Meimonews.com – Tidak ingin kecolongan, Kepolisian Daerah (Polda) Bali mengamankan jalannya pawai ogoh-ogoh menjelang perayaan Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1945 secara all out, Selasa (21/3/2023) malam.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Humas) Polda Bali Kombes. Pol. Stefanus Satake Bayu Setianto, SIK., M.Si mengatakan, dalam pengamanan pawai ogoh-ogoh ini, Polda Bali melibatkan 606 personil yang disebar di enam titik.

“Polda Bali melibatkan 606 personil yang tersebar di 6 titik yang di setiap titiknya dipimpin oleh Pejabat Utama Polda Bali,” ujar Satake kepada Meimonews.com, Rabu (22/3/2023).

Dalam pengamanan ini, tambah mantan Kapolres Bitung Polda Sulut itu, Polda Bali mengedepankan kegiatan preventif yang didukung dengan kegiatan preemtif, intelijen, dan penegakan hukum.

“Dalam pengamanan pawai ogoh-ogoh ini, Polda Bali mengamankan secara all out. Hal ini dilaksanakan untuk mencegah terjadinya hal yang tidak diinginkan seperti kemacetan, mabuk-mabukan, perusakan ogoh-ogoh, bentrok warga hingga tindak kejahatan lainnya,” tandasnya.

Tidak hanya itu, sebut mantan Kepala SPN Karombasan Polda Sulut ini, Polda Bali juga mengintruksikan seluruh jajarannya untuk mengamankan pawai ogoh-ogoh yang berada di wilayah mereka masing-masing.

Polda Bali juga menginstruksikan jajaran untuk melaksanakan pengamanan terkait pawai ogoh-ogoh di wilayah mereka masing-masing. “Kita patut bersyukur hingga akhir pawai ogoh-ogoh tidak ada hal-hal yang terlalu menonjol,” ujar Kombes Pol. Satake. (Fer)

Meimonews.com – Polri terus melakukan pengamanan penyelenggaraan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 di Bali. Salah satu bentuk Polri ikut menyukseskan penyelenggaraan KTT G20 adalah dengan melakukan sosialisasi perihal imbauan masyarakat untuk bekerja dan belajar dari rumah.

Hal ini, sebut Kabid Humas Polda Bali Kombes Pol. Stefanus Satake Bayu Setianto kepada Meimonews.com, Minggu (13/11/2022), sesuai dengan imbauan Ketua Bidang Dukungan Penyelenggaraan Acara KTT G20 Luhut Binsar Pandjaitan.

Kombes Pol. Satake mengatakan, pemerintah daerah (Pemda) dalam hal ini Gubernur Bali sudah mengeluarkan surat edaran terkait pembatasan kegiatan masyarakat.

“Pada satu sisi diharapkan yaitu pertama adanya kegiatan aktivitas sekolah secara online. Kemudian yang kedua kegiatan pelaksanaan mengajar dan kerja di rumah saja. Kecuali mereka yang kerja di perhotelan dan kegiatan G20 tetap melaksanakan tugas. Ini untuk mengurangi aktivitas masyarakat di lokasi KTT G20,” ujarnya, Minggu (13/11/2022).

Imbauan ini, menurutnya, sudah dilakukan selama satu bulan. Akan tetapi imbauan ini diharapkan terlaksana pada tanggal 14 hingga 17 November 2022.

“Polda Bali melakukan sosialisasikan. Kemudian akan memantau pelaksanaannya dengan melaksanakan patroli di lokasi-lokasi yang memang harus tutup,” tambahnya.

Mantan Kepala SPN Polda Sulut ini menyebutkan, sejauh ini, respons masyarakat baik terkait imbauan ini dan siap mematuhinya. Ia pun mengimbau masyarakat untuk selalu mendukung pelaksanaan KTT G20.

Pihaknya berharap, masyarakat mendukung pelaksanaan KTT G20 dan jika nantinya delegasi lewat mohon dimengerti jika adanya penutupan dan pengalihan.

Hingga saat ini, ungkap Kombes Pol. Satake, pihaknya belum mendapatkan laporan adanya delegasi atau tamu VVIP yang hendak berwisata atau berbelanja usai penyelenggaraan KTT G20. Namun, pihaknya siap mengamankan jika memang hal tersebut terjadi.

“Kalau secara laporan belum. Tapi itu tetap difasilitasi, tetap dilakukan kegiatan pengawalan dan pengamanan di lokasi yang mereka datangi,” ujar mantan Kapolres Bitung ini.

Menurutnya, Polri sudah siap melakukan pengamanan dan pengawalan untuk kedatangan delegasi dan tamu VVIP yang dijadwalkan mulai hadir hari ini. “Kita siap maksimal. Pengawalan kalau Ring 1 kan Paspampres,” tandasnya. (Fer)

Meimonews.com – Kasus gangguan ginjal akut yang terjadi pada anak-anak merebak bahkan kasus gagal ginjal tersebut meningkat pada dua bulan terakhir.

Berdasarkan data dari Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), terdapat 35 kasus pada Agustus 2022. Kemudian, melonjak menjadi 71 kasus di bulan September 2022.

“Penyebab pasti kasus gangguan ginjal akut ini belum diketahui. Namun dugaan awal, kasus ini dipicu oleh konsumsi obat sirup yang mengandung Dietilen Glikol (DG) dan Etilen Glikol (EG),” ujar Kabid Humas Polda Bali Kombes Pol. Stefanus Satake Bayu Setianto, SIK, M.Si kepada Meimonews.com, Junat (21/10/2022).

Menurutnya, etilen glikol adalah senyawa organik tak berwarna maupun berbau, dan berkonsistensi kental seperti sirup pada suhu kamar. Senyawa ini memiliki rasa yang manis dan kerap digunakan untuk tambahan serat pada polyester, minyak rem, kosmetik, dan pelumas.

“Sampai dengan tanggal 18 Oktober 2022, Kementerian Kesehatan RI telah mencatat sebanyak 206 anak di 20 provinsi mengalami gagal ginjal akut dan sebanyak 99 anak meninggal dunia yang diduga akibat menggunakan obat sirup,” sebutnya.

Selain itu, BPOM juga telah menarik 5 (lima) merk paracetamol sirup dari peredaran yaitu, Termorex Sirup (demam), Flurin DMP Sirup (batuk dan flu), Unibebi Cough Sirup (batuk dan flu), Unibebi Demam Sirup (demam), Unibebi Demam Drops (demam).

Menindaklanjuti kejadian tersebut, dalam mengantisipasi kejadian serupa Polri dalam hal ini Polda Bali, pihaknya mengintruksikan kepada seluruh Kasi Humas jajaran wilayah hukum Polda Bali untuk memberikan imbauan dan informasi yang mudah dipahami oleh masyarakat terkait penggunaan obat sirup yang mengandung zat berbahaya untuk anak-anak, Jumat (21/10/2022).

Disebutkan, dalam memberikan informasi dan imbauan tersebut Bhabinkamtibmas pada masing-masing desa juga terlibat, karena anggota Bhabinkamtibmas yang langsung terjun dan berinteraksi dengan masyarakat.

Selain itu, memberi imbauan kepada seluruh apotek, klinik, rumah sakit dan praktik mandiri nakes untuk tidak menjual maupun menggunakan obat yang dimaksud.

Diimbau kepada masyarakat Bali untuk tidak membeli atau mengkonsumsi obat yang tidak direkomendasikan oleh IDAI.  Selain itu, sebagai upaya preventif, Polda Bali juga akan terus mengawasi penjualan obat yang ada di apotik maupun toko obat dan rumah sakit anak di Bali.

“Saya imbau kepada seluruh masyarakat Bali yang memiliki anak-anak agar tidak mengkonsumsi obat yang tidak direkomendasikan oleh IDAI. Selain itu, kami jajaran Polda Bali akan mengawasi dan memantau penjualan obat pada apotik maupun toko obat di Bali,” ujarnya. (Fer)

Meimonews.com – Kepolisian Daerah (Polda) Bali memberikan layanan konseling trauma healing dan pemberian pengobatan gratis terhadap korban yang terdampak bencana banjir maupun tanah longsor di wilayah Tabanan, Rabu (19/10/2022).

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Humas) Polda Bali Kombes Pol. Stefanus Satake Bayu Setianto, SIK, M.Si kepada Meimonews com menjelaskan, kegiatan ini dilakukan Polri untuk bisa mereduksi trauma-trauma pasca bencana banjir bandang dan tanah longsor.

“Dalam kegiatan yang berlangsung tersebut, personil Polda Bali memberikan motivasi serta dukungan mental, agar masyarakat yang terdampak bencana alam tidak berlarut dalam trauma yang dihadapi saat ini,” ujar Kombes Pol. Satake.

Mantan Kapolres Bitung ini menambahkan, pemberian pengobatan gratis kepada masyarakat juga dilakukan oleh personil Polda Bali, yang diharapkan penyakit-penyakit yang timbul pasca bencana dapat dicegah dan diatasi.

Menurut Kombes Pol. Satake, kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian Polri khususnya Polda Bali terhadap masyarakat yang terdampak bencana alam. “Semoga dengan adanya pelayanan trauma healing dan pengobatan gratis ini masyarakat dapat terbantu dan kesehatannya kembali pulih,” sebut mantan Kepala SPN Karombasan Polda Sulut itu. (Fer)

Meimonews.com – Dampak dari cuaca ekstrim dengan curah hujan tinggi yang terjadi belakangan telah menyebabkan beberapa bencana, salah satunya banjir bandang yang menerjang wilayah Jembrana, Bali.

Banjir bandang yang terjadi ini tidak hanya membuat jalur utama Denpasar-Gilimanuk lumpuh, tetapi juga mengakibatkan ratusan warga terisolasi. Setidaknya, sesuai data  yang diperoleh dari Dinas PUPR Kabupaten Jembrana, terdapat 5 jembatan dan rusak berat, dan menyebabkan warga terisolasi.

Peduli akan keadaan tersebut,  Polri, dalam hal ini Polda Bali siagakan kendaraan kendaraan dapur lapangan dari Satuan Brimob Polda Bali, untuk membantu para korban terdampak banjir bandang yang menerjang Jembatan Penyaringan-Bilukpoh di Kecamatan Mendoyo, Jembrana, Bali, Selasa (18/10/2022).

Dengan dibantu masyarakat, 12 orang personil Brimob Polda Bali memasak dan mengemas (bungkus) masakan tersebut untuk kemudian dibagikan kepada 322 jiwa, korban dari bencana banjir bandang tersebut.

Kabid Humas Polda Bali Kombes. Pol. Stefanus Satake Bayu Setianto, SIK, M.Si kepada Meimonews.com, Selasa (18/10/2022) malam menyebutkan, kegiatan dapur lapangan dilakukan sebagai bentuk kepedulian Polri dalam hal ini Polda Bali terhadap bencana yang terjadi di wilayah Jembrana.

“Ini merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap masyarakat yang terkena bencana banjir bandang di desa Penyaringan Jembrana, sehingga hal ini diharapkan dapat membantu korban yang terdampak,” jelasnya.

Pada Senin (17/10/2022), Kapolda Bali bersama petugas Polri dan BPBD terjun langsung dan bekerjasama dalam membersihkan puing, material pada lokasi jembatan yang menutup akses utama jalur Denpasar-Gilimanuk yang lumpuh terkena bencana banjir bandang.(Fer)

Meimonews.com – Menyikapi cuaca ekstrim guna mengantisipasi segala kemungkinan buruk yang dapat terjadi, Kabid Humas Polda Bali Kombes Pol Stefanus Satake Bayu Setianto, SIK, M.Si memberikan imbauan kepada masyarakat serta gencar memerintahkan personil Polda Bali untuk melakukan imbauan kepada masyarakat

Salah satunya  terkait  cuaca ekstrim, hujan sehingga mengakibatkan banjir dan tanah longsor dan warga hanyut di beberapa wilayah Provinsi Bali. Selain itu, kepada pengguna transportasi darat dan laut agar tetap selalu waspada.

“Kami mengimbau Kepada masyarakat Bali yang hendak melaksanakan aktivitas agar berhati-hati dan waspada  terhadap situasi di wilayah sekitarnya agar kita bisa tercegah dari bahaya banjir maupun tanah longsor karna kita tahu ini adalah musim hujan” ujar Kombes Pol Satake (sapaan akrab Kabid Humas), Selasa (18/10/2022).

Tidak hanya itu, mantan Kapolres Bitung ini  menekankan kepada masyarakat pesisir laut, nelayan, operator angkutan laut dan pengguna angkutan laut yang akan berlayar untuk lima hal.

Pertama, tidak memaksakan berlayar saat kondisi gelombang tinggi, angin kencang dan hujan lebat. Kedua, melengkapi prasarana alat keselamatan berlayar (life jacket, life craft, life buoy dan lain-lain).

Ketiga, tidak melebihi muatan saat berlayar. Keempat, selalu memantau perkembangan cuaca yang dikeluarkan BMKG. Kelima, apabila mengalami kendala saat berlayar segera hubungi Basarnas, Sat Polairud, KSOP dan lain-lain.

“Penumpang angkutan kaut, nelayan dan operator angkutan laut agar mewaspadai potensi cuaca ekstrim dan gelombang tinggi, selalu pantau perubahan cuaca yang dikeluarkan oleh BMKG demi keselamatan berlayar dan menyiapkan alat keselamatan berlayar,” ujar pamen humanis dan penuh semangat kerja ini. (Fer)