J. Pakasi.

Dijelaskan, dalam konteks operasional Unsrat, LPMPP bertanggung jawab secara substantif terhadap pengawasan mutu pembelajaran, penyelarasan kurikulum berbasis Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI), dan efikasi operasional unit sertifikasi profesi.

Kehadiran dalam Rakernas Konsorsium Forum LSP P1 PT Indonesia Tahun 2026 di
Universitas Sebelas Maret Surakarta menjadi langkah strategis untuk mensinkronkan kebijakan internal perguruan tinggi dengan regulasi terbaru BNSP serta arah kebijakan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.

Berdasarkan paparan kebijakan dan hasil ketetapan Rakernas 2026, LPMPP Unsrat merumuskan beberapa implikasi strategis yang perlu segera ditindaklanjuti. Pertama, Penyelarasan kurikulum OBE dan skema LSP. LPMPP perlu melakukan remapping terhadap seluruh kurikulum program studi di Unsrat guna memastikan unit-unit kompetensi yang diuji dalam LSP P1 terintegrasi secara langsung ke dalam Capaian Pembelajaran Mata Kuliah (CPMK) dan Modul Praktikum.

Kedua, Audit Internal Tata Kelola LSP P1 Unsrat. Mengacu pada standar ISO/IEC 17024 yang dipaparkan oleh BNSP, perlu dilakukan evaluasi menyeluruh (gap analysis) terhadap Sistem Penjaminan Mutu Internal LSP P1 Unsrat, khususnya pada ranah kerahasiaan perangkat uji, pemeliharaan lisensi asesor, dan independensi komite teknis.

Ketiga, Digitalisasi Operasional Asesmen. Perlunya percepatan integrasi platform e-assessment di Unsrat yang terhubung dengan database verifikasi BNSP untuk mengefisiensikan administrasi pendaftaran, pelaksanaan uji, hingga penerbitan sertifikat kompetensi. (FA)