Meimonews.com – Pemilik rental baik mobil maupun sepeda motor yang ada di wilayah hukum Polda Bali diimbau agar sebelum menyewakan kendaraannya kepada wisatawan asing dan lokal untuk mengingatkan agar saat berkendara wajib memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM) dan patuh terhadap aturan lalulintas yang berlaku serta mengutamakan keamanan, keselamatan dan ketertiban berlalulintas (kamseltiblantas).

Imbauan tersebut disampaikan Polda Bali lewat Kepala Bidang (Kabid) Hubungan Masyarakat (Humas) Polda Bali Kombes Pol. Bayu Satake kepada pemilik rental, Rabu (18/1/2023).

Menurut Satake, imbauan tersebut sangat penting diberikan oleh para pemilik Rental, karena akhir-akhir ini sering terjadi pelanggaran lalulintas dan kecelakaan lalulintas yang dialami oleh warga negara asing yang menggunakan kendaraan sewaan yang disebabkan ketidakpahaman mereka terhadap aturan lalulintas yang berlaku, apalagi saat ini Polri sudah memberlakukan ETLE (tilang elektronik), yang terpasang di beberapa titik.

Oleh karena itu, Polda Bali mengimbau dan meminta kerjasamanya kepada seluruh pemilik rental mobil dan sepeda motor, sebelum menyewa kendaraan agar memberikan arahan kepada setiap penyewa kendaraan tersebut baik wisatawan asing maupun lokal agar selalu mematuhi aturan lalulintas yang berlaku.

“Pemilik rental agar memberikan arahan agar wisatawan asing dan lokal selalu patuhi aturan lalulintas seperti menggunakan helm, membawa SIM, menggunakan sabuk keselamatan, tidak bermain handphone, serta aturan lalulintas lainnya dan juga agar selalu berhati-hati dengan tetap mengutamakan keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran dalam berlalulintas,” ujarnya.

Jika memang diperlukan, sambung mantan Kepala SPN Karombasan ini, para pemilik rental diharapkan menyiapkan pemandu jalan untuk mengiringi warga negara asing (WNA) tersebut saat berkendara di jalan raya. Ini di juga penting karena para wisatawan tidak terlalu hapal akan jalan-jalan yang akan mereka lalui dalam menikmati keindahan Bali.

Imbauan ini, menurut mantan Kapolres Bitung ini, diberikan untuk memberikan rasa aman dan nyaman, serta keselamatan saat berkendara kepada para wisatawan baik lokal maupun asing, yang ingin menikmati keindahan pulau Bali yang dicintai ini. (Fer)

Meimonews com– TNI dan Polri melaksanakan kegiatan simulasi rangkaian pengawalan para tamu negara yang akang ikut dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 di Bali. Kegiatan simulasi dilaksanakan Jumat (11/11/2022).

Kepada Meimonews.com, usai simulasi, Kabid Humas Polda Bali Kombes Pol. Satake Bayu, SIK, M.Si menjelaskan, simulasi ini merupakan simulasi yang dilaksanakan penuh mulai dari kedatangan para tamu negara, menuju hotel hingga venue kegiatan dan kembali menuju bandara I Gusti Ngurah Rai.

Selain melaksanakan simulasi pengawalan, kegiatan ini juga untuk memastikan kesiapan anggota yang tergelar di lapangan, di titik-titik persimpangan dan pengaturan lalulintas serta penutupan arus berjalan sesuai rencana.

“Semua itu dilaksanakan agar seluruh kegiatan dapat berjalan dengan lancar, serta meminimalisir terjadinya gangguan yang dapat mengganggu kelancaran kegiatan G20 di Bali,” ujarnya. (Fer)

Meimonews.com – Untuk memastikan keamanan dan kenyamanan para delegasi saat melaksanakan KTT G20 di Nusa Dua Bali, Polda Bali telah menyiapkan tim food safety dari personil Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokes). Selasa (8/11/2022.)

Tim ini berkolaborasi bersama tim food safety dari TNI yang nantinya akan bertugas mengecek keamanan menu yang akan dihidangkan dihidangkan untuk para delegasi dan kepala negara yang hadir dalam kegiatan tersebut.

Kabid Humas Polda Bali Kombes Pol. Satake Bayu, SIK, M.Si  menyampaikan untuk menjaga keamanan menu makanan, tim akan menyiapkan reagen untuk mengecek kandungan logam berat yang bersifat racun seperti timbal, sianida dan arsenik. “Ini untuk memastikan menu makanan terhindar dari zat berbahaya,” ujarnya.

Tim, sambungnya kepada Meimonews.com, Selasa (8/11/2022), akan memeriksa satu-persatu makanan yang akan dihidangkan untuk para tamu di ruang makan.

“Jadi, sebelum dihidangkan makanan tersebut sudah diperiksa terlebih dahulu untuk memastikan keamanannya,” ujarnya seraya menambahkan, tidak hanya itu saja. Untuk memastikan kesehatan para tamu delegasi disiapkan juga tim kesehatan berikut ambulans untuk mengantisipasi hal-hal yang bersifat darurat. (Fer)