Meimonews.com – Direktur Reserse Kriminal Khusus (Direskrimsus) Polda Sulut Kombes Pol. FX Winardi Prabowo mendampingi Gubernur Sulawesi Utara Mayjen TNI Purn. Yulius Selvanus meresmikan Kios Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Maju Sulut di Pasar Bersehati Manado, Jumat (12/12/2025).

Hadir pula dalam kegiatan tersebut, Pimpinan Wilayah Perum Bulog SulutGo, Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulut, Kasdam XIII Merdeka, Danrem 131/Santiago Manado, Kepala Dinas Pangan Sulut, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Sulut, Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Sulut serta Satgas Pangan Polda Sulut.

Menurut Dirreskrimsus, Kios TPID hadir sebagai pengontrol ketersediaan dan harga pangan. “Hari ini kami mendampingi Pak Gubernur dalam peresmian Kios TPID di Pasar Bersehati,” ujarnya.

Kios ini, sebut Winardi, untuk mengawasi ketersediaan dan harga pangan yang ada di pasar. Tujuannya agar dapat dipantau ketersediaan bahan pangan dan menjaga stabilitas harga pangan.

Apalagi, tambahnya, menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru, harga pangan cenderung meningkat. Oleh karena itu, kehadiran TPID ini sangat penting sebagai fungsi kontrol.

“Polda Sulut juga memiliki Satgas Pangan yang bersinergi dengan TPID untuk memastikan ketersediaan bahan pangan serta kestabilan harga bahan pokok,” tandas mantan Kepala Bidang TIK (Teknologi, Informasi dan Komunikasi) Polda Sulut ini.

Usai peresmian, kegiatan dilanjutkan dengan inspeksi harga dan ketersediaan bahan pangan di Pasar Bersehati Manado. (AF)

Meimonews.com – Universitas Negeri Manado (Unima) melakukan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulut terkait dengan Tridharma Perguruan Tinggi.

Penandatanganan dilakukan Rektor Unima Joseph Philip Kambey dengan Gubernur Sulut Mayjen TNI Purn. Yulius Selvanus di Wisma Negara Bumi Beringin Manado, Jumat (12/12/2025).

Hadir mendampingi Rektor, antara lain Wakil Rektor 1 Mister Gideon Maru, Wakil Rektor 2 Donal Matheos Ratu dan Wakil Rektor 3 Lenny Leorina Evinita.

Dari Pemprov Sulut yang mendampingi Gubernur adalah Sekprov Tahlis Gallang, Kadis Pendidikan Femmy Suluh, Plt Kadis Kesehatan Rima Lolong, Plt. Kadis Sosial Andra Mawuntu dan Plh Kadis Kominfo Denny Mangala.

 

Di momen tersebut terungkap proses pembentukan dua program studi (Prodi) baru di Unima yakni Prodi Kedokteran dan Prodi Pertanian.

Kepada wartawan, baik Rektor maupun Gubernur mengungkap bagaimana proses pembentukan dua prodi baru tersebut terutama perhatian dari Presiden Prabowo Subianto.

Gubernur mengatakan, Presiden cepat menanggapi rencana pembentukan prodi baru di Unima. Beberapa waktu lalu sudah ada tim dari keprisidenan untuk mengecek kesiapan pembentukan prodi baru tersebut.

“Karena Unima memiliki lahan yang luas dan kita juga sangat membutuhkan dokter di daerah Sulut dan juga kepentingan di Indonesia,” ujar Gubernur.

Oleh karena itu, Gubernur bersurat kepada Presiden, dan Presiden langsing meresponsnya dengan cepat. Tim Kementerian Kesehatan dan Kemendiktisaintek sudah datang ke sini beberapa waktu yang lalu.

“Tentunya, atas nama Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara kami berterima kepada Presiden Republik Indonesia yang begitu cepat menanggapi harapan-harapan kami di Sulawesi Utara,” ujarnya.

Hal senada disampaikan Rektor Unima. Gubernur Sulut, menurutnya, langsung memberikan rekomendasi ke Presiden tentang pembukaan dua prodi tersebut.

“Ini merupakan wujud nyata kepedulian pak gubernur yang ingin Sulawesi Utara begitu cepat maju dan kami (Unima) langsung merespons keinginan pak gubernur terutama untuk kepentingan kesehatan masyarakat Sulut, yang langsung direspons pak Presiden dan Menteri,” ujar Rektor.

Unima, sambung Rektor, langsung dihubungi untuk mempersiapkan segala sesuatu sehingga nanti pada tahun depan, kira-kira Mei 2026 izin operasionalnya bisa keluar dan Unima bisa melakukan penerimaan calon mahasiswa khususnya prodi kedokteran.

“Dan ini semua merupakan cita-cita kami semua yang sudah diwujudkan bapak Gubernur,” ujar mantan Wakil Rektor 2 Unima dan mantan Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unima ini. (Lexie)

Meimonews.com – Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) menggelar Sidang Terbuka Senat dalam rangka Wisuda Gelombang III Tahun Akademik 2025/2026.

Kegiatan yang dibuka pelakaanaannya oleh Barnabas Harold Ralph Kairupan ((Ketua Senat) ini diadakan di Auditorium Unsrat Manado, Kamis (11/12/2025).

Hadir dalam kegiatan ini, antara lain Rektor Unsrat Oktovian Bertu Alexander Sompie,
para Wakil Rektor dan pimpinan lembaga Unarat, para Dekan, Inspektur Daerah Sulut Jemmy Stani Kumendong (mewakili Gubernur Sulut Mayjen TNI Purn. Yulius Selvanus), wisudawan dan keluarga serta para anggota Senat Unsrat.

Kepada para wisudawan, Rektor Unsrat berpesan agar melangkah dengan pasti dan meyakini bahwa masa depan akan semakin cerah ketika bekerja dengan hati, integritas dan semangat pelayanan.

Rektor juga menegaakan, Unsrat sebagai almamater menaruh harapan agar para wisudawan menjadi terang dan duta kebaikan yang berdampak nyata bagi daerah Sulawesi Utara, bangsa Indonesia dan bagi dunia yang lebih luas.

Di momen membahagiakan ini, Rektor mengungkapkan bahwa di penghujung tahun 2025 ini, Dirjen Dikti Kemediktisaintek RI secara resmi memberikan persetujuan pembukaan Fakultas Kedokteean Gigi Unsrat.

“Ini merupakan tonggak sejarah bagi Unsrat,” ujar Rektor.

Gubernur Sulut dalam sambutannya yang disanpaikan Kumendong menyebutkan kontribusi nyata Unsrat sangat sangat nyata bagi pembangunan daerah mulai dari pengembangan riset, inovasi teknologi, pemberdayaan masyarakat hingga mencetak tenaga profesional yang tersebar diberbagai sektor.

Wisuda, menurut Gubernur, bukanlah garis akhir, melainkan garis start menuju babak baru kehidupan. Oleh kareannya, jangan berhenti belajar, bangun keberanian untuk mencoba hal baru, jaga integritas, dan bekerjalah dengan hati.

Selain itu, kembangkan relasi, karena kolaborasi adalah kunci pertumbuhan di era modern, dan anda harus mampu memberi kontribusi nyata. (FA)

Meimonews.com – Gubernur Sulut Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus berharap melalui Liga Debat Mahasiswa Tahun 2025 akan lahir pemikir-pemikir muda yang siap menjadi pemimpin masa depan.

Selain itu, membawa solusi nyata dan aktif berkontribusi dalam mewujudkan visi Ekonomi Biru dan Hijau untuk Sulawesi Utara yang lebih makmur dan lestari.

Harapan tersebut disampaikan Gubernur ketika memberikan sambutan pada acara pembukaan Liga Debat Mahasiswa Tahun 2025 yang diselenggarakan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Unsrat dan Unima di Luwansa Hotel Manado, Kamis (27/11/2025).

 

Gubernur Sulut Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus berjabat tangan dengan Rektor Unsrat Oktovian Berty Alexander Sompie

Mendampingi Gubernur pada acara pembukaan tersebut adalah Rektor Unsrat Oktovian Berty Alexander Sompie, Wakil Rektor 1 Unima Mister Gideon Maru (mewakili Rektor Unima Joseph Philip Kambey) dan Wakil Rektor 3 Unsrat Ralfie Pinasang

Ajang bergengsi ini menjadi wadah bagi mahasiswa terbaik dari berbagai perguruan tinggi di Sulut untuk mengasah kemampuan berpikir kritis, berargumentasi, dan menyuarakan ide-ide konstruktif.

Harapan yang disampaikan Gubernur tersebut sesuai tema yang diangkat dalam kegiatan itu yakni Menenun masa depan ekonomi biru dan hijau : Peran mahasiswa Sulawesi Utara dalam mewujudkan pembangunan berkelanjutan.

Tema ini mengajak seluruh peserta dan pemangku kepentingan untuk fokus pada dua pilar utama pembangunan masa depan Sulut yakni ekonomi biru (blue economy dan ekonomi hijau (green economy).

Pemanfaatan sumber daya kelautan secara berkelanjutan, mengingat Sulut memiliki potensi maritim yang sangat besar. Pembangunan yang berfokus pada kelestarian lingkungan, efisiensi sumber daya, dan inklusivitas sosial.

Gubernur menekankan bahwa mahasiswa adalah motor penggerak utama yang akan membawa ide-ide segar dan inovatif untuk memastikan pembangunan di Sulut tidak hanya pesat, tetapi juga bertanggung jawab dan berkelanjutan.

Kehadiran orang penting di Sulut menunjukkan dukungan kuat pemerintah daetahbfan institisi akademik terhadap pengembangsn potensi kepemimpinan dan kemampuan komunikasi mahasiswa, (FA)

Meimonews.com – Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Unsrat Manado dan Unima Tondano mengadakan Lomba Debat Mahasiswa Tahun 2025.

Lomba yang diadakan di Hotel Luwansa Manado ini dibuka pelaksanaannya oleh Gubernur Sulut Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus, Kamis (27/11/2025), didampingi Rektor Unsrat Oktovian Berty Alexander Sompie dan Wakil Rektor 1 Unima Mister Gideon Maru (mewakili Rektor Unima Joseph Philip Kambey) dan Wakil Rektor 3 Unsrat Ralfie Pinasang.

Lomba yang mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Provinsi Sulut ini diikuti 25 mahasiswa dari berbagai kampus di Sulut termasuk Unsrat (Universitas Sam Ratulangi) Manado dan Universitas Negeri Manado (Unima) Tondano,

Di sela kegiatan pembukaan, Gubernur, Rektor Unsrat, Wakil Rektor 1 Unima dan Wakil Rektor 3 Unsrat meriahkan acara dengan membawakan lagu secara bersama.

Persembahan lagu (Rumah Kita) ini mendapat apresiasi dari peserta dan hadirin.

Makna lagu yang dinyanyikan dijelaskan Gubernur untuk memotivasi mahasiswa agar menghargai ‘rumah kita yang ada di sini.’ (FA)

Meimonews.com – Langkah/upaya penting yang dilakukan Pemerintah Kota Manado, dalam hal ini Dinas Kesehatan dan jajaran yakni Pusat Kesehatan Masyarakat terkait frambusia membuahkan hasil baik.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) mengapresiasi langkah/upaya yang dilakukan itu dengan memberikan Sertifikat Bebas Frambusia.

Penyerahan sertifikat tersebut dilakukan Gubernur Sulut Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus di dampingi Wakil Gubernur Johanis Victor Mailangkay pada acara puncak peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-61 yang diadakan di Aula Mapalus Kantor Gubernur Sulut, Selasa (25/11/2025).

Hadir dalam kegiatan ini, Forkopimda Sulut, para Kepala Daerah se-Sulawesi Utara, Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara, perwakilan tenaga kesehatan, perwakilan organisasi profesi, serta undangan lainnya.

Momentum peringatan HKN 2025 yang mengusung tema Generasi Sehat, Masa depan hebat ini menjadi penguat komitmen pembangunan kesehatan di Provinsi Sulawesi Utara, sekaligus ajang konsolidasi untuk memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam mewujudkan masyarakat Sulut yang maju, sejahtera, dan berkelanjutan.

Pemberian sertifikat ini karena Pemkot Manado berhasil mengeliminasi penyakit tersebut di ibukota Provinsi Sulut.

Keberhasilan ini merupakan hasil kerja berkelanjutan Pemkot Manado melalui Dinas Kesehatan dan 16 Puskesmas yang secara konsisten melakukan surveilans aktif, deteksi dini, serta penanganan kasus. (elka)

Meimonews.com – Rektor Unsrat Oktovian Berty Alexander Sompie menjadi salah satu narasumber (narsum) Sarasehan Nasional yang mengangkat tema Obligasi Daerah sebagai Salah Satu Alternatif Pembiayaan Daerah dan Instrumen Investasi Publik.

Sarasehan ini dilaksanakan di Aula CJ Rantung Kantor Gubernur Sulawesi Utara, Rabu (19/11/2025).

Narasumber lainnya adalah Ketua Banggar MPR RI Melchias Mekeng, Deputi Komisioner Pengawas OJK Eddy Manindo Harahap, sementara keynote speacker adalah Gubernur Sulut Mayjen TNI (Purn.) Yulius Selvanus.

Kegiatan ini menjadi forum strategis bagi pemerintah daerah, akademisi, dan lembaga keuangan untuk membahas peluang dan tantangan penerbitan obligasi daerah sebagai skema alternatif pembiayaan pembangunan serta instrumen investasi publik.

Kehadiran Rektor Unsrat menegaskan pentingnya dukungan dan kajian akademis dalam mematangkan rencana penerbitan obligasi daerah.

Hadir dalam kegiatan ini, Wakil Gubernur Sulut Johanis Victor Mailangkay, Forkopimda Sulut, pejabat instansi vertikal, para Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama Pemerintah Provinsi Sulut, sejumlah Kepala Daerah se-Sulut, serta undangan lainnya.

Gubernur Sulut, dalam paparannya, menekankan bahwa penerbitan obligasi daerah dan sukuk daerah adalah skema creative financing yang harus kita cermati.

Sulut memiliki potensi besar di berbagai sektor, dan instrumen ini dapat menjadi jembatan untuk mendapatkan dana besar guna membiayai proyek-proyek produktif yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. (FA)

Meimonews.com – Kepala Perwakilan Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga) / Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Sulut Jeanny Yola Winokan menegaskan, keberadaan komunitas seperti Lantip (Lansia Aktif Peduli Indonesia) sangat penting dalam mendorong kemandirian dan kebersamaan para lansia.

“Kami percaya bahwa lansia bukan hanya penerima manfaat, tetapi juga pilar pembangunan keluarga dan masyarakat,” ujarnya pada Peringatan HUT (Hari Ulang Tahun) ke-1 Lantip di Desa Kamanga Dua, Kecamatan Tompaso, Minahasa, Selasa (9/9/2025).

Kegiatan ini dihadiri Bupati Minahasa Robby Dondokambey, Wakil Bupati Minahasa Vanda Sarundajang, Gubernur Sulut Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus yang diwakili Kepala Dinas Koperasi Jahja Gultom, Kepala Kemendukbngga / BKKBN Sulut dan tim, Ketua Lantip Sulut Roosje Kalangi, sejumlah peejabat Pemkab Minahasa seperti Kepala Dinas Sosial, Kepala Dinas Perhubungan, Kasat Pol PP, Kabag Prokopim, dan Camat Tompaso.

Melalui Lansia Berdaya, sebut Winokan, Kemendukbangga / BKKBN Sulut ingin para lansia tetap berperan sebagai teladan yang menginspirasi.

Peringatan HUT Lantip ini menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, organisasi masyarakat, dan lembaga terkait dalam meningkatkan kualitas hidup lansia.

Dengan demikian, lansia tidak lagi dipandang sebagai kelompok rentan semata, melainkan sebagai bagian yang berdaya, mandiri, dan berkontribusi nyata bagi pembangunan Sulawesi Utara.

Kemendukbangga / BKKBN melalui program Lansia Berdaya terus memperkuat peran lansia di tengah masyarakat.

Program ini menekankan pentingnya memberikan ruang bagi para lansia untuk tetap aktif, produktif, sehat, serta berkontribusi dalam kehidupan keluarga maupun lingkungan sosial.

Dalam sambutan tertulis yang dibacakan Kadis Koperasi, Gubernur mengungkapkan, lansia merupakan bagian penting dari masyarakat yang harus mendapat perhatian dan dukungan.

Dengan bekal pengalaman hidup yang panjang, para lansia dipandang sebagai kaum senior yang masih memiliki kontribusi besar terhadap pembangunan Sulawesi Utara.

“Lansia adalah aset bangsa yang keberadaannya harus dihargai. Mereka tidak hanya menjadi bagian dari sejarah pembangunan, tetapi juga teladan bagi generasi penerus,” tegasnya.

Bupati Minahasa menyampaikan apresiasi terhadap peran Labtip sebagai wadah bagi para lansia untuk tetap aktif, peduli, serta berkontribusi positif bagi masyarakat.

“Lansia bukan hanya menjadi panutan, tetapi juga memiliki semangat untuk terus berkarya dan menginspirasi generasi muda,” ujarnya ketika memberikan sambutan. (Afer)

Meimonews.com – Sebanyak 20 anggota Paskibraka Sulawesi Utara Tahun 2025 yang berasal dari Bitung, Minahasa Utara, Manado, Tomohon, dan Minahasa Selatan menghadiri kegiatan Open Visit Taruna Akademi Angkatan Laut (AAL) di KRI Semarang yang tengah berlabuh di Pelabuhan Kota Bitung, Rabu (28/8/2025)

Kegiatan ini menjadi sarana strategis dalam pembinaan karakter, penguatan wawasan kebangsaan, serta penanaman jiwa kepemimpinan generasi muda Sulut.

Kehadiran Paskibraka Sulut juga dimaknai sebagai simbol kesinambungan kaderisasi pemuda daerah dengan institusi pertahanan nasional.

Kepala Badan Kesbangpol Daerah Sulut Johnny Alexander Suak menyampaikan bahwa agenda ini merupakan implementasi nyata dari Janji Masa Depan Gubernur Sulut Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus yang menekankan pentingnya pembinaan berkelanjutan bagi Paskibraka sebagai duta masa depan daerah.

“Melalui kesempatan emas ini, Paskibraka bisa belajar langsung dari Taruna AAL yang menjadi teladan kedisiplinan, kepemimpinan, dan bela negara. Ini bukti komitmen Gubernur untuk terus mendampingi kader muda Sulut,” ujar Suak.

Gubernur Sulut, menurut Suak, memberikan apresiasi dan dukungan penuh atas partisipasi Paskibraka Sulut dalam kegiatan ini. “Saya ingin Paskibraka Sulut tidak berhenti hanya sebagai pengibar bendera, tetapi terus berkembang menjadi pemimpin muda yang memiliki karakter kuat, semangat kebangsaan, dan kecintaan pada tanah airair,” ujar Suak mengutip Gubernur.

Kegiatan bersama Taruna AAL ini, sambungnya, adalah bagian dari janji Gubernur, janji masa depan, untuk memberikan pengalaman berharga dan inspiratif bagi mereka,

Pemprov Sulut melalui Badan Kesbangpol menegaskan dukungan penuh terhadap partisipasi Paskibraka pada agenda kebangsaan seperti ini, sekaligus menyiapkan tindak lanjut berupa program pembinaan, pelatihan kepemimpinan, dan jejaring lintas lembaga. (Alex)

Meimonews.com – Dalam dunia hukum, martabat (dignity) bukan hanya tentang kehormatan pribadi tetapi juga tentang menghargai hak asasi setiap manusia. Sedangkan integritas (integrity) menguatkan komitmen kita agar tetap jujur, konsisten dan bertanggung jawab.

“Tanpa keduanya (martabat dan kehornatan – Red), hukum hanyalah teks kosong tanpa nilai,” ujar Rektor Unsrat Oktovian Berty Alexander Sompie ketika memberikan sambutan pada Sidang Senat Terbuka Fakultas Hukum Unsrat dalam rangka acara puncak peringatan Dies Natalis ke-67 Fakultas Hukum Unsrat di kompleks Fakultas Hukum Unsrat Manado, Selasa (26/8/2025).

Hadir pada sidang senat yang dipimpin Ronald Mawuntu (Ketua Senat Fakultas Hukum) ini antara lain Wakil Gubernur Sulut Johanis Victor Mailangkay, Rektor Unsrat, para Dekan Fakultas se-Unsrat, sejumlah undangan lainnya, civitas Fakultas Hukum Unsrat serta para alumni.

Rektor Unsrat Oktovian Berty Alexander Sompie saat memberikan sambutan

Rektor menjelaskan, Unsrat senantiasa berdiri teguh sejak 14 September 1965 di atas falsafah luhur bangsa Minahasa yaitu Sitou timou tumoutou (manusia hidup untuk memanusiakan orang lain).

Falsafah ini mengajarkan kepada kita bahwa ilmu dan pengetahuan yang kita kembangkan di kampus ini haruslah memberi manfaat, membentuk karakter dan menghadirkan nilai kemanusiaan.

Sejalan dengan itu, sebut Rektor, peringatan dies natalis ini mengusung tema yang sangat relevan dan mendalam yaitu Dignity and Integrity (martabat dan integritas). Dua kata ini tidak hanya menjadi nilai dasar profesi hukum tetapi juga menjadi fondasi dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Wakil Gubernur Sulut Johanis Victor Mailangkay ketika membacakan sambutan tertulis Gubernur Sulut Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus)

Rektor percaya, tema dies yakni Dignity and Integrity (martabat dan kehormatan) ini juga menjadi pengingat bagi kita semua bahwa lembaga pendidikan tinggi termasuk Fakultas Hukum Unsrat, harus terus menjaga martabatnya sebagai pencetak insan-insan bermoral, yang tidak hanya cerdas secara intelektual tetapi juga berkarakter kuat dan beretika tinggi.

Dies natalis, menurutnya, bukan sekedar seremoni tahunan. Ini adalah momentum untuk refleksi, evaluasi sekaligus proyeksi masa depan.

Dekan Fakultas Hukum Unsrat Emma VT Senewe saat memberikan laporan tahunan

Disebutkan, sejak berdirinya pada 1 Agustus 1958, Fakultas Hukum Unsrat telah menjadi pilar penting dalam mencetak sumber daya manusia yang kompeten di bidang hukum (para hakim, jaksa, pengacara, akademisi, politisi, dan pembuat kebijakan) yang tersebar di berbagai daerah, yang membawa nama baik almamater dengan penuh tanggung jawab.

Sebagai bagian dari komitmen Unsrat, Rektor mendorong Fakultas Hukum untuk terus memperkuat kerjasama dengan institusi nasional dan internasional serta melibatkan alumni dalam pengembangan kurikulum dan penelitian.

Bupati Intan Jaya Aner Maisini saat membawakan Orasi Ilmiah

“Kita terus dorong agar program studi di lingkungan fakultas semakin responsif terhadap tantangan global, seperti transformasi digital dalam sistem peradilan, tantangan keadilan lingkungan serta penegakan hukum berbasis hak asasi manusia,” ajaknya.

Gubernur Sulut Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus dalam.sambutan tertulisnya yang dibacakan Wakil Gubernur Sulut Johanis Victor Mailangkay berharap kepada seluruh keluarga besar Fakultas Hukum Unsrat senantiasa menjadi yang terdepan, terus berinovasi dan berkomitmen penuh dalam mengembang tri dharma perguruan tinggi demi mewujudkan misi besar Fakultas Hukum dan Unsrat.

Ketua Panitia Pelaksans Dies Natalis ke-67 Fakultas Hukum Unsrat Donna Okthalia Setiabudhi saat memberikan laporan

Diungkapkan, 67 tahun adalah sebuah perjalanan panjang sarat dengan dedikasi dan ketangguhan. Momentum perayaan ini terasa lebih istimewa karena kita masih berada dalam euforia semangat kemerdekaan Republik Indonesia ke-80 yang belum lama kita rayakan bersama yang mana tema semangat itu adalah bersatu berdaulat rakyat sejahtera Indonesia maju.

Setiap pilar dalam tema tersebut sejatinya bertumpu pada hukum kita tegak melalui hukum yang kuat kesejahteraan rakyat dijamin oleh hukum yang berpihak pada keadilan dan kemajuan bangsa dipacu oleh regulasi hukum yang visioner.

Penyerahsn doorprize oleh Rektor kepada salah satu mahasiswa yang mendapat hadia berupa sepeda

“Karena itu misi yang diemban oleh dunia pendidikan hukum adalah mencetak para patriot hukum yang siap mengawal setiap pilar dari sisi besar bangsa tersebut,” ujar Mailangkay mengutip Gubernur,

Gubernur memberikan apresiasi yang tinggi atas tema yang diangkat yaitu dignity and integrity. Dua kata ini bukan sekedar slogan mainkan pilar fundamental yang harus menjiwai setiap insan hukum.

Dignity atau martabat adalah kehormatan yang kita jaga dalam menegakkan hukum, memastikan setiap individu diperlakukan secara manusiawi sementara integrity (intgeritas) adalah kompas moral yang menjaga konsistensi antara ucapan dan perbuatan antara pengetahuan hukum dan keberanian untuk menegakkan keadilan di tengah derasnya arus informasi.

Menurutnya, kita dihadapkan pada tantangan spesifik yang mengaburkan kebenaran, krisis kepercayaan publik yang mengancam wibawa lembaga dan teknologi yang rawan disalahgunakan.

Untuk kejahatan ini bukan lagi sekedar isu sosial melainkan medan pengujian sesungguhnya bagi profesi hukum. Maka setiap alumni dan mahasiswa hukum harus menjadi bentengnya baik sebagai hakim, pengacara maupun birokrat.

Martabat dan integritas, menurut Gubernur, adalah senjata utama kita. Keduanya menjadi kompas untuk membedakan fakta dan fiksi. Menjadi teladan untuk membangun kembali kepercayaan dan menjaga fondasi etika dalam menghadapi dirupsi digital.

Tanpa keduanya hukum akan lumpuh hanya menjadi kumpulan aturan tanpa jiwa yang kehilangan esensinya sebagai mercusuar keadilan.

Pemerintah Provinsi Sulut, menurut Gubernur, memiliki komitmen untuk mendukung kemajuan pendidikan tinggi di daerah ini. Untuk itu, diajak seluruh civitas akademika Fakultas Hukum Unsrat untuk terus bersinergi dan berkolaborasi dengan Pemerintah Daerah

Kerjasama dalam menyusun regulasi daerah yang inovatif peningkatan literasi hukum masyarakat serta dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia sebagaimana misi kedua dalam Asta Cta Pembangunan Daerah Provinsi Sulut.

Dekan Fakultas Hukum Unsrat Emma VT Senewe dalam laporan tahunannya menjelaskan, tema dies ke-67 adalah Dignity and Integrity. Dignity atau martabat adalah penghargaan terhadap nilai dan integritas yang dimiliki sementara integrity/integritas adalah sifat konissten terhadap nilai yang diyakni di antaranya kejuran dan tanggubg jawab, dan diakukan dalam tindakan sehingga dignity dan integrity menjadi dua hal penting untuk dimiliki oleh setiap orang.

Kedua hal ini diharaokan dapat menjadi lifestyle bagi sekuruh civitas akademica Fakultas Hukum Unsrat, dan di momen Dies Natalis ini dapat menjadi pengingat bagi kita sekalian untuk kembali memperbaharui dignity dan integrity kita.

Dikemukakan, perubahan zaman dan perkembangan teknologi yang tidak terbendung, menghasilksn angkatan mahasiswa generasi Z yang mempunyai pola pikir dan gaya hidup yang sangat dinamis dan berkarakteristik unik sehingga membutuhkan strategi pendidikan yang kreatiif dan berbagai pertimbangan yang hati-hati.

Perubahan dan inovasi kerukulum dilakukan eecara berkala, bekerjasama dengan pemerintah, swasta dan stakeholder sehingga menghaeilkan kurikulum yang sesuai dan kekinian

Fakultas Hukum Unsrat saat ini menggunakan kurikulum 2020 dan kurikulum 2025 sehirgga mahasiswa angkatan 2025 akan menggunakan kurikulum baru yang telah disahkan oleh senat Unsrat.

Demikian pula dengan dukungan sarana dan prasarana yang baik serta pemanfaatan teknologi dalan kegiatan belajar mengajar, memberikan peran penting dalam keberhasilan dan kelangsungan kegiatan belajar mengajar setiap hari.

Dikemukakan pula, seperti yang disaksikan saat ini, kebudayaan dan peradaban, cenderung telah mengalami pergeseran namun Fakultas Hukum tetap memegang teguh prinsip Bhineke Tunggal Ika sebagai salah satu landasan pelaksanaan Tridarma prguruan tinggi berintegritas dan berwibawa.
.
Reputasi yang dibangun selama 67 tahun, khususnya 4 tahun terakhir, telah membawa Fakultas Hukum pada kampus dengan zona integritas yang anti korupsi, pungli dan gratifikasi.

“Menjaga integritas dan martabat dalam menjalankan tugas dan fungsi masing-nasing dalam menyelenggarakan pendidikan tinggi di Fakultas Hukum merupakan bagian yang tidak terpisahkan,” tandasnya.

Di kesempatan itu, Senewe lantas memberikan laporan singkat pelaksanaan kegiatan tridharna di Fakultas Hukum Unsrat selama satu tahun terakhir termasuk perkembamgan jumlah mahasiswa, proses pendidikan dan pelayanan kependidikan, serta jumlah tenaga kependidikan, termasuk prestasi yang diraih

Dalam rangka membangun citra dan networking, Senewe menyebutkan kerjasama-kerjasama yang telah terjalin dengan sejumlah pihak, baik dari dalam negeri maupun luar negeri.

Ketua Panitia Pelaksana Dies Natalie ke-67 Fakultas Hukum Unsrat Donna Okthalia Setiabudhi dalam laporannya menyebutkan, dalam dies tahun ini berbagai rangkaian kegiatan telah diselenggarakan, antara lain pertama, Infinix AI Workshop Plan : Empowering productivity with Google Campus Connect pada Rabu (23/4/2025); kedua, Pembukaan Dies pada Senin (9/6/3025).

Ketiga, Ziarah ke makam-makam Dekan Fakutas Hukum Unsrat pada.Jumat (2/5/2025); keempat, Seminar dan sosialisasi hukum serta Lomba debat hukum pada Jumat (11/7/2025).

Kelima, Bakti sosial dan Anjangsana ke Desa Wangurer untuk mengunjungi Panti Asuhan Suara Kasih dan Panti Asuhan Umul MukminMariah Al-Qibtiyah Muhammadiyah/Aisiyah Bitung pada Sabtu (26/7/2035), dan keenam, Acara puncak dies pada Selasa (26/8/2025).

Donna melaporkan bahwa dalam pelaksanaan kegiatan tersebut, ada kolaborasi/kerjasama dengan pihak tertentu seperti Google dan Infinix, Pemeribtah Kabupaten Minahasa, Kejaksaan Negeri Bitung serta Ikatan Alumni Fakultas Hukum Unsrat Kota Bitung.

Acara puncak kali ini diwarnai pula dengan, antara lain Orasi Ilmiah oleh Bupati Intan Jaya Aner Maisini, pemasangan lilin ulang tahun oleh Wakil Gubernur dan Rektor,.pemberian cenderanta serta doorprize dan makan bersama. (FA)