Meimonews.com – BKKBN RI mengadakan Rapat Sinergitas Program Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga)/BKKBN RI Tahun 2025, Jumat (10/1/2025).

Kepala BKKBN Sulut Diano Tino Tandaju bersama tim yakni Sekban Lady D. Ante, Ketua Tim Kerja dan pegawai di lingkungan sekretariat mengikuti rapat secara daring dari Ruang Lestari Kantor BKKBN Sulut.

Rapat yang dilaksanakan di ruang rapat kementerian ini dipimpin Sekretaris Kementerian/Sestama dan penguatan program oleh seluruh Kepala Biro di lingkungan Sesmen.

Dalam arahan, Sesmen menekankan beberapa prinsip penyelenggaraan Kemendukbangga/BKKBN dalam menjalankan program programnya antara lain memperhatikan integritas, tata kelola anggaran, prioritas dukungan Quick Wins dan memantau evaluasi output capaian.

Tandaju dan tim mengikuti rapat setelah memimpin Apel Kerja yang dilaksanakan di Kawasan Megamas Manado.

Dalam arahannya, Tandaju menegaskan tentang disipilin dan mengingatkan untuk hadir tepat waktu di kantor sehubungan dengan hasil kinerja ASN.

Usai apel kerja dilanjutkan dengan jalan sehat di seputaran kawasan Megamas Manado. (elka)

Meimonews.com – Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Sulut menggelar program Genting (Gerakan Orang Tua Asuh Stunting) di Kelurahan Kombos Timur, Manado.

Kunjungan ke Kelurahan Kombos Timur dilakukan dua tahap. Pertama, pada Selasa (7/1/2025) dan kedua pada Sabtu (28/12/2024). Sejumlah keluarga beresiko stunting diberikan bantuan nutrisi berupa telur dan beras.

Mendampingi Kepala BKKBN Sulut Diano Tino Tandaju selaku orang tua asuh saat kegiatan di antaranya Ketua Tim Satgas PPS Danny Lalamentik, dan Ketua Tim Kerja Umum dan Humas Advokasi KIE Ferouw Ratu.

Selain memberikan bantuan, Kaper dan tim melakukan pula pemantauan perkembangan status gizi dari dua ibu hamil dan ibu menyusui di keliurahan tersebut.

Keluarga yang mempunyai ibu hamil, perlu untuk didukung pemenuhan gizinya dalam rangka pencegahan kelahiran anak stunting.

Kaper berharap, dengan bantuan yang diberikan dapat membantu kebutuhan gizi keluarga terutama bagi ibu yang sedang hamil. (elka)

Meimonews.com – Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Sulut menargetkan jumlah anak stunting yang mendapat bantuan lewat program Bapak Asuh Anak Stunting (BAAS) terus bertambah.

“Kalau pada tahun 2023 dan tahun 2024 sekitar 1900-an orang yang sudah mendapat bantuan maka pada tahun 2025 ditargetkan akan mencapai 2000-an orang,” ujar Kepala BKKBN Sulut Diano Tino Tandaju kepada Meimonews.com di ruang kerjanya, Jumat (10/1/2025).

Program BAAS ini, sebutnya, akan disinergitaskan/digabung dengan program nasional BKKBN RI yakni Genting (Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting).

Karena Genting merupakan program nasional yang telah dicanangkan sehingga perlu dilaksanakan di daerah ini. “Maka kami akan melaksanakan program Genting bersinergi/digabung dengan program BAAS yang sudeh lama kami laksanakan,” tandasnya.

BKKBN Sulut, sebutnya, berterima kasih kepada Pemerintah Provinsi Sulut, Pemerintah Kabupaten/Kota se-Sulut dan pihak lain termasuk Bank SulutGo di bawah kepemimpinan Revino A. Pepah (Direktur Utama) yang telah membantu/bekerjasama dalam program BAAS di daerah ini.

Tak lupa pula, Tandaju berterima kasih kepada staf dan jajarannya yang telah membantu dalam pelaksanaan program ini.

Tandaju berharap kerjasama seperti ini terus berlangsung di tahun ini dan tahun-tahun mendatang. (elka)

Meimonews.com – Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga)/Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) RI meluncurkan Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (GENTING), Kamis (5/12/2024).

Peluncuran secara nasional dipusatkan di Dusun Cipule, Desa Mulyasari, Kecamatan Ciampel, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, dan diikuti secara daring oleh BKKBN Perwakilan se-Indonesia termasuk BKKBN Sulut.

Menteri Dukbangga/Kepala BKKBN Wihaji, Wamen Ratu Ayu Isyana Bagoes Oka, kementerian terkait, jajaran KemendukBangga BKKBN RI, dan para undangan lainnya mengikuti secara luring.

Kepala BKKBN Sulut Diano Tino Tandaju, jajaran dan undangan mengikiti peluncuran GENTING secara nasional lewat daring dari ruang rapat kantor BKKBN Sulut

Kepala BKKBN Sulut Diano Tino Tandaju, Sekban Lady D. Ante dan jajaran serta undangan yakni Kadis PPKB Kota Manado Macky FE Gosal, Kasiter Kolonel Lucy Sonny Maramis (mewakili Danrem 131 Santiago), perwakilan Bappeda Sulut dan perwakilan Dinas Dukcapil Sulut mengikuti kegiatan ini secara daring dari ruang rapat BKKBN Sulut.

Diketahui, GENTING) adalah gerakan gotong royong masyarakat untuk mewujudkan generasi yang sehat, cerdas, kuat dan tidak stunting, serta untuk meningkatkan kepedulian dan peran serta masyarakat dalam pencegahan stunting,

Penyerahan akad peduli stunting yang telah ditandatangani pihak terkait

Menteri Dukbangga/Kepala BKKBN RI
menjelaskan, kegiatan ini merupakan gerakan bantuan bagi keluarga berisiko stunting melalui kepedulian berbagai pihak sebagai orang tua asuh yang dilaksanakan oleh Pemerintah Daerah, Swasta, BUMN, BUMD, individu/lerorangan, LSM/komunitas perguruan tinggi/akademisi serta media, dan difasilitasi oleh Petugas Lapangan KB (PLKB) atau Kader BKKBN.

Sasarannya adalah ibu hamil, ibu yang memiliki baduta/menyusui, baduta 0-23 bulan, balita 24-59 bulan dari keluarga berisiko stunting miskin.

Penyerahsn bantuan kepada anak stunting di kota Manado oleh Kepala BKKBN Sulut Diano Tino Tandaju

Ditegaskan, negara punya kewajiban, tetapi jangan semuanya digantungkan kepada negara. Masyarakat juga bisa terlibat sebagai orang tua asuh.

Masyarakat dapat memilih memberi bantuan, mau dalam bentuk nutrisi, nonnutrisi, akses air bersih, atau edukasi, sederhana saja, rakyat hari ini butuh kehadiran kita bersama.

Penyerahan bantuan kepada anak stunting oleh Kasiter Korem 131/Stg Kol. Lucy Sonny Maramis

Khusus di Sulut, sebagai bentuk kepedulian telah dilaksanakan penandatanganan Akad Peduli Stunting oleh Kadis PPKB Kota Manado an. Brigita Gappa Kategori Baduta dan Balita Bentuk Bantuan Nutrisi dan Kepala BKKBN Sulut .

Tandaju mengatakan  dengan peluncuran GENTING akan menuntaskan stunting di Sulawesi Utara, dan meningkatkan kerjasama berkolaborasi berbagai pihak dalam pelaksanaan GENTING.

Mengakhiri kegiatan tersebut, Kepala Perwakilan BKKBN, Kadis PPKB Kota Manado, dan Kasiter Korem 131 Santiago, Sekretaris BKKBN Sulut menyerahkan bantuan kepada anak-anak stunting dari Kota Manado, disaksikan oleh semua peserta yang hadir. (elka)

Meimonews,com – Menjadi suatu kehormatan bagi Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Sulawesi Utara karena pimpinannya bisa diterima bertatapmuka dengan Menteri dan Wakil Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Dukbangga), yang belum lama ini dilantik.

Kepala BKKBN Sulut Diano Tino Tandaju diterima Menteri Kependudukan dan Keluarga Berencana/Kepala BKKBN-RI Wihaji dan Wakil Menteri/Wakil Kepala BKKBN-RI Ratu Ayu Isyana Bagoes Oka di ruang kerja Menteri, Jumat (28/11/2024).

Dalam tatap muka tersebut, Menteri meminta kepada Kepala Perwakilan untuk menyukseskan program Gerakan Orang tua Asuh Atasi Stunting (GENTING) yang merupakan program unggulan baru dari Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga)/BKKBN.

Program GENTING ini rencanannya akan di Launching pada tanggal 5 Desember 2024 serentak seluruh Indonesia.

Tandaju langsung merepons positif permintaan tersebut dan menyatakan kesiapan BKKBN Sulut dan jajaran untuk menindaklanjutinya, apalagi program unggulan tersebut sejalan program BAAS di daerah ini. (elka)

Meimonews.com – Dewan Pengurus Daerah (DPD) Ikatan Penyuluh Keluarga Berencana (IPeKB) Sulawesi Utara masa bakti tahun 2024-2028 dilantik dan dikukuhkan di Sintesa Peninsula Hotel Manado, Kamis (7/11/2024).

Pelantikan dilakukan Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat (DPP) IPelka) Anita Latifah sementara pengukuhannya dilakukan Kepala BKKBN Sulut Diano Tino Tandaju.

Acara pelantikan dan pengukuhan tersebut dilakukan di kegiatan Pemberdayaan masyarakat dalam rangka percepatan penurunan stunting di kampung keluarga berkualitas dan Penyerahan Laporan Kependudukan Provinsi (LKP) Sulut, Rabu-Kamis (6-7/11/2024), yang diwarnai pula dengan Penandatangan MoU antara Unsrat Manado dan BKKBN Sulut terkait dengan Penguatan program bangga kencana melalui tri dharma perguruan tinggi,

DPD IPeKB Sulut yang dilantik/dikukuhkan terdiri dari Pembina Kepala BKKBN Sulut. Ketua Umum Olvia Lora Lolowang, Wakil Ketua Umum Seprianus Alusinsing, Sekretaris Umum Kristanto Gultom, Wakil Sekretaris Umum Harlis Monoarfa, Bendahara Umum Margaretha Silangen dan Wakil Bendahara Umum Suriyani Masjidi.

Kepengurusan ini dilengkapi dengan beberapa Bidang dan Seksi serta Unit Pelaksana Teknis.

Dalam sambutannya, Anita menekankan pentingnya kolaborasi baik antarpengurus DPD, DPD dengan DPC dan DPP maupun dengan pihak terkait baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota di daerah ini.

“Organisasi ini bisa maju bila ada kolaborasi tersebut,” ujarnya seraya menambahkan tentang pentingnya penyusunan dan pelaksanaan program serta evaluasi.

Pengukuhan ini, menurut Tandaju, merupakan tonggak penting yang menandai lahirnya semangat baru dan komitmen bersama untuk terus meningkatkan peran penyuluh keluarga berencana di Sulut.

“Pengukuhan ini bukan sekedar seremoni namun merupakan amanah yang besar dan tanggung jawab mulia untuk bersama-sama menyukseskan program bangga kencana, khususnya dalam memperkuat akses dan layanan KB serta mendorong percepatan penurunan stunting,” ujarnya.

Dijelaskan, kita semua tahu bahwa keberhasilan program bangga kencana membutuhkan kerjasama dari seluruh pemangku kepentingan terutama penyuh KB sebagai ujung tombak dalam memberikan edukasi, pelayanan dan pendampingan kepada masyarakat.

Sebelum seluruh rangkaian kegiatan ditutup, ada penyerahan BAAS kepada sejumlah ibu hamil, penyerahan piagam star of the month penyuluh KB/PKB, dan penyerahan dana air bersih serta lanjutan penyampaian materi dari Dinas Koperasi dan UMKM Sulut. (elka)

Meimonews.com – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulut mengapresiasi prakarsa Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) terhadap pelaksanaan pemberdayaan masyarakat (dayamas) di Kampung Keluarga Berkualitas (KB) dalam Rangka Percepatan Penurunan Stunting (PPS).

Apresiasi tersebut disampaikan Gubernur Sulut Olly Dondokambey dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Kepala Bappeda Sulut Elvira Katuuk pada acara pembukaan kegiatan Pemberdayaan Kelompok Masyarakat di Kampung Keluarga Berkualitas dalam rangka Percepatan Penurunan Stinting yang diselenggarakan BKKBN Sulut di Sintesa Peninsula Hotel Manado, Rabu (6/11/2024).

“Kegiatan ini merupakan langkah konkret untuk meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat melalui pemberian akses dan dukungan teknologi serta pembinaan keluarga yang berkualitas,” jelas gubernur.

Pemprov Sulut sangat mengapresiasi juga terhadap dukungan BKKBN Sulut yang selalu konsisten mendampingi dan mengedukasi masyarakat dalam upaya membentuk keluarga berkualitas.

Terkait penyerahan Laporan Kependudukan Kependudukan Provinsi (LKP) Sulut yang dilaksanakan bersamaan dengan pelaksanaan pemberdayaan kelompok masyarakat di Kampung Keluarga Berkualitas dalam rangka PPS, gubernur berharap dapat memiliki gambaran yang lebih jelas mengenai jumlah, pesebaran, dan karakteristik penduduk.

“Penyerahan LKP ini menjadi langkah awal dalam memperkuat kebijakan dan program yang berbasis data, serta mendorong partisipasi masyarakat untuk lebih aktif dalam program pembangunan berkelanjutan, seperti halnya mewujudkan keluarga berkualitas di Sulut,” sebutnya.

Menurut gubernur, penyerahan LKP ini, tentu memiliki arti yang sangat penting. Hal ini menjadi dasar bagi kami dalam merumuskan kebijakan dan program pembangunan berbasis data kependudukan.

Kepala BKKBN Sulut Diano Tino Tandaju dalam laporannya menjelaskan dasar pelaksanaan kegiatan, tujuan dan sasaran kegiatan serta data prevalensi stunting di Sulut tahun 2023 dan program-program di Kampung Keluarga Berkualitas.

Khusus prevalensi stuntimg di Bumi Nyiur Melambai ini, Tandaju mengungkap adanya kenaikan dari 20,5 menjadi 21,3 persen di tahun 2023, di mana 8 kabupaten/kota mengalami peningkatan prevalensi stuntimg. Tandaju pun memaparkan prosentasi prevalensi stunting di kabupaten/kota tersebut.

Kegiatan yang diselenggarakan BKKBN Sulut ini diikuti sekitar 60 peserta yakni instansi terkait (Dinas Dukcapil dan KB, Dinkes, BNN, Dinas PMD, Dinas Koperasi, LPP TVRI, LPP RRI), Kadis dan Kabid Dalduk OPDKB Kabupaten/Kota se-Sulut, TP PKK Kabupaten/Kota, PKB/PLKB Kabupaten/Kota dan IpeKB Kabupaten/Kota.

Dalam kegiatan yang turut dihadiri Rektor Unsrat Oktovian Berty Alexander Sompie (sekaligus memberikan sambutan), Wakil Rektor 4 Unsrat Billy Kepel, Ketua IPADI Sulut Trioldi Sulut (yang memaparkan Laporan Kependudukan Provinsi) ini sejumlah narasumber ditampilkan.

Di antaranya, Kepala Bappeda Sulut yang menyampaikan materi Tatakelola pemerintahan dalam mendukung pemberdayaan ekonomi kelompok masyarakat di Kampung Keluarga Berkualitas untuk percepatan penurunan stunting.

Kepala BPKP Sulut Bambang Ari Setiono tentang Akuntabilitas dan transparansi penyelenggaraan percepatan penurunan stunting di Kampung Keluarga Berkualitas. Marlon Edwin Kamagi tentang Pengolaan sampah yang berwawasan lingkungan di Kampung Keluarga Berkualitas dalam rangka percepatan penurunan stunting.

Di awal kegiatan ini, ada penandatangan MoU antara Unsrat Manado (oleh Rektor Oktovian Berty Alexander Sompie) dengan BKKBN Sulut (oleh Kepala Diano Tino Tandaju) dan Penyerahan ATTG kepada 30 Kelompok UPPKA. (elka)

Meimonews.com – Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado dan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Sulut mengadakan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) tentang Penguatan Program Pembangunan Keluarga, Kependudukan dan Keluarga Berencana (Bangga Kencana) melalui Tridharma Perguruan Tinggi (PT) yang diadakan di Sintesa Peninsula Hotel, Rabu (6/11/2024).

Penandatangan MoU ini dilaksanakan saat kegiatan Pemberdayaan Kelompok Masyarakat di Kampung Keluarga Berkualitas dalam rangka Percepatan Penurunan Stunting Tahun 2024 dan Penyerahan Laporan Kependudukan Provinsi (LKP) Sulawesi Utaray ang diadakan di Sintesa Peninsula Hotel, Rabu (6/11/2024).

Yang menandatangani MoU mewakili Unsrat Manado adalah Oktovian Berty Alexander Sompie (Rektor) sementara dari BKKBN Sulut adalah Diano Tino Tandaju (Kepala).

Turut mendampingi saat acara penandatangana MoU adalah Wakil Rektor 4 Unsrat Mamado Billy Kepel dan Kepala Bappeda Sulut Elvira Katuuk yang mewakili Gubernur Sulut Olly Dondokambey.

Sebelum penandatangan MoU, Tandaju memberikan penjelasan terkait dengan MoU ini.

Dalam sambutannya, Sompie menyebutkan tentang ruang lingkup MoU ini, yang meliputi enam poin. Pertama, peningkatan pengetahuan dan keterampilan melalui pendidikan serta pelatihan program Bangga Kencana serta Percepatan Penurunan Stunting.

Kedua, pelaksanaan pendidikan, pelatihan dan pengembangan serta publikasi dalam kegiatan tri dharma perguruan tinggi termasuk implementasi program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM). Ketiga, pelaksanaan kegiatan pengabdian pada masyarakat dan peningkatan inovasi terkait program Bangga Kencana serta Percepatan Penurunan Stunting.

Keempat, pelaksanaan program inovasi kemahasiswaan (mahasiswa peduli stunting). Kelima, pertemuan ilmiah (seminar, workshop, konferensikonferensi) baik nasional maupun internasional terkait program Bangga Kencana serta Percepatan Penurunan Stunting. Keenam, pengembangan sumber daya manusia dan penguatan institusi.

“Dengan terbangunnnya kerjasama antara Unsrat dan BKKBN ini, diharapkan mampu untuk memberikan keuntungan antara kedua belah pihak, di mana pihak kampu dapat melaksanakan tugas tri dharma perguruan tinggi bersama BKKBN serta bersama-sama dengan BKKBN membantu terwujudnya program Bangga Kencana dan Percepatan Penurunan Stunting,” ujar Rektor.

Gubernur Sulut dalam sambutan tertulis yang dibacakan Kepala Bappeda Sulut menegaskan, penandatangan MoU antara BKKBN Sulut dengan Unsrat menjadi salah satu upaya yang sangat positif dalam membangun sinergi antara pemerintah dan lembaga pendidikanpendidikan.

“Kami berharap, MoU ini dapat menjadi landasan bagi kolaborasi yang lebih luas di masa depandepan, khususnya dalam bidang pendidikan, penelitian dan pemberdayaan masyarakat,” ujar Katuuk mengutip sambutan gubernur.

Usai acara penandatangan MoU, kedua belah pihak saling memberikan cenderamata berupa plakat masing-masing institusi. (elka)

Meimonews.com – Dalam rangka promosi dan pelembagaan GenRe Perwakilan BKKBN Sulut menggelar kegiatan Persepsi Seni dalam Membangun Generasi Muda tahun 2024 di Ruang Rapat Lestari BKKBN Sulut, Rabu (16/10/2024).

Kegiatan yang dibuka pelaksanaannya oleh Kepala BKKBN Sulut Diano Tino Tandaju ini diikuti PGI Sulut serta PIK R dari Manado, Tomohon, Minahasa Selatan dan Minahasa dan menampilkan beberapa narasumber.

Octavianus HA Rogi selaku narasumber dari Universitas Sam Ratulangi Manado menyajikan materi Membangun Life Skill melalui Seni Arsitektur dan Anak dan Agung Bagus Tonny Hartawan menyajikan materi Hidupkan Kembali Seni melalui Pendekatan Halus dan Unik melalui daring.

Dalam sambutanya, Tandaju mengatakan, masa peralihan remaja lebih mengarah pada kegiatan positif, maka para remaja harus didukung kreativitas, melakukan hal-hal kreatif yang bervariasi akan memberikan sesuatu yang baru dan segar, membuat hidup menjadi lebih indah, karena akan dikelilingi dengan hal-hal yang bervariasi dan tidak monoton.

“Dan, ketika remaja diberi ruang kreativitas, maka mereka tidak akan sempat memikirkan hal-hal negatif, seperti seks bebas, narkoba, mabuk-mabukan, tawuran dan lainnya,” ujarnya.

Tandaju berharap, melalui kegiatan ini dapat memberikan outcome serta dampak luar biasa bagi generasi muda yang menjadi roll model sebagai wujud tanggung jawab untuk menciptakan remaja yang kreatif, inovatif dan berakhlak. (elka)