Meimonews.com – Dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan 1446 H serta membantu masyarakat terdampak bencana, Kepolisian Resor Kota (Polresta) Manado menggelar kegiatan bakti sosial di tiga wilayah, yakni Pineleng, Tuminting, dan Singkil, Kamis (27/3/2025).

Kegiatan ini dipimpin Kapolresta Manado, Kombes Pol Julianto Parlindungan Sirait, serta diikuti Pejabat Utama Polresta Manado, Kapolsek jajaran, personol kepolisian, pengurus Bhayangkari Cabang Kota Manado, dan gabungan organisasi mahasiswa.

Kombes Pol, Julianto menjelaskan, kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian Polresta Manado dalam membantu masyarakat, terutama di bulan Ramadhan yang penuh berkah ini.

Kapolresta Manado berharap, bantuan ini dapat meringankan beban masyarakat yang terdampak bencana dan juga mereka yang membutuhkan di bulan suci ini. “Polri selalu hadir untuk masyarakat dalam setiap situasi,” ujarnya.

Selain pembagian bantuan, kegiatan ini juga diisi dengan doa bersama serta silaturahmi antara jajaran kepolisian dan masyarakat setempat.

Masyarakat yang menerima bantuan mengungkapkan rasa terima kasih mereka atas kepedulian Polresta Manado dan seluruh pihak yang terlibat.

Dengan kegiatan ini, Polresta Manado berharap dapat terus mempererat sinergi antara kepolisian dan masyarakat serta memberikan manfaat bagi mereka yang membutuhkan. (AF)

Meimonews.com – Polri menggelar kegiatan bakti sosial (baksos) dalam rangka HUT Bhayangkara ke-77. Pelaksanaan kegiatan baksos ini serentak digelar di 34 Polda jajaran seluruh Indonesia.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengatakan, pelaksanaan kegiatan baksos ini adalah bagian dari pelaksanaan tugas pokok Polri, baik di bidang Harkamtibmas, perlindungan, pengayoman dan pelayanan kepada masyarakat.

Apalagi, tambah Kapolri dalam pelepasan kegiatan baksos di Lapangan Bhayangkara, Jakarta Selatan, Senin (19/6/2023), Indonesia akan menghadapi Pemilu 2024. Ia pun berharap agar Pemilu bisa berjalan dengan damai.

“Dalam kesempatan rangkaian Hari Bhayangkara ke 77 ini, Polri tentunya melaksanakan kegiatan-kegiatan agar bisa terus berinteraksi dan hadir di tengah masyarakat, dalam berbagai bentuk kegiatan,” ujarnya.

Baksos ini meliputi kegiatan bedah rumah, perbaikan pembersihan tempat ibadah atau biasa disebut bakti religi, perbaikan rumah bagi anggota dan masyarakat, serta pembangunan sumber-sumber air, khususnya di wilayah yang membutuhkan.

Mantan Kabareskrim Polri ini pun berharap dengan terselenggaranya berbagai kegiatan baksos ini, semakin mendekatkan hubungan Polri dengan masyarakat. Sebab, menurutnya, dengan sinergisitas baik, antara Polri dengan masyarakat, tokoh agama, TNI, dan seluruh stakeholder bisa menguatkan kesiapan TNI-Polri untuk menghadapi tahun politik.

“Kegiatan ini juga diharapkan dapat menjaga perdamaian, persatuan, kesatuan dan keberagaman yang kita miliki sebagai kekayaan NKRI yang harus terus kita kawal dan jaga. Siapapun pemimpinnya nanti,” ujar Sigit.

Selain itu, mantan Kapolda Banten ini menuturkan, kegiatan baksos ini digelar guna menghadapi situasi ketidakpastian global yang berdampak pada situasi ekonomi masyarakat.

Dengan begitu, ia pun ingin jajaran Polri bisa hadir untuk masyarakat yang membutuhkan, sehingga kehadiran Polri benar-benar dirasakan langsung.

“Harapan kita, dengan interaksi di masyarakat, anggota kami bisa merasakan apa yang dirasakan oleh masyarakat. Kemudian tentunya kita bisa lebih empati dan juga kerja lebih baik karena masyarakat dalam kondisi yang tentu sangat membutuhkan kehadiran aparat, pemerintah dan kepolisian. Ini yang saya selalu titipkan kepada seluruh anggota Polri,” sebutnya.

Sekedar informasi, dalam kegiatan baksos ini, Polri memperbaiki sebanyak 2.170 tempat ibadah dengan rincian 1.195 Masjid, 706 Gereja, 118 Pura, 77 Vihara, dan 74 Klenteng.

Selain itu, Polri juga melakukan bedah rumah untuk anggota dan masyarakat sebanyak 269 unit. Lalu pembangunan fasilitas air bersih di 70 lokasi.

Kemudian ada bantuan sosial sebanyak 322.085 paket sembako yang akan disalurkan mulai tanggal 20 hingga 30 Juni 2023, dengan sasaran PKL, buruh korban PHK, buruh harian, nelayan, panti asuhan, korban kebakaran, pengemudi ojol, purnawirawan Polri dan pemulung. (AF)