Meimonews.com – Melanjutkan komitmen akselerasi literasi dan inklusi keuangan di wilayah Bolaang Mongondow Raya, Gerakan Nasional Cerdas Keuangan (Gencarkan) sukses diselenggarakan di Aula Kantor Bupati Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Jumatn(22/5/2026).

Kegiatan yang diinisiasi oleh PT BPD Sulawesi Utara Gorontalo (Bank SulutGo/BSG) dengen mengandeng OJK (Otoritas Jasa Keuangan), Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bolasng Mongondouw Timur (Boltim), Badan Pusat Statistik (BPS), dan Perbankan ini difokuskan secara khusus untuk mengedukasi kelompok nelayan, petani, dan masyarakat pesisir di wilayah Boltim.

Kegiatan strategis ini dihadiri Bupati Boltim Oskar Manoppo, Direktur Operasional BSG Louisa J. ParengkuanParengkuan, Perwakilan OJK SulutGo Gracia Marentek, Kepala BPS Boltim Indira Lolowang, Kepala Unit BRI Kotabunan Melky Lantang; serta Pemimpin Bank SulutGo Kantor Cabang Tutuyan Faisal Ambarak.

Acara diawali dengan sambutan dari Bupati Boltim sekaligus membuka kegiatan secara resmi. Dalam arahannya, Bupati menyampaikan apresiasi atas inisiatif cepat Bank SulutGo dalam menghadirkan program Gencarkan di Boltim.

BupatiI menekankan bahwa pemahaman finansial yang kuat sangat mendasar bagi masyarakat pesisir agar dapat mengelola pendapatan hasil laut dan tani dengan bijak, serta terhindar dari maraknya kejahatan keuangan digital.

Direktur Operasional BSG dalam sambutannya menegaskan posisi Bank SulutGo sebagai Campaign Manager Gencarkan tingkat Provinsi. “Inisiatif pelaksanaan kegiatan hari ini merupakan bentuk tanggung jawab nyata kami untuk memastikan seluruh lapisan masyarakat di Sulawesi Utara, termasuk di Kabupaten Boltim, mendapatkan hak edukasi dan akses keuangan formal yang aman, inklusif, dan merata,” ujar Louisa.

Perwakilan OJK SulutGo membawakan materi utama mengenai strategi cerdas keuangan serta kewaspadaan nasional terhadap investasi bodong dan pinjaman online (pinjol) ilegal.

Sementara itu, Kepala BPS Boltim memaparkan sosialisasi pentingnya data statistik dalam membaca peluang pertumbuhan ekonomi mikro di tingkat desa.

Sebagai bentuk nyata dari pilar inklusi, sesi kemudian dilanjutkan dengan Sosialisasi Literasi dan Inklusi Keuangan praktis yang dibawakan oleh jajaran staf terpadu dari Bank SulutGo dan Bank Rakyat Indonesia (BRI).

Sinergi perbankan ini memberikan edukasi mengenai pemanfaatan produk tabungan resmi, pengenalan kredit usaha rakyat (KUR) mikro untuk tambahan modal usaha nelayan, hingga digitalisasi transaksi melalui Agen Laku Pandai (Agen BSG) dan layanan unit BRI terdekat.

Melalui sinergi kokoh antara Pemkab Boltim, OJK, BPS, serta kolaborasi perbankan BSG dan BRI ini, diharapkan masyarakat pesisir Boltim dapat semakin cerdas mengelola keuangan guna mendorong kemandirian ekonomi daerah menuju Indonesia Emas 2045. (elka)

Meimonews.com – Berbagai upaya terus-menerus dilakukan PT Bank SulutGo (BSG) terkait layanan keuangan agar semakin mudah, luas dan dekat dengan masyarakat termasuk penggunaan layanan keuangan digital.

Itulah sebabnya, dalam upaya memperluas sinergi layanan keuangan aplikasi POSPAY milik PT Pos Indonesia, PT Bank SulutGo/BSG menandatangani perjanjian kerjasama (PKS) kemitraan dengan PT Pos Indonesia (Persero) di kantor PT Pos Indonesia, Jakarta, Rabu (24/9/2025).

Perjanjian ini membuka jalan bagi Bank SulutGo untuk memanfaatkan layanan aplikasi POSPAY tersebut.

Penandatanganan kerjasama ini dilakukan
Group Head Operasional PT Bank SulutGo Novy Kilanta (mewakili Dirut Revino M. Pepah) dan SVP Corporate Business PT Pos Indonesia (Persero) yang disaksikan Direktur Bisnis Jasa Keuangan PT Pos Indonesia (Persero) Haris, dan Direktur Operasional PT Bank SulutGo Louisa Parengkuan.

Melalui kemitraan strategis ini, Bank SulutGo dapat menawarkan berbagai layanan perbankan melalui aplikasi POSPAY, yang dikelola oleh Pos Indonesia. POSPAY sendiri adalah platform digital yang memungkinkan masyarakat melakukan berbagai transaksi finansial, seperti pembayaran tagihan, transfer dana, dan layanan keuangan lainnya secara mudah dan cepat.

Kerjasama ini menjadi langkah penting bagi Bank SulutGo dalam memperluas jangkauan layanan digitalnya, terutama ke wilayah yang mungkin belum terjangkau oleh kantor cabang fisik.

Dengan jaringan luas Pos Indonesia yang tersebar di seluruh pelosok negeri, Bank SulutGo dapat menjangkau nasabah lebih banyak dan memberikan kemudahan akses layanan perbankan.

“Kami menyambut baik kemitraan dengan PT Pos Indonesia. Kerjasama ini merupakan wujud komitmen Bank SulutGo untuk terus berinovasi dan memberikan layanan terbaik bagi nasabah, termasuk melalui platform digital yang luas seperti POSPAY,” ujar Louisa.

Haris mengungkapkan optimismenya terhadap kerjasama ini. “Sinergi antara Pos Indonesia dan Bank SulutGo akan membawa manfaat besar bagi masyarakat. Dengan POSPAY, Bank SulutGo bisa menjangkau lebih banyak orang, dan kami bangga dapat menjadi mitra strategis dalam pengembangan layanan keuangan mereka,” ujarnya.

Dengan demikian, kolaborasi antara Bank SulutGo dan PT Pos Indonesia diharapkan dapat mendukung inklusi keuangan di Indonesia, khususnya di wilayah Sulawesi Utara dan Gorontalo, serta memberikan kemudahan bertransaksi bagi seluruh masyarakat. (Afer)

Meimonews,com – Polri menggandeng Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) dalam menggelar Tes Akademik dan Asesmen Mental Ideologi tingkat pusat Seleksi Taruna Akademi Kepolisian (Akpol).

Digandengnya BSSN dalam tes tersebut yang dilaksanakan di Gedung D Universitas Dian Nuswantoro (Udinus) Kota Semarang, Jawa Tengah, Minggu (14/7/2024) dimaksidkan untuk mencegah peretasan.

Saleh, Pengawas dari BSSN mengatakan, Computer Assisted Testing (CAT) Akademik dipastikan aman, dan tak ada kendala dalam penggunaan perangkat untuk mengunggah soal.

Kehadiran BSSN, jelas Saleh seperti dikutip Hunas Polda Sulut, untuk memastikan nihil upaya kecurangan dan peretasan jelang tes berlangsung.

“Untuk yang dipastikan itu jaringan yang digunakan, kemudian (ancaman-red) Malware atau file yang mungkin berbahaya di dalam komputernya. Kemudian aplikasi yang mungkin akan digunakan untuk remot seperti itu. Kami pastikan hal-hal tersebut dipastikan tidak ada di komputer yang akan digunakan,” ujarnya.

Sebelum tes dimulai, para pengawas memastikan kotak tempat penyimpanan hardware soal masih tersegel. Kemudian pengawas juga memastikan komputer server aman dari peretasan dan juga Malware.

“Kami sudah melakukan pengecekan perangkat yang akan digunakan untuk peng-upload-an soal untuk CAT Akademik dan dari hasil pengecekan diketahui perangkat bisa digunakan untuk proses peng-upload-an soal,” jelasnya.

Bastian Bagus Laksono, Pengawas Eksternal dari LSM Kelompok Pelayanan Sosial mengatakan, indikasi kecurangan tidak bisa dilakukan karena tiga kunci dari kotak berisi soal itu sudah aman.

“Sejauh ini pengamanan sudah berjalan baik dimana dalam kotak itu ada tiga kunci dari kita eksternal bawa satu, terus dari pihak internal bawa satu, sekretariat bawa satu, jadi untuk indikasi kecurangan tidak bisa,” ujarnya.

Tahapan seleksi calon Taruna dan Taruni Akpol tahun anggaran 2024 tingkat panitia pusat sudah sampai pada Tes Akademik dan Asesmen Mental Ideologi.

Sebanyak 492 calon Taruna dan Taruni Akpol melaksanakan tes di ruangan mereka, sedangkan para orangtua yang ingin melihat anaknya mengerjakan tes disiapkan tempat di lantai 3, Gedung TVKU dan bisa menyaksikan CCTV di ruang tes. (AF)