Meimonews.com – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menegaskan, pihaknya siap mengamankan kepulangan Kepala Negara dan Delegasi peserta Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-42 ASEAN di Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Diketahui, Kepala Negara dan Delegasi akan mulai kembali ke negara asalnya setelah melalui seluruh rangkaian kegiatan KTT ASEAN, Kamis (11/5/2023).

Disebutkan, kepulangan para Kepala Negara dan Delegasi berbeda waktunya. Ia pun menyatakan Polri akan siap menyesuaikan pengamanan kepulangan.

“Tadi pagi kita sudah melaksanakan evaluasi dari beberapa kegiatan kemarin. Tentunya memang akan terjadi kepadatan karena memang kepulangannya berbeda-beda. Ada yang masih melaksanakan kegiatan dan mungkin juga masih ada yang stay untuk menikmati indahnya Labuan Bajo,” ujar Sigit di Command Center 91, Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur, Kamis (11/5/2023).

Menurut mantan Kabareskrim Polri ini, dalam proses pengamanan kepulangan Kepala Negara dan Delegasi, pihaknya berkoordinasi dengan seluruh stakeholder, termasuk Paspampres yang berada di ring 1 pengamanan.

“Tentunya, anggota kita telah melakukan langkah-langkah persiapan perencanaan dan juga koordinasi dengan seluruh stakeholder terkait dengan rekan-rekan dari Paspampres dari ring 1, sehingga terkait kegiatan yang ada atau tiba-tiba ada perubahan rencana bisa diinformasikan lebih cepat sehingga kita pun bisa segera menyesuaikan,” ujarnya.

Meskipun jadual kepulangan Kepala Negara dan Delegasi berbeda, mantan Kapolda Banten ini menegaskan, pada prinsipnya Polri akan berupaya semaksimal mungkin untuk melaksanakan tugas pengamanan dan pengawalan seluruh kegiatan yang ada. Khususnya terkait dengan kegiatan di venue yang saat ini masih berlangsung dan juga kepulangan dari seluruh rombongan. (AF)

Meimonews.com – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo bersama  Panglima TNI Laksamana Yudo Margono memimpin Apel Gelar Pasukan dalam rangka pengamanan  Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ASEAN di Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Dalam kesempatan tersebut, Kapolri dan Panglima TNI menegaskan, seluruh jajaran TNI dan Polri telah siap untuk melaksanakan pengamanan pada seluruh rangkaian kegiatan KTT ASEAN tersebut.

“Apel Gelar Pasukan kali ini merupakan bentuk kesiapan, TNI dan Polri siap untuk melaksanakan rangkaian kegiatan  pengamanan yang akan diselenggarakan mulai tanggal 7 Mei sampai dengan selesai nanti,” kata Kapolri usai memimpin Apel Gelar Pasukan di NTT, Sabtu (6/5/ 2023).

Dengan sinergisitas dan soliditas yang kuat, Sigit mengungkapkan, personil TNI-Polri beserta stakeholder terkait lainnya akan melakukan pengamanan dan penjagaan mulai dari proses kedatangan delegasi hingga kegiatan utama dari event internasional tersebut. “Ada beberapa event utama dan event tambahan yang tentunya semua harus berjalan dengan aman dan lancar,” ujar Sigit.

Dengan adanya pengamanan yang optimal, Sigit menegaskan, hal itu akan membuat pelaksanaan KTT ASEAN berjalan dengan aman dan lancar. Dengan begitu, negara Indonesia akan menjadi harum serta disegani di kancah internasional.

Bahkan, dengan berlangsungnya KTT ASEAN yang aman dan lancar, diharapkan dari kegiatan tersebut dapat menghasilkan keputusan-keputusan yang baik untuk Indonesia maupun negara lainnya.

“Tentunya, dengan  penyelenggaraan yang sukses dan pengamanan yang baik akan membawa posisi Indonesia mencapai posisi yang tentunya disegani di kawasan internasional. Dan kita harapkan dengan penyelenggaraan dan pengamanan yang baik juga akan menghasilkan keputusan strategis untuk kawasan ASEAN,” ujar Sigit berharap.

TNI, Polri, BSSN, BIN dan seluruh stakeholder dari Pemerintah pusat maupun daerah, menurut Kapolri, telah memahami, kunci suksesnya kegiatan itu bisa berjalan aman dan lancar adalah komitmen untuk bersinergi dan solid dalam melakukan seluruh rangkaian pengamanan kegiatan di KTT ASEAN.

“Oleh karena itu, tentunya setelah ini, kita minta dan arahkan semuanya segera membaur, bersatu dan kemudian mengenali apa yang menjadi ancaman tugas masing-masing,” sebut Kapolri.

TNI, Polri dan semua stakehoder, jelas Kapolri, siap untuk menghadapi berbagai macam ancaman, mulai dari masalah kriminalitas, kendala pada saat di rute, masalah teroris, masalah unjuk rasa dan juga persiapan kontijensi plan apabila ada hal-hal yang harus dilakukan.

“Tentunya, ini menjadi kesepakatan, TNI-Polri solid dan bersinergi serta siap untuk melaksanakan pengamanan KTT ASEAN 2023,” tambah Sigit.

Panglima TNI Laksamana Yudo Margono menjelaskan, Apel Gelar Pasukan ini sekaligus memastikan, seluruh personil maupun peralatan-peralatan yang ada telah siap untuk dioptimalkan dalam melakukan pengamanan KTT ASEAN.

“Kita lihat bersama mereka sudah kita bagi dengan tugas di masing-masing tempat dan juga tugas masing-masing personil kita cek. Dan tentunya masih awal gelar kesiapan untuk cek kelengkapan juga. Dan nanti baru kita melaksanakan rapat lebih detail melibatkan semua stakeholder, dan juga akan melaksanakan Tactical Floor Game (TFG),” kata Yudo.

Dengan dikerahkannya sekitar 12 ribu personil gabungan dari TNI, Polri dan stakeholder lainnya, Yudo menegaskan, seluruh petugas siap untuk memberikan pengamanan terbaik pada event tersebut.

“Berjumlah 12 ribu personil baik TNI, Polri stakeholder terkait, BNPT, BNPB, Basarnas juga Satpol PP daerah. Semuanya kita gelar untuk mengecek dan juga kita akan detailkan tugas masing-masing satgas yang kita bagi. Dengan kesiapan semua ini kita dapat melaksanakan tugas pengamanan KTT ini dengan baik aman dan lancar. Kita antisipasi semua kemungkinan ancaman baik luar maupun dalam,” tandas Yudo. (AF)

Meimonews.com – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meninjau pengamanan dan pengawalan unjuk rasa peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day di Istora Senayan, Jakarta, Senin (1/5/2023).

“Dalam kesempatan ini saya, Kepala Kepolisian Republik Indonesia menyampaikan kepada seluruh rekan-rekan konfederasi, rekan-rekan aliansi, rekan-rekan yang tergabung dalam serikat buruh Indonesia. Selamat Hari Buruh Internasional,” ujar Jenderal Sigit.

Kapolri menegaskan harapannya agar seluruh kelompok buruh bisa terus memperjuangkan hak-haknya demi meningkatkan kesejahteraan hingga mewujudkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul.

“Tentunya harapan saya, perjuangan buruh untuk terus meningkatkan kesejahteraan buruh, kualitas buruh, meningkatkan SDM unggul buruh. Sehingga buruh bisa menempati posisi-posisi strategis, terus bisa diperjuangkan,” ujar Kapolri.

Jenderal Sigit mengungkapkan, Pemerintah Indonesia dewasa ini, terus mendorong industrialisasi sehingga terbukanya lapangan pekerjaan baru sebanyak 1,4 juta, sepanjang tahun 2022.

“Dan, tentunya, ini adalah ruang besar untuk mengisi lapangan-lapangan pekerjaan dan tentunya buruh harus terus berjuang untuk meningkatkan,” jelasnya.

Tak hanya itu, Kapolri juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh elemen buruh di tanah air, lantaran terus berada di garis terdepan sebagai penjaga tulang punggung perekenomian bangsa Indonesia.

“Saat ini, nilai ekspor indonesia terus meningkat dan 23,5 miliar Dollar berhasil direalisasikan, 9 persen naik dan 35 kali berturut-turut Indonesia mengalami surplus. Oleh karena itu, kami dalam kesempatan ini mengucapkan terima kasih kepada seluruh rekan-rekan buruh yang selalu menjadi motor dan garda terdepan pahlawan-pahlawan penghasil devisa negara,” ujarnya.

Oleh karenanya, Jenderal Sigit memastikan, Polri akan terus mengawal serta mengamankan kelompok buruh yang memperjuangan seluruh aspirasi dan haknya. Sehingga, kedepannya pihak industri serta buruh dapat bersama-sama mengisi pertumbuhan ekonomi Indonesia.

Diungkapkan pula,  atas kerjasama buruh dan industri yang ada, Indonesia saat ini terus bertumbuh di angka 5 persen. Pertumbuhan ekonomi yang sangat luar biasa.

Indonesia saat ini  berada di nomor empat negara G-20 dan nomor empat negara-negara di Asia. Dan itu semua berkat kerja keras bersama antara buruh dan seluruh elemen bangsa lainnya.

Di sisi lain, Sigit menyebut, seluruh pelaksanaan unjuk rasa peringatan May Day di 116 titik Indonesia telah berjalan aman dan kondusif. Ia pun menyampaikan apresiasi kepada seluruh kelompok buruh dan personel kepolisian yang telah bekerjasama dengan baik untuk menciptakan situasi keamanan dan ketertiban yang aman juga damai.

Dengan terwujudnya situasi yang aman dan damai, Kapolri menyatakan, hal itu akan memengaruhi iklim investasi untuk meningkatkan pertumbuhan perekonomian di Indonesia.

“Terus perjuangkan aspirasi buruh, laksanakan dengan tertib, laksanakan dengan damai, jaga iklim investasi agar investasi Indonesia menjadi investasi yang ramah. Dan tentunya investor akan berlomba-lomba untuk masuk dan akan membuka ruang untuk  meningkatkan kesejahteraan buruh,” ujarnya.

Kapolri meminta untuk tidak  terprovokasi oleh pihak-pihak yang ingin menciderai perjuangan buruh. “Terus jaga dan kawal, dan Polri siap mengawal,” tandasnya.

Presiden KSPI Said Iqbal menyampaikan apresiasi kepada Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo beserta seluruh jajaran yang telah memberikan pengamanan secara optimal dan humanis kepada seluruh elemen buruh ketika menyampaikan aspirasinya.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada jajaran Mabes Polri, Bapak Kapolri, jajaran Polda Metro Jaya, Bapak Kapolda dan pejabat utama lainnya di Mabes Polri maupun di Polda yang telah memberikan pengamanan dengan baik dan melakukan koordinasi di tingkat lapangan dengan baik. Dir. Intel Polda Metro Jaya dan di Mabes Polri memberikan komunikasi dan pelayanan yang baik,” ujarnya.

Presiden KSPSI Andi Gani Nena Wea juga menyampaikan apresiasi yang senada. Menurutnya, berkat adanya pengawalan dan pengamanan yang diberikan Polri, penyampaian aspirasi kelompok buruh dapat berjalan dengan kondusif.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada Polri yang sudah memberikan pengamanan sangat kondusif, sangat luar biasa. Terima kasih atas kerja samanya selama ini kepada polisi seluruh Indonesia,” ujarnya.

Wea juga menyampaikan terima kasih kepada Kapolri, Kapolda Metro Jaya dinilai luar biasa melakukan pengamanan. “Bersatu terus, kita terus bersinergi. Polri dan buruh harus bersatu dan kuat bersama. Terima kasih. Hidup buruh Indonesia,” ujarnya.(Fer)

Meimonews.com – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meninjau pelaksanaan Operasi Ketupat di wilayah Jawa Tengah, Selasa (18/4/2023). Dari laporan yang diterima, terjadi peningkatan jumlah kendaraan hingga 300 persen di gerbang tol (GT) Kalikangkung.

Dalam batas normal, jumlah kendaraan yang melintas sebanyak 10 ribu per jam. Namu, saat ini sudah memasuki angka 30 ribu per jam. “Diperkirakan akan mencapai puncaknya mungkin sekitar nanti malam dan besok. Tahun lalu di angka 60 ribu,” ujar Kspolri.

Untuk mengurai kepadatan, disebutkan, sejak tadi siang, sudah diberlakukan sistem satu arah atau one way mulai KM 72 Tol Cipali hingga KM 414 GT Kalikangkung. “Secara terpusat akan dikomandoi oleh Kakorlantas dan sistem one way ini berakhir pukul 24.00 WIB,” ujarnya.

Menurut mantan Kabareskrim Polri ini, apabila kapasitas kendaraan meningkat di atas 60 ribu maka ada kemungkinan diberlakukan sistem one way yang bersifat lokal.

Kapolri pun memerintahkan jajaran Polda Jawa Tengah dan Korlantas Polri agar berkoordinasi dan bekerjasama dengan media untuk menyosialisasikan perubahan rekayasa lalulintas. Hal ini, agar masyarakat terinformasi dan tidak terjebak kemacetan.

Terkait tempat istirahat atau rest area yang terbatas, Jenderal Sigit meminta agar disosialisasikan ke pemudik untuk bisa beristirahat di luar tol. Pilihan ini agar para pemudik tidak berhenti di bahu jalan saat rest area sudah penuh.

“Tentunya kita juga informasikan setelah exit tol gimana masuknya kembali ke jalur tol. Sehingga kemudian menjadi pilihan agar tidak ada pengguna jalan beristirahat di bahu jalan yang bisa membuat kemacetan dan risiko terjadinya kecelakaan lalu lintas,” ujarnya.

Secara umum, Jenderal Sigit melihat persiapan yang dilakukan Polda Jawa Tengah mengamankan mudik Lebaran sudah bagus. Namun, Ia tetap menekankan agar jajarannya terus melakukan evaluasi agar pengamanan mudik lebih baik dari tahun sebelumnya.

“Evaluasi dilakukan agar perjalanan mudik masyarakat dapat berjalan aman dan nyaman,” tandas mantan Kapolda Banten ini. (AF)

Meimonews.com – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menegaskan, pihaknya bersama dengan stakeholder terkait akan memberikan pelayanan semaksimal mungkin dalam rangka pengamanan arus mudik dan balik Lebaran 2023.

Hal ini ditegaskan Kapolri saat memimpin apel gelar pasukan sekaligus menandai Operasi Ketupat 2023 berlangsung secara serentak di seluruh wilayah Indonesia, bertempat di Lapangan Silang Monas, Jakarta Pusat, Senin (17/4/2023).

Dalam Operasi Ketupat tahun ini, sebut Kapolri, sebanyak 148.261 personil gabungan yang terdiri dari TNI-Polri dan stakeholder lainnya disiagakan demi memberikan rasa aman dan nyaman kepada pemudik.

“Baru saja kita melaksanakan apel bersama gelar Operasi Ketupat 2023. Artinya, dengan pelaksanaan apel ini maka secara serentak di seluruh wilayah melaksanakan kegiatan yang sama yaitu Operasi Ketupat dalam rangka memberikan pelayanan terhadap masyarakat yang akan melaksanakan mudik dan balik nantinya,” kata Jenderal Sigit.

Mantan Kabareskrim Polri ini menekankan, kesiapan yang dilakukan untuk mewujudkan pelayanan dan pengamanan arus mudik jauh lebih baik lagi dibandingkan pada tahun-tahun sebelumnya.

Apalagi pada tahun ini, diprediksi masyarakat yang melakukan mudik meningkat sekitar 45 persen dibanding tahun lalu. Sebab itu, memedomani instruksi dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk memaksimalkan pengaturan serta pengamanan arus mudik dan balik Lebaran 2023.

Mantan Kapolda Banten ini menyampaikan beberapa strategi yang dilakukan guna membuat mudik berjalan aman dan lancar, di antaranya penerapan rekayasa lalu lintas, mulai dari Contra Flow, One Way dan yang lainnya.

“Ada beberapa tempat yang kemudian kita atur mulai dari pelaksanaan Contra Flow. Di situasi tertentu kita laksanakan One Way, yang akan kita laksanakan mulai dari Cikampek sampai Kalikangkung. Dan ini juga nanti akan diatur secara sinergi. Sehingga kemudian pengalaman-pengalaman tahun kemarin dapat diantisipasi. Kemudian wilayah-wilayah jalur non-tol yang juga tentu jadi perhatian kita semua bisa terlayani dengan baik,” ujar Jenderal Sigit.

Terkait dengan arus mudik di jalur penyeberangan pun tak luput menjadi perhatiannya. Kapolri  mengimbau agar masyarakat bisa menyeberang pada siang hari. Hal ini guna mengantisipasi lonjakan warga yang mudik via jalur laut pada waktu malam hari.

Ditegaskan pula, seluruh lintas sektoral akan menjamin keamanan para pemudik untuk bisa merayakan Lebaran dengan aman dan nyaman di kampung halamannya masing-masing.

“TNI-Polri siap untuk memberikan pengamanan terhadap masyarakat yang akan melintas, yang mungkin takut dan khawatir karena ada potensi tindak pidana,” tandasnya.

Jenderal Sigit berpesan kepada masyarakat yang ingin mudik bisa menginformasikan kepada tiga pilar yakni RT/RW, Babinsa dan Bhabinkamtibmas. Hal ini dilakukan agar aparat bisa berpatroli menjaga rumah yang ditinggalkan saat mudik.

“Saya pesankan terhadap masyarakat yang mudik, silahkan laporkan ke tiga pilar yaitu RT/RW, Babinsa dan Bhabinkamtibmas sehingga kemudian bisa diberikan pelayanan untuk anggota melakukan patroli rumah-rumah yang kosong, sehingga betul-betul bisa aman dari risiko-risiko baik bencana maupun pidana,” ujarnya.

Selain itu, diminta masyarakat yang mudik agar berhati-hati dalam perjalanan. Jika dirasa sudah mulai lelah maka beristirahatlah di rest area atau tempat yang sudah disediakan. Hal ini guna mengurangi risiko kecelakaan pada saat mudik ke kampung halaman.

“Patuhi ketentuan yang telah diatur oleh para petugas sehingga semua bisa terlayani dengan baik. Dan kita harapkan potensi risiko kemacetan maupun kecelakaan yang terjadi, bisa kita eliminir sekecil mungkin,” ajaknya. (AF)

Meimonews.com – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memastikan, pihaknya terus mematangkan kesiapan serta melakukan evaluasi dalam rangka mengamankan arus mudik dan balik Hari Raya Idul Fitri tahun 2023.

Kesiapan yang terus dibahas dan dilakukan di antaranya terkait dengan penerapan rekayasa lalulintas (lalin) berupa Contra Flow, One Way, hingga Ganjil-Genap saat arus mudik-balik Lebaran 2023.

“Walaupun pada puncak arus, pasti akan terjadi peningkatan arus yang menyebabkan kondisi kemacetan, karena memang kapasitas jalan terisi volume yang lebih besar dari biasanya. Sehingga kita perlu mengadakan rekayasa mulai dari ganjil-genap, one way, contra flow  sampai rekayasa-rekayasa yang lain,” ujar Kapolri, usai memberikan bantuan sembako di Kantor PP Persis, Bandung, Jawa Barat, Sabtu (15/4/2023).

Menurutnya, strategi rekayasa lalulintas di jalan tol tersebut perlu dipersiapkan agar perjalanan mudik tahun ini bisa lebih baik, aman, dan lancar. Apalagi, pada tahun ini jumlah pemudik diprediksi akan mengalami peningkatan.

“Ini semua kita lakukan agar proses perjalanan mudik betul-betul bisa terkelola dengan baik dan masyarakat bisa sampai tujuan mudik dengan lancar dan juga harapan kita semuanya selamat,” ujarnya.

Diimbau kepada semua masyarakat yang melakukan perjalanan mudik untuk mengikuti seluruh aturan-aturan yang telah disiapkan demi menjamin terwujudnya keamanan dan kenyamanan.

“Hati-hati di jalan, jangan memaksakan. Kemudian ikuti informasi terkait mudik, ikuti aturan yang sudah dibuat. Sehingga semuanya bisa melaksanakan mudik aman, tertib dan menghindari risiko kecelakaan yang mungkin terjadi di jalan,” ujarnya.

Sigit menegaskan, pekan depan, Polri dan lintas sektoral terkait akan melakukan apel gelar pasukan menandai dimulainya Operasi Ketupat 2023.

“Dalam kesempatan ini saya ingatkan kepada masyarakat karena saat ini, sebentar lagi kita sudah masuk dalam rangkaian kegiatan mudik dan sudah dimulai dari kemarin. Tentunya, Polri akan melaksanakan apel gelaran Operasi  Ketupat dalam rangka mengawal dan mengamankan agar mudik berjalan lancar sesuai dengan harapan masyarakat,” ujarnya. (AF)

Meimonews.com – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyalurkan sebanyak 30.000 paket bantuan sosial berupa sembako ke masyarakat yang membutuhkan. Pendistribusian paket sembako tersebut bekerjasama dengan Persatuan Islam (Persis).

“Alhamdulillah baru saja kita melaksanakan rangkaian kegiatan dalam rangka mendistribusikan sembako bantuan bagi masyarakat yang saat ini terdampak,” ujar Kapolri di Kantor Pengurus Pusat (PP) Persis, Bandung, Jawa Barat, Sabtu (15/4/2023).

Bantuan paket sembako tersebut, tambah Jenderal Sigit, akan diserahkan kepada masyarakat yang terdampak atas kenaikan harga bahan pangan ketika memasuki bulan Ramadan hingga Hari Raya Idul Fitri 2023.

Dengan adanya distribusi paket sembako ini, Sigit berharap, masyarakat dapat terbantu atau mengurangi beban akibat melonjaknya harga bahan pokok penting di pasaran.

“Karena memang ada fluktuasi biasanya di bulan Ramadhan terkait dengan masalah harga sembako dan mudah-mudahan ini juga bisa membantu bagi masyarakat yang memang butuhkan,” ujar Sigit.

Terkait kegiatan ini, Sigit menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh pengurus Persis yang telah bersinergi untuk menyalurkan bantuan kepada seluruh masyarakat yang memang membutuhkan. Dan terima kasih juga atas kerjasama dan bantuan dari seluruh pengurus PP Persis.

“Sehingga sembako yang dibutuhkan masyarakat ini betul-betul bisa tersalurkan atas dukungan penuh PP Persis. Dalam kesempatan ini saya ucapkan terima kasih,” ujarnya. (AF)

Meimonews.com – Dua hari ini, Jumat-Sabtu (14-15/4/2023), arus mudik lebaran 2023 sudah terlihat, bahkan sudah ada peningkatan jumlah kendaraannya.

“Memang sejak kemarin (Jumat dan Sabtu) serta nanti Minggu ini sudah ada peningkatan jumlah kendaraan. Masyarakat sudah mudik lebih awal,” ujar Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dalam sambutannya di PP PERSIS, Bandung, Sabtu (15/4/2023).

Ditambahkan, akan ada peningkatan lonjakan kendaraan, bahkan hingga di arteri. Tak terlepas di wilayah Bandung, Jawa Barat. “Wilayah Jawa Barat, Bandung akan terdampak. Apakah masuk Bandung atau sebaliknya,” ujarnya.

Kapolri mengimbau masyarakat untuk melakukan perjalanan secara hati-hati dengan mengikuti ketentuan yang diberlakukan.  Selain itu, sesama pengguna jalan harus saling menjaga untuk mewujudkan keamanan dan kenyamanan dalam berkendaraan. (AF)

Meimonews.com – Guna memastikan persiapan dan kepastian pengamanan Natal dan Tahun Baru (Nataru), Polresta Manado melaksanakan Apel Gelar Pasukan di Lapangan Sparta Tikala Manado, Kamis (22/12/2022).

Walikota Manado Andrei Angouw bertindak sebagai pimpinan apel yang turut dihadiri Forkopimda Kota Manado dengan peserta apel personil TNI, Polri, unsur Pemerintah Daerah, serta instansi terkait lainnya.

Dalam kesempatan tersebut, pimpinan apel di dampingi Kapolresta Manado Kombes Pol. Julianto Parlindungan Sirait menyematkan pita operasi berwarna merah kepada sejumlah perwakilan petugas dari Polri, TNI, Satpol PP dan Dishub sebagai tanda dimulainya Operasi Lilin Samrat 2022.

Apel Gelar Pasukan ini merupakan bentuk pengecekan akhir kesiapan personil maupun sarana prasarana. Dengan demikian, diharapkan pengamanan dapat terselenggara secara optimal dan sinergi, sehingga perayaan Natal 2022 serta Tahun Baru 2023 mampu berjalan dengan kondusif.

Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo dalam arahannya yang dibacakan Walikota Manado menegaskan, momentum Nataru selalu ditunggu-tunggu oleh masyarakat Indonesia di setiap penghujung tahun dengan melaksanakan berbagai kegiatan, sehingga tentunya berimplikasi terhadap meningkatnya mobilitas masyarakat.

Hal tersebut sebagaimana hasil survei dari Kemenhub, bahwa diperkirakan akan ada 44,17 juta orang melakukan pergerakan pada Nataru tahun ini.

Oleh sebab itu, ungkap Kapolri, Polri dengan dukungan TNI, Pemerintah Daerah, mitra Kamtibmas serta stakeholder terkait menggelar Operasi Kepolisian Terpusat dengan sandi Operasi Lilin 2022 selama 11 hari (23 Desember 2022 – 2 Januari 2022) serta dilanjutkan dengan KRYD (Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan) 3 – 9 Januari 2023.

Selain itu, disampaikan pula berbagai potensi gangguan yang harus diwaspadai. Pada spek kesehatan adalah lonjakan Covid-19. Pada sisi keamanan di antaranya adalah kemacetan dan kecelakaan serta kepadatan pada bandara, terminal dan pelabuhan.

Bukan itu saja, kejahatan konvensional dan terorisme masih harus menjadi perhatian dari petugas di lapangan, termasuk di antaranya adalah potensi bencana alam dan pengendalian ketahanan pangan dan BBM.

Khusus pengamanan ibadah Natal, dilakukan sterilisasi untuk memastikan keamanan dan kenyamanan dengan melibatkan elemen masyarakat termasuk Ormas keagamaan sebagai wujud toleransi beragama.

“Keberhasilan pengamanan Operasi Lilin 2022 merupakan tanggung jawab bersama yang harus dapat kita selesaikan. Oleh sebab itu, kepada seluruh personil pengamanan agar senantiasa memperkuat sinergisitas dan soliditas selama pelaksanaan tugas,” sebut Kapolri.

Operasi Lilin Samrat 2022 ini, Polresta Manado melibatkan sedikitnya 180 personil gabungan dan mendirikan sedikitnya sembilan Pos Pengamanan Nataru. (AF)

Meimonews.com – Gerak cepat dan wujud kepedulian terhadap korban gempa berkekuatan magnitudo 5,6 SR di Cianjur, Senin (21/11/2022), ditunjukkan Ketua Umum Bhayangkari Pusat  Ny. Juliati Sigit Prabowo.

Dengan mendatangi langsung korban di tempat pengungsian, istri Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo itu menyerahkan sejumlah bantuan seperti selimut, kasur, pakaian, dan celana.

Secercah senyum para pengungsi korban di Markas Polres Cianjur terlihat ketika dikunjungi dan mendapat bantuan dari Ketua Umum Bhayangkari Pusat, Selasa (22/11/2022).

Para pengungsi bersyukur mendapat bantuan tersebut. Pasalnya, sejak mengungsi di tenda-tenda darurat, mereka tidur beralaskan tikar. “Alhamdulillah bermanfaat semoga bertambah rejekinya ibu Ketum Bhayangkari,” kata Cicih (63), warga Kampung Cikukuluk, Desa Nagrak, Kecamatan Cianjur Kota, Selasa (22/11/2022).

Ia mengatakan alasan mengungsi di tenda pengungsian karena kondisi rumah retak akibat gempa. Selain itu, mereka takut akan ada gempa susulan. “Alhamdulillah sekarang tidur lebih hangat ada kasur dan juga selimut,” ujarnya.

Kapolri pun ikut memberikan bantuan berupa sembako untuk warga yang wilayahnya terdampak gempa. “Bantuan sebanyak 3.000 sembako itu berasal dari Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Bantuan diberikan secara simbolis,” ujar Kepala Divisi Humas Mabes Polri Irjen. Pol. Dedi Prasetyo.

Dedi menjelaskan, pada hari ini, Kapolri juga akan ke Cianjur. Selain akan turun langsung mendistribusikan sembako, juga melihat penanganan dan evakuasi korban gempa Cianjur. “Bantuan ini sedikit untuk meringankan beban masyarakat,” sebut Dedi.

Menurut Dedi, perlu sinergitas, kerjasama dan kolaborasi dalam penanganan gempa dari TNI-Polri, BNPB, Basarnas dan pemerintah setempat, relawan dan juga masyarakat. “Yang menjadi fokus penanganan kita adalah evakuasi para korban mulai dari kemarin hingga saat ini,” ujarnya. (AF)