Meimonews.com – Polda Sulut dan jajaran kembali menggelar Operasi Kepolisian Kewilayahan dengan sandi Keselamatan Samrat 2025. Kegiatan operasi diawali dengan Gelar Pasukan di halaman Presisi Polda Sulut, Senin (10/2/2025) pagi.

Gelar Pasukan yang dipimpin Wakapolda Sulut Brigjen Pol. Bahagia Dachi ini dihadiri PJU (pejabat utama) Polda, instansi terkait seperti Bapenda Sulut pimpinan Jun E. Silangen dan Jasa Raharja pimpinan Pjt Kepala AA Lawang Danang Wisnuwatdana serta personil Polda Sulut.

“Operasi yang akan kita laksanakan memiliki tujuan utama yaitu menciptakan situasi kamseltibcar lantas menjelang perayaan Idul Fitri 1446 H dan menjadi salah satu tindakan dalam upaya cooling system menjelang pelantikan calon Kepala Daerah Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Utara, Walikota dan Wakil Walikota serta Bupati dan Wakil Bupati,” ujar Wakapolda.

Operasi ini dilaksanakan selama 14 hari (10- 23 Februari 2025. “Operasi ini lebih mengedepankan pelayanan kepada masyarakat dengan memberikan pembinaan dan penyuluhan tentang peraturan lalu lintas dengan tujuan menurunkan angka kecelakaan lalu lintas dan pelanggaran lalu lintas,” jelasnya.

Diingatkan kepada personil untuk melakukan pelayanan yang maksimal dengan menggelar kekuatan secara tepat pada setiap titik rawan macet dan rawan kecelakaan lalu lintas, dan melakukan tindakan tegas namun humanis terhadap setiap pelanggaran yang berpotensi menimbulkan gangguan kamtibmas maupun kamseltibcarlantas selama pelaksanaan operasi (AF)

Meimonews.com – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo beserta Pejabat Utama (PJU) Mabes Polri berziarah serta tabur bunga ke Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, Jakarta Selatan, Jumat (30/6/2023).

Kapolri mengungkapkan, ziarah serta tabur bunga ini merupakan bagian dari rangkaian Hari Ulang Tahun (HUT) ke-77 Bhayangkara yang jatuh pada 1 Juli 2023.

“Hari ini kami bersama Pejabat Utama Mabes Polri dan juga Bhayangkari serta anggota Mabes Polri melaksanakan kegiatan ziarah dan tabur bunga. Dimana kegiatan yang kami lakukan ini sebenarnya adalah rutin setiap tahun menjelang kita memasuki Hari Bhayangkara,” ujarnya di TMP Kalibata.

Menurut Kapolri, berziarah ke makam para pendahulu ini merupakan wujud untuk mengenang nilai-nilai perjuangan maupun keteladanan dari seluruh pahlawan negara Indonesia.

“Sehingga dengan demikian, kita harapkan nilai-nilai keteladanan tersebut menjadi motivasi, menjadi semangat bagi kita dalam menyongsong Hari Bhayangkara yang ke-77,” sebut Jenderal Sigit.

Dengan mengenang dan merefleksikan keteladanan serta perjuangan para pahlawan, hal ini bisa menjadi semangat untuk seluruh personel Polri dalam menghadapi seluruh tantangan maupun tugas kedepannya.

Apalagi, sambungnya, kedepan Indonesia akan melaksanakan Pemilihan Umum (Pemilu) serentak tahun 2024 sehingga diperlukan kerja keras dari jajaran Kepolisian maupun seluruh elemen masyarakat untuk terus mengawal nilai persatuan dan kesatuan demi mewujudkan Indonesia menjadi negara maju.

“Dan kedepan, tentunya kita menghadapi berbagai macam tantangan dan tugas. Termasuk kita akan memasuki tahun politik. Kita juga harus terus mengawal untuk mewujudkan Indonesia maju dan tentunya ini menjadi tugas kita bersama,” kata Kapolri.

Karenanya, menurut Jenderal Sigit, mengenang perjuangan serta nilai positif dari para pahlawan Indonesia menjadi penting untuk seluruh insan bhayangkara. Hal itu harus dijadikan semangat dan motivasi bagi generasi penerus untuk membawa Indonesia menjadi jauh lebih baik lagi.

“Oleh karena itu, pentingnya mewarisi nilai-nilai semangat untuk menjadi motivasi kita bersama seluruh insan Bhayangkara di seluruh Indonesia,” tandas Kapolri. (AF)