Meimonews.com – Lembaga Penjaminan Mutu dan Pengembangan Pembelajaran (LPMPP) Unsrat menggelar Focus Group Discussion (FGD) Eavaluasi Sistem Penjaminan Mutu Internal di Villa Emitta Tomohon, Kamis – Sabtu (12-14/2/2026).
Kegiatan yang dibuka pelaksanaannya oleh Wakil Rektor 1 (Bidang Akademik) Unsrat Arthur Gehart Pinaria (mewakili Rektor Unsrat Oktovian Berty Alexander Sompie) yang dikoordiner Easry O. Laoh (Sekretaris LPMPP Unsrat) ini diikuti para Kepala Pusat dan seluruh pegawai LPMPP Unsrat.
Pinaria menegaskan, FGD ini sangat penting untuk mengadakan evaluasi/revisi dan sinkronisasi untuk disesuaikan dengan Peraturan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi (Permendiktisaintek) nomor 39 Tahun 2025.

Selain itu, sebut Pinaria saat pembukaan kegiatan, Kamis (12/2/2026), dokumen mutu Unsrat ini wajib diimplementasikan untuk memberikan dampak untuk kemajuan Unsrat Manado.
Dalam sambutannya, Kepala LPMPP Unsrat Max RJ Runtuwene menjelaskan tentang hal-hal yang dibahas dalam FGD ini. Pertama, FGD ini difokuskan untuk menyelesaikan dokumen mutu (revisi dan sinkronisasi) terhadap draf yang sebelumnya telah diajukan di Senat Unsrat untuk disahkan.

Kedua, finalisasi form pembelajaran yang ada di website LPMPP dimana form tersebut sangat dibutuhkan dalam proses akreditas; ketiga, revisi standar operasinal prosedur (SOP) BKD (beban kinerja dosen). Keempat, final pembuatan SOP Kurikulum (penggantian dan perumusan).
Kepada Meimonews.com, BPP LPMPP Renakd J. Pakasi menjelaskan, FGD ini juga untuk optimalisasi anggaran di awal tahun dengan otput yang memberikan dampak nyata untuk kemajuan UnsratUnsrat. (FA)





