Meimonews.com – Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Perwakilan Sulut menggelar Rapat Evaluasi Program Percepatan Penurunan Stunting di Best Western Hotel Manado, Minggu-Senin (10-11/12/2023).

Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka evaluasi kinerja pendampingan Satgas PPS Kabupaten/Kota termasuk pelaksanaan Lima Tematik, pelaporan (mingguan, tematik online, dan lain-lain), aplikasi Elsimil (Elektronik Siap Nikah Siap Hamil), capaian Morena dan data pendukung lainnya yang diperlukan dalam pelaksanaan program PPS di Kabupaten/Kota.

Rapat dibuka pelaksanaannya oleh Kaper BKKBN Sulut Ir. Diano Tino Tandaju, M.Erg di dampingi Ketua Pokja Percepatan Penurunan Stunting BKKBN Perwakilan Sulut Ignasius P. Worung, SE, M.Si.

Dalam sambutannya, Kaper BKKBN Sulut mengimbau agar semua peserta yang hadir dari Tim Satgas PPS dan IPeKB (Ikatan Penyuluh Keluarga Berencana) dapat bekerjasama untuk menurunkan prevalensi stunting sehingga mencapai target 14.persen di tahun 2024. (Fer)

Meimonews.com – Komisi IX DPR-RI mengadakan kunjungan kerja (kunker) di Provinsi Sulawesi Utara. Beberapa agenda dilakukan tim Komisi IX di daerah Bumi Nyiur Melambai ini.

Salah satunya adalah pertemuan yang diadakan di Ruang CJ Rantung Kantor Gubernur Sulut, Jumat (8/12/2023). Pertemuan dipandu Asisten 1 Denny Mangala mewakili Gubernur Sulut Olly Dondokambey.

Kaper BKKBN Sulut Ir. Diano Tino Tandaju, M.Erg saat memaparkan penggunaan BOKB

Turut hadir pada.pertemuan ini Kepala Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Sulut Ir. Diano Tino Tandaju, M.Erg dan Pembina Wilayah Ir. Siti Fathonah, MPH.

Ketua Tim Komisi IX DPR-RI Charles Honoris beserta rombongan mendalami masalah-masalah yang terjadi di Sulawesi Utara terkait Kesehatan, ketenagakerjaan dan isu stunting.

Kepala Perwakilan BKKBN Sulut dalam kesempatan itu memberikan klarifikasi perihal penggunaan anggaran BOKB di Kabupaten/Kota yang sudah terealisasi sebesar 59,56 persen, dan saat ini masih sementara dilakukan langkah-langkah optimalisasi.

Kaper berharap untuk segera mendapatkan data hasil SKI sebagai dasar untuk perencanaan kebijakan dan intervensi ke depan. (Fer)

Meimonews.com – Berbagai upaya dalam kaitannya dengan tugas pokok dan fungsinya dilakukan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Perwakilan Sulut pimpinan Ir. Diano Tino Tandaju, M.Erg.

Hal itu terlihat, antara lain seperti dilakukan Kelompok Kerja (Pokja) Pembangunan Kelua BKKBN Perwakilan Sulut yang diketuai dr. Alfrida Bayang, M.Kes yang melakukan beberapa  kegiatan di Kota Bitung, Selasa (5/12/2023).

Kegiatan-kegiatan tersebut adalah pertama, berkoordinasi dengan Dinas PPKB Kabupaten Bitung perihal capaian ProPN 1000 HPK, Poktan, Elsimil yang belum tercapai sekaligus melakukan distribusi media KIE pendampingan jangka panjang bagi lansia dan sosialisasi 7 dimensi lansia.

Kedua, menghadiri kegiatan Pengukuhan Bunda Pendamping Keluarga dan distribusi BKB Kit Stunting se-kecamatan Kota Bitung di kantor Walikota. Kegiatan ini dihadiri Ketua TP PKK Kota Bitung  Rita Aleta Lousiane Mantiri Tangkudung, ST.

Ketiga, melakukan Monev di Balai Penyuluhan Girian dan Ranowulu perihal pelaksanaan program kegiatan, pembentukan balai penyuluhan sebagai PPKS, ketersediaan sarana prasarana yang ada,penginputan laporan Poktan melalui SIGA serta evaluasi terkait hambatan dalam pelaksanaan program kegiatan.

Keempat, melakukan monev bersama pengurus Forum GenRe Sulut ke PIK R YOUTH CARE yang menjadi PIK R _Center of excellent_, dalam hal ini juga telah membahas program PIK-R yang salah satu di antaranya Pelatihan Upgrade tentang kita dan juga beberapa program lainnya. (Fer)

Meimonews.com – Prestasi penting dan membanggakan diraih Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Perwakilan Sulut.

Prestasi tersebut adalah lulusnya sertifikasi SNI ISO 37001:2016 Sistem Manajemen Anti Penyuapan dan diperkirakan awal Desember 2023 Tim Auditor Garuda Sertifikasi Indonesia akan menyerahkan sertifikatnya.

Terkait dengan itu, Kepala Perwakilan BKKBN Sulut Ir. Diano Tino Tandaju, M.Erg  memberikan apresiasi kepada Sekretaris Lady D. Ante, S.Pd, MAP,  Auditor Yubillia Sumampow, SH,MH dan Adminwas Juni Merly Pakpahan, S.Pd atas kinerja yang luar biasa. Apresiasi yang diberikan berupa piagam

Pemberian piagam sebagai bentuk apresiasi tersebut diserahkan Tandaju pada apel kerja di halaman kantor, Senin (20/11/2023).

Selain itu, Tandaju menyampaikan pula terima kasih untuk semua yang sudah terlibat langsung, dan telah menunjukkan bahwa Perwakilan BKKBN Sulut adalah instansi yang  sudah meminimalisir adanya pengeluaran yang  tidak perlu, dan penanganan yang tepat terhadap penyuapan.

Diingatkan pula untuk  meningkatkan dan menguatkan sistem manajemen organisasi, menciptakan instansi yang bertanggung jawab sebagai pemantau dan pengelola resiko. (Fer)

Meimonews.com – Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Perwakilan Sulut menggelar Workshop dan Diseminasi Kasus dan Pembelajaran Baik Stunting Tingkat Provinsi Sulut di Roger’s Hotel Manado, Senin (13/11/2023).

Tujuan kegiatan yang dibuka pelaksanaannya oleh Kepala Perwakilan BKKBN Sulut Ir. Diano Tino Tandaju, M.Erg ini adalah untuk menyosialisasi hasil studi kasus dan pembelajaran baik tentang stunting di Provinsi Sulut.

Yang diharapkan lewat kegiatan sehari ini adalah hasil studi kasus stunting yang dilaksanakan di empat lokus dapat dijadikan rekomendasi dalam penentuan kebijakan dan pengambilan keputusan serta pembelajaran baik dan direplikasi di lokus yang lain.

Kegiatan ini menghadirkan 4 narasumber dan 5 penanggap.

Narasumber terdiri dari Drs. Meildy Pasqual, M.Kes (Politeknik Kesehatan Manado) yang menyampaikan materi Studi Kasus Stunting Bolaang Mongondow Timur; Hendra Herlambang, SKM, M.Kes (Universitas Muhammadiyah Manado) yang membawakan materi Studi Kasus Stunting Bolaang Mongondow Selatan.

Ada juga Dr. Nancy Malonda, MPH (FKM Universitas Sam Ratulangi) yang membawakan materi Studi Kasus Stunting Kota Bitung; dan Ns. Angelia Tendean, S.Kep., M.Kep (Universitas Klabat) yang membawakan materi Studi Kasus Stunting Minahasa Utara

Lima penanggap terdiri dari Valentino Lumowa, S.Si, MA, Ph.D; Frederik G. Worang, SE, BSBA, M.Com, PhD; Dr. Muksin Pasambuna, M.Si;  Prof. DR. Dr. John Wantania, Sp.OG (K); dan Dr. Bobby Pambudi, Sp.A (K).

Pejabat yang hadir  adalah Deputi Bidang Pengendalian Penduduk Dr. Bonivasius Prasetya Ichtiarto, S.Si., M.Eng (daring – zoom), Ketua IPADI Sulut  Dr. Tri Oldi Rotinsulu, dan Ketua Koalisi Kependudukan Indonesia (KKI) Sulut Drs. Jefry Paat, M.Si

Peserta kegiatan terdiri dari perutusan Bappeda Sulut, Dinas Dukcapil dan KB Sulut, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Perguruan Tinggi Negeri dan Swasta, IPADI Sulut, Koalisi Kependudukan Indonesia (KKI) Sulut.

Selain itu, para Ketua Pokja di Perwakilan BKKBN Sulut, Kepala OPD KB Kabupaten/Kota dan jajaran (daring – zoom), Satgas Stunting Kabupaten/Kota (daring – zoom) dan PKB/PLKB (daring – zoom)

Dalam sambutannya, Tandaju mengatakan, dalam upaya terbaik percepatan penurunan stunting diperlukan komitmen yang mencakup penempatan penurunan stunting sebagai salah satu prioritas utama pembangunan.

Selain itu, mobilisasi sumber daya; serta menguatkan koordinasi, pemantauan, dan evaluasi untuk memastikan program berjalan dengan baik.


“BKKBN bersama-sama dengan perguruan tinggi serta organisasi profesi dan kemasyarakatan perlu mengawal konvergensi program dan kegiatan percepatan penurunan stunting,” ujarnya.

Selain itu, turut memastikan intervensi dan sumber daya yang diperlukan tersedia dan menjangkau kelompok sasaran yaitu remaja, calon pengantin, ibu hamil, ibu menyusui, dan anak balita.

Lumowa dalam.tanggapannya mengatakan, salah satu contoh pembelajaran baik penanganan stunting adalah hanya Bolsel yang memiliki Peraturan Bupati yang mengatur bahwa pengukuran setiap bulan harus 100 persen yang hasilnya dapat dicek melalui ePPBGM”

Wantania dalam tanggapannya menegaskan, sangat jarang stunting hanya disebabkan satu faktor. Biasanya saling berhubungan antar faktor langsung, intermediate, dan tidak langsung. Sehingga perlu dilakukan penelitian pengaruh antar faktor di masyarakat.

Pambudi dalam tanggapannya menegaskan, status gizi tidak melihat dari stunting dan tidak stunting.

Disebutkan, status gizi menurut Permenkes Nomor 2 Tahun 2020 tentang Antropometri Anak adalah gizi baik, gizi buruk, gizi kurang, gizi lebih, obesitas dan lain lain. Sehingga penanganan stunting harus menyelesaikan masalah gizi sebagai prioritas.

Worang dalam tanggapannya menegaskan, perlunya tindak lanjut pertemuan ini. Ada tiga saran yang disampaikan.

Pertama, pengawasan pengambilan data (apakah ada keberpihakan, kemudahan akses data, dan lain-lain. Kedua, melakukan penelitian kualitatif selain kuantitatif. Ketiga, penyebarluasan ide pemikiran hasil diskusi ke pemerintah daerah dan masyarakat luas salah satunya melalui media cetak. (Fer)

Meimonews.com – Kepala Perwakilan BKKBN Sulawesi Utara Ir. Diano Tino Tandaju, M.Erg membuka kegiatan sekaligus melaunching Sekolah Lansia Kaneren Kelurahan Wawali Pasan Kecamatan Ratahan Kabupaten Minahasa Tenggara, Kamis (26/10/2023).

Mendampingi Tandaju pada kegiatan tersebut adalah Ketua Kelompok Kerja (Pokja) Pembangunan Keluarga BKKBN Perwakilan Sulut dr. Alfrida Bayang, M.Kes dan tim.

Turut hadir dalam kegiatan ini, Kepala Dinas PP dan KB Kabupaten Minahasa Tenggara dr. Helny Ratuliu, MAP, Camat Ratahan Arce Kalalo, SH, MH dan seluruh jajaran.

Dalam sambutannya, Tandaju menjelaskan, tujuan kegiatan ini adalah untuk mewujudkan Lansia yang SMART (Sehat, Mandiri, Aktif, Produktif dan Bermartabat).

” Maka, perlu adanya upaya pencegahan dan pembinaan non formal mengenai kesehatan, spiritual dan sosial melalui Sekolah Lansia,” ujar Tandaju.

Dengan adanya pembentukan Sekolah Lansia ini, sebutnya, dapat meningkatkan pengetahuan dan pemahaman serta dapat mendukung pengembangan sekolah lansia di kelompok BKL yang dapat membantu para pemangku kepentingan dalam merencanakan program pembangunan keluarga.

Pembukaan kegiatan ditandai penyematan tanda peserta dan pemberian kelengkapan ATK serta buku bagi peserta.

Setelah itu, pembukaan selubung papan nama sebagai tanda launching Sekolah Lansia Kaneren. (Fer)

Meimonews.com – Kepala Perwakilan (Kaper) Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Sulut Ir. Diano Tino Tandaju, M.Erg menegaskan pentingnya  P3K dalam rangka penyiapan kehidupan keluarga bagi remaja yang diarahkan untuk mencapai remaja yang berketahanan.

Penegasan tersebut disampaikan Tandaju ketika memberikan sambutan pada kegiatan Penguatan Program Pembangunan Keluarga (P3K) Khususnya Generasi Berencana Bersama Mitra Kerja.

Kegiatan yang berlangsung di The Sentra Hotel, Jumat (20/10/2023) ini dibuka pelaksanaannya oleh Tandaju di dampingi Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Sulut Brigjen. Pol. Pitra Ratulangi, SIK, MM.

Turut mendampingi, Ketua Pokja Pembangunan Keluarga BKKBN Perwakilan Sulut dr. Alfrida Bayang, M.Kes dan Koordinator Bidang Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat (P2M) BNN Sulut Drs. Sam G. Repi.

Dengan demikian, menurut Tandaju, mereka akan mampu melewati lima transisi kehidupan remaja yakni mempraktikkan hidup bersih dan sehat, melanjutkan pendidikan, memulai berkarir, menjadi anggota masyarakat yang baik, serta membangun keluarga yang berkualitas.

“Oleh karena itu, kegiatan ini dilakukan untuk memfasilitasi Forum GenRe Indonesia Provinsi Sulawesi Utara dan seluruh remaja perwakilan beberapa sekolah yang ada di Kota Manado dan Kabupaten Minahasa Utara dalam upaya penguatan karakter remaja dan penyiapan kehidupan berkeluarga untuk nantinya bisa menghasilkan remaja yang berketahanan dan berkualitas,” ujarnya.

Dalam kegiatan ini juga dilakukan launching website genresulut.id yang merupakan media informatif berbasis digital yang berisi berbagai fitur menarik terkait  PIK R (Pusat Informasi Konseling Remaja), BKR, bank materi remaja dan stunting, tes kesehatan mental, GenRe News, dokumentasi kegiatan, jurnal/artikel dan bank data.

Dalam website tersebut bisa diakses oleh semua remaja, orang tua, fasilitator, stakeholder terkait dan masyarakat untuk nantinya dapat meningkatkan pengetahuan dan wawasan terutama dalam upaya menurunkan prevalensi stunting di Provinsi Sulut. (Fer)